Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Sekda Jatim Tinjau Exchange Center Jatim di Tianjin
Last Updated on Dec 09 2017

Sekda Jatim Tinjau Exchange Center Jatim di Tianjin

TIONGKOK(KORANRAKYAT.COM) Sekretaris Daerah Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Soekardi membuka pusat promosi investasi, dagang, dan pariwasata Jawa Timur atau Exchange Center Jatim di European Trade Center, Tianjin (ECJT) Tiongkok. Pembukaan ini menandai ditempatinya lokasi baru ECJT Jawa Timur dari...
Jendral Hadi Tjahjanto Arek Malang  Jadi Panglima TNI
Last Updated on Dec 09 2017

Jendral Hadi Tjahjanto Arek Malang Jadi Panglima TNI

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Pelantikan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 8 Desember 2017 sekira pukul 17.00 WIB.   Hadi Tjahjanto dilantik...
Kapolres Banjar Adakan FGD Anti Radikalisme
Last Updated on Dec 09 2017

Kapolres Banjar Adakan FGD Anti Radikalisme

BANJAR, KORANRAKYAT.COM- Polres Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, mengadakan  Forum Group Discotion (FGD)  anti radikalisme. Kapolres Banjar, AKBP Pol Takdir Mattanete , Selasa (28/11) 2017 mengatakan  jadi Polres Banjar  baik kita ini yang  adalah kegiatan rutin yang kita lakukan baik...
Buntut Pemukulan Polisi Terhadap Wartawan di Timika Kasusnya Di Proses Propam
Last Updated on Dec 09 2017

Buntut Pemukulan Polisi Terhadap Wartawan di Timika Kasusnya Di Proses Propam

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Adanya pengeroyokan  pemukulan dan pemukulan terhadap Saldi Hermanto   salah satu wartawan di Timika yang diduga dilakukan 6  oknum anggota Sabhara . Kasusnya  diproses Propam dan dilimpahkan ke Bareskrim.Sedangkan  6 oknum itu juga laporkan wartawan terkait UU...
Di Banjar Polisi Urusi Pertanian
Last Updated on Dec 09 2017

Di Banjar Polisi Urusi Pertanian

  BANJAR,(KORANRAKYAT.COM)- .Babinkamtibmas  membuka lahan dengan menanam tanaman Hilikultura  Cabe, Semangka  diawali dengan setengah hektar hingga 8 Hektar dengan modal awal gaji sendiri selama 3 bulan. Kini sudah ada 5 Kelompok tani yang anggota 120 orang.           Kapolres...

Seputar Dunia

  •  
    Presiden Jokowi : ASEAN dan India Generator

     

    MANILA(KORANRAKYAT.COM) ASEAN dan India memiliki potensi yang sangat besar yakni pasar bersama

     

BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Genderang Pilkada Jabar  kini semakin memanas semua Cagub berusaha menggandeng Cawagub sebagai pendamping dalam  Pilkada serentak 2018, tak terkecuali Ridwan Kamil (RK) yang namanya sudah cukup popular di Jabar., karena peranya sebagai walikota Bandung.Namun tidak bisa sendiri RK  memimpin Jabar, harus ada pasangan yang serasi bisa mendampingi sebagai Calon Wakil Gubernur  (Cawagub)  sehingga bisa melengkapi Gaya kepemimpinan RK  yang visionir dan sistematis.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH. Maman Imanulhaq yang disebut  cukup santer mendanpingi  Ridwan Kamil sebagai Calon Wakil Gubernur Jabar. Politisi lahir dari kalangan kyai muda dan pesantren ini, sangat cocok   melengkapi RK dalam memimpin Jabar. pada era millinum  ini ” Saya siap damping Ridwan Kamil ( RK) sebagai wakil Gubernur Jabar,” tandas KH. Maman Imanulhaq saat berbincang dengan koranrakyat.com Minggui (19/11) di salah satu Mall  Pasteur kota Bandung.

Dikatakan KH. Maman yang kerap dipanggil dengan Kang Maman ,  bahwa dirinya telah melakukan komunikasi dengan Ridwan Kamil, tentunya akan kita lanjuti dengan melakukan deklarasi nantinya setelah ada kesepakatan  kedua pasangan. “ Ya, kita tunggu dalam waktu yang secepatnya, kalau  bisa diawali dengan panen duren di pondok saya ” ujar pimpinan Ponpes Al – Mizan jatiwangi  Majalengka  Jabar. 

Kang Maman akan siap berbagi tugas  dengan RK bila disepakati sebagai wakilnya. Kang Maman yang berlatar belakang pesantren  merasa  terpanggil  ikut berpartisipasi dalam pembangunan manusia di Jawa Barat. Telah kita ketahui Jabar memiliki potensi besar khususnya anak mudanya dalam  dunia kreatif  cukup terkenal di tanah air maupun mancanegara. Namun Bagaimana dengan  anak muda yang lahir di pesantren anak muda di desa bisa menjadi penyumbang potensi dan  kesejahteraan di Jabar. 

Selain itu juga dari sisi religiusitas dan kebudayaan yang belum bisa optimal , bagaimana pesantren  majelis taklim dan para Dai yang harus di optimalkan.Tentunya potensi mereka harus diupayakan bisa optimal dan Negara bisa hadir. Tentunya dengan melalui program yang tepat sasaran, teruji sehingga bisa  meningkatkan potensi mereka, serta  mampu meningkatkan kesejahteraan dan sumber daya mereka.

Selain itu juga persoalan budaya bisa di optimalkan, karena akan bisa menyumbangkan dalam bidang pariwisata, karena  pariwisata saat ini bisa sebagai merupakan penyumbang terbesar kalau dibanding Migas maupun Kelapa Sawit. Disinggung juga  soal  TKI di Jabar ini cukup banyak , harapanya bisa terkurangi dan lebih cenderung bekerja di Negara sendiri“ Apalagi Kita kan cukup tahu bahwa warga Jabar cukup kreatif  yang terkenal dengan mandiri punya kepercayaan dan Mandiri ( Binangkit red) yang harus dibangkitkan,” ujar  anggota DPR RI dari Fraksi PKB kelahiran  Sumedang ini.

                Selain itu dikatakan juga oleh Kang Maman yang juga pimpinan Ponpes Al Mizan, Jatiwangi Majalalengka , secara tinjauan NKRI Jabar merupakan salah satu propinsi terbesar di Indonesia dan bisa sebagai penyokong Jakarta. sebagai putra daerah  yang berasal dari Jabar saya sangat terpanggil untuk  bisa ikut menyumbangkan pikiran bagaimana memajukan Jabar, khususnya beberapa daerah yang ada dikawasan pantura maupun Jabar Selatan,” ujar

Dikatakan juga seluruh  infrastruktur yang ada  di Jabar harus dioptimalkan sebagai   penguat  pembangunan sumberdaya manusia  diantara Bandara  Kertajati  dan pelabuhan di Katimban Subang  serta  perlu dikembangkan kebeberapa daerah lain ,yang bisa untuk menguatkan sumber daya manusia. Sementara Disampaikan juga persoalan MCK yang telah menjadi program riilnya bila nanti jadi Cawagub Jabar akan dijadikan program  riil di pemerintahanya termasuk dalam bidang Kesehatan dan Pendidikan.(eas)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) –Menjelang Pilkada serentak 2018, Kapolri Jendral  Tito Karnavian mengingatkan  pejabat Polri  yang nyalonkan  Gubernur atau walikota serta bupati untuk mengundurkan diri dari Polisi. Agar tidak terjadi konflik kepentingan di Internal Polisi.  

Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian  ditemui di Mabes Polri, Jumat (20/10)2017 mengatakan dan meminta agar anggotanya yang ingin menjadi calon kepala daerah pada Pemilihan Kepala Daerah 2018 segera mengundurkan diri dari kepolisian.Sejumlah perwira Polri mencalonkan diri sebagai peserta Pilkada 2018. Sesuai prosedur yang berlaku di internal Polri, maka anggota tersebut harus melepas atributnya sebagai polisi."Saya berharap kepada teman-teman yang mendaftar sebaiknya kalau sudah positip  mau mendaftar, secepat mungkin mengundurkan diri supaya tidak terjadi conflict of interest," ujarnya.

Selanjutnya,  Tito  menegaskan  ada khawatir jabatan sebagai anggota Polri akan dimanfaatkan calon tersebut untuk memikat publik. Padahal, polisi kedudukannya netral dalam berpolitik."Tapi aturan itu (segera mundur) belum ada. Sekali lagi, ini imbauan saya," tegasnya.

Untuk itu, Tito menjelaskan saya telah mendapat laporan dari sejumlah anggotanya yang akan berpolitik.Salah satu perwira tinggi Polri yang sudah resmi mencalonkan diri adalah Komandan Korps Brimob Irjen Murad Ismail. “Murad diusung oleh Partai Nasdem sebagai calon gubernur Maluku,” jelasnya.

Jadi, Tito menandaskan dan meminta agar para perwira tidak lagi menjadi anggota Polri pada awal Februari 2018."Kalau sudah penetapan pasangan calon, otomatis harus bukan lagi anggota polisi," tandasnya. (vk)

 

 

Friday, 22 September 2017 09:43

Idrus Marham : Masa Surat DPP Tanpa Stempel Dan Nomor

Written by

BANDUNG (KORANRAKYAT.COM) Sekjen Golkar Idrus Marham membantah surat dukungan Golkar terhadap Ridwan Kamil untuk jadi cagub untuk Pilgub Jabar 2018. Idrus berkilah soal tanda tangannya di surat itu."Terkait beredarnya surat yang saya istilahkan itu adalah surat bodong. Ya kenapa? Karena pertama yang memang surat itu tidak seperti biasanya, seperti itu nggak mungkin kita keluarkan surat tanpa stempel tanpa nomor surat dan tanpa tanggal.

         Sampai hari ini DPP belum mengeluarkan secara resmi tentang pasangan yang diusung Golkar di Jabar," kata Idrus di kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Jumat (22/9).  Sementara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jabar merespons soal surat dukungan Golkar ke Ridwan Kamil untuk Pilgub Jabar yang disebut bodong alias palsu. Dalam waktu dekat, DPD Golkar akan melaporkan kasus tersebut ke Polri. "Kalau itu kan pernyataannya kan bodong, DPD Golkar Jabar akan melapor ke Mabes Polri melalui bidang hukum untuk melaporkan surat bodong itu. Nanti polisi akan mendalami siapa yang posting," ujar Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi saat dihubungi, Jumat (22/9/2017).


            Rencananya, hari Senin (25/9), DPD Golkar Jabar akan melapor ke Bareskrim Polri. "Hari Senin lah kita lapor," tambah Dedi. Bupati Purwakarta ini juga meminta Golkar mengusut pengedar foto surat tersebut. Sebab, ia heran mengapa surat yang bersifat rahasia bisa tersebar luas."Kalau itu surat bodong, mohon dicek siapa yang posting pertama surat itu siapa. Dan yang diposting itu barangnya di mana, kalau ada yang posting itu dan pengurus Golkar, maka Golkar harus memberikan sanksi. Ini partai besar, bukan organisasi kecil," ujar Dedi.(im)

.

Sunday, 20 August 2017 08:07

Mantan Staf Khusus Panglima Maju Pilgub Jatim

Written by

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM)  - Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio hari ini mendatangi Kantor DPD Partai Golkar. Mantan Pangdam I Bukit Barisan ini, mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Gubernur Jawa Timur untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim.

"Saya senang hidup di Jawa Timur. Orang-orangnya fair dan terbuka," kata Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio saat mengambil formulir pendaftar ke panitia pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jatim Pilkada 2018 di kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Jalan A Yani, Surabaya, Jumat (18/8/2017).

Istu merupakan purnawirawan TNI AD kelahiran Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur. Dia pensiun dari TNI AD pada Januari 2017. Kemudian pada April 2017, memutuskan bergabung ke Partai Golkar.

"Saya masuk ke Golkar, karena tidak ada berhenti namanya pengabdian. Kebetulan ada pilkada, saya terpanggil (ikut mendaftar bakal calon gubernur Jatim)," tuturnya.

Katanya, jika masyarakat Jawa Timur cocok dengan dirinya untuk menjadi Gubernur Jatim periode 2018-2023.

"Kalau masyarakat Jawa Timur barangkali cocok dengan saya. Saya akan mengabdikan diri, dan badan saya hibahkan untuk Jawa Timur," jelasnya (fd)

Thursday, 04 May 2017 13:40

Jawa Jadi Pertarungan PAN Cari Cagub Potensial

Written by

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Pulau Jawa menjadi fokus Partai Amanat Nasional (2018) menghadapi  Pilkada serentak 2018. Mereka pun berencana membentuk tim permanan untuk meraup suara dan memenangkan kontestasi baik di Pilgub Jawa Barat, Jawa Timur, maupun  Jawa Tengah. Untuk di Jawa Barat, mereka sudah membahas persoalan koalisi. "Walau masih wacana, PAN kemungkinan besar akan koalisi dengan Gerindra. Dengan partai lain masih kami jajaki," ujar Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/5).

 Terkait calon gubernurnya, ada dua opsi. Yakni, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi. Sementara, calon wakil gubernurnya berasal dari PAN. "Dua-duanya (Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi) bisa minta PAN. Antara Desi Ratnasari atau Bima Arya," ucap anggota tim Pilkada serentak 2018 itu. Di Jatim, PAN berencana memberikan dukungan kepada  Khofifah Indar Parawansah atau Saifullah Yusuf untuk menjadi gubernur. Yandri mengaku keduanya sudah menjalin komunikasi dengan PAN.

Bahkan mereka sudah komunikasi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). "Sudah. Sering ketemu sama Cak Imin (Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar)," sebut Yandri.Di Jawa Tengah, PAN melirik Marwan Jafar untuk dijadikan gubernur. "Wakilnya kita dorong dari PAN. Ada beberapa di situ. Kita tetap prinsipnya itu kader," tegasnya. Keputusan siapa yang bakal diusung di tiga Pilgub itu kemungkinan akan disampaikan setelah Agustus 2017. "Setelah Agustus untuk memulai pematangan koalisi dan itu bisa diumumkan bisa koalisi dengan siapa. Kan pendaftran 2018 Februari," pungkas Yandri.(as)

 

 

Tuesday, 02 May 2017 16:37

Dedy Mizwar Digadang Cagub Jabar Oleh Gerindra

Written by

 

BANDUNG (KORANRAKYAT.COM) - Menghadapi Pilgub Jabar 2018, DPD Partai Gerindra Jabar melaksanakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda), Senin (01/05). Ketua DPD Gerindra Jabar, Mulyadi disebut-sebut akan diusung sebagai salah satu kader partai yang bakal maju dalam pemilihan Gubernur Jawabarat 2018.
Ketua DPD Gerindra Jabar, Mulyadi mengatakan, ingin menjadikan Gerindra partai terbesar di Jawa Barat. Dia berjanji saatnya membayar hutang menjadikan Prabowo menjadi presiden sesungguhnya. Terlebih, Jabar diklaim menjadi indikator lumbung suara dalam suksesi pemilihan presiden 2019. 


“Saya berharap dari awal dilantik saya dengan pengurus berdisduksi melakukan invetarisasi. Semangat dan frekuensi Prabowo harus selaras dengan kader yang berada di bawahnya,” ujarnya di Hotel Aston Sentul Lake Resort & Conference Center.
Dia menyatakan, Rapimda ini menjadi area legitimasi program kerja ke depan. "Saya berharap, tata kelola organisasi ini berjalan seperti apa yang saya sampaikan mulai dari pembenahan, optimalisasi dan pengembangan,” ujarnya.

Di akhir rapat Rapimda, suasana mendadak riuh. Terlebih, secara spontan Mulyadi meminta agar Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar untuk turut serta dalam konstelasi pemilihan Gubernur Jabar 2018 mendatang.
Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan wahana strategis untuk memenangkan setiap kesuksesan yang telah dilakukan bersama. “Yang paling heboh, saat pemilihan di DKI Jakarta. Spirit ini, harus di bawa ke Jawa Barat,” ujar Deddy.
Menurutnya, Jawa Barat merupakan daerah yang dianggap paling membara. “Bakar Jawa Barat dengan semangat,” imbuhnya. Deddy menegaskan, siapapun yang bakal menjadi gubernur, bupati atau walikota sudah tersirat sejak lahir. Tetapi, permasalahanya bagaimana menjemputnya agar dapat mendapatkan keberkahan.
Menurutnya, semangat Kader Partai Gerindra merupakan kesadaran spirit yang sangat luar biasa. Dia menekankan, kekuasaan itu merupakan alat atau sarana untuk meningkatkan ibadah terhadap Allah SWT.“Luar biasa bajunya putih tapi semangatnya merah luar biasa. Mudah-mudahan pertemuan ini mendapatkan keridoan Allah SWT,” tuturnya. (as)

Wednesday, 26 April 2017 10:32

Pilkada Serentak 2018 PPP Mulai Cari Cagubnya

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com,-- Sejumlah partai politik mulai  ancang-ancang mempersiapkan para calonnya, menghadapi Pilkada serentak pada 2018, salah satunya Pilgub Jawa Barat dan Jawa Timur. Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengatakan, ada tiga kandidat yang dibidik dari eksternal untuk maju di Pilgub Jawa Barat, yakni Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

"Tiga nama itu masih dicermati elektabilitasnya," ujar pria yang akrab disapa Romi kepada wartawan  usai menghadiri pembacaan sumpah jabatan Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara, Gedung MA, Jakarta, Rabu (26/4).Meski  demikian partai berlogo Kabah itu tetap memprioritaskan kepada kader internalnya untuk bisa maju di Pilgub Jawa Barat, yakni Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum dan anggota DPR dari PPP Asep Ahmad Maoshul. "PPP upayakan maksimal kader internal, karena PPP di Jawa Barat penyumbang suara cukup sebanyak 9 suara di kursi DPRD," katanya.

Sementara di Pilgub Jawa Timur, PPP dipastikan akan berkoalisi dengan partai lain karena jumlah suara hanya lima kursi di DPRD. Namun demikian dia juga sudah memiliki kader internal untuk dijagokan, yakni Ketua DPW Musyafak Nur. "Susah maju sendiri, PPP mungkin bergabung dengan partai lain," katanya.Di Jawa Timur, Romi menambahkan PPP juga telah membidik dari eksternal seperti Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini."Itu tiga nama berdasarkan survei dari PPP," pungkasnya. (as)

Wednesday, 19 April 2017 23:43

Kapolri : Pilkada DKI Putaran 2 Relatif Aman Terkendali

Written by

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com-Pelaksanaan Pilkada DKI yang berlangsung hari ini putaran ke 2 berjalan relatif aman dan damai, meskipun ada riak-riak tercipta kasus namun terkendali sehingga tak ada kejadian menonjol dapat dilakukan lancar ditangani dengan baik.

Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian  ditemui di PTIK Jakarta Selatan sebelum meninjau secara langsung dilokasi, Rabu (19/4)2017 mengatakan tadi dari pantauan Polri hari ini untuk Pilkada DKI itu relatif aman terkendali belum ada kejadian yang menonjol ,kemudian kegiatan berjalalancar kami belum dapat laporan-laporan sesuatu hal yang sangat penting sekali  ada persoalan yang kecil saja yang mungkin salah paham yang mungkin saja sudah ditangani dengan baik . "Hari ini kita lakukan pemantauan terus kekuatan masih digelar dilapangan ada yang stand by sana masih ada . Kemudian saya berharap jaga bersama-sana kenyamanan dan kesejukan yang sudah terjadi yang sudah ada terus sampai.dengan sebentar saja aja selesai pemungutan suara," ujarnya

Selanjutnya,Tito menegaskan Kita tetap.mempertahankan. dikemukakan  dan petugas'penugasan tetap profesional dari penyelenggara dan pengawasan pengamanan . Kita berharap dengan jamu pada Pilkada Jakarta itu berarti relatif aman terkendali. Belum ada kegiatan kita ini ,kemudian kegiatan berjakan ancar
"Kami belum dapat laporan-laporan sangat penting sekali dan  Kita dapati tahan Karena paham bisa formasi baik kita lakukan gerak tentu dan kegiatan lapangan dan eksemplar. Tentunya saja. Ini saja
Dan ketemu juga kediktatoran. Jadi jangan   istilah saat ini kita jaga
Sampai dan penggusuran kelas maka jadi ada perlu kita tetap pertahankan untuk untuk keuangan peganglah tetap profesional dari penyelenggara, pengawas dan pengamanan . Juga kemudian berjalan dengan lancar pada akhirnya dan ya paling utamanya yang penting adalah hasil penghitungan resmi dari KPU," tegasnya. 

Untuk itu, Tito menjelaskan Ada perbedaan-perbedaan pendapat temuan maka ketidak puasan dari pihak tertentu menaikan KPU, MK dan lain-lain." Intinya situasi sampai dengan jam 13.00 hari ini semua berjalan lancar tidak ada insiden-insiden tak berarti dan saya mengajak masyarakat khususnya di Jakarta mari kita pertahankan kesejukan kenyamanan itu sampai pada penghitungan suara berjalan lancar gerakan dijalankan dengan mekanisme yang ada," jelasnya.

Lebih lanjut, Tito menandaskan pada petugas pengamanan yang ada bertindak profesional bila ada pelanggaran hukum lakukan tindakan sesuai dengan aturan mekanisme yang berlaku.
"Ada saja laporan dari Bagja dan dari pihak yang lain dan sudah kita pantau melalui Kapolres, Kapolda mereka segera bertindak kadang-kadang terjadi kesalah pahaman intimidasi dilaporkan berlainan, setelah kita cek kesana sebetulnya salah paham saja. Kini sudah selesai. Tidak ada dan sudah kita cek  ke Kapolda Jawa Barat, Polda Banten, Kapolres Bogor, Kapolres Tanggerang tidak ada masyarakat dari luar Jakarta. Polda tetap waspada dan saya sudah perintahkan kepada Polda di Jawa dan sebagian di Sumatera untuk melakukan dilokalisir masyarakat yang ada kepentingan Pilkada Jakarta," tandasnya

Seiring dengan itu, Tito merinci saya minta kewenangan inspeksi untuk tidak ke Jakarta karena mengakibatkan untuk Jakarta. "Di Kamal ,saya sudah cek juga menurut informasinya ada ,setelah di cek oleh Kapolres ada sekali lagi kesalah pahaman bahwa warga di wilayah tersebut ada mendukung A,si B kemudian di mediasi oleh aparat keamanan tidak perlu untuk intimidasi kepada warga dan sekali lagi aparat keamanan sudah untuk menjamin hak politik warga memilih sesuai dengan pilihan masing-masing bebas dan rahasia dalam keadaan baik," rincinya.

Jadi, Tito mengakui tidak banyak ada didaerah Jakarta Timur dan ada di Jakarta Utara. Di Jakarta Barat , tidak banyak hanya ada 13.034 TPS. Jadi tidak signifikan kesalah pahaman. Ada dukung A dan ada dukung B karena mereka satu kampung dan satu daerah."Jadi kita himbau kepada masyarakat pemungutan suara sudah selesai ,penghitungan suara kita bersatu  lagi masyarakat. Siapapun yang terpilih itulah pilihan kita semua tentunya itu dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Saya keliling kota, sampai subuh baru kembali dan saya nanti mendarat mengunjungi pasukan yang stand by," akunya.

Ketika ditanya apa ada penambahan pasukan, Tito menambahkan  tidak karena pasukan itu saja yang ada di TPS yang akan mengawal kotak suara sampai secara bertahap sampai di Kecamatan naik ke tingkat Kota Madya, sampai dibawa ke tingkat provinsi." Sudah ada pasukan.yang akan mengawal kotak," tambahnya.(vk)

 

 

 

 

 

.

 

 

Wednesday, 19 April 2017 03:39

Dua Paslon Janji Pada Pilkada DKI Aman Dan Damai

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com-  Putaran dua diharapkan keamanan Jakarta  aman dan damai, demokrasi dan Jurdil. Seiring dengan itu kedua pasangan calon No.2 Ahok dan Calon 3 diwakili Sandi Uno sepakat dan komimen Pilkada putaran ke2   aman,damai  dan Demokrasi serta  Jurdil.

Dalam mengamankan Jakarta adanya deklarasi komitmen yang dilakukan oleh Calon No.2 Ahok bersama Sandi Uno mewakili Anis,saat membacakan kesepakatan dihadapan masyarakat dan disaksikan KPU DKI, Sumarno, Bawaslu  Mimah Susanti, Pangdam V Jayakarta Mayjend Jaswandi,  Polda Metro Jaya Irjend Pol M Iriawan, Kejati DKI , KPU RI dan Panwaslu RI serta sejumlah pengurus Partai.

Kapolda Metro Jaya , Irjend Pol M Irawan di temui di Monas, Senin(17/4)2017 mengatakan untuk Jakarta damai negara mengeluarkan cukup banyak biaya yang penting Jakarta Aman, damai dan terkendali. "Oleh sebab itu kami akan melakukan tindakan tegas bagi yang melakukan pelanggaran hukum kami proses sesuai  dengan aturan yang berlaku.

Selanjutnya, M Irawan menegaskan sekali lagi sorotan publik kepada Jakarta  baik Nasional maupun Internasional. . "Karena banyak sekali media asing menghubungi kami untuk minta statemen tetapi kalau waktu tidak ada ini luar biasa oleh sebab itu sekali lagi kitaberkomitmen untuk biasa menagamankan jakarta," tegasnya.

Untuk itu, M Irawan  menjelaskan sebelum menjalankan tugas pengamanan Pilkada putaran ke dua mendapat arahan Menkopolhukam , Mendagri, Kapolri dimana pasukan ada 20 Ribu diarahkan disampaikan untuk di TPS-TPS menghadapi Pilkada DK I. "Pada sambutan kita, bersyukur pada 2 calon Gubernur Basuki Cahya Purnama dan wakil Gubernur Sandi Uno ini nikmat yang luar biasa diberikan untuk bapak berdua pasangan calon 2 dan 3. Tak lama lagi kita akan melakukan pengumpulan suara kami berharap bersama dengan pangdam serta jajaran dapat dilaksakan betul-betul Jujur dan adil , aman dan damai. Kami berkomitmen dengan dibantu TNI.," jelasnya.

Lebih lanjut, M Irawan merincinya mungkin yang disampaikan ,disini kalian kaget kenapa 64. 523 personil  yang hadir disini untuk Jakarta aman ,untuk Jakarta Damai negara mengeluarkan cukup banyak biaya yang penting Jakarta Aman, damai dan terkendali. Sekali lagi sorotan publik kepada Jakarta  baik Nasional maupun Internasional . Karena banyak sekali media asing menghubungi kami untuk minta statemen tetapi kalau waktu tidak ada ini luar biasa oleh sebab itu sekali lagi kit berkomitmen untuk biasa menagamankan Jakarta. "Dimana kita sama ingin sukses ingin aman dan ingin sukses. Kita tahu TNI dan Polri bekerja semaksimal mungkin meminimalisir adanya kerawanan dalam setiap proses pemilihan . Harapan kita masyarakat aman dan damai. Jakarta tetap aman dan damai," rincinya.

Sesuai perkembangan, M Irawan menandaskan ada perubahan pengamanan TPS yang ada diseluruh wilayah Jakarta . 1 TPS akan di Jaga 1polisi 1 TNI dan dua Linmas. Dimana ada 13.332 TPS jadi ada 26.000 lebih sama dengan Lintas ada 26.000 lebih 10.000 lebih penjagaan TPS. "Diman  kami laporkan karena ada dua terbebas karena adanya  terintimidasi harus walaupun pemilihan.  Komitmen karena semua gagah , yang menjaga Polisi dan negara.',"  Ada penjaga pemilu dan ada pengawas pemilu. Yang lain silahkan. Kecuali ada pengumpulan siaran. Kita,harus sama. Dan damai ," tandasnya.

Oleh karena itu, M Irawan mengakui tentunya pada masalah  sukses dan pendukung pemilihan GubernurJakarta dapat berperan serta menjaga Jakarta agar tetap aman dan terkendali. Kita,lihat bagaimana Pak Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dan Pak Sandi Uno mewakili Anies Baswesdan , ini kawan berdua Terus demikian membangun Jakarta , kamu juga mendapat kesan tetapi siapapun menjaga dan keamanan dan jaga tidak eforia berlebihan memancing  para petugas seperti 8 kasus ada di Jakarta. "Saya,berharap siap pun yang jadi dan siapa yang memimpin. Siapapun yang jadi  jangan buat eforia berlebihan. Kemudian juga yang tidak terpilih tetap menjaga situasi kondusif dan komitmen lo.Kalau biaya , ada saluran politiknya akan disampaikan melalui salurannya," akunya.

Jadi, M Irawan menambahkan  akan hal-hal disana. Kemudian kepada keahlian tokoh pemuda  dan tokoh agama nyatanya menghormati mempengaruhi masyarakat. "Kasihan masyarakat kuatir dan cemas Jangan ada statemen yang membuat rakyat cemas, akan membuat rakyat resah. Kami dan pangdam berkomitmen dan di dalam maklumat sudah kami sudah tanda tangan," tambahnya.

Ditempat yang sama, Pangdam V Jayakarta, Mayjend Jaswandi mengatakan  hari menjadi kebanggan kita semua kita dapat mendengar komitmen dan pernyataan dari calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI komitmen untuk damai , komitmen untuk melaksanakan komitmen Demokrasi, aman dan jujur serta adil ." Saya yakin dan percaya komitmen  ini bukan mereka berdua, adalah  satu komitmen yang sama. Dari tim pendukung,relawan    dan tim sukses tentu komitmen bersama menjadi kan komitmen diproduksi oleh orang bersama Pilkada DKI," ujarnya.

 

Seiring dengan itu, Kuswandi menegaskan Untuk Pilkada putaran ke 2 , jadi komitmen seluruh warga Jakarta. Saya selalu pangdam akan mendukung penuh dan membantu penuh pengamanan yang dilaksanakan oleh Kapolda Metro Jaya. "Berapapun yang diminta amankan Jakarta TNI siap untuk mendukung Kapolda  Metro Jaya," tegasnya.(vk)

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Polisi bentuk tim khusus mengungkapkan kasus penganiayaan Novel Baswedan, juga memberikan pengamanan bagi anggota Komisi Pemberantas Korupsi.

Kepala Bagian Mitra Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Awi Soetyono di Mabes Polri, Rabu (12/4)2017 mengatakan  
Karena tugas kita mengayomi siapapun dia,bisa juga KPK dan semua masyarakat yang ingin menyampaikan  apakah itu untuk semuanya, tentu kita bantu dalam prosedurnya. "Memberikan pengawalan bagi KPK. Ini individu juga masih perlu berupa surat dan Kapolri sudah memberikan bantuan Dan pimpinan sudah membicarakan itu bagaimana aspiratif dan kita kembangkan," ujarnya. 

Selanjutnya, Awi menegaskan
Selama ini kita sudah bekerja dengan baik khususnya pengawalan kasus penangkapan-penangkapan kemudian proses penggeledahan. "Dibidang Perbankan kita juga sudah  berjalan dengan baik," tegasnya.

Untuk itu, Awi menandaskan Ini delik pidana murni dan kemarin sudah langsung di Tempat kejadian perkara(TKP)langsung kita olah kepolisian langsung menangani ."Diharapkan polri bisa segera menyebut dalang dari pelaku,Bapak Kapolri sudah menginstruksikan  bahwa dan ini sudah kami laksanakan," tandasnya.

Oleh karena itu, Awi menjelaskan kita sudah memeriksa 14 orang, anggota kami dilapangan sudah siap 24 jam siap bersiaga. "Tadi malam pun sampai dini hari  anggota kami cek di Polres Jakarta Utara. Kita juga melalukan catatan dilapangan. Kita juga dari jajaran pun di tetap Mabes Polri," jelasnya.

Pengaman itu sendiri, Awi merincinya anggota kami dilapangan non stop untuk 24 jam bekerja ,walauou sampai dini hari anggota kami sampai di Jakarta Utara. "Sudah kita evalusi setelah dilaksanakan Apa yang didapatkan. Kita siap baik dari jajaranpun dan Mabes Polri juga segera mengungkapkan  juga dapat bantuan dari masyarakat," rincinya.

 

Jadi, Awi menambahkan Keluarga masih dirumah yang ada dan Kita lakukan pengamanan tetap terbuka, kan ada yang tertutup,ada juga dari Polsek maupun dari Polres Jakarta Utara danPolsek Kelapa Gading dan akan di back up Polda Metro Jaya."Berapa orang,Saya tidak.bisa mengatakan berapa orang . Begitu juga tim khususnya.
Saya tidak bisa mengatakan berapa orang ini sangat sensitif, dari Polsek mereka tidak meninggalkan Polsek , dari Polres Jakarta Utara, Polda Metro Jaya dan diback up dari Mabes Polri. Kita tunggu saja nanti hasilnya akan Kita lihat," tambahnya.(vk)

JAKARTA,KORANRAKYAT.com-Adanya  sidang Ahok tak boleh disiarkan langsung, Josep menegaskan Sidang itu kewenangan hakim bukan, Dewan Pers agar siaran langsung dapat dilakukan harus media memiliki pedoman siaran langsung." Pasalnya ajakan Dewan Pers tak digubris dan punya pedoman siaran langsung tetapi ditolak oleh teman-teman televisi dan mereka katakan itu kewenangan hakim untuk memutuskan dan dewan pers jangan campur tangan," jelasnya.

Untuk itu,Josep menandaskan Kalau kita tidak punya aturan jangan sampai kita diatur oleh orang tetapi tiba-tiba mengatur apa ini terbuka atur. "Kalau mau dan konsisten kita kumpul buat aturan sendiri sejak itu dewan pers berbicara kepada Mahkamah Agung untuk jadikan pedoman bersama pengadilan. Kita tidak punya karena ditolak oleh teman-teman yang rugi sendiri," tegasnya. . Gonjang ganjing adanya verifikasi media akibat maraknya media tak memiliki badan hukum hal ini dilakukan dewan pers meskipun itu bukan Dewan Pers melainkan tanggung jawab asosiasi Pers seperti PWI, AJI  dan lainnya.

Ketua Dewan Pers, Josep Adi Prasetyo di Mabes Polri di diskusi integritas Pers, Rabu (5/4) 2017 mengatakan ada orang mengaku punya media, medianya tidak berbadan hukum. "Dipidana UU Pers No.40 tahun 1999, itulah Dewan Pers tetap mencatat,menghimpun data media di Indonesia yang ada berbadan hukum ini. Itu kita bisa menghimpun melalui verfikasi," ujarnya. 

Selanjutnya, Josep menegaskan Kita tidak berurusan dengan pemilik tetapi kami berurusan dengan ciff editor atau Penanggung Jawab editor .. "Surat itu sudah dikeluarkan. Salah satu komitmen di Palembang 2010 dan itu sesuai komitmen yang ada," tegasnya.(vk)

 

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Dituding Adanya dugaan pemufakatan jahat yang berakhir pada makar yang terhembus akhirnya Polisi Kembali meringkus 5 tersangka mereka Sekjen FUI M. Alkhthan, Zainal Alsyard, Rico Nugraha, irwansyah dan Andry.

 Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjend Pol Irwanto ditemui di Mabes Polri, Jumat (31/3)2017 mengatakan adanya penangkapan terhadap beberapa orang , pertama Alfatat dari Sekjend FUI,  kedua Zainudin Arsyad , Irwansyah, Zico Nugraha ,

Andry dan mereka ditangkap laporan Polisi pada tanggal 20 Maret 2017  tentang dugaan tindak Pidana terhadap keamanan negara pemufakatan makar  dalam kaitan pasal 110  pasal 47 PAB.."Kini sedang diperiksa di Mako Brimob. Penangkapan ini dalam kaitan telah ditemukannya bukti-bukti yang cukup tentang adanya tindak pidana pemufakatan makar," ujarnya.

 Selanjutnya,  Rikwanto menegaskan  pemeriksaan sedang berlangsung dan kondisinya cukup sehat, baik-baik saja sudah terjadi hal-hal yang luar biasa dan beberapa juga ada kaitan dengan yang ditangkap ini. "Kemudian juga dari keterangan dari penyidik penangkapan ini tidak ada hubungan langsung demontrasi yang sedang berlangsung aksi (31/3) 2017," tegasnya.

 

Untuk itu, Rikwanto  menjelaskan demontrasi yang berlangsung aksi damai berjalan dan akan berlangsung yang ada. Kita apresiasi mereka yang berdemo dari pagi kemudian Solat dan berkumpul juga Bundaran Hotel Indonesia dalam kondisi baik-baik baik-baik aja. " Sampai  dengan karena Thema adalah Aksi damai kita kawal kita kerja sama dan perwakilan dari mereka oleh Menteri Pohukam debagai dan aksi sudah kita terima Menkopolhukam, nanti aspirasi tersebut untuk Presiden akan dipelajari," tegasnya . 

 Seasuai perkembangan, Rikwanto menandaskan  Belum bisa kami sampaikan bukti-buktinya cukup,dokumen-dokumen sehingga bisa silakukan upaya hukum dan dilakukan penangkapan.  "Diperiksa sebagai tersangka. Nantin disampaikan setelah pemeriksaan dan seperti apa," jelasnya.

 

Langkah lanjutnya,  Irwanto merinci Kalau penagkapan itu pertimbangan penyidik , penyidik itu dalam menangkap tersangka mereka yang punya strategi tersendiri kapan pagi siang sore malam dalam suasana apa mungkin itu dilakukan.Itu masalah stratrgi saja.  Yang dijadikan tersangka ada 5.

1.M. Altafhat

2.Zanuddin Arsyafld

3.Zico Nugraha

4.Irwansyah

5.Andry

"Diperiksa di Mako Brimob,dalam pemeriksaan apabila dan memungkinkan ada yang terlibat lagi  ini bisa dilakukan  pada tiap-tiap  bersengkokol melakukan pemufakatan jahat.," jelasnya

 Apa belum ada pemeriksaan, Irwanto mengakui Kalau penyidikan itu bentuk seperti kita  menyampaikabn akan demo menyampaikan  undang-undang apa lt peganganya ,akibatnya dimana. Apa yang mau disampaikan , .. Ada jalan kemudian adanya ada indikasi-indikasi atau anarkis itu. Semua diselidiki "Maka dikatakan oleh KabagHumas Polda Metro Jaya tidak ada kaitan dengan demo yang berlangsung waktu itu.hanya strategi saja, penangkapan berati penyidik sudah punya bukti yang dilakukan penangkapan. Apa itu dan bagaimana.masih berlangsung," akunya.(vk)

Thursday, 30 March 2017 15:40

Aksi Unjuk Rasa 313 Jangan Sampai Anarkis

Written by

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Aksi unjuk rasa 313  meminta Gubernur Basuki Tjahja Purnama di ditahan jangan sampai unjuk rasa berbau politik yang bertentangan penetapan hukum memberikan kesan ada pemaksaan kehendak berbau politis.Disetujui aksi ini agar bisa menyampaikan pendapat untuk kepentingan bangsa negara kalau ada kekerasan akan ditindak.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjend Pol Boy Rafli Amar :  Dari proses komunikasi kita sudah dapat informasinya  dari informasinya kita.dengan kordinator lapangan, kita harapkan hari ini kita sudah ada dua kali mudah-mudahan hasil pertemuan ini untuk menampilkan aksi damai . "Situasi kegiatan ibadah itu sudah menjadi hal kita bicarakan, ada yang unjuk rasa suatu yang damai dari hal-hal yang provokatif yang kita berharap tidak ada penyimpangan dalam menyampaikan aspirasi nanti," ujarnya.

MenyinggungPengamanannya,Boy menegaskan
Cukup banyak jadi cukup banyak.Jadi.anggarannya naik lagi, Ada karena kita juga menyiapkan personil dan akan ada dukungan logistik itu sudah tugas kita. Kita sudah siap semua."
Lokasinya disekitar jalan Medan merdeka barat, kemungkinan beberapa pengalihan," tegasnya

Ketika ditanya Antisipasi disusup, Boy menjelaskan Itu yang kita antisipasi sudah dilakukan oleh Densus 88 . "Sudah ada kegiatan-kegiatan yang sifatnya potensi perlawanan teror  jadi kegiatan pengamanan yang sifatnya terbuka berjalan kegiatan deteksi dini, penyelidikan terhadap potensi ancaman teror. Tentu kita tidak bisanya sampaikan karena.itu lebih bagus jadi tugas petugas saja untuk deteksi dini," jelasnya.

Untuk itu,Boy menandaskan kita sudah lakukan langkah-langkah itu. Kita ingin kegiatan masyarakat tidak disusupi  orang-orang yang punya niat jahat." Sebagai negara yang demokrasi  aspirasi dalam konteks untuk rasa sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang Pemilu adalah suatu tugas jajaran kepolisian untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat . Jadi pelayanan pengamanan bagi maayarakat itu lah yangKita lakukan dua hari ini sudah berkomunikasi mudah-mudahan," tandas.

Lebih lanjut, Boy menandaskan Hasil komunikasi dapat disepakati bersama kita secara bersama-sama untuk menjaga proses ujuk rasa yang aman,tertib, damai tidak melakukan pengerusakan. "Hal-hal ini keamanan masyarakat merugikan masyarakat," tandasnya .

Menyoroti aksi besok, Boy mengakui tim kita kan ada, .
Apakah ada yang berjalan ke istana negara koordinasi iya ,tapi kalau perkembangan seperti apa . Koruptornya ketertiban keamanan.Kita bangun bersama. "Kegiatan.yang berkumpul di Masjid Istiqlal diberikan hari ini . Tentuada pengamanan juga, " akunya.

Untuk ijin, Boy membeberkan tidak ada ijin, hanya pemberitahuan saja.
Undang-undang tidak mengharuskan ada ijin. Hanya wajib memberikan bertangung jawab waktunya batas.jam berapa, itu yang jadi dasar Kepolisian untuk melakukan pengamanan yang penting pemberitahuan dengan data yang valid itu sudah disampaikan. "Hari ini disampaikan.Kalau tidak disampaikan, Tidak, kepolisian hanya melayani saja dengan baik ujuk rasa menjaga keamanan bersama pelaksanaannya tertib," bebernya.

Menyoroti ada rasa ketakutan dalam unjuk rasa, Boy mengungkapkan
Tahu engga, masyarakat Jangan takut masyarakat tetap menjalani kegiatannya. "Ada Satpol PP,akan.mengamanatkan ke aman an masyarakat," ungkapnya.

Dari Kapolda menghimbau kan seperti apa, Boy menambahkan memang apa yang disampaikan oleh Panitia sudah mulai.open baik perpanjangan. Mula.bisa tidak , bisa dilakukan .cara-cara baik.
"Paling tidak kalau ujuk rasa Banwaslu bisa berperan berbenturan nanti dengan Bawaslu dan disitu ada sentra Gakumdu," tambahnya.(vk)

 

 

Wednesday, 08 March 2017 01:08

Polri Siap Amankan Sengketa Pilkada

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Terkait  gugatan sengketa Pemilu Kepala Daerah yang dilakukan serentak di Mahkamah Konstitusi untuk  pengamanannya sudah dipersiapkan secara ketat. Tentunya sudah siapkan posko pengamanan secara fisik yang akan mengawal selama proses persidangan gugatan Pilkada berlangsung.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul ditemui di Mabes Polri, Selasa (7/3)2017 mengatakan pengamanan sengketa Pilkada itu tentu akan dilakukan semaksimal mungkin dalam pengamanan kita untuk ruang sidang dan lingkungan kita akan membuat posko disitu ."Kemudian kita akan menempatkan personil yang secara fisik akan hadir 24 jam," ujarnya.

Sesuai rencana, Martinus menegaskan pengamanan kita akan sasarkan kepada orang-orang termasuk dengan pengunjung jangan sampai orang-orang berbenturan mungkin secara  fisik anarkisme . Kita tentu melakukan pengamanan terhadap barang-barang dan benda supaya barang-barang dan benda itu berfungsi sebagaimana fungsinya." Sekali pun ada spiker akan kita lakukan pengawasan harus tetap," tegasnya

Untuk itu, Martinus menjelaskan Ketiga, adalah lokasi kita akan membut posko itu untuk menampung tempat istirahat  angggota dan kita lakukan komunikasi ." kita akan buat posko disitu menentukan lokasi," jelasnya.

Jadi,Martinus menambahkan kita ingin menjamin bahwa hari-hari persidangan kegaiatan orang datang dan kegiatan lain berlangsung dengan baik. "Kita tentu akan melakukan komunikasi kepada pihak Mahkamah Konstitusi(MK) dan kita ingin minta ijin membangun posko juga kita menyampaikan sasaran untuk pengamanan. Misalnya ruang sidang hadir itu semua tidak ke ruang sidang,ada tempat yang dibrrikan fasilitas orang untuk menonton disiapkan kamera dilur persidangan. Semacam ini teknis akan kita bicarakan,"tambahnya.(vk)

Friday, 16 December 2016 04:35

Komedian Eko Patrio Dipanggil Bareskrim

Written by

Jakarta,Koranrakyat.comAdanya pemangilan Eko Hendro Purnomo  alias Eko"Patrio" ke  Bareskrim Polri ternyata itu berdasarkan  adanya laporan yang didaftarkan pada rabu (14/12)2016 atas nama Sofyan Armawan. berdasarkan laporan itu sehinggahari ini Eko dijadwalkan untuk dimina keterangan.Namun sayang,Eko tidak hadir alias tidak menghiraukan pangilan Polisi. 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar ditemui di Mabes Polri, Kamis (15/12)2016 mengatakan dan  membenarkan adanya laporan polisi terhadap anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional, Eko Hendro Purnomo alias Eko "Patrio".Laporan tersebut didaftarkan oleh penyidik di Bareskrim  Polri."Dari laporan pihak penyidik sendiri," ujar.

Selanjutnya, Boy menegaskan sesuai dengan laporan tersebut didaftarkan pada Rabu (14/12/2016) atas nama Sofyan Armawan. Berdasarkan surat laporan polisi, Eko dijadwalkan diminta keterangan pada hari ini. "Seingat saya tentang yang diberitakan di media," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Agus Andrianto menegaskan mengenai agenda pemanggilan Eko tersebut sudah sesuai dengan laporan yang disampaikan ke Bareskrim.  Namun  Agus tak mau menjelaskan menjelaskan masalah apa yang akan diklarifikasi pihaknya.

Unik nya dalam pemangilan terhadap Eko sendiri yang dijadwalkan Kamis, (15/12) 2016 pukul 10.00 Hingga menjelang sore ia tidak hadir dan tidak menritahukan kepolisian. Ini terbukti Eko tidak mengindahkan panggilan.(Vk)

 

  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
Page 1 of 2

Face Book Galleries

TIONGKOK(KORANRAKYAT.COM) Sekretaris Daerah Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Soekardi membuka pusat promosi investasi, dagang,...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima...
BANJAR, KORANRAKYAT.COM- Polres Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, mengadakan  Forum Group Discotion (FGD)  anti...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Adanya pengeroyokan  pemukulan dan pemukulan terhadap Saldi Hermanto   salah satu...
  BANJAR,(KORANRAKYAT.COM)- .Babinkamtibmas  membuka lahan dengan menanam tanaman Hilikultura  Cabe, Semangka...
SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim berencana membeli kembali...
Jakarta,Koranrakyat.com- Upaya menyelesaikan dan membahas kasus Ketua Fraksi Partai Nasdem Victor Laiskodat nampaknya...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Adanya dugaan  aliran radikalisme dan aksi teroris yang mengancam keamanan tetap menjadi...
BOGOR (KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan perubahan yang saat ini sedang terjadi dengan begitu...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Dugaan suap terkait pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Provinsi...