Redaksi
JAKARTA,KORANRAKYAT.COM,- LEMBAGA Bantuan Hukum (LBH) Jakarta memperkirakan ada 370 orang peserta demo 25 Agustus di depan gedung MPR/DPR, Jakarta Pusat, yang ditangkap oleh polisi pada Senin, 25 Agustus 2025. Mereka curiga setengah dari demonstran yang ditangkap adalah anak di bawah umur.
Pada malam hari setelah unjuk rasa, sejumlah pendamping hukum dari LBH Jakarta mendatangi Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya), Jakarta Selatan, tempat para demonstran dibawa oleh polisi. Mereka mendapatkan informasi tentang jumlah massa yang ditangkap dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.
“Ada sekitar 370-an orang yang ditangkap di Polda,” kata perwakilan LBH Jakarta, Daniel Winarta, dalam keterangan tertulis pada Selasa, 26 Agustus 2025. “Dua ratusan di antaranya adalah anak di bawah umur."
LBH Jakarta mengatakan, kondisi peserta demo 25 Agustus itu banyak yang terlihat mengalami luka-luka. “Pendamping hukum melihat peserta yang ditangkap mengalami bonyok dan luka-luka,” katanya.
Kemarin, kepolisian menangkap sejumlah pelajar yang ikut demo di DPR. Hingga Senin siang, setidaknya ada 10 pelajar yang ditangkap, dengan dua di antaranya dilabeli sebagai anggota kelompok anarkis. Para pelajar itu masih berusia 17 tahun ke bawah, berdasarkan tahun kelahiran yang dicatat oleh Kepolisian Resor Metropolitan (Polres Metro) Jakarta Pusat.
wartawan telah meminta konfirmasi kepada Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi tentang jumlah massa demo yang ditangkap. Namun, ia belum memberi respons hingga berita ini diturunkan.
Demonstrasi pada Senin kemarin diikuti oleh sejumlah kelompok, termasuk mahasiswa dan pelajar sekolah menengah kejuruan. Para pelajar datang sejak pagi hari, namun ada juga yang datang pada sore hari sekitar pukul 16.20 WIB ke arah pintu belakang Kompleks Parlemen.
Mereka berjalan sambil mengibarkan bendera anime One Piece dan bendera Merah Putih. Beberapa orang masih mengenakan seragam sekolah.
Pada sore hari, polisi menembakkan gas air mata ke arah massa yang mengenakan baju sekolah. Para pelajar berlarian menghindari kepulan gas tersebut, yang diperparah dengan hembusan angin kencang. Gas tersebut juga dirasakan para pedagang dan pengemudi ojek online yang berada di sekitar lokasi.
Di awal demonstrasi, saat area depan Kompleks Parlemen sudah mulai padat, polisi juga menembakkan gas air mata guna memukul mundur massa sekitar pukul 13.10 WIB.
Imbas tembakan tersebut, massa berlarian ke arah Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, hingga menyeberangi Jalan Tol Dalam Kota Jakarta. Di tengah kekacauan, beberapa pengunjuk rasa yang terdiri atas anak muda terinjak-injak ketika berusaha menjauhi kepulan gas air mata yang mulai menyebar.
Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan pemerintah daerah DKI Jakarta mengerahkan total 1.250 personel gabungan untuk mengamankan demonstrasi ini.
Seruan aksi demonstrasi sebelumnya beredar luas melalui pesan berantai di aplikasi perpesanan WhatsApp dan media sosial.
Gerakan yang mengatasnamakan “Revolusi Rakyat Indonesia” tersebut mengajak elemen masyarakat, buruh, petani, dan mahasiswa untuk turun ke jalan. Mereka menuntut pengusutan kasus dugaan korupsi keluarga mantan presiden Joko Widodo hingga pemakzulan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden. “Terus desak DPR melakukan tugasnya sebagai kontrol pemerintah,” demikian bunyi pesan tersebut, seperti diterima wartawan pada Jumat, 22 Agustus 2025.
Pengirim pesan juga mengajak masyarakat menyoroti isu lain, seperti kenaikan pajak, polemik utang negara, hingga timpangnya kesejahteraan antara anggota DPR dan masyarakat(as)
SURABAYA,KORANRAKYAT.COM,- 22 Agustus 2025. Puncak peringatan Hari Ulang Tahun PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur tbk (Bank Jatim) berlangsung meriah. Kegiatan yang dilaksanakan di Grand City Surabaya pada Jumat malam (22/8) itu dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, jajaran dewan komisaris Bank Jatim, jajaran direksi Bank Jatim, seluruh Jatimers, serta banyak tamu VIP lainnya.
Plt. Direktur Utama Arif Suhirman menjelaskan, peringatan HUT Republik Indonesia ke 80 dan HUT Bank Jatim ke 64 baik yang bersifat internal maupun eksternal telah dilaksanakan dengan sangat lancar. Berbagai jenis lomba olahraga, seni, budaya hingga kegiatan sosial sukses dilakukan. Selain itu, Arif juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kontribusi seluruh insan Jatimers yang telah membawa Bank Jatim hingga di posisi saat ini. Kerja keras Jatimers sukses membuahkan kinerja positif bagi Bank Jatim yang semakin kuat di tengah tantangan ketidakpastian ekonomi global. ”Bukan hal yang mudah bagi Bank Jatim mencapai posisi saat ini di tengah tantangan serta persaingan yang ada. Oleh karena itu, sangat layak jika momentum HUT Bank Jatim ini didedikasikan bagi seluruh Insan Jatimers di Jawa Timur maupun luar Jawa Timur,” terangnya.
Arif memaparkan, pada tahun 2025 ini, jajaran manajemen akan memfokuskan pada pencapaian asset yang berkualitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Bank Jatim dapat menyediakan produk serta layanan yang mampu memenuhi kebutuhan transaksional perbankan nasabah dan sebagai entitas bisnis mampu memenuhi ekspektasi pemegang saham.”Kami memahami bahwa setiap nasabah adalah pribadi individu yang istimewa. Karenanya, untuk yang istimewa kami memberikan layanan yang juga istimewa karena nasabah merupakan prioritas bagi kami. Nah, di ulang tahun Bank Jatim yang ke 64 ini, dengan bangga kami memperkenalkan layanan Jatim Prioritas Syariah. Layanan ini Kami luncurkan untuk melengkapi Layanan Jatim Prioritas yang sebelumnya sudah ada dengan segmen khusus untuk nasabah yang memiliki preferensi pada syariah,” tegasnya.
Dengan banyaknya nasabah yang concern terhadap prinsip keuangan syariah, lanjut Arif, pihaknya meyakini bahwa ceruk pasar ini akan memberikan peluang dan potensi bisnis yang berkelanjutan bagi Bank Jatim. ”Jatim Syariah Prioritas merupakan Layanan perbankan eksklusif yang diberikan oleh Bank Jatim sebagai wujud apresiasi kepada nasabah prioritas syariah dengan menawarkan berbagai manfaat, keistimewaan, dan kemudahan dalam bertransaksi,” terangnya.
Untuk outlet layanan Jatim Syariah Prioritas berada di Kantor Cabang Syariah Surabaya Jl. Dr. Soetomo No. 37 Surabaya. Layanan eksklusif yang dapat dinikmati oleh nasabah Jatim Syariah Prioritas cukup banyak. Antara lain exclusive branch services, pick up services, airport lounge services, airport transfer services, airport handling services, airport airside services, golf clinic services, serta home health care services. ”Keberadaan semua layanan - layanan tersebut untuk memastikan nasabah unit usaha syariah Bank Jatim dapat mengakses layanan eksklusif dan personal dengan lebih mudah, serta mendapatkan pengalaman perbankan yang premium,” jelas Arif.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, juga diluncurkan Instagram Bank Jatim Connect yang merupakan wadah baru untuk mempublikasikan segala aktivitas menarik di seluruh cabang Bank Jatim. Mulai dari event, partnership, sampai kolaborasi inspiratif. Lewat instagram tersebut, kita semua dapat melihat langsung bagaimana Bank Jatim tumbuh bersama komunitas, mitra, dan seluruh nasabah tercinta di pelosok Jawa Timur.
Arif juga menegaskan, pihaknya sangat bersyukur, di usia yang ke 64 ini dan ditengah kondisi ekonomi yang masih relatif menantang, Bank Jatim masih mampu mencatat kinerja yang membanggakan. Per Juni 2025 secara konsolidasi asset Bank Jatim tumbuh sebesar 16,7% YoY, yaitu Rp118,1 Triliun. Kemudian penyaluran pinjaman kepada masyarakat tumbuh sebesar 35,2% YoY, sebesar Rp78,5 Triliun. Pengelolaan Dana Pihak Ketiga dari masyarakat meningkat 13% YoY, sebesar Rp91,6 Triliun. Dan untuk laba bersihnya sendiri berada di angka Rp 844 Miliar atau naik sebesar 35,9% YoY. ”Pencapaian ini merupakan hasil dari kolaborasi dan kerja keras dari seluruh insan Jatimers dan tentunya dengan dukungan yang penuh. Baik dari nasabah hingga pemegang saham sehingga Bank Jatim dapat diterima dan mampu melayani seluruh masayarakat Jawa Timur serta Indonesia,” terangnya.
Adapun dalam puncak perayaan HUT Bank Jatim ke-64 kali ini dimeriahkan oleh artis nasional Kahitna. Tak hanya itu, sebanyak 20 UMKM binaan Bank Jatim juga turut serta meramaikan acara yang dihadiri oleh 2.600 Jatimers. ”Ini merupakan acara puncak yang kami harapkan dapat menciptakan kehangatan dan keakraban antar keluarga Bank Jatim,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menambahkan, kita semua patut bersyukur bisa memperingati HUT Bank Jatim ke-64 dengan suasana yang semarak. Tidak dipungkiri, lanjut Emil, Bank Jatim sebagai banknya masyarakat Jawa Timur tiap tahunnya terus mencatatkan kinerja yang positif. Untuk tahun 2025 ini pihaknya juga optimis Bank Jatim akan menorehkan pertumbuhan seperti yang diharapkan mengingat perekonomian Jawa Timur mampu tumbuh dengan baik pada triwulan kedua ini. “Seperti yang telah diketahui bersama bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sekitar 5,2 persen, lalu pertumbuhan manufaktur Jawa Timur di kisaran 7,5 persen, dan juga pertumbuhan akomodasi makanan minuman itu bisa 8 persen. Itu semua patut kita syukuri,” terangnya.
Emil berharap ke depannya Bank Jatim akan selalu menjadi bank yang adaptif terhadap perkembangan perekonomian baik makro maupun global. Selain itu, pihaknya juga berharap agar Bank Jatim dapat terus mendukung sektor agro serta mensukseskan program 3 juta rumah dengan kuota FLPP yang telah dipercayakan kepada Bank Jatim dan Unit Usaha Syariah Bank Jatim. “Kemudian terkait peluncuran Jatim Prioritas Syariah ini kami sangat senang. Sebab, ini adalah upaya untuk memberikan pelayanan yang semakin baik lagi kepada nasabah. Berdasarkan fakta yang ada bahwa ternyata permintaan atau keinginan dari nasabah - nasabah syariah untuk memiliki layanan prioritas itu tinggi sehingga dijawablah melalui launching malam ini,” tegasnya.
Emil menerangkan, minat dari masyarakat untuk mulai mengadopsi keuangan syariah semakin meningkat. Sebab menurutnya, ekonomi syariah adalah sebuah perspektif perekonomian yang bisa untuk siapapun yang memahami prinsip keuangan syariah, prinsip keadilan, prinsip berbagi risiko yang baik antara pemilik dana dengan pengguna dana. Nah, dalam hal ini, Unit Usaha Syariah Bank Jatim telah menjadi lembaga yang sukses menjalankan prinsip-prinsip yang humanis dan tentunya menjunjung tinggi nilai-nilai integritas. “Dengan berbagai program yang telah dijalankan Bank Jatim, semoga Bank Jatim dapat terus bertumbuh dan semakin kuat lagi. Selamat ulang tahun untuk Bank Jatim,” tutupnya.(an)
SURABAYA, KORANRAKYAT.COM,-. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke-80 dan sekaligus HUT PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Ke-64 berlangsung meriah. Peringatan tersebut secara serentak dilaksanakan di Kantor Pusat dan seluruh Kantor Cabang Bank Jatim. Di Kantor Pusat, kegiatan diawali dengan upacara bendera dan dipimpin langsung oleh Direksi. Seluruh insan Jatimers yang terdiri dari Komisaris, Direksi, SEVP, VP, AVP, hingga staff Bank Jatim mengikuti rangkaian upacara dengan hikmat. Untuk semakin menyemarakkan peringatan HUT RI dan Bank Jatim, perayaan tahun ini kembali diwarnai dengan pelaksanaan Jatimers Defile 2025.
Melalui perayaan Defile, para Komisaris, Direksi, SEVP, VP, hingga staff Bank Jatim dengan lihainya berhasil berlenggak - lenggok di atas runway untuk menampilkan keindahan serta keunikan pakaian adat masing-masing yang dimiliki setiap provinsi dari seluruh Indonesia. Baju adat dari Sabang sampai Merauke yang digunakan oleh semua peserta ini mencerminkan kekayaan adat budaya tanah air yang berbeda-beda namun tetap satu.
”Sesuai dengan tema HUT RI ke-80 tahun yaitu Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, diharapkan dengan penampilan Jatimers Defile kali ini dapat semakin membangkitkan semangat persatuan dan kesepahaman sebagai satu bangsa. Kita semua harus solid demi menyatukan semangat serta tujuan seluruh bangsa Indonesia,” kata Plt. Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman.
Nampak seluruh peserta maupun penonton Jatimers Defile 2025 sangat antusias dan kompak untuk memeriahkan acara ini. Semuanya terlihat menikmati karya-karya busana yang ditampilkan. Dengan adanya kegiatan hari ini, lanjut Arif, diharapkan seluruh karyawan Bank Jatim bisa semakin menghargai dan terus berkomitmen untuk melestarikan adat budaya pakaian nusantara dari berbagai wilayah.
Arif mengungkapkan, semangat kemerdekaan yang dirayakan tahun ini menjadi momentum Bank Jatim untuk semakin berkomitmen memperkuat kontribusi nyata, baik kepada Jawa Timur maupun Indonesia. “Kami percaya bahwa kedaulatan dan kemajuan tanah air berawal dari kemandirian ekonomi rakyat. Maka dari itu, kami selalu hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra yang pro-aktif mendorong pemerataan kesejahteraan rakyat Indonesia utamanya melalui pemberdayaan UMKM,” tegasnya.
Di samping itu, peringatan hari kemerdekaan RI juga menjadi momentum Bank Jatim untuk mengenang nilai-nilai luhur yang telah membangun Indonesia. ”Kami berharap di HUT RI yang ke-80 ini dapat mendorong rakyat Indonesia untuk terus berupaya memajukan bangsa melalui kerja keras, inovasi, dan sinergitas dengan berbagai pihak. Berbagai macam tantangan dan ancaman pasti ada, tetapi kita semua harus yakin dengan persatuan bangsa yang kuat, semua akan bisa teratasi,” tegasnya.
Arif juga mengatakan, HUT Bank Jatim tahun ini mengusung tagline Gather as One, Together We Thrive. ”Kami siap membersamai seluruh masyarakat Jawa Timur untuk bersama – sama bertransformasi menjadi bagian dari Gerbang Baru Nusantara. Satu langkah, satu semangat, satu tujuan untuk masa depan yang lebih baik. Kami akan terus bergandengan tangan dengan seluruh pemangku kepentingan demi terwujudnya penguatan integritas sektor jasa keuangan di tengah tantangan yang sedang dihadapi. Semua itu dilakukan demi terwujudnya sektor jasa keuangan yang berdaya saing dan berperan optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan sehingga mampu mewujudkan Indonesia Maju,” paparnya.
Menurut Arif, peringatan HUT Bank Jatim tahun ini juga menjadi titik tolak semangat baru perseroan untuk selalu memberikan yang terbaik bagi seluruh nasabah. Tidak hanya sebagai institusi keuangan, Bank Jatim juga ingin hadir sebagai bagian dari perjalanan dan harapan setiap nasabah. Bank Jatim berkomitmen akan selalu menghadirkan solusi keuangan inovatif, inklusif, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.
Tidak hanya di tanggal 17 Agustus saja, sebelumnya BJTM juga telah menggelar berbagai perlombaan dalam rangka merayakan dan menghormati perjuangan bangsa serta meramaikan HUT Bank Jatim. Peserta lombanya dari seluruh karyawan. Terdapat banyak lomba yang ditandingkan. Seperti balap karung, tepung estafet, Jatimers Got Talent, nguleg bareng BOD, dan masih banyak lagi. ”Peringatan HUT ini juga dirayakan oleh Bank Jatim dengan membantu sesama melalui operasi katarak gratis dan senam lansia. Melalui program ini, kami ingin menggelorakan semangat kemanusiaan yang tercermin dalam setiap perayaan hari kemerdekaan RI,” ungkap Arif.
Manajemen berharap di hari ulang tahun Bank Jatim yang ke-64 ini semua Jatimers tidak berhenti untuk memberikan yang terbaik bagi perseroan, menjaga performa kinerja keuangannya, serta terus mendorong Bank Jatim untuk selalu bertransformasi. ”Peringatan HUT ke-64 bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk semakin memperkuat komitmen kami dalam menghadirkan layanan keuangan yang lebih baik. Di usia yang ke-64, Bank Jatim tentu memiliki harapan besar untuk terus tumbuh dan berkembang menjadi bank yang lebih gemilang. Dunia terus berubah, tantangan semakin kompleks, dan ekspektasi terhadap Bank Jatim juga akan semakin tinggi. Karena itu, kita tidak boleh lengah dan berpuas diri. Kita harus berdedikasi untuk terus menciptakan nilai tambah dengan standar yang tinggi, memperkuat kolaborasi, beradaptasi dengan cepat, dan memprioritaskan inovasi di setiap aspek,” tuturnya.
Sebagai bank pembangunan daerah yang telah berdiri sejak 1961, Bank Jatim telah berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Dengan jaringan yang luas dan berbagai produk serta layanan perbankan yang inovatif, Bank Jatim kini telah berhasil memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi masyarakat, UMKM, dan pemerintah daerah. Ke depan, Bank Jatim tetap memiliki visi untuk menjadi BPD No 1 di Indonesia. “Kami ingin menjadi BPD yang berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara berkesinambungan serta menjadi BPD yang memiliki keunggulan kompetitif sehingga mampu bersaing di industri perbankan tanah air,” lanjutnya.
Keberhasilan Bank Jatim dalam mengejar visi menjadi BPD No. 1 di Indonesia dapat dilihat dari beberapa aspek. Antara lain aset perseroan konsisten bertumbuh dan juga Bank Jatim terus aktif mengembangkan produk dan layanan perbankan yang inovatif, terutama di bidang digital banking melalui inovasi JConnect. Semua itu dilakukan demi teruwujudnya peningkatan kualitas layanan serta memberi kemudahan kepada nasabah.
Adapun total aset Bank Jatim secara konsolidasi pada enam bulan pertama tahun ini sukses mencapai angka Rp 118,15 triliun atau naik 16,71 persen (YoY). Kemudian apabila dilihat dari sisi laba bersih Bank Jatim (bank only) sepanjang semester pertama ini berada di angka Rp 703 miliar, tumbuh 13,26 persen (YoY). Bank Jatim bersyukur karena masih mampu membukukan kinerja yang cukup baik, terutama dalam perolehan laba bersih bank only.
Dalam menghadapi tantangan di semester kedua nanti, Bank Jatim telah mempersiapkan berbagai strategi untuk menjaga momentum pertumbuhan antara lain dengan tetap berorientasi pada pertumbuhan yang focus pada kualitas, meningkatkan efisiensi, dan menggali potensi pendapatan baru. ”Kami akan terus bekerja keras untuk mencapai target yang telah ditetapkan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” terang Arif.
Arif berharap kinerja Bank Jatim ke depannya dapat terus tumbuh dan bertransformasi menuju digital bank dengan SDM yang berdaya saing tinggi sehingga Bank Jatim dapat semakin dekat dengan visinya untuk menjadi BPD Nomor 1 di Indonesia. Dengan semangat Gather as One, Together We Thrive di ulang tahun ke-64 ini, Bank Jatim konsisten untuk terus memperkuat sinergitas demi mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan. ”Kami akan selalu siap memberikan pelayanan terbaik yang didukung oleh profesionalisme dan integritas,” tutupnya.(an)
JAKARTA,KORANRAKYAT.COM,- - Komisi III DPR RI mendukung penuh langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntaskan kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji pada Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2023-2024.
Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil berharap lembaga antirasuah untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terindikasi kuat terlibat dalam perkara yang disebut merugikan negara lebih dari Rp1 triliun itu.
Termasuk, memintai keterangan dari Fuad Hasan Mansyur selaku pemilik travel haji dan umroh Maktour Group yang ditengarai merupakan mertua dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo.
“Komisi III DPR juga yakin bahwa KPK akan prudent dalam mencari dan menemukan aktor kuat yang dibalik kouta haji khusus yang terindikasi ada rasuah di dalamnya,” terangnya kepada wartawan, Kamis (14/8).
Komisi III, dilanjutkan Nasir, berharap lembaga pimpinan Setyo Budiyanto tidak ragu juga meskipun dalam pengusutannya ada indikasi mantan pejabat-pejabat utama di negeri ini yang terlibat.
“Komisi III DPR mendukung sepenuhnya upaya KPK untuk mengusut dugaan tipikor dalam penggunaan qouta khusus haji tersebut,” imbuh Nasir Djamil.
Dalam perkara itu KPK juga sudah melakukan pencekalan terhadap sejumlah pihak. Mereka yakni, eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, eks staf khusus Yaqut, Ishfah Abidzal Aziz.
Kemudian Fuad Hasan Mansyur selaku pemilik travel haji dan umroh Maktour Group.
“Pencekalan itu biasanya dilakukan terhadap orang yang memiliki informasi penting terkait dengan perkara yang sedang diusut KPK,” kata Nasir Djamil.
Lebih jauh, Nasir menjelaskan bahwa pihaknya sangat berharap agar KPK dapat segera menuntaskan kasus ini agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman dan tenang.
“Komisi III berharap KPK membantu pemerintah dengan cara memberikan solusi berupa strategi penerapan kouta haji khusus untuk ke depannya sehingga pelaksanaan haji “clear and clean”,” demikian Nasir Djamil.(dm)
YOGYAKARTA, KORANRAKYAT.COM,-7 Agustus 2025. Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) kembali sukses menyelenggarakan Undian Tabungan Simpeda Nasional Periode ke-1 Tahun XXXVI-2025 dengan total hadiah sebesar Rp 3 miliar. Bertempat di Kawasan Candi Prambahan, kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Ketua Umum Asbanda Agus H. Widodo, Plt. Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman, Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah, Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad, serta jajaran direksi Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia.
Adapun pemenang hadiah utama Undian Simpeda senilai Rp 500 juta kali ini dimenangkan oleh nasabah Bank Jatim. Kemudian, undian Tabungan Simpeda juga mengundi pemenang kedua untuk empat pemenang dengan masing-masing hadiah sebesar Rp 100 juta. Pemenangnya adalah nasabah Bank Jakarta, Bank Lampung, dan Bank Jambi. Sedangkan satu hadiah dikhususkan untuk tuan rumah, yakni nasabah Bank BPD DIY.
Arif menjelaskan, perusahaan sangat bersyukur karena nasabah Bank Jatim lagi-lagi berhasil menjadi pemenang hadiah utama. “Selamat kepada seluruh pemenang. Undian ini adalah bentuk apresiasi untuk meningkatkan loyalitas nasabah. Semoga hadiah yang diterima membawa berkah bagi semuanya,” katanya.
Arif juga menerangkan, momentum undian Tabungan Simpeda yang dihadiri seluruh BPD di Indonesia harus dimanfaatkan sebagai kesempatan saling berbagi ilmu dan pengalaman. Selain itu juga bisa sebagai wadah untuk menjajaki peluang kolaborasi dalam pengembangan inovasi layanan keuangan digital di tengah ketatnya persaingan perbankan.
“Tabungan Simpeda merupakan produk yang mempersatukan BPD seluruh Indonesia. Dalam perkembangannya, Simpeda terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Ini merupakan bentuk kepercayaan dari masyarakat kepada BPD di seluruh Indonesia,“ terang Arif.
Sementara itu, Agus H. Widodo menjelaskan, pada penarikan Undian Tabungan Simpeda Periode ke-1 Tahun XXXVI-2025 di Yogyakarta ini tercatat jumlah penabung mencapai lebih dari 8,9 juta per akhir Juni 2025. Lalu untuk jumlah saldo tabungannya berada di angka Rp 73 triliun. “Jika dilihat dari penarikan undian Simpeda di Pontianak tahun lalu, dari sisi penabung meningkat 29,74 persen (YoY) atau naik 2 juta lebih penabung dari sebelumnya 6,8 juta penabung. Sedangkan saldo Simpeda meningkat 3,04 persen, naik Rp 2,17 triliun,” ujarnya.
Agus mengakui bahwa BPD yang paling banyak menghimpun dana Tabungan Simpeda dipegang oleh Bank Jatim. Tercatat, hingga Juni 2025, jumlah dana yang terhimpun di Bank Jatim sebesar Rp 16,38 triliun, atau mencapai 22,19 persen dari seluruh Tabungan Simpeda nasional.
“Kami ingin menjadikan Simpeda sebagai produk unggulan yang terus tumbuh, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan mampu bersaing di era digital. Maka dari itu, kami berkomitmen akan terus meningkatkan kualitas produk dan layanan Simpeda agar ke depannya Tabungan Simpeda bisa menjadi pilihan masyarakat Indonesia dalam menabung,” tegas Agus.
Dalam kesempatan itu, Asbanda juga mengumumkan tuan rumah penarikan Undian Tabungan Simpeda 2026, yakni Bank Jateng. Rencananya Undian Tabungan Simpeda tersebut berlangsung di Semarang, Provinsi Jawa Tengah pada Februari 2026.(an)
SURABAYA, KORANRAKYAT.COM,-10 Agustus 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surabaya sukses menggelar kegiatan Senam Lansia pada hari Minggu (10/8) pagi. Bertempat di halaman Balai Kota Surabaya, kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan hari ulang tahun Bank Jatim itu diikuti oleh 640 lansia. Angka itu juga sebagai simbol usia Bank Jatim tahun ini karena telah menginjak ke-64 tahun. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Plt. Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman.
Arif menjelaskan, kegiatan ini digelar untuk meningkatkan pemberdayaan serta kepedulian keluarga dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesehatan warga lansia. Maka dari itu, Bank Jatim sangat mengapresiasi antusiasme para lansia yang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan senam lansia ini. ”Semua peserta sangat luar biasa, ini bukti bahwa para lansia di Kota Surabaya masih sangat aktif dalam melakukan kegiatan dan mereka tampak masih sehat segar bugar,” ungkapnya.
Arif berpesan kepada seluruh lansia agar selalu menjaga kesehatan dan berbahagia. Menurutnya, Bank Jatim mengadakan senam sehat untuk para lansia se-Surabaya di momen ulang tahun yang ke-64 ini sebagai bentuk kepedulian untuk menjaga kesehatan para lansia.
”Melalui kegiatan seperti ini, Bank Jatim menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat berjalan beriringan dengan peran sebagai institusi keuangan. Lewat senam lansia tersebut juga dapat semakin memperkuat upaya Bank Jatim dalam mengambil peran aktif membangun masyarakat yang lebih sehat dan berdaya. Dengan melibatkan masyarakat umum, Bank Jatim tidak hanya membangun kesadaran sosial, tetapi juga mempererat hubungan dengan komunitas lokal,” tegasnya.
Eri Cahyadi juga menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar merayakan ulang tahun Bank Jatim, tetapi juga bagian dari upaya Pemkot untuk meningkatkan Angka Harapan Hidup (AHH) warga lanjut usia di Kota Pahlawan. ”Pemkot Surabaya memiliki komitmen meningkatkan kualitas hidup lansia. Berdasarkan penelitian profesor di Universitas Airlangga (Unair), olahraga teratur, khususnya bagi wanita menopause, terbukti dapat memperpanjang harapan hidup. Oleh sebab itu, kami akan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unair untuk mengembangkan program olahraga khusus lansia, lengkap dengan jenis dan waktu pelaksanaan yang tepat," terangnya.
Saat ini, AHH di Surabaya tergolong tinggi, yakni 75,82 tahun, yang turut mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kota. Eri juga menegaskan, kebahagiaan adalah kunci umur panjang. "Intinya bahagia. Orang bahagia itu panjang umur, jadi jangan stres," tandasnya.
Selain senam lansia, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis kepada penerima bantuan operasi katarak gratis dari Bank Jatim dan Bank NTB Syariah. Masih dalam rangkaian kegiatan hari jadi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) ke-64 tahun, Bank Jatim bersama dengan Bank NTB Syariah dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) juga telah berkolaborasi dalam kegiatan sosial operasi katarak gratis pada hari Sabtu (2/8). Hal tersebut sebagai wujud komitmen perseroan dalam mendukung akses kesehatan bagi masyarakat.
Sebanyak 10 orang pasien katarak mendapatkan layanan operasi gratis. Menurut Arif, katarak merupakan salah satu penyebab utama kebutaan yang sebenarnya dapat diobati. Namun, keterbatasan akses layanan kesehatan masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat. Maka dari itu, dengan kegiatan sosial ini kami berharap dapat memberikan dampak langsung terhadap kesehatan masyarakat dan juga membantu mengurangi beban finansial yang seringkali menjadi hambatan utama bagi mereka yang membutuhkan layanan medis.
Adapun proses pelaksanaan operasi dimulai dengan screening kesehatan oleh tenaga medis profesional, dilanjutkan dengan rujukan pengobatan, pelaksanaan operasi, hingga kontrol pasca operasi untuk memastikan pemulihan berjalan efektif. ”Kami ingin memastikan setiap peserta mendapatkan perawatan terbaik sehingga mereka bisa pulih dengan cepat dan kembali beraktivitas," tutup Arif.(an)
LAMPUNG, KORANRAKYAT.COM Agustus 2025. Sebagai wujud dukungan terhadap program – program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) pada hari Kamis (7/8) turut berpartisipasi dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi dengan tema Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Lampung. Bertempat di Swiss-Belhotel Lampung, kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Plt. Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman, dan Direktur Utama Bank Lampung Mahdi Yusuf.
Arif menjelaskan, Bank Jatim terus berkomitmen untuk senantiasa mendukung UMKM Jawa Timur dalam meningkatkan daya saing sehingga dapat menembus pasar nasional maupun internasional. ”UMKM binaan Bank Jatim kami ikutsertakan dalam kegiatan Misi Dagang ini sebagai salah satu upaya untuk memperluas pasar mereka. Kami yakin, produk – produk tersebut dapat menarik minat para pengunjung dan berpotensi membuka peluang bisnis baru bagi para pelaku usaha,” terangnya.
Menurut Arif, melalui Misi Dagang, UMKM dapat memperoleh wadah strategis untuk mengenalkan produk-produk mereka kepada potensial market yang ada di Lampung. Sehingga dalam hal ini, perseroan tidak hanya memberikan berbagai layanan perbankan kepada para nasabah UMKM, tetapi juga aktif memberikan pendampingan serta dukungan dalam mengembangkan usahanya. Terdapat 3 UMKM Binaan Bank Jatim yang diikutsertakan pada gelaran Misi Dagang. Antara lain UMKM Batik Gajah Mada, UMKM Cokelat Majapahit, dan UMKM Bawang Goreng CYS. ”Produk - produk unggulan UMKM binaan Bank Jatim itu diharapkan mampu memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat di daerah Provinsi Lampung,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga berlangsung penandatanganan Perjanjian Penyertaan dan Pengambilalihan Saham Bersyarat antara Bank Jatim dan Bank Lampung sebagai tindak lanjut dari pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB). Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Arif Suhirman dan Mahdi Yusuf dengan disaksikan oleh Khofifah Indar Parawansa dan Rahmat Mirzani Djausal. ”Maksud dan tujuan dari perjanjian ini adalah untuk mengatur tata cara pelaksanaan penyertaan modal dan pembentukan KUB antara para pihak sehingga Bank Lampung sepakat melakukan peningkatan modal disetor untuk kemudian dilakukan penyertaan modal oleh Bank Lampung,” tutur Arif.
Menurutnya, KUB antara Bank Jatim dengan Bank Lampung merupakan suatu upaya penguatan struktur, ketahanan, dan daya saing industri perbankan yang nantinya dapat mencapai level yang lebih efisien menuju skala ekonomi yang lebih tinggi. Sehingga ke depannya bank-bank yang berproses KUB dengan BJTM bisa menjadi Bank Pembangunan Daerah yang kompetitif di lingkup regional dan mampu memajukan pembangunan serta perekonomian di daerah masing-masing maupun skala nasional.
Mahdi Yusuf menambahkan, pihaknya yakin dengan KUB ini akan banyak perubahan – perubahan positif yang terjadi di Bank Lampung sehingga ke depannya Bank Lampung semakin kuat dan dapat lebih memaksimalkan potensi dari sinergi yang ada. ”Dengan bersinergi KUB bersama Bank Jatim, kami yakin dapat memberi dampak positif terhadap performa bisnis Bank Lampung. Salah satu hal yang akan kami siapkan adalah SDM agar seluruh program kerja dapat terealisasikan dengan baik dan optimal,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah juga mengatakan, dengan adanya penandatanganan perjanjian antara Bank Lampung dengan Bank Jatim ini diharapkan dapat semakin membangun konektivitas dunia perbankan di dua provinsi. ”Tentu hal tersebut akan memperkuat kinerja bank pembangunan daerah di dua provinsi dan sekaligus dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, sektor keuangan, serta menjadi pintu masuk kerja sama antara Provinsi Jawa Timur dan Lampung. Kerja sama ini terjadi sesuai dengan regulasi yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tuturnya.
Adapun dalam Misi Dagang dan Investasi antara Jawa Timur dengan Lampung total transaksi finalnya mencapai Rp 1,055 triliun. Capaian ini mengalami peningkatan signifikan bila dibandingkan dengan gelaran tahun 2023 lalu, yakni 35 transaksi dengan nilai Rp 285,52 miliar. ”Capaian ini merupakan hasil sinergi dan kepercayaan antar daerah dalam mendukung produk dalam negeri. Ini adalah bukti nyata bahwa Jawa Timur terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan optimistis mewujudkan kekuatan pasar dalam negeri," tutup Khofifah.(an)
BANTEN,KORANRAKYAT.COM,- 29 Juli 2025. Sebagai tindak lanjut dari proses pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bersama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk (Bank Banten) secara resmi telah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama tentang Penyediaan Layanan Digital Non Aplication Programming Interface (Non API) pada hari Selasa (29/7). Bertempat di Kantor Pusat Bank Banten, perjanjian tersebut ditandatangani oleh Yetty Fitria Suprapto - Senior Vice President Fund and Services Division dan Kepala Divisi Dana dan Jasa Bank Banten I Gusti Ayu Nyoman Rai.
Plt. Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman menjelaskan, ruang lingkup perjanjian ini adalah untuk menyediakan Layanan Digital Non API yang diperuntukkan bagi Bank Banten. Dalam pelaksanaan kerjasama berdasarkan Perjanjian ini, Bank Banten akan bertindak sebagai pengguna Layanan Digital yang bertanggung jawab untuk senantiasa dan melakukan sosialisasi serta edukasi kepada nasabahnya dan Bank Jatim sebagai pengelola Layanan Digital yang bertanggung jawab dalam pengelolaan operasional sistem sehingga dapat berfungsi dengan baik. ”Dalam hal ini Bank Jatim akan menerima sharing fee atas setiap transaksi yang terjadi melalui Channel Bank Banten. Kemudian Bank Jatim yang akan menyiapkan layanan digital Non API kepada Bank Banten agar nasabah Bank Banten dapat melakukan transaksi,” paparnya.
Selanjutnya dari sisi Bank Banten yang akan menyiapkan jaringan koneksi dari Bank Banten ke Bank Jatim untuk kegiatan proses transaksi dan sekaligus menyediakan seluruh perangkat (hardware dan software) yang diperlukan untuk pelaksanaan operasional di Bank Banten. "Kami siap untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan dalam melakukan langkah-langkah strategis, termasuk di bidang IT & Digital. Sebab sejatinya pelaksanaan KUB dengan sesama BPD di Indonesia ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat eksistensi BPD dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,’’ tegas Arif.
Pihaknya yakin dengan berbagai histori yang baik dan pengalaman yang dimiliki Bank Jatim, pihaknya optimis sinergitas bisnis dengan Bank Banten nantinya akan membawa dampak positif bagi kedua belah pihak. ”Semoga rencana-rencana kerja sama yang telah disusun dapat berjalan sesuai yang diharapkan. Kami juga optimis kolaborasi ini akan menciptakan sinergi yang saling menguntungkan, meningkatkan inovasi dalam industri keuangan, serta memberikan nilai tambah bagi semua pihak terkait,” terang Arif.
Di samping itu, Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami juga menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas dukungan dari Bank Jatim selama ini. Sehingga keberlangsungan proses kerja sama dapat terus berjalan sesuai yang dijadwalkan. ”Kami berharap semoga proses ini akan membuahkan hasil yang saling memberi dampak positif serta mengoptimalkan sinergi bisnis yang telah dijalankan. Kami juga berkomitmen akan menjadikan Bank Banten sebagai mitra terpercaya dan sejahtera utama bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.(an)
MOJOKERTO, KORANRAKYAT.COM,-29 Juli 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus mendorong pelaku usaha, terutama Usaha Kecil dan Menengah (UKM), untuk selalu meningkatkan daya saing produk ekspor Indonesia di kancah global. Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian pelaku usaha dalam menembus pasar internasional dan sekaligus untuk memperkuat semangat ekspor nasional, pada hari Selasa (29/7) telah diselenggarakan kegiatan Pelepasan Ekspor Perdana Produk Alas Kaki CV Mitraindo Shoes Pratama ke Busan, Korea Selatan. Bertempat di Desa Ngastemi Mojokerto, pelepasan ekspor tersebut dihadiri oleh Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Deden Muhammad Fajar Shiddiq, Kepala PPEJP Sugih Rahmansyah, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto Iwan, dan Vice President International Banking Bank Jatim Hening Triujianti.
Plt. Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman menjelaskan, CV Mitraindo Shoes Pratama merupakan UKM Binaan Bank Jatim dari Mojokerto. Adapun produk alas kaki yang diberangkatkan itu bernilai USD 37.060 atau setara Rp 602 juta. ”Kegiatan ini menjadi momentum simbolis yang menandai keberangkatan komoditas ekspor dari Jawa Timur ke berbagai negara tujuan. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk menunjukkan komitmen Bank Jatim dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas akses pasar global serta meningkatkan nilai tambah produk nasional,” tegasnya.
Arif berharap dengan kegiatan tersebut dapat tercipta sinergi antara pelaku usaha, pemerintah daerah, instansi pusat, serta mitra dagang internasional dalam membangun ekosistem ekspor yang berkelanjutan dan inklusif. Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jatim berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur melalui fasilitasi dan pembinaan nasabah yang berorientasi ekspor. Sehingga kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan brand image Bank Jatim sebagai Bank Devisa yang peduli pada UKM dan Ekspor.
”Pelepasan ekspor ini bukan hanya seremoni, melainkan bentuk nyata kontribusi Bank Jatim dalam perdagangan global. Kami ingin berkontribusi untuk ikut memperkenalkan dan memperkuat posisi komoditas unggulan Jawa Timur di pasar internasional. Semoga pelepasan ekspor ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah,” tegasnya.
Bupati Mojokerto atau yang biasa disapa dengan Gus Bupati juga menambahkan, ini merupakan langkah awal yang membanggakan dan menjadi bukti bahwa produk-produk lokal dari Kabupaten Mojokerto mampu menembus pasar global dan bersaing secara kualitas. Menurutnya, langkah CV. Mitraindo Shoes Pratama dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) lainnya di Mojokerto. ”Kami berharap ekspor ini akan terus berlanjut dan meningkat, baik dari sisi volumenya, variasi produknya, maupun jangkauan pasarnya,” tambahnya.
Ke depan, Pemkab Mojokerto akan terus memperkuat pelatihan, pendampingan, dan promosi bagi IKM. "Kita sekarang lagi butuh-butuhnya pasar internasional karena dampak dari tarif Trump. Kita harus mencari pasar lain yang lebih masif, sehingga produk ekspor kita juga semakin meningkat dan stabil dan ini juga pasti akan berdampak terhadap perekonomian negara kita," tegasnya.(an)
SURABAYA, KORANRAKYAT.COM,-30 Juli 2025. Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat,
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) terus menunjukkan performa positifnya. Hal tersebut dapat dilihat dari keberhasilan Bank Jatim yang mampu melewati semester I tahun 2025 dengan baik didukung oleh akselerasi pertumbuhan bisnis, baik dari sisi penyaluran kredit dan transaksi nasabah, maupun momentum perbaikan kualitas aset yang terjaga.
Plt. Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman memaparkan, total aset Bank Jatim secara konsolidasi pada enam bulan pertama tahun ini sukses mencapai angka Rp 118,15 triliun atau naik 16,71 persen (YoY). Kemudian apabila dilihat dari sisi laba bersih Bank Jatim (bank only) sepanjang semester pertama ini berada di angka Rp 703 miliar, tumbuh 13,26 persen (YoY). ”Kami bersyukur bahwa Bank Jatim masih mampu membukukan kinerja yang cukup baik, terutama dalam perolehan laba bersih bank only. Kami berkomitmen akan selalu berusaha mewujudkan visi misi Bank Jatim menjadi BPD no. 1 di Indonesia,” tegasnya.
Selain itu, selama Semester I tahun ini, penyaluran kredit Bank Jatim juga mampu membukukan peningkatan yang signifikan yaitu 15,91 persen (YoY). ”Untuk semester I 2025, Bank Jatim mampu menyalurkan kredit (bank only) sebesar Rp 67,31 triliun. Meskipun kondisi ekonomi nasional dan regional relatif masih mengalami tantangan, Bank Jatim masih mampu mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit. Hal ini menandakan masih terdapat kenaikan permintaan barang dan jasa dari masyarakat. Memang tidak dipungkiri akses pembiayaan terhadap pelaku usaha harus dibuka selebar-lebarnya agar dapat menciptakan lapangan usaha dan pekerjaan baru, sehingga ekonomi dapat berputar dan tumbuh” ungkapnya.
Menurut Arif, ada beberapa fokus utama yang akan dilakukan Bank Jatim demi mempertahankan kinerja postifnya. Pertama, memfokuskan kembali kinerja kualitas asset. Caranya yaitu dengan memperbaiki struktur asset dan liabilities dengan penyaluran pinjaman yang lebih selektif, penyelesaian pinjaman yang optimal termasuk pertumbuhan Dana Pihak Ketiga yang sustainable. Kedua, mengintegrasikan seluruh elemen bisnis, termasuk pemerintah daerah, UMKM, dan masyarakat ke dalam ekosistem digital yang terkait dan berkelanjutan. Ketiga, penerbitan obligasi yang merupakan aksi korporasi untuk mendukung ekspansi bisnis dan mengantisipasi pengetatan likuiditas. Hal ini merupakan rangkaian rencana startegis untuk menjadi BPD nomor satu di Indonesia.
Arif menambahkan, kinerja layanan digital banking dengan brand JConnect sepanjang Semester I 2025 juga berhasil mencetak angka yang positif. Pengguna JConnect Mobile pada Semester I tahun ini tumbuh 21,99 persen (YoY). Sementara untuk nominal transaksinya berada di angka Rp 29,41 triliun, naik 6,56 persen dibanding Semester I 2024 (YoY).
Selanjutnya, user JConnect Internet Banking berada di angka 10.496 atau naik 15,89 persen (YoY) dengan jumlah transaksi sebesar Rp 5,70 triliun. Kemudian, jumlah jaringan unorganik yaitu Agen Jatim sepanjang Semester I 2025 sebesar 14.008 user atau tumbuh 38,68 persen (YoY) dengan jumlah transaksi sebesar Rp 190,06 miliar.
”Merchant QRIS kami sudah mencapai 167.598 atau tumbuh 25,20 persen (YoY) dengan jumlah transaksi sebesar Rp 916,36 miliar atau tumbuh 19,80 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (YoY). Aplikasi digital untuk membantu pelayanan permintaan kredit yaitu Jatim Kilat juga tumbuh positif. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa layanan Bank Jatim semakin diterima oleh masyarakat luas,” urai Arif.
Arif juga mengakui bahwa pertumbuhan bisnis bank yang semakin baik terjadi karena penyaluran kredit Bank Jatim mampu dijaga serta diiringi dengan memperkuat bisnis melalui sinergi Kelompok Usaha Bank (KUB). Sampai saat ini, sudah terdapat 1 (satu) anggota KUB Bank Jatim yaitu Bank NTB Syariah dan 4 (empat) kandidat anggota KUB Bank Jatim, yaitu, Bank Lampung, Bank NTT, Bank Sultra, dan Bank Banten.
Dalam menghadapi tantangan di semester kedua nanti, lanjut Arif, Bank Jatim telah mempersiapkan berbagai strategi untuk menjaga momentum pertumbuhan antara lain dengan tetap berorientasi pada pertumbuhan yang focus pada kualitas, meningkatkan efisiensi, dan menggali potensi pendapatan baru. ”Kami akan terus bekerja keras untuk mencapai target yang telah ditetapkan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," tutup Arif.
Selain kinerja yang positif, sepanjang Semester I 2025 Bank Jatim juga berhasil meraih banyak penghargaan dari berbagai ajang. Yaitu 14th Infobank Digital Brand Awards Isentia 2025, Marketing Contact Center Service Excellence Awards, Indonesia Human Capital Brilliance Awards 2024, The Asian Post The Best Regional Champions 2025, Warta Ekonomi Indonesia Public Relation Awards 2025, dan masih banyak lagi.(an)
.










