Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik dan tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Kapolri : Penangkapan Djoko Tjandra Atas Perintah Jokowi
Last Updated on Aug 02 2020

Kapolri : Penangkapan Djoko Tjandra Atas Perintah Jokowi

      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (30/7/2020). Penangkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri membantu pemerintah menangkap sejumlah buronan kakap.   Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis  ditemui di Mabes...
Bareskrim Tegaskan Periksa Djoko Tjandra Terkait Surat Jalan hingga Aliran Dana
Last Updated on Aug 01 2020

Bareskrim Tegaskan Periksa Djoko Tjandra Terkait Surat Jalan hingga Aliran Dana

  JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Pemeriksaan terhadap  terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, terkait penerbitan surat jalan dan rekomendasi. Selain itu, Bareskrim juga akan mendalami dugaan aliran dana ke pihak-pihak yang membantu pelarian Djoko...
  Pendapat Akhir Bupati Malang  Pada  Rapat Paripurna   DPRD Tentang  Pertanggung  Jawaban  Pelaksanaan  Anggaran  Pendapatan  Dan Belanja  Derah Tahun  Anggaran  2019
Last Updated on Aug 01 2020

Pendapat Akhir Bupati Malang Pada Rapat Paripurna DPRD Tentang Pertanggung Jawaban ...

Malang,Koranrakyat.com  Pada kesempatan yang berbahagia ini perkenankanlah saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, utamanya para anggota Panitia Khusus Raperda dan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Malang, yang telah bekerja keras bersama Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Malang dalam...
Kinerja Triwulan II 2020, Bank Jatim Raup Laba Bersih Rp. 770,15 Milyar
Last Updated on Aug 01 2020

Kinerja Triwulan II 2020, Bank Jatim Raup Laba Bersih Rp. 770,15 Milyar

SURABAYA,KORANRAKYAT.COM Dalam rangka memberikan keterbukaan informasi, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau bankjatim melaksanakan analyst meeting dan press conference guna memaparkan kinerja keuangan Triwulan II2020 melalui media elektronik bertempat diSurabaya (29/07).   D;alam...
RUPS Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur  Tbk  Terpilih Busrul Iman Sebagai Dirut Bank Jatim
Last Updated on Jul 23 2020

RUPS Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk Terpilih Busrul Iman Sebagai Dirut Bank...

        SURABAYA,KORANRAKYAT.COM| PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2020 di Ruang Bromo, bankjatim Kantor Pusat lantai 5, Surabaya (23/07). Agenda utama pada          RUPSLB kali ini adalah...

World Today

  •  
    Trump Kirim Ribuan Tentara Bersenjata



    WASHINGTON DC, KORANRAKYAT.COM - Presiden AS Donald Trump menyatakan, dia mengerahkan "ribuan

     
Gedung Putih

Gedung Putih (81)

Culla pemper ac nec sit massa In Curabitur id risus sit. Non ante gravida eros quis justo sed nonummy et Donec et. Hendrerit velit orci sagittis eu Aenean pharetra faucibus



WASHINGTON DC, KORANRAKYAT.COM - Presiden AS Donald Trump menyatakan, dia mengerahkan "ribuan tentara bersenjata lengkap" dan polisi untuk memadamkan kerusuhan di Washington. Ucapannya itu muncul setelah bangunan dan monumen di sekitar Gedung Putih menjadi korban vandalisme dalam aksi protes terkait kematian George Floyd. "Apa yang terjadi pada kota (Washington) semalam adalah hal memalukan," ujar Trump,

       Di tengah suara tembakan gas air mata dalam aksi protes di dekat Gedung Putih. "Saya menempatkan ribuan tentara bersenjata lengkap, militer, dan penegak hukum untuk menghentikan kerusuhan, penjarahan, vandalisme, dan serangan nakal," jelasnya. Dilansir AFP, Senin (1/6/2020), presiden berusia 73 tahun itu mengecam kericuhan dalam demonstrasi sebagai "terorisme domestik". Adapun unjuk rasa itu muncul menyikapi kematian George Floyd, yang tewas setelah ditindih polisi kulit putih di Minneapolis, Senin (25/5/2020). "Saya ingin dalang kerusuhan ini tahu, kalian akan menghadapi hukuman berat dan dipenjara dalam waktu yang lama," ancam dia. Saat Trump mengatakan itu, AFP melaporkan, terdengar suara tembakan gas air mata dan granat setrum untuk membubarkan pengunjuk rasa di luar Gedung Putih. Dia juga menyerukan kepada gubernur negara bagian untuk mengerahkan Garda Nasional dalam jumlah besar, sehingga mereka bisa "mendominasi" pendemo. Selepas menyatakan itu, dia berjalan menuju Gereja Episkopal St John, dikenal juga sebagai Gereja Presiden, yang rusak parah karena kericuhan. Baca juga: Trump Diungsikan ke Bunker Saat Demo Kematian George Floyd di Luar Gedung Putih Sepekan setelah kematian Floyd, hasil otopsi pun dirilis, di mana penyebab kematian Floyd adalah pembunuhan yang dilakukan Derek Chauvin, polisi yang menindihnya.
           Proses pemeriksaan post-mortem itu dilakukan Aleccia Wilson, pakar di Universitas Michigan, berdasarkan permintaan pihak keluarga. Wilson dikenal sebagai dokter yang juga menangani jenazah Eric Garner, yang tewas di tangan polisi pada 2014 dan memunculkan gerakan Black Lives Matter. "Bukti ini konsisten dengan sesak napas mekanis sebagai penyebab kematian, dengan kematiannya merupakan pembunuhan," terang Wilson dalam konferensi pers. Kerusuhan dalam demo AS ini merupakan yang terbesar sejak 1968, ketika ikon penegakan hak sipil Martin Luther King Jr ditembak mati anggota supremasi kulit putih. Insiden ini juga meningatkan kembali publik akan memori 1992 di Los Angeles, ketika pengendara motor Rodney King dihajar hingga tewas oleh polisi. Kematian King kemudian memunculkan kerusuhan di Los Angeles.(AS)

Wednesday, 11 March 2020 23:43

Indonesia-Belanda Teguhkan Komitmen Kerja Sama

Written by

I

BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Indonesia dan Belanda meneguhkan komitmen untuk terus bekerja sama di sejumlah bidang. Sebagai dua negara yang memiliki sejarah cukup panjang, Presiden Joko Widodo mengajak Raja Belanda Willem-Alexander untuk menjadikan sejarah tersebut sebagai peneguhan kerja sama antara kedua negara. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pernyataan pers bersama dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Máxima di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 10 Maret 2020. "Kita jadikan pelajaran sejarah tersebut untuk meneguhkan komitmen kita membangun sebuah hubungan yang setara, yang saling menghormati dan saling menguntungkan," kata Presiden Joko Widodo dalam pernyataan pers bersama Raja Willem-Alexander.

               Presiden Jokowi memandang Belanda sebagai salah satu mitra penting Indonesia di Eropa sekaligus mitra strategis di bidang perdagangan, investasi, dan pariwisata. Di kawasan Eropa, Belanda merupakan mitra dagang Indonesia terbesar ke dua, mitra investasi terbesar pertama, dan mitra pariwisata terbesar keempat."Saya menyambut baik kunjungan Sri Baginda yang juga disertai pengusaha Belanda dalam jumlah yang besar. Selama kunjungan Yang Mulia Sri Baginda, kita telah melakukan penandatanganan berbagai kerja sama antarpemerintah," ungkap Presiden Jokowi.Beberapa kerja sama yang baru dan penting antara lain, kerja sama produksi kelapa sawit berkelanjutan, kerja sama dalam isu perempuan, perdamaian, dan keamanan, serta kerja sama pengelolaan pengendalian penyakit menular. Selain itu, sejumlah kerja sama antarbisnis juga dilakukan dengan nilai yang cukup besar, kurang lebih USD1 miliar."Sebagai penutup saya ingin menyampaikan bahwa kita tentu tidak dapat menghapus sejarah, namun kita dapat belajar dari masa lalu," ujarnya.

             Sementara itu, Raja Willem-Alexander mengatakan bahwa kunjungannya ke Indonesia merupakan tanda yang sangat menjanjikan bahwa dua negara yang pernah berada di pihak yang berlawanan dapat menjalin hubungan yang semakin erat dan mengembangkan sebuah hubungan baru berdasarkan rasa hormat, saling percaya dan persahabatan. "Ikatan di antara kita semakin erat dan beragam. Ini sungguh menggembirakan saya. Dan saya tahu di Belanda banyak yang merasakan hal yang sama. Banyak orang di Belanda merasakan ikatan yang kuat dengan Indonesia," kata Raja Willem-Alexander.

            Menurut Raja Willem-Alexander, ikatan kedua negara juga terlihat dari jumlah pelajar Indonesia yang belajar di Belanda. Terlebih, ini juga terlihat dalam jalinan kerja sama erat antara kedua negara kita dalam bidang ilmu pengetahuan, ekonomi, pengelolaan air, perlindungan alam dan iklim.Raja Willem-Alexander juga mengakui kontribusi Indonesia di dunia internasional dan mengatakan bahwa Belanda membutuhkan Indonesia. Menurutnya, Indonesia adalah anggota G20 serta anggota terkemuka di ASEAN."Indonesia berperan besar dalam menjaga kestabilan keamanan di Asia Tenggara. Saat ini Indonesia juga menjabat sebagai anggota Dewan Keamanan dan Dewan Hak Azasi Manusia PBB," jelasnya.

           Sebagai negara demokrasi ketiga terbesar di dunia dan salah satu ekonomi terbesar di Asia, kata Raja Willem-Alexander, Indonesia memegang peran kepemimpinan. Contohnya, dalam upaya bersama untuk mempromosikan dan melindungi tatanan internasional berbasis aturan."Indonesia memiliki tradisi yang lama dalam bidang toleransi agama dan dalam hal ini bisa memainkan peran yang konstruktif. Sangat penting untuk melanjutkan kerja sama dalam pemeliharaan perdamaian, keadilan dan perlindungan bagi kaum minoritas, dengan tetap menjunjung tinggi kedaulatan dan integritas teritorial," paparnya.(eas)

 

 

 

 

 

KORANRAKYAT,BOGOR  Indonesia dan Singapura sepakat untuk meningkatkan kerja sama di beberapa bidang, seperti investasi, hubungan antar masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan. Hal tersebut tercermin dari kunjungan kenegaraan Presiden Singapura Halimah Yacob ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 4 Februari 2020.

           Saat memberikan pernyataan pers bersama, Presiden Jokowi mendorong kedua negara untuk terus memperkokoh hubungan yang saling menguntungkan, terutama mengingat kedua negara merupakan tetangga dekat."Hubungan erat yang telah kita bangun bukan hanya di bidang ekonomi tapi juga hubungan antarmasyarakat," kata Presiden Jokowi.

          Dalam pertemuan bilateral, kedua kepala negara membahas dua hal besar, yaitu kemajuan hubungan setelah pertemuan Presiden Jokowi dengan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, pada Oktober 2019 yang lalu, dan kerja sama investasi serta hubungan masyarakat."Saya sangat puas dengan kemajuan kerjasama kita, antara lain ditandatanganinya yang pertama, selesainya negoisasi perjanjian persetujuan penghindaran pajak berganda yang tadi telah kita saksikan dan telah ditandatangani," ujarnya.

              Kedua, selesainya perundingan dan telah ditandatanganinya kerja sama penegakan hukum kepabeanan antara Direktorat Jenderal Bea Cukai dengan Singapore Police Coast Guard. Ketiga, implementasi RISing (Republic Indonesia-Singapore) Fellowship Program berupa pelatihan sejumlah kepala daerah dari Indonesia."Yang keempat telah disepakatinya perpanjangan _repurchase agreement_ pada November 2019 antara Bank Indonesia dengan Monetary Authority of Singapore, dan yang kelima realisasi dan penguatan kerja sama dalam pelatihan industri 4.0," imbuhnya.

 Selain itu, kedua kepala negara juga membahas kerja sama di bidang investasi dan pengembangan sumber daya manusia. Menurut Presiden Jokowi, Singapura adalah negara sumber investasi terbesar di Indonesia sejak 2014. "Saya sangat menghargai komitmen Singapura untuk terus melanjutkan kerja sama investasi termasuk proyek infrastruktur di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu di bidang pendidikan, kata Presiden, ada sejumlah kerja sama yang akan terus didorong oleh kedua negara. Pertama, proyek penguatan kerja sama di Block 71, kolaborasi pebisnis Indonesia dan unit bisnis salah satu universitas di Singapura. 

Kedua, kerja sama pelatihan bagi pengajar dosen politeknik difasilitasi Singapore Polytechnic dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Ketiga, kerja sama pelatihan antara Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) dan Singapore International Foundation dan Singapore Health Services. Keempat, kerja sama pendidikan dan _research and development_ (R&D) antara universitas kedua negara."Saya juga mengajak Presiden Halimah untuk terus mendorong penguatan kerjasama pendidikan dan R&D khususnya di bidang pelatihan vokasi dan hubungan antarmasyarakat," tandasnya.(eas)

 

 

 

 

 

BANGKOK(KORANRAKYAT.COM)  Presiden Jokowi kembali mengangkat isu Rakhine State dalam pertemuan retreat KTT ke-34 ASEAN di Hotel Athenee, Bangkok, Thailand, Minggu 23 Juni 2019. "Saya ingin bicara sebagai satu keluarga, berterus terang, untuk kebaikan kita semua,” kata Presiden memulai pandangannya dalam pertemuan retreat. Presiden Jokowi mengingatkan bahwa Pemimpin ASEAN telah memberikan mandat ke AHA Centre untuk melakukan _Needs Assessment_ guna membantu Myanmar mempersiapkan repatriasi yang sukarela, aman, dan bermartabat.

         Mandat tersebut sudah dijalankan melalui pelaksanaan _Preliminary Needs Assessment_ (PNA) tim ke Rakhine State. PNA sudah menyampaikan laporan dari pelaksanaan mandatnya. Dengan adanya laporan PNA, Presiden Joko Widodo menyampaikan pandangannya.

          Pertama, rekomendasi laporan PNA harus ditindaklanjuti. "Saya berharap bahwa _High Level Committee_ dapat segera membuat Plan of Action_ dengan _time frame_ yang jelas,” kata Presiden Jokowi.Lebih jauh Presiden mengatakan, "Tindak lanjut rekomendasi akan membantu terciptanya kemajuan dalam persiapan repatriasi.”Kedua, isu keamanan menjadi kunci bagi pelaksanaan repatriasi."Kita semua prihatin terhadap situasi keamanan di Rakhine State yang belum membaik,” ujar Presiden. 

             Indonesia berharap Pemerintah dan otoritas Myanmar dapat terus secara maksimal mengupayakan pemulihan keamanan. Tanpa jaminan keamanan, tidak akan mungkin terjadi repatriasi.Presiden Jokowi juga menyarankan ASEAN dapat membantu membangun komunikasi dengan Bangladesh dan pengungsi di Cox's Bazar. “Tentunya dengan tetap menghormati proses komunikasi bilateral Myanmar-Bangladesh,” kata Presiden Jokowi. Lebih lanjut Presiden menyampaikan bahwa komunikasi yang baik antara Myanmar, Bangladesh, dan para pengungsi menjadi bagian penting bagi kesuksesan persiapan repatriasi.(eas)

 

 

 

Riyadh ( KORANRAKYAT.COM) Tiba di Riyadh, Presiden Jokowi  akan Bertemu Raja Salman dan Pangeran Muhammad bin Salman Cuaca cerah menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi pada Minggu 14 April 2019 pukul 08.50 Waktu Setempat (WS) atau pukul 12.50 WIB.

         Di bandara tersebut Presiden dan Ibu Iriana disambut antara lain oleh Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh dan Gubernur Riyadh Pangeran Faisal bin Bandar Al Saud serta Menteri Perdagangan dan Investasi Majid Bin Abdullah Al Qasabi.   

       Rencananya pada siang hari waktu setempat, Presiden akan menghadiri undangan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud untuk jamuan santap siang bersama dan dilanjutkan dengan pertemuan di Istana yang berada di Riyadh.

           Setelah bertemu dengan Raja Salman, pada petang hari nanti, Presiden akan bertemu dengan Putra Mahkota Muhammad bin Salman.

 

Malam harinya, Presiden dan Ibu Iriana akan bertolak ke Jeddah. Dari Jeddah, Presiden dan Ibu Iriana akan melanjutkkan perjalanan menuju Makkah untuk menunaikan ibadah umrah.(eas)

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM Siti Aisyah warga negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan bebas dari hukuman mati di Malaysia telah,  menjalani proses administrasi.Setelah putusan Hakim PT Shah Alam Malaysia, dinyantakan  Siti  dinyatakan   bebas.

      Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri,Jakarta Selatan, Senin(11/3)2019 mengatakan yang bersangkutan akan kembali ke Tanah air bersama pihak Kemenkumham Senin(11/3(2019)  sore  nanti." Saat ini Siti sedang mendalami proses administrasi ya. Pengadilan sudah memvonis dan sudah selesai . Sore ini untuk Siti Aisyah akan kembali bersama Menkumham," ujarnya.

        Selanjutnya, Dedi menegaskan yang lain itu kan rana Kementerian hukum dan HAM." Untuk lebih jelas Biro Humas KumHam yang akan menjelaskan secara mendetail," tegasnya.

        Diperoleh keteranngan , Siti Aisyah ditahan dan didakwa menjadi pelaku pembunuhan Kim Jong Nam adik tiri presiden Korut Kim Jon Un  sejak 2 tahun 23 hari lalu atau tepatnya 17 Febuari 2017. Namun hakim dalam persidangan, Senin(11/3) 2019 pagi ini memutuskan Siti Aisyah tuntutan di hentikan. Putusan itu dibacakan di pengadilan Tinggi Shah Alam,Malaysia yang dihadiri oleh Duta Besar RI untuk kuala Lumpur Rusdi Kirana,Dirjen  Kemenkumhan,Cahyu Muzard ,disertai Direktur Perlindungan WNI dan BHI, Lalu Muhammad Iqbal.(vk)

 

Monday, 04 March 2019 02:03

WAPRES JK SAMBANGI IBU ANI YUDHOYONO DI SINGAPURA

Written by
 
SINGAPURA(KORANRAKYAT.COM)--Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla membesuk Ani Yudhoyono istri presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sedang menjalani perawatan karena sakit di rumah sakit di University Hospital Singapura, Minggu (03/03/2019). Dari keterangan Juru Bicara Wapres Husain Abdullah di sebutkan bahwa Wapres langsung di terima oleh SBY. Dalam pertemuan, Wapres lebih banyak mendengar penjelasan SBY seputar kondisi terakhir kesehatan Ibu Ani yang masih dalam perawatan intensif dokter setempat
 
Di sela perbincangan masalah kesehatan, Wapres datang beserta Mufidah Jusuf Kalla dan  dua anaknya yaitu Musywira Jusuf Kalla dan Solihin Jusuf Kalla, kembali mendoakan agar Ibu Ani segera sembuh dan kembali beraktifitas bersama keluarga di tanah air.Pertemuan kurang lebih berlangsung selama 45 menit, setelah itu Wapres beserta  Mufidah Jusuf Kala kembali ke tanah air.Sebagaimana di kabarkan, Istri presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono divonis kanker darah dan harus mendapatkan perawatan intensif di Singapura sejak awal Februari. Ikut bersama Wapres membesuk mantan ibu negara diantaranya Rachmat Witoelar, Erna Witoelar, Chairul Tandjung dan Hamid Awaludin. ( fd)
 
Wednesday, 14 November 2018 10:50

Indonesia Dukung Penuh Perdamaian Dua Korea

Written by

 

 

SINGAPURA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyambut baik perkembangan dari proses perdamaian di Semenanjung Korea. Di KTT ASEAN-Korea Selatan, Presiden Jokowi menyebut tekad kuat yang ditunjukkan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, untuk mengupayakan perdamaian sangat diapresiasi oleh dunia dan berbuah hasil.

 

          Kepala Negara berujar, tekad Presiden Moon tersebut seolah menjadi satu dari sekian harapan di tengah banyak ketidakpastian yang sedang melanda dunia sekarang ini.

 

"Di tengah banyak ketidakpastian, muncul beberapa harapan. Antara lain harapan akan terwujudnya Semenanjung Korea yang aman dan stabil. Harapan baru tersebut tidak akan terjadi jika tidak terdapat tekad kuat Presiden Moon untuk mengupayakan perdamaian," ujarnya di Suntec Convention Centre, Singapura, pada Rabu, 14 November 2018.

 

           Indonesia sebagai negara yang tidak hanya bersahabat baik dengan Korea Selatan, melainkan juga mempunyai hubungan bilateral dengan Korea Utara hingga lebih dari 50 tahun lamanya, mendukung penuh kerja keras dan upaya perdamaian yang dijalankan di Semenanjung Korea.

 

"Indonesia mendukung sepenuhnya proses perdamaian ini. Pesan dukungan ini telah disampaikan secara konsisten antara lain pada saat pertemuan saya dengan PM Korea Selatan dan Utusan Khusus Korea Utara menjelang pembukaan Asian Games 18 Agustus lalu," kata Presiden.

 

                Meski demikian, perlu diakui bahwa upaya ini belum berakhir. Kedua negara masih membutuhkan waktu dan jalan panjang hingga benar-benar tercipta perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.

 

Indonesia, sebagaimana yang ditekankan Presiden, akan tetap berkomitmen untuk mendukung dan turut andil dalam upaya perdamaian di Semenanjung Korea. Secara khusus Presiden Joko Widodo menyampaikan usulan untuk mengundang pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dalam peringatan 30 tahun kerja sama ASEAN dan Korea Selatan yang akan berlangsung pada 2019 mendatang, jika semua perkembangan positif terus terjadi.

 

            "Semoga dengan pertemuan tersebut maka komitmen Korea Utara akan semakin kuat untuk melakukan langkah menuju Semenanjung Korea yang bebas nuklir. Ke depan, insyaallah kita akan melihat ASEAN dan dua Korea menjadi pilar penting arsitektur perdamaian dan kemitraan di kawasan demi stabilitas, keamanan, dan kesejahteraan bersama," ucapnya.(eas)

 

 

BRUSSEL(KORANRAKYAT.COM) , Mengakhiri hari ketiga kunjungannya ke Brussels, Belgia.  Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla melakukan pertemuan silaturahim dengan masyarakat Indonesia yang berada di Belgia dan Luxemberg pada Jumat malam,19/10/2018 di Kedutaan Besar RI di Brussels.

          Pertemuan yang berlangsung sekitar satu setengah jam dalam suasana santai  tersebut, Wapres mengabarkan berbagai hal keadaan tanah air kepada masyarakat Indonesia yang bermukim di kedua negara tersebut, baik mengenai  pembangunan infrastruktur,  ekonomi, politik persoalan musibah, dan lain-lain di tanah air.

           "Mengenai keadaan di tanah air, sebetulnya saya juga belum tentu lebih tahu dari Saudara-saudara, atau minimal sama lah, karena kita sudah tidur Anda-anda semua disini sudah membaca berita koran. Hal ini karena kemajuan teklologi informasi" kata Wapres

          Ia juga menyampaikan,  bahwa adanya musibah di sejumlah tempat di Indonesia seperti halnya di Aceh dan Palu, yang banyak merenggut korbannya sehingga  memperoleh perhatian negara-negara peserta KTT ASEM12 seperti Jepang, Korea yang ingin membantu, ya tapi meskipun kita sendiri nampu, namanya musibah sehingga itu akan mengurangi beban masing-masing korban gempa.

          Silaturahim ini Wapres selain didampingi oleh Ibu Mufidah Jusuf Kalla juga disertai oleh  Wamenlu A.M. Fachir,  Dubes LBBP RI untuk  Indonesia,  Kasetwapres Mohamad  Oemar.(eas)

 BALI(KORANRAKYAT,.COM)

Kepala negara dan pemerintahan ASEAN telah menggelar ASEAN Leaders' Gathering yang bertempat di Hotel Sofitel Nusa Dua, Bali, pada Kamis, 11 Oktober 2018. Pertemuan yang diinisiasi oleh pihak Indonesia ini menghadirkan 10 negara ASEAN dan sejumlah pimpinan lembaga internasional.

Saat memimpin jalannya pertemuan, Presiden Jokowi menyinggung sejumlah hal terkait dengan visi ASEAN.

"Pertama, pentingnya mulai dipikirkan mekanisme kerja sama kawasan dan global bagi pembangunan berkelanjutan pascabencana," ujarnya.

Setelah bencana beberapa waktu lalu di Sulawesi Tengah dan Lombok menunjukkan bahwa pembangunan selama puluhan tahun dalam sekejap dapat hilang.

Kemudian yang kedua, Presiden memandang pentingnya memprioritaskan SDGs dalam tahap pembangunan masing-masing negara ASEAN. Beberapa capaian SDGs sendiri telah dan akan terus diupayakan Indonesia dalam pembangunannya.

Di antaranya ialah menurunnya angka kemiskinan menjadi satu digit di angka 9,8 persen pada 2018, meningkatnya akses terhadap air bersih bagi rumah tangga, hingga meningkatnya akses terhadap pelayanan kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional yang mencakup 77,78 persen rakyat Indonesia.

"Tidak kalah penting adalah kemajuan besar pada pembangunan infrastruktur dalam empat tahun terakhir sebagai perwujudan tujuan nomor sembilan dari SDGs," sambungnya.

Usulan ketiga, masih terkait dengan pencapaian SDGs masing-masing negara, Presiden Joko Widodo berpendapat bahwa sinergi antara organisasi kawasan dan organisasi internasional serta lembaga keuangan menjadi kunci dalam mewujudkan SDGs.

"Sinergi antara organisasi kawasan dan organisasi internasional serta lembaga keuangan bagi pencapaian SDGs penting sekali artinya," kata Presiden.

Adapun yang keempat, Indonesia mendorong sumber pendanaan inovatif seperti _blended finance_ yang telah dibahas dalam Forum Tri Hita Karana yang juga dihadiri Presiden.

"Salah satu tantangan pencapaian SDGs adalah masalah pendanaan. Oleh karena itu, keempat, Indonesia mendorong sumber pendanaan inovatif seperti _blended finance_," ucapnya.

Sementara yang kelima atau terakhir, dalam upaya mencapai SDGs, masing-masing negara perlu melibatkan kemajuan teknologi dalam upaya yang dilakukan.

"Dalam kaitan ini saya mencontohkan berkembangnya aplikasi ruang guru di Indonesia," tutur Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga berpesan kepada seluruh pimpinan negara dan pemerintahan ASEAN bahwa untuk mewujudkan SDGs sebagaimana yang telah dicanangkan PBB, masing-masing negara ASEAN tak akan mampu mencapainya seorang diri tanpa bantuan negara lain. Maka itu ia mendorong dilakukannya kerja sama dengan negara lain, utamanya sesama negara-negara ASEAN, untuk dapat mewujudkan hal itu.

"Saya ingin tekankan, pencapaian SDGs tidak dapat dipenuhi secara isolatif oleh satu negara tanpa bekerja sama dengan negara lain. Pencapaian SDGs memerlukan _global leadership_ dan _shared responsibilities_," ujarnya.(eas)

 

 

  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  Next 
  •  End 
Page 1 of 6

Panggung Koruptor

  •  

     

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Pemeriksaan terhadap  terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie)

     
  •  
     
     
     
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Pemeriksaan terhadap Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo dilanjutkan.
     
  •