Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Berangkat Pakai Motor Jokowi Membuka Asian Games 2018
Last Updated on Aug 19 2018

Berangkat Pakai Motor Jokowi Membuka Asian Games 2018

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla secara resmi membuka perhelatan olahraga akbar Asian Games ke-18, Sabtu, 18 Agustus 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Perhelatan Asian Games kali ini...
Kirab Obor Asian Games 2018 Meriahkan Upacara Penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka
Last Updated on Aug 18 2018

Kirab Obor Asian Games 2018 Meriahkan Upacara Penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka

      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Penutup rangkaian Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada tahun ini menjadi berbeda dengan adanya kirab obor Asian Games 2018.   Prosesi yang diselenggarakan beberapa saat sebelum berlangsungnya Upacara Penurunan Bendera Negara Sang...
Kemeriahan HUT ke-73 Republik Indonesia di Istana Merdeka
Last Updated on Aug 18 2018

Kemeriahan HUT ke-73 Republik Indonesia di Istana Merdeka

      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2018 pagi ini telah berlangsung dengan khidmat dan penuh keceriaan. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Istana Kepresidenan kembali menggelar upacara bendera untuk menyambut hari ulang tahun...
Bareskrim Ringkus Tersangka S Pimpinan UN Swissindo diduga Palsu   Sertifikat
Last Updated on Aug 18 2018

Bareskrim Ringkus Tersangka S Pimpinan UN Swissindo diduga Palsu Sertifikat

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Adanya dugaan pemalsuan sertifikat Bank Indonesia  yang dilakukan UN Swissindo akhinya Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim berhasil meringkus Tersangka S yang.ditangkap di Cirebon. Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Kombes Daniel Tahimonang...
Pengankatan Komjen Ari Dono Sebagai Wakapolri Telah Di Konsulkan Ke Presiden
Last Updated on Aug 18 2018

Pengankatan Komjen Ari Dono Sebagai Wakapolri Telah Di Konsulkan Ke Presiden

      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)   Pelantikan Wakil Kapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto dan serah terima Kabareskrim kepada Irjend Pol Arief Sulistyono  pada Jumat (17/8)2018 yang mana dua jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri sudah dipikir matang . Dalam memutuskanya ini juga  sudah...

World Today

  •  
    PT. INKA Akan Menjadi Operator Kereta Api
     
    DAKAR(KORANRAKYAT.COM) Setelah disepakatinya rencana Senegal membeli 10 Lokomotif Diesel
     

MOSKOW,(KORANRAKYAT.COM) Pelajar Indonesia dari 41 negara mengikuti Simposium Internasional (SI) Perhimpunan Pelajar Indonesia  se-Dunia (PPI Dunia) pada 23-26 Juli 2018 di Moskow, Rusia.

          Acara ini mengambil tema 'Kontribusi Pemuda dalam Strategi Pembangunan Nasional menuju Indonesia Emas 2045' dan bertujuan untuk mengoptimalkan peran sinergitas pelajar Indonesia di luar negeri terhadap kemajuan bangsa dan negara Indonesia, juga sekaligus untuk mempererat persahabatan dan silaturahmi antar sesama pelajar Indonesia di mancanegara.

          Selain diikuti delegasi  41 PPI Negara, 45 delegasi BEM Universitas dari tanah air juga akan ambil bagian dalam SI yang jumlah delegasinya terbanyak sepanjang sejarah perhelatan SI PPI Dunia ini, yaitu 160 delegasi.

         Kapolri Tito Karnavian menjadi pembicara kunci pada acara yang terbagi menjadi empat diskusi panel , yakni pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi kreatif dan  pariwisata, serta akselerasi pembangunan daerah, dengan menghadirkan pembicara Wakil Ketua MPR Mahyudin, Deputi V Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodhawardani, Ketua Umum Asosiasi Dosen Indonesia Dino Patti Djalal,  Staf Ahli Menpar Bidang  Multikultural Esthy Reko Astuti dan lain sebagainya.

           Tito mengatakan, pemuda memiliki peran yang sangat penting dan tak terpisahkan dalam mewujudkan kemajuan bangsa Indonesia.

“Peran pemuda selalu mewarnai perjuangan bangsa. Mulai Budi Utomo, Sumpah Pemuda dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Untuk itu, pemuda menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik,” ujar Tito.

         Ia pun meyakini, PPI Dunia memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki pelajar yang belajar di tanah air, seperti serapan budaya di negeri di mana mereka belajar dan jaringan internasional yang dapat bermanfaat untuk mendukung kemajuan bangsa.

        SI diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelajar Indonesia untuk belajar memahami tantangan global, diikuti penyampaian gagasan untuk bersama-sama menemukan solusi terkait. Buah pemikiran yang tercipta akan dikemas  dalam bentuk buku dan diserahkan kepada pemerintah sebagi sumbangsih pemikiran terhadap persoalan bangsa untuk dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan.

        Koordinator PPI Dunia Pandu Utama Manggala meyakini saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mempererat  jaringan dan bertukar gagasan mengenai arah pembangunan Indonesia pada 2045.

"Kami meyakini, dengan topik strategi pemuda untuk Indonesia 2045, kita para cendikiawan muda berhimpun untuk mempererat networking dan saling bertukar gagasan mengenai arah pembangunan Indonesia ke depan," ujar Pandu.

        Koordinator PPI Dunia yang akan mengakhiri jabatanya pada 24 Juli ini menambahkan, 27 tahun lagi, pada 2045, kemudi Indonesia akan dipegang oleh para pemimpin muda saat ini. Itulah mengapa saat ini harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.

        Beberapa acara penunjang yang dilangsungkan pada SI di antaranya, sidang internal PPI Dunia, pelatihan bersama International School of Economics, sesi berbagi,  malam budaya Indonesia.

Jumlah penduduk usia produktif di Indonesia pada tahun 2045 diprediksi mencapai  70%. Oleh karena itu, diharapkan pada tahun tersebut Indonesia dapat mencapai masa keemasan dalam berbagai aspek.  Hal itu juga sekaligus menjadi tantangan bagi pemuda Indonesia saat ini, untuk ikut berpartisipasi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik. (eas/ca)

 

 

 

Friday, 04 May 2018 16:23

PERMIRA ASEAN Student Games dI Gelar Di Moskow

Written by
 
 
 
MOSKOW,(KORANRAKYAT.COM)  – Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (PERMIRA) sukses menggelar laga olahraga antar mahasiswa negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) bertajuk ‘PERMIRA ASEAN Student Games’, di Moskow, Rusia, Minggu (29/4).
 
    Acara bertemakan ‘Let’s play together, build friendship  and fair play’ itu diawali dengan parade bendera ketujuh negara peserta,  yakni Indonesia, Malaysia, Kamboja, Thailand, Laos, Vietnam, dan Myanmar, yang dibawa oleh para peserta dan diiringi lagu tradisional masing-masing Negara.  Sekitar tiga ratusan peserta dan perwakilan diplomat masing-masing negara turut hadir dalam perhelatan perdana ini.
 
Salam perdamaian  diselipkan PERMIRA pada pementasan tari ‘Perdamaian’ asal Kalimantan Timur  yang diikuti pemotongan tumpeng oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi rusia dan Republik Belarus  Mohamad Wahid Supriyadi.
 
“Semoga melalui acara ini, hubungan antar Negara-negara angota ASEAN semakin erat,” ujar Ketua Panitia PERMIRA ASEAN Student Games Garin Yudha Primaditya. Ia juga menambahkan, semoga semoga perhelatan tersebut dapat menyatukan kekuatan pemuda ASEAN di masa mendatang.
 
          Meski berlangsung sehari, kompetisi berlangsung sangat ketat. Walau tak kebagian podium pertama dari ketiga cabang dan sejumlah kategori yang dipertandingkan, Indonesia cukup puas dengan perolehan podium kedua di cabang futsal wanita, dan podium ketiga pada cabang  futsal pria, badminton tunggal pria dan badminton tunggal wanita.
 
Dubes Wahid Supriyadi berharap, acara ini dapat menjadi agenda tahunan dan merupakan terobosan baru dalam menjaga solidaritas antar mahasiswa ASEAN di Rusia.
 
“Event olahraga seperti ini harus terus selalu diadakan setiap tahun, karena ini adalah terobosan baru untuk tetap selalu menjaga solidaritas dan daya saing yang sehat antar mahasiswa ASEAN yang ada di Rusia demi pembangunan pemuda dimasa yang akan mendatang,” ujarnya.
 
Selain itu, sajian kuliner khas masing-masing negara juga tutur memeriahkan perhelatan yang berlangsung di Sport Hall Moscow Technology University dan didukung oleh Kedutaan Besar RI Moskow, Atase Pertahanan Indonesia di Rusia, Atase Perdagangan Indonesia di Rusia dan sejumlah pihak di tanah air ini.
 
Berikut hasil lengkap pertandingan:
 
Futsal Pria :
 
- Juara 1 Malaysia
 
- Juara 2 Laos
 
- Juara 3 Indonesia
 
Futsal Wanita :
 
- Juara 1 : Malaysia
 
- Juara 2 : Indonesia
 
Badminton Tunggal Pria :
 
- Juara 1 vietnam
 
- Juara 2 vietnam
 
- Juara 3 Indonesia
 
Badminton Tunggal Wanita :
 
- Juara 1 vietnam
 
- Juara 2 malaysia
 
- Juara 3 Indonesia
 
Badminton Ganda Campuran :
 
- Juara 1 vietnam
 
- Juara 2 malaysia
 
- Juara 3 malaysia
 
Tenis Meja Tunggal Pria :
 
- Juara 1 vietnam
 
- Juara 2 malaysia
 
- Juara 3 Myanmar
 
Tenis Meja Tunggal Wanita :
 
- Juara 1 malaysia
 
- Juara 2 vietnam
 
- Juara 3 malaysia
 
Tenis Meja Ganda Campuran :
 
- Juara 1 malaysia
 
- Juara 2 vietnam
 
- Juara 3 Malaysia (ca)

 

 
 
 
.
Tuesday, 13 March 2018 14:32

Lembaga Pendidikan Keguruan Harus Berkualitas

Written by

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM). Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menerima Ketua Umum Pimpinan Pusat  Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Asep Saifuddin Chalim di Kantor Wakil Presiden, Merdeka Utara, Selasa (13/3/2018). Dalam pertemuan tersebut, Asep Saifuddin mengundang Wapres untuk hadir dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pergunu yang akan diselenggarakan di Palangkaraya pada tanggal 4-6 Mei 2018.

Pergunu  sebagai salah satu organisasi profesi guru yang telah terbentuk di 34 Provinsi dan 412 kabupaten/kota ini mengharapkan Wapres dapat memberikan semangat dan arahan kepada seluruh guru NU untuk meningkatkan kualias pendidikan fi Indonesia. 

Wakil Ketua PP Pergunu Aris Adi Leksono menyampaikan bahwa saat ini Pergunu telah memberikan beasiswa kepada siswa, mahasiswa dan guru-guru yang belum menempuh pendidikan Sarjana. Tak hanya itu, Pergunu juga memberikan beasiswa kepada kepada sekitar 200 mahasiswa dari luar negeri untuk menempuh pendidikan di Institut KH. Abdul Chalim yang merupakan perguruan tinggi yang didirikan oleh NU. 

Aris juga menyampaikan gagasan pentingnya sebuah Komisi Perlindungan Guru Indonesia sebagai wadah untuk menjalankan fungsi control serta perlindungan kepada guru di tengah maraknya kasus yang melibatkan guru dewasa ini.

“Gagasan pembentukan KPGI ini ada untuk memberikan perlindungan kepada guru-guru di Indonesia”, ujar Aris.

Wapres menyampaikan apresiasi kepada Pergunu yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, Bahkan Pergunu telah melakukan terobosan dengan memberikan beasiswa kepada Mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan di Indonesia.

Lebih jauh Wapres mengungkapkan kualitas pendidikan secara umum tidak hanya bergantung pada kuantitas dari sekolah atau universitas, tetapi kualitas dari lembaga pendidikan itu sendiri. Bahkan lebih dalam Wapres menuturkan bahwa kualias pendidikan secara umum akan dipengaruhi oleh kualits lembaga pendidikan keguruan.

“Kualitas siswa sangat tergantung kepada kualitas guru, dan kualitas guru tergantung pada kualitas lembaga pendidikan keguruan. Disinilah Pergunu berperan untuk meningkatkan kualits pendidikan kita, : ungkap Wapres.

Di akhir pertemuan, Wapres menyampaikan harapannya agar mutu pendidikan kita dapat bersaing dengan negara-negara lain, sehingga kita tidak tertinggal dari negara-negara lain.

Hadir bersama Asep Saifuddin Chalim, Ketua Dewan Penasehat PP Pergunu As’ad Said Ali, Dewan Penasehat PP Pergunu Mujib Qulyubi dan Romi Siswanto, Wakil Ketua Pimpinan PP Pergunu Aris Adi Leksono dan Fathurrahman, Bendahara Pimpinan Pusat Pergunu Habiburrahman. 

Sementara Wapres didampingi Sekretaris Wakil Presiden Mohamad Oemar dan Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Pengguangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah Sahrul Ujud.(eas)

 

MAKASAR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo mengingatkan agar dalam bekerja harus fokus dan memiliki prioritas apa yang ingin dikerjakan. Jangan lagi anggaran dibagi rata ke berbagai kegiatan yang tanpa fokus. “Bertahun-tahun dilakukan, hasilnya tiap tahun  enggak berasa. Kontrolnya secara manajemen juga sulit. Kadang ‘baunya’ saja tidak terasa, duitnya hilang, hasilnya juga tidak terlihat sama sekali.

         ‘Baunya’ kadang-kadang tidak kelihatan, apalagi fisiknya,” ujar Kepala Negara ketika memberikan sambutan pada Peresmian Pembukaan Konvensi Kampus XIV dan Temu Tahunan XX Forum Rektor Indonesia Tahun 2018 yang dilaksanakan di Gedung Baruga Andi Pangeran Pettarani, Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Kamis 15 Februari 2018.

        Untuk itu, Presiden selalu mengingatkan agar tidak terjebak pada rutinitas yang monoton. "Harus berani melakukan perubahan dan berinovasi. Saya tegur pada Menristekdikti agar fakultas yang sudah berpuluh tahun tidak mengubah diri segera kita ubah karena dunia sudah berubah sangat cepatnya," kata Presiden. 

      Pemerintah juga harus bergerak cepat karena yang memenangkan kompetisi hanyalah yang memiliki kecepatan. Sekarang bukan lagi negara besar yang menang terhadap negara kecil. "Sekarang ini yang cepat adalah yang menang. Yang tanggap, yang responsif yang menang meski itu negara kecil," ujarnya.

Oleh karena itu, berulang kali Presiden meminta dilakukan deregulasi untuk memangkas aturan yang menjebak dan menjerat diri kita sendiri. Selama tiga tahun ini Presiden terus berusaha memangkas regulasi, memangkas prosedur yang berbelit-belit. 

       "Saya masih mendengar guru, kepala sekolah tak sempat mendampingi murid belajar karena mengurus SPJ. Saya tidak tahu di perguruan tinggi sama atau tidak, sama saya kira. Negara ini habis energinya hanya klarena urusan SPJ," ucapnya.

 

       Untuk masalah SPJ ini, Presiden pernah menanyakan kepada menteri keuangan dimana terdapat 43 laporan yang harus disampaikan. Selain 43 laporan, terdapat 119 laporan turunannya. "Coba apa negara ini hanya _ngurusin_ 43 laporan plus anak laporan 119 tadi. Saya tidak mau lagi ini. Saya minta maksimal tiga laporan saja cukup. Laporan bertumpuk-tumpuk. Inilah rezim SPJ, rezim laporan yang ingin kita sederhanakan, sehingga semuanya dapat berjalan dengan cepat," ujar Presiden.

        Selain kepala sekolah, guru dan dosen tidak sempat mendampingi siswa karena mengurus SPJ,  penyuluh pertanian tak sempat pergi ke sawah karena sibuk membuat proposal dan laporan bantuan. "Ini sama dengan SPJ, persis sama. Tadi sudah saya sampaikan, saya khawatir jangan-jangan dosen dan rektor sibuk urus administrasi, SPJ penelitian daripada mengajar dan meneliti," kata Presiden.  

Untuk itu, Presiden memerintahkan Menristekdikti untuk melakukan deregulasi dan debirokratisasi di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Hal ini perlu dilakukan agar jajaran perguruan tinggi tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengurus banyak hal.

"Duduk dengan menteri-menteri terkait, kembangkan sistem informasi handal, bangun aplikasi yang simpel dan menyederhanakan administrasi. Karena ini menjadi contoh bagi kementerian lain. Karena biasanya yang cepat mengubah dan berubah itu perguruan tinggi dan dimulai dari kemenristekdikti. Berubah terlebih dahulu. Ini sebenarnya mudah asal niat, asal mau," ujar Presiden.

 

        Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Ketua FRI Suyatno dan Rektor Universitas Hasanuddin Dwia Ariestina Pulubuhu.(eas)

Monday, 29 January 2018 09:26

Kemenag: DNA PTKIN Merupakan islam Wasathiyah

Written by

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)--- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa DNA Perguruan Tingi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) adalah Islam wasathiyah. Hal ini ditegaskan Menag s saat merilis Seleksi Prestasi Akademik Nasional-Ujian Masuk (SPAN-UM) PTKIN 2018 di Jakarta.

Di hadapan para pimpinan PTKIN, Menag mengingatkan bahwa PTKIN memikul tanggung jawab untuk menyebarkan Islam wasathiyah, Islam yang moderat atau Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamiin. “Jika ada mahasiswa atau lulusan PTKIN menjadi ekstrimis, ini perlu dipertanyakan DNA-nya,” kata Menag, Senin (29/01).

Menag juga mengingatkan agar Universitas Islam Negeri (UIN) yang saat ini menyelenggarakan program studi umum agar pengetahuan keislamannya tidak luntur. “Program-program studi keislaman perlu dikawal dengan sebaik-baiknya. Karena itu core kita. Begitu juga program studi yang bersifat umum,” ujarnya.

Menag prihatin, di tengah semangat beragama umat yang semakin tinggi, prodi agama di PTKIN justru lebih kecil peminatnya dari prodi umum. “Ini harus dikaji. Kenapa masyarakat seperti itu,” ujarnya.

Menurut Menag, wawasan dan pendidikan keagamaan penting di tengah meningkatnya semangat keberagamaan umat. Sebab, beragama tidak cukup hanya semangat saja. Lebih dari itu, beragama juga perlu dibekali dengan wawasan dan pengetahun keagamaan. Karena itu, prodi-prodi agama harus dapat menjawab kebutuhan masyarakat saat ini.

Menag mencontohkan, prodi tafsir hadits.  Menurutnya, sangat relevan dengan kondisi saat ini yang penuh dengan lalu lintas informasi. “Ilmu (tafsir hadits) ini sangat relevan pada saat ini agar masyarakat tidak mudah terpancing atau percaya pada fitnah dan hoax,” pungkasnya. (eas)

.

 

MAKASAR(KORANRAKYAT.COM) . Membangun perdamaian adalah ‘seni’ yang bersumber dari ketekunan, kegigihan  dan keahlian. Sementara, faktor agama sering dijadikan justifikasi atas konfLik dan kekerasan yang telah terjadi sebelumnya.  Demikian beberapa hal yang ditegaskan  Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) dalam Pidato Pengukuhan DR HC dalam bidang Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar di Makassar, Kamis 25 Januari 2018.  Dalam pidatonya yang bertema “KAJIAN PERDAMAIAN: PERSPEKTIF AGAMA, EKONOMI DAN  POLITIK”, JK  menyatakan dirinya sangat senang berbicara tentang perdamaian dengan mengatasi konfik dan kekerasan guna menciptakan perdamaian dan rekonsiliasi.  “Berdasarkan pengalaman pribadi secara langsung dalam mengakhiri konfik di Ambon, Poso dan Aceh, saya dapat memberikan refeksi tentang bagaimana menciptakan perdamaian (crafting peace). Membangun perdamaian adalah ‘seni’ yang bersumber dari ketekunan, kegigihan  dan keahlian,” tegas JK dihadapan civitas akademik Universitas Islam Negeri Alaudin dan para undangan.

          Dikatakannya, gangguan terhadap perdamaian dan harmoni di kalangan masyarakat, kelompok etnis, intra dan antar umat beragama disebabkan berbagai faktor yang sangat kompleks. Secara internal di sebuah negara atau daerah negara tersebut, faktor-faktor itu lebih banyak terkait dengan ekonomi, politik, dan sosial-budaya daripada agama semata-mata. Faktor-faktor penyebab konfik, kekerasan dan perang berkombinasi satu sama lain membuat terganggunya perdamaian dan harmoni dalam negara atau daerah tertentu. “Faktor agama sering datang belakangan dijadikan justifikasi atas konfik dan kekerasan yang telah terjadi sebelumnya. Pada zaman sekarang, hampir tidak ada konfik yang murni bersumber dari agama. Negara yang sangat heterogen plural, bhinneka atau majemuk dalam berbagai aspek kehidupan seperti suku bangsa atau etnisitas, agama, sosial-budaya dan bahasa seperti Indonesia mengandung banyak potensi kerawanan. Kerawanan yang dihadapi Indonesia jelas jauh lebih besar bagi munculnya konfik dibandingkan negara yang homogen dalam kehidupan para warganya.

          Karena itulah kemajemukan dan kebhinnekaan Indonesia harus disikapi secara arif dan bijaksana. Kita patut bersyukur karena walaupun Indonesia penuh dengan keragaman dan kebhinnekaan, tetapi tradisi kerukunan dan kedamaian merupakan salah satu distingsi wilayah ini sejak waktu lama. Sepanjang sejarahnya, Indonesia tidak pernah mengalami konfik, kekerasan atau perang yang berlangsung lama dan luas. Tidak kurang penting, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mengakui kemajemukan itu secara konstitusional seperti Pancasila yang melalui sila pertamanya Ketuhanan Yang Maha Esa yang mengakodasi kemajemukan agama dan umat beragama. 

           “Selanjutnya adalah dalam prinsip ‘Bhinneka Tunggal Ika’ yang berarti ‘keragaman dalam kesatuan’.Meski demikian, perdamaian dan kedamaian tidak bisa dipandang sebagai telah selesai. Perlu penciptaan kondisi yang kondusif bagi perdamaian dan kedamaian secara terus menerus; pada saat yang sama juga perlu pencegahan konfik dan kekerasan secara berkesinambungan. Apalagi perubahan yang terus berlangsung dalam kehidupan bangsa dapat menciptakan gangguan terhadap perdamaian, kedamaian dan harmoni di antara berbagai kelompok warga,” katanya.

Dikemukakan juga bahwa gangguan terhadap perdamaian, kedamaian dan harmoni di Indonesia juga bisa muncul karena perkembangan global. 

“Berbagai gagasan dan gerakan radikal bersifat transnasional dengan cepat dan luas menyebar di Indonesia. Gagasan dan gerakan transnasional dengan segera pula menimbulkan ketegangan, konfik dan kekerasan di tanah air kita. Tidak jarang paham dan gerakan transnasional itu bersifat dan bertujuan politik—membentuk negara semacam daulah Islamiyah atau khilafah—atas dasar konsep keagamaan mereka sendiri,” ujarnya.

 

        Konfik politik dan ekonomi di antara negara, lanjutnya juga merupakan sumber konfik yang menimbulkan gangguan terhadap perdamaian dan kedamaian. Dominasi dan hegemoni suatu negara (dan aliansi dan koalisi negara-negara) terhadap negara lain menimbulkan ketegangan, konfik dan bahkan perang seperti bisa disaksikan di Timur Tengah dan Asia Selatan dalam waktu yang sudah lama sampai sekarang.

Selain itu, hubungan internasional yang tidak adil seperti tercermin dalam lembaga-lembaga internasional seperti PBB juga menjadi sumber ketegangan dan konfik yang mengganggu perdamaian dan harmoni masyarakat global. “Dominasi negara-negara tertentu dalam lembaga-lembaga internasional semacam PBB dengan mengorbankan bangsa atau negara lain—seperti Palestina—menimbulkan ketegangan dan konfik di tingkat internasional yang kemudian mengimbas ke negara tertentu,” ucapnya.

 

         Menghadapi berbagai tantangan dan gejala konfik yang terus meningkat di bagian tertentu dunia, Indonesia yang damai, stabil dengan ekonominya yang terus bertumbuh berusaha memainkan peran lebih besar untuk menciptakan perdamaian. Indonesia kini termasuk berada di garis terdepan dalam usaha mewujudkan perdamaian di Palestina dan di Myanmar—menyangkut etnis Rohingya.JK juga mengingatkan bahwa ada sementara kalangan berpendapat, agama adalah sumber konfik dan kekerasan yang mengancam perdamaian dan kedamaian.  “Memang terdapat kelompok yang atas nama agama melakukan tindakan kekerasan dan terorisme di berbagai negara, termasuk Indonesia. Tetapi orang-orang atau kelompok seperti ini tidaklah representasi umat beragama secara keseluruhan; mereka hanyalah segelintir orang yang menggunakan agama untuk menjustifkasi konfik dan kekerasan yang tidak bisa dibenarkan. Sering terbukti bahwa pelaku kekerasan atas nama agama tersebut bukanlah orang atau kelompok yang dikenal sebagai pengamal agama yang taat. Banyak di antara mereka juga tidak memahami agama dengan benar. Dengan melakukan kekerasan, mereka seolah ‘menemukan’ agama kembali. Oleh karena itulah saya meyakini  bahwa agama bukan sumber 

konfik dan kekerasan. Semua agama sangat menekankan ajaran tentang perdamaian dan kedamaian. Misalnya Islam yang namanya saja berarti ‘damai’. Islam datang adalah untuk menjadi rahmat bagi alam semesta, seperti ditegaskan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, ‘wa ma arsalnaka illa rahmatan lil ‘alamin’—tidaklah Kami mengutus engkau [Muhammad] kecuali untuk menjadi rahmat bagi alam semesta (Surah al-Anbiya 107). Jadi tegas dan jelas, Islam datang bukan untuk menciptakan konfik dan kekerasan,” papar JK.

 

            Dalam berbagai upaya saya di lapangan untuk mengatasi konfik dan kekerasan guna menciptakan perdamaian dan rekonsiliasi, JK menemukan bahwa agama, atau ajaran tertentu dari agama, telah disalahartikan dan disalahgunakan (used and abused). Penyalahgunaan agama itu sering terkait dengan kepentingan politik, ekonomi dan kontestasi lain di antara kelompok masyarakat atau komunitas berbeda.

 “Dalam pertemuan-pertemuan massal dan terbatas di antara pihak-pihak yang terlibat pertikaian, konfik dan kekerasan, saya berulang kali menyatakan kepada para pemimpin agama dari agama-agama yang berbeda, bahwa para masing-masing pemimpin kelompok kekerasan telah menjual surga dengan harga murah. Ini mereka lakukan dengan memerintahkan orang-orang dalam kelompoknya untuk membunuh musuh-musuh mereka karena dengan begitu mereka disebut akan masuk surga,” tegasnya. 

 

       Diingatkannya juga bah berbagai kajian ilmiah-akademis menyimpulkan,  konfik, kekerasan dan perang banyak terkait dengan masalah ekonomi. Penelitian-penelitian yang dilakukan banyak ahli menegaskan, kepincangan dan ketidakadilan ekonomi di antara kelompok warga merupakan salah satu faktor utama konfik dan kekerasan. Pengangguran dan kemiskinan yang dialami sebagian warga membuat mereka jauh dari sejahtera; sebaliknya hidup dalam kesengsaraan dan kenestapaan.

“Orang-orang atau kelompok masyarakat yang mengalami kepincangan dan ketidakadilan ekonomi termasuk salah satu kelompok paling rawan bagi tumbuhnya radikalisme yang mengakibatkan konfik dan kekerasan. Perdamaian, kedamaian dan harmoni menghadapi tantangan serius jika masih banyak warga atau kelompok masyarakat yang menganggur dan miskin sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari,” lanjutnya.

Oleh karena itulah, ujarnya lagi, pengembangan pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berimbang sangat esensial untuk penciptaan perdamaian, kedamaian dan harmoni. Pertumbuhan ekonomi harus disertai pemerataan untuk memperbaiki kehidupan mereka yang miskin atau menganggur.

“Pengembangan ekonomi yang berkeadilan dan berkesimbangan mestilah mencakup berbagai tingkatan: antara satu daerah dengan daerah lain; antara kota dan desa; antara bagian tertentu kota dengan bagian lain kota; antara bagian pedesaan dengan bagian lain desa. Keadilan dan keseimbangan ekonomi itu mesti pula mencakup antara satu golongan  masyarakat dengan golongan masyarakat lain, satu kelompok etnis dengan kelompok etnis lain; antara kelompok pendatang (migran) dengan penduduk lokal (asli),” ucapnya. Karena itu, JK menegaskan kembali bahwa ketidakseimbangan dan ketidakadilan di antara berbagai tingkatan atau bagian masyarakat itu, sekali lagi, dapat menyimpan potensi konfik yang sewaktu-waktu dapat meledak menjadi kekerasan—menghancurkan perdamaian, kedamaian dan harmoni (eas/wapres)

 

 SINEGAL(KORANRAKYAT.COM) Universitas Brawijaya (UB) kini menjadi rebutan kerja sama oleh kampus-kampus di Afrika Barat. Dua kampus setidaknya telah teken MoU kerja sama dengan UB yang kini sedang dalam tahap pelaksanaan.

 Delegasi UB yang diwakili oleh Prof. Ifar Subagiyo, Kepala Kantor Internasional UB, dan Prof. Marjono, Liaison Officer Kantor Internasional UB, pada 15-19 Januari 2018 telah melakukan kunjungan ke Gambia dan Senegal dalam rangka memperkuat kerja sama dan menindaklanjuti MoU kerja sama yang telah ditandatangani pada tahun 2017.

       Di Senegal, delegasi UB bertemu dengan salah satu kampus swasta terbesar di Senegal, Institut supérieur de management (ISM)-Dakar (18/01). Dalam pertemuan dibahas sejumlah area kerja sama yang ke depannya akan dijajaki yaitu program sandwich atau exchange program dalam program studi bisnis, manajemen, ekonomi dan hubungan internasional. Selain itu, kedua kampus juga membahas mengenai kolaborasi dalam program PhD. Melalui kemitraan ini, UB diminta untuk membantu menghidupkan kembali program Ph.D yang dulu sempat ada di ISM.

 

Demand untuk program Ph.D sangat tinggi di ISM, banyak profesor dari mancanegara yang datang, biayanya juga cukup tinggi, namun Pemerintah belum berikan otorisasi kepada ISM untuk buka program Ph.D,” ungkap Dr. Daniel Bitty yang pernah menerima tiga beasiswa dari Indonesia.

 

         Dr. Daniel Bitty yang kini menjabat sebagai Direktur Kerja Sama Internasional ISM dan Institut Afrika-Asia berharap kerja sama di program Ph.D akan menjadi projek jangka panjang kedua belah pihak. Saat ini ISM sedang fokus mendatangkan pengajar dari Indonesia untuk mengajar kelas Bahasa Indonesia di ISM yang pesertanya tiap tahun semakin banyak.

 

            Dubes RI Dakar, Mansyur Pangeran, yang turut hadir dalam pertemuan mengatakan KBRI Dakar akan terus membantu suksesnya kerja sama university-to-university dengan menjembatani komunikasi antara kedua kampus. Dubes juga menyambut baik MoU yang telah ditandatangani kedua rektor dan berharap akan lebih banyak lagi mahasiswa dari Senegal khususnya ISM yang belajar ke Indonesia baik melalui skema UB-ISM maupun beasiswa Darmasiswa dan KNB.

 

Dubes Mansyur juga menyampaikan kendala Bahasa yang seringkali dialami oleh mahasiswa Senegal dalam mengisi aplikasi online Beasiswa Darmasiswa dan KNB. Diharapkan dengan adanya skema UB-ISM akan memudahkan KBRI dalam menjaring mahasiswa-mahasiswa unggulan dari Senegal dengan komunikasi Bahasa Inggris yang memadai.

 

Sementara itu, Prof. Ifar Subagiyo mengatakan bahwa UB telah menyiapkan seorang pengajar Bahasa untuk ISM. “Kedatangan kami ke ISM, salah satunya adalah untuk mendapatkan konfirmasi dari ISM mengenai waktu pengajaran dan perihal administrasi.”

 

“Untuk langkah selanjutnya, kita perlu cocokkan sistem kredit antara kedua kampus untuk realisasi exchange program.”

 “Pada tahun ini UB juga akan menawarkan tiga slot beasiswa untuk ISM dalam program Master dan Ph.D. UB akan bebaskan biaya kuliah dan berikan tunjangan bulanan dan rumah.”

 Dalam kesempatan tersebut, dengan disaksikan oleh Dubes Mansyur, UB menyerahkan naskah asli MoU yang telah ditandatangani oleh kedua Rektor.

 

Gambia Lebih Gesit

 

        Selain berkunjung ke Senegal, UB juga melawat ke Gambia untuk bertemu Rektor University of The Gambia (UTG) sekaligus menghadiri undangan the 10th Convocation Ceremony of University of The Gambia.

 Dalam acara Convocation yang dihadiri oleh Presiden Gambia, Adama Barrow, Rektor UTG (Vice-Chancellor), Prof. Faqir Muhammed Anjum, dalam pidatonya menyebutkan kontribusi dan komitmen yang telah dipersembahkan oleh UB bagi Gambia. Selanjutnya, dalam pertemuan dengan Rektor UTG di kampus UTG (16/01), kedua kampus membahas mengenai perluasan kerja sama di bidang pertanian, salah satunya pengelolaan air dan budidaya tanaman.

 

       Rektor UTG sangat optimis kedua pihak dapat mengeksplor lebih jauh bidang kerja sama lainnya terutama di bidang pertanian karena Pemerintah Gambia sedang membangun kompleks kampus baru untuk UTG di Faraba. “Kerja sama antara kedua kampus terbilang cukup cepat, meski baru bertemu April tahun lalu, UB sudah menerima 5 mahasiswa dari UTG, 3 melalui skema kerja sama UB-UTG dan 2 lainnya melalui beasiswa Islamic Development Bank (IDB). Tidak hanya itu, ada dua mahasiswa lainnya yang mendaftar ke UB dengan biaya sendiri. Dampak kerja sama ini sangat terasa di Gambia,” ujar Dubes Mansyur.Pada bulan April mendatang Rektor UTG berencana berkunjung ke UB untuk mempersiapkan rencana pelatihan untuk staf UTG pada bulan Juni-Juli di Malang.(eas)

 

BOGOR (KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan perubahan yang saat ini sedang terjadi dengan begitu cepatnya dan mencakup hampir di berbagai bidang, seperti sosial, ekonomi, politik, media, hingga pendidikan. Meski demikian, masih banyak yang belum menyadari dan mengantisipasi perubahan tersebut, salah satunya perguruan tinggi.

    Oleh sebab itu, Kepala Negara meminta perguruan tinggi untuk mendorong dan mengembangkan inovasi para mahasiswanya agar tidak terjebak pada rutinitas. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden saat menghadiri Penutupan Rembuk Nasional Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) yang digelar pada Rabu, 29 November 2017, di Universitas Esa Unggul, Jakarta. "Kata kuncinya adalah mendorong dan mengembangkan inovasi. Kita tidak boleh terjebak pada rutinitas dan cara-cara baru harus dikembangkan. Keinginan mahasiswa untuk berinovasi harus ditumbuhkan serta kreasi-kreasi baru harus difasilitasi dan dikembangkan," ujar Presiden.

        Tak hanya para mahasiswa, Presiden juga berharap perguruan tinggi mendukung para _sociopreneur_ yang telah melakukan sejumlah inovasi dan berhasil memecahkan masalah di masyarakat. "Saya senang sekali banyak para _sociopreneur_ di kalangan generasi muda kita menciptakan tas plastik daur ulang misalnya yang terbuat dari bahan non kimiawi yang bisa mengurangi pencemaran lingkungan. Dan membuat aplikasi untuk komunikasi antara guru dan murid, antar guru dengan pemangku kepentingan pendidikan, membuat aplikasi untuk memberi makan ikan secara efisien, aplikasi untuk perdagangan online dan lain-lain," ungkapnya.

     Selain itu, lanjut Presiden, proses pengajaran dan fasilitas pendukung kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi juga harus diubah. Misalnya terkait tempat perkuliahan yang tidak melulu harus dilakukan di dalam ruangan. Menurut Presiden, walaupun teori penting tapi tantangan dan pengalaman lebih penting.

 "Penting di sebuah perguruan tinggi adanya _co-working space_, penting sekali, dalam _co-working space_ para mahasiswa, para dosen bisa saling bekerja sama, bisa bekerja bersama menciptakan inovasi-inovasi, menciptakan hal-hal yang baru. Interaksi lintas ilmu, lintas fakultas sangat penting saat ini," tutur Presiden.

   Bahkan ke depannya, Presiden berharap perguruan tinggi dapat meningkatkan _co-working space_ menjadi _creative hub_ dengan spesifikasi yang dimiliki oleh masing-masing perguruan tinggi."Fasilitasnya bukan hanya tempat kerja bersama tapi fasilitasnya juga dalam bentuk membantu berjejaring membangun _networking_ dengan para inovator lain dan membantu dengan sumber pembiayaan kalau ada inovasi. Dan itu semua hal yang sangat menarik," ucap Presiden.

    Presiden meyakini cara tersebut akan memberikan banyak manfaat bagi perguruan tinggi, di antaranya pembiayaan pengembangan inovasi ke dunia industri."Artinya tidak berarti harus semuanya dibiayai oleh perguruan tinggi tapi bisa dibiayai bersama dengan pihak swasta, pihak perbankan, perusahaan _packaging_, perusahaan _marketing_, perusahaan logistik, dan yang lain-lainnya. Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut adalah Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir  dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.(eas)

 

 

 

 

 

.

MALANG (KORANRAKYAT.COM) Simbul Kejayaan kerajaan Majapahit dan Singosari telah di diskusikan oleh Forum Komunikasi Batu Mulia Nusantara  yang di inisiasi  pusat Studi peradaban di Universitas Brawijaya Malang. Hadirkan Pemangku adat serta yayasan Kraton serta komunitas pecinta batu mulia nusantara, Kegiatan Kamis (16/11) di FH Universitas Brawijaya Malang.  

             Dikatakan  Wing Setiawan Ketua Panitia bahwa Forum Komunikasi Batu Mulia Nusantara  pusat Studi peradaban Lembaga  yang dinaungi  Lembaga Penelitian Masyarakat (LPPM) Universitas Brawijaya berharap bisa melestarikan   budaya bangsa.  Oleh karenya dengan adanya FGD dan Forum Komunikasi ini membahas geliat batu mulia nusantara berawal dari keluhuran Kerajaan Singasari dan kejayaan Kerajaan Majapahit. "Pusat studi peradaban UB fokus menggali nilai beradaban dan salah satunya batu mulia. Batu mulia saat ini telah menjadi suatu komoditi dan hal itu tidak bisa dipisahkan dari zaman kerajaan. Khususnya Singasari dan Majapahit," ujarnya

Ditambahkan Industri batu mulia sempat booming di Indonesia dan semakin menurun. Wing berharap FGD ini mampu membangkitkan kembali industri batu mulia dan merefleksikannya dengan kejayaan masa lalu.

Misalnya menguak masa lampau ketika batu mulia memiliki keunggulan dan dibuat menjadi mahkota. "FGD ini adalah pencerdasan ke masyarakat bahwa nusantara ini kaya dengan kekayaan mineral. Batu muli bukan hanya cinderamata tapi memiliki nilai jual sebagai komoditi yang bisa dimanfaatkan dengan baik dan mengalahkan komoditi batu mulia negara lain," ujarnya    

           Ia katakan Kerajaan Singasari yang cukup tua dengan banyak peninggalan dan menghasilkan Kerajaan Majapahit di Trowulan, memiliki kekayaan luar biasa terutama pada batu mulia yang banyak digunakan sebagai hiasan pada mahkota maupun patung. "Di FGD dan forum komunikasi ini membangkitkan kembali peradaban masa lalu dan melihat dari sisi sejarah kejayaan kerajaan. Batu mulia di nusantara sangat beragam dan bernilai tinggi. Sehingga perlu juga diketahui bagaimana membangun ekonomi kreatif dari batu mulia," tuturnya.

              Sedangkan pemateri dari lembaga adat keraton pangeran mas’ ut   serta komunitas pratisi batu mulia industri kreatif sedangkan dari akademisi  dari UGM, ITS dan Universitas Brawijaya . Sedangkan batu mulia yang dipamerkan berasal dari batu mulia nusantara  berbagai daerah di Jatim  meliputi Malang dan peninggalan  kerajaan Majapahit  dan Singosari serta ada yang dari luar  Jawa . Diharapkan  di forum  FDG akan dibuat dan MOU  dengan melalui Fotum Komunikasi Batu Mulia untuk kembangkan serta menguatkan kasana  beradapan nusantara dengan mengisi Musium Batu Mulia Nusantara. (fd)  

Thursday, 26 October 2017 12:30

Tito Dapat Gelar Profesor

Written by

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  – Melalui sidang Senat Terbuka dipimpin oleh Gubernur STIK-PTIK Irjen Pol Remigius Sigid Tri Harjanto di auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/10) 2017 akhirnya Kepala Polri (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra- Terorisme di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

Perwakilan guru besar pada senat akademik, Iza Fadri saat ditemui di PTIK, Kamis (26/10)2017 mengatakan perjalan prosesi pengukuhan dilaksanakan dalam sidang Senat Terbuka dipimpin oleh Gubernur STIK-PTIK Irjen Pol Remigius Sigid Tri Harjanto di auditorium PTIK. Akhirnya. Keputusan pengukuhan Tito sebagai guru besar telah ditandatangani oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir melalui Surat Keputusan Nomor 98876/A2.3/KP/2017 tanggal 19 Oktober 2017.Dengan demikian Tito resmi memiliki gelar sebagai profesor."Menetapkan dan mengangkat Jenderal Polisi Drs H Muhammad Tito Karnavian MA PhD dalam jabatan akademik sebagai guru besar dan dosen tidak tetap bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme," ujarny saat membacakan SK Menristek Dikti.

Nampak pada prosesi itu, usai pembacaan SK Menteri, Tito pun menyampaikan orasi ilmiah bertajuk "Peran Polri dalam Penanganan Terorisme di Indonesia".Proses administrasi untuk pengusulan jabatan akademik guru besar ini telah dilakukan sejak awal Juli 2017.

Sebelumnya, PTIK telah menginventarisasi karya-karya akademik dan memverifikasi atas kegiatan ilmiah serta karya tulis penerima Bintang Adhi Makayasa tahun 1987 itu.

Kini tercatat pada tahun 2008, Tito mendapat beasiswa pada program PhD bidang Strategic Studies dari disiplin ilmu politik internasional di Rajaratnam School of International Studies (RSIS) di Nanyang Technological University (NTU) Singapore.

Tertarik dengan dunia terorisme dan insurgensi, Tito kemudian menulis disertasi tentang "Insurgensi Islamis" dengan studi kasus gerakan Jamaah al Islamiyyah.

Pada bulan April 2013, ia berhasil mempertahankan disertasinya dan memperoleh gelar PhD dengan penghargaan 2nd Class Upper atau setingkat Magna Cum Laude dengan GPA 4.25.

Pada 2011, Tito juga menyelesaikan pendidikan Lemhannas dengan predikat penerima Bintang Seroja lulusan terbaik.

Hadir dalam acara tersebut Menristek Dikti M Nasir, Jaksa Agung HM Prasetyo, Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua DPR RI Setya Novanto, Wakil Ketua DPR RI Fachri Hamzah, anggota DPR Agus Hermanto dan sejumlah petinggi Polri lainnya.

Selain itu hadir pula sejumlah tokoh masyarakat, antara lain Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin dan Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid.(vk)

 

 

Sunday, 20 August 2017 08:07

Mantan Staf Khusus Panglima Maju Pilgub Jatim

Written by

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM)  - Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio hari ini mendatangi Kantor DPD Partai Golkar. Mantan Pangdam I Bukit Barisan ini, mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Gubernur Jawa Timur untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim.

"Saya senang hidup di Jawa Timur. Orang-orangnya fair dan terbuka," kata Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio saat mengambil formulir pendaftar ke panitia pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jatim Pilkada 2018 di kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Jalan A Yani, Surabaya, Jumat (18/8/2017).

Istu merupakan purnawirawan TNI AD kelahiran Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur. Dia pensiun dari TNI AD pada Januari 2017. Kemudian pada April 2017, memutuskan bergabung ke Partai Golkar.

"Saya masuk ke Golkar, karena tidak ada berhenti namanya pengabdian. Kebetulan ada pilkada, saya terpanggil (ikut mendaftar bakal calon gubernur Jatim)," tuturnya.

Katanya, jika masyarakat Jawa Timur cocok dengan dirinya untuk menjadi Gubernur Jatim periode 2018-2023.

"Kalau masyarakat Jawa Timur barangkali cocok dengan saya. Saya akan mengabdikan diri, dan badan saya hibahkan untuk Jawa Timur," jelasnya (fd)

Thursday, 04 May 2017 13:40

Jawa Jadi Pertarungan PAN Cari Cagub Potensial

Written by

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Pulau Jawa menjadi fokus Partai Amanat Nasional (2018) menghadapi  Pilkada serentak 2018. Mereka pun berencana membentuk tim permanan untuk meraup suara dan memenangkan kontestasi baik di Pilgub Jawa Barat, Jawa Timur, maupun  Jawa Tengah. Untuk di Jawa Barat, mereka sudah membahas persoalan koalisi. "Walau masih wacana, PAN kemungkinan besar akan koalisi dengan Gerindra. Dengan partai lain masih kami jajaki," ujar Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/5).

 Terkait calon gubernurnya, ada dua opsi. Yakni, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi. Sementara, calon wakil gubernurnya berasal dari PAN. "Dua-duanya (Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi) bisa minta PAN. Antara Desi Ratnasari atau Bima Arya," ucap anggota tim Pilkada serentak 2018 itu. Di Jatim, PAN berencana memberikan dukungan kepada  Khofifah Indar Parawansah atau Saifullah Yusuf untuk menjadi gubernur. Yandri mengaku keduanya sudah menjalin komunikasi dengan PAN.

Bahkan mereka sudah komunikasi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). "Sudah. Sering ketemu sama Cak Imin (Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar)," sebut Yandri.Di Jawa Tengah, PAN melirik Marwan Jafar untuk dijadikan gubernur. "Wakilnya kita dorong dari PAN. Ada beberapa di situ. Kita tetap prinsipnya itu kader," tegasnya. Keputusan siapa yang bakal diusung di tiga Pilgub itu kemungkinan akan disampaikan setelah Agustus 2017. "Setelah Agustus untuk memulai pematangan koalisi dan itu bisa diumumkan bisa koalisi dengan siapa. Kan pendaftran 2018 Februari," pungkas Yandri.(as)

 

 

Tuesday, 02 May 2017 16:37

Dedy Mizwar Digadang Cagub Jabar Oleh Gerindra

Written by

 

BANDUNG (KORANRAKYAT.COM) - Menghadapi Pilgub Jabar 2018, DPD Partai Gerindra Jabar melaksanakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda), Senin (01/05). Ketua DPD Gerindra Jabar, Mulyadi disebut-sebut akan diusung sebagai salah satu kader partai yang bakal maju dalam pemilihan Gubernur Jawabarat 2018.
Ketua DPD Gerindra Jabar, Mulyadi mengatakan, ingin menjadikan Gerindra partai terbesar di Jawa Barat. Dia berjanji saatnya membayar hutang menjadikan Prabowo menjadi presiden sesungguhnya. Terlebih, Jabar diklaim menjadi indikator lumbung suara dalam suksesi pemilihan presiden 2019. 


“Saya berharap dari awal dilantik saya dengan pengurus berdisduksi melakukan invetarisasi. Semangat dan frekuensi Prabowo harus selaras dengan kader yang berada di bawahnya,” ujarnya di Hotel Aston Sentul Lake Resort & Conference Center.
Dia menyatakan, Rapimda ini menjadi area legitimasi program kerja ke depan. "Saya berharap, tata kelola organisasi ini berjalan seperti apa yang saya sampaikan mulai dari pembenahan, optimalisasi dan pengembangan,” ujarnya.

Di akhir rapat Rapimda, suasana mendadak riuh. Terlebih, secara spontan Mulyadi meminta agar Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar untuk turut serta dalam konstelasi pemilihan Gubernur Jabar 2018 mendatang.
Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan wahana strategis untuk memenangkan setiap kesuksesan yang telah dilakukan bersama. “Yang paling heboh, saat pemilihan di DKI Jakarta. Spirit ini, harus di bawa ke Jawa Barat,” ujar Deddy.
Menurutnya, Jawa Barat merupakan daerah yang dianggap paling membara. “Bakar Jawa Barat dengan semangat,” imbuhnya. Deddy menegaskan, siapapun yang bakal menjadi gubernur, bupati atau walikota sudah tersirat sejak lahir. Tetapi, permasalahanya bagaimana menjemputnya agar dapat mendapatkan keberkahan.
Menurutnya, semangat Kader Partai Gerindra merupakan kesadaran spirit yang sangat luar biasa. Dia menekankan, kekuasaan itu merupakan alat atau sarana untuk meningkatkan ibadah terhadap Allah SWT.“Luar biasa bajunya putih tapi semangatnya merah luar biasa. Mudah-mudahan pertemuan ini mendapatkan keridoan Allah SWT,” tuturnya. (as)

Wednesday, 26 April 2017 10:32

Pilkada Serentak 2018 PPP Mulai Cari Cagubnya

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com,-- Sejumlah partai politik mulai  ancang-ancang mempersiapkan para calonnya, menghadapi Pilkada serentak pada 2018, salah satunya Pilgub Jawa Barat dan Jawa Timur. Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengatakan, ada tiga kandidat yang dibidik dari eksternal untuk maju di Pilgub Jawa Barat, yakni Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

"Tiga nama itu masih dicermati elektabilitasnya," ujar pria yang akrab disapa Romi kepada wartawan  usai menghadiri pembacaan sumpah jabatan Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara, Gedung MA, Jakarta, Rabu (26/4).Meski  demikian partai berlogo Kabah itu tetap memprioritaskan kepada kader internalnya untuk bisa maju di Pilgub Jawa Barat, yakni Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum dan anggota DPR dari PPP Asep Ahmad Maoshul. "PPP upayakan maksimal kader internal, karena PPP di Jawa Barat penyumbang suara cukup sebanyak 9 suara di kursi DPRD," katanya.

Sementara di Pilgub Jawa Timur, PPP dipastikan akan berkoalisi dengan partai lain karena jumlah suara hanya lima kursi di DPRD. Namun demikian dia juga sudah memiliki kader internal untuk dijagokan, yakni Ketua DPW Musyafak Nur. "Susah maju sendiri, PPP mungkin bergabung dengan partai lain," katanya.Di Jawa Timur, Romi menambahkan PPP juga telah membidik dari eksternal seperti Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini."Itu tiga nama berdasarkan survei dari PPP," pungkasnya. (as)

Wednesday, 19 April 2017 23:43

Kapolri : Pilkada DKI Putaran 2 Relatif Aman Terkendali

Written by

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com-Pelaksanaan Pilkada DKI yang berlangsung hari ini putaran ke 2 berjalan relatif aman dan damai, meskipun ada riak-riak tercipta kasus namun terkendali sehingga tak ada kejadian menonjol dapat dilakukan lancar ditangani dengan baik.

Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian  ditemui di PTIK Jakarta Selatan sebelum meninjau secara langsung dilokasi, Rabu (19/4)2017 mengatakan tadi dari pantauan Polri hari ini untuk Pilkada DKI itu relatif aman terkendali belum ada kejadian yang menonjol ,kemudian kegiatan berjalalancar kami belum dapat laporan-laporan sesuatu hal yang sangat penting sekali  ada persoalan yang kecil saja yang mungkin salah paham yang mungkin saja sudah ditangani dengan baik . "Hari ini kita lakukan pemantauan terus kekuatan masih digelar dilapangan ada yang stand by sana masih ada . Kemudian saya berharap jaga bersama-sana kenyamanan dan kesejukan yang sudah terjadi yang sudah ada terus sampai.dengan sebentar saja aja selesai pemungutan suara," ujarnya

Selanjutnya,Tito menegaskan Kita tetap.mempertahankan. dikemukakan  dan petugas'penugasan tetap profesional dari penyelenggara dan pengawasan pengamanan . Kita berharap dengan jamu pada Pilkada Jakarta itu berarti relatif aman terkendali. Belum ada kegiatan kita ini ,kemudian kegiatan berjakan ancar
"Kami belum dapat laporan-laporan sangat penting sekali dan  Kita dapati tahan Karena paham bisa formasi baik kita lakukan gerak tentu dan kegiatan lapangan dan eksemplar. Tentunya saja. Ini saja
Dan ketemu juga kediktatoran. Jadi jangan   istilah saat ini kita jaga
Sampai dan penggusuran kelas maka jadi ada perlu kita tetap pertahankan untuk untuk keuangan peganglah tetap profesional dari penyelenggara, pengawas dan pengamanan . Juga kemudian berjalan dengan lancar pada akhirnya dan ya paling utamanya yang penting adalah hasil penghitungan resmi dari KPU," tegasnya. 

Untuk itu, Tito menjelaskan Ada perbedaan-perbedaan pendapat temuan maka ketidak puasan dari pihak tertentu menaikan KPU, MK dan lain-lain." Intinya situasi sampai dengan jam 13.00 hari ini semua berjalan lancar tidak ada insiden-insiden tak berarti dan saya mengajak masyarakat khususnya di Jakarta mari kita pertahankan kesejukan kenyamanan itu sampai pada penghitungan suara berjalan lancar gerakan dijalankan dengan mekanisme yang ada," jelasnya.

Lebih lanjut, Tito menandaskan pada petugas pengamanan yang ada bertindak profesional bila ada pelanggaran hukum lakukan tindakan sesuai dengan aturan mekanisme yang berlaku.
"Ada saja laporan dari Bagja dan dari pihak yang lain dan sudah kita pantau melalui Kapolres, Kapolda mereka segera bertindak kadang-kadang terjadi kesalah pahaman intimidasi dilaporkan berlainan, setelah kita cek kesana sebetulnya salah paham saja. Kini sudah selesai. Tidak ada dan sudah kita cek  ke Kapolda Jawa Barat, Polda Banten, Kapolres Bogor, Kapolres Tanggerang tidak ada masyarakat dari luar Jakarta. Polda tetap waspada dan saya sudah perintahkan kepada Polda di Jawa dan sebagian di Sumatera untuk melakukan dilokalisir masyarakat yang ada kepentingan Pilkada Jakarta," tandasnya

Seiring dengan itu, Tito merinci saya minta kewenangan inspeksi untuk tidak ke Jakarta karena mengakibatkan untuk Jakarta. "Di Kamal ,saya sudah cek juga menurut informasinya ada ,setelah di cek oleh Kapolres ada sekali lagi kesalah pahaman bahwa warga di wilayah tersebut ada mendukung A,si B kemudian di mediasi oleh aparat keamanan tidak perlu untuk intimidasi kepada warga dan sekali lagi aparat keamanan sudah untuk menjamin hak politik warga memilih sesuai dengan pilihan masing-masing bebas dan rahasia dalam keadaan baik," rincinya.

Jadi, Tito mengakui tidak banyak ada didaerah Jakarta Timur dan ada di Jakarta Utara. Di Jakarta Barat , tidak banyak hanya ada 13.034 TPS. Jadi tidak signifikan kesalah pahaman. Ada dukung A dan ada dukung B karena mereka satu kampung dan satu daerah."Jadi kita himbau kepada masyarakat pemungutan suara sudah selesai ,penghitungan suara kita bersatu  lagi masyarakat. Siapapun yang terpilih itulah pilihan kita semua tentunya itu dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Saya keliling kota, sampai subuh baru kembali dan saya nanti mendarat mengunjungi pasukan yang stand by," akunya.

Ketika ditanya apa ada penambahan pasukan, Tito menambahkan  tidak karena pasukan itu saja yang ada di TPS yang akan mengawal kotak suara sampai secara bertahap sampai di Kecamatan naik ke tingkat Kota Madya, sampai dibawa ke tingkat provinsi." Sudah ada pasukan.yang akan mengawal kotak," tambahnya.(vk)

 

 

 

 

 

.

 

 

  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
Page 1 of 2

Gaya

Face Book Galleries

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf...
      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Penutup rangkaian Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada...
      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2018 pagi ini telah...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Adanya dugaan pemalsuan sertifikat Bank Indonesia  yang dilakukan UN Swissindo...
      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)   Pelantikan Wakil Kapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto dan serah terima...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Komisaris Jenderal Syafruddin resmi menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Menyikapi dan upaya peningkatan kinerja Polri, akhirnya Kepala Polri Jenderal Tito...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Pasangan Joko Widodo-KH Maruf Amin mendaftar sebagai capres cawapres di Komisi...
    LAMPUNG(KORANRAKYAT.COM)-Kirab Obor Asian Games ke 18 tahun 2018  terus berjalan di Bandar Lampung. Nampak...