Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

PLT PSSI jokdri Ditetapkan Tersangka 5 berkas diserahkan kejaksaan
Last Updated on Feb 15 2019

PLT PSSI jokdri Ditetapkan Tersangka 5 berkas diserahkan kejaksaan

JAKARTA,KORANRAKYAT, COM- Terkait dengan penyerahan 5 berkas perkara Satgas Anti Mafia Bola kepada Kejaksaan Agung sudah diterima dan sudah di diteliiti oleh 5 Jaksa satu berkas masing-masing.Semesters Polisi menetapkan ply Kevin PSSi Jokdri  sebagai  tersangka Jaksa Agung, M Prasetyo  kertika...
Jokowi Resmi Buka Tanwir Muhammadiyah ke- 51 di Bumi Rafflesia
Last Updated on Feb 15 2019

Jokowi Resmi Buka Tanwir Muhammadiyah ke- 51 di Bumi Rafflesia

  BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tiba di Bumi Raflesia Bengkulu, Jumat (15/2/2019) pagi, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan. Kedatangan Jokowi dalam rangka membuka Tanwir Muhammadiyah ke- 51. Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraannya mengatakan...
Presiden Jokowidodo Tiba Dibengkulu Buka Tanwir Muhammadiyah
Last Updated on Feb 15 2019

Presiden Jokowidodo Tiba Dibengkulu Buka Tanwir Muhammadiyah

Presiden RI Joko Widodo Tiba di Bengkulu   BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Menggunakan pesawat kepresidenan, Presiden RI Joko Widodo tiba di Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, Jumat, 15/02/2019. Kedatangan Jokowi disambut langsung Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, yang saat ini sudah berada...
Sambutan  Bupati Malang  Pada  Rapat  Paripurna  DPRD Kabupaten  Malang
Last Updated on Feb 14 2019

Sambutan Bupati Malang Pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang

MALANG(KORANRAKYAT.COM)   Berdasarkan skala prioritas pembentukan rancangan Perda”, dimana telah ditindaklanjuti melalui Program Pembentukan Perda Tahun Anggaran 2019, sebagaimana tertuang dalam Keputusan DPRD Kabupaten Malang Nomor: 188.4/46/KPTS/35.07.040/2019 tentang Program Pembentukan...
Sektor Pariwisata Diprediksi Mampu Mendulang Devisa Terbesar
Last Updated on Feb 14 2019

Sektor Pariwisata Diprediksi Mampu Mendulang Devisa Terbesar

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla  dengan  Anggota seluruh menteri dan menko  terkait. Menteri Pariwisata Arif Yahya mengatakan kegiatan pertemuan diadakan    tiga bulan sekali  3 bulan  sekali. sementara  wapres minta  diadakan...

World Today

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -, Satgas anti mafia bola melakukan pengeledahan rumah  anggota komite eksekutif(Exco) PSSI Hidayat. Ini dilakukan untuk memperoleh barang bukti menyangkut masalah terlapor.  

           Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di  Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (23/1)2019 mengatakan Satgas Anti Mafia Bola melakukan penggeledahan di kediaman mantan anggota Komite Eksekutif (exco) PSSI Hidayat." Rumah  Hidayat, berlokasi di Jalan Klakahrejo No 78, Kelurahan Kandangan, Benowo, Surabaya. Hari ini dilakukan penggeledahan untuk  mencari beberapa barang bukti menyangkut masalah terlapor atas nama saudara H,” ujarnya.

          Selanjutnya, Dedi menegaskan Mantan anggota Komite Eksekutif (exco) PSSI Hidayat ini  berstatus saksi terlapor. Namun, tidak menutup kemungkinan statusnya bisa dinaikkan menjadi tersangka bila memenuhi minimal dua alat bukti. “Tidak menutup kemungkinan apabila sudah cukup lengkap dua alat bukti cukup, baru nanti akan ditingkatkan statusnya dari terlapor menjadi tersangka,” tegasnya.

       Lebih lanjut, Dedi menjelaskan, Hidayat diduga berperan dalam mempengaruhi manajer Madura United Januar Hermawan untuk mengatur skor pertandingan antara Madura Fc melawan PSS Sleman Periksa Plt Ketum PSSI Joko Driyono Satgas Antimafia." Ini dilanjutkan dengan akan memeriksa para saksi, dan menganalisis barang bukti dari hasil penyitaan hari ini," jelasnya.. 

 

        Data yang terhimpun namun  dari penggeledahan yang dilakukan oleh tim antimafia bola. Sejauh ini, polisi sudah menetapkan 11 tersangka kasus dugaan pengaturan skor. Diberitakan sebelumnya, polisi sudah memproses 4 dari 73 laporan yang akan ditindaklanjuti. Ke-empat laporan itu terkait pengaturan laga Persibara vs PS Pasuruan, dugaan suap agar PS Mojokerto ke Liga 1, dugaan suap untuk jadi tuan rumah Piala Suratin 2009, dan dugaan pengaturan skor laga Madura FC vs PSS Sleman. (Vk) 

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Perjalan pemeriksaan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola Polri saat ini fokus menyelesaikan berkas perkara empat tersangka kasus dugaan pengaturan skor dalam sepakbola Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri, Senin(21/1) 209 mengatakan, empat berkas perkara yang tengah diselesaikan adalah untuk tersangka mantan anggota Komite Wasit PSSI Priyanto, beserta anaknya Anik Yuni Sari; anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah Johar Ling Eng, serta anggota Komisi Disiplin PSSI (nonaktif) Dwi Irianto alias Mbah Putih. “Ini targetnya berkas perkara minggu ini sudah bisa dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU),” ujarnya.

Selanjutnya, Dedi menegaskan untuk berkas perkara tersangka oknum wasit Nurul Safarid dan staf Direktur Penugasan Wasit di PSSI Mansyur Lestaluhu masih dilengkapi oleh penyidik Periksa Ketua Komdis PSSI Pada pekan ini, penyidik Satgas Antimafia Bola akan meminta keterangan kepada para tersangka terkait dugaan pengaturan skor pertandingan di Liga 3. “Akan terus dimintai keterangan dalam minggu-minggu ini,” tegasnya.

Untuk itu, Dedi menjelaskan Polisi telah menerima ratusan laporan soal dugaan pengaturan skor. Dari ratusan laporan itu, sebanyak 4 laporan ditindaklanjuti. Empat laporan tersebut adalah: Pertandingan Persibara vs PS Pasuruan Dalam kasus dugaan pengaturan skor pertandingan Persibara vs PS Pasuruan, polisi telah menetapkan 10 orang sebagai tersangka, di antaranya wasit hingga Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah.
"Enam tersangka sudah dithan yaitu Nurul Safarid (oknum wasit); Johar Ling Eng (anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah); Priyanto (mantan anggota Komite Wasit PSSI); Anik Yuni Sari (putri Priyanto); Dwi Irianto alias Mbah Putih (anggota Komisi Disiplin PSSI (nonaktif)), dan (Mansyur Lestaluhu (staf Direktur Penugasan Wasit di PSSI)," jelasnya.

Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan sementara, empat tersangka belum ditahan yaitu Cholid Hariyanto (selaku cadangan wasit pertandingan antara Persibara melawan Kediri); Deni Sugiarto (pengawas pertandingan antara Persibara melawan PS Pasuruan); Purwanto (asisten wasit I), dan Ramdan (asisten wasit II). Dugaan suap loloskan PS Mojokerto ke Liga 1 Laporan kedua yaitu dugaan suap untuk meloloskan PS Mojokerto ke Liga 1." Dua orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni Vigit Waluyo dan Dwi Irianto," ungkapnya
.
Jadi, Dedi memberkan laporan penyelenggaraan Piala Soeratin 2009 Laporan ketiga yakni terkait penyelenggaraan Piala Soeratin 2009. Mantan Manajer Perseba Super Bangkalan, Imron Abdul Fatah, melaporkan petinggi PSSI berinisial IB karena diminta uang Rp 115 juta sebagai syarat menjadi tuan rumah Piala Soeratin. "Setelah disadari pada Desember 2018, ternyata pelapor merasa tertipu. Padahal untuk menjadi tuan rumah tidak perlu mengeluarkan uang. Kasus ini sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Laporan pertandingan Madura FC vs PSS Sleman Laporan keempat yang tengah ditindaklanjuti adalah terkait pertandingan Madura FC melawan PSS Sleman. Polisi menduga ada unsur ancaman yang diterima Manajer Madura FC, Januar Herwanto, dari anggota exco PSSI berinisial H," bebernya. (Vk)

Sunday, 20 January 2019 23:36

Edy Rahmayadi Mundur Joko Driyono Plt Ketum PSSI

Written by

 

 

BALI(KORANRAKYAT.COM) Mundurnya Edy Rahmayadi membuat tongkat kepempinan PSSI sementara dipegang Joko Driyono. Jokdri - sapaan akrabnya, sebelumnya merupakan waketum dan kni menjadi plt ketum. Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menyarankan agar dilakukan segera Kongres Luar Biasa (KLB).

       Seperti diberitakan sebelumnya, Edy memutuskan mundur saat pidato dalam Kongres PSSI di Bali Minggu, (20/1). Dia menyerahkan secara simbolis bendera PSSI kepada Jokdri selaku waketum. Ada isu, Jokdri bisa saja memimpin PSSI hingga 2020. Sebab, jabatan Edy Rahyamadi sejatinya tinggal berakhir setahun lagi.

"Harus ada KLB secepatnya. Kalau ini terus-terus enggak benar nanti. Harus ganti pengurus semuanya, kawan-kawan bicara yang punya suara," bilang Umuh.

Ketika ditanya soal penggantinya, Umuh belum bisa banyak komentar. Saat ini nama-namanya akan segera digodok lebih lanjut.

"Belum, belum. Nanti kami bicara sama kawan-kawan dulu. Saya ayo saja demi kebaikan, tapi saya tak punya kepentingan apa-apa," papar Umuh.(ku)

Sunday, 20 January 2019 12:36

Direktur Penugasan Wasit PSSI Sebagai Tersangka

Written by

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM — Melalui proses yang panjang Tim Satgas Antimafia Bola bentukan Polri terus melaksanakan tugasnya. Kini kembali menetapkan staf direktur penugasan wasit di PSSI sebagai tersangka pengaturan skor.

           Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Presetyo  saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/1)2019  mengatakan berdasarkan hasil keterangan para tersangka dan barang bukti yang dimiliki Satgas antimafia bola, telah ditetapkan tersangka dengan inisial ML. ML ditangkap di daerah Jakarta dan telah dilakukan penahanan untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Satgas sudah melakukan upaya paksa terhadap seorang tersangka. Tadi malam sudah dilakukan penangkapan terhadap tersangka atas nama ML,” ujarnya.(vk)

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Satgas Antimafia Bola akan memanggil Wakil Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia ( PSSI) Joko Driyono dan Exco PSSI Papat Yunisal terkait kasus dugaan pengaturan skor. Keduanya akan diperiksa sebagai saksi. 

            Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (16/1)2019) mengatakan akan dipanggil secara berturut-turut Kamis (17/1/2019) dan Jumat (18/1/2019) antara lain Joko Driyono, selaku Wakil Ketua Umum PSSI, akan dipanggil Saudara Papat Yunisal sebagai exco PSSI, juga Saudara Irfan sebagai Wakil Bendahara PSSI," ujarnya.

        Selanjutnya,Dedi menegaskan  sesuai laporan Pada hari ini, Satgas Antimafia memeriksa Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria di Polda Metro Jaya. Sementara itu, polisi sudah memproses 4 dari 73 laporan yang akan ditindaklanjuti. Laporan pertama Laporan pertama, terkait pertandingan Persibara vs PS Pasuruan. "Enam orang ditetapkan sebagai tersangka, di antaranya wasit hingga Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah.

           Mereka adalah Nurul Safarid; anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah Johar Ling Eng; mantan anggota Komite Wasit PSSI Priyanto beserta anaknya Anik Yuni Sari; anggota Komisi Disiplin PSSI (nonaktif) Dwi Irianto alias Mbah Putih, serta staf Direktur Penugasan Wasit di PSSI Mansyur Lestaluhu,".tegasnya.

            Untuk itu, Dedi menjelaskan Satgas Antimafia Bola Satgas juga telah menetapkan empat tersangka terhadap perangkat pertandingan Persibara vs PS Pasuruan. "Empat tersangka itu adalah pelaku cadangan wasit pertandingan antara Persibara melawan Kediri Cholid Hariyanto; pengawas pertandingan antara Persibara melawan PS Pasuruan Deni Sugiarto, asisten wasit I Purwanto, dan asisten wasit II Muhammad Ramdan. Namun, terhadap empat tersangka itu belum ditahan. Laporan kedua Laporan kedua yaitu terkait suap untuk meloloskan PS Mojokerto ke Liga 1,"Jelasnya. . 

             Lebih lanjut, Dedi merinci Dua orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni Vigit Waluyo dan Dwi Irianto. Laporan ketiga Laporan ketiga yakni terkait penyelenggaraan Piala Soeratin 2009. Mantan Manajer Perseba Super Bangkalan, Imron Abdul Fatah, melaporkan petinggi PSSI berinisial IB karena diminta uang Rp 115 juta sebagai syarat menjadi tuan rumah Piala Soeratin." Bendahara PSSI Dicecar 27 Pertanyaan oleh Penyidik Satgas Antimafia Bola "Setelah disadari pada Desember 2018, ternyata pelapor merasa tertipu. Padahal untuk menjadi tuan rumah tidak perlu mengeluarkan uang. Kasus ini sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan," rincinya.

           Sesuai perkembangan, Dedi membeberkan  Laporan keempat Laporan keempat yang tengah ditindaklanjuti adalah terkait pertandingan Madura FC melawan PSS Sleman. Polisi menduga ada unsur ancaman yang diterima Manajer Madura FC, Januar Herwanto, dari anggota exco PSSI berinisial H. "Terjadi match fixing antara Madura FC melawan PSS Sleman." H menawarkan uang sebesar Rp 100 juta namun ditolak kemudian malah naik lagi jadi Rp 150 juta yang akhirnya saudara H mengancam akan membeli pemain," bebernya.

           Jadi, Dedi mengungkapkan  terkait laporan yang belum ada tersangkanya, polisi saat ini masih fokus mendalami keterangan para  saksi. "Terlapor belum dipanggil, saksi dulu. Kalau saksi sudah kuat, (terlapor) tidak perlu dipanggil tinggal dilakukan upaya paksa," ungkapnya.(vk)

 

 

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Proses pemeriksaan Mafia Skor Bola terus berlanjut kini giliran Direktur Keuangan PT LBI dan saksi Ahli hukum Pidana dan semua mengarah pada liga 3 pasalnya  ada sejumlah barang bukti yang berhasil di kumpulkan. Sesuai data sudah ada 267 laporan pengaduan masyarakat masih dalam penyelidikan.

 

        Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo mengatakan pemeriksaan untuk Satgas Mafia Bola hari ini sedang diminta keterangan atas nama Sdr. M Risa Andi Wijaya , dia sebagai Direktur Keuangan PT LBI . "Kemudian  juga dari Satgas memeriksa ada saksi ahli hukum Pidana yang terkait masalah konstruksi hukum pelanggaran yng dilakukan oleh orang-peorang yang terlibat pengaturan skor dalam sebuah liga khususnya liga 3 dulu," ujarnya. 

         Selanjutnya, Dedi menegaskan  Ini perlu disampaikan kepada reka-rekan . Kemudian dari tim hari ini masih juga mendalami laporan-laporan aduan dari masyarakat yang total sampai hari ini sdah masuk 267 laporan pengaduan dari masyarakat .Dari 267 laporan masyarakat kemarin sudah ada 47 laporan yang layak ditingkatkan menjadi penyelidikan. Hari ini tambah 3  laporan lagi dan sudah ada 50 laporan yang oleh penyidik nanti akan dilakukan  verifikasi  dan klarifikasi  serta ditingkatkan menjadi investigasi."Oleh para pihak kompeten baik itu wasit, kemudian pemain kemudian club pihak-pihak lain akan diminta kla klarifikasi. I dan verifikas. Ini karena tingkatnya masih ada penyelidikan,"tegasnya

          Dedi menjelaskan  kalau diketemukan alat bukti yang cukup nanti akan ditingkatkan penyidikan. Kalau dalam penyelidikan Polri menggunakan pendekatan sifat persuasif artinya kita mengundang dulu ya untuk dapat hadir memberikan klarifikasi dan  verifikasi."Tidak ada dan belum ada projustia. Tapi nanti kalau sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan maka panggilan yang dilayang oleh penyidik itu projustisia.Artinya akalau sudah di panggil dua kali tanpa alasan cukup alasn yang tidak bisa dipertangung jawabkan," jelasnya.

         Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan Maka yang ketiga penyidik  memilki hak untuk melakukan penyembutan terhadap orang yang sudah dipanggil 2 kali tersebut . Ini saya sampaikan , seperti contohnya langsung saya sampaikan  Pak Hidayat sudah diundang dua kali ini belum ditingkatkan statusnya penyidikan,"apabila nanti dalam penyidikan yang bersangkutan tidak hadir dua kali penyidikan mempunyai kewenangan melakukan penjemputan. ini penting kita harus sama-sama memiliki komitmen yang sama dalam rangka untuk membangun persepak bolaan di indonesia   untuk membangun yang jauh atau bebas mafia pengaturan skor itu,"ungkapnya.

         Menyingung Hidayat tak hadir, Dedi mengakui engga hadir, ini undangan dan kita sudah mengudang dua kali belum terverifikasi sampai dengan hari ini. Engga apa-apa.  tidak ada verifikasi. tidak ada konfirmasi lebih lanjut. Pada hal kita sudah persuasif , Ibu sekjend saja hadir. Ibu sekjend nanti akan memberikan keterangan memberikan data dan memverifikasi juga tambahan-tembahan yang sudah diberikan pada minggu yang lalu " Ibu Sekjend juga berkomitmen pak akan hadir lagi    untuk diminta keterangan sekaligus sata-data yang dibutuhkan  Satgas anti mafia bola dalam rangka untuk memperjelas dan membuat terang menderang  kepada pengungkapan    kasus mafia bola atau untuk pengaturan skor  dalam liga tersebut," akunya.

        Lebih jauh, Dedi membeberkan dibedahkan , jadi untuk satgas penyidikan yang ada di Tipikor itu banyak dia melakukan penyidikan dahulu nanti kalau dari penyidikan dianalisa oleh Satgas ini layak ditingaktkan"Sehingga penyidikan langsung Sub Satgas yang ada di Polda Metro running seperti pengungkapan 4 tersangka itu dan itu input pemeriksaan awal dulu  dari subsatgas penyidikan.Cukup  Alat buktinya Satgas penyidikan  langsung melakukan penegakan hukum," bebernya

          Menyinggung dari 4 tersangka liga 3 dan Liga 2. Kenapa Polisi memfokuskan dulu liga 3, Dedi menandaskan pada umum Liga 3 sebagai pintu masuk untuk membongkar seluruh jaringan mafia macht ticing ini didalam semua liga. ya   fokus dari Sargas ini masuk secara tepat adalah  di liga 3 karena alat buktinya sudah cukup di liga 3 untuk membongkar macht ticing di liga 3 tersebut." Tidak menutup   kemungkinan tersangaka yang sudah diaman kan saat ini  dan tidak menutupkan kemungkinan bertambah antara saksi ,data dan fakta dan alat bukti yang dimiliki oleh ditingkatkan nanti, baik di liga dua,liga satu maupun pertandingan sifatny a internasional.  semua dalam analisa dari Satgas punya time line juga ,punya target-target tertentu juga yang sudah ditetapkan ya. Liga 3 sampai disini dan terus akan dikembangkan pada pemiksaan-pemeriksan selanjutnya,'ujarnya. (vk)

 

 

Sunday, 23 December 2018 08:31

Terselenggara Bengkulu Triathlon Berikut Daftar Juara

Written by
 
 
BENGKULU, (KORANRAKYAT.COM) - Para atlet dari lima negara unjuk kemampuannya dalam Bengkulu Triathlon 2018. Event yang digelar di Pantai Cemara Kota Bengkulu, Sabtu, 22 Desember 2018 ini, menyuguhkan tantangan khas yang jarang dimiliki daerah lain. dalam kesempatan ini juga langsung diumumkan para juara dari Event ini.
 
Atlet asal Rusia atas nama Ivan Vlasenko, berhasil berhasil raih juara 1 kelas Standart Distance dengan catatan waktu 02:14:22. Selain itu, perempuan asal Surabaya Jawa Timur Nethavani Oktavia, juga berhsil sabet Juara 1 pada Kelas Women Standart Distance dengan catatan waktu 02:27:25.
 
“Bengkulu Triathlon sangat menantang, ombaknya lumayan besar, termasuk lintasannya lumayan banyak tikungan. Pokoknya seru banget,” ujar atlet asal Jawa Timur Nethavani Octaria, yang juga berhasil meraih Juara I kategori Standard Distance Female.
 
“Saya sangat berkesan, kami disambut dengan baik oleh penyelenggara, dan segala kebutuhan kami difasilitasi dengan baik,” tambah Nethavani Octaria usai menerima medali.
 
Selain menyuguhkan tantangan yang menarik, Bengkulu Triathlon 2018 juga menyuguhkan lintasan yang melewati destinasi wisata dan beberapa bangunan bersejarah Provinsi Bengkulu, seperti Benteng Marlborough, Tugu Thomas Parr, Masjid Jamik, Rumah Pengasingan Bung Karno, dan Rumah Ibu Negara Pertama RI, Fatmawati Sukarno.
 
Event berskala internasional ini, diikuti oleh atlet dari 12 provinsi di Indonesia dan beberapa atlet dari Amerika, Rusia, Al-Jazair, Inggris dan Portugal.
 
Gubernur Bengkulu Rohidn Mersyah menegaskan, event ini sebagai ajang promosi dan memperkenalkan potensi Bengkulu pada dunia Internasional. “Terima kasih pada semua pihak yang telah bekerja keras mensukseskan event ini. Bagi seluruh peserta Bengkulu Triathlon, semoga bisa meraih prestasi yang membanggakan,” tambahnya. Gubernur Bengkulu berharap, pelaksanaan Bengkulu Triathlon tahun depan lebih maksimal.
 
Senada dengan Gubernur Rohidin Mersyah, Danlanal Bengkulu, Letkol Laut (P) M Andri Wahyu Sudrajat yang juga ketua panitia penyelenggara berharap dukungan dari berbagai pihak, khususnya masyarakat Bengkulu, agar penyelenggaraan event bergengsi ini terjaga dan berjalan maksimal.
 
“Alhamdulilah dari renang, sepeda dan lari semua berjalan lancar tidak ada kendala, sampai saat ini, semua berjalan maksimal. Evaluasi pelaksanaan triathlon berikutnya, infrastruktur kita lebih dipersiapkan khususnya yang menjadi lintasan para atlet. Kami berharap dukungan dari masyarakat Bengkulu agar ikut serta menjaga dan mendukung pelaksanaan Triatlon tahun mendatang,” ujar Danlanal Bengkulu.
 
Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu Meri Sasdi, event ini akan terus menjadi event tahunan, “sesuai arahan pak gubernur, kita terus laksanakan event ini dan kerjasama dengan berbagai pihak. Ini pelaksanaan tahun kedua, berikutnya kita akan laksanakan lebih baik lagi,” tegas Meri Sasdi.
 
Bengkulu Triathlon menampilkan tiga kategori lomba, yaitu kategori standar, estapet dan sprint. Untuk kategori standar, peserta berenang sejauh 1,5 kilometer, bersepeda 40 kilometer, dan lari 10 kilometer. Untuk kategori estapet peserta berenang sejauh 1,5 kilometer, bersepeda 40 kilometer, dan lari 10 kilometer. Sedangkan untuk kategori sprint, peserta berenang sejauh 750 meter, bersepeda 20 kilometer, dan lari sejauh lima kilometer. 
 
Berikut daftar juara Bengkulu Triathlon 2018:
 
Kategori Standard Distance Female
 
1. Nethavani Octaria/Jatim (Kelas Women Standart   Distance dengan catatan waktu 02:27:25)
 
2. Rosanna Billie/Amerika Serikat (Kelas Women Standard Distance dengan catatan waktu 02:27:35)
 
3. Inge Prasetyo/Jakarta (Kelas Women Standard Distance dengan catatan waktu 02:30:59)
 
Kategori Standard Distance Male
1. Ivan Vlasenko/Rusia (Kelas Standart Distance dengan catatan waktu 02:14:22)
 
2. Dedi Pristyoko/Prajurit Kopaska Kelas Standart Distance dengan catatan waktu 02:14:45)
 
3. M. Taufik/Bandung (Kelas Standart Distance dengan catatan waktu 02:15:42)
 
Standar Distance Relay
1.FTI/Sumsel (Kelas Standar Distance Relay dengan catatan waktu 02:07:02)
 
2. Taifib/Jakarta (Kelas Standar Distance Relay dengan catatan waktu 02:18:51)
 
3 Mandiri Triathlon (Kelas Standar Distance Relay dengan catatan waktu 02:29:41)
 
Sprint Distance Female
 
1. Varra Dinda/Jabar (Kelas Sprint Distance dengan catatan waktu 01:15:28)
 
2. Sarah Virginia Costeira/Portugal (Kelas Women Sprint Distance dengan catatan waktu 01:26:58)
 
3. Eka Oktaviani/Sumatera Selatan (Kelas Women Sprint Distance dengan catatan waktu 01:29:44)
 
Sprint Distance Male
 
1. Jauhari Johan/Sumsel (Kelas Sprint Distance Male dengan catatan waktu 01:05:53)
 
2. Abdoullah Mitiche/Aljazair (Kelas Sprint Distance Male dengan catatan waktu 01:09:28)
 
3 Fauzi Fannyla/Padang (Kelas Sprint Distance Male dengan catatan waktu 01:09:38)
(In)

 

 

BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo ikut bersenam pagi pada Hari Ulang Tahun ke-33 Senam Tera Indonesia. Acara ini dipusatkan di kawasan Kebun Raya Bogor, pada Minggu, 9 Desember 2018.Tiba pukul 07.10 WIB, kedatangan Presiden disambut oleh Ketua Umum Pengurus Senam Tera Indonesia Nono Sampono. Suasana di lapangan yang telah dipadati ribuan peserta pun menjadi semakin riuh.

Menuju area senam, Presiden berjalan di antara peserta senam yang kompak berpakaian warna merah-putih. Tak sedikit peserta yang bersalaman dan berswafoto dengan Kepala Negara.Dalam sambutannya, Kepala Negara mengaku senang dan bangga bisa hadir untuk membuka dan ikut senam di acara ini."Saya sangat bangga, saya sangat senang sekali, semuanya yang hadir di sini sangat gembira, sangat ceria, dan semuanya saya lihat sehat-sehat semuanya," ujar Presiden yang disambut riuh para peserta.

Presiden juga menyampaikan rasa senangnya melihat para peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Saat berjalan menuju area senam, beberapa peserta menyampaikan kepada Presiden bahwa mereka berasal dari Blitar, Garut, Bogor, Malang, Wonosobo, hingga Solo."Iya dari semua kota, kabupaten, berada di sini semua pada pagi hari ini. Saya tidak mungkin sebut satu per satu, enggak akan rampung. Yang paling penting satu, kita sehat semuanya," ungkapnya.

Di penghujung sambutannya, Presiden mengucapkan selamat melakukan senam tera kepada para peserta. Secara simbolis, ia kemudian melepaskan balon berwarna merah dan putih ke udara."Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim senam tera bersama pada pagi hari ini saya nyatakan dimulai," ucap Presiden.

         Ketua Umum Pengurus Senam Tera Indonesia Nono Sampono dalam sambutannya mengatakan Senam Tera Indonesia terlahir 33 tahun yang lalu, tepatnya 12 November 1985. Adapun tema kegiatan kali ini adalah "Membangun masyarakat sehat, bugar, tetap produktif yang peduli budaya dan lingkungan hidup".Senam Tera terdiri dari gerakan peregangan, gerakan persendian, dan gerakan pernafasan. "Gerakannya sederhana, tidak terlalu cepat oleh karena itu masih cocok untuk yang berusia lanjut," kata Nono Sampono.Presiden kemudian ikut serta melakukan seluruh gerakan dalam senam tersebut selama sekira 12 menit. Selesai senam, Presiden kembali ke Istana Kepresidenan Bogor.(eas)



 

 

 

 

MALAYSIA,(KORANRAKYAT.COM) Upaya Valentino Rossi menggapai podium tertinggi di MotoGP Malaysia kandas, Minggu (4/11/2018). Pebalap 39 tahun itu harus kecewa setelah berhasil memimpin dari awal dia harus terjatuh pada putaran ke-15. Rossi yang sedang mengasapi Marc Marquez menuju detik-detik putaran akhir, tergelincir keluar dari lintasan di Tikungan 1. Meski tak mengalami cidera bahkan masih sempat melanjutkan balap, namun insiden tersebut membuatnya depresi. "Mungkin itu momen terburuk, saya hancur karena kecelakaan itu.

         Perasan campur aduk, di satu sisi senang karena itu lomba terbaik, tapi di lain sisi itu sangat memalukan dan saya sangat kecewa atas kesalahan itu," ucap Rossi dikutip dari Crash.net, Minggu (4/11/2018).

             Melakukan start awal dari urutan kedua, Rossi langsung melesat memimpin jalannya balap. Hingga beberapa putaran, Rossi nampak menguasai jalanya balapan. Para pesaingnya yang menempel di belakang pun berlahan mengendur dan sempat kewalahan. Bahkan sang juara dunia, Marc Marquez, baru berhasil melakukan serangan di beberapa putaran akhir. Namun Dewi Fortuna rupanya belum berpihak pada Rossi. Angan-angan untuk naik podium di hadapan pada penggemarnya di Asia harus pupus, The Doctor pun harus puas dan menerima nasib untuk selesai diurutan ke-18.

         "Untuk membuat balap seperti ini dan pulang dengan nol poin membuat saya frustasi. Saya harus mengatakan itu adalah kesalahan pertama saya musim ini, tapi mungkin itu saat terburuk," ucap Rossi.(ar)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Upaya Valentino Rossi menggapai podium tertinggi di MotoGP Malaysia kandas, Minggu (4/11/2018). Pebalap 39 tahun itu harus kecewa setelah berhasil memimpin dari awal dia harus terjatuh pada putaran ke-15. Rossi yang sedang mengasapi Marc Marquez menuju detik-detik putaran akhir, tergelincir keluar dari lintasan di Tikungan 1. Meski tak mengalami cidera bahkan masih sempat melanjutkan balap, namun insiden tersebut membuatnya depresi. "Mungkin itu momen terburuk, saya hancur karena kecelakaan itu.

         Perasan campur aduk, di satu sisi senang karena itu lomba terbaik, tapi di lain sisi itu sangat memalukan dan saya sangat kecewa atas kesalahan itu," ucap Rossi dikutip dari Crash.net, Minggu (4/11/2018).

             Melakukan start awal dari urutan kedua, Rossi langsung melesat memimpin jalannya balap. Hingga beberapa putaran, Rossi nampak menguasai jalanya balapan. Para pesaingnya yang menempel di belakang pun berlahan mengendur dan sempat kewalahan. Bahkan sang juara dunia, Marc Marquez, baru berhasil melakukan serangan di beberapa putaran akhir. Namun Dewi Fortuna rupanya belum berpihak pada Rossi. Angan-angan untuk naik podium di hadapan pada penggemarnya di Asia harus pupus, The Doctor pun harus puas dan menerima nasib untuk selesai diurutan ke-18.

         "Untuk membuat balap seperti ini dan pulang dengan nol poin membuat saya frustasi. Saya harus mengatakan itu adalah kesalahan pertama saya musim ini, tapi mungkin itu saat terburuk," ucap Rossi.(ar)

  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  Next 
  •  End 
Page 1 of 6

Entertaiment

Face Book Galleries

JAKARTA,KORANRAKYAT, COM- Terkait dengan penyerahan 5 berkas perkara Satgas Anti Mafia Bola kepada Kejaksaan Agung...
  BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tiba di Bumi Raflesia Bengkulu, Jumat...
Presiden RI Joko Widodo Tiba di Bengkulu   BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Menggunakan pesawat kepresidenan,...
MALANG(KORANRAKYAT.COM)   Berdasarkan skala prioritas pembentukan rancangan Perda”, dimana telah ditindaklanjuti...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla  dengan  Anggota seluruh...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo melantik Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai...
JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga mampu membawa masyarakt akan kesadaran...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dalam acara pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan Tahun...
  JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama...
            JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Tiga hal utama yang harus dimiliki generasi muda sekarang ini adalah...

Ekonomi Makro

  •  



      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla 

     
  •  

Malang Raya

Rumah Kepala PU Kab Malang

 

MALANG(KORANRAKYAT.COM)- Selain menggarap sejumlah pihak

Read more

Privalensi Stunting Di Kota

 

 

MALANG (KORANRAKYAT.COM) Prevalensi balita stunting

Read more

Rendra Bupati Malang Ditahan