Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Basarnas Serahkan 196 Kantong Jenasah Berisi Bagian Organ Tubuh Pesawat Lion Air JT610
Last Updated on Nov 12 2018

Basarnas Serahkan 196 Kantong Jenasah Berisi Bagian Organ Tubuh Pesawat Lion Air JT610

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610  ditemukan total 196 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP penerbangan JT 610 telah diserahkan Badan SAR Nasional ke RS...
Naik Motor, Presiden Hadiri Deklarasi Jabar Kondusif di Bandung
Last Updated on Nov 11 2018

Naik Motor, Presiden Hadiri Deklarasi Jabar Kondusif di Bandung

    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali naik motor _custom_ miliknya untuk menghadiri acara dalam kunjungan kerjanya. Jika minggu lalu menaiki motor untuk blusukan ke Pasar Anyar di Kota Tangerang, kali ini Presiden mengendarainya untuk menghadiri acara Deklarasi Jabar...
Sekitar 100 Musisi Bengkulu Siap Tampil Di Festifal Pesisir Pantai Panjang
Last Updated on Nov 11 2018

Sekitar 100 Musisi Bengkulu Siap Tampil Di Festifal Pesisir Pantai Panjang

      BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi kepada 100 musisi yang akan tampil pada pembukaan Festival Pesisir Pantai Panjang Bengkulu 2018.     “Saya sangat mengapresiasi dan terharu atas antusias para musisi Bengkulu...
Masyarakat Bengkulu Ikuti Doa 10 Juta Umat Untuk Negeri
Last Updated on Nov 11 2018

Masyarakat Bengkulu Ikuti Doa 10 Juta Umat Untuk Negeri

  BENGKULU (KORANRAKYAT.COM)  Selepas ba'da Ashar, Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu mulai dipadati oleh jamaah yang mengikuti Doa 10 Juta Umat Untuk Negeri. Sabtu (10/11/2018). Antusias masyarakat terlihat dalam mengikuti acara yang digagas oleh Pemkot Bengkulu.         Padahal, puncak...
Hari Pahlawan Jokowi Naik Ontel Pakai Baju Layaknya Bung Tomo
Last Updated on Nov 10 2018

Hari Pahlawan Jokowi Naik Ontel Pakai Baju Layaknya Bung Tomo

        BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Setelah memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2018 di Taman Makam Pahlawan Nasional Cikutra, Kota Bandung, Sabtu, 10 November 2018, Presiden Joko Widodo kemudian menuju Gedung Sate. Di gedung pusat pemerintahan Jawa Barat ini, Presiden kemudian...

World Today

Saturday, 10 November 2018 01:56

Presiden Resmikan Tol Pejagan

Written by

 

 

TEGAL(KORANRAKYAT.COM)Konektivitas dalam hal transportasi sebagaimana yang sering disinggung oleh Presiden Joko Widodo dalam sejumlah kesempatan perlahan mulai terwujud. Empat tahun ke belakang, pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memang menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama.

Peresmian jalan tol Pejagan-Pemalang (segmen Brebes Timur-Sewaka) sepanjang 37,3 kilometer dan jalan tol Pemalang-Batang (segmen Sewaka-Simpang Susun Pemalang) sepanjang 5,4 kilometer dalam kunjungan kerja Presiden ke Kabupaten Tegal pada Jumat, 9 November 2018, semakin menegaskan hal tersebut.

"Dalam empat tahun terakhir ini satu demi satu konektivitas di negara kita Indonesia ini semakin terwujud. Konektivitas antarpulau, antarprovinsi, dan antarkabupaten/kota baik berupa pelabuhan jalan maupun bandara sudah semakin terintegrasi. Daerah demi daerah, wilayah demi wilayah, pulau demi pulau mulai terhubung," ujar Presiden di gerbang Tol Tegal.

Presiden mengatakan, pembangunan jalan tol tersebut tidak hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan titik-titik perekonomian baru juga terus bermunculan sebagai respons atas pembangunan tersebut. 

"Sehingga kita harapkan keadilan sosial dan pemerataan akan semakin nyata di seluruh pulau yang kita miliki. Distribusi barang dan jasa juga semakin lancar," imbuhnya.

Menurut laporan yang diterima Presiden, tak kurang 640 kilometer jalan tol Trans Jawa sudah dioperasikan yang membentang dari Merak hingga Surabaya dengan panjang keseluruhan mencapai 870 kilometer. Sejumlah ruas jalan tol Trans Jawa lainnya saat ini sedang menunggu untuk diselesaikan pada satu hingga dua bulan mendatang.

"Saya rasa itu kerja-kerja yang dilakukan oleh Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, dalam membangun infrastruktur khususnya jalan tol. Kita harapkan ini nantinya betul-betul bisa mempercepat distribusi barang dan jasa yang semakin lancar," ucapnya.

Mengutip data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang dengan panjang keseluruhan 57,5 kilometer diperkirakan membutuhkan biaya investasi sebesar Rp7,62 triliun. Sementara untuk pembangunan tol Pemalang-Batang dengan panjang keseluruhan 39,2 kilometer membutuhkan biaya kurang lebih Rp7,5 triliun.

Pembangunan seksi 1 dan 2 jalan tol Pejagan-Pemalang yang menghubungkan Pejagan hingga Brebes Timur mulai dibangun pada November 2014 dan telah beroperasi pada Juni 2016. Adapun untuk seksi 3 dan 4 yang diresmikan Presiden hari ini mulai dibangun pada Januari 2017 lalu.(eas)

 

BENGKULU(KORANRAKYAT.COM)   Kecelakaan pesawat Lion Air lines  kembali terjadi. Sebelumnya dikabarkan pesawat JT 610 jurusan Jakarta – Pangkal pinang pada senin (29/10) pagi di perairan laut karawang) minggu lalu. Kali ini kembali lagi terjadi pesawat lion air nomor penerbangan JT 633 jurusan Bengkulu – Jakarta pada Rabu malam (07/11) di bandara fatmawati Bengkulu sekitar pukul 18.20 Wib. menghantam tiang lampu bandara udara Fatmawati Bengkulu

             Salah satu saksi mata menceritakan, Bermula pada pukul 17.50 melakukan boarding, para penumpang mulai menaiki pesawat. Usai boarding, pesawat JT 633 tujuan Jakarta bertolak dari parkiran empat menuju runway untuk take off. Naasnya, saat burung besi ini mau keluar dari parkiran tiga, tampak pesawat batik air sedang parkir.

          Pada saat menuju runway, pesawat batik air parkir persis di depan vip room. Tiba pesawat burung besi tersebut melintas, sayap pesawat menyenggol tiang titik kordinat yang berdiri di depan gerbang vip dan menyebabkan sayap sebelah kiri mengalami rusak robek.

         Mengalami hal tersebut, pesawat kembali lagi menuju parkiran empat. Semua isi penumpang dipersilahkan turun menuju ruang tunggu. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, penumpang rencana dialihkan menggunakan pesawat JT 632 landing di Bengkulu. Berdasarkan  pantauan  wartawan koranrakyat bengkulu, para penumpang sudah diberangkatkan menggunakan pesawat JT 632 yang baru tiba.Dikonfirmasi pihak lion air Bengkulu, Rahmad, enggan berkomentar atas kejadian ini.

Atas insiden ini, Kementerian Perhubungan langsung menurunkan Inspektur Kelayakan Udara bersama dengan Tim Bandara UPBU Fatmawati untuk melakukan investigasi terkait insiden tersebut. Para penumpang di pesawat, langsung dialihkan untuk menggunakan pesawat Lion Air yang lain. "Langkah-langkah penanganan tersebut segera kita dilakukan agar tidak terjadi penumpukan penumpang sehingga membuat masyarakat menjadi kecewa," kata Agoes.

          Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, meminta maaf atas insiden ini. Dia mengatakan saat ini telah mengirimkan tim guna pemeriksaan terhadap pesawat tersebut.Penundaan penerbangan sempat dilakukan. Danang berujar penerbangan JT-633 rencananya diberangkatkan pada malam ini, dengan menggunakan pesawat yang didatangkan dari Jakarta. "Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul.," tutur Danang.

Lion Air JT-633 akan mengangkut tujuh kru pesawat dan 143 penumpang. Karena menabrak tiang lampu, keberangkatan Lion Air mengalami keterlambatan terbang dari jadwal semula pukul 18.20 WIB.(in/as)

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagyo, menilai Menteri Perhubungan Budi Karya telah menyalahi kewenangan saat mencopot dan mebekukan lisensi pejabat Lion Air, pascainsiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610."Kalau menteri bisa intervensi begitu, dia bisa menutup mana-mana. Enggak ada regulator memecat private sector," kata Agus dalam diskusi Perspektif Indonesia di Jakarta, Sabtu, 3 November 2018.

         Agus mengatakan, Lion Air merupakan perusahaan swasta. Sehingga, yang paling berkuasa dan menentukan pencopotan jabatan adalah pemegang sahamnya. Adapun menteri, kata Agus, hanya berwenang memberikan saran.

"Misalnya memanggil pemilik, pemegang saham, bilang ini enggak benar kalau ada bukti. Tolong review, suspend dia. Saran, tidak dikerjakan enggak apa-apa karena kuasa penuhnya komisaris perusahaan," ujarnya.

            Lain halnya dengan perusahaan penerbangan yang merupakan BUMN. Agus mencontohkan, jika terjadi masalah pada maskapai Garuda, Menteri BUMN boleh mencopot pejabat yang bersangkutan. Sebab, Menteri BUMN merupakan wakil negara di mana negara merupakan pemegang perusahaan di BUMN itu. "Dia punya hak. Karena rapat pemegang saham lah yang menentukan anggota direksi dipecat atau tidak," katanya.

            Menteri Perhubungan Budi Karya sebelumnya mengumumkan pencopotan Direktur Teknik Lion Air, Muhammad Asif, pada Rabu, 31 Oktober 2018. Sehari kemudian, giliran lisensi tiga personel lainnya dibekukan. Ketiga posisi itu adalah Director of Maintenance and Engineering, Quality Control Manager, Fleet Maintenance Management Manager dan Release Engineer PK-LQP.

         Budi Karya mengatakan, pembekuan lisensi dilakukan agar personel tersebut bertanggung jawab atas musibah jatuhnya Lion Air. "Pembekuan ini baru peringatan bahwa yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan," kata Budi.Menurut Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan M. Pramintohadi Sukarno, tujuan pembebastugasan sementara itu berkaitan dengan pelaksanaan proses investigasi kecelakaan pesawat udara Boeing B737-8 MAX registrasi PK-LQP yang dioperasikan PT. Lion Mentari Airlines.(as)

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Tak lama sesampainya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Senin, 29 Oktober 2018 pukul 18.15 WIB, Presiden Joko Widodo langsung menemui sejumlah keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 di Ruang VIP, Terminal 1 yang ada di bandara tersebut.

          Kepala Negara yang sempat duduk di tengah sejumlah keluarga korban mendapati keluhan mengenai sulitnya mendapatkan informasi mengenai status pencarian dan pertolongan para korban. Mendengar hal tersebut, dirinya langsung meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP)/BASARNAS Muhammad Syaugi, dan Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono untuk memberikan informasi yang dibutuhkan para keluarga.

         Dalam pernyataannya setelah pertemuan berlangsung, Presiden Joko Widodo turut menyampaikan duka mendalam atas musibah yang terjadi pada Senin pagi, 29 Oktober 2018, itu.

         "Pertama-tama, saya ingin menyampaikan duka mendalam atas musibah yang terjadi pada pagi hari tadi. Kita semua sangat tahu perasaan para keluarga penumpang yang menunggu informasi, yang menanti kabar, terutama dari Basarnas (BNPP)," ujarnya.

 

Pencarian 24 Jam

 

         Kemudian, Presiden juga memastikan bahwa tim gabungan akan bekerja 24 jam setelah dirinya memerintahkan tim tersebut untuk terus melakukan pencarian badan pesawat yang sampai saat ini belum ditemukan meski perkiraan lokasi telah diketahui. Saat ini, tim gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian dengan bantuan kurang lebih 15 kapal pencarian.

 

"Tadi pagi sudah saya perintahkan, sudah dikerahkan dari Basarnas (BNPP), TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, dan dari kapal perusahaan swasta. Ada kurang lebih 15 kapal lebih yang berada di lokasi dalam rangka pencarian ini," tuturnya.

 

Selain itu, pemerintah juga akan langsung memberikan informasi terkini apabila dalam beberapa waktu mendatang terdapat informasi yang disampaikan langsung dari lokasi pencarian. Presiden juga menegaskan bahwa fokus penanganan saat ini masih berada pada tahap pencarian dan pertolongan bagi para korban.

"Yang kita kerjakan sekarang ini adalah bekerja sekeras-kerasnya di lapangan, di lokasi, agar badan pesawat dan korban-korban yang ada segera ditemukan," kata Presiden.

Turut hadir pula mendampingi Presiden, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Pesawat ini membawa 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 FA. Daftar Nama Korban Cru Pesawat Lion JT610 diataranya

Capt. Bhavye SunejaCopilot HarvinoEnam awak kabin:

1  Shintia Melina 2  Citra Noivita Anggelia3. Alviani Hidayatul Solikha4. Damayanti Simarmata5. Mery Yulianda6. Deny Maula.Dari Karyawan Kemenkeu  6. Rr. Savitri Wulurastuti (Kasi Wk. I)7. Ari Budiastuti (Kasi Eksten) 8. IGA Ngurah Metta Kurnia (Kasuki)

AR: 9. Nicko Yogha Marent Utama Pegawai BPK: 10 Harwinoko ,11 Imam Riyanto 12 Dicky Jatnikan,13Ahmad Shobih,14Yunita Sapitri,15 Zuiva Puspitaningrum,16Yoga Perdana,17,Yulia Silvianti,18.Martua Sahata, 19.Riski Amelia Pegawai BPKP 20.Putri Yuniarsi, 21.Haris Budianto(as/eas)




 

 
PALU(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menekankan jajarannya untuk memprioritaskan evakuasi korban sebagai langkah pertama penanganan bencana gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah. Hal tersebut disampaikan Presiden kepada para jurnalis seusai meninjau langsung sejumlah titik terdampak bencana sepanjang hari ini, Minggu, 30 September 2018.
 
"Yang pertama yang paling penting tadi saya tekankan pada seluruh kementerian, TNI, Polri, juga Pak Gubernur, agar penanganan yang dilakukan pertama adalah yang berkaitan dengan evakuasi," kata Presiden di Bandara Mutiara Sis Al Jufri.
 
Terkait proses evakuasi ini, Presiden mengatakan ada beberapa desa yang masih belum bisa dievakuasi karena keterbatasan alat berat.
 
"Besok pagi insyaallah Pak Menteri PU sudah mengerahkan alat berat dari Mamuju, dari Gorontalo, dari Poso, menuju ke sini dan nanti malam ini datang jadi besok pagi mulai evakuasi di tempat-tempat yang masih kita perkirakan ada korban yang belum bisa kita ambil," tuturnya.
 
Sementara itu, untuk membantu mendistribusikan suplai air dan makanan, Presiden mengatakan pemerintah akan menyiapkan pesawat khusus. Hal ini mengingat kondisi bandara yang belum bisa beroperasi secara normal.
 
"Karena _airport_ masih darurat belum bisa didarati, nanti kami siapkan pesawat khusus supaya makanan bisa masuk ke sini," katanya saat meninjau Pantai Talise.
 
Saat berbincang dengan warga di Pantai Talise, masyarakat mengkhawatirkan perihal surat-surat penting yang hilang. Kepala Negara mengatakan agar masyarakat melapor terlebih dahulu kepada pihak yang berwenang.
 
"Nanti lapor dulu ke kepolisian‎. Dua minggu saya ke sini lagi untuk memastikan," ujarnya.
 
Pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki fasilitas publik yang terdampak gempa dan tsunami. Proses rekonstruksi dan rehabilitasi menurut Presiden akan dilakukan setelah tahapan evakuasi selesai.
 
"Termasuk jembatan yang ambruk, rumah sakit yang rusak, bandara yang rusak, sekolah rusak, dikerjakan pemerintah," katanya.
 
Setelah meninjau empat titik terdampak bencana gempa dan tsunami di Palu hari ini, Presiden dan rombongan langsung bertolak kembali ke Jakarta. Melalui Bandara Sis Al Jufri Presiden lepas landas sekira pukul 17.05 WITA dan tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta sekira pukul 18.20 WIB.(eas)

 

 

JAKARTA(KORANRAKYA.COM)Presiden Joko Widodo kembali mengajak seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Ia mengatakan, momen Asian Games yang lalu menjadi bukti bagaimana persatuan dapat menjadi penopang kesuksesan para atlet menuju kesuksesan.

 

“Coba lihat Asian Games, ingat _lho ranking_ ke-4. Kalau kita bisa _ranking_ 4 itu luar biasa. Kembali lagi tak berpikir suku saya, agama saya apa. Saat itu atlet berpikir ini untuk Indonesia,” kata Presiden dalam sambutannya pada Pembukaan Musyawarah Nasional Pertama Persatuan Umat Buddha Indonesia di Istana Negara, Selasa, 18 September 2018.

 

Menurut Presiden, apabila semangat persatuan itu terus kita jaga dan tunjukkan, bukan tidak mungkin Indonesia akan mampu melesat lebih jauh di semua bidang.

 

“Kalau kita bersatu, rukun, bangsa kita bisa melompat, tapi saya sering lihat energi kita habis untuk hal-hal enggak tentu,” ucapnya.

 

Oleh sebab itu, Presiden mengimbau agar persatuan harus terus kita jaga karena keragaman, kemajemukan dalam hal agama, adat, dan tradisi merupakan anugerah dan kekayaan Indonesia.

“Karena aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, kerukunan dan persaudaraan. Oleh sebab itu saya mengajak pada kita semua untuk terus merawat, menjaga, persatuan dan kesatuan di antara kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” ujar Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar masyarakat. Jangan sampai kontestasi politik mengakibatkan retaknya persaudaraan.

 

“Sekali lagi saya perlu mengingatkan kembali kita perlu hidup rukun, saling membantu, menolong bukan hanya untuk kelompok kita tapi untuk seluruh bangsa Indonesia,” ungkap Presiden.

Dalam acara tersebut, tampak hadir di antaranya Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan anggota Dewan Pengarah BPIP Sudhamek AWS.(eas)

LOMBOK(KORANRAKYAT.COM) Adanya  inpres nomor 5 Tahun 2018 untuk membangun kembali Provinsi Nusa Tenggara Barat akibat gempa yang terjadi beralang-ulang. Pemperintah dengan sigap mengalirkan bantuan pengucuran dana. Seiring dengan itu ditegaskan jangan ada potongan satu rupiah untuk bantuan bagi masyarakat NTB.

Dalam kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Lombok, Minggu (2/8) 2018 mengatakan dan mengingatkan kepada semua pihak agar jangan sampai ada potongan untuk bantuan dana stimulan rekonstruksi rumah yang diberikan kepada korban gempa di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Saya ingin tidak ada serupiah pun dari tabungan ini dipotong, enggak mau saya. Semuanya harus masuk ke masyarakat dan untuk membangun rumah masing-masing," ujarn

Dalam kunjungannya yang ketiga ini, Jokowi didampingi Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi dan Kepala BNPB.

Ia menyerahkan bantuan secara simbolis sebanyak 5.293 buku tabungan dana stimulan rekonstruksi rumah yang telah selesai diverifikasi.

Bantuan dana stimulan ini diberikan kepada warga korban gempa Lombok yang rumah mengalami kerusakan.

Untuk rumah rusak berat, pemerintah memberikan 50 juta, rusak sedang 25 juta, dan rusak ringan 10 juta

Jokowi meminta agar dana tersebut diprioritaskan untuk membangun rumah

Adapun rumah yang dibangun harus menggunakan kontruksi rumah yang tahan gemp

Hal ini mengingat wilayah Indonesia berada pada kawasan cincin api yang rawan terjadi gempa bum

Untuk itu, pemerintah telah menunjuk Kementrian PUPR, insinyur, mahasiswa teknik, dibantu dari TNI dan Polri untuk mendampingi masyarakat bergotong royong membangun rumah.

Bagi rumah yang materialnya bisa dipakai, Presiden menyarankan untuk bisa dipakai sehingga dana yang diberikan betul-betul cukup untuk membangun kembali rumah warga.

Setelah selesai membangun, jika ada kelebihan biaya, warga dipersilakan menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan yang lain.

Jokowi berharap, proses pembangunan berjalan cepat karena sebentar lagi akan memasuki musim penghujan. Dengan demikian, rumah yang dibangun bisa dihuni warga sebelum musim hujan datang.(vk)

Friday, 31 August 2018 08:28

President Berangkatkan Pasukan perdamaian

Written by

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Kontingen Garuda selaku pasukan yang dikirimkan untuk melaksanakan misi pemeliharaan perdamaian PBB tidak hanya diakui karena kemampuannya, tapi juga dikenal luas karena mampu berbaur dengan masyarakat setempat di wilayah penugasan. Tak jarang, ketika menjalankan misinya di sejumlah wilayah tersebut, para pasukan TNI ini berhasil merebut simpati masyarakat.

Hal ini juga diakui oleh Presiden Joko Widodo yang pagi ini melepas keberangkatan satuan tugas batalion gerak cepat dan satuan tugas maritim TNI ke Kongo dan Lebanon dalam rangka misi perdamaian. Upacara pelepasan digelar di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat, 31 Agustus 2018.

"Kita juga patut berbangga bahwa kiprah Kontingen Garuda di berbagai misi PBB selalu diterima dan dihargai khususnya oleh masyarakat setempat. Garuda Indonesia selalu dapat berbaur dengan masyarakat sekitar. Menghormati adat dan istiadat masyarakat lokal," kata Presiden.

Maka itu, sebelum memberangkatkan 960 personel yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB kali ini, Kepala Negara mengingatkan agar para pasukan TNI ini selalu mempelajari dan menghormati adat istiadat wilayah setempat. 

"Jagalah nama baik bangsa Indonesia, patuhi hukum setempat dan selalu ikut prosedur yang berlaku, pahami dan hormati budaya setempat, serta tunjukkan profesionalisme, disiplin, dedikasi, dan loyalitas," ucapnya.

Selain itu, dalam menjalankan misinya ini, pasukan perdamaian Indonesia juga diharapkan untuk dapat menjaga nama baik bangsa dengan selalu menjaga sikap dan mau berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat dan pasukan perdamaian dari negara lainnya.

"Jagalah sikap dan perilaku Saudara dalam berinteraksi dengan masyarakat setempat dan pasukan dari negara lain," tutur Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut mendoakan kesuksesan bagi para Kontingen Garuda dalam menjalankan misinya di Kongo dan Lebanon. Dengan itu, Presiden secara resmi melepas keberangkatan pasukan pemelihara perdamaian kebanggaan Indonesia.

"Semoga kita selalu dalam lindungan Allah _subhanahu wa ta'ala_. Selamat bertugas para prajurit Garuda yang perkasa. Selamat bertugas para prajurit kebanggaan Indonesia," ucapnya.(eas)

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2018 pagi ini telah berlangsung dengan khidmat

dan penuh keceriaan. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Istana Kepresidenan kembali menggelar upacara bendera untuk menyambut hari

ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia.Prosesi Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pagi ini diawali

dengan kirab Bendera Negara Sang Merah Putih dan teks asli naskah proklamasi dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka.

       Dalam prosesi tersebut, Fariza Putri Salsabila dari Provinsi Jawa Timur, yang pada peringatan tahun lalu bertugas sebagai pembawa baki

pada upacara di Istana Merdeka kali ini bertugas sebagai pembawa teks asli naskah proklamasi dari Monumen Nasional. Sementara Ruth Cheline

Eglesya Purba asal Provinsi Sumatra Utara, yang tahun lalu bertugas sebagai pembawa baki pada upacara sore harinya, bertugas sebagai

pembawa bendera dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka.Dalam peringatan kali ini, Kepala Negara mengundang sejumlah pihak untuk

menghadiri upacara secara langsung di Istana Merdeka, Jakarta. Sebanyak 9.800 kursi undangan disediakan bagi para tamu undangan dengan

65 persen dari jumlah itu dialokasikan bagi masyarakat umum. Di luar kompleks Istana Kepresidenan juga tampak masyarakat umum yang

antusias menyaksikan jalannya upacara melalui layar lebar yang disediakan.Peringatan kemerdekaan dengan tema "Kerja Kita Prestasi Bangsa"

tampak semarak dengan hilir mudiknya tamu undangan yang mengenakan baju adat daerah masing-masing. Tak mau ketinggalan, Presiden Joko

Widodo pagi ini turut mengenakan pakaian adat Aceh.

Sebelum upacara berlangsung, Presiden sempat turun dari mimbar kehormatan menuju tribun undangan yang dipenuhi oleh masyarakat umum.

Ia tak sungkan berjabat tangan dengan sejumlah tamu undangan sebelum beranjak kembali menuju tempatnya di mimbar kehormatan.

Sementara Ibu Negara Iriana Joko Widodo tampak anggun dengan mengenakan pakaian adat Minangkabau berwarna biru tua, lengkap dengan

penutup kepalanya.

Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan

Kolonel Arhanud Tri Sugiyanto, S.Sos. didapuk menjadi Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

tahun ini. Pria kelahiran Magetan, 28 Januari 1974, ini merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1996.Laporan Komandan Upacara kepada

Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara dan dentuman meriam sebanyak 17 kali menandai dimulainya peringatan detik-detik proklamasi.

Saat prosesi pengibaran bendera, Tarrisa Maharani Dewi yang mewakili Provinsi Jawa Barat bertugas untuk menerima bendera merah putih yang

diserahkan oleh Presiden Joko Widodo untuk kemudian dikibarkan.

 

Adapun tiga orang lainnya yang bertugas untuk mengibarkan bendera Merah Putih ialah Mohamad Ikbal Machmud sebagai Komandan Kelompok

8 yang mewakili Provinsi Gorontalo, Babogi Ikalawang sebagai pembentang bendera yang mewakili Provinsi Bengkulu, dan Sang Putu Hendra

Adi sebagai pengerek bendera yang mewakili Provinsi Bali.Dalam upacara ini, Pasukan Pengibar Bendara Pusaka mampu menjalankan tugasnya

dengan baik. Sang Merah Putih tampak gagah berkibar di

halaman Istana Merdeka.Para tamu undangan memberikan tepuk tangan meriah saat pasukan pengibar bendera dan para petugas upacara

meninggalkan lapangan sebagai tanda upacara telah selesai dilaksanakan. Masyarakat di akhir prosesi terhibur dengan atraksi _flypast_ pesawat

tempur TNI dan persembahan lagu-lagu oleh paduan suara dan orkestra Gita Bahana Nusantara.(eas/dil)

 

 

 

LOMBOK , (KORANRAKYATJCOM)  – Peringatan dari BMKG Munggu pukul 20.25 WIB sudah di akhiri oleh BMKG dan gejalah Tsunami semakin melemah, seperti disampaikan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karmawati.  Masyarakat diminta untuk tenang, karena potensi Tsunami semain melemah,  namun untuj gempa tetap di waspadai.   

         Sementara Gempa  berkekuatan 7.0 SR yang menerjang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat dengan kedalaman 10 km memicu kerusakan di mana-mana.Tak luput dengan di Bali. Dilaporkan, kerusakan parah terjadi di Kawasan Badung Selatan. Sejumlah bangunan runtuh. Tiang listrik tumbang dan menghalangi badan jalan.

         Kerusakan parah terlihat di Mall Bali Galeria yang terletak di Jalan Bypass Ngurah Rai. Sebagian material bangunan bertingkat itu runtuh dan menimpa kendaraan. Pas gempa berlangsung juga memicu kepanikan pengunjung mall terbesar di Bali itu. Mereka spontan kabur mencari ruang terbuka untuk menyelamatkan diri. Namun, saking massanya pengunjung, desak-desakan antara pengunjung tak bisa dihindari. Dilaporkan, kerusakan parah juga terjadi di Matahari Mall Jalan Dewi Sartika, Denpasar, dan Kartika Plaza, Kuta.

         Genting dan beberapa material bangunan runtuh dan menimpa kendaraan maupun orang di bawahnya. Belum ada laporan korban jiwa dalam musibah ini. Pantauan wartawan, kemacetan parah terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai dari kedua sisi. Pengguna jalan yang menuju arah Jimbaran maupun sebaliknya disarankan mencari jalan alternative. Kemacetan parah dipicu putusnya kabel PLN yang melintang di kedua arah di jalan tersebut akibat gempa yang menerjang Lombok Utara, NTB.

           Diungkapkan Juga oleh Dwikonita   Informasi Gempa Bumi Gempa bumi terjadi pada hari Minggu, tanggal 5 Agustus 2018, pukul 18:46:35 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempa bumi utama berada pada koordinat 8,37° LS  dan 116,48° BT, dengan magnitudo 7,0 SR pada kedalaman 15 Km, berjarak 27 Km timur laut Lombok Utara. 2. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi Pusat gempa bumi berada di laut. Sebagian besar daerah tersebut tersusun oleh endapan gunung api berumur Tersier hingga Kuarter, sedimen dan metamorf Tersier sampai Pra Tersier. Sebagian besar endapan tersebut telah tersesarkan dan terlapukkan. Pada endapan yang terlapukkan diperkirakan goncangan gempa bumi akan lebih kuat karena batuan ini bersifat urai, lepas, belum kompak dan memperkuat efek getaran, sehingga rentan terhadap goncangan gempa bumi.

Penyebab gempa bumi informasi pusat vukanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi  KESDM  Berdasarkan posisi dan kedalamannya diperkirakan sumber gempa bumi berasosiasi dengan _Flores back- arc Thrust_ . Dampak gempa bumi Menurut BMKG gempa bumi dirasakan VI di Mataram, Lombok. Menurut info dari Pos Pengamatan Gunungapi Agung, gempa bumi ini terasa IV MMI di Pos PGA Agung. Gempa bumi ini  terjadi di Mataram, Lombok, 7.0 SR  dan  Di Denpasar  juga terkena guncangan termasuk   guncangan gempa sampai ke Jawa Timur, yakni di dawerah Tulungagung hingga Trenggalek serta Situbondo. 

Rekomendasi Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta  informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. Gempa bumi susulan akan lebih kecil dari gempa bumi utama, namun masyarakat diharapkan agar tetap waspada.  Buat warga sekitar pantai Lombok Utara harap menghindari wilayah sekitar pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi. Demikian tanggapan kejadian gempa bumi di timur laut Lombok Utara, NTB ini kami sampaikan.(as)

 
 
 
 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dalam satu hari ini, Senin, 23 Juli 2018, mengundang wali kota se-Indonesia ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Dirinya ingin mendengarkan langsung permasalahan-permasalahan yang ada di tingkat kota sehingga dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
 
"Saya memang mengagendakan pertemuan khusus seperti ini supaya persoalan-persoalan di kota semuanya bisa secara detail tersampaikan kepada kita sehingga dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan bisa segera kita lakukan," ujarnya.
 
Salah satu hal yang ingin didengar langsung oleh Presiden ialah soal geliat perekonomian di masing-masing kota beserta kendala yang dihadapi. Terkait hal itu, Kepala Negara mengatakan bahwa saat ini hampir di semua negara mengalami hal yang sama, yakni tekanan ekonomi global akibat perang dagang Amerika-Tiongkok juga kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat.
 
"Saya kira kita tidak perlu terlalu khawatir, tetapi yang paling penting menurut saya kita tahu apa yang sedang terjadi," ucapnya.
 
Selain itu, dalam kesempatan ini, Presiden Joko Widodo sekaligus mengingatkan para wali kota untuk bersiap menghadapi sebuah perubahan cepat yang datang melalui revolusi industri keempat. Salah satu upaya untuk mengantisipasi hal tersebut menurutnya adalah mempersiapkan sejak dini sumber daya manusia kita.
 
"Kita harus sadar betul bahwa akan terjadi perubahan besar yang sangat cepat sehingga kota-kota juga harus menyiapkan diri, mengantisipasi, dan menyiapkan SDM dalam rangka menghadapi perubahan yang sangat cepat," kata Presiden.
 
Ia menegaskan, program kerja pemerintahan Joko Widodo selanjutnya akan lebih terfokus pada sumber daya manusia. Sebab, berulang kali ia sampaikan, agar dapat bersaing dengan negara-negara lain di era perubahan global ini, Indonesia memerlukan banyak sumber daya manusia yang unggul di bidangnya masing-masing.
 
"Yang kita siapkan menurut saya sekarang ini adalah SDM kita. Kalau dalam 4 tahun ini kita konsentrasi pada infrastruktur, berikutnya pada tahapan besar yang kedua adalah persiapan SDM," ucap Presiden.
 
Untuk diketahui, pertemuan Presiden Joko Widodo dengan para wali kota hari ini terbagi dalam tiga sesi. Sesi pertama yang dimulai sekira pukul 09.00 WIB diikuti oleh 32 wali kota.
 
Adapun dalam sesi dua yang dimulai selepas waktu zuhur dikuti oleh 31 wali kota atau perwakilannya. Sementara sesi terakhir diikuti oleh sekira 13 wali kota.
 
Dalam setiap sesi pertemuan, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Airin Rachmi Diani. (eas)

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT,COM) - Hadiri perayaan Hari Ulang Tahun Polri ke 72 di Istora Senayan ,Rabu(11/7) 2018 mengucapkan bagi para prajurit bertugas ditelisik daerah dan  berhati-hati terhadap budaya koruptip.

           Presiden Republik Indonesia,  Joko Widodo dalam sambutan,Rabu (11/7)2018 mengatakan pertama-tama atas nama rakyat, atas nama bangsa ,atas nama negara saya menyampaikan selamat hari Bhayangkara ke 72 kepada segenap keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia dimana pun saudara berada dan bertugas dari Sabang sampai Merauke ,  Miangas sampai Pulau Rote. "Pada momen yang berbahagia ini saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada anggota polri yang dengan penuh kesungguhan bertugas di daerah pedalaman ,di wilayah perbatasan,  di wilayah terpencil dan di pulau terdepan yang sedang mengeban misi internasional di luar negeri," ujarnya.

               Selanjutnya, jokowi menegaskan saya juga menyampaikan apresiasi kepada anggota Polri yang selalu hadir menjaga keamanan dan ketertiban sehingga umat islam bisa menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan dengan tenang dan yang sedang bertugas di jalan raya untuk  memastikan lalu lintas  selama mudik  lebaran berjalan dengan lancar. "Yang juga telah bekerja keras dan pendataan pilkada serentak  di 171 daerah  bisa berjalan dengan aman dan tertib . Saya yakin apa yang dilakukan setiap anggota Polri adalah wujud pengabdian terbaik kepada rakyat , kepada bangsa dan kepada negara.," tegasnya.

                 Untuk itu, Jokowi menjelaskan Seluruh anggota Kepolisian Negara Republik di manapun berada dengan melaksanakan tugas yang mulia ,terhormat yang membanggakan sebagai bhayangkara negara yang selalu sibuk  serta memberikan pengayoman perlindungan dan pelayanan kepada segenap bangsa seluruh  tumpa darah indonesia.  . "Hadirin dan segenap anggota Polri yang saya cintai pada peringatan hari Bhayangkara ke 72 ini kita mendapatkan kabar baik low and fosgad  telah menempatkan indonesia kedalam data 10 negara teraman untuk anggota dunia. Sebuah capaian yang membanggakan semua dan harus kita jaga dan kita pertahankan yang merupakan hasil kerja diseluruh elemen bangsa didalam tentu ada kerja keras, pengabdian dan dedikasi anggota Polri," jelasnya.

                  Seiring dengan itu, Jokowi menandaskan saya juga mengingatkan seluruh anggota Polri kedepan akan menghadapi tugas yang semakin berat dan kompleks tuntutan rakyat kepada Polri semakin terus meningkat,  berkembang yang membawa ancaman-ancaman baru terhadap situasi keamanan." Ini kita seperti saat ini Polri harus mampu mengantisipasi perkembangan kejahatan yang semakin beragam yang memanfaatkan teknologi informasi . Polri harus semakin siap menghadapi kejahatan yang bersifat transnasional seperti ancaman kejahatan ciber, newman trafiking,sampai sampai dengan smaking . Oleh karena itu Polri harus meningkatkan kemampuan dalam menghadapi ancaman kejahatan terorisme," tandasnya. .

                Lebih jauh, Jokowi mengingkapkan Negara-negara majupun juga sedang menghadapi ancaman yang sama Di dalam negeri kita tidak akan perna  melupakan tindakan biadab para pelaku bom bunuh diri yang menimbulkan korban jiwa warga masyarakat tetapi juga menjadikan aparat kepolisian sebagai target aksi teror oleh sebabnya saya minta seluruh anggota Polri jangan lengah, tetap sigap dan waspada dalam menjalankan tugas lalu mengembangkan diri lakukan trobosan-terobosan untuk terus mengatasi ancaman kemudian hari."Polri harus selalu melakukan diteksi dini  potensi ancaman keamamanan dan ketertiban yang terjadi dalam masyarakat dan terus melangkah melakukan pencegahan. Polri harus senantiasa menjalankan perannya menjaga kerukunan dan menjaga nilai-nilai ke Bhenikaan. Polri terus mengantisipasi  juga berbagai potensi konflik publik horisontal dengan melakukan primodial seperti memperkenalkan perbedaan suku, perbedaan agama dan perbedaan ras ini terus membangkitkan rasa setiap diliput menggalangkan  kerunan dan persatuan menghadapi masyarakat dan kita perkirakan dan kita jamin permuduhan dan kebencian,"ungkapnya

      Jokowi katakan  ada tugas Polri yang besar mulai kan tahapan pileg dan yang juga semakin dekat pengamanan mengamankan ada dilaksanakan Asian Games yang dinyatakan  serta pertemuan tahunan ini sedang ditandingi dan sudah dipersiapkan  antisipasi dan merencanakan yang selesai dan magang dan segala potensi kerawanan dapat dicegah." Hadirin yang saya hormati dan anggota Polri sebelum mengakhiri amanat ini saya menginstruksikan kepolisian republik indonesia untuk terus meningkatkan kinerjanya. Pertama.mantapkan solidaritas polri untuk menentukan dan mengklik segala.persatuan dalam menghadapi tantangan semakin kompleks. 2. Lakukan perbaikan kelemahan yang ada terutama dalam penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan dan berkeadilan. 3.Buang budaya koruptif,hindari tindakan yang berlebihan serta tingkatkan kepercayaan publik kepada Polri. 4. Tingkatkan langkah-langkah pencegahan dan.lakukan tindakan humanis gunakan kegiatan sosial yang timbul. 5. Tingkatkan sinergi koordinasi dan komunikasi TNI dan semua elemen pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan tugas," rincinya.

         Jokowi menambahkan Saya yakin polri dengan setia akan melakukan perbaikan-perbaikan, memperkuat soliditas dan tingkatkan profesionalisme ."Maka Polri ketika institusi yang semakin dipercaya rakyat dalam jaga kamtibmas dan penegakan hukum sebagai pelindung, pengayom masyarakat," tambahnya.( vk)

 

 
 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan Presiden Timor Leste, Francisco Guterres Lú Olo, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis 28 Juni 2018. Kunjungan Presiden Lú Olo ke Indonesia, yang baru saja ditetapkan sebagai Presiden Timor Leste pada tahun lalu, merupakan kunjungannya yang pertama usai menjabat.
 
Presiden Lú Olo yang datang bersama Ibu Negara Timor Leste, Cidália Lopes Nobre Mouzinho Guterres, tiba sekira pukul 10.08 WIB di mana para pelajar yang mengenakan pakaian adat Nusantara turut menyambut kedatangan mereka. Presiden Joko Widodo dan Presiden Lú Olo tampak menyapa para pelajar dari Kota Bogor yang membawa bendera kedua negara.
 
Usai prosesi penyambutan dan pengisian buku tamu kenegaraan, Presiden Jokowi mengajak Presiden Lú Olo menuju halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor.
 
Selanjutnya, Presiden Jokowi mengajak Presiden Lú Olo untuk melakukan penanaman pohon bersama. Sementara Ibu Negara Iriana Joko Widodo dengan Ibu Cidália Lopes bersiap untuk mengikuti acara pendamping tamu negara. Dalam kegiatan ini, keduanya menanam pohon dengan nama latin _Barringtonia asiatica_ atau yang dikenal dengan pohon keben.
 
Di Indonesia, pohon keben ini memperoleh predikat sebagai pohon perdamaian sejak tahun 1986 silam. Penanaman pohon tersebut oleh keduanya menandakan semangat untuk terus menjaga perdamaian di antara kedua negara dan di dunia.
 
Rangkaian kenegaraan tersebut dilanjutkan dengan pertemuan tête-à-tête antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Lú Olo serta pertemuan bilateral yang diikuti oleh delegasi masing-masing negara.
Saturday, 23 June 2018 03:16

Presiden Resmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan

Written by
 
 
SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan seksi 1 dan 2 sepanjang 20,5 km di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 22 Juni 2018. 
 
Adapun ruas tol Gempol-Pasuruan Seksi 1A menghubungkan Gempol - Bangil sepanjang 6,8 km dan Seksi 1B menghubungkan Bangil - Rembang sejauh 7,1 km. Seksi 1A dan 1B ini mulai dibangun pada bulan Maret 2013 yang lalu. 
 
Seksi 1B selesai pembangunannya pada Maret 2017 dan Seksi 1A rampung pada Agustus 2017. Sedangkan pembangunan ruas tol Seksi 2 yang menghubungkan Rembang - Pasuruan sepanjang 6,6 km dimulai Februari 2017 dan selesai pembangunannya pada Juni 2018.
 
Dengan diresmikannya Tol Gempol - Pasuruan ini, total ruas tol yang telah terhubung dari Merak sampai Pasuruan adalah 920 km, dimana 607 km telah beroperasional, sedangkan sisanya sepanjang 313 km akan beroperasional pada akhir Desember 2018.
 
Kepala Negara berharap jalan tol yang merupakan bagian dari Tol Trans Jawa yang memiliki total panjang 1.150 km dari Merak hingga Banyuwangi ini akan rampung pada 2019 mendatang. 
 
"Kita harapkan akhir tahun ini Merak - Pasuruan sudah rampung, selesai, seperti yang tadi sudah disampaikan Menteri PU. Kemudian dilanjutkan lagi ke Banyuwangi, kita harapkan 2019 juga insyaallah selesai, rampung. Merak-Banyuwangi selesai," ucap Presiden.
 
Presiden menuturkan bahwa sampai saat ini, ruas Merak sampai Pasuruan secara umum sudah bisa dilalui, meskipun ada yang masih bersifat fungsional karena masih adanya konstruksi bangunan. Presiden pun berharap pembangunan tol ini bisa meningkatkan mobilitas orang maupun barang. 
 
"Kita berharap dengan adanya jalan tol ini mobilitas orang, mobilitas barang, distribusi logistik, kemudian biaya logistik akan menjadi lebih murah karena bisa lebih cepat," lanjutnya.
 
Selain itu, Presiden mengatakan bahwa pembangunan tol juga harus terintegrasi dengan titik-titik pertumbuhan ekonomi. Mulai dari kawasan industri, pelabuhan, hingga pariwisata. 
 
"Ini yang ingin kita integrasikan semua. Jadi jalan tol itu dibangun betul-betul berguna, betul-betul bermanfaat maksimal baik untuk dunia usaha, baik untuk dunia pariwisata, baik untuk dunia industri, baik juga untuk kawasan-kawasan pelabuhan yang juga sebagian sudah kita ekspansi," imbuhnya.
 
Terkait tarif tol, Presiden menyatakan akan mendiskusikannya terlebih dahulu dengan para investor, baik BUMN maupun swasta. 
 
"Jadi ini kan investasi, dikerjakan oleh investor baik oleh BUMN maupun oleh swasta. Oleh sebab itu penentuan tarif jalan tol itu harus berbicara dengan mereka," katanya.
 
Presiden juga menegaskan bahwa tarif tol harus memberikan keuntungan bagi investor dan masyarakat, serta terjangkau. 
 
"Kita tidak ingin investor dirugikan. Kita ingin investor diuntungkan, tapi kita juga ingin masyarakat juga diuntungkan. Artinya nanti dengan kecepatan mobilitas barang, distribusi logistik, distribusi barang, kita harapkan ya logistik akan jatuh lebih murah karena bisa lebih cepat. Saya kira semua negara membangun infrastruktur itu arahnya ke sana semuanya," pungkasnya.
 
Saat peresmian, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.
 
Setelah meresmikan jalan tol tersebut, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Bali dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Bandar Udara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo.
 
Setibanya di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada pukul 18.15 WITA, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama di Bali untuk beristirahat dan melanjutkan kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya(dil/eas)
 
 
 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo hadir dalam acara buka puasa bersama dengan keluarga besar TNI, Polri, dan masyarakat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, pada Selasa, 5 Juni 2018. Presiden hadir bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Selain itu tampak hadir juga Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla.
 
Dalam sambutannya, Presiden menyinggung rangkaian aksi terorisme yang terjadi sebelum memasuki bulan Ramadan. Aksi terorisme ini menelan korban jiwa masyarakat dan aparat.
 
"Dan di saat rakyat membutuhkan perlindungan dan rasa aman, terutama di bulan puasa ini, kita bersyukur bahwa TNI dan Polri solid bersatu dalam menjaga negara, rakyat, bangsa dalam melawan terorisme. Kita menjadi tenang semuanya kalau TNI dan polri itu solid," ujar Presiden.
 
Kesolidan antara TNI dan Polri ini, lanjut Presiden, juga ditunjukkan saat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan sambutan bersama-sama.
 
"Bahkan tadi memberi sambutan saja Panglima dan Kapolri bersama-sama berdua. Ini menunjukkan kesolidan antara TNI dan Polri. Rakyat saya kira merasa sangat gembira TNI dan Polri solid berbagi sumber daya pemikiran, tenaga, keringat, keberanian untuk satu tujuan melindungi seluruh rakyat Indonesia, melindungi segenap masyarakat Indonesia, melindungi segenap tumpah darah Indonesia," ucap Presiden.
 
Sebelum Presiden memberikan sambutan, Panglima TNI dan Kapolri terlebih dahulu memberikan sambutannya. Mereka menekankan bahwa salah satu tujuan dari acara buka puasa bersama ini adalah untuk meningkatkan soliditas dan sinergisitas antara TNI dan Polri.
 
"Selain untuk lebih memaknai bulan suci Ramadan sesungguhnya juga bertujuan untuk meningkatkan sinergi TNI Polri," kata Panglima TNI.
 
Senada dengan Panglima, Kapolri juga menambahkan bahwa selain untuk mewujudkan soliditas dan sinergisitas antara Polri dan TNI, acara ini juga bertujuan untuk mewujudkan kekompakkan sampai dengan garis terbawah.
 
"Selain itu kami Polri dan TNI telah melakukan serangkaian kegiatan. Kapolri, Panglima, serta jajaran, serta pejabat utama telah melaksanakan kegiatan pemantauan bersama di sejumlah wilayah dalam rangka pengamanan Pilkada serentak, sekaligus safari Ramadan bersama untuk mendekatkan selain unsur Polri dan TNI sendiri, juga masyarakat," imbuh Kapolri.
 
Menurut Panglima TNI, kolaborasi TNI dan Polri sebagai bagian dari komponen bangsa diperlukan dalam menghadapi tantangan bangsa yang semakin komplek termasuk di antaranya intoleransi, radikalisme, dan bahkan ancaman terorisme. 
 
"Lebih jauh lagi keterpaduan seluruh komponen bangsa menjadi sangat krusial dalam menyukseskan berbagai event penting berskala nasional dan internasional yang akan kita selenggarakan pada tahun 2018 dan 2019," lanjutnya.
 
*Tunjangan Kinerja TNI/Polri Naik* Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga mengumumkan bahwa tunjangan kinerja TNI dan Polri akan naik 70 persen. Tunjangan kinerja ini akan diberikan kepada anggota TNI dan Polri pada bulan Juli 2018.
 
"Sudah diterima (THR)? Kemudian ditunggu lagi Juli ada gaji ketigabelas. Selain itu juga akan saya umumkan mengenai kenaikan tunjangan kinerja yang akan juga diberikan bulan Juli. TNI dan Polri semuanya naik jadi 70 persen," ucap Kepala Negara yang langsung disambut tepuk tangan semua yang hadir.
 
Ketika bertemu dengan para jurnalis, Presiden sempat ditanyakan apakah kenaikan tunjangan bagi TNI dan Polri itu sebagai kebijakan politis. Presiden pun menampiknya.
 
"Tidak ada yang namanya TNI Polri itu politik. Enggak boleh ke mana-mana, sudah jelas. Saya tekankan berkali-kali kepada Panglima, Kapolri semuanya selalu saya tekankan. Politik TNI dan Polri adalah poltik untuk negara. Negara itu siapa? Rakyat, pemerintah yang sah," ucap Presiden.(vk/eas)

 

Page 1 of 15

Entertaiment

Face Book Galleries

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610...
    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali naik motor _custom_ miliknya untuk menghadiri acara...
      BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi...
  BENGKULU (KORANRAKYAT.COM)  Selepas ba'da Ashar, Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu mulai dipadati oleh jamaah yang...
        BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Setelah memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2018 di Taman Makam...
    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan...
    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Musibah korban penonton drama kolosal di Surabaya Tiga orang meninggal dan 15 luka...
    TEGAL(KORANRAKYAT.COM)Konektivitas dalam hal transportasi sebagaimana yang sering disinggung oleh Presiden Joko...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar rapat terbatas untuk...
    BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) - Bendahara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkulu Tengah terjaring Operasi Tangkap...

Ekonomi News

  •  

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar

     
  •  

     

    BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di

     
  •  

    *Presiden Harap Ajang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Promosikan Produk Unggulan Indonesia*

     

     
  •  

    JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula

     
  •  

Malang Raya

Rendra Bupati Malang Ditahan