Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Sekda Jatim Tinjau Exchange Center Jatim di Tianjin
Last Updated on Dec 09 2017

Sekda Jatim Tinjau Exchange Center Jatim di Tianjin

TIONGKOK(KORANRAKYAT.COM) Sekretaris Daerah Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Soekardi membuka pusat promosi investasi, dagang, dan pariwasata Jawa Timur atau Exchange Center Jatim di European Trade Center, Tianjin (ECJT) Tiongkok. Pembukaan ini menandai ditempatinya lokasi baru ECJT Jawa Timur dari...
Jendral Hadi Tjahjanto Arek Malang  Jadi Panglima TNI
Last Updated on Dec 09 2017

Jendral Hadi Tjahjanto Arek Malang Jadi Panglima TNI

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Pelantikan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 8 Desember 2017 sekira pukul 17.00 WIB.   Hadi Tjahjanto dilantik...
Kapolres Banjar Adakan FGD Anti Radikalisme
Last Updated on Dec 09 2017

Kapolres Banjar Adakan FGD Anti Radikalisme

BANJAR, KORANRAKYAT.COM- Polres Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, mengadakan  Forum Group Discotion (FGD)  anti radikalisme. Kapolres Banjar, AKBP Pol Takdir Mattanete , Selasa (28/11) 2017 mengatakan  jadi Polres Banjar  baik kita ini yang  adalah kegiatan rutin yang kita lakukan baik...
Buntut Pemukulan Polisi Terhadap Wartawan di Timika Kasusnya Di Proses Propam
Last Updated on Dec 09 2017

Buntut Pemukulan Polisi Terhadap Wartawan di Timika Kasusnya Di Proses Propam

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Adanya pengeroyokan  pemukulan dan pemukulan terhadap Saldi Hermanto   salah satu wartawan di Timika yang diduga dilakukan 6  oknum anggota Sabhara . Kasusnya  diproses Propam dan dilimpahkan ke Bareskrim.Sedangkan  6 oknum itu juga laporkan wartawan terkait UU...
Di Banjar Polisi Urusi Pertanian
Last Updated on Dec 09 2017

Di Banjar Polisi Urusi Pertanian

  BANJAR,(KORANRAKYAT.COM)- .Babinkamtibmas  membuka lahan dengan menanam tanaman Hilikultura  Cabe, Semangka  diawali dengan setengah hektar hingga 8 Hektar dengan modal awal gaji sendiri selama 3 bulan. Kini sudah ada 5 Kelompok tani yang anggota 120 orang.           Kapolres...

Seputar Dunia

  •  
    Presiden Jokowi : ASEAN dan India Generator

     

    MANILA(KORANRAKYAT.COM) ASEAN dan India memiliki potensi yang sangat besar yakni pasar bersama

     

MALANG(KORANRAKYAT.COM) – Peserta Tourism Bromo Tengger Semeru (BTS) Ultra 100 meninggal dunia, Korban Andi Nursaiful (48 tahun), warga Depok, Jawa Barat, Andi meninggal dunia diduga akibat serangan jantung saat di kilometer 18, di Ranupane, masuk dalam kawasan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), pada Sabtu(4/11)  2017 pada  pukul 05.00 WIB.

             Diperoleh keterangan  di lapangan karena Andi tewas karena sesak napas. Dia peserta yang 70 kilometer, waktu ditemukan lagi di tengah jalan, duduk, tiduran terus meninggal dunia," kata Florenciano Hendricus Mutter, panitia l BTS Ultra 100.

             Florenciano mengatakan, saat pendaftaran Andi telah melakukan registrasi dengan membawa surat pernyataan sehat dan menerima asuransi dari panitia. Pihak panitia memutuskan tetap melanjutkan BTS Ultra dengan suasana duka."Memang tidak ada cek kesehatan sebelumnya, hanya membawa surat kesehatan. Dan syarat ke 70 kilometer harus pernah finis di 30 kilometer," ucap Florenciano.

             Dwi Ramastuti, istri Andi menyebut  suaminya baru pertama kali mengikuti BTS Ultra 100. Ia berangkat dari Depok pada Jumat, 3 November 2017. Dwi Ramastuti mengaku, tidak ada keluhan dari Andi sebelum mengikuti BTS Ultra 100."Kalau BTS baru kali ini, sering ikut lomba lari. Berangkat sama saya, tidak ada keluhan apa-apa sebelum berangkat. Saya sendiri yang ngantar, biasanya saya juga ikut tapi kemarin enggak," ujar Dwi Ramastuti.

               Nova Elina, kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan Balai Besar TNBTS turut mendampingi jenazah ke kamar mayat Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang. Pihak Balai Besar TNBTS mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya."Ini event dari kegiatan marathon BTS Ultra 100 yang kelima. Kebetulan tempatnya di kawasan Balai Besar TNBTS, kami hanya menyediakan tempat dengan membeli tiket masuk, itu saja," kata Nova Elina.

             BTS Ultra 100 diikuti 1.166 peserta dari 34 negara. Tahun ini, BTS Ultra 100 mengambil tema 'Wonderful Challenge' dengan menempuh jarak hingga 100 kilometer dengan waktu selama tiga hari, 3-5 November 2017.

                 Ada empat kategori lomba lari mulai kategori 170 kilometer diikuti 42 pelari, 102 kilometer diikuti 143 pelari, 70 kilometer diikuti 338 pelari, dan 30 kilometer diikuti 454 pelari. Seluruh nomor yang dilombakan start dan finish di Lava View Hotel, Desa Wonokitri, Cemoro Lawang, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur. Namun, rute tiap nomor diset tidak sama.(fd)

Wednesday, 13 September 2017 12:45

Brunai Dihajar Tim Garuda 8-0

Written by

MYANMAR(KORANRAKYAT.COM) Timnas U-19 Indonesia menang

besar atas timnas U-19 Brunei dengan skor 8-0 pada pertandingan

terakhir penyisihan Grup B Piala AFF U-18 2017, Rabu (13/9/2017).

Ini membuat Garuda Nusantara meraih tiket ke semifinal.

       Harus menang besar untuk bisa lolos ke babak empat besar,

Timnas U-19 langsung bermain agresif sejak menit pertama di

Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar. Hasilnya, Muhammad Rafli

Mursalim mengantarkan Timnas U-19 unggul 1-0 lewat sepakan

jarak dekat pada menit pertama tepat pada detik ke-43.

         Bintang skuad Garuda Nusantara, Egy Maulana Vikri, berkali-

kali mencoba menambah keunggulan melalui akselerasinya, namun

sempat gagal. Egy akhirnya menambah keunggulan pada menit ke-

18. Tendangannya yang lemah ke tiang jauh dari sisi kanan

pertahanan lawan tak mampu dihalau barisan pertahanan Brunei.

Pemain Diklat Ragunan itu mencetak gol kedua pada pertandingan

ini dengan cara yang sama dengan gol pertama pada menit ke-23.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Witan Sulaeman

sukses membuat skuat Garuda Nusantara unggul 4-0 pada menit

ke-41.

         Striker tunggal Timnas U-19, Rafli tak mau ketinggalan dan

menyamai catatan gol Egy Maulana pada laga ini. Melalui sundulan,

dia membobol gawang Brunei yang dikawal kiper AK Muhd Amirul

Hakim PG Zulkarnain pada menit ke-42.

Penampilan menawan Rafli Mursalim belum terhenti, dia mencetak

gol indah pada menit ke-45+1 untuk mencetak hat-trick sebelum

jeda pertandingan.

        Sudah unggul 6-0, timnas U-19 masih bernafsu menambah

keunggulan sejak babak kedua dimulai. Dari berbagai banyak

serangan yang dilancarkan, Rachmat Irianto dan kawan-kawan

kesulitan mencetak gol tambahan.

Witan bisa memecah kebuntuan sekaligus mencetak gol keduanya

untuk membawa Timnas U-19 unggul 7-0 di menit ke-67. Satu menit

berselang, pemain pengganti Hanis Saghara Putra menambah

keunggulan Garuda Nusantara setelah memanfaatkan cutback dari

Egy.

 

Hanis masuk pada menit ke-66 masuk menggantikan Rafli yang

cedera. Dengan gol itu, Timnas U-19 berhasil meraih target untuk

menang 8-0 sehingga anak asuh Indra Sjafri melaju ke semifinal

Piala AFF U-18 2017.

Ini membuat Myanmar akan melakoni laga hidup-mati melawan

Vietnam pada pukul 18.00 nanti. Vietnam hanya perlu minimal

imbang untuk mendampingi Indonesia ke babak empat besar,

sedangkan Myanmar harus menang dengan selisih gol paling sedikit

dua.

Susunan Pemain:

Indonesia (4-1-3-1-1): M Aqil Savik; Samuel Christianson, Kadek Raditya Maheswara, Rachmat Irianto, Dedi Tri Maulana; M Luthfi Kamal/Syahrial Abimanyu (60’), Feby Eka Putra/Saddil Ramdani (46’), Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman; Egy Maulana Vikri, Rafli Mursalim/Hanis Saghara (66’)

Pelatih: Indra Sjafri

Brunei (4-5-1): AK Muhd Amirul Hakim PG Zulkarnain; M Rahimin Abdul Ghani, Andul W Ramli, M, Wafi Aminuddin, M Azirul Aji; M Hanif F Azman, M Nazif Safwan Jalni, Nur Assyraffahmi Norsamri, Abdul Hahariz Herman, M Aqil Danish Aslam; M Hanif Farhan Azman

Pelatih: Fujiwara Takao

 

 

 MALANG (KORANRAKYAT.COM)   Singo edan sukses menaklukkan tamunya  Persiba Balikpapan 1-0 di lanjutan Liga 1, Senin (1/5/2017). Melakoni laga tandang serasa kandang, Arema tampil mendominasi pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Arema mengandalkan penyerang muda Dedik Setiawan dan M Rafli menyusul absennya Critian GonzalesDedik hampir membuka keunggulan Arema menit ke-17 melalui aksinya. Pemain kelahiran 1994 melewati beberapa bek Persiba sayang tendangannya masih menyamping di sisi kiri gawang.

 

Menit ke-30 giliran Adam Alis yang mendapat peluang emas untuk membobol gawang persiba.

Menggiring bola dan melewati bek Persiba Dirkir Kohn Glay, Adam kemudian melepaskan tendangan ke tiang jauh dari sisi kiri yang masih menyamping. Dedik lagi-lagi mendapat peluang emas menit ke-35 setelah menerima umpan panjang manis dari rekannya. Tinggal berhadapan dengan kiper, tendangan Dedik justru melambung tinggi. Singo Edan kembali membuat peluang melalui legiun asing Esteban Vizcarra yang lagi-lagi masih melenceng.

 

Sampai babak pertama berakhir, skor 0-0 untuk kedua tim masih bertahan.

Menit 52 Beruang Madu hampir membuka keunggulan melalui tandukan Ridho Nurcahyo.

Menerima umpan matang dari pemain asal Jepang Masahito Noto, Ridho menyundul bola yang membentur tiang kanan Kurnia Meiga.

 

Dedik akhirnya membuka keunggulan Ongis Nade menit 70 melalui gol berkelasnya.

Menerima umpan lambung cantik dari Dendi Santoso, Dedik mengontrol bola menggunakan dada kemudian melepaskan tendangan yang tak dapat dihalaui kiper Yuwiwanto Beni.

Marlon da Silva hampir menyeimbangkan kedudukan melalui tandukannya di menit 89.

Menerima umpan tendangan bebas Masahito, tandukan Marlon mampu ditangkap dengan mudah oleh kiper Arema Kurnia Meiga. Sampai pertandingan berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan Arema bertahan.

Itu merupakan kekalahan ketiga beruntun Beruang Madu di tiga laga awal Liga 1 musim ini.(nyo)

 

 

Monday, 13 March 2017 02:44

Arema Juara Piala Presiden 2017

Written by
 
.
 
JAKARTA,KORANRAKYAT.com,- Turnamen Sepakbola Piala Presiden 2017 telah memasuki babak final pada Minggu, 12 Maret 2017. Arema FC keluar sebagai juara pertama Piala Presiden 2017 setelah memenangkan pertandingan melawan Pusamania Borneo FC (PBFC) dengan skor 5-1.
 
Atas kemenangan tersebut, Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasinya kepada para pemenang dan seluruh pihak yang turut berperan serta mendukung terselenggaranya Piala Presiden 2017.
 
"Selamat atas kemenangan Arema dan kepada seluruh insan sepakbola, kepada Bapak Ketua Umum PSSI atas penyelenggaran yang baik Piala Presiden," ujar Presiden kepada para jurnalis usai menonton pertandingan di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat.
 
Kepala Negara pun berharap agar Turnamen Piala Presiden 2017 menjadi momentum kebangkitan persepakbolaan nasional yang lebih profesional dan mempersatukan.
 
"Kita harapkan ini juga menjadi salah satu momentum untuk bisa kita ambil, momentum kebangkitan sepakbola Indonesia," ungkapnya.
 
Oleh karena itu, Presiden menyatakan akan terus menggelar turnamen serupa di masa mendatang. Mengingat kualitas pertandingan yang digelar semakin baik sesuai dengan harapan masyarakat.
 
"Semakin baik, semakin rapi, manajemen penyelenggaraannya saya lihat semakin terus disempurnakan," ucap Presiden.
 
Untuk diketahui, pada Minggu malam, 12 Maret 2017, ribuan suporter hadir untuk menyaksikan pertandingan antara Pusamania Borneo FC (PBFC) berhadapan dengan Arema FC.
 
Tercatat hingga 20.068 penonton hadir memadati Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, tempat berlangsungnya laga final Piala Presiden 2017. 
 
Tiba sekira pukul 19.00 WIB, Presiden Joko Widodo langsung menuju tempat duduk yang telah disediakan.
 
Bersama dengan ribuan penonton lainnya, Kepala Negara menyaksikan pertandingan sejak dimulainya _kick off_ babak pertama. Tim Arema FC yang berjuluk 'Singo Edan' berhasil menguasai babak pertama dengan skor 3-0.
 
Di babak kedua, Arema FC menambah dua gol dan PBFC hanya dapat membalas satu gol. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan berbunyi, skor 5-1 untuk Arema FC. Hal tersebut menjadi pertanda bahwa Arema FC keluar sebagai juara pertama Piala Presiden 2017.
 
Atas kemenangan tersebut, Arema FC berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp3 miliar yang telah disiapkan Panitia Piala Presiden 2017 untuk pemenang pertama.
 
Turut hadir mendampingi Presiden menyaksikan laga final Piala Presiden 2017, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi dan Ketua SC Piala Presiden Maruarar Sirait.(eas)
*.
JAKARTA,KORANRAKYAT.com,- Persiapan penyelenggaraan Asian Games ke-18 tahun 2018 di mana Indonesia menjadi tuan rumahnya terus diintensifkan. Apalagi pada tahun yang sama, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank. Maka itu, dalam rapat terbatas siang ini, Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya agar dua perhelatan berskala internasional itu dapat dipersiapkan dengan baik.
 
"Di Asian Games, kita akan mengelola kurang lebih yang akan hadir 33 ribu atlet. Ini bukan jumlah yang sedikit. Kemudian di IMF-World Bank Annual Meeting itu yang hadir juga kurang lebih 15 ribu peserta," ujar Presiden di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, 2 Maret 2017.
 
Untuk menyukseskan perhelatan tersebut, Kepala Negara meminta jajaran terkait untuk mengontrol persiapan tersebut setidaknya setiap satu bulan. Hal itu untuk memastikan segala hambatan dapat diketahui lebih cepat untuk kemudian dicarikan solusinya.
 
"Saya kira ini kalau kita tidak persiapkan dengan rinci dan tidak kita kontrol setiap satu bulan, saya takut waktu yang mepet ini akan kejar-kejaran dalam menyelesaikan hal-hal yang berkaitan dengan itu," ucapnya.
 
Dua keputusan diambil oleh Presiden Joko Widodo dalam kaitannya dengan hal tersebut. Yang pertama ialah mengenai keketuaan di dua perhelatan internasional itu.
 
"Yang pertama, kemarin sudah saya putuskan bahwa Asian Games ke-18 ini akan diketuai langsung oleh Pak Wapres (Jusuf Kalla). Kemudian yang untuk annual meeting, kemarin sudah saya putuskan dipegang oleh Pak Luhut," Jokowi menerangkan.
 
Keputusan kedua ialah mengenai rapat evaluasi yang akan diadakan setiap sebulan sekali untuk memastikan persiapan dapat terlaksana dengan baik. Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta jajarannya untuk benar-benar memanfaatkan momentum ini. Menurutnya, inilah saat yang tepat bagi Indonesia untuk membangun citra yang baik di mata dunia internasional.
 
"Dua perhelatan besar ini betul-betul harus kita manfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan bangsa dan negara. Baik dalam membangun sebuah persepsi _image_ dan _brand_ negara. Ini juga sekaligus momentum untuk menunjukkan kemampuan kita dalam penyelenggaraan kelas dunia," demikian Presiden mengakhiri pengantarnya.(eas)

 

BOGOR,KORANRAKYAT.com,-Malam ini, tim nasional Indonesia akan kembali berlaga dalam final Piala AFF leg kedua melawan Thailand. Pertandingan itu sendiri akan digelar di Stadion Rajamangala, Thailand, Sabtu, 17 Desember 2016.
 
Presiden Joko Widodo yang sejak awal menyaksikan kiprah para putra bangsa tersebut berharap agar tahun ini Indonesia mampu merengkuh lambang supremasi tertinggi sepak bola Asia Tenggara. Untuk itu, sebagaimana yang telah dilakukan pada peraih medali emas Olimpiade 2016, kali ini pemerintah juga telah mengalokasikan bonus bagi para pemain bila tim nasional mampu keluar menjadi juara.
 
"Kita semua berharap kita lah yang menjadi pemenang, menjadi juara. Dan juga kita siapkan bonus Rp. 12 miliar untuk seluruh pemain. Ini untuk menambah semangat para pemain," terang Presiden ketika ditemui para jurnalis saat berolahraga bersama warga di Kebun Raya Bogor pada Sabtu pagi, 17 Desember 2016.
 
Presiden sempat diminta untuk memberikan prediksi skor pertandingan malam nanti. Namun, Presiden tidak mementingkan skor akhir. Baginya dan juga seluruh rakyat Indonesia tentunya berharap agar berapapun skor pertandingannya, Indonesia lah yang keluar sebagai juara.
 
"Keinginan kita menang. Keinginan rakyat juga ingin menang. Skor berapapun itu tidak apa-apa, yang paling penting menang," harap Presiden.
 
Sebelumnya, dalam pertandingan final leg pertama yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada Rabu kemarin, tim nasional mampu mengungguli Thailand dengan skor akhir 2-1. Saat itu, Indonesia mampu bangkit dan mengejar ketertinggalan setelah pada babak pertama sempat tertinggal terlebih dahulu.(eas)
Saturday, 24 September 2016 13:42

Ni Nengah Atlit Paralympic Dapat Bonus 1 M dari Kemenpora

Written by

 

Jakarta,koranrakyat.com,-Keterbatasan bukan halangan untuk berprestasi, Ni Nengah Widiasih, atlet kelahiran Karangasem 23 tahun silam ini berhasil membuktikan dengan meraih medali perunggu cabang angkat berat nomor-41 kg setelah mampu mengangkat beban seberat 95 kg di Paralympic Games 2016 Rio de Janeiro, Brazil. Ni Nengah Widiasih mengharumkan nama Indonesia. Perempuan ini merupakan atlet difabel cabang angkat besi yang sukses menerima hadiah 1 miliar rupiah dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), setelah berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Paralimpiade Rio 2016

Bahkan keberhasilan Ni Nengah Widiasih ini memberikan kebanggaan tersendiri bagi pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo yang memberikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas keberhasilan tersebut. Pagi itu, Kamis 22 September 2016, Presiden Joko Widodo memang menyambut kontingen Indonesia yang berlaga pada Paralympic Games 2016 di Rio de Janeiro, Brazil. Rombongan tersebut terdiri dari atlet, pelatih, dan pengurus IPC (International Paralympics Comittee) Indonesia. 

"Bapak Presiden betul-betul memberikan apresiasi, memberikan selamat sekaligus menjadi kebanggaan yang luar biasa karena para olimpian kita masih bisa mempertahankan tradisi perunggu. Dan tentu Bapak Presiden menyampaikan ini harus dipersiapkan dari sekarang untuk menyambut paralimpiade 2020 di Tokyo," terang Menteri Pemuda Olahraga Imam Nahrawi usai pertemuan kepada para jurnalis.

Imam menyebutkan pada pelaksanaan Paralimpiade 2020 nanti, pemerintah menargetkan untuk meningkatkan prestasi yang telah diraih di Rio de Janeiro, Brazil. Setidaknya, menurut Imam, para atlet dapat memperbaiki rekor miliknya masing-masing.

"Seperti atlet renang, Suci, masih berumur 15 tahun. Kemarin di final satu-satunya yang mewakili Asia, dia di peringkat kelima," tambahnya.Pemerintah juga akan memberikan apresiasi yang luar biasa bagi para atlet paralimipiade yang berprestasi dengan tidak membedakannya dengan atlet-atlet olimpiade yang telah berhasil berprestasi dan menyumbang medali pada gelaran Olimpiade 2016. Salah satu apresiasi yang diberikan ialah bonus dan tunjangan hari tua yang sama jumlahnya dengan yang didapatkan oleh para atlet sebelumnya.


"Jadi seperti Widya yang meraih medali perunggu, itu mendapat bonus satu miliar rupiah dari pemerintah. Kemudian tunjangan hari tua sebesar 10 juta sampai akhir," ucapnya.

*Terus Berlatih*

Atas apresiasi tersebut, Widya menyampaikan pesannya terhadap para pemuda Indonesia terutama yang memiliki keterbatasan seperti dirinya.

"Jangan pernah menyerah, lakukan apa yang bisa dilakukan, kerjakan apa yang bisa dikerjakan. Lakukan yang terbaik, mandiri untuk diri sendiri, jangan patah semangat. Untuk yang nasibnya sama dengan saya, jangan pernah jadi korban dari keadaan tapi jadi pemenang dari keadaan itu sendiri," pesannya.

Walaupun telah meraih perunggu, dirinya tidak berpuas diri dan akan terus berlatih untuk menghadapi kompetisi selanjutnya.

"Saya masih latihan, masih ada beberapa event yang akan diikuti. Tahun 2017 nanti ada banyak event yang saya ikuti seperti para games, asian games, world champion di Mexicio. Ada banyak event untuk bisa masuk ke Tokyo tahun 2020, jadi saya harus bekerja keras lagi, " ungkapnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto dan Sekjen KONI Hamidy. Usai pertemuan, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk melakukan sesi foto bersama dengan para atlet, pelatih, serta pengurus IPC Indonesia.(eas)

 

.

Sunday, 18 September 2016 03:37

Presiden Jokowi Buka PON XIX di Bandung

Written by

.

_Jakarta,koranrakyat.com,-Presiden berharap melalui Pekan Olahraga Nasional akan terlahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat kompetisi olahraga yang lebih tinggi. Berulang kali Presiden Joko Widodo menegaskan keinginannya untuk membangun Indonesia menjadi bangsa yang tangguh dan menjadi pemenang dalam persaingan di antara bangsa-bangsa di dunia. Bangsa yang tangguh tentunya membutuhkan masyarakat yang memiliki semangat juang dan berkompetisi dengan yang lainnya. Pekan Olahraga Nasional (PON) sendiri merupakan salah satu ajang pembinaan yang dapat melahirkan semangat tersebut. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada Pembukaan PON ke-XIX Jawa Barat Tahun 2016 di Gelora Bandung Lautan Api (GLBA) Bandung, Sabtu malam 17 September 2016.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa kompetisi dan pembinaan olahraga nasional harus dimulai dari tingkat terkecil, mulai dari kampung hingga pada tingkat provinsi. Sebab, dengannya akan semakin banyak bibit olahragawan nasional yang muncul dan akan tertanam mental pemenang pada diri masyarakat.

"Semua harus bergerak. Akan lahir budaya kompetisi yang sehat di masyarakat. Akan tumbuh semangat juang dan mental-mental pemenang di segala bidang. Saya meyakini dengan menggalakkan Kompetisi Olahraga ini, kita akan menjadi bangsa yang tangguh, bangsa pemenang di antara bangsa-bangsa di dunia," ujar Presiden penuh semangat.

PON yang tahun ini digelar di Jawa Barat disebut Presiden sebagai tempat berkumpulnya para atlet terbaik yang dimiliki Tanah Air. Para atlet tersebut telah mempersiapkan diri untuk bersaing dan menjadi yang terbaik di antara yang lainnya.

"Para juara akan menjadi andalan kita dalam menghadapi SEA Games 2017 di Malaysia dan ASIAN Games 2018 di negara kita, Indonesia," imbuhnya.

Oleh karenanya, Presiden Joko Widodo meminta kepada seluruh atlet untuk terus berjuang dan berprestasi bagi Tanah Air. Di hadapan para atlet, Presiden juga tak lupa untuk memberikan semangat dan ucapan selamat bertanding di gelaran PON kali ini.

"Terakhir, saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet. Berjayalah di Tanah Legenda, Provinsi Jawa Barat. Buatlah daerah kalian bangga. Buatlah Indonesia bangga dengan prestasi kalian," tutupnya.

Sebelumnya, kepada para jurnalis usai menghadiri acara Pemberian Makanan Tambahan di Dusun Cangkuang Wetan, Presiden Joko Widodo menerangkan bahwa dirinya dan sejumlah menteri akan menghadiri pembukaan PON ke-XIX ini. Presiden berharap agar gelaran PON ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet andalan Indonesia di semua cabang olahraga.

"Hari ini saya dengan menteri-menteri menghadiri pembukaan PON. Kita harapkan dengan kompetisi ini kita mendapatkan bibit-bibit atlet terbaik di semua cabang olahraga," terangnya

Mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, serta Ketua Umum KONI Suhartono Suratman. Juga tampak hadir, Menteri Kominfo Rudiantara, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Walikota Bandung Ridwan Kamil.

*Meriah, Pembukaan PON XIX Jawa Barat 2016*

Pembukaan PON XIX sendiri berlangsung meriah, diawali dengan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan kemeriahan kembang api. Setelah itu tampil 500 seniman yang menampilkan Persembahan "1.001 Rampak" Tetabuhan Jawa Barat.

Defile Kontingen PON XIX diawali dengan 19 atlet legendaris diantaranya Alan Budikusuma, Susi Susanti, Taufik Hidayat, Elsa Manora Nasution, Gugi Gustaman dan Adjat Sudradjat. Setelah itu diikuti oleh 34 Kontingen Provinsi dan 1 Kontingen Cabang olahraga eksebisi.

Setelah pengibaran bendera PON XIX Tahun 2016 yang diiringi dengan Mars PON oleh Paduan Suara Gabungan Mahasiswa Universitas Padjadjaran dan Universitas Katolik Parahyangan Bandung dilanjutkan dengan pembacaan janji atlet oleh Atlet Anggar Widiastuti Sobari dan janji wasit oleh Wasit Voli Ali Rochman.

Acara pembukaan ini juga dimeriahkan oleh kesenian massal, Sampurasun, Sportvaganza, Syukur Kami yang melibatkan ratusan penari.

Dira Sugandi membawakan lagu "Manusia Baru" diiringi 45 penari Pohaci yang diikuti dengan kedatangan obor api oleh 7 tokoh legenda atlet yang menyerahkan obor api PON XIX kepada atlet cilik berprestasi, Juara Dunia Karate asal Jawa Barat Ananda Lala Diah Pitaloka untuk menyalakan Kaldron Api PON XIX.

Pembukaan PON XIX diakhiri dengan dinyanyikannya lagu "Berjayalah di Tanah Legenda" karya Dwiki Dharmawan oleh Armand Maulana.(eas/im)


Jakarta,koranrakyat.com,-Presiden Joko Widodo menyambut kepulangan kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2016 di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu pagi 24 Agustus 2016. Rombongan atlet peraih medali bersama dengan pelatih dan pengurus tiba di kawasan Istana Merdeka sekitar pukul 09.10 WIB. Rombongan tersebut kemudian diterima langsung oleh Presiden Joko Widodo di ruang credential Istana Merdeka.

Dalam sambutannya, atas nama pemerintah dan rakyat, Presiden menyampaikan ucapan selamat sekaligus berterima kasih atas perjuangan yang telah ditunjukkan oleh seluruh atlet di Olimpiade 2016 yang lalu. Presiden menyebut bahwa hasil yang telah dicapai kali ini merupakan buah usaha maksimal yang telah dilakukan.

"Kalau di London 2012 dulu kita mendapatkan 2 medali: 1 perak dan 1 perunggu, sekarang kita mendapatkan 2 perak dan 1 emas," terang Presiden.

Menurut Presiden, capaian yang berhasil diperoleh tersebut bukanlah suatu proses yang instan, melainkan buah dari usaha kerja keras yang panjang serta perencanaan yang baik. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menginstruksikan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi untuk fokus memaksimalkan cabang olahraga yang diperkirakan dapat menjadi lumbung medali di gelaran kompetisi selanjutnya.

"Saya kira kalau ini kita lakukan dengan sebuah perencanaan jangka panjang yang baik, saya meyakini emas-emas yang lain bisa kita dapatkan lebih banyak di cabang-cabang olahraga yang sekarang sudah mendapatkan medali, maupun di cabang-cabang yang belum," ucapnya.

Tampak hadir mendampingi Presiden dalam acara penyambutan tersebut ialah Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Adapun rombongan atlet dan pengurus yang hadir di antaranya ialah peraih medali emas pasangan ganda campuran bulutangkis Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, peraih medali perak dari cabang angkat besi Sri Wahyuni dan Eko Yuli, Komandan Kontingen Indonesia Raja Okto Sapta Odang, Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan, Direktur Bidang Pembinaan PBSI Rexy Mainaky, serta Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Taufik Hidayat. (as)

  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  Next 
  •  End 
Page 1 of 4

Face Book Galleries

TIONGKOK(KORANRAKYAT.COM) Sekretaris Daerah Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Soekardi membuka pusat promosi investasi, dagang,...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima...
BANJAR, KORANRAKYAT.COM- Polres Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, mengadakan  Forum Group Discotion (FGD)  anti...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Adanya pengeroyokan  pemukulan dan pemukulan terhadap Saldi Hermanto   salah satu...
  BANJAR,(KORANRAKYAT.COM)- .Babinkamtibmas  membuka lahan dengan menanam tanaman Hilikultura  Cabe, Semangka...
SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim berencana membeli kembali...
Jakarta,Koranrakyat.com- Upaya menyelesaikan dan membahas kasus Ketua Fraksi Partai Nasdem Victor Laiskodat nampaknya...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Adanya dugaan  aliran radikalisme dan aksi teroris yang mengancam keamanan tetap menjadi...
BOGOR (KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan perubahan yang saat ini sedang terjadi dengan begitu...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Dugaan suap terkait pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Provinsi...