Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Perfoma Buruk Argentina Maradonnan Tak Salahkan Messi
Last Updated on Jun 24 2018

Perfoma Buruk Argentina Maradonnan Tak Salahkan Messi

  RUSSIA(KORANRAKYAT.COM) -  Diego Maradona berpendapat seharusnya semua orang tidak menyalahkan Lionel Messi atas performa buruk timnas Argentina di Piala Dunia 2018. Menurut Maradona, akar permasalahan Tim Tango saat ini terletak pada pengelola Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) yang...
Presiden Resmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan
Last Updated on Jun 23 2018

Presiden Resmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan

    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan seksi 1 dan 2 sepanjang 20,5 km di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 22 Juni 2018.    Adapun ruas tol Gempol-Pasuruan Seksi 1A menghubungkan Gempol - Bangil sepanjang 6,8 km dan Seksi...
Brigjen Hasanudin Dibebas tugaskan Sebagai Wakapolda Maluku
Last Updated on Jun 23 2018

Brigjen Hasanudin Dibebas tugaskan Sebagai Wakapolda Maluku

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  - Pergantian struktur di Polda Maluku,  menimbulkan dugaan-dugaan yang tak beralasan. Pasalnya  terjadi seiring dengan adanya ada telegram Kapolri yang memutasi Wakapolda Maluku Briigjend Pol Hasanuddin dari Jabatannya Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen...
Empat Terduga Tetoris di Jabar dan Jateng Ditangkap diduga Kelompok JAD
Last Updated on Jun 23 2018

Empat Terduga Tetoris di Jabar dan Jateng Ditangkap diduga Kelompok JAD

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) – Antisipasi  ancaman dari teroris, akhirnya Polri menangkap empat orang terduga teroris pada Selasa (19/6/2018). Keempatnya ditangkap di dua tempat berbeda: Bandung, Jawa Barat dan Kebumen, Jawa Tengah diduga dari jaringan JAD. Kepala Divisi Hubungan...
Pejabat Perhubungan Akan Diperiksa Diduga Sering Membiarkan KM Sinar Bangun Bawah Penumpang Overload
Last Updated on Jun 23 2018

Pejabat Perhubungan Akan Diperiksa Diduga Sering Membiarkan KM Sinar Bangun Bawah Penumpang...

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -Peristiwa naas dialami TS nahkoda KM  Sinar Bangun yang tenggelam di Kawasan perairan Danau Toba di Kabupaten Simalungun,Sumatera Utara pada Senin(18/6)2018. Diduga kuat ada kelalaian dan sering bawa kapal " Overload" Kapolri Jenderal Tito Karnavian setelah ketika...

World Today

Friday, 13 April 2018 16:30

Lagi, Bos Abu Tour Dilaporkan Bareskrim

Written by 
Rate this item
(0 votes)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) , Bos perusahaan travel umrah Abu Tours, Hamzah Mamba sudah sebagai tersangka ,kini kembali dilaporkan ke polisi oleh Ristiawan warga Cinere Depok.Korbanya di klaim ratusan orang.

Dikatakan , Ristiawan ditemui di Bareskrim, Jakarta Pusat,Kamis (12/4) 201 ia  melaporkan dugaan penipuan oleh Abu Tours karena tidak kunjung memberangkatkan calon jemaah yang sudah melunasi kewajibannya. "Hari ini kami melapor untuk penipuan yang dialami oleh jemaah di Jabodetabek yang mendaftar di beberapa cabang Abu Tours," ujarnya.

Selanjutnya, Ristiawan katakana  dirinya mendaftarkan kedua orangtuanya pada Januari 2017. Harga paket yang dia bayar sebesar Rp 19,5 juta perorang ditambah Rp 500.000 untuk asuransi. “Semestinya kedua orangtuanya pada Januari 2018,” ujarnya.

 Masih dikatakan Ristiawan  ternyata juga terjadi pada ratusan jamaah lain yang mendaftar di cabang Cinere. Mereka merasa mulai ada yang tidak beres dengan Abu Tours karena berkali-kali keberangkatannya ditunda. Bahkan, calon jamaah diminta membayar uang tambahan supaya bisa berangkat.  "Misal saya harus menambah sebesar Rp 15 juta per pax. Jadi bayangkan 19.500 tambah Rp 15 juta lagi. Kita mau berangkat dibebankan biaya Rp 34 juta sekian. Menurut kami, oke, ini adalah penipuan," jelasnya.

 

Lebih lanjut, Ristiawan katakan  Calon jemaah juga meminta klarifikasi Abu Tours soal alasan penjadwalan ulang keberangkatan. Saat itu, kata Ristiawan, alasan perusahaan karena ada perubahan Pajak Pertambahan Nilai dan adanya regulasi pemerintah yang mengatur batas minimum biaya umrah. Namun, menurut Ristiawan dan calon jamaah lain, alasan itu tidak masuk akal. "Itu alasan yang dicari-cari. Buktinya masih banyak travel lain yang harganya di bawah Rp 19,5 juta masih bisa memberangkatkan jamaah,"rincinya..

Kelanjutnya dari laporannya diterima dengan laporan polisi nomor LP/496/IV/2018/Bareskrim. Ristiawan berharap laporannya segera ditindaklanjuti kepolisian. Apalagi pemilik Abu Tours sudah ditetapkan tersangka di Polda Sulawesi Selatan. (vk)

 

Read 52 times
Login to post comments

Gaya

Face Book Galleries

  RUSSIA(KORANRAKYAT.COM) -  Diego Maradona berpendapat seharusnya semua orang tidak menyalahkan Lionel Messi...
    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan seksi 1 dan 2 sepanjang...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  - Pergantian struktur di Polda Maluku,  menimbulkan dugaan-dugaan yang tak beralasan....
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) – Antisipasi  ancaman dari teroris, akhirnya Polri menangkap empat orang terduga...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -Peristiwa naas dialami TS nahkoda KM  Sinar Bangun yang tenggelam di Kawasan perairan...
  JAKARTA(KORANRAKYAT) Digelar operasi ketupat yang akan mengawal pengamanan arus mudik dan balik hari...
      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo hadir dalam acara buka puasa bersama dengan keluarga besar...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Rapat koordinasi melalui vidio confrensi dengan pemerintah daerah TNI Polri sudah...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Presiden menghadiri acara buka puasa bersama di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap,...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Antisipasi keamanan selama arus mudik,  TNI ikut menurunkan  sejumlah personil...