Redaksi
Zainut Tauhid Sa'adi
JAKARTA,KORANRAKYAT.COM, 16 Oktober 2025, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan keprihatinan mendalamù sekaligus kecaman keras terhadap penayangan konten dalam program "Xpose Uncensored" di salah satu media TV yang ditayangkan pada tanggal 13 Oktober 2025. Demikian disampaikan Zainut Tauhid Sa'adi, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) MUI di Jakarta, Rabu (16/10/2025).
Zainut Tauhid Sa'adi menilai tayangan tersebut, khususnya yang memuat narasi dan visualisasi terkait Pondok Pesantren Lirboyo dan lingkungan pesantren secara umum, dinilai telah mencederai martabat kiai, santri, dan institusi pesantren sebagai pilar pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia. Sebelumnya, Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, menegaskan bahwa konten yang disiarkan, terutama dengan judul dan narasi yang bernuansa provokatif dan cenderung menghakimi, telah melanggar prinsip-prinsip etika jurnalistik, akurasi, dan tanggung jawab sosial lembaga penyiaran.Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan MUI menilai tayangan tersebut tidak hanya tidak akurat dalam menggambarkan realitas kehidupan pesantren yang beragam, tetapi juga menunjukkan keteledoran fatal dalam riset dan verifikasi data, yang berujung pada penyebaran disinformasi dan stigma negatif. Pesantren adalah lembaga pendidikan yang telah teruji dalam sejarah perjuangan bangsa dan memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter moral dan spiritual umat.
"Kami menghargai permohonan maaf yang telah disampaikan oleh pihak Trans 7, namun kami memandang bahwa permintaan maaf saja tidaklah cukup. Kami menuntut Trans 7 untuk," kata Zainut Tauhid Sa'adi. Ia mengungkapkan pernyataan maaf terbuka secara masif melalui berbagai platform siaran mereka, bukan hanya kepada Pesantren Lirboyo secara spesifik, tetapi kepada seluruh keluarga besar pesantren di Indonesia yang merasa dirugikan."Mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap oknum-oknum yang bertanggung jawab atas produksi dan penayangan konten bermasalah tersebut," tuturnya.
Zainut Tauhid Sa'adi mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers untuk segera melakukan investigasi men yeluruh dan memberikan sanksi administratif yang tegas sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku terhadap Trans 7. Sanksi ini penting sebagai upaya menjaga kualitas dan moralitas siaran publik."Mengawasi dan memastikan pembinaan etika jurnalisme dan penyiaran agar peristiwa serupa tidak terulang. Narasi yang berpotensi memecah belah dan merugikan kelompok masyarakat, apalagi lembaga keagamaan, harus dihentikan," tambahnya.Selain itu, lanjutnya, MUI mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar pesantren, santri, alumni, dan simpatisan, untuk :
-"Tetap menjaga kondusifitas dan ketenangan di tengah gelombang kekecewaan. Memberikan kepercayaan penuh kepada lembaga-lembaga pengawas seperti KPI dan Dewan Pers untuk menyelesaikan persoalan ini sesuai koridor hukum dan etika yang berlaku. Menghindari tindakan anarkis atau upaya main hakim sendiri adalah sikap yang bijak dan mencerminkan akhlak santri,^ kstanya..
MUI mendorong seluruh lembaga penyiaran di Indonesia untuk lebih banyak memproduksi dan menayangkan konten yang bersifat edukatif, inspiratif, dan faktual mengenai kehidupan dan kontribusi pesantren. Media seyogyanya menjadi mitra dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan, bukan sebaliknya.(aj)
LAMONGAN, KORANRAKYAT.COM,-7 Oktober 2025. Sebagai wujud dukungan dan komitmen mendukung kemajuan infrastruktur dan layanan publik di Jawa Timur, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) pada hari Selasa (7/10) turut berpartisipasi dalam kegiatan Peresmian Operasional Bus Trans Jatim Koridor VII Terminal Lamongan-Dukun (Gresik)-Terminal Paciran. Bertempat di Halaman Parkir Makam Sunan Drajad Lamongan, kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo, Kepala Dishub Jatim Nyono, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Pengasuh Ponpes Sunan Drajat KH Abdul Ghofur, serta sejumlah pejabat dan stakeholder terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Bank Jatim juga mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kerja sama penyediaan Sistem Pembayaran Cashless pada layanan Trans Jatim Ekspedisi. Piagam tersebut diserahkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Nyono dan diterima oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo.
Winardi menjelaskan, Bank Jatim akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan sistem pembayaran bagi seluruh pengguna transportasi massal Trans Jatim. “Inisiatif ini selaras dengan misi Bank Jatim dalam memperluas akses layanan keuangan digital serta mempercepat transformasi menuju ekosistem smart city di wilayah Jawa Timur,” ujarnya.
Dalam kerja sama ini, Bank Jatim menyediakan beberapa layanan seperti: Kartu uang elektronik dan QRIS Bank Jatim sebagai opsi pembayaran nontunai yang efisien; integrasi sistem ticketing elektronik dengan platform keuangan Bank Jatim; fasilitas top-up dan monitoring transaksi melalui aplikasi digital dan kanal perbankan Bank Jatim; serta dukungan infrastruktur pembayaran yang andal dan berskala luas.
Selain peresmian, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga memperkenalkan inovasi baru dari layanan Trans Jatim bernama TRADISI atau Trans Jatim Ekspedisi, yang memungkinkan wisatawan menitipkan atau mengambil oleh-oleh di titik terminal layanan Trans Jatim. Terhadap inovasi ini pula, Khofifah mengapresiasi dukungan Bank Jatim untuk layanan tersebut. "Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan layanan Trans Jatim Koridor VII," ujar Gubernur Khofifah.
Melalui sinergi ini, Bank Jatim berkomitmen untuk menyediakan solusi sistem pembayaran yang terintegrasi dan digital, guna mendukung operasional Trans Jatim Ekspedisi yang cepat, akurat, dan transparan. Beberapa bentuk dukungan tersebut meliputi: penyediaan kanal pembayaran digital seperti virtual account, QRIS, dan payment gateway; integrasi sistem pembayaran dengan platform logistik dan manajemen Trans Jatim Ekspedisi, untuk meningkatkan efisiensi dan monitoring transaksi secara real time; layanan perbankan korporat dan cash management guna mendukung kelancaran arus kas dan pengelolaan keuangan yang optimal, serta dukungan infrastruktur digital yang aman dan andal, sesuai standar industri keuangan nasional.
Bank Jatim percaya bahwa layanan ekspedisi yang terjangkau, terpercaya, dan didukung sistem pembayaran digital akan menjadi tulang punggung distribusi barang dan pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM dan masyarakat luas. “Dengan semangat "Melayani dengan Tulus dan Profesional", Bank Jatim siap menjadi bagian dari ekosistem layanan publik yang lebih efisien, inklusif, dan berbasis digital,” tutup Winardi.(an)
NGANJUK,KORANRAKYAT.COM,- 3 Oktober 2025. Indonesia kembali mencatatkan langkah positif. Pada hari Jumat (3/10), Menteri Perdagangan RI Budi Santoso secara resmi melepas ekspor empat kontainer produk peralatan rumah tangga berbahan plastik dengan merek Moorlife ke Filipina dan perdana ke Romania. Produk yang diekspor senilai US$ 411,73 ribu atau setara Rp 6,7 miliar.
Adapun dalam hal ini, Moorlife merupakan mitra binaan eksportir Bank Jatim dan sekaligus salah satu peserta Export Coaching Program Jawa Timur 2025 yang merupakan kerja sama antara Bank Jatim dengan Kementerian Perdagangan. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo, dan Founder & President Moorlife Hermanto Tanoko.
Winardi menjelaskan, Bank Jatim saat ini terus memperkuat peran dalam mendukung ekosistem serta ekspor nasional. Salah satu caranya yaitu dengan memberikan pendampingan perluasan pasar, serta menyediakan layanan keuangan yang lebih fleksibel untuk mendukung pelaku usaha dalam meningkatkan kontribusi ekspor Indonesia. “Dukungan dari mitra perbankan seperti Bank Jatim ini akan memperluas jangkauan Kementerian Perdagangan dalam membantu pelaku ekspor menghadapi ketidakpastian global dan mengoptimalkan peluang di pasar internasional. Sehingga dengan begitu para eksportir baru dapat naik kelas hingga mancanegara,” paparnya.
Winardi juga menegaskan, pihaknya sangat optimis para eksportir binaan Bank Jatim mampu bersaing di pasar global. “Kami akan terus mendukung mereka memasarkan produk-produk unggulan Indonesia secara internasional. Bank Jatim telah rutin melakukan business matching, mempertemukan pelaku usaha dengan para potential buyer dari mancanegara, baik secara offline maupun online. Melalui upaya kolaboratif ini, semoga industri ekspor Jawa Timur akan semakin berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ucapnya.
Winardi berharap dengan kegiatan ekspor ini dapat tercipta sinergi antara pelaku usaha, pemerintah daerah, instansi pusat, serta mitra dagang internasional dalam membangun ekosistem ekspor yang berkelanjutan dan inklusif. Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jatim berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur melalui fasilitasi dan pembinaan nasabah yang berorientasi ekspor.
”Pelepasan ekspor bukan hanya seremoni, melainkan bentuk nyata kontribusi Bank Jatim kepada UKM dan perdagangan global. Kami ingin berkontribusi untuk ikut memperkenalkan dan memperkuat posisi komoditas unggulan Jawa Timur di pasar internasional. Semoga pelepasan ekspor ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Budi Santoso juga menyatakan, produk Indonesia kini memiliki daya saing yang tinggi di pasar global. Hal ini tercermin dari perubahan signifikan struktur ekspor nasional yang saat ini didominasi sektor industri pengolahan, menggantikan dominasi sektor pertambangan di masa lalu. “Dengan demikian, produk Indonesia terbukti memiliki daya saing. Melalui produk yang berkualitas, kita tidak hanya mampu menembus pasar ekspor, tetapi juga memperkuat pasar dalam negeri dan membendung serbuan produk impor," tuturnya.
Menurut Budi, Moorlife berhasil menunjukkan konsistensi dan kinerja ekspor yang terus meningkat sehingga berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional. Kinerja ekspor yang terus tumbuh ini tentu akan berkontribusi pada target pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, dengan ekspor yang meningkat, produksi dalam negeri juga akan naik sehingga dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja.
Untuk menggenjot ekspor, lanjut Budi, pemerintah terus memperluas akses pasar ekspor Indonesia melalui penyelesaian perundingan perdagangan dengan berbagai negara. “Kemarin, kami mengumumkan bahwa kami telah menyelesaikan perundingan Indonesia-Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) telah selesai. Pada 24 September 2025, Indonesia juga menandatangani Indonesia-Canada CEPA. Ini merupakan salah satu upaya kami untuk memperkuat penetrasi pasar global," jelas Budi.
Sepanjang Januari-Agustus 2025, Kemendag juga telah memfasilitasi 462 kegiatan penjajakan kerja sama bisnis (business matching) yang terdiri dari 312 sesi presentasi peluang bisnis (pitching) dan 150 sesi temu bisnis dengan buyer. Total nilai transaksi yang sukses dicatatkan mencapai USD 90,90 juta yang terdiri atas potensi transaksi sebesar USD 34,95 juta dan pesanan pembelian (purchase order) senilai USD 55,95 juta.
Terdapat program yang dapat diikuti pelaku UMKM, seperti pelatihan Export Coaching Program (ECP) dan pendampingan desain. ECP Jawa Timur tahun 2025 merupakan kerja sama Kemendag dengan Bank Jatim. Melalui sinergitas pemerintah pusat dan daerah, serta kolaborasi dengan lembaga pembiayaan, bentuk nyata dukungan kepada pelaku ekspor, sehingga dapat mencetak eksportir baru dari Jawa Timur yang memiliki daya saing tinggi. ”Jika sudah siap melakukan ekspor, maka pelaku usaha akan kami masukkan dalam program UMKM Berani Inovasi Siap Adaptasi (BISA) Ekspor," tutup Budi.(an)
PALEMBANG, KORANRAKYAT.COM,-29 September 2025. Sebagai wujud dukungan terhadap program – program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) pada hari Senin (29/9) turut berpartisipasi dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi dengan tema Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Sumatera Selatan. Bertempat di Wyndham Hotel Palembang, kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, dan Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo.
Winardi menjelaskan, Bank Jatim terus berkomitmen mendukung UMKM Jawa Timur dalam meningkatkan daya saing sehingga dapat menembus pasar nasional maupun internasional. ”Dengan mengikutsertakan UMKM binaan dalam Misi Dagang, Bank Jatim berkomitmen mendukung mereka agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Kami optimis, produk unggulan ini akan menarik perhatian dan menciptakan potensi kolaborasi bisnis,” terangnya.
Menurut Winardi, melalui agenda Misi Dagang, UMKM dapat menjalin interaksi langsung dengan pasar potensial di Sumatera Selatan. Ini sejalan dengan peran perseroan yang tidak hanya menyediakan layanan perbankan, tetapi juga konsisten mendukung peningkatan kapasitas dan perluasan usaha pelaku UMKM. Terdapat 3 UMKM Binaan Bank Jatim yang diikutsertakan pada gelaran Misi Dagang. Antara lain UMKM Batik Puspita dari Pacitan, serta dua UMKM dari Madiun yaitu Pecel Bu Pariyem dan Djamoe. ”Harapannya, produk-produk UMKM binaan Bank Jatim ini mampu memberikan nilai tambah sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat Sumatera Selatan,” jelasnya.
Sementara itu Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyebutkan nilai transaksi dalam kegiatan misi dagang Pemerintah Provinsi Jatim dan Sumatera Selatan mencapai Rp 1 triliun. Angka ini melampaui target Rp 500 miliar. Beberapa komoditas yang dijual antara lain olahan unggas, susu, gula merah tebu, daging ayam, beras, bawang merah, mesin las, rokok, ikan beku, hingga peralatan dapur untuk program makan bergizi gratis.
Misi Dagang hadir bukan hanya sebagai aktivitas perdagangan antardaerah, melainkan juga sebagai upaya bersama untuk mendorong terwujudnya target pembangunan provinsi dan nasional. ”Kita ingin merajut merah putih, jangan semuanya dihitung secara ekonominya saja. Kita bangsa yang besar, dan persambungan persaudaraan bisa dengan beragam format, salah satunya melalui dagang dan investasi ini," ujar Khofifah.
Pencapaian ini merupakan hasil sinergi dan kepercayaan antar daerah dalam mendukung produk dalam negeri. Ini adalah bukti nyata bahwa Jawa Timur terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan optimistis mewujudkan kekuatan pasar dalam negeri. (an)
SURABAYA, KORANRAKYAT.COM,-28 September 2025. Kegiatan Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K sukses digelar. 3.000 pelari dari berbagai daerah tampak memadati Balai Kota Surabaya pada Minggu (28/9) pagi. Event ini merupakan kolaborasi Suara Surabaya Media dan Pemerintah Kota Surabaya, dengan dukungan penuh dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai sponsor utama. Tepat pukul 5.30 bendera flag off dikibarkan oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo, Direktur Bisnis Menengah, Korporasi & Jaringan Bank Jatim Arif Suhirman, CEO Suara Surabaya Verry Firmansyah, dan Kepala OJK Jawa Timur Yunita Linda Sari.
Winardi menjelaskan, Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K dirancang untuk meningkatkan gaya hidup sehat dan sekaligus sebagai sarana mendekatkan layanan Bank Jatim dengan publik. ”Lari adalah olahraga yang bisa diikuti siapa saja. Melalui ajang ini, kami juga ingin semakin dekat dengan masyarakat, khususnya di Surabaya,” terangnya.
Menurut Winardi, Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K mampu membawa manfaat besar bagi ekosistem ekonomi digital. Kehadiran pelaku UMKM yang bertransaksi menggunakan QRIS Bank Jatim menjadi bukti nyata. ”Di event ini, UMKM kami libatkan dan semua transaksi menggunakan QRIS Bank Jatim. Hal tersebut juga sebagai bentuk untuk memperkenalkan platform JConnect Mobile kami yang mudah untuk diakses masyarakat luas. Maka dari itu, dengan perpaduan olahraga massal, partisipasi UMKM, dan pemanfaatan teknologi digital, Bank Jatim JConnect Run Surabaya 10K diharapkan terus menjadi agenda rutin tahunan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Eri juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya agenda tahunan ini. Menurutnya, acara lari di Kota Surabaya sudah menjadi gaya hidup bagi masyarakat. ”Alhamdulillah, JConnect Run ini sudah tahun kedua yang dilakukan oleh Bank Jatim di Kota Surabaya. Untuk yang tahun ini larinya 10K dan pergerakannya sangat luar biasa di Kota Surabaya. Ada 3.000 lebih peserta dan tentu dengan event besar seperti ini dapat menggerakkan UMKM Kota Surabaya,” ujarnya.
Eri berharap, untuk ke depannya Bank Jatim dapat menjadikan acara ini sebagai agenda tahunan dengan jumlah peserta dan kategori yang lebih banyak lagi. Pihaknya juga menekankan komitmen Pemkot Surabaya dalam mendukung berbagai kegiatan lari dengan menyediakan rute lari yang menarik. ”Alhamdulillah, memang Surabaya ini adalah kota yang kita siapkan untuk lari. Kita sudah menyediakan rute untuk yang 10K, bahkan maraton, half marathon, dan 5K juga kita siapkan,” jelasnya.
Dengan rute yang sudah disiapkan tersebut, Eri optimis akan semakin banyak lagi klub atau pihak yang mengadakan event lari di Kota Surabaya, mulai dari 5K, 10K, hingga maraton. Sebab, selain memberi dampak kesehatan yang baik bagi tubuh, event lari juga berdampak positif bagi pergerakan ekonomi. “Dengan lari ini, pergerakan UMKM luar biasa. Ekonominya bergerak, UMKM-nya bergerak. Multiplier effect akan tercipta,” tambahnya.
Rudy Hartono Ketua Pelaksana Soerabaja 10K juga mengatakan, ada dua kategori yang dilombakan dalam kompetisi lari berjarak 10 kilometer (km) tersebut. Yakni Nasional 10K dan Master 10K. Dalam masing - masing kategori, terdapat kelompok male dan female. Dengan antusias peserta yang tinggi, dia berharap Soerabaja 10k bukan hanya diadakan sekali ini saja, tetapi bisa diadakan lagi di tahun-tahun selanjutnya. Selain itu, pihaknya juga berharap dengan adanya event lari ini, masyarakat yang berpartisipasi bisa semakin mengenal Surabaya dengan berbagai destinasi spot tourism yang ada. ”Rute ini kita sudah koordinasi dengan pemerintah kota untuk kita patenkan, kalau orang mau bikin yang sama atau ada kegiatan yang sama dengan rute 10K dengan nama yang berbeda juga bisa memakai rute yang kita pakai hari ini,” ucapnya.
Seperti diketahui, rute Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10k dimulai dari Jalan Wali Kota Mustajab, Jalan Pemuda, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Embong Malang, Jalan Blauran, Jalan Bubutan, Jalan Tembaan, Jalan Pahlawan, Jalan Gemblongan, Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Yos Sudarso, Jalan Ketabang Kali, kemudian kembali ke Jalan Wali Kota Mustajab.(an)
AMERIKA,SERIKAT, KORANRAKRAKYAT.COM,- Suasana hangat menyelimuti Ruang Konsultasi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Multilateral Meeting on the Middle East atas undangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Selasa, 23 September 2025.
Di antara deretan pemimpin dunia yang hadir, ada satu mome (n ringan namun penuh makna. Presiden Trump, dalam pengantar pertemuannya, tidak hanya berbicara tentang pentingnya forum tersebut bagi perdamaian di Timur Tengah, tetapi juga menyempatkan diri memberikan apresiasi khusus kepada Presiden Prabowo.
Dengan senyum yang disambut tatapan penuh perhatian dari para delegasi, Presiden Trump melontarkan pujiannya secara terbuka. Presiden Trump menilai pidato Presiden Prabowo penuh ketegasan dan energi, bahkan menyebut gaya komunikasinya mampu menggugah perhatian para pemimpin dunia.
“Anda juga, sahabatku. Pidato yang hebat. Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan mengetukkan tangan di meja itu. Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa. Terima kasih banyak,” ujar Presiden Trump sembari menoleh ke arah Presiden Prabowo.
Pujian itu sontak menjadi sorotan, mengingat pidato Presiden Prabowo di Sidang Majelis Umum ke-80 PBB dinilai penuh ketegasan dan energi. Bagi Presiden Trump, gaya Presiden Prabowo yang menggetarkan meja menjadi simbol keberanian dalam menyuarakan keadilan di forum internasional.
Bagi para hadirin, momen tersebut menghadirkan suasana cair di tengah diskusi serius tentang Gaza dan perdamaian Timur Tengah. Sebuah pengakuan dari Presiden Amerika Serikat terhadap pemimpin Indonesia yang baru pertama kali tampil di sidang umum PBB, namun langsung meninggalkan kesan mendalam.
Apresiasi itu bukan hanya sekadar pujian pribadi, tetapi juga mencerminkan pengakuan dunia atas posisi Indonesia sebagai suara penting dalam diplomasi global. Senyum yang mengiringi kata-kata Presiden Trump pun menjadi tanda, bahwa di balik ketegangan isu internasional, ada penghargaan tulus atas keberanian dan ketegasan yang ditunjukkan Presiden Prabowo Subianto.
Urutan ke-3 yang diberikan kepada Presiden Prabowo dalam SMU ke-80 PBB juga menegaskan posisi strategis Indonesia di mata dunia. Kehormatan tersebut dipandang sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan Presiden Prabowo di tingkat global. Indonesia juga dinilai mampu menjadi jembatan antara Utara dan Selatan, Barat dan Timur, sekaligus menjembatani kepentingan negara-negara besar dan berkembang dalam mencari solusi atas berbagai persoalan internasional (eas)
JAKARTA,KORANRAKYAT.COM,-Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta, pada Minggu petang, 28 September 2025. Rapat yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu digelar untuk memastikan berbagai program prioritas pemerintah berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.
Rapat ini digelar segera setelah Presiden Prabowo kembali dari lawatan luar negeri dan meski bertepatan dengan hari libur, menunjukkan komitmennya dalam memantau langsung program-program pemerintah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa salah satu pembahasan utama adalah mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Salah satu yang menjadi pembahasan utama adalah mengenai Program Makan Bergizi Gratis, terkait langkah terbaik & beberapa evaluasi agar program ini dapat berjalan baik sesuai dengan yang direncanakan dan tepat sasaran,” tulis Seskab Teddy.
Seskab Teddy juga menambahkan bahwa Presiden Prabowo secara langsung memberikan arahan detil dan teknis dalam rapat tersebut. “Presiden Prabowo memberikan petunjuk-petunjuk yang sangat detil, bahkan sangat teknis, misalnya berkenaan dengan masalah kedisiplinan, prosedur, terutama masalah kebersihan,” ungkap Seskab Teddy.
Selain MBG, Seskab Teddy menyebut bahwa rapat turut membahas sejumlah program strategis lainnya. Diantaranya adalah ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, energi, kelautan, program Desa Nelayan, Koperasi Desa, hingga pembangunan Tanggul Laut Pantai Utara Jawa.
Menurut Seskab Teddy, Kementerian Pertanian bersama Kepala Bulog dalam rapat tersebut melaporkan bahwa cadangan beras nasional masih dalam kondisi aman. Sementara itu, Menteri Kesehatan memaparkan capaian program pemeriksaan kesehatan gratis yang hingga kini telah menjangkau sekitar 36 juta masyarakat.
“Menteri kesehatan melaporkan program cek kesehatan gratis pada seluruh masyarakat yang sampai hari ini sudah mencapai 36 juta terperiksa,” jelas Seskab Teddy (fdl)
SIDOARJO,KORANRAKYAT.COM,- Tim SAR Gabungan Mencari Korban Terjebak di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk
Sidoarjo - Bangunan tiga lantai Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny yang tengah dicor ambruk.
Kadiv Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Albast menyampaikan bahwa hasil informasi sementara korban mencapai 83 korban luka berat dan ringan dan seorang meninggal dunia.
Diberitakan Ratusan santri yang berada di dalamnya tertimpa reuntuhan beton.
Dari informasi yang dihimpun detikJatim dari Polsek Buduran, sebanyak 84 santri jadi korban berhasil dievakuasi. Mereka kini dirawat di tiga rumah sakit yakni RSUD Sidoarjo, Delta Surya dan RSI Siti Hajar.
Rinciannya 34 pasien menjalani perawatan di RSUD Sidoarjo R. Notopuro, dengan rincian 26 mengalami luka ringan dan 8 luka berat. Sementara itu, 45 korban lainnya dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo.
Kata Pengasuh Ponpes Al Khoziny Soal Penyebab Bangunan Ambruk Lalu 4 korban lagi dirawat di RS Delta Surya. Dari jumlah tersebut, satu santri bernama Alfian Ibrahim (11), asal Bangkalan, Madura meninggal dunia di RSI Siti Hajar.
Jumlah itu masih akan bertambah karena diduga masih ada banyak korban yang masih tertimpa di reruntuhan. Hingga kini para korban yang masih tertimbun reruntuhan masih dilakukan evakuasi.
Humas RSI Siti Hajar, dr Erli Mawar Nuraini, mengatakan sebagian korban sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan awal. Ia menambahkan, hingga Senin sore sudah ada sekitar 20 pasien yang dipulangkan.
Para Korban Masih Terjebak Reruntuhan di Ponpes Al Khoziny Bertangisan
Sampai saat ini Polisi bersama BPBD dan Basarnas dan Tagana Sidoarjo masih melakukan pendataan di lokasi untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di reruntuhan bangunan.
Sebelumnya, sebuah bangunan di asrama putra Pondok Pesantren Al Khoziny di Desa Buduran, Sidoarjo ambruk. Akibatnya banyak yang tertimbun reruntuhan.
Ketua RT setempat, Munir mengatakan ambruknya bangunan terjadi pada sekitar pukul 15.00 WIB. Sedangkan bangunan yang ambruk musala.
"Habis salat asar itu ada suara gemuruh ada getaran seperti gempa ternyata musala," kata Munir, Senin (29/9/2025).(an)
SURABAYA, KORANRAKYAT.COM,-24 September 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah melakukan sinergitas dengan PT Sentra Finansial Teknologi (SFT). Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama terkait layanan virtual account terintegrasi dengan sistem aplikasi Edufin dan juga penandatanganan MoU terkait layanan jasa keuangan di bidang pendidikan. Bertempat di kantor PT Sentra Finansial Teknologi, perjanjian tersebut ditandatangani oleh Vice President Dana dan Jasa Yetty Fitria S., Vice President Hubungan Kelembagaan Rachman Subiyantoro, dan Kepala Divisi Produk PT Sentra Finansial Teknologi Ronald Argand Pinontoan pada hari Rabu (24/9).
Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menjelaskan, pihaknya bersyukur atas kolaborasi yang telah dilakukan ini. Bank Jatim berharap melalui kerja sama dengan SFT dapat memberikan manfaat yang signifikan baik bagi perseroan maupun instansi pendidikan mitra SEVIMA dan SFT, seperti peningkatan frekuensi, volume transaksi, hingga ekspansi nasabah baru. ”Kerja sama ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses pembayaran biaya pendidikan bagi mahasiswa di institusi yang menggunakan Edufin. Kami optimis dengan sinergitas layanan virtual account terintegrasi ini akan memberikan banyak manfaat positif bagi kedua belah pihak. seperti kemudahan pembayaran dan efisiensi administrasi karena setiap transaksi akan tercatat secara otomatis dan real-time,” ungkapnya.
Sebagai informasi, PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) merupakan perusahaan jasa pengembang sistem informasi perguruan tinggi sejak 2004. SEVIMA telah memimpin pasar sektor pendidikan tinggi di Indonesia dengan total mitra lebih dari 1.200 Perguruan Tinggi dan melayani lebih dari 4 juta user. SEVIMA melalui layanan Edufin bekerja sama dengan berbagai channel pembayaran untuk memudahkan instansi pendidikan dalam melakukan pembayaran secara online karena mudah, aman, terjamin, dan dapat dilakukan dimana saja. Seiring berjalannya waktu, Edufin telah spin-off ke perusahaan sister SEVIMA, yaitu PT Sentra Finansial Teknologi (SFT) dan telah mendapatkan sertifikasi ISO 27001. Saat ini lebih dari 400 instansi Pendidikan telah beralih ke cashless menggunakan layanan Edufin dan telah memproses lebih dari 1 juta transaksi pembayaran dengan nilai transaksi (GMV) lebih dari 3,3 triliun rupiah per tahun.
Menurut Winardi, potensi yang bisa dikembangkan antara PT Sentra Finansial Teknologi dengan Bank Jatim cukup banyak. Antara lain peluang optimalisasi pelayanan serta pengelolaan dana di lingkungan universitas - universitas mitra PT Sentra Finansial Teknologi sehingga diharapkan dapat meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jatim terutama Giro. Kemudian terdapat 81 perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa sekitar 100.611 yang telah bermitra dengan PT Sentra Finansial Teknologi wilayah Jawa Timur sehingga dapat berpotensi menambah kerjasama dengan Bank Jatim sebagai bank mitra, serta potensi pemberian fasilitas kredit multiguna (KMG) bagi seluruh pegawai di Universitas mitra PT Sentra Finansial Teknologi.
Winardi menegaskan, kolaborasi ini juga membuktikan bahwa Bank Jatim turut menjadi bagian dalam upaya membangun ekosistem pembayaran digital inklusif di dunia pendidikan. ”Kami harap fasilitas virtual account Bank Jatim dapat semakin mempermudah pembayaran iuran pendidikan yang dilakukan oleh mahasiswa maupun pihak-pihak terkait,” terangnya.
Ronald Argand Pinontoan juga menambahkan, pihaknya menyambut baik kerja sama ini dan mengungkapkan apresiasinya atas keterlibatan Bank Jatim dalam penyediaan fasilitas pembayaran yang mudah dan aman untuk dunia pendidikan. Adapun Edufin sendiri memiliki banyak keunggulan. Seperti transparan dan akuntabel, terintegrasi dan terotomasi, mudah diakses, serta aman dan handal. “Fasilitas ini akan semakin memudahkan orang tua serta mahasiswa untuk melakukan pembayaran atas berbagai keperluan di mitra Edufin. Kami harap kerja sama ini dapat menjadi awal yang baik bagi PT Sentra Finansial Teknologi dan Bank Jatim untuk terus berkolaborasi demi perkembangan sektor pendidikan dan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia,” tutupnya.(an)
SURABAYA, KORANRAKYAT.COM,-26 September 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sukses meraih penghargaan prestisius dari Humas Indonesia. Penghargaan yang berhasil didapatkan Bank Jatim yaitu sebagai Institusi Publik Terpopuler di Media Sosial pada sub kategori BUMD. Bertempat di JW Marriott Hotel Surabaya, penghargaan tersebut diterima oleh Assistant Vice President Komunikasi Korporat Bank Jatim Mi’roj Subhanto pada hari Kamis (26/9).
Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan, semua penghargaan ini menandakan hasil kerja keras Perseroan, terutama dalam membangun reputasi perusahaan sebagai bank yang memiliki produk dan layanan komprehensif dengan dukungan solusi digital yang handal. “Penghargaan ini tentu saja akan semakin memotivasi Bank Jatim untuk terus berinovasi, serta memberikan informasi yang positif terkait produk dan layanan perusahaan kepada masyarakat luas. Dengan kepercayaan yang semakin kuat dari masyarakat, reputasi perusahaan akan semakin kokoh dan kinerja bisnis pun terus melaju positif,” tuturnya.
Diakui Winardi, citra Bank Jatim memang terus meningkat karena selalu konsisten memberikan kontribusi sebagai pendorong laju perekonomian. Selain itu, Bank Jatim sebagai partner utama pemerintah juga fokus mendukung pengelolaan keuangan sekaligus memberikan layanan terbaik kepada nasabah. Hal tersebut terbukti dari total aset Bank Jatim secara konsolidasi pada enam bulan pertama tahun ini sukses mencapai angka Rp 118,15 triliun atau naik 16,71 persen (YoY). Kemudian apabila dilihat dari sisi laba bersih Bank Jatim (bank only) sepanjang semester pertama ini berada di angka
Rp 703 miliar, tumbuh 13,26 persen (YoY). Selain itu, selama Semester I tahun ini, penyaluran kredit Bank Jatim juga mampu membukukan peningkatan yang signifikan yaitu 15,91 persen (YoY).
“Kinerja positif yang ditorehkan Bank Jatim turut mengukuhkan citra perusahaan semakin gemilang, sejalan dengan upaya membangun persepsi publik yang baik. Ke depan, Bank Jatim berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dan manfaat optimal baik secara regional maupun nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Asmono Wikan Founder & CEO Humas Indonesia menjelaskan, akuntabilitas dan transparansi bukan lagi sekadar tuntutan regulasi, tetapi fondasi utama untuk membangun kepercayaan publik. "Di era informasi dengan arus begitu cepat, praktisi humas dituntut menjadi garda depan dalam menyampaikan komunikasi jujur, transparan, konsisten, dan bertanggung jawab," ungkapnya.(an)
.










