Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Breaking News
Polisi.Kerjasama Dengan SKK Migas - Wednesday, 19 September 2018 15:07
Kapolresta Jambi lakukan Kontra Radikalisme - Monday, 17 September 2018 01:16
BNN Musnahkan Barang Bukti - Friday, 07 September 2018 14:25

Headline News

Penjualan Gula Kristal Dipantau Bareskrim
Last Updated on Sep 21 2018

Penjualan Gula Kristal Dipantau Bareskrim

JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula kristal Putih. Ini dilakukan agar tertib dan setelah diketahui ada pemalsuan dokumen penjualan , ini ada pidananya diserahkan pada Bareskrim memproses tersangka KPW. Ijin Usahanya akan di bekukan ...
Polres Muara Jambi Tangkal Radikalisme Dengan Kerahkan.Babinkamtibmas
Last Updated on Sep 19 2018

Polres Muara Jambi Tangkal Radikalisme Dengan Kerahkan.Babinkamtibmas

JAMBI(KORANRAKYAT.COM)- Polres Muaro Jambi melakukan penagkalan Radikalisme dengan kegiatan prefentif  menugaskan 65 Babinkantibmas yang tersebar di 105 Desa. Kapolres Muaro Jambi, AKBP Pol Mardiono ketika ditemui di Polres Muaro Jambi, Kamis(14/9)2018 mengatakan Kami dari Polres Jambi dalam...
Polisi.Kerjasama Dengan SKK Migas
Last Updated on Sep 19 2018

Polisi.Kerjasama Dengan SKK Migas

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Polri menandatangi Mou dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi(BPH Migas) di gelar di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Senin(17/9)2018. Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian  di temui...
Presiden Jokowi Ajak Bangsa Indonesia Rawat Persatuan dan Kerukunan
Last Updated on Sep 18 2018

Presiden Jokowi Ajak Bangsa Indonesia Rawat Persatuan dan Kerukunan

    JAKARTA(KORANRAKYA.COM)Presiden Joko Widodo kembali mengajak seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Ia mengatakan, momen Asian Games yang lalu menjadi bukti bagaimana persatuan dapat menjadi penopang kesuksesan para atlet menuju kesuksesan.   “Coba lihat...
Ditahun Politik TNI-Polri Komit Netral
Last Updated on Sep 18 2018

Ditahun Politik TNI-Polri Komit Netral

JAKARTA(KORANRAKYATCOM)TNI Polri gelar operasi mantap Brata di Monas menyatukan keamanan gabungan TNI Polri. Ini dilakukan untuk menjaga Netralitas TNI Polri untuk,mengawal Pilpres dan Pileg 2019. Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian ditemui usai gelar apel Mantap Brata di Monas , Selasa(18/9)2018...

World Today

  •  
    Perdana Menteri Korsel Apresiasi Pelaksanaan

     

     

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Perdana Menteri Korea Selatan Lee Nak-yeon menyampaikan apresiasi

     

 

 

JAKARTA(KORANRAKYA.COM)Presiden Joko Widodo kembali mengajak seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Ia mengatakan, momen Asian Games yang lalu menjadi bukti bagaimana persatuan dapat menjadi penopang kesuksesan para atlet menuju kesuksesan.

 

“Coba lihat Asian Games, ingat _lho ranking_ ke-4. Kalau kita bisa _ranking_ 4 itu luar biasa. Kembali lagi tak berpikir suku saya, agama saya apa. Saat itu atlet berpikir ini untuk Indonesia,” kata Presiden dalam sambutannya pada Pembukaan Musyawarah Nasional Pertama Persatuan Umat Buddha Indonesia di Istana Negara, Selasa, 18 September 2018.

 

Menurut Presiden, apabila semangat persatuan itu terus kita jaga dan tunjukkan, bukan tidak mungkin Indonesia akan mampu melesat lebih jauh di semua bidang.

 

“Kalau kita bersatu, rukun, bangsa kita bisa melompat, tapi saya sering lihat energi kita habis untuk hal-hal enggak tentu,” ucapnya.

 

Oleh sebab itu, Presiden mengimbau agar persatuan harus terus kita jaga karena keragaman, kemajemukan dalam hal agama, adat, dan tradisi merupakan anugerah dan kekayaan Indonesia.

“Karena aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, kerukunan dan persaudaraan. Oleh sebab itu saya mengajak pada kita semua untuk terus merawat, menjaga, persatuan dan kesatuan di antara kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” ujar Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar masyarakat. Jangan sampai kontestasi politik mengakibatkan retaknya persaudaraan.

 

“Sekali lagi saya perlu mengingatkan kembali kita perlu hidup rukun, saling membantu, menolong bukan hanya untuk kelompok kita tapi untuk seluruh bangsa Indonesia,” ungkap Presiden.

Dalam acara tersebut, tampak hadir di antaranya Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan anggota Dewan Pengarah BPIP Sudhamek AWS.(eas)

LOMBOK(KORANRAKYAT.COM) Adanya  inpres nomor 5 Tahun 2018 untuk membangun kembali Provinsi Nusa Tenggara Barat akibat gempa yang terjadi beralang-ulang. Pemperintah dengan sigap mengalirkan bantuan pengucuran dana. Seiring dengan itu ditegaskan jangan ada potongan satu rupiah untuk bantuan bagi masyarakat NTB.

Dalam kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Lombok, Minggu (2/8) 2018 mengatakan dan mengingatkan kepada semua pihak agar jangan sampai ada potongan untuk bantuan dana stimulan rekonstruksi rumah yang diberikan kepada korban gempa di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Saya ingin tidak ada serupiah pun dari tabungan ini dipotong, enggak mau saya. Semuanya harus masuk ke masyarakat dan untuk membangun rumah masing-masing," ujarn

Dalam kunjungannya yang ketiga ini, Jokowi didampingi Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi dan Kepala BNPB.

Ia menyerahkan bantuan secara simbolis sebanyak 5.293 buku tabungan dana stimulan rekonstruksi rumah yang telah selesai diverifikasi.

Bantuan dana stimulan ini diberikan kepada warga korban gempa Lombok yang rumah mengalami kerusakan.

Untuk rumah rusak berat, pemerintah memberikan 50 juta, rusak sedang 25 juta, dan rusak ringan 10 juta

Jokowi meminta agar dana tersebut diprioritaskan untuk membangun rumah

Adapun rumah yang dibangun harus menggunakan kontruksi rumah yang tahan gemp

Hal ini mengingat wilayah Indonesia berada pada kawasan cincin api yang rawan terjadi gempa bum

Untuk itu, pemerintah telah menunjuk Kementrian PUPR, insinyur, mahasiswa teknik, dibantu dari TNI dan Polri untuk mendampingi masyarakat bergotong royong membangun rumah.

Bagi rumah yang materialnya bisa dipakai, Presiden menyarankan untuk bisa dipakai sehingga dana yang diberikan betul-betul cukup untuk membangun kembali rumah warga.

Setelah selesai membangun, jika ada kelebihan biaya, warga dipersilakan menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan yang lain.

Jokowi berharap, proses pembangunan berjalan cepat karena sebentar lagi akan memasuki musim penghujan. Dengan demikian, rumah yang dibangun bisa dihuni warga sebelum musim hujan datang.(vk)

Friday, 31 August 2018 08:28

President Berangkatkan Pasukan perdamaian

Written by

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Kontingen Garuda selaku pasukan yang dikirimkan untuk melaksanakan misi pemeliharaan perdamaian PBB tidak hanya diakui karena kemampuannya, tapi juga dikenal luas karena mampu berbaur dengan masyarakat setempat di wilayah penugasan. Tak jarang, ketika menjalankan misinya di sejumlah wilayah tersebut, para pasukan TNI ini berhasil merebut simpati masyarakat.

Hal ini juga diakui oleh Presiden Joko Widodo yang pagi ini melepas keberangkatan satuan tugas batalion gerak cepat dan satuan tugas maritim TNI ke Kongo dan Lebanon dalam rangka misi perdamaian. Upacara pelepasan digelar di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat, 31 Agustus 2018.

"Kita juga patut berbangga bahwa kiprah Kontingen Garuda di berbagai misi PBB selalu diterima dan dihargai khususnya oleh masyarakat setempat. Garuda Indonesia selalu dapat berbaur dengan masyarakat sekitar. Menghormati adat dan istiadat masyarakat lokal," kata Presiden.

Maka itu, sebelum memberangkatkan 960 personel yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB kali ini, Kepala Negara mengingatkan agar para pasukan TNI ini selalu mempelajari dan menghormati adat istiadat wilayah setempat. 

"Jagalah nama baik bangsa Indonesia, patuhi hukum setempat dan selalu ikut prosedur yang berlaku, pahami dan hormati budaya setempat, serta tunjukkan profesionalisme, disiplin, dedikasi, dan loyalitas," ucapnya.

Selain itu, dalam menjalankan misinya ini, pasukan perdamaian Indonesia juga diharapkan untuk dapat menjaga nama baik bangsa dengan selalu menjaga sikap dan mau berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat dan pasukan perdamaian dari negara lainnya.

"Jagalah sikap dan perilaku Saudara dalam berinteraksi dengan masyarakat setempat dan pasukan dari negara lain," tutur Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut mendoakan kesuksesan bagi para Kontingen Garuda dalam menjalankan misinya di Kongo dan Lebanon. Dengan itu, Presiden secara resmi melepas keberangkatan pasukan pemelihara perdamaian kebanggaan Indonesia.

"Semoga kita selalu dalam lindungan Allah _subhanahu wa ta'ala_. Selamat bertugas para prajurit Garuda yang perkasa. Selamat bertugas para prajurit kebanggaan Indonesia," ucapnya.(eas)

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2018 pagi ini telah berlangsung dengan khidmat

dan penuh keceriaan. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Istana Kepresidenan kembali menggelar upacara bendera untuk menyambut hari

ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia.Prosesi Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pagi ini diawali

dengan kirab Bendera Negara Sang Merah Putih dan teks asli naskah proklamasi dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka.

       Dalam prosesi tersebut, Fariza Putri Salsabila dari Provinsi Jawa Timur, yang pada peringatan tahun lalu bertugas sebagai pembawa baki

pada upacara di Istana Merdeka kali ini bertugas sebagai pembawa teks asli naskah proklamasi dari Monumen Nasional. Sementara Ruth Cheline

Eglesya Purba asal Provinsi Sumatra Utara, yang tahun lalu bertugas sebagai pembawa baki pada upacara sore harinya, bertugas sebagai

pembawa bendera dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka.Dalam peringatan kali ini, Kepala Negara mengundang sejumlah pihak untuk

menghadiri upacara secara langsung di Istana Merdeka, Jakarta. Sebanyak 9.800 kursi undangan disediakan bagi para tamu undangan dengan

65 persen dari jumlah itu dialokasikan bagi masyarakat umum. Di luar kompleks Istana Kepresidenan juga tampak masyarakat umum yang

antusias menyaksikan jalannya upacara melalui layar lebar yang disediakan.Peringatan kemerdekaan dengan tema "Kerja Kita Prestasi Bangsa"

tampak semarak dengan hilir mudiknya tamu undangan yang mengenakan baju adat daerah masing-masing. Tak mau ketinggalan, Presiden Joko

Widodo pagi ini turut mengenakan pakaian adat Aceh.

Sebelum upacara berlangsung, Presiden sempat turun dari mimbar kehormatan menuju tribun undangan yang dipenuhi oleh masyarakat umum.

Ia tak sungkan berjabat tangan dengan sejumlah tamu undangan sebelum beranjak kembali menuju tempatnya di mimbar kehormatan.

Sementara Ibu Negara Iriana Joko Widodo tampak anggun dengan mengenakan pakaian adat Minangkabau berwarna biru tua, lengkap dengan

penutup kepalanya.

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan

Kolonel Arhanud Tri Sugiyanto, S.Sos. didapuk menjadi Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

tahun ini. Pria kelahiran Magetan, 28 Januari 1974, ini merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1996.Laporan Komandan Upacara kepada

Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara dan dentuman meriam sebanyak 17 kali menandai dimulainya peringatan detik-detik proklamasi.

Saat prosesi pengibaran bendera, Tarrisa Maharani Dewi yang mewakili Provinsi Jawa Barat bertugas untuk menerima bendera merah putih yang

diserahkan oleh Presiden Joko Widodo untuk kemudian dikibarkan.

 

Adapun tiga orang lainnya yang bertugas untuk mengibarkan bendera Merah Putih ialah Mohamad Ikbal Machmud sebagai Komandan Kelompok

8 yang mewakili Provinsi Gorontalo, Babogi Ikalawang sebagai pembentang bendera yang mewakili Provinsi Bengkulu, dan Sang Putu Hendra

Adi sebagai pengerek bendera yang mewakili Provinsi Bali.Dalam upacara ini, Pasukan Pengibar Bendara Pusaka mampu menjalankan tugasnya

dengan baik. Sang Merah Putih tampak gagah berkibar di

halaman Istana Merdeka.Para tamu undangan memberikan tepuk tangan meriah saat pasukan pengibar bendera dan para petugas upacara

meninggalkan lapangan sebagai tanda upacara telah selesai dilaksanakan. Masyarakat di akhir prosesi terhibur dengan atraksi _flypast_ pesawat

tempur TNI dan persembahan lagu-lagu oleh paduan suara dan orkestra Gita Bahana Nusantara.(eas/dil)

 

 

 

LOMBOK , (KORANRAKYATJCOM)  – Peringatan dari BMKG Munggu pukul 20.25 WIB sudah di akhiri oleh BMKG dan gejalah Tsunami semakin melemah, seperti disampaikan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karmawati.  Masyarakat diminta untuk tenang, karena potensi Tsunami semain melemah,  namun untuj gempa tetap di waspadai.   

         Sementara Gempa  berkekuatan 7.0 SR yang menerjang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat dengan kedalaman 10 km memicu kerusakan di mana-mana.Tak luput dengan di Bali. Dilaporkan, kerusakan parah terjadi di Kawasan Badung Selatan. Sejumlah bangunan runtuh. Tiang listrik tumbang dan menghalangi badan jalan.

         Kerusakan parah terlihat di Mall Bali Galeria yang terletak di Jalan Bypass Ngurah Rai. Sebagian material bangunan bertingkat itu runtuh dan menimpa kendaraan. Pas gempa berlangsung juga memicu kepanikan pengunjung mall terbesar di Bali itu. Mereka spontan kabur mencari ruang terbuka untuk menyelamatkan diri. Namun, saking massanya pengunjung, desak-desakan antara pengunjung tak bisa dihindari. Dilaporkan, kerusakan parah juga terjadi di Matahari Mall Jalan Dewi Sartika, Denpasar, dan Kartika Plaza, Kuta.

         Genting dan beberapa material bangunan runtuh dan menimpa kendaraan maupun orang di bawahnya. Belum ada laporan korban jiwa dalam musibah ini. Pantauan wartawan, kemacetan parah terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai dari kedua sisi. Pengguna jalan yang menuju arah Jimbaran maupun sebaliknya disarankan mencari jalan alternative. Kemacetan parah dipicu putusnya kabel PLN yang melintang di kedua arah di jalan tersebut akibat gempa yang menerjang Lombok Utara, NTB.

           Diungkapkan Juga oleh Dwikonita   Informasi Gempa Bumi Gempa bumi terjadi pada hari Minggu, tanggal 5 Agustus 2018, pukul 18:46:35 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempa bumi utama berada pada koordinat 8,37° LS  dan 116,48° BT, dengan magnitudo 7,0 SR pada kedalaman 15 Km, berjarak 27 Km timur laut Lombok Utara. 2. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi Pusat gempa bumi berada di laut. Sebagian besar daerah tersebut tersusun oleh endapan gunung api berumur Tersier hingga Kuarter, sedimen dan metamorf Tersier sampai Pra Tersier. Sebagian besar endapan tersebut telah tersesarkan dan terlapukkan. Pada endapan yang terlapukkan diperkirakan goncangan gempa bumi akan lebih kuat karena batuan ini bersifat urai, lepas, belum kompak dan memperkuat efek getaran, sehingga rentan terhadap goncangan gempa bumi.

Penyebab gempa bumi informasi pusat vukanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi  KESDM  Berdasarkan posisi dan kedalamannya diperkirakan sumber gempa bumi berasosiasi dengan _Flores back- arc Thrust_ . Dampak gempa bumi Menurut BMKG gempa bumi dirasakan VI di Mataram, Lombok. Menurut info dari Pos Pengamatan Gunungapi Agung, gempa bumi ini terasa IV MMI di Pos PGA Agung. Gempa bumi ini  terjadi di Mataram, Lombok, 7.0 SR  dan  Di Denpasar  juga terkena guncangan termasuk   guncangan gempa sampai ke Jawa Timur, yakni di dawerah Tulungagung hingga Trenggalek serta Situbondo. 

Rekomendasi Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta  informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. Gempa bumi susulan akan lebih kecil dari gempa bumi utama, namun masyarakat diharapkan agar tetap waspada.  Buat warga sekitar pantai Lombok Utara harap menghindari wilayah sekitar pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi. Demikian tanggapan kejadian gempa bumi di timur laut Lombok Utara, NTB ini kami sampaikan.(as)

 
 
 
 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dalam satu hari ini, Senin, 23 Juli 2018, mengundang wali kota se-Indonesia ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Dirinya ingin mendengarkan langsung permasalahan-permasalahan yang ada di tingkat kota sehingga dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
 
"Saya memang mengagendakan pertemuan khusus seperti ini supaya persoalan-persoalan di kota semuanya bisa secara detail tersampaikan kepada kita sehingga dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan bisa segera kita lakukan," ujarnya.
 
Salah satu hal yang ingin didengar langsung oleh Presiden ialah soal geliat perekonomian di masing-masing kota beserta kendala yang dihadapi. Terkait hal itu, Kepala Negara mengatakan bahwa saat ini hampir di semua negara mengalami hal yang sama, yakni tekanan ekonomi global akibat perang dagang Amerika-Tiongkok juga kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat.
 
"Saya kira kita tidak perlu terlalu khawatir, tetapi yang paling penting menurut saya kita tahu apa yang sedang terjadi," ucapnya.
 
Selain itu, dalam kesempatan ini, Presiden Joko Widodo sekaligus mengingatkan para wali kota untuk bersiap menghadapi sebuah perubahan cepat yang datang melalui revolusi industri keempat. Salah satu upaya untuk mengantisipasi hal tersebut menurutnya adalah mempersiapkan sejak dini sumber daya manusia kita.
 
"Kita harus sadar betul bahwa akan terjadi perubahan besar yang sangat cepat sehingga kota-kota juga harus menyiapkan diri, mengantisipasi, dan menyiapkan SDM dalam rangka menghadapi perubahan yang sangat cepat," kata Presiden.
 
Ia menegaskan, program kerja pemerintahan Joko Widodo selanjutnya akan lebih terfokus pada sumber daya manusia. Sebab, berulang kali ia sampaikan, agar dapat bersaing dengan negara-negara lain di era perubahan global ini, Indonesia memerlukan banyak sumber daya manusia yang unggul di bidangnya masing-masing.
 
"Yang kita siapkan menurut saya sekarang ini adalah SDM kita. Kalau dalam 4 tahun ini kita konsentrasi pada infrastruktur, berikutnya pada tahapan besar yang kedua adalah persiapan SDM," ucap Presiden.
 
Untuk diketahui, pertemuan Presiden Joko Widodo dengan para wali kota hari ini terbagi dalam tiga sesi. Sesi pertama yang dimulai sekira pukul 09.00 WIB diikuti oleh 32 wali kota.
 
Adapun dalam sesi dua yang dimulai selepas waktu zuhur dikuti oleh 31 wali kota atau perwakilannya. Sementara sesi terakhir diikuti oleh sekira 13 wali kota.
 
Dalam setiap sesi pertemuan, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Airin Rachmi Diani. (eas)

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT,COM) - Hadiri perayaan Hari Ulang Tahun Polri ke 72 di Istora Senayan ,Rabu(11/7) 2018 mengucapkan bagi para prajurit bertugas ditelisik daerah dan  berhati-hati terhadap budaya koruptip.

           Presiden Republik Indonesia,  Joko Widodo dalam sambutan,Rabu (11/7)2018 mengatakan pertama-tama atas nama rakyat, atas nama bangsa ,atas nama negara saya menyampaikan selamat hari Bhayangkara ke 72 kepada segenap keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia dimana pun saudara berada dan bertugas dari Sabang sampai Merauke ,  Miangas sampai Pulau Rote. "Pada momen yang berbahagia ini saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada anggota polri yang dengan penuh kesungguhan bertugas di daerah pedalaman ,di wilayah perbatasan,  di wilayah terpencil dan di pulau terdepan yang sedang mengeban misi internasional di luar negeri," ujarnya.

               Selanjutnya, jokowi menegaskan saya juga menyampaikan apresiasi kepada anggota Polri yang selalu hadir menjaga keamanan dan ketertiban sehingga umat islam bisa menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan dengan tenang dan yang sedang bertugas di jalan raya untuk  memastikan lalu lintas  selama mudik  lebaran berjalan dengan lancar. "Yang juga telah bekerja keras dan pendataan pilkada serentak  di 171 daerah  bisa berjalan dengan aman dan tertib . Saya yakin apa yang dilakukan setiap anggota Polri adalah wujud pengabdian terbaik kepada rakyat , kepada bangsa dan kepada negara.," tegasnya.

                 Untuk itu, Jokowi menjelaskan Seluruh anggota Kepolisian Negara Republik di manapun berada dengan melaksanakan tugas yang mulia ,terhormat yang membanggakan sebagai bhayangkara negara yang selalu sibuk  serta memberikan pengayoman perlindungan dan pelayanan kepada segenap bangsa seluruh  tumpa darah indonesia.  . "Hadirin dan segenap anggota Polri yang saya cintai pada peringatan hari Bhayangkara ke 72 ini kita mendapatkan kabar baik low and fosgad  telah menempatkan indonesia kedalam data 10 negara teraman untuk anggota dunia. Sebuah capaian yang membanggakan semua dan harus kita jaga dan kita pertahankan yang merupakan hasil kerja diseluruh elemen bangsa didalam tentu ada kerja keras, pengabdian dan dedikasi anggota Polri," jelasnya.

                  Seiring dengan itu, Jokowi menandaskan saya juga mengingatkan seluruh anggota Polri kedepan akan menghadapi tugas yang semakin berat dan kompleks tuntutan rakyat kepada Polri semakin terus meningkat,  berkembang yang membawa ancaman-ancaman baru terhadap situasi keamanan." Ini kita seperti saat ini Polri harus mampu mengantisipasi perkembangan kejahatan yang semakin beragam yang memanfaatkan teknologi informasi . Polri harus semakin siap menghadapi kejahatan yang bersifat transnasional seperti ancaman kejahatan ciber, newman trafiking,sampai sampai dengan smaking . Oleh karena itu Polri harus meningkatkan kemampuan dalam menghadapi ancaman kejahatan terorisme," tandasnya. .

                Lebih jauh, Jokowi mengingkapkan Negara-negara majupun juga sedang menghadapi ancaman yang sama Di dalam negeri kita tidak akan perna  melupakan tindakan biadab para pelaku bom bunuh diri yang menimbulkan korban jiwa warga masyarakat tetapi juga menjadikan aparat kepolisian sebagai target aksi teror oleh sebabnya saya minta seluruh anggota Polri jangan lengah, tetap sigap dan waspada dalam menjalankan tugas lalu mengembangkan diri lakukan trobosan-terobosan untuk terus mengatasi ancaman kemudian hari."Polri harus selalu melakukan diteksi dini  potensi ancaman keamamanan dan ketertiban yang terjadi dalam masyarakat dan terus melangkah melakukan pencegahan. Polri harus senantiasa menjalankan perannya menjaga kerukunan dan menjaga nilai-nilai ke Bhenikaan. Polri terus mengantisipasi  juga berbagai potensi konflik publik horisontal dengan melakukan primodial seperti memperkenalkan perbedaan suku, perbedaan agama dan perbedaan ras ini terus membangkitkan rasa setiap diliput menggalangkan  kerunan dan persatuan menghadapi masyarakat dan kita perkirakan dan kita jamin permuduhan dan kebencian,"ungkapnya

      Jokowi katakan  ada tugas Polri yang besar mulai kan tahapan pileg dan yang juga semakin dekat pengamanan mengamankan ada dilaksanakan Asian Games yang dinyatakan  serta pertemuan tahunan ini sedang ditandingi dan sudah dipersiapkan  antisipasi dan merencanakan yang selesai dan magang dan segala potensi kerawanan dapat dicegah." Hadirin yang saya hormati dan anggota Polri sebelum mengakhiri amanat ini saya menginstruksikan kepolisian republik indonesia untuk terus meningkatkan kinerjanya. Pertama.mantapkan solidaritas polri untuk menentukan dan mengklik segala.persatuan dalam menghadapi tantangan semakin kompleks. 2. Lakukan perbaikan kelemahan yang ada terutama dalam penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan dan berkeadilan. 3.Buang budaya koruptif,hindari tindakan yang berlebihan serta tingkatkan kepercayaan publik kepada Polri. 4. Tingkatkan langkah-langkah pencegahan dan.lakukan tindakan humanis gunakan kegiatan sosial yang timbul. 5. Tingkatkan sinergi koordinasi dan komunikasi TNI dan semua elemen pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan tugas," rincinya.

         Jokowi menambahkan Saya yakin polri dengan setia akan melakukan perbaikan-perbaikan, memperkuat soliditas dan tingkatkan profesionalisme ."Maka Polri ketika institusi yang semakin dipercaya rakyat dalam jaga kamtibmas dan penegakan hukum sebagai pelindung, pengayom masyarakat," tambahnya.( vk)

 

 
 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan Presiden Timor Leste, Francisco Guterres Lú Olo, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis 28 Juni 2018. Kunjungan Presiden Lú Olo ke Indonesia, yang baru saja ditetapkan sebagai Presiden Timor Leste pada tahun lalu, merupakan kunjungannya yang pertama usai menjabat.
 
Presiden Lú Olo yang datang bersama Ibu Negara Timor Leste, Cidália Lopes Nobre Mouzinho Guterres, tiba sekira pukul 10.08 WIB di mana para pelajar yang mengenakan pakaian adat Nusantara turut menyambut kedatangan mereka. Presiden Joko Widodo dan Presiden Lú Olo tampak menyapa para pelajar dari Kota Bogor yang membawa bendera kedua negara.
 
Usai prosesi penyambutan dan pengisian buku tamu kenegaraan, Presiden Jokowi mengajak Presiden Lú Olo menuju halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor.
 
Selanjutnya, Presiden Jokowi mengajak Presiden Lú Olo untuk melakukan penanaman pohon bersama. Sementara Ibu Negara Iriana Joko Widodo dengan Ibu Cidália Lopes bersiap untuk mengikuti acara pendamping tamu negara. Dalam kegiatan ini, keduanya menanam pohon dengan nama latin _Barringtonia asiatica_ atau yang dikenal dengan pohon keben.
 
Di Indonesia, pohon keben ini memperoleh predikat sebagai pohon perdamaian sejak tahun 1986 silam. Penanaman pohon tersebut oleh keduanya menandakan semangat untuk terus menjaga perdamaian di antara kedua negara dan di dunia.
 
Rangkaian kenegaraan tersebut dilanjutkan dengan pertemuan tête-à-tête antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Lú Olo serta pertemuan bilateral yang diikuti oleh delegasi masing-masing negara.
Saturday, 23 June 2018 03:16

Presiden Resmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan

Written by
 
 
SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan seksi 1 dan 2 sepanjang 20,5 km di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 22 Juni 2018. 
 
Adapun ruas tol Gempol-Pasuruan Seksi 1A menghubungkan Gempol - Bangil sepanjang 6,8 km dan Seksi 1B menghubungkan Bangil - Rembang sejauh 7,1 km. Seksi 1A dan 1B ini mulai dibangun pada bulan Maret 2013 yang lalu. 
 
Seksi 1B selesai pembangunannya pada Maret 2017 dan Seksi 1A rampung pada Agustus 2017. Sedangkan pembangunan ruas tol Seksi 2 yang menghubungkan Rembang - Pasuruan sepanjang 6,6 km dimulai Februari 2017 dan selesai pembangunannya pada Juni 2018.
 
Dengan diresmikannya Tol Gempol - Pasuruan ini, total ruas tol yang telah terhubung dari Merak sampai Pasuruan adalah 920 km, dimana 607 km telah beroperasional, sedangkan sisanya sepanjang 313 km akan beroperasional pada akhir Desember 2018.
 
Kepala Negara berharap jalan tol yang merupakan bagian dari Tol Trans Jawa yang memiliki total panjang 1.150 km dari Merak hingga Banyuwangi ini akan rampung pada 2019 mendatang. 
 
"Kita harapkan akhir tahun ini Merak - Pasuruan sudah rampung, selesai, seperti yang tadi sudah disampaikan Menteri PU. Kemudian dilanjutkan lagi ke Banyuwangi, kita harapkan 2019 juga insyaallah selesai, rampung. Merak-Banyuwangi selesai," ucap Presiden.
 
Presiden menuturkan bahwa sampai saat ini, ruas Merak sampai Pasuruan secara umum sudah bisa dilalui, meskipun ada yang masih bersifat fungsional karena masih adanya konstruksi bangunan. Presiden pun berharap pembangunan tol ini bisa meningkatkan mobilitas orang maupun barang. 
 
"Kita berharap dengan adanya jalan tol ini mobilitas orang, mobilitas barang, distribusi logistik, kemudian biaya logistik akan menjadi lebih murah karena bisa lebih cepat," lanjutnya.
 
Selain itu, Presiden mengatakan bahwa pembangunan tol juga harus terintegrasi dengan titik-titik pertumbuhan ekonomi. Mulai dari kawasan industri, pelabuhan, hingga pariwisata. 
 
"Ini yang ingin kita integrasikan semua. Jadi jalan tol itu dibangun betul-betul berguna, betul-betul bermanfaat maksimal baik untuk dunia usaha, baik untuk dunia pariwisata, baik untuk dunia industri, baik juga untuk kawasan-kawasan pelabuhan yang juga sebagian sudah kita ekspansi," imbuhnya.
 
Terkait tarif tol, Presiden menyatakan akan mendiskusikannya terlebih dahulu dengan para investor, baik BUMN maupun swasta. 
 
"Jadi ini kan investasi, dikerjakan oleh investor baik oleh BUMN maupun oleh swasta. Oleh sebab itu penentuan tarif jalan tol itu harus berbicara dengan mereka," katanya.
 
Presiden juga menegaskan bahwa tarif tol harus memberikan keuntungan bagi investor dan masyarakat, serta terjangkau. 
 
"Kita tidak ingin investor dirugikan. Kita ingin investor diuntungkan, tapi kita juga ingin masyarakat juga diuntungkan. Artinya nanti dengan kecepatan mobilitas barang, distribusi logistik, distribusi barang, kita harapkan ya logistik akan jatuh lebih murah karena bisa lebih cepat. Saya kira semua negara membangun infrastruktur itu arahnya ke sana semuanya," pungkasnya.
 
Saat peresmian, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.
 
Setelah meresmikan jalan tol tersebut, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Bali dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Bandar Udara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo.
 
Setibanya di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada pukul 18.15 WITA, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama di Bali untuk beristirahat dan melanjutkan kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya(dil/eas)
 
 
 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo hadir dalam acara buka puasa bersama dengan keluarga besar TNI, Polri, dan masyarakat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, pada Selasa, 5 Juni 2018. Presiden hadir bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Selain itu tampak hadir juga Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla.
 
Dalam sambutannya, Presiden menyinggung rangkaian aksi terorisme yang terjadi sebelum memasuki bulan Ramadan. Aksi terorisme ini menelan korban jiwa masyarakat dan aparat.
 
"Dan di saat rakyat membutuhkan perlindungan dan rasa aman, terutama di bulan puasa ini, kita bersyukur bahwa TNI dan Polri solid bersatu dalam menjaga negara, rakyat, bangsa dalam melawan terorisme. Kita menjadi tenang semuanya kalau TNI dan polri itu solid," ujar Presiden.
 
Kesolidan antara TNI dan Polri ini, lanjut Presiden, juga ditunjukkan saat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan sambutan bersama-sama.
 
"Bahkan tadi memberi sambutan saja Panglima dan Kapolri bersama-sama berdua. Ini menunjukkan kesolidan antara TNI dan Polri. Rakyat saya kira merasa sangat gembira TNI dan Polri solid berbagi sumber daya pemikiran, tenaga, keringat, keberanian untuk satu tujuan melindungi seluruh rakyat Indonesia, melindungi segenap masyarakat Indonesia, melindungi segenap tumpah darah Indonesia," ucap Presiden.
 
Sebelum Presiden memberikan sambutan, Panglima TNI dan Kapolri terlebih dahulu memberikan sambutannya. Mereka menekankan bahwa salah satu tujuan dari acara buka puasa bersama ini adalah untuk meningkatkan soliditas dan sinergisitas antara TNI dan Polri.
 
"Selain untuk lebih memaknai bulan suci Ramadan sesungguhnya juga bertujuan untuk meningkatkan sinergi TNI Polri," kata Panglima TNI.
 
Senada dengan Panglima, Kapolri juga menambahkan bahwa selain untuk mewujudkan soliditas dan sinergisitas antara Polri dan TNI, acara ini juga bertujuan untuk mewujudkan kekompakkan sampai dengan garis terbawah.
 
"Selain itu kami Polri dan TNI telah melakukan serangkaian kegiatan. Kapolri, Panglima, serta jajaran, serta pejabat utama telah melaksanakan kegiatan pemantauan bersama di sejumlah wilayah dalam rangka pengamanan Pilkada serentak, sekaligus safari Ramadan bersama untuk mendekatkan selain unsur Polri dan TNI sendiri, juga masyarakat," imbuh Kapolri.
 
Menurut Panglima TNI, kolaborasi TNI dan Polri sebagai bagian dari komponen bangsa diperlukan dalam menghadapi tantangan bangsa yang semakin komplek termasuk di antaranya intoleransi, radikalisme, dan bahkan ancaman terorisme. 
 
"Lebih jauh lagi keterpaduan seluruh komponen bangsa menjadi sangat krusial dalam menyukseskan berbagai event penting berskala nasional dan internasional yang akan kita selenggarakan pada tahun 2018 dan 2019," lanjutnya.
 
*Tunjangan Kinerja TNI/Polri Naik* Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga mengumumkan bahwa tunjangan kinerja TNI dan Polri akan naik 70 persen. Tunjangan kinerja ini akan diberikan kepada anggota TNI dan Polri pada bulan Juli 2018.
 
"Sudah diterima (THR)? Kemudian ditunggu lagi Juli ada gaji ketigabelas. Selain itu juga akan saya umumkan mengenai kenaikan tunjangan kinerja yang akan juga diberikan bulan Juli. TNI dan Polri semuanya naik jadi 70 persen," ucap Kepala Negara yang langsung disambut tepuk tangan semua yang hadir.
 
Ketika bertemu dengan para jurnalis, Presiden sempat ditanyakan apakah kenaikan tunjangan bagi TNI dan Polri itu sebagai kebijakan politis. Presiden pun menampiknya.
 
"Tidak ada yang namanya TNI Polri itu politik. Enggak boleh ke mana-mana, sudah jelas. Saya tekankan berkali-kali kepada Panglima, Kapolri semuanya selalu saya tekankan. Politik TNI dan Polri adalah poltik untuk negara. Negara itu siapa? Rakyat, pemerintah yang sah," ucap Presiden.(vk/eas)

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Presiden menghadiri acara buka puasa bersama di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/6/2018). Acara tersebut sekaligus silaturahim Jokowi dengan prajurit TNI, masyarakat, serta Polri. Tampak Presiden Joko Widodo memberikan pesan ada kenaikan pendapatan operasional sebanyak 771 Persen.

 

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam sambutan di Markas TNI Cilangkap, Selasa (5/6)2018 mengatakan selain itu juga khusus untuk Babinsa, saya kalau pas  turun ke daerah itu mendengar oleh  sebab itu Babinsa juga dimulai  nantinya di Bulan Juli akan ada kenaikan pendapatan operasional yang biasa perbulan terendah Rp 310.000 akan di naikan menjadi Rp 2.700.000 .”  Ini melompat 771 Persen,” ujarnya. 

 

Selanjutnya, Joko Widodo menegaskan Saya kira  seluruh Babinsa yang mendengar apa yang saya umumkan akan sangat sangat bergembira terutama yang ada di pelosok-pelosok dan bahkan mendapatkan operasional Babinsa yang tertinggi Rp 1.335.000 dinaikan Rp 3.600.000 .” Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini,” tegasnya

 

Ditempat yang sama Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal MS Fadhilah mengatakan

Pada hakikatnya, acara ini untuk mewujudkan kebersamaan dan kekeluargaan antara Presiden RI dengan keluarga besar TNI, Polri dan masyarakat. Ini disesuaikan dengan tema kegiatan buka puasa bersama ini yaitu, "Dengan Hikmah Puasa Ramadhan 1439 H, Kita Mantapkan Soliditas dan Sinergitas TNI Polri dalam Rangka Menjamin Kelangsungan Pembangunan Nasional". ujarnya  (vk)

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan di Halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat, 1 Juni 2018. Ini merupakan kali kedua upacara peringatan tersebut diselenggarakan. Tahun lalu di tempat yang sama, Presiden Joko Widodo juga memimpin jalannya peringatan ini.

Hal itu dapat terwujud setelah Presiden mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. Melalui Keppres tersebut, setiap tanggal 1 Juni, pemerintah bersama masyarakat akan memperingati hari lahir Pancasila di mana upacara peringatan tersebut dilaksanakan secara nasional di masing-masing daerah.

Dalam amanatnya kali ini, Kepala Negara mengajak seluruh pihak untuk terus mengamalkan warisan mulia para pendiri bangsa ini untuk kemajuan bangsa dan menjadikan hal itu sebagai sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia. Sebab, menurutnya, negara manapun di dunia ini pada akhirnya akan selalu berproses menjadi masyarakat yang bineka dan majemuk sebagaimana bangsa Indonesia sejak dulu.

"Saatnya kita berbagi pengalaman dalam ber-bhinneka tunggal ika, dalam bertoleransi, serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," ujarnya.

Atas nama seluruh rakyat Indonesia, Presiden menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada para pendiri bangsa atas warisan luhur mereka untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila yang bisa kita nikmati saat ini.

"Saya juga ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada generasi-generasi muda berikutnya yang telah menanamkan pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," imbuhnya.Di penghujung amanat, Kepala Negara terus mengajak para ulama, tokoh agama, guru, politisi, aparat pemerintahan, pekerja, dan seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian kita."Selamat Hari Lahir Pancasila. Kita bersatu, kita berbagi, kita berprestasi," tutupnya.

Setelah upacara, Presiden bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno dan Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia Boediono, meninjau Pameran Foto ”Untukmu Pancasilaku Kami Berbagi Bersatu Berprestasi” di Foyer Gedung Pancasila. Peninjauan ini dipandu Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mustari Irawan.Selesai meninjau pameran foto, dilakukan sesi foto bersama di Ruang Pancasila yang juga merupakan penutup dari rangkaian acara peringatan Hari Lahir Pancasila.(eas)

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan di Halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat, 1 Juni 2018. Ini merupakan kali kedua upacara peringatan tersebut diselenggarakan. Tahun lalu di tempat yang sama, Presiden Joko Widodo juga memimpin jalannya peringatan ini.

Hal itu dapat terwujud setelah Presiden mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. Melalui Keppres tersebut, setiap tanggal 1 Juni, pemerintah bersama masyarakat akan memperingati hari lahir Pancasila di mana upacara peringatan tersebut dilaksanakan secara nasional di masing-masing daerah.

Dalam amanatnya kali ini, Kepala Negara mengajak seluruh pihak untuk terus mengamalkan warisan mulia para pendiri bangsa ini untuk kemajuan bangsa dan menjadikan hal itu sebagai sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia. Sebab, menurutnya, negara manapun di dunia ini pada akhirnya akan selalu berproses menjadi masyarakat yang bineka dan majemuk sebagaimana bangsa Indonesia sejak dulu.

"Saatnya kita berbagi pengalaman dalam ber-bhinneka tunggal ika, dalam bertoleransi, serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," ujarnya.

Atas nama seluruh rakyat Indonesia, Presiden menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada para pendiri bangsa atas warisan luhur mereka untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila yang bisa kita nikmati saat ini.

"Saya juga ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada generasi-generasi muda berikutnya yang telah menanamkan pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," imbuhnya.Di penghujung amanat, Kepala Negara terus mengajak para ulama, tokoh agama, guru, politisi, aparat pemerintahan, pekerja, dan seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian kita."Selamat Hari Lahir Pancasila. Kita bersatu, kita berbagi, kita berprestasi," tutupnya.

Setelah upacara, Presiden bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno dan Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia Boediono, meninjau Pameran Foto ”Untukmu Pancasilaku Kami Berbagi Bersatu Berprestasi” di Foyer Gedung Pancasila. Peninjauan ini dipandu Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mustari Irawan.Selesai meninjau pameran foto, dilakukan sesi foto bersama di Ruang Pancasila yang juga merupakan penutup dari rangkaian acara peringatan Hari Lahir Pancasila.(eas)

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri India Narendra Modi bermain layangan bersama di Monumen Nasional. Kegiatan tersebut dilakukan setelah keduanya melakukan pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 30 Mei 2018.Presiden Jokowi dan PM Modi tiba di silang Monas pukul 12.35 WIB. Keduanya datang mengendarai _golf cart_ yang dikemudikan oleh Presiden Jokowi sendiri.

 

Setibanya di Monas, keduanya disambut oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Presiden Jokowi dan PM Modi beserta rombongan kemudian langsung meninjau Indonesia-India Kite Exhibition yang sedang digelar.Sambil diiringi lagu daerah Betawi "Si Jali-Jali", keduanya berjalan melihat-lihat deretan layangan yang dipajang di sisi kiri dan kanan tenda. Di sisi kanan tenda yang dihiasi nuansa Indonesia, terdapat layangan dengan gambar-gambar karakter pewayangan dari Indonesia. Sedangkan di sisi kiri yang bernuansa India dipajang layangan dengan gambar-gambar karakter khas India seperti Mahabharata.

 

Selesai meninjau layangan, keduanya menuju panggung yang telah disiapkan untuk kemudian melakukan pembukaan tirai berisi logo peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India. Keduanya kemudian berfoto bersama di atas panggung dengan latar belakang Tugu Monas.

 

Setelah berfoto bersama, Presiden Jokowi kemudian mengajak PM Modi bermain layang-layang yang sebelumnya telah diterbangkan. Keduanya tampak cukup lincah bermain layangan. Presiden Jokowi tampak menerbangkan layangan bergambar bendera India. Sementara PM Modi menerbangkan layangan bertuliskan 70 yang menandakan usia hubungan diplomatik kedua negara.

 

Layangan yang diterbangkan oleh PM Modi sempat turun dan hampir jatuh. Namun, dengan cekatan PM India tersebut langsung menarik tali layangannya sehingga layangannya naik kembali. Sontak hal ini membuat semua yang hadir bertepuk tangan.

 

Tampak di belakang keduanya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang turut menyaksikan permainan layangan kedua Kepala Negara ini.

 

Selesai bermain layangan, keduanya kemudian berjalan ke _stand_ bersama PT. Pindad-Bhukanvala untuk melihat-lihat senjata yang dipamerkan. Setelah itu Presiden Jokowi dan PM Modi kemudian meninggalkan Monas dengan mengendarai _golf cart_ menuju Patung Arjuna Wijaya atau yang dikenal dengan nama Patung Kuda yang terletak di persimpangan Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat.

 

Dalam kesempatan tersebut, keduanya bertemu langsung dengan pembuat patung I Nyoman Nuarta. Presiden Jokowi dan PM Modi tampak berbincang singkat dengan I Nyoman Nuarta sebelum mengabadikan momen dengan berfoto bersama.(eas)

 

 SURABAYA (KORANRAKYAT.COM) Korban sementara  diketahui  Sekitar 43  korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara 13  orang dinyatakan meninggal dunia ,  pasca- ledakan diduga bom  yang terjadi di dua gereja.  .Sementara yang terjadi  di GKI Diponegoro, Surabaya, Jawa Timur Saat ini, para korban dirawat di IGD RS Bhayangkara. Seorang jemaat yang mengantar korban mengaku ada enam orang yang diantar. Mereka semua disebut remaja gereja GKI Diponegoro. "Ada enam atau lima ini semuanya remaja, kan ini Minggu pagi, remaja dan Sekolah Minggu, sudah saya nggak lihat keluarga apa bukan pokoknya saya bantu," ujar jemaat gereja GKI Diponegoro dengan panik dan mata tampak memerah, Minggu (13/5/2018).

 Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung mengatakan, ketiga gereja itu adalah Santa Maria di Ngagel, GKI di Jalan Diponegoro, dan Gereja di Jalan Arjuno.   Informasi sementara 43  korban luka luka dan 13 Meninggal dunia, korban selain dibawah ke RS Bhayangkara juga dilarikan ke RS. Dr. Sooetomo Surabaya.  Dikatakan Waktu ledakan terjadi beruntun dan tidak bersamaan, Namun, dia belum bisa menjelaskan lebih jauh. Dia meminta agar kepolisian diberi waktu untuk identifikasi awal.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung mengatakan, ledakan di GKI di Jalan Diponegoro, Surabaya, Minggu (13/5/201) pagi, menewaskan satu orang perempuan. "Sementara satu ibu-ibu meninggal," ujar Frans  pada wartawan. Sementara itu, kata dia, dua orang dibawa ke rumah sakit. Sebelumnya, salah seorang warga, Pardianto, mengaku melihat tiga perempuan dicegat satpam gereja di parkiran. "Ada security mau jegat tiga orang. Lalu meledak di parkiran," ujar Pardianto kepada  wartawan.

Ia mengatakan, ledakan kedua terjadi sekitar lima menit kemudian. Menurut dia, perempuan itu tampak membawa tas dan di tubuhnya memakai seperti rompi. Setelah ledakan, ia melihat salah satu dari tiga perempuan tersebut masih bernafas. Ledakan itu melukai satpam. Tampak satpam terluka di bagian paha dan mulut. "Satpam sudah dibawa ke rumah sakit," ujar dia. (dil)

Page 1 of 15

Gaya

Face Book Galleries

JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula kristal Putih. Ini...
JAMBI(KORANRAKYAT.COM)- Polres Muaro Jambi melakukan penagkalan Radikalisme dengan kegiatan prefentif  menugaskan 65...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Polri menandatangi Mou dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas...
    JAKARTA(KORANRAKYA.COM)Presiden Joko Widodo kembali mengajak seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjaga...
JAKARTA(KORANRAKYATCOM)TNI Polri gelar operasi mantap Brata di Monas menyatukan keamanan gabungan TNI Polri. Ini...
JAMBI(KORANRAKYAT.COM) KapolrestaJambi Lakukan kontra rationalise dengan cara mensosialisasikan kemasyarakat,dimotori...
JAMBI(KORANRAKYAT.COM)Polda Jambi melakukan Deradikalikasi dalam 3 langkah  diawali tindakan prefentif sehingga dapat...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Maraknya aksi ceramah-ceramah  yang terus bergululir, diharapkan dihimbau Alim ulama dan...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan Narkotika Nasional(BNN) pemusnahan 2.223,5 gram Sabu, 24.819 butir Ekstasi, 37.408 juli...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo sore ini, Jumat, 7 September 2018 bersilaturahmi ke kediaman Ibu Sinta...