Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik dan tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Jokowi Umumkan Perpanjangan PPKM hingga 2 Agustus
Last Updated on Jul 25 2021

Jokowi Umumkan Perpanjangan PPKM hingga 2 Agustus

        JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang berakhir hari ini, Minggu (25/7/2021). Kebijakan itu diperpanjang terhitung sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021. Keputusan tersebut diumumkan oleh...
Gedung Parlemen Jadi RS Darurat  Covid 19 , Apa Kata Anggota Dewan
Last Updated on Jul 12 2021

Gedung Parlemen Jadi RS Darurat Covid 19 , Apa Kata Anggota Dewan

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM ,Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan beberapa anggota dewan meninjau kesiapan Kompleks Parlemen sebagai rumah sakit (RS) darurat bagi pasien Covid-19. Peninjauan ini dilakukan lantaran kapasitas RS di ibu kota yang sudah penuh. Sehingga, adanya masukan agar...
Pantau PPKM Darurat, Luhut: Mobilitas dan Aktivitas Masyarakat Perlahan Turun
Last Updated on Jul 12 2021

Pantau PPKM Darurat, Luhut: Mobilitas dan Aktivitas Masyarakat Perlahan Turun

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Pemerintah terus memantau implementasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang telah dijalankan sejak 3 Juli 2021 lalu melalui sejumlah aplikasi pemantauan seperti Google Traffic dan Facebook Mobility. Hasil evaluasi selama periode 3-10...
Nia Rahmadani dan Ardi Bakrie Ketangkap Diduga Nyabu, Namun Ical Memaafkan
Last Updated on Jul 09 2021

Nia Rahmadani dan Ardi Bakrie Ketangkap Diduga Nyabu, Namun Ical Memaafkan

      JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Pengusaha Aburizal Bakrie, melalui juru bicara keluarganya Lalu Mara Satriawangsa, menyatakan sudah memaafkan Nia Ramadhani dan putranya Ardi Bakrie.     Pasangan suami istri itu sebelumnya ditangkap polisi karena mengonsumsi sabu.  "Pak Ical (panggilan...
Bank Jatim Membantu Pemerintah Mojokerto dalam Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah
Last Updated on Jul 01 2021

Bank Jatim Membantu Pemerintah Mojokerto dalam Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah

    MOJOKERTO,KORANRAKYAT.COM PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, (bankjatim) kembali mendukung pemerintah dalam upaya Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). Bertepatan dengan HUT Kota Mojokerto ke 103, bankjatim bersama Pemerintah Kota Mojokerto melakukan launching Digital...

World Today

  •  
    137 Warga Palestina Terbunuh Presiden

     
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara tegas meminta agar agresi yang
     

 

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Pengusaha Aburizal Bakrie, melalui juru bicara keluarganya Lalu Mara Satriawangsa, menyatakan sudah memaafkan Nia Ramadhani dan putranya Ardi Bakrie.

 

 

Pasangan suami istri itu sebelumnya ditangkap polisi karena mengonsumsi sabu.  "Pak Ical (panggilan akrab Aburizal Bakrie) menyampaikan bahwa apa yang terjadi ini adalah cobaan yang harus dihadapi, yang sabar, yang tabah," ujar Lalu di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat, 9 Juli 2021.  Lalu menjelaskan, Ardi dan Nia sudah menyampaikan permohonan maaf kepada ayah dan ibunya atas kasus ini.

Pihak Aburizal Bakrie pun menyatakan mendukung penuh proses penyelidikan dan pengembangan terhadap kasus yang menimpa anak dan menantunya.

"Mengingat keduanya adalah korban penyalahgunaan narkoba, keluarga memohon untuk dapat diberikan layanan kesehatan sesuai UU yang berlaku," ujar Lalu.  

Penangkapan terhadap Nia, Ardi, dan sopirnya ZN berawal dari informasi yang polisi dapatkan soal publik figur yang menjadi pecandu narkoba. Polisi kemudian melakukan pemantauan terhadap gerak-gerik Nia dan Ardi.  

Setelah melakukan pemantauan, polisi kemudian terlebih dahulu meringkus seseorang pria berinisial ZN yang merupakan sopir atau pembantu Nia Ramadhani dan Ardiansyah Bakrie pada Rabu pagi kemarin. Dari tangan tersangka, polisi menyita satu klip sabu seberat 0,78 gram yang diakuinya merupakan milik Nia dan Ardi.  

Selanjutnya, Polisi mengembangkan kasus ini dan menangkap Nia di rumahnya yang berada di Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Rabu sore sekitar pukul 15.00. Saat digrebek, Nia sedang seorang diri. Ia tak membantah dirinya merupakan seorang pecandu sabu dan polisi menemukan alat hisap di rumahnya.  

"Kemudian dilakukan pendalaman dan RA mengakui bahwa suaminya AAB juga menghisap sabu bersama," ujar Yusri.  

Ardiansyah Bakrie kemudian menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Rabu malam kemarin sekitar pukul 20.00. Dari hasil tes urine, baik Ardi, Nia Ramadhani, dan ZN positif mengonsumsi sabu. (as)

Thursday, 24 June 2021 16:39

Beredar video momen langka Amanda Manopo

Written by

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT COM - Beredar video momen langka Amanda Manopo makan sepiring daging di pagi hari sukses menjadi sorotan. Tak hanya makan daging, porsi tak wajar yang dihabiskan oleh Amanda Manopo itu bahkan sampai membuat sang asisten heran dan ngeri. Ichan snag asisten syok melihat porsi makan Amanda Manopo mengaku porsi makan paginya hari itu sangat berat. Kendati jadi bahan kritikan Ichan, namun Amanda Manopo cuek bahkan pemeran Andin itu berseloroh untuk pura-pura bahagia butuh banyak tenaga. 

Melansir akun Instagram Ichan @ichan_virgo Minggu 20 Juni 2021, asisten Amanda Manopo itu merekam menu sarapannya bersama sang artis. Terlihat potongan daging segar yang siap dibakar tertata rapi di beberapa piring padahal saat itu hari masih pagi. Tumpukan daging memenuhi piring di meja makan Amanda Manopo (Instagram @ichan_virgo) Seolah tidak peduli dengan berat badannya yang akan naik, Amanda Manopo sibuk memasak daging di atas panggangan. "Makan di pagi hari kita sangat berat banget," ucap Ichan dalam video-nya. Perkataan Ichan itu langsung disambar Amanda Manopo.Amanda Manopo berseloroh makan banyak karena pura-pura bahagia itu membutuhkan banyak tenaga."Karena pura-pura bahagia itu butuh tenaga," timpal Amanda Manopo.Ichan lantas tertawa mendengar jawaban Amanda Manopo."Ngeri enggak guys tuh?" kata Ichan.

Amanda Manopo memanggang daging sambil mengatakan untuk bahagia butuh banyak tenaga. Alhasil, sejumlah netizen pun langsung mengomentari video itu.'Sehat"Amanda dan Ichan' tulis akun manda_gabriella. 'Pura2 bahagia butuh tenaga...emang slalu bener deecchh si cantik ini' komentar akun @kurniawati1642. 'Manda cantik dan gemoy bgt , sehat2 selalu buat Manda dan Ichan' tulis akun irna1481. 'Yg penting hepi ya kan, meski kdg harus pura2 sehat2 Dan hepi2 ya kalian, sending love' komentar akun an.divi. 'Huh..si baju hitam..sehat selalu ya neng' tulis akun agustine897. 'Biarin begitu jg, sehat" ya Kalian Berdua' komentar akun @dehan_44. 

'Semangat kaaaa' tulis akun @hai.cicii. Sejak membintangi sinetron Ikatan Cinta namanya kian meroket dan memiliki banyak penggemar.Maka tidak heran jika setiap kegiatannya selalu mengundang penasaran.Bahkan baru-baru ini juga beredar foto Amanda Manopo dan Arya Saloka di warung pecel Lele yang membuat heboh fans.

Foto yang diduga suasana di balik layar syuting sinetron Ikatan Cinta tersebut membuat Arya Saloka pemeran Aldebaran jadi sorotan. Pasalnya, di balik layar Aldebaran tampak memegang pundak Amanda Manopo tokoh Andin dalam sinetron tersebut. Melansir akun Instagram fans @sarikanimah9774 Selasa 22 Juni 2021 lalu, terlihat Amanda Manopo memakai baju oranye. Sementara Arya Saloka memakai busana khas Aldebaran yakni jas abu-abu. 

Tampak dalam foto itu, mereka duduk di kursi warung makan pecel lele pinggir jalan.Sementara di meja terhidang piring dan nasi lengkap dengan lauknya.Amanda Manopo pun terlihat membaca naskah. Sementara Arya Saloka berdiri di belakang sambil memegang pundak Amanda Manopo. Di foto lain, Amanda Manopo tampak berbincang dengan pria berjaket hitam. (ar)




Wednesday, 16 June 2021 13:57

Anji Ditangkap Polda Metro Terpapar Ganja

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengamankan cukup barang barang bukti dalam kasus yang menjerat musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji. Untuk narkoba jenis ganja yang disita seberat 30 gram.

“Kalau kita gabungkan antara TKP satu dan kedua ada 30 gram,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo di Polres Jakarta Barat, Rabu (16/6).

Ady menuturkan, ganja ini diamankan di 2 lokasi berbeda. Yakni Studio Anji di Cibubur, Jakarta Timur dan rumahnya di Bandung, Jawa Barat. Ganja ini disimpan Anji di dalam sebuah kotak.

“Di Bandung, Jawa Barat di tempatnya yang bersangkutan, disitu kita juga mengamankan barang bukti yaitu biji-biji ganja yang kita dapatkan di lokasi kedua, kemudian di dalam kotak ini mengamankan batang ganja,” jelasnya.

Sebelumnya, Anji ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Cibubur pada Jumat (11/6) kemarin. Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo membenarkan adanya penangkapan seorang musisi ternama.

“Benar, kami baru saja menangkap musisi ternama berinisial AN,” kata Ady dalam keterangannya, Minggu (13/6).

Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat selanjutnya resmi menaikan status hukum Erdianto Aji Prihartanto alias Anji. Setelah menjalani pemeriksaan intensif, kini dia telah berstatus tersangka.

“Statusnya yang bersangkutan saat ini adalah tersangka dalam tindak pidana narkotika,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Ronaldo Maradona Siregar kepada wartawan, Selasa (15/6).

Penetapan tersangka ini setelah penyidik mengantongi bukti yang cukup. Selain itu, Anji juga dikenakan penahanan dalam kasus dugaan penyalahgunaan ganja tersebut. “Yang bersangkutan kami tahan di rutan Mapolres Jakbar,” jelasnya.(ar)

Friday, 16 April 2021 04:19

Aktor Jeff Smith Ditangkap Diduga Terpapar Narkoba

Written by

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) – Artis berinisial JS diamankan polisi terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Dia ditangkap Unit 1 Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait kasus penyalahgunaan Narkotika. JFS ditangkap di salah satu basecamp management di sekitar Jagakarsa Jakarta Selatan, Kamis (15/4) waktu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Kabar penangkapan JS dibenarkan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo saat dikonfirmasi. “Iya benar. Kami baru saja mengamankan seorang public figur berinisial JS bersama satu orang rekan kerjanya ” ujar Kombes pol Ady Wibowo kepada wartawan Kamis.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona Siregar mengungkapkan, pihaknya mengamankan JS bersama salah seorang temannya dengan barang bukti narkotika yang disimpan di dalam kendaraan yang digunakan.

“Ditemukan narkotika di sebuah kendaraan yang ia pakai ” ujar Ronaldo Maradona Siregar

Secara terpisah, Kabid Humas Pola Metro Jaya membenarkan kalau identitas JS adalah Jeff Smith. Ketika dikonfirmasi, ia membenarkan JS yang diamankan atas kasus narkotika adalah artis Jeff Smith.

“Iya (Jeff Smith),” katanya singkat saat dikonfirmasi.

Polisi kini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut atas kasus ini. Jika semuanya sudah ada titik terang, polisi akan menyampaikannya secara lengkap ke public(as)

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Gisella Anastasia dan Michael Yukinobu de Fretes kini sudah berstatus sebagai tersangka terkait kasus video porno 19 detik yang viral di media sosial beberapa waktu lalu. Kasus ini sempat mengundang perdebatan mengingat Gisel mengaku membuat video itu untuk dokumentasi pribadi.

Sementara, pembuatan video yang mengandung unsur pornografi untuk konten pribadi seharusnya tidak dapat dikenakan hukuman.

Terkait hal ini, Mudzakir selaku Ahli Hukum Pidana memberikan penjelasan. Dia mengatakan pointnya bukan video syur Gisel dibuat untuk dokumentasi pribadi atau tidak. Tapi bagaimana video itu bisa dapat diakses dan muncul ke publik.

“Terlepas itu untuk dokumen pribadi atau tidak, bagaimana video itu untuk pribadi bisa masuk ke ranah publik? Ini pertanyaan pokoknya. Kalau penyidik menemukan ada kekhilafan, kekeliruan, sehingga menyebabkan video itu muncul ke publik, itu yang menjadi dasar Gisel harus bertanggungjawab, dalam hal ini penegakan hukum. Jadi bukan karena dokumen pribadi atau tidak,” terang Mudzakir kepada JawaPos.com melalui sambungan telepon Selasa (29/12).

Dia juga mengatakan, polisi tentu mendalami terkait proses penyimpanan dan proteksi keamanan yang dilakukan Gisel karena video syur itu sifatnya sangat pribadi. Kemungkinan Gisel dan Michael ditetapkan sebagai tersangka karena ditemukan unsur kelalaian dalam hal pengamanan. Mudzakir pun memberikan sebuah contoh bagaimana seharusnya pengamanan supar ketat seharusnya dilakukan.

“Andai kata membuat dokumen pribadi, penyimpanannya harus super ketat lah. Untuk meyakinkan ke publik, dalam bahasa saya, kalau terpaksa harus menyimpan untuk dokumen pribadi, masukkan ke dalam box yang box itu kuncinya rangkap 7. Itu menunjukkan sebagai bentuk keamanan publiknya. Kalau ternyata itu masih dicolong maling dan malingnya upload ke publik, itu 100 persen kesalahan ada pada maling,” terangnya.

Namun, apabila video syur itu disimpan di HP dan konten video syur tersebut terbuka aksesnya ke publik atau mempermudah publik untuk mengaksesnya, Mudzakir berpandangan hal ini kelalaian terjadi pada Gisel. Dan dia dfapat dimintai pertanggungjawabannya secara hukum.

“Contoh kasusnya Ariel (NOAH, dulu Peterpan, Red). Ariel itu juga sama ditaruh di dalam laptop dia (untuk dokumentasi pribadi). Ternyata family atau keluarganya melihat laptop itu dalam posisi terbuka dan mengambil video di dalamnya. Ini namanya memudahkan diakses publik, itu yang membuat Ariel harus bertanggungjawab,” tuturnya.

Terkait Pasal 4 yang disangkakan kepada Gisel dan Michael Yukinobu de Fretes, Mudzakir menyatakan pasal itu dijeratkan ke Gisel dan Michael karena mereka membuat video konten asusila tersebut.

“Pasal 4 itu membuat. Hadirnya pornografi itu karena ada yang membuat. Mau untuk dokumentasi pribadi tapi publik mendapat akses, nah disitulah kesalahannya,” paparnya.(an)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Vivick Tjangkung memastikan artis Dwi Sasono bukan seorang pengedar narkoba. Hasil penyelidikan awal dia hanya terindikasi sebagai pemakai narkoba.

“Sudah kami lakukan buka komunikasinya dan sama sekali tidak ada temuan indikasi pengedar. Dia hanya sebagai pembeli untuk dipakai,” kata Vivick saat dikonfirmasi, Selasa (2/6).

Atas dasar itu, pihak Dwi Sasono kemudian mengajukan permohonan rehabilitasi. Terkait permintaan tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menyetujui assessment yang diajukan tersebut.

Melalui assesment ini, nantinya akan diputuskan apakah Dwi Sasono akan menjalani rehabilitasi atau tidak. “Sudah di jawab BNN dan dilakukan assesment,” jelas Vivick.

Sebelumnya, Dwi Sasono diamankan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan akibat kasus dugaan penyalahgunaan narkotika. Dari tangan dia, polisi menyita barang bukti narkoba jenis ganja.

“Ditemukan ada di kediaman DS narkotika jenis ganja hampir 16 gram, dia sembunyikan di atas lemari dalam satu tempat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (1/6).

Dwi ditangkap di kediamannya di daerah Pondok Labu, Jakarta Selatan pada 26 Mei 2020 sekitar pukul 20.00 WIB. Saat diamankan, dia bersikap kooperatif, tanpa melakukan perlawanan.(as)

Monday, 25 May 2020 05:48

Adik Via Vallen Diduga Positip Covid 19

Written by

 

 

 

SURABAYA (KORANRAKYAT.COM) Pedangdut Via Vallen mengatakan adiknya dinyatakan positif virus korona atau Covid-19 berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan di sebuah rumah sakit Jawa Timur. Pemilik single hit Sayang itu memutuskan melakukan pemeriksaan terhadap adiknya karena mengalami pneumonia.

          Adik postitif virus korona, bagaimana dengan Via Vallen dan keluarga ? Ketika dikonfirmasi tentang hal itu, Lala selaku teman dekat Via dan keluarganya mengaku belum dapat memberikan kepastian. “Informasinya masih simpang siur, saya juga belum sempat ke sana karena masih momen keluarga,” aku Lala kepada wartawan, Senin (15/5).

         Via Vallen sendiri belum merespons telepon maupun pesan singkat yang kami layangkan. Demikian juga dengan manajernya, Yanto, belum bisa memberikan penjelasan apapun sampai artikel ini dinaikkan.

          Via Vallen melalui akun Instagramnya mengonfirmasi bahwa adiknya positif Covid-19. Perempuan kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1991 itu memutuskan melakukan pemeriksaan karena kepala adiknya sempat terbentur ke lantai dan mimisan.  Setelah dilakukan pengecekan lewat uji laboratorium, diketahui kalau adik Via Vallen mengidap penyakit pneumonia.

       Via Vallen dan keluarganya pun khawatir itu bagian dari gejala Covid-19. Apalagi sang adik kerap melakukan antar jemput pacarnya yang bekerja di sebuah pusat perbelanjaan di Surabaya. “Aktifitas adikku hampir setiap hari ke surabaya anter jemput pacarnya kerja di Mall,” cerita Via Vallen, Senin (25/5).

Khawatir dengan kondisi sang adik, dia pun sempat menanyakan ke beberapa dokter spesialis paru soal penyakit pnemonia. Mereka pun mengatakan tidak ada masalah yang serius. “Semuanya bilang enggak apa-apa. Itu gara-gara rokok, bla bla bla.”

          Mendapat penjelasan seperti itu, Via Vallen tetap khawatir. Karena sejumlah penderita Covid-19 juga mengalami penyakit pneumonia. Dia merasa perlu mendapat kepastian karena di rumahnya ada orang tua yang rentan. Untuk memastikannya, pemilik nama lahir Maulidia Octavia kemudian membawa adiknya ke sebuah rumah sakit rujukan Covid-19 dan hasilnya non reaktive.

      Untuk dapat benar-benar memastikannya, Via Vallen kemudian membujuk sang adik untuk melakukan tes Covi-19 dengan cara swab. Karena dengan cara ini dapat dipastikan keakuratannya apakah seseorang positif virus korona atau tidak. Dan ternyata adik Via Vallen dinyatakan positif Covid-19.

“Setelah menunggu 10 hari, ternyata hasilnya positif. Dan dari Dinkes ada yang lapor ke RT buat bantu ngawasin adekku,” katanya.

       Mengacu pada kejadian yang dialami adiknya, Via Vallen berkesimpulan bahwa rapid test tidak 100 persen menunjukkan data yang akurat. Dia juga menduga pasian positif virus korona lebih besar dari data yang ada sekarang.

“Berarti sebenarnya jumlah orang terpapar corona lebih besar dari jumlah yang di data ya. Karena kebanyakan ketika TCM dan rapid yang hasilnya non reactive sudah dirasa cukup, padahal jika di swab bisa saja hasilnya positif,” tandas Via Vallen.(ar)

 

 

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kembali mengungkap inisial nama-nama artis yang diduga terkait kasus esek esek online. Siapa saja mereka?
Sebelumnya, Luki baru mengungkap enam nama yang diduga kuat terlibat dalam jaringan bisnis haram ini. Keenamnya adalah Maulia Lestari, Baby Shu, Fatya Ginanjarsari, Riri Febrianti, Aldira Chena hingga Tiara Permatasari.
"Kemarin sudah ada enam yang sudah kami munculkan ada FA, BS, FG, AC, EP, TP dan RF," kata Luki di Mapolda Jatim, Senin (21/1/2019).Kini Luki memaparkan 21 inisial nama artis lain yang juga diduga terlibat dalam jaringan prostitusi online. Ke-21 inisial tersebut di antaranya BJ, M, AM, UY, PP, TA, SN, WA, RP, M, EFD, AF, G, N, O, V, NZ, T, AKS, B, dan WH.

"Ini sudah kami munculkan dan yang lainnya akan segera kami panggil yaitu BJ, M, AM, UY, PP, TA, SN, WA, RP, M, EFD, AF, G, N, O, V, NZ, T, AKS, B, WH dan seterusnya, banyak sekali," papar Luki.Nama -nama ini rencananya akan dipanggil secara bergantian. Luki menambahkan dalam satu minggu akan memanggil empat hingga lima artis berurutan."Ini akan kami panggil secara berurut-urut kami perintahkan segera sehingga nanti kami beralih kepada kasus yang lain," pungkasnya. (tf)

 

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Penetapan status tersangka dari artis VA oleh Polda Jatim dinilai terlalu terburu-buru oleh VA dan tim kuasa hukumnya. Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum VA, Milano, dalam jumpa pers di Apartemen Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu sore (16/1).

            "Kemarin Vanessa dipanggil jadi saksi terkait pemeriksaan tambahan dari BAP (Berita Acara Pemeriksaan) pertama. Isinya, soal chat dengan Saudara Siska, hanya sebatas itu," ungkap Milano.

"Kemudian berlanjut dengan masalah transfer itu belum selesai. Penyidik baru sampai tiga transferan, kemudian Vanessa sakit. Jadi, (pemeriksaan) ditunda sampai pulih," imbuh Milano. Oleh karenanya, Milano menilai bahwa penetapan tersangka atas kliennya oleh Polda Jatim terbilang terlalu tergesa-gesa.

         "Sampai saat ini belum ada yang mengacu Vanessa begitu (prostitusi online). Makanya, saya bilang Polda Jatim, terlalu terburu-buru menetapkan Vanessa tersangka," tegas Milano.

          Namun, kuasa hukum Vanessa mengaku akan mengikuti prosedur Polda Jatim. Termasuk, akan menyambangi ke Surabaya untuk memastikan perihal penetapan tersangka kliennya tersebut.

"Tapi, kita akan kroscek lah dengan Polda Jawa Timur. Ke depan, pasti akan ada pemanggilan ke klien kita. Nanti, kita tegaskan apa yang membuat klien kami ditetapkan tersangka," tandasnya.

             Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kembali menyampaikan hasil penyidikan dan gelar perkara atas kasus dugaan prostitusi online. Dalam keterangannya, Luki menyampaikan"Kami tetapkan artis VA dari saksi sebagai tersangka," ungkap Luki di Gedung Utama Tri Brata Mapolda Jatim, Rabu (16/1).

 

Luki menambahkan bahwa keterlibatan artis VA dalam kasus prostitusi daring ini melanggar pasal Undang-Undang ITE nomor 27 ayat 1 dengan ancaman hukuman pidana maksimal 6 tahun.(dil)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Profil Dylan Sahara, istri Ifan Seventeen korban tewas di tsunami Banten dan Lampung diketahui berprofesi sebagai presenter televisi hingga calon legislatif (caleg). Dylan Sahara, istri Ifan Seventeen turut menjadi korban dahsyatnya Tsunami Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12/2018) malam. Jenazah Dylan Sahara baru ditemukan usai dua hari pascabencana tsunami Banten dan Lampung, Selasa (25/12/2018). Menurut tim manajemen Seventeen, Aconk, jenazah Dylan Sahara ditemukan di RSUD Pandeglang.

         Aconk mengungkapkan jika saat ini jenazah sudah dibawa menuju RSUD Serang untuk dimandikan."Iya (ditemukan) di RSUD Pandeglang, jamnya (ditemukan tim pencarian korban) enggak tahu (pastinya), tapi kita identifikasi sudah valid (jenazah Dylan), sekarang posisi lagi dibawa ke RSUD Serang," ungkapnya

         Istri Ifan Seventeen, Dylan Sahara akhirnya ditemukan setelah sempat hilang akibat diterjang tsunami pada Sabtu (22/12/2018) malam.  Jenazah Dylan ditemukan di sebuah rumah sakit di Pandeglang. Meski begitu, tidak diketahui pasti dimana pertama kali jenazah Dylan ditemukan. "Ditemukannya posisinya nggak tahu dimana tapi ditemukannya di RS," ujar Tim Manajemen dari Seventeen, Achonk.

 Jenazah  dimakamkan di Ponorogo.

     Setelah selesai diidentifikasui, jenazah Dylan  dimakamkan di Desa Paju, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur."Dari RS Pandeglang dibawa ke RS Serang mas, setelah itu baru kita bawa langsung ke Ponorogo," kata Achonk.

3. Ifan minta doa untuk almarhumah istrinya

Ifan membuat postingan terkait sudah ditemukannya jenazah istrinya.

Ia meminta warganet mengirim doa untuk sang istri.

"Alhamdulillah udah ketemu istriku @dylan_sahara
Makasih ya temen-temen doanya, cuma Allah yang bisa bales kebaikan temen-temen.
Minta tolong kirimin al-fatihah ya buat istriku @dylan_sahara InsyaAllah husnul khotimah. Allahumma amin," tulisnya.

       Sebelumnya, kepastian ditemukannya Dylan dalam kondisi meninggal itu diketahui dari insta story Ifan, @ifanseventeen, Senin (24/12/2018) malam.Ifan mengunggah video yang merekam jenazah istrinya dalam peti jenazah.Dalam video itu, Ifan sedang berada di mobil ambulance yang membawa jenazah sang istri.ia pun menuliskan kalimat haru.

"Alhamdulilah kita udah semobil lagi. Yuk pulang yuk @dylan_sahara," tulisnya.

Dalam video terdengar suara yang meminta Ifan agar bersabar dan tenang.Sebelumnya, Ifan mengunggah foto sang istri di akun instagramnya.Lewat postingannya itu, Ifan menyampaikan rasa cintanya pada Dylan.

"Aku sayang banget sama kamu wahai istriku tercinta," tulisnya.

Untuk diketahui, Dylan yang ikut mendampingi suami saat konser di pantai turut hanyut  diterjang tsunami.Ifan berhasil selamat, sementara tiga personel Seventeen akhirnya ditemukan tewas. Doa Rekan Sesama Artis Rekan sesama artis menyampaikan duka cita atas meninggalnya Dylan dan personel grup Seventeen. Di antaranya ada penyanyi Virgoun.(an)

 

 

 

BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi kepada 100 musisi yang akan tampil pada pembukaan Festival Pesisir Pantai Panjang Bengkulu 2018.

    “Saya sangat mengapresiasi dan terharu atas antusias para musisi Bengkulu yang sangat besar ini. Apalagi membawakan lagu daerah dikemas dengan menarik. Pastinya sangat dapat membantu dalam mempromosikan daerah kita," terang Rohidin di hadapan para musisi di lokasi latihan di Padang Kemiling Selebar Bengkulu, 10/11.

      Rohidin berharap, dengan adanya 100 Musisi Bengkulu ini dapat menjaga seni musik lokal. Terlebih lagi 100 musisi Bengkulu membawakan dua lagu daerah dengan kompak, hal ini menandai walaupun banyak keberagaman tapi masyarakat Provinsi Bengkulu memiliki rasa kebersamaan.

        "Kekompakan ini jangan hanya sebatas untuk Festival Pesisir Pantai Panjang Bengkulu saja, namun setelahnya harus terus dapat berkarya bersama, seperti nantinya dapat bermain dengan lagu daerah dipojok-pojok wisata Bengkulu, ini bisa jadi ikon promosi daerah," harap Rohidin.

Nanti para musisi ini, lanjut Rohidin, diharapkan bisa mengisi event-event daerah atau bekerjasama dengan perhotelan untuk membawa lagu daerah. Ini tentu akan sangat meningkatkan nilai seni musik daerah kita.

         Anggota pelaksana kegiatan 100 Musisi Bengkulu Irwan Effendi mengatakan, dengan adanya pemersatu pelaku seni yang ada ini tentu dapat mendukung momentum Visit 2020 Wonderful Bengkulu. "Kita berharap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan ide kreatif bersama seluruh musisi bengkulu ke depan," kata Effendi yang akrab disapa Iwan Boges usai melaksanakan latihan akhir bersama 

          Untuk diketahui, para musisi lokal ini akan mendendangkan lagu Sekundang Setungguan bersama Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pada acara pembukaan Festival Pesisir Pantai Panjang. Setelah itu, para musisi lokal ini akan bernyanyi lagu Bumi Rafflesia dengan aransemen berbeda.(in)

 

 

 

 

 

 

Friday, 07 September 2018 05:56

Polisi Pantau Kegiatan Ahnad Dhani

Written by

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Polisi antisipasi kegiatan olahraga Ahmad Dhani ,  yang situ ya asesmentnya melanggar undang-undang No.9 tahun 1998 tidak sesuai 5 point akan dibubarkan atau tidak diperbolehkan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo ketika ditemui di Mabes Polri, Kamis(6/9)2018 mengatakan  Pada prinsipnya yang mungkin dari wilayah memiliki tim yang menganalisa rencana kegiatan tersebut. "Kita mengasesment secara komperhensif sepanjang kegiatan masyarakat sesuai undang-undang No.9 tahun 1998 itu dilaksanakan tidak sesuai dengan 5 point UU No.9 tahun 1998 pertama bahwa kegiatan menyampaikan dimuka publik atau di muka umum itu sifatnya tidak absolut, tetapi sifatnya tentatif sesuai regulasi yang ada di kita," ujarnya.

Selanjutnya, Dedi menegaskan termasuk regulasi internasional ICPR internasional Convensi Politik Right , bahwa sepanjang kegiatan masyarakat itu yang pertama tidak melanggar norma, etika  yang tidak melanggar  peraturan perundang-undangan , tidak menganggu ketertiban umum , tidak atau dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa tidak diperbolehkan,". Sehingga dalam ISPR itu  disebutkan ada dua kegiatan  masyarakat menyampaikan di muka publik atau dimuka umum sepanjang tidak melakukan indikasi pelanggaran melanggar HAM, melanggar konstitusi yang hukum yang berlaku, Moral Etika dan tidak menggangu ketertiban umum di ijinkan. Sepanjang tidak ada indikasi seperti itu sangat jelas Polri atau Polisi dapat membubarkan kegiatan tersebut," tegasnya.

Ketika ditanya ini kan hanya gerak jalan sehat memperingati  hari Olah Raga, Dedi menjelaskan ya, mungkin gerak jalan tetapi dibalik itu wilayah yang punya kemampuan mengaksesment seperti itu. "Dari Mabes Polri sudah sangat jelas kepada wilayah betul-betul mampu menganalisa koperhensif," jelasnya.

Saat disinggung jadi ada potensi ke 5 hal itu ya, Dedi merincinya dari assesment pasti ada potensi yang mengarah kesitu. Artinya Polisi mengambil  the cressy kepolisian seperti itu, cressy kepolisian itu diatur dalam UU No.22. Polisi dapat  mengambil satu tindakan dengan satu penilaian sendiri yang secara mandiri. "Kalau itu dibiarkan terjadi kontradiksi ya maka kepolisian di salahkan. Polisi harus betul-betul mengantisipasi setiap kemingkinan terburuk yang terjadi di Masyarakat," rincinya.

Ketika disorot apa jadi kalau tetap diselenggarakan, apa Polisi  bisa dibubarkan atau membubarkan diri, Dedi menandaskan ya, sangat kuat mengindikasi kepada 5 hal  tersebut , Polisi dapat membubarkan." Kalau dalam membubarkan terjadi perlawanan ada pasalnya pasal 212 dan pasal 218  lawan petugas sanksi hukumannya 4 bulan," tandasnya.(vk)

Monday, 27 August 2018 10:58

Fariz nyabu Untuk Ketenangan

Written by

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Fariz RM ingin tetap  Fress menggunakan narkotika jenis Sahbu akhirnya ia ditangkap di rumahnya, Jumat (24/8)2018 pukul 09. 45 di rumahmu di Pondok aren Tanggerang selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Wiyono  didalam rilisnya di Polres Metro Jakarta Utara , Minggu(26/8)2018 kepada wartawan mengatakan kesempatan pagi ini saya didampingi Kapolres Metro Jakarta Utara kemudian Kasat Narkoba. "Saya ingin menyampaikan dengan pengungkapan kejadian dilakukan oleh Polres Jakarta Utara dan kita mengapresiasi  berawal dari laporan masyarakat kalau ada orang yang menggunakan narkotika jenis sabu awalnya itu dulu ada informasi," ujarnya.

Selanjutnya, Argo menegaskan tentunya dari Polres Metro Jakarta Utara membentuk tim untuk menyelidiki dari informasi tersebut dan setelah informasi diolah kemudian dilakukan penyelidikan dan kita mendapatkan sasaran tersebut dari informasi itu kita sebut di Tempat." Kejadian Perkara( TKP) satu.  Di TKP satu ada satu rumah di daerah  Koja,  saat kita masuk itu ada diduga pelaku tersangka sedang ngobrol di ruang tamu. Setelah kita melakukan penggeledahan dari masing itu didapati ada padanya barang narkotika jenis Shabu,"

 

Untuk itu, Argo menjelaskan  jadi yang pertama tersangka DN ini perempuan ada 6 ampul disini, ini dari tersangka DN,  . Kemudian dari tersangka AH 1 ampul . "Ketiga tersangka FRM ini, ada juga barang bukti masing-masing ada padanya," jelasnya. 

Lebih jauh, Argo merinci kemudian setelah barang bukti ini kita dapatkan tentunya penyidik mengembangkan kembali kemudian kita mendapatkan TKP 2 yaitu kita menemukan tersangka atas nama A kita menemukan barang bukti yaitu ada timbangan, juga ada alat bong tentunya kita patut curiga setelah di TKP 2 tersangka A kita tangkap  . "Kita akhirnya mengembangkan kembali ke TKP 3 dan di TKP 3 kita menemukan tersangka F. Yang bersangkutan kita dapatkan dalam sakunya 1 ampul  disaku belakang , 1 ampul disaku depan sebelah kiri. Jadi di belakang ada 0,5 gram dan di saku depan ada 0,4 gram. Setelah kita integrasi ternyata tersangka F ini mendapatkan dari tersangka A," rincinya.

Lebih jauh, Argo menandaskan Tersangka F ini pesannya hampir seminggu 2 kali kemudian transaksi pun juga kadang-kadang di rumahnya, kadang-kadang di studionya ,kadang-kadang di Mall Gandaria juga disitu. Seminggu 2 kali." Motivnya sih karena  sudah tua ,sudah berumur sehingga banyak job  jadi untuk daya tahan tubuh," tandasnya.

Lebih jauh, Argo mengakui nah ini lah yang saya sampaikan ke masyarakat tidak benar sepenuhnya. Karena menjaga daya tahan tubuh tidak berarti harus menggunakan narkotika tapi bisa menggunakan vitamin-vitamin yang lain yaitu yang gress maupun dengan olah raga." Jadi ini untuk pembelajaran bagi masyarakat jangan sampai untuk penyegaran tubuh kalau pekerjaan itu banyak kemudian kepengen dia tetap dress menggunakan narkotika itu keliru," akunya.

Jadi, Argo membeberkan  jadi jangan dicontoh seperti ini tetapi jadikan pembelajaran untuk kita semua ini tidak dibenarkan menggunakan narkoba.; Dia sudah setahun lebih hampir dua tahun, sayang untuk sesaat saja dia menggunakan  seperti itu mengeluarkan uang yang banyak," bebernya.

Sementara itu Fariz mengatakan ,

Ya, saya lakukan agar fress, tapi , jangan ikuti apa yang saya lakukan.  "dan saya menyesali apa yang saya lakukan," ujarnya.( vk)

SURABAYA( KORANRAKYAT.COM)  Keragaman budaya yang harus dirasakan  memang ada serta  mengangkat potensi lokal  dalam pariwisata salah satu pesan yang bisa  diambil  dalam film “ yowis ben “ apalagi menggunakan bahasa Jawa Timuran  yang cukup kental , baik Malang  maupun  Surabaya yang di mix menjadi satu tontonan menarik, lucu  bagi masyarakat  khususnya Jawa Timur hal itu disampaikan   Produser Chanel Chan Parwez Servia dari starvision Plus pada koranrakyat  saat  meet and greet film “ yowis ben” di Royal Plasa Surabaya Sabtu (17/2)

Dikatakan  Parwez mengambil shoting film Yow is ben lebih banyak di kota Malang diantaranya dikampung warna warni, alun alun kota Malang serta beberapa sekolahan SMU di kota Malang. Film yang dibintangi oleh youtuber  Bayu Skak merupakan arek Malang, Sehingga bahasa Jawa Malangan yang cukup  kental  serta cukup memahami karakter Malang  dengan diimbangi  Joshua  yang merupakan   Arek  Surabaya. Sehingga bisa menjadi tontonan yang lucu dan menarik.

Dikatakan Parwez Hampir setahun Ialu Bavu Skak yang saya kenal dari Raditya Dika, menyampaikan keinginannya untuk merealisaslkan skenario yang ditulisnya. Akhirnya saya membaca skenario yang ditulis dengan sebagian besar dialog berbahasa Jawa. Uniknya, saya bisa mengerti karena premisnya sangat menarik. Kemudian skenario ini saya minta Bagus Bramanti dan Gea Rexy untuk tulis kembali agar lebih filmis. Proses kreatif Ini berjalan menyenangkan, karena isu yang disampalkan sangat dekat, meliputi keluarga, sekolah masa SMA, persahabatan dan tentunya romantisme. Saya paham bahwa YOWIS BEN ini harus tetap memakai dialog keseharian bahasa Jawa dengan subtitle karena mengambil Iokasi suting di Malang, tapi dialog formal tetap menggunakan bahasa Indonesia.   

Penggunaan bahasa lbu di perfilman nasional adalah bukti keberagaman Indonesia. 'Si Kabayan Saba Kota’ (1989) yang sukses secara nasional bukan hanya di Jawa Barat, sebagian dialognya bahasa Sunda, tentunya dengan subtitle bahasa Indonesia. Kemudian ada beberapa film dengan bahasa daerah seperti ‘Uang Panai', dan ’Turah’. India yang produksi filmnya di atas 800 judul tahun, hanya kurang dari 15% berbahasa nasional dan sisanya berbahasa daerah yang beragam.  

 Film YOWIS BEN melibatkan banyak pemain, sebagai berikut : Bayu Skak, Cut Meyriska, Brandon Salim, Joshua Suherman, Glenca Chysara, Aliyah Faizah, Tutus Thomson, Devina Aureel, Arief Didu, Tri Yudiman, Richard Oh, Ria Ricis, Erix Soekamti, Sandy Pas Band, Tretan Muslim, Muhadkly Acho, Uus, Erick Estrada, Billy Boedjanger, Cak Kartolo, Cak Sapari, Sumaisy Djaitov Yanda, Ence Bagus, Yudha Keling, Iulee Day, Indra Wijaya, Yoshua Marlngka, Ron Weasley, Wayan lxora, Yudist Ardhana, Anof Zulfiana, Thomi Baraqbah, Aditya Kurniawan SATCF, Gus Hartono, Daniel Mahendra, dll. Memperkuat marwahnya, YOWIS BEN disutradarai oleh Fajar Nugros yang asli    Yogyakarta, sedangkan Bayu Skak selain sebagai penggagas ide cerita dan berperan sebagai tokoh utama juga merangkap sebagai ko-sutradara. Editor senior Wawan l Wibowo sangat bahagia mengerjakan editing film yang juga memiliki 4 buah lagu : Gak lso Turu, Konco Sing Apik, Mangan Pecel, dan Ojo Bolos Pelajaran yang secara khusus diendorse oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk kampanye 'tidak bolos sekolah’. Saksikan YOWIS BEN di bioskop mulai 22 Februari 2018. (eas)

 

 

 

Friday, 16 February 2018 06:07

Aneh,Roro Duta Anti Narkoba Malah Pesan Narkoba

Written by

JAKARTA(KORANMRAKYAT,COM) Disayangkan duta anti Narkoba malah terjerat narkoba. Artis Roro Fitria yang masuk dalam daftar selebriti Tanah Air yang diduga terjerat kasus narkoba,padahal Roro dikenal sebagai duta anti Narkoba, kenapa dengan barang haram itu justru tidak dijahui malah didekati. Sebelumnya   

Artis Fachri Albar ditangkap, Bak tersambar petir , lagi-lagi kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di kalangan artis kembali menyita perhatian publik.

Sebelumnya juga menimpa , Ammar Zoni, Jennifer Dunn, Tio Pakusadewo, hingga Fachri Albar, tersandung narkoba satu tahun terakhir ini.

Artis Roro Fitria sendiri ditangkap Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya terkait dugaan kepemilikan narkobajenis sabu seberat 2,4 gram, Rabu (14/2/2018).

         Roro Fitria ditangkap oleh pihak kepolisian di kediamannya di Pattio Residence Jalan Durian raya No. 23 D, Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar minggu, Jakarta Selatan. Dibalik penangkapan Roro Fitria ini, terungkap sebuah fakta yang menarik.Bagaimana tidak? Kini terjerat narkoba, Roro Fitria ternyata pernah menjadi duta anti narkoba. Setelah sebelumnya menjadi duta bela negara, pada tahun 2016 lalu Roro Fitria didaulat sebagai duta Baladhika Karya.

Menurut Ketua Baladhika Karya DKI Jakarta M. Ichsan Erwin, pemilihan pemain sinetron Islam KTP ini sebagai duta karena prestasi sebelumnya yang telah menjadi duta bela negara.     

        "Jadi sinkron dengan benang merah Baladhika Karya yang bertekad menegakkan Pancasila. Apalagi Mbak Roro juga bisa memberi semangat nasionalisme di Ormas ini. Terutama kaum muda," jelasnya.

Mendapatkan gelar sebagai duta anti narkoba tersebut, kala itu Roro mengaku senang dengan amanah yang diberikan kepadanya.

"Alhamdulillah diberi kepercayaan jadi duta. Semoga bisa menjalankan amanah dan memajukan organiasi ini agar bermanfaat bagi Indonesia," kata Roro Fitria saat pelantikan di Wisma Menpora, Minggu (30/5) malam.

        Sebagai duta antinarkoba, Roro Fitria juga terlihat kerap menghadiri kegiatan sosialisasi antinarkoba serta memberi penyuluhan. Mirisnya, ini bukan kali pertama seorang artis yang aktif perangi narkoba justru terperangkap oleh barang haram itu sendiri. Berikut deretan artis yang alami hal serupa:

 

Roy Marten

Ayah Gading Marten ini mengalami nasib naas pada 2 Februari 2006 lalu.3 gram sabu-sabu membuatnya harus merasakan dinginnya hotel prodeo.Rupanya vonis tiga bulan penjara ini tak menjadi kasus narkoba terakhir yang dialami aktor kawakan itu.

13 November 2007 kemudian, Roy kembali ditangkap di Hotel Novotel Surabaya.

Ironisnya, di saat penangkapan, Roy sebenarnya baru saja selesai memberikan testimoni di acara yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) di Surabaya.

Dari hasil penangkapannya, polisi menemukan barang bukti, 1 gram dan 1 ons sabu di kamar 364 dan seperangkat alat hisap (bong) dan sisa di aluminium foil di kamar 465 Hotel Novotel, Surabaya.

Akhirnya vonis yang dijatuhkan pun jadi tak sebentar pula.

Tiga tahun kurungan dan denda 10 juta rupiah, lebih ringan enam bulan dari tuntutan jaksa penuntut umum.

 

Pretty Asmara

Pretty Asmara ditangkap oleh jajaran kepolisian Polda Metro Jaya karena sabu dan ekstasi, pada pertengahan tahun lalu tepatnya pada tanggal 16 Juli , pukul 01.00 WIB di lobi Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ia ditangkap bersama rekannya bernama Dani dan tujuh rekannya yang juga sesama artis.

Hal ini menimbulkan ironi mengingat kala itu Pretty Asmaramerupakan ketua SANI (Selebriti Anti Narkoba Indonesia).

Sosoknya bahkan kerap terlihat dalam acara anti narkoba bersama Kepala BNN, Komjen Budi Waseso.

Kedekatannya dengan Kepala BNN bahkan makin menguat kala beredar viral sebuah foto selfie Kepala BNN Budi Waseso dengan artis Pretty Asmara kala itu.

Terkait hal ini, BNN menegaskan tidak pernah mengangkat artis Pretty Asmarasebagai duta antinarkoba. Pretty saat ini terjerat kasus narkoba.

"Pretty Asmara tidak pernah jadi duta BNN," ujar Humas BNNKombes Sulistiyandriatmoko kepada Kompas.com, Sabtu (22/7/2017).

Sulis mengakui bahwa Pretty pernah menghadiri kegiatan penyuluhan narkoba ke kalangan artis yang diadakan oleh BNN.

Namun, dalam kesempatan itu BNN tidak pernah mengangkat Pretty sebagai duta antinarkoba.

 

Tio Pakusadewo

Tak hanya Roy Marten, aktor senior Tio Pakusodewo juga mengaku bahwa dirinya dahulu pernah mengonsumsi narkoba selama 15 tahun.

Hal ini ia ucapkan saat menghadiri acara pemusnahan minuman keras (miras) di Mapolres Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tahun 2017 lalu.

Tio mengaku telah berhenti memakai narkoba sejak satu tahun yang lalu setelah menjalani rehabilitasi.

Dalam acara tersebut Tio juga bertutur bahwa ia akan membantu polisi memberantas narkoba.

"Saya tegak dan mengatakan tidak kepada narkoba. Ini akan saya teruskan kepada masyarakat Indonesia untuk mendukung program polisi, untuk memerangi kejahatan narkoba," ujarnya dalam acara tersebut.

Namun apa daya, janji tinggallah janji. 

Tio Pakusadewo ditangkap di rumahnya di Jalan Ampera I nomor 38, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Selasa malam, 19 Desember 2017, pukul 23.30 WIB.

Tio telah diintai dan diselidiki sejak lama oleh kepolisian setelah adanya informasi dari masyarakat.

Saat digerebek, Tio baru saja selesai mengisap sabu di kamarnya.

Dari lokasi, polisi menemukan barang bukti tiga bungkus plastik klip berisi kristal metamfetamine atau sabu dengan total berat 1,06 gram.

Kini, Tio hanya bisa menyesali perbuatannya mengonsumsi narkoba hingga membuatnya masuk ke dalam sel Rutan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Hal itu disampaikan Tio Pakusadewo saat pihak kepolisian merilis pengungkapan kasus narkoba di kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/12/2017).

"Saya salah dan saya menyesali apa yang sudah terjadi," ucap Tio yang tampil dengan mengenakan kaos hitam berbalut baju tahanan narkoba warna oranye di hadapan puluhan awak media. Dalam kesempatan bicara itu, Tio mengajak para pengguna narkoba untuk berhenti mengonsumsi barang haram tersebut agar tidak menyesal di kemudian hari."Saya adalah contoh yang tidak mau diikuti dan tidak perlu diulangi lagi," kata Tio dengan kelopak mata tampak membengkak.(as)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Page 1 of 10

Panggung Koruptor

  •