Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik dan tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Jokowi Umumkan Perpanjangan PPKM hingga 2 Agustus
Last Updated on Jul 25 2021

Jokowi Umumkan Perpanjangan PPKM hingga 2 Agustus

        JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang berakhir hari ini, Minggu (25/7/2021). Kebijakan itu diperpanjang terhitung sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021. Keputusan tersebut diumumkan oleh...
Gedung Parlemen Jadi RS Darurat  Covid 19 , Apa Kata Anggota Dewan
Last Updated on Jul 12 2021

Gedung Parlemen Jadi RS Darurat Covid 19 , Apa Kata Anggota Dewan

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM ,Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan beberapa anggota dewan meninjau kesiapan Kompleks Parlemen sebagai rumah sakit (RS) darurat bagi pasien Covid-19. Peninjauan ini dilakukan lantaran kapasitas RS di ibu kota yang sudah penuh. Sehingga, adanya masukan agar...
Pantau PPKM Darurat, Luhut: Mobilitas dan Aktivitas Masyarakat Perlahan Turun
Last Updated on Jul 12 2021

Pantau PPKM Darurat, Luhut: Mobilitas dan Aktivitas Masyarakat Perlahan Turun

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Pemerintah terus memantau implementasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang telah dijalankan sejak 3 Juli 2021 lalu melalui sejumlah aplikasi pemantauan seperti Google Traffic dan Facebook Mobility. Hasil evaluasi selama periode 3-10...
Nia Rahmadani dan Ardi Bakrie Ketangkap Diduga Nyabu, Namun Ical Memaafkan
Last Updated on Jul 09 2021

Nia Rahmadani dan Ardi Bakrie Ketangkap Diduga Nyabu, Namun Ical Memaafkan

      JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Pengusaha Aburizal Bakrie, melalui juru bicara keluarganya Lalu Mara Satriawangsa, menyatakan sudah memaafkan Nia Ramadhani dan putranya Ardi Bakrie.     Pasangan suami istri itu sebelumnya ditangkap polisi karena mengonsumsi sabu.  "Pak Ical (panggilan...
Bank Jatim Membantu Pemerintah Mojokerto dalam Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah
Last Updated on Jul 01 2021

Bank Jatim Membantu Pemerintah Mojokerto dalam Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah

    MOJOKERTO,KORANRAKYAT.COM PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, (bankjatim) kembali mendukung pemerintah dalam upaya Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). Bertepatan dengan HUT Kota Mojokerto ke 103, bankjatim bersama Pemerintah Kota Mojokerto melakukan launching Digital...

World Today

  •  
    137 Warga Palestina Terbunuh Presiden

     
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara tegas meminta agar agresi yang
     

 

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM  Menteri BUMN langsung memerintahkan pemecatan seluruh direksi PT Kimia Farma Diagnostika (KFD). KFD sendiri merupakan anak usaha PT Kimia Farma Apotek, yang sahamnya dimiliki BUMN farmasi, PT Kimia Farma (Persero) Tbk.

 

Perusahaan ini mengoperasikan jaringan lab-lab kesehatan yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Cucu BUMN yang lebih dikenal dengan Kimia Farma Lab ini tercatat memiliki dua orang direksi. Pertama yakni direktur utama yang dijabat dijabat oleh Adil Fadilah Bulqini.

 

Sosok direksi lainnya yakni Ilham Sabariman yang menempati posisi direktur keuangan, umum, dan SDM. Keduanya ditunjuk sebagai direksi PT Kimia Farma Diagnostik sejak rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 12 Maret 2015.

 

  Erick Thohir mengaku murka usai terungkapkanya kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas yang sangat mencoreng wajah BUMN tersebut. Perilaku oknum tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai perusahaan negara.

 

Apalagi, hal itu dilakukan demi mengeruk keuntungan pribadi di tengah masa pandemi Covid-19. Perilaku oknum di lapangan tersebut juga tak bisa dilepaskan dari fungsi pengawasan, sehingga direksi juga harus ikut bertanggung jawab. "Karena memang sudah tak sejalan dengan core value tersebut, maka tidak memandang siapa dan apa jabatannya, maka kami persilakan untuk berkarier di tempat lain," ujar Erick Thohir.

 

  Erick Thohir menegaskan, apa yang terjadi di Bandara Kualanamu adalah persoalan yang mesti direspons secara profesional dan serius.

 

Setelah melakukan penilaian secara terukur dan berlandaskan semangat good corporate governance, langkah pemecatatan seluruh direksi KFD harus diambil. "Setelah melakukan pengkajian secara komprehensif, langkah (pemberhentian) ini mesti diambil. Selanjutnya, hal yang menyangkut hukum merupakan ranah dari aparat yang berwenang," kata Erick Thohir.

 

 Rombak direksi Kimia Farma Sebelumnya, Erick Thohir juga sudah merombak susunan direksi dan komisaris PT Kimia Farma (Persero) Tbk yang merupakan induk dari PT Kimia Farma Diagnostika.

 

 Perombakan jajaran direksi dan komisaris tersebut dilakukan di tengah sorotan publik kepada Kimia Farma, lantaran oknum karyawannya terlibat dalam kasus alat tes Antigen bekas di Bandara Kualanamu.

 

Meski begitu, Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Mahendra Sinulingga membantah perombakan jajaran direksi dan komisaris Kimia Farma terkait dengan kasus alat tes Antigen bekas. "Perubahan (susunan direksi dan komisaris) di Kimia Farma itu lebih kepada penyegaran saja," katanya kepada wartawan.

 

 Arya mengatakan, Menteri BUMN tengah mengevaluasi seluruh entitas anak usaha perusahaan Kimia Farma.

 

"Tapi, Pak Erick lagi melakukan evaluasi terhadap anak-anak perusahaannya Kimia Farma ini. Nanti hasil evaluasinya akan terlihat dalam waktu dekat," ujarnya.

 

Adapun terkait perombakan di Kima Farma, para pemegang saham sepakat memberhentikan dengan hormat Alexander K. Ginting dari posisi Komisaris Utama perusahaan.

 

Sebagai gantinya, Erick dan pemegang saham lain menujuk Abdul Kadir. Tak hanya itu, dalam RUPST tersebut juga memutuskan untuk memberhentikan Nurrachman dari jabatan Komisaris Independen, Chrisma Aryani Albandjar dari posisi Komisaris dan Pardiman dari jabatan Direktur Keuangan Kimia Farma.

 

Sebagai gantinya, pemegang saham mengangkat Kamelia Faisal sebagai Komisaris Independen, Dwi Ary Purnomo sebagai Komisaris, dan Lina Sari sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko Kimia Farma.

 

 Dalam RUPST juga memutuskan mengubah nomenklatur direksi PT Kimia Farma Tbk yaitu Direktur Keuangan menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. Sebagaimana diketahui, kasus pemalsuan alat rapid test antigen yang terjadi di Bandara Kualanamu Medan, merembet ke anak usaha KAEF yakni PT Kimia Farma Diagnostik selaku operasionalnya.

 

 Kini, Kimia Farma Diagnostik melalui keterbukaan informasi sedang melakukan investigasi dengan pihak Kepolisian terhadap oknum petugas yang diduga melakukan praktik penggunaan kembali alat bekas pakai rapid test antigen.

 

Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo dalam penjelasan tertulisnya tersebut yang ditujukan kepada Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 PT Bursa Efek Indonesia mengatakan, saat ini pihaknya berupaya membenahi prosedur pelayanan serta sumber daya manusianya (SDM). Dengan harapan, kejadian tersebut tidak terulang lagi.(as)

.

 

 

 

 
 
JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Upaya melakukan pencegahan kebakaran Hutan (Karhutlah)  Dilakukan  penandatangan surat keputusan bersama mengatasi dan dilakukan penegakan hukum. Ini sesuai inpres Presiden dalam mengatasinya. cara digunakan pemasangan CCTV untuk mengetahui siapa yagmmelakukan pembakaran.
 
Kepala Divisi Humas Polri, Irjend  Pol Argo Yuwono ditemui di Mabes Polri, Kamis (6/5)2021 mengatakan hari ini kamis tanggal (6/5)2021 di Rupatama Mabes Polri diadakan suatu agenda surat Keputusan bersama antara Kapolri, Jaksa Agung dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, "Surat Keputusan bersama dalam hal penegakan hukum terpadu  berkaitan  dengan Karhutlah," ujarnya .
 
Selanjutnya, Argo menjrlskan jadi tadi ,juga dalam kesempatan disaksikan  oleh Bapak Menko Polhukam , juga ada  beberapa dari Kementerian terkait seperti dari Kemendagri, dan dari kementerian pertanian yang hadir dan ikut  menyaksikan kegiatan penandatangan surat keputusan bersama.  " Intinya bahwa  kegiatan itu Karhutlah   itu antara tahun 2019 hingga tahun 2020 ada penurunan  81 persen dengan titik api dan luas lahan yang terbakar," jelasnya.. 
 
ILebih lanjut, Argo merinci ntinya bahwa ada dua kegiatan,yaitu tentang  pencegahan dan penegakan hukum. berkaitan dengan pencegahan kita berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Kementerian dan perusahaan itu sendiri. Jadi contohnya kita bisa memasang katakan sesuatu CCTV yang ada radiusnya, ada jaraknya juknya, ", Nanti kita bisa melihat pada pembakar hutan yang bersangkutan tidak tertangkap tangan dan yang bisa melihat pelakunya disana. , kita juga bisa berputar 360 derajat , ini ada beberapa titik yang  kita bisa bekerja sama dengan Telkom dan dengan instansi yang lain. ini bagian dari pencegahan pemasangan alat pemantau   juga ada namanya posko terpadu, juga ada namanya patroli, juga ada namanya, edukasi yang kita gunakan.. semuanya kita pergunakan teknologi informasi," rincinya.
 
Untuk itu, Argp menandaskan Teknologi yang kita gunakan untuk mempermuda karena semua kita melihat bahwa arealnya luas sekali, kita harus mempergunakan teknologi yang kita punya. sehingga nanti "Kita  mengetahui titik api pun sehingga kita bisa tahu psikologi dipasang , dengan titik api kita bisa tahu  dan kita sudah  bisa tahu embun atau  kanal . Oleh Kementerian itu debit airnya berapa  yang kita musim penghujan dan musim kemarau.Musim hujan kita jaga jangan sampai ada kebakaran hutan," tandasnya.
 
.Seiring dengan itu, Argo  berharap Untuk itu ada penasehat hukum , kita  dengan kejaksan. Setelah kita melakukan penyelidikan kita koordinasi dengan Kejaksaan,begitu juga dengan saksi ahli dengan petunjuk yang lain., kita ajukan dan tidak ada bolak balik  Itu sesuai dengan Inpres Bapak Presiden kalau untuk kegiatan pencegah, dan penegak hukum kita lakukan secara terpadu "Tentunya nanti harapannya tidak ada lagi komplain dari negara lain baik dari negara tetangga dengan asap...Kegiatan terpadu ini bisa meminimalisir sampai sekarang sangat-sangat minim ya.. ada komplainnya,.kita berharap agar masyarakat sadar hutan ini sumber air yang harus kita jaga bersama agar tidak dibuat kesulitan ekonomi yang apa pun ,Kita jaga nanti anak cucu kita yang menanggung," harapnya..
 
ketika di tanya ini ada berapa Polda yang mengalami kebakaran hutan, Argo mengakui a da 6 Polda  yang prioritas ,ada lintas Polda Kalimantan Tengah,Kalimantan Timur, Riau,Sumatera Selatan, "Karena kita selain ada Mabes Polri nanti juga koordinasi dengan instansi terkait. Dengan Polda kita juga koordinasi yang ada disana. Artinya bahwa pertama kali ada alasan alat memantau titik api ,secepat mungkin bisa kita kendalikan . Ada beberapa reaksi di Polda dengan instansi terkait mematikan secepatnya titik api.Jangan sampai ada api dan terus meluas,"  akunya. (vk)


 

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT- 7 Mucikari dan joki prostituis online di Tebet sbagai penawar jasa prostitusi online anak dibawah umur saat ini berstatus tersangka.Kabid Humas Polda Metro Jaya (Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus) di temui di Polda Metro Jaya, Rab (21/4)2021 mengatakan   para mucikari dan joki yang menawarkan jasa prostitusi online anak dibawah umur saat ini berstatus tersangka.

 

Sebelumnya, tujuh mucikari dan joki ini diamankan jajaran Polda Metro Jaya di Hotel Reddorz Plus Near TIS Square, Tebet, Jakarta Selatan, .“Memang pada tanggal 21 (April) lalu, kita amankan 15 orang ya. Rinciannya, 8 wanita ditemukan sedang berada di dalam kamar bersama dengan pria hidung belang,” ujarnya..

 

Selanjutnya, Yusri  menjelaskan  7 sisanya ini mucikari dan joki-jokinya yang ternyata dibawah umur. Korbannya juga semua di bawah umur. Untuk saat ini, para mucikari dan jokinya berstatus tersangka,”  jelasnya..

 

Untuk itu,  Yusri merinci  segala proses hukum tetap berlanjut. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa pasal yang telah dilanggar para tersangka.“Meskipun dibawah umur, kasus tetap akan berjalan ya tetap lanjut. Tapi ya, kita wajib laporkan karena memang semuanya ini di bawah umur, sambil kita lihat juga situasinya seperti apa.Mereka ini kita persangkakan di Undang-Undang Perlindungan Anak, UU KUHP dan UU ITE ya karena disini memperjualbelikan anak dibawah umur melalui media sosial,” ricinya. 

 

Sementara itu, Yusril menadaskan  untuk keterlibatan pemilik hotel terkait dengan kasus prostitusi online ini, pihaknya masih terus mendalami.  “Masih kita lakukan pendalaman, sebab kita belum tahu ada keterkaitannya atau tidak, apakah dia juga turut menyediakan tempat atau tidak. Ini semua masih didalami penyidik,ndasnyaMasih kita lakukan pendalaman, sebab kita belum tahu ada keterkaitannya atau tidak, apakah dia juga turut menyediakan tempat atau tidak. Ini semua masih didalami penyidik," tandasnya.(vk)

 

 

 

 

BALI(KORANRAKYAT.COM) Sejumlah prajurit TNI-AL awak kapal selam KRI Nanggala-402 berada di atas lambung kapal setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012).

 

Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan.

 

 Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine En.

 

 Kapal Selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan utara Bali, Rabu (21/4/2021). Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad menjelaskan, pada pukul 03.64, KRI Nanggala melakukan penyelaman. TNI AL Pastikan Stok Oksigen Aman bagi 53 Personel Kapal Selam KRI Nanggala-402 Kemudian pada pukul 04.00 melaksanakan penggenangan peluncur terpedo yang merupakan kontak terakhir dengan kapal selam tersebut.

 

Dijuluki Monster Laut, Emban Banyak Misi Rahasia "Penenggelaman peluncur terpedo nomor 8 yang merupakan komunikasi terakhir dengan KRI Naggala pada pukul 04.25," ujar Riad saat konferensi pers, Kamis (22/4/2021). "Pada saat komandan gugus tugas latihan memberikan otoritas penembakan terpedo, di situlah komunikasi Naggala terputus," kata Riad menambahkan.

Riad mengatakan, saat ini lima KRI dan satu heli telah diterjunkan untuk melakukan pencarian dengan kekuatan 400 orang. "KRI Reagel juga sekarang bergerak," ujar Riad.(as)

 

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (30/7/2020). Penangkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri membantu pemerintah menangkap sejumlah buronan kakap.

 

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis  ditemui di Mabes Polri, Jumat (31/7) 2020 mengatakan  bagaimana proses penangkapan Djoko Tjandra.  Dua pekan lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahnya untuk mencari sekaligus menangkap Djoko Tjandra.Dengan sigap dan cepat, perintah itu langsung dilaksanakan dengan membuat tim kecil yang dipimpin Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo.“Perintah itu kemudian kami laksanakan. Kita bentuk tim kecil karena infonya yang bersangkutan berada di Malaysia,” ujarnya.

 

Selanjutnya, Idham menegaskan segera tim terbentuk, pihaknya langsung mengirimkan surat kepada kepolisian Malaysia. Surat tersebut berisi permintaan kerja sama antara police to police untuk menangkap Djoko Tjandra yang ketika itu terdeteksi berada di Kuala Lumpur, Malaysia. "Proses kerjasama dan kerja keras tim membuah hasil. Sampai akhirnya keberedaan Djoko Tjandra diketahui," tegasnya. 

 

Untuk itu, Idham menjelaskan kemudian pada hari Kamis (30/7/2020), Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo berangkat ke Malaysia untuk memimpin proses penangkapan. Turut mendampingi Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ignatius Sigit Pramono.“Djoko Tjandra ini memang licik dan sangat pandai. Dia kerap berpindah-pindah tempat. Tapi, alhamdulillah berkat kesabaran dan kerja keras tim Djoko Tjandra berhasil diamankan,” jelasnya.

 

Lebih lanjut,  Idham membeberkan  penangkapan Djoko Tjandra merupakan komitmen Polri untuk menjawab keraguan publik bahwa Polri bisa menangkap yang bersangkutan. Proses hukum Djoko Tjandra akan terus dikawal. Terbuka dan transparan serta tidak akan ditutup-tutupi. Artinya siapapun yang terlibat dalam pelarian Djoko akan disikat dan proses hukum. Ini juga sebagai upaya bersih-bersih Polri terhadap oknum nakal.“Sekali lagi ini bentuk komitmen kami. Kami akan transparan, objektif, untuk usut tuntas apa yang terjadi,” bebernya.

 

Seiring dengan itu,  Idham mengungkapkan  Djoko Tjandra akan menjalani proses hukum di kepolisian. Seharusnya Djoko dieksekusi untuk menjalani hukumannya sesuai putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Oleh sebab itu pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung.“Proses untuk Djoko Tjandra sendiri, tentunya ada proses di Kejaksaan yang tentunya akan ditindaklanjuti. Kami juga akan berkoodinasi dengan KPK,” ungkapnya. (vk)

 

Friday, 05 June 2020 22:37

Polri : Sejak Januari 2020, Sita 6,9 Ton Narkoba

Written by

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Upaya pemberantasan narkoba terus dilakukan, hingga  sejak Januari 2020, Polri  sita 6,9 Ton.Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis mengungkapkan, jajarannya telah menyita 6,9 ton narkoba sejak awal Januari 2020 hingga saat ini. "Selama enam bulan, total 6,9 ton narkotika yang digagalkan. Itu artinya sudah 27 juta masyarakat yang berhasil diselamatkan Polri dari bahaya narkoba," ungkap Idham melalui keterangan tertulis, Kamis (4/6/2020). 

Selanjutnya, Idham menjelaskan  sabu sebanyak 3,52 ton, ganja sebanyak 3,35 ton, tembakau gorila sebanyak 55,26 kilogram, dan 552.427 butir pil XTC." Total, terdapat 19.468 kasus yang telah diungkap dengan 25.526 tersangka," jelasnya.

 Kapolri  mengapreasi kinerja anggotanya dan sekaligus menegaskan, pihaknya terus berkomitmen dalam memberantas peredaran narkoba. "Sesuai perintah presiden, untuk mewujudkan Indonesia negeri bebas narkoba," rincinya.

 Idham  menegaskan agar  anggotanya  tidak segan bertindak tegas terhadap bandar narkoba yang melawan petugas. Belum lama ini, Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Merah Putih Polri meringkus dua tersangka kasus narkotika dengan barang bukti sabu seberat 821 kilogram, pada Jumat (22/5/2020)." Kedua tersangka merupakan warga negara asing, yakni BA asal Pakistan dan AS asal Yaman," tegasnya.

 Jadi, Idham membeberkan penangkapan dilakukan di sebuah ruko yang berlokasi di Jalan Takari, Taktakan, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten. "Ruko itu menjadi tempat dua pelaku menyembunyikan ratusan kilogram sabu. Kemudian, setelah dikembangkan, Satgassus menyita 402 kilogram sabu dari enam tersangka, Rabu (3/6/2020)," ujarnya 

  Idham katakana  Sabu  tersebut dibungkus dengan plastik wrapping dan terbagi ke dalam 341 bungkusan. Sebanyak dua bungkus di antaranya ditemukan di Pelabuhan Ratu, Sukabumi. "Diketahui, kapal yang membawa sabu tersebut masuk melalui pelabuhan itu. Kemudian, 339 bungkus lainnya ditemukan di sebuah rumah kosong di Sukaraja, Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi tempat penyimpanan," tambahnya. (vk).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri telah menetapkan dua tersangka dari perusahaan agensi yang memberangkatkan anak buah kapal ( ABK) Indonesia di kapal Luqing Yuan Yu 623. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Ferdy Sambo saat dihubungi Selasa (19/5)2020 mengtakan.sebelumnya, beredar video di media sosial terkait seorang ABK WNI di kapal tersebut yang mengalami penyiksaan dan jenazahnya dilarung ke Perairan Somalia. "Satgas TPPO Polda Jateng sudah tetapkan dua tersangka dari PT yang memberangkatkan ABK tersebut,"ujarnya.

 
Selanjutnya, Fredy menandaskan  namun belum memberi keterangan lebih lanjut terkait kedua tersangka dan kasusnya.  Informasi itu diselidiki oleh Polda Jateng dalam rangka efektivitas penanganan. Sebab, perusahaan agensi yang memberangkatkan ABK berlokasi di Tegal, Jawa Tengah,' tandasnya. 
 
Hingga kini , Fredy menegaskan  Satgas TPPO Bareskrim tetap mendampingi proses penyelidikan tersebut. "Perusahaan yang memberangkatkan hanya satu lokasi di Tegal sehingga untuk efektivitas penanganan perkara ditangani Polda Jateng," tegasnya. 
 
Dari data yang dihimpun, bermula dari video yang diunggah oleh akun bernama Suwarno Canö Swe, Sabtu (16/5/2020). Dalam unggahan, disebutkan bahwa jenazah merupakan ABK asal Indonesia yang dilarung di Perairan Somalia. Ada tiga cuplikan video berdurasi 29 detik yang diunggah oleh akun tersebut. 
 
Dalam video yang diunggah, tampak seorang ABK yang bekerja di kapal Luqing Yuan Yu 623 mengalami siksaan hingga tutup usia dan jasadnya dilarung ke laut. ABK asal Indonesia itu diduga bukan hanya mengalami siksaan, tetapi juga menjadi korban praktik perbudakan sekaligus penganiayaan dengan barang-barang keras. 
 
Korban pun disebut mengalami kelumpuhan pada bagian kaki setelah menerima tendangan serta pukulan dari bahan kayu, besi dan botol kaca. Bahkan korban disebut juga menerima setruman.(Vk)

 

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Polisi  segera   melimpahkan barang bukti dan dua tersangka penyerang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada pekan ini. 

       Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra di Bareskrim, di jalan Tronojoyo No. 3 kebayoran Lama,Jakarta Selatan, Rabu (26/2)2020 mengatakan. Polisi berencana melimpahkan barang bukti dan dua tersangka penyerang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada pecan ini.  "Penyerahan barang bukti dan tersangka diagendakan pada minggu ini juga," ujarnya.

Selanjutya,Asep menjelaskan pelimpahan tahap II tersebut dilakukan usai Kejati DKI menyatakan berkas tersebut telah lengkap atau P21. "Pada Selasa lalu, 25 Februari, berkas tersangka atas nama RK dan RB sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum,' jelasnya. Untuk itu, Asep merinci berkas itu setelah P21 maka kemudian sebagai penyelesaian tahap I akan dilanjutkan tahap II, yaitu penyerahan barang bukti dan tersangka,.." Sebelumnya, pada 28 Januari 2020, berkas perkara kedua tersangka dikembalikan Kejaksaan Tinggi DKI ke penyidik karena dinilai kurang lengkap. Lalu, polisi mengirim berkas perkara yang telah diperbaiki ke Kejaksaan Tinggi DKI pada Selasa (11/2)2020," rincinya. 

        Kemudian, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menerima berkas perbaikan tersebut keesokan harinya, pada Rabu (12/2/2020). Berkas pun kembali diteliti oleh Kejati DKI sebelum dinyatakan lengkap.  Seperti diketahui, kedua pelaku ditangkap tim teknis bersama Kepala Korps Brimob Polri di kawasan Cimanggis, Depok pada Kamis (26/12/2019) malam.  Kedua pelaku yang berinisial RM dan RB merupakan anggota polisi aktif. Penangkapan kedua pelaku berlangsung setelah kasus ini menjalani proses panjang selama sekitar 2,5 tahun. Penyidik menyebut bahwa telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atau pra-rekonstruksi sebanyak tujuh kali. Selain itu, Polri dalam penyelidikannya mengaku telah memeriksa sebanyak 73 saksi (vk)

 

 

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Kejaksaan Agung menyita 93 kamar Apartemen South Hills, Kuningan, Jakarta Selatan terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Jumlah kamar yang disita ini bertambah dari sebelumnya 41 kamar apartemen. Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah ditemui  mengatakan, harga satu unit kamar apartemen tersebut berkisar Rp 3 miliar-Rp 7 miliar. "(Apartemen) South Hills sudah kita sita. Ada 93 kamar," ujarnya. Selanjutnya, Febrie menjelaskan sejumlah kamar yang disita diduga milik tersangka Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro. "Ada pula kepemilikan kamar apartemen di luar nama Benny Tjokro. Namun tidak merinci lebih lanjut perihal jumlah kamar yang tidak dimiliki atas nama Benny Tjokro, jelas          Untuk itu, Febrie menandaskan maka dari itu, penyidik meminta keterangan kepada pemilik apartemen yang turut disita. "Kalau dia bukan nama Bentjok, penyidik juga punya alasan untuk mengklarifikasi keterkaitan sumber uang, apakah dari Jiwasraya atau tidak, kemudian Bentjok pakai nama atau tidak, atau memang dia pihak ketiga yang punya itikad baik,"tandasnya.

        Pada Rabu ini, Kejagung memeriksa dua orang yang keberatan kamar apartemen South Hills disita. Keduanya yaitu Dicky Tjokrosaputro dan Retno Sianny Dewi.  Kejagung tidak merinci jabatan Dicky maupun hubungannya dengan Benny. Sejauh ini, Kejagung sudah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus Jiwasraya.    Para tersangka yaitu, Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Harry Prasetyo. Kemudian, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Syahmirwan; dan dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto. 

      Terkait perkara di perusahaan pelat merah tersebut, Kejagung mengaku sudah memeriksa 144 saksi dan menggeledah 16 tempat.  Sejumlah aset para tersangka telah disita maupun diblokir. Namun, Kejagung belum memberi keterangan berapa total nilai dari aset-aset tersebut. Penyitaan tersebut dalam rangka pengembalian kerugian negara yang menurut prediksi sementara Kejagung sekitar Rp 17 Triliun..(vk)

Jakarta(Koranrakyat.com)  - Polisi menangkap tiga orang pembunuh hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin (55). Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono ditemui di Audiotorium PTIK di Jalan Tirtayasa Raya No.6 Kebayoran Lama ,Jakarta Selatan, Selasa (7/1) 2020 mengatakan  "Ada tiga pelaku, yang pertama istri korban, sama 2 orang suruhannya. Istri korban inisial ZH, suruhannya JB dan R," ujarnya

              Selanjutnya,  Argo menjelaskan  bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah polisi melakukan penyidikan dengan metoe deduktif dan induktif. "Setelah dilakukan penyidikan dan penyelidikan dengan metode deduktif dan induktif, induktif itu mulai dari TKP di rumah maupun tempat pembuangan mobil, kemudian dengan deduktif itu adalah berkaitan dengan pekerjaan," jelasnya.

       

Kendati demikian, ia belum merinci lebih lanjut mengenai tempat dan waktu penangkapan serta motif pelaku. Menurut Argo, informasi lebih lengkap akan dirilis oleh Polda Sumatera Utara yang menangani kasus tersebut. Diberitakan sebelumnya, Jamaluddin (55) ditemukan tewas di area kebun sawit di Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang pada Jumat (29/11/2019)  Saat ditemukan, jenazah Jamaluddin berada di kursi belakang sopir.  Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno mengatakan, pada Jumat pagi, almarhum Jamaluddin sempat datang ke kantor. Seorang anggotanya di PN Medan, menurut dia, mengaku sempat melihatnya. PN Medan bersama dengan pihak keluarga berharap agar kasus kematian hakim PN Medan itu diusut tuntas.(vk)

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM -  Setelah berlarut larut akhirnya  Kepolisian RI ( Polri)  menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. Pelakunya diduga oknum anggota Polri aktif.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo  dalam  jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat (27/12) 2019 mengatakan pelaku ditangkap oleh polisi pada Kamis (26/12/2019) malam. "Tadi malam (Kamis malam), tim teknis bekerja sama dengan Brimob, mengamankan pelaku yang diduga melakukan penyeraman kepada saudara NB," ujarnya

 

Selanjutnya,  Listyo menjelaskan dua oknum polisi berinisial  RM dan RB. Mereka polisi aktif. Pelaku penyerangan dan teror terhadap Novel Baswedan baru berhasil diungkap Polri setelah kasus itu terjadi lebih dari 2,5 tahun. " Novel diserang pada 11 April 2017 saat berjalan menuju rumahnya, setelah menunaikan ibadah shalat Subuh di Masjid Al Ihsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara,"  jelasnya.

 Listyo  katakana  akibat penyiraman air keras ini, kedua mata Novel terluka parah." Dia sempat menjalani operasi mata di Singapura. Berbagai upaya telah dilakukan sebelumnya, namun polisi mengaku kesulitan menangkap pelaku atau dalang penyerangan terhadap Novel Baswedan," ujarnya.

 Listyo membeberkan Polisi bahkan telah membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta pada tahun ini. "Namun, hingga masa kerja tim itu berakhir, pelaku saat itu tidak berhasil ditangkap. Presiden Joko Widodo juga sempat memberi target ke Kapolri terdahulu, Jenderal Pol Tito Karnavian, untuk mengungkap kasus Novel dalam tiga bulan," bebernya.

Target  diberikan Jokowi pada 19 Juli, setelah tim gabungan pencari fakta yang dibentuk Tito gagal mengungkap kasus tersebut. Namun hingga tenggat waktu yang diberikan berakhir, kasus Novel belum juga terungkap. Jokowi justru mengangkat Tito Karnavian menjadi menteri dalam negeri.(vk)

Sunday, 15 September 2019 03:28

Meledak Gudang Di Mako Brimob Semarang Diselidiki

Written by

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Untuk memastikan penyebab terjadi ledakan  itu sebabnya Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan di Markas Korps Brimob, Srondol, Semarang, Jawa Tengah yang terjadi pada Sabtu (14/9/2019) pagi. 

          Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal keika dihubungi  wartawan, Sabtu (14/9)2019 mengatakan  Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel saat ini sudah berada di lokasi untuk penyelidikan. "Kapolda sudah di TKP dan sedang dilidik apakah kecelakaan, kelalaian atau ada unsur lain," ujarnya  

      Selanjutnya, Iqbal menjelaskan  untuk sementara diketahui ledakan berasal dari gudang penyimpanan barang bukti. Dalam gudang itu terdapat sejumlah bahan peledak temuan masyarakat, termasuk amunisi lama. "Nanti kita tunggu hasilnya," jelasnya. 

         Seiring dengan itu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel saat dihubungi   mengatakan, akibat ledakan di Mako Brimob itu satu anggota Brimob terluka. "  Hingga saat ini belum ada laporan warga masyarakat yang terluka akibat ledakan," ujarnya. (vk)

 

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Pross pemeriksa kasus dugaan Tindak Pidana koruopsi pembelian lahan Batu Bara seluas 400 HA dan status ijinnya PT.Citra Tobindo Sukses Perkasa oleh PT. Indonesia Coal Resources anak perusah aan PT Antam,akhinrnya diperiksa dua saksi yiatu Ir Harry Andria Kepala Dinas dan.Sumber Daya Mineral dan Pangaloan Siahaan ST Kantor Jasa Penilaian Publik,

               Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Dr. Mukri ditemui di Kejaksaan Agung di Jalan Hasanuddin No.1 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin(15/7)2019 mengatakan pada hari Rabu(10/7)2019 Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung telah melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang saksi dalam kasus tindak pidana korupsi pembelian lahan seluas 400 Ha dengan cara membeli saham pemilik tambang PT.Citra Tobindo Sukses Perkasa oleh PT. Indonesia Coal Resources anak perusahaan PT Antam. "Adapun 2 orang saksi yang diperiksa yaitu 1 Ir. Harry Andria sebagai Kepala Dinas dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jambi diperiksa terkait dengan status ijin lahan batubara seluas 400 Ha yang dibeli oleh PT indonesia Coal Resources anak perusahaan PT. Antam dari PT Citra Tobindo Sukses Perkara. 2. Pangloan Siahaan, ST Kantor Jasa Penilaian Publik , Pangaloan diperiksa terkait penilaian aset lahan batubara PT Indonesia Coal Resources anak perusahaan BPT Antam," ujarnya.

              Selanjutnya, Mukri menegaskan bahwa sebelumnya Penyidik telah menetapkan 6 orang tersangka inisial BM, MT, ATY, AL, HW dan MH pada tanggal 4 Januari 2019 dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembelian lahan batubara seluas 400 Ha ini yang mengakibatkan kerugian keuangan negara Rp 91.500.000.000. "Kasus Dugaan tindak pidana korupsi ini berawal dari Direktur Utama PT Indonesia Coal Resou rces PT ICR bekerjasama dengan PT Tamarona Mas Internasional ( PT TMI telah menerima Penawaran penjualan/pengambil alihan izin usaha Pertambangan Operasi Produksi( IUP OP) batubara  atas nama PT Tamarona  Mas internasional seluas 400 Ha di Kabupaten Sarolangun Jambi yang terdiri dari IUP OP seluas 199 Ha dan IUP OP seluas 201 Ha," tegasnya. 

 

             Untuk itu, Mukri menjelaskan kemudian diajukan permohonan persetujuan pengambilalihan IUP OP seluas 400 Ha(199 Ha dan 201 Ha kepada  Komisaris Utama  PT. ICR melaui surat  Nomor : 190/EXT-PD /XI/2010 tanggal 18 November 2018 kepada Komisaris perihal rencana Akusisi PT TMI dan disetujui dengan surat  Nomor : 034/Komisaris/XI/2010 tanggal 18 November 2010 perihal Rencana Akusisi PT TMI."Dalam kenyataannya PT TMI mengalihkan IUP OP seluas 199 Ha dan IUP Eksplorasi seluas 201 Ha sesuai surat Nomor : TMI - 0035 -01210 tanggal 16 Desember 2010 perihal permohonan Perubahan Kepemiikan IUP Eksplorasi seluas 201 Ha dari PT TMI kepada PT Citra Tobindo Sukses Perkasa ( PT CTSP), merupakan tindakan yang bertentangan dengan  persetujuan rencana akusisi PT TMI yang diberikan oleh Komisaris Utama PT ICR adakah asset property PT TMI yang menjadi objek akusisi adalah IUP yang sudah ditingkatkan menjadi operasi produksi sesuai dengan surat Nomor : 034/ Komisaris/XI/XI/2010 tanggal 18 November 2010 perihal rencana Akusisi PT TMI,b. Laporan Penilaian Properti/ Aset Nomor File : KJPP-PS/Val/XII/2010/057 tanggal 30 Desember 2010. C. Laporan Legal/ Due Deligence dalam rangka Akusisi tanggal 21 Desember 2010," jelasnya.( vk)

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Maraknya aksi penyelundupan lobster yang dikirim baik ke Singapura akhirnya berhasil digagalkan  oleh Direktorat Tindak Pidana tertentu Bareskrim Polri.  Berbagai modus yan digunakan untuk mencari keuntungan namun  penyeludupan itu ada yang lewat darat dan ada lewat udara . 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri di Jalan Tronojoyo No. 3 Kebayoran Lama,Jakarta Selatan, Rabu (3.7)2019 mengatakan Penyidik kepolisian berhasil menggagalkan penyelundupan benih lobster yang akan dikirim ke Singapura, Selasa (2/7/2019) malam. "Sekira pukul 23.30 WIB, di Jalan Pattimura, Simpang Rimbo, Kota Jambi, kami berhasil menggagalkan perdagangan benih lobster yang diangkut dari Bengkulu menuju Kota Batam kemudian Singapura," ujarnya.

            Selanjutnya, Dedi menegaskan awalnya, aparat menerima informasi adanya transaksi jual beli perdagangan benih lobster dari Bengkulu, Senin (1/7/2019). Informasi itu menyebut, benih dikirim melalui Jambi, kemudian Batam dengan tujuan ke Singapura.Keesokan harinya, penyidik Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri berangkat menuju Jambi. Kemudian, tim memetakan jalur yang akan dilintasi para pelaku dan melakukan penangkapan. "Setiba di Jambi, tim melakukan pengamatan dan penggambaran jalur yang akan dilintasi para pelaku transaksi penjualan/perdagangan benih lobster, serta bekerja sama dengan BKIPM (Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu) Provinsi Jambi," tegasnya.

      Untuk itu, Dedi menjelaskan dari hasil penggerebekan di Kota Jambi, polisi berhasil mengamankan enam orang serta 113.412 ekor benih lobster. Enam orang yang ditangkap, yakni Mark Tan Chu Feng (44) warga negara Indonesia sebagai pemilik barang bukti dan Hasan bin Ahmad (52) sebagai pendamping Tan. Kemudian, Didik Resdiyanto (38), Dian Pramana (31) dan Jhon Peri (46) sebagai supir." Saat ini, enam orang yang ditangkap tersebut masih dimintai keterangan. Mereka masih berstatus saksi dan belum dijadikan tersangka. Selain itu, polisi juga telah berkoordinasi dengan BKIPM untuk melepaskan kembali benih lobster tersebut," jelasnya. (Vk)

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-  K asus kerusuhan  21 Mei dan 22 Mei 2019 akhirnya dibentuk tim gabungan oleh Kapolri  dan dimotori oleh Irwasum dan tim ini juga bekerja sama dengan Kompolnas, Komnas HAM dan Ombusman.

         Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas, Kombes Pol Asep Adi Saputra di temui di Mabes Polri di Jalan Trunojoyo No.3 Kebayoran Lama,Jakarta Selatan, Rabu(12/6)2019 mengatakan  dibentuknya tim investigasi gabungan ini terkait kita dengan upaya mencari fakta  peristiwa 21 Mei dan 22 Mei di Jakarta yang lalu.."Tim gabungan investigasi ini merupakan bentukan  Kapolri yang diketuai oleh Bapak Irwasum Polri. Kegiatannya adalah untuk mencari bagaimana mencari fakta-fakta yang terjadi sesungguhnya ketika tanggal 21 Mei dan 22 Mei itu di Jakarta," ujarnya.

Selanjut, Asep  menegaskan kemudian dalam mekanisme kerjanya tim investigasi gabungan juga bekerjasama secara paralel dengan fungsi-fungsi pengawasan yang lainnya. "Ya, misalnya seperti Kompolnas, Komnas HAM dan juga Ombusman. Kemarin dan  beberapa lalu dilakukan kegiatan kita untuk berkoordinasi dengan Ombusman, yang kedua di Kompolnas secara keseluruhan. Kedua lembaga ini menyambut baik terhadap upaya investigasi ini," tegasnya.

           Asep jelaskan ada sebuah semangat dimana secara keseluruhan seluruh lembaga ini akan bekerja sama untuk saling suport mencar fakta-fakta yang sesungguhnya terjadi dilapangan pada peristiwa tanggal 21 Mei dan 22 Mei itu "Sampai dengan hari ini ada 9 korban meninggal dunia  akibat peristiwa tanggal 21 Mei dan 22 Mei itu , salah satu tugas penting dari tim investigasi bersama ini atau gabungan itu lah mencari penyebab dari ke 9 orang yang meninggal dunia ini.. Karena begini tidak secara keseluruhan kita mengetahui dimana tempat kejadian perkara( TKP) terjadi perkara ini hal menyebabkan meninggal dunia tersebut. Semua korban-korban ini dan pelaku," jelasnya.

         Lebih lanjut, Asep katakana  perkara ini,karena semua korban-korban atau pelaku diduga sebagai aksi rusuh  ini langsung di antar ke rumah sakit. Jadi kita menelusuri kembali karena korban-korban itu suatu saat langsung meninggal dunia. Ini menjadi penting sebagai titik awal penyelidikan kita." Dimana kejadiannya, lalu seperti Apa peristiwa sesungguhnya dan saksi-saksinya," akunya.

Ketika ditanya selain tidak tahu , hambatannya apa, Asep mengungkapkan dalam tahapan penyidikan ada prosesnya, terutama sekali berangkat dari pengolahan TKP, oleh karena kita perlu mengetahui TKP ada dimana. Dari situ kita ingin mengembangkan. Saksi-saksi yang melihat, yang mengetahui dan mendengar "Kemudian karena ini meninggal dunia diduga akibat dari peluru tajam maka kita harus mengetahuinya nanti. Bagaimana arah tembak , jarak tembak dan sebagainya dan sebagainya. Sehingga olah TKP ini  menjadi penting , sekali lagi ini adalah kita menemukan dulu, TKPnya ada dimana itu tugas kita," ungkapnya.

        Jadi, diharapkan sebagai kerjasama ya  dari lembaga-lembaga saya sebutkan juga masyarakat kan bisa memberikan keterangan-keterangan itu. "Intinya saat ini investigasi gabungan sedang bekerja keras untuk menemukan bukti-bukti itu," tandasnya.

         Kan ada dua orang yang terafiliasi masuk dalam garis itu dan Apakah masih ada,pengejaran terhadap tokoh-tokoh lain, apa perkembangan, Asep membeberkan Saya ingin abdate dulu dan saya ingin sampaikan dari upaya penegakan hukum terhadap peristiwa 21 Mei dan 22 Mei ada 447 orang yang dilakukan penahanan di Polda Metro Khususnya."Saat ini semua sudah dalam pemotretan dari aspek penyidikan . Kelompok-kelompok mana saja yang terlibat disampaikan terkait dengan garis ini juga sudah ada beberapa yang ditahan dan kemudian sedang dilakukan pengembangan bagaimana dia mempersiapkan segala sesuatunya, proses sehingga dia mampu memsiapkan sampai ke Jakarta, " beberkan.

         Keterlibatan Kivlan dan tempo membuat laporan, Asep menambahkan adanya beberapa dugaan terhadap kelompok-kelompok tertentu ya yang terlibat pada tanggal 21 Mei  dan 22 Mei khususnya disebutkan salah satu media ,ini bagian dari sumber informasi terus akan di dalami oleh penyidik tentunya semua tidak hanya pada persoalan  pemberitaan bagaimana aspek-aspek persoalan sudah ditemukan dalam proses ini." Kita juga perlu konfirmasi kepada aspek-aspek lain seperti adanya saksi-saksi ,barang bukti dan petunjuk lainnya," tambahnya. (vk).

 

 

Page 1 of 25

Panggung Koruptor

  •