Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

  Rohidin Mersyah Dilantik Jadi Gubernur Bengkulu Oleh Presiden Joko Widodo  Rohidin  Bertekad Kembangkan Pariwisata Bengkulu
Last Updated on Dec 14 2018

Rohidin Mersyah Dilantik Jadi Gubernur Bengkulu Oleh Presiden Joko Widodo Rohidin Bertekad...

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Rohidin Mersyah sebagai Gubernur Bengkulu untuk sisa masa jabatan tahun 2016-2021.           Rohidin Mersyah dilantik menggantikan Gubernur Bengkulu sebelumnya, Ridwan Mukti, berdasarkan pada Surat Keputusan...
Kasus Pembantaian Nduga Papua Negara Tidak Boleh kalah
Last Updated on Dec 10 2018

Kasus Pembantaian Nduga Papua Negara Tidak Boleh kalah

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Penyelesaian kasus penembakan di Kabupaten Nduga ,Papua yang menelan korban para pekerja PT Astika saat melaksanakan tugas membuat jalan. Disini negara tak boleh kalah TNI Polri terus mengejar para pelaku.Kadiv  Humas Mabes Polri, Brigjend Pol Muhammad Iqbal mengatakan...
Jaksa Agung Tegaskan Menerima 2 Surat SPDP Habib Bahar Smith
Last Updated on Dec 10 2018

Jaksa Agung Tegaskan Menerima 2 Surat SPDP Habib Bahar Smith

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Proses pemeriksaan Habib Bahar Smith terus berproses. Kini kejaksaan Agung menerima dua surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP). Jaksa Agung Muhammad Prasetyo ditemui di Kejaksaan Agung, Jumat(7/12)2018 mengatakan pihaknya telah menerima dua surat...
Presiden Senam Bersama Pada HUT Senam Tera Indonesia Ke-33 di Bogor
Last Updated on Dec 10 2018

Presiden Senam Bersama Pada HUT Senam Tera Indonesia Ke-33 di Bogor

    BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo ikut bersenam pagi pada Hari Ulang Tahun ke-33 Senam Tera Indonesia. Acara ini dipusatkan di kawasan Kebun Raya Bogor, pada Minggu, 9 Desember 2018.Tiba pukul 07.10 WIB, kedatangan Presiden disambut oleh Ketua Umum Pengurus Senam Tera Indonesia...
Presiden Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Indonesia di Tengah Perubahan Zaman
Last Updated on Dec 10 2018

Presiden Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Indonesia di Tengah Perubahan Zaman

.   JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus aktif meluhuri dan melestarikan budaya bangsa Indonesia. Apalagi mengingat perkembangan zaman dan teknologi yang semakin cepat serta semakin tingginya penetrasi budaya lain yang masuk ke Indonesia. Hal...

World Today

Wednesday, 28 November 2018 00:29

Presiden Apresiasi Langkah Tegas BI Jaga Rupiah

Written by

.

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasinya atas kinerja Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Hal ini disampaikan Presiden saat menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada Selasa, 27 November 2018.Bahwa di tengah gejolak ekonomi global yang mengguncang kita, Bank Indonesia terus berusaha menjaga kurs Rupiah. Kita sadar betul betapa beratnya pertempuran dari hari ke hari, dari minggu ke minggu, dari bulan ke bulan,” kata Presiden dalam sambutannya.

 

Sejumlah langkah yang ditempuh Bank Indonesia guna menstabilkan nilai tukar Rupiah antara lain melakukan _dual intervension_ di pasar uang dan pasar modal (SBN), serta terus menjaga daya tarik Indonesia sebagai negara tujuan investasi dengan manajemen suku bunga.Alhamdulillah dalam dua-tiga minggu terakhir, Rupiah menguat signifikan dan kemarin saya lihat sudah kembali ke kisaran Rp.14.500 per dolar Amerika Serikat,” ucap Presiden.

 

Presiden secara khusus memuji langkah Bank Indonesia menaikkan suku bunga Rupiah sebesar 0,25 persen (25 bps) menjadi 6 persen. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan ketegasan BI mengantisipasi dinamika ekonomi global. Langkah ini diluar prediksi para ekonom.Yang saya anggap berani itu bukannya besarnya kenaikan, tapi kejutannya itu. Karena saya membaca laporan bahwa 31 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg, hanya tiga yang punya ekspektasi BI akan menaikkan bunga hari itu,” ungkapnya.

Hasilnya, langkah kejutan BI tersebut disambut positif oleh pasar. Menurut Presiden, BI telah menunjukkan ketegasan, menunjukkan determinasinya untuk membentengi Rupiah.Bisa saja disebut taringnya Bank Indonesia keluar. Keberanian seperti inilah yang kita butuhkan, disaat menghadapi kondisi ekonomi dunia yang sekarang ini, kita melihat banyak ketidakpastian,” ujar Presiden.

 

Turut mendampingi Presiden dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia ini antara lain, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Selain itu tampak hadir juga Wakil Presiden RI ke-11 Boediono, dan sejumlah menteri Kabinet Kerja.(eas)

 



 

 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Dalam empat tahun ini, pemerintah telah bekerja keras untuk meletakkan fondasi-fondasi baru bagi pembangunan Indonesia. Fondasi baru tersebut diperlukan agar Indonesia dapat bergerak menjadi bangsa yang produktif, efisien, dan kompetitif.Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di Studio Metro TV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin malam, 26 November 2018."Kita semua ingin bangsa ini hijrah, hijrah dari yang konsumtif ke produktif. Kita ingin hijrah menuju bangsa yang produktif, efisien, dan kompetitif. Tanpa ini saya meyakini sangat berat bagi kita untuk berkompetisi dengan negara-negara lain," ujarnya.
 
         Meski demikian, proses tersebut memang tidak dapat dinikmati segera. Dibutuhkan upaya-upaya panjang dan berproses untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Di antaranya ialah dengan memperbaiki struktur fiskal negara kita."Subsidi BBM, yang kalau kita lihat subsidi itu 82 persen justru dinikmati oleh kalangan atas, inilah yang di 2014 kita pangkas. Kita alihkan untuk kegiatan-kegiatan produktif untuk membangun infrastruktur-infrastruktur, jalan, pelabuhan, _airport_, dan jalan tol. Dari sinilah kita mulai," kata Presiden.Pembangunan infrastruktur-infrastruktur tersebut kini tak lagi berpusat di Pulau Jawa. Pembangunan yang dilakukan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla tersebar di seluruh Tanah Air. Presiden mengatakan, inilah perubahan paling mendasar dalam proses pembangunan nasional."Kalau saya orang politik, yang benar memang dibangun di Jawa karena kurang lebih 60 persen penduduk kita ada di Jawa, _return_ ekonominya cepat kalau dibangun di Jawa. _Return_ politiknya juga baik karena 60 persen penduduk ada di Jawa," ujarnya.
 
Namun, Kepala Negara mengungkap bahwa risiko politik dan ekonomi tersebut sudah dihitung oleh pihaknya. Tetap saja, orientasi Indonesiasentris yang dipilih pemerintah dalam membangun negara ini.
"Karena kita memang ingin membangun Indonesia untuk sebuah keadilan sosial, untuk memunculkan sentra-sentra ekonomi baru di luar pulau Jawa," tuturnya.
Di saat yang sama, pemerintah juga berupaya memangkas regulasi-regulasi yang dirasa menyulitkan. Namun, perlu diakui, pemangkasan regulasi tersebut masih harus terus dilakukan dan memerlukan waktu serta tahapan besar untuk dapat membuat Indonesia lebih kompetitif.
"Saya berikan contoh, izin untuk urusan pembangkit tenaga listrik. Saya ingat betul ada 258 izin yang harus ditempuh untuk membangun itu. Berapa tahun urus izin sebanyak itu? Kita pangkas jadi 58, tetapi juga saya sampaikan belum cukup," ucap Presiden.
            Sementara itu, pemerintah juga berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi satu digit dalam empat tahun ini, dari dari 11,2 persen menjadi 9,8 persen. Hal itu diakui Presiden merupakan perkara yang tidak mudah. Sejumlah program terus dijalankan pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan ini.
"Kita telah memiliki Program Keluarga Harapan, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, juga Dana Desa yang telah kita gelontorkan sampai sekarang 4 tahun ini sudah pada angka Rp187 triliun, bukan angka yang kecil," ujarnya.Pemberdayaan ekonomi kecil juga dilakukan pemerintah. Bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari yang sebelumnya 22 sampai 23 persen disubsidi oleh pemerintah hingga menjadi 7 persen. Kebijakan itu bisa dinikmati usaha mikro dan usaha kecil sehingga mereka tidak terbebani oleh bunga yang tinggi.
"Bank Wakaf Mikro juga kita dirikan di pondok-pondok pesantren. Memang belum banyak, baru kurang lebih 30-an. Tapi paling tidak kita telah memulai bahwa ekonomi umat juga perlu diperhatikan," Presiden melanjutkan.Kini, pemerintah tengah bersiap untuk memulai tahap selanjutnya dari perjalanan pembangunan bangsa Indonesia. Presiden mengatakan, 2019 mendatang, pihaknya akan mulai memfokuskan perhatiannya kepada pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia."Kita memiliki kekuatan 260 juta penduduk. Ini adalah kekuatan, ini adalah potensi," ucapnya.(eas)
 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar rapat terbatas untuk membahas upaya penyediaan rumah bagi para ASN, TNI, dan Polri. Pembahasan tentang hal itu merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kinerja ASN dan pelayanan publik.

"Kita akan konsentrasi pada upaya percepatan penyediaan rumah yang layak bagi 945 ribu ASN, 275 ribu prajurit TNI, dan 360 ribu anggota Polri," kata Presiden dalam arahannya di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, 7 November 2018.

Kepala Negara berharap, selain untuk memenuhi kebutuhan perumahan yang layak bagi para aparatur negara, kebijakan penyediaan perumahan ini juga menimbulkan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Tujuannya jelas agar ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri semakin konsentrasi dalam bekerja. Selain itu juga memberikan efek ganda untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang muncul dari berbagai kegiatan dalam program percepatan pembangunan perumahan ini," tuturnya.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas pada 16 April 2018, Kepala Negara sempat menyinggung jajarannya untuk turut memperhatikan kebutuhan perumahan yang layak bagi para abdi negara. Kali ini, Presiden meminta laporan detail dari jajarannya mengenai perkembangan dan proses penyiapan lahan untuk menjalankan kebijakan ini. Sejumlah aspek seperti model pembiayaan juga menjadi pembahasan pemerintah.(eas)

 

BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan finansial. Sejumlah kesepakatan telah ditandatangani kedua belah pihak. Selain di bidang ekonomi, Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong juga melakukan pembahasan kerja sama lain di sejumlah bidang.

Di bidang pariwisata, kedua negara semakin meningkatkan konektivitasnya dengan pembukaan sejumlah jalur penerbangan dan destinasi kapal pesiar dari Singapura. Peningkatan konektivitas ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan turis mancanegara, utamanya ke 10 Bali Baru.

"Saya dan PM Lee menyambut baik berbagai perkembangan kerja sama kedua negara seperti pembukaan jalur penerbangan antara Singapura-Toba, Singapura-Belitung, dan penambahan destinasi kapal pesiar dari Singapura ke Surabaya, ke Bali Utara, ke Jakarta, ke Kuala Tanjung, dan ke Bintan," ujar Presiden selepas pertemuan Indonesia-Singapura Leader's Retreat di Hotel The Laguna Resort & Spa Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, pada Kamis, 11 Oktober 2018.

Selain itu, keduanya juga berbicara kepentingan dan kerja sama negara-negara di tingkat regional (ASEAN). Menurut Presiden, sebagai dua negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Singapura memiliki tanggung jawab moral untuk terus memperkuat ASEAN.

 

"Kita harus memperkuat kontribusi ASEAN terhadap perdamaian, stabilitas, kesejahteraan kawasan dan dunia, termasuk dalam pengembangan konsep kerja sama Indo-Pasifik," ujarnya.

Sementara di akhir pernyataan, Presiden Joko Widodo tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Singapura bagi keanggotaan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.(eas)

*Presiden Harap Ajang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Promosikan Produk Unggulan Indonesia*

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas yang keempat untuk membahas tentang persiapan penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia tahun 2018.

"Saya ingin memastikan perkembangan persiapan pertemuan ini dan saya ingin pertemuan ini bisa kita manfaatkan sebesar-besarnya untuk menempatkan Indonesia dalam _spotlight_ dunia," ujar Presiden mengawali arahannya di Kantor Presiden, Jakarta, pada Selasa, 2 Oktober 2018.

Untuk diketahui, rapat pembahasan pertemuan tahunan ini sudah dimulai sejak bulan Maret 2017 lalu. Dalam setiap pembahasan itu, Presiden Joko Widodo selalu menekankan kepada jajarannya bahwa kesempatan ini merupakan momentum untuk membangun citra positif Indonesia.

Demikian halnya dengan rapat terbatas kali ini. Beragam keunggulan yang dimiliki Indonesia memiliki kesempatan untuk unjuk diri dalam ajang itu.

"Baik dalam menampilkan ekonomi kita, produk-produk unggulan Indonesia di pasar global, dan mempromosikan investasi kita di internasional, serta destinasi-destinasi wisata menarik yang kita miliki," kata Presiden

Penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia juga dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menggerakkan roda perekonomian, terutama di Bali selaku tuan rumah. Apalagi Bali dikenal sudah memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan event-event internasional.

"Kita juga ingin memanfaatkan kehadiran kurang lebih 18 ribu peserta sehingga bisa memberikan dampak ekonomi yang baik bukan hanya untuk Bali tapi juga daerah-daerah lain di negara kita," ucapnya.

Oleh karenanya, Kepala Negara berharap betul kepada jajarannya untuk dapat memanfaatkan peluang ini dengan memastikan segala perencanaan yang sudah dijalankan dapat terlaksana sebagaimana mestinya.

"Saya minta dipersiapkan secara detail di lapangan sehingga penyelenggaraan acara pertemuan tahunan ini bisa berlangsung dengan lancar dan memberikan dampak yang positif bagi negara kita," ujarnya mengakhiri arahan.(eas)

Friday, 21 September 2018 11:05

Penjualan Gula Kristal Dipantau Bareskrim

Written by

JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula kristal Putih. Ini dilakukan agar tertib dan setelah diketahui ada pemalsuan dokumen penjualan , ini ada pidananya diserahkan pada Bareskrim memproses tersangka KPW. Ijin Usahanya akan di bekukan  dan  dibekukan ya otomatis ijin lainnya.

Direktur Tertib Niaga Kemendag RI, Wahyu Widayat di temui di lokasi, Kamis(20/9)2018 mengatakan dengan gula Kristal Rafinasi ini kan akan menggangu peredaran penjualan gula lokal yang kita kenal gula Kristal Putih. Karena apa ibu-ibu senang melihat yang putih bersih atau yang kekuning-kuningan. "Ada yang suka kekuningan tetapi kebanyakan yang dicari yang putih semua. Gula Kristal Putih itu tidak begitu laku tetapi yang dicari gula putih-putih yaitu gula Kristal Rafinasi.  Nah makanya kita atur dengan tertib. Bila diproses Bareskrim tentunya akan di cabut  ijin Usaha dan ijin lainnya," ujarnya.

Ketika ditanya koq ini bisa dikatakan merugikan petani tebu lokal, Wahyu menegaskan benar , kalau Gula Kristal Rafinasi dari import lalu di olah menjadi gula Krstal Rafinasi itu dari Raw Sugar diimpor oleh pabrik kemudian di olah menjadi Gula Kristal Rafinasi, boleh mengolah itu tapi peredarannya distribusi untuk industri makanan dan minuman." Koq harus begitu kita kan punya gula kristal Putih.Gula kristal putih itu yang dihasilkan tebu petani kita lah kalau ini yang jual gula kristal rafinasi hasil dari petani tidak akan terserah tidak akan terjual petani rugi. Harganya bersaing dan saya katakan, beda harga tipis tetapi ibu pasti memilih yang putih," tegasnya.

Menyingung dampaknya apa, Wahyu menjelaskan tadi sudah saya.katakan dampaknya juga kesehatan karena saya bukan dari departemen kesehatan saya tidak berani katakan. "Saya berani katakan, makan wajar saja itu tidak apa-apa kalau banyak bisa kencing gula," jelasnya

Menyorot tata niaga apakah.ada yang dilihat negara, Wahyu merinci

Sedang diteliti oleh Bareskrim dan kita sedang dilihat jalur distribusinya. Ya distribusi itu sesuai.dengan peruntukannya. Ya, tidak sesuai dengan peruntukannya, kita terus telusuri. "Eh tidak tahu ada pemalsuan dokument.Lah kalau ada pemalsuan dokumen dari 6.000 Ton ke 60.000 Ton itu baru kita melakukan ke Polisi. Kita bekerjasama," rincinnya..

Lebih jauh, Wahyu mengungkapkan kan sudah Ituada standar, namun ditemukan Itu ada pemalsuan dokumen. " Ada dugaan permainan , itu Ya itu sedang didalami oleh Bareskrim. Pendalamannya salah satu setelah diaman ditahan. Itu kan untuk mengkorek Ini ditelusuri," " ungkapnya.

Sesuai pengembangan, Wahyu menandaskan hari minggu baru ditahan, Ini dalam proses pendalaman. "Ya, baru diketahui kemarin dan kita sangsi sudah banyak gula teapi gula kristal Rafinasi koq ada di pasar itu terus kita telusuri oh ternyata  yang seharusnya dapat 6.000 Ton bisa mencapai 60.000 Ton .Ada apa dan baru diketahui ada pemalsuan," tandasnya.( vk)

 

JAKARTA9KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo menyambut baik penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). ”Kita harapkan dengan kebijakan-kebijakan moneter yang telah diantispasi dan dilakukan oleh BI, saya kira (penguatan nilai tukar) sangat baik," kata Presiden kepada jurnalis setelah menghadiri Penutupan Pengkajian Ramadan 1439 H Pimpinan Pusat Muhammadiyah tahun 2018 di Kampus Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Selasa, 29 Mei 2018.

Salah satu kebijakan yang dilakukan oleh BI tersebut adalah menaikkan suku bunga acuan (BI 7-day Reverse Repo Rate/BI7DRRR) sebesar 25 basis poins (bps) menjadi 4,50 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 3,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,25 persen. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Mei 2018 lalu dan berlaku efektif sejak 18 Mei 2018.

Untuk membantu BI mengendalikan nilai tukar rupiah, Presiden pun memerintahkan kementerian terkait untuk menyiapkan langkah-langkah konkret di ranah pemerintah."Dan saya selalu memerintahkan kepada Menko ekonomi, Menkeu untuk menyiapkan langkah-langkah yang memang ada di wilayah pemerintah yang konkret, yang _real_ agar bisa juga ikut membantu BI dalam mengendalikan rupiah," lanjutnya.

Presiden juga mengatakan bahwa pelemahan nilai tukar terhadap dolar AS tidak hanya dialami oleh rupiah saja dan merupakan suatu fenomena global.

"Ini fenomena global. Semua negara mengalami," ucapnya (eas)

 

 

 

DAKKAR  ,(KORANRAKYAT.COM)   - Peran aktif dan kepemimpinan Indonesia yang kuat di fora internasional mendapat pengakuan tersendiri dari Presiden Mali, Ibrahim Boubacar Keita. Pengakuan ini telah dibuktikan dengan diberikannya dukungan unilateral dari Pemerintah Mali terhadap pencalonan Pemri sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB untuk Periode 2019-2020.

      Usai upacara penyerahan surat-surat kepercayaan dari Dubes RI Dakar, Mansyur Pangeran, yang juga merangkap Mali di Istana Kepresidenan Mali (27/03), Presiden Keita menyampaikan bahwa Ia mengapresiasi dan berterima kasih atas kontribusi aktif Indonesia dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB di Mali (MINUSMA) yang secara nyata telah memberikan kemajuan positif terhadap proses perdamaian di Mali.

      Indonesia yang merupakan salah satu kontributor terbesar pada operasi peace keeping force di dunia, saat ini memiliki 16 anggota TNI yang sedang bertugas di Mali. Sebelumnya, pada kurun waktu 2015-2016, Indonesia juga telah men-deploy sebanyak 146 pasukan pemelihara perdamaian yang tergabung dengan MINUSMA.

“The spirit of Asia-Africa Conference di Bandung, telah menginspirasi negara-negara Afrika untuk merdeka terlepas dari belenggu penjajah, termasuk Mali yang merdeka dari Perancis tahun 1960,” demikian disampaikan Presiden Keita yang sangat mengagumi model kepemimpinan Presiden Sukarno.

      Kepada Dubes Mansyur, Presiden Keita juga menyatakan kekagumannya terhadap Presiden Habibie sebagai seorang scientist yang telah meletakkan Indonesia sebagai negara maju yang sekarang memiliki berbagai produk industri strategis yang sangat diperlukan oleh negara-negara di Afrika termasuk Mali.

Dalam pertemuan Tete-a-Tete dengan Presiden Keita, Dubes Mansyur menyampaikan salam hangat dan persahatan dari Presiden Joko Widodo serta ucapan terima kasih dari Pemri kepada Presiden Keita atas dukungan secara unilateral Pemerintah Mali pada pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB, serta dukungan-dukungan dan kerja sama lainnya di fora internasional yang telah berjalan baik selama ini.

      Dubes Mansyur menegaskan keinginan yang kuat dari Pemri untuk meningkatkan kerja sama bilateral di bidang politik termasuk melalui operasi peace keeping force PBB di Mali yang tergabung dengan MINUSMA.

Sementara itu, di bidang ekonomi Dubes Mansyur menyampaikan perlunya penguatan hubungan perdagangan kedua negara di berbagai bidang utamanya di area industri strategis seperti pesawat produksi PT. DI, kapal buatan PT. PAL, kereta Api buatan PT. INKA, senjata buatan PT. Pindad, pakaian militer buatan  PT. Sritex, dan produk-produk lainnya.

Inginkan Investasi Kapas dan Tekstil dari RI

      Terinspirasi dari Indonesia, Presiden Keita menginginkan adanya peningkatan kerja sama yang dapat direalisasikan dengan mendatangkan pengusaha-pengusaha Indonesia untuk berinvestasi di Mali, termasuk transfer teknologi di bidang tekstil dimana Indonesia selama ini telah mengimpor kapas dari Mali untuk produk tekstilnya.

Senada dengan Presiden Keita, mengingat Indonesia selama ini mengimpor kapas dalam kapasitas yang cukup besar dari Mali, Dubes Mansyur menanggapi positif peluang kerja sama transfer teknologi pertekstilan yang memungkinkan pembuatan kapas di Mali dengan menggunakan bahan baku dari Mali yang sangat berlimpah.

       Sehari sebelumnya hal yang sama juga diutarakan oleh Menteri Luar Negeri Mali, Tieman Hubert Coulibaly, yang mengharapkan agar pengusaha Indonesia dapat melakukan investasi dengan membangun pabrik tekstil di Mali karena Mali memiliki produksi kapas terbesar di Afrika.

      Menlu Coulibaly juga berharap agar Dubes RI dapat menjembatani kerja sama di bidang pertanian yang sangat diharapkan oleh Pemerintah Mali.

Menlu Coulibaly memandang teknologi pertanian Indonesia sudah sangat maju dan ingin Indonesia dapat melakukan transfer teknologi ke Mali.

Usulkan Calon Konsul Kehormatan RI untuk Mali

      Dalam rangka penguatan hubungan bilateral, mengingat Dubes RI untuk Mali berkedudukan di Dakar, Senegal, Dubes Mansyur telah menyampaikan keinginan Pemri untuk mencari calon Konsul Kehormatan (Konhor) RI untuk Mali dari prominent person Mali yang dapat menjembatani hubungan bilateral kedua negara.

Menanggapi keinginan Pemri, Presiden Keita ternyata sudah memiliki nama untuk calon Konhor RI tersebut, yaitu Ibrahima Diawara, seorang pengusaha sukses Mali yang pernah tinggal 8 tahun dan membuka usaha di Indonesia serta selama ini terus mempromosikan tentang Indonesia sebagai calon Konsul Kehormatan Indonesia untuk Mali.

     Berdasarkan data Kementerian Perdagangan RI, pada tahun 2017, total perdagangan Indonesia-Mali mencapai angka 31.980.900 Dolar AS dengan surplus di pihak Mali yang didominasi oleh impor non migas.Penyerahan surat-surat kepercayaan oleh Dubes Mansyur Pangeran kepada Presiden Mali ini merupakan (negara) yang ke-6 sejak Ia tiba di Dakar, Senegal, pada Maret 2016. Dubes Mansyur memiliki 8 wilayah kerja di Afrika Barat termasuk Senegal. Selanjutnya, Dubes Mansyur dijadwalkan akan menyerahkan surat-surat kepercayaan yang ke-7 kepada Presiden Republik Guinea-Bissau, Yang Mulia José Mário Vaz, di Istana Presiden di Bissau. (dms/eas)

 

Thursday, 05 April 2018 15:22

Jelang Lebaran Polisi Ikut Pantau Kebutuhan Pokok

Written by

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Mempersiapkan jelang  Hari raya Idul Fitri untuk menjaga stabilitas harga, Satgas Pangan dari Polri bekerjasama dengan kementerian Pertanian, kementerian Perdagangan, Komisi Pengawas Persaingan Usaha(KPPU) Bulog sudah menetapkan 11 komuditas  yang terus di awasi terutama Beras.

       Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjend Pol Setyo Wasisto ditemui di Mabes Polri, Kamis (5/4) 2018 mengatakan kita sudah koordinasikan dengan Kementerian Pertanian, Kementerian perdagangan , KPPU, Bulog , kita memantau  khususnya 11 Komuditas pangan strategis terutama Beras.” Alhamdudilah beras kan sudah turun. Harga beras di Pasar Induk sekitar Rp 87.000 – Rp 88.000,” ujarnya.

         Selanjutnya, Setyo menegaskan kemudian Harga cabe juga relative stabil , harga daging . Ini   daging akan di Suplay lagi .” Gaging kerbau akan masuk beberapa hari lagi , daging  kerbau ini adalah untuk memberikan pilihan kepada masyarakat membeli  daging  dengan harga yang murah dan sehat ,” tegasnya. Untuk itu, Setyo menjelaskan Karena terus terang kalau harga daging sapi yang beku saja harganya diatas Rp 100.000 , apalagi daging sapi yang segar  itu diatas Rp 120.000. Antara harga Rp 110.000 hingga Rp 120.000.” Bahkan lebih , sehingga pemerintah mengambil langkah meimport  daging Kerbau untuk memberikan masyarakat memilih daging yang murah dan sehat,” Jelasnya.

            Lebih lanjut, Setyo merincinya kemudian harga dagiang ayam tidak masalah malahan, kemudian harga telur kemarin sempat turun. Kemudian minyak goreng dan gula stabil harganya  ya moga-mogah  menjelang puasa nanti tidak adaa gejolak. “Tapi saya ingatkankepada rantai retribusi jangan macm-macem , maksudnya jangan terus memanfaatkan situasi mencari keuntungan banyak. Untung boleh tetapi secara wajar . itu ya tetap kita akan pantau nanti sebelum puasa kita akan kumpulkan pemred-pemred untuk kita kosulidasi  dengan media,” rincinya. (vk)

 
 
 
BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Indonesia mendukung penuh kehadiran Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dalam upayanya mempercepat pembangunan di negara-negara Asia. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus melangsungkan kerja sama dengan AIIB di masa mendatang.Hal itu merupakan salah satu poin yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada delegasi AIIB yang berkunjung ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 12 Maret 2018.
 
Saat memberikan keterangan selepas pertemuan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu anggota pendiri dari lembaga yang beroperasi sejak 16 Januari 2016 itu. Saat ini, Indonesia diketahui juga termasuk salah satu pemegang saham terbesar di dalam AIIB.Indonesia mendapatkan salah satu pendanaan bersama tiga negara lainnya di awal beroperasinya AIIB. Proyek pertama Indonesia yang didanai itu ialah program peningkatan permukiman kumuh nasional dengan biaya sebesar USD 216 juta.
 
          "Indonesia mendapatkan proyek pertama di dalam operasi mereka. Yaitu proyek National Slum Upgrading Program. Mereka memasukkan dana sebesar USD 216 juta, bersama dengan lembaga-lembaga multilateral yang lain," ujarnya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 12 Maret 2018.Di tahun 2017, Indonesia dan AIIB kembali bekerja sama di dalam dua proyek. Proyek pertama ialah pembangunan infrastruktur daerah yang mencakup penyediaan air bersih dan sanitasi, penanganan banjir, pengelolaan limbah, serta penataan lingkungan kumuh. Proyek ini berjalan dengan biaya USD 100 juta.Sedangkan pada kerja sama yang kedua di tahun lalu, pemerintah menjalankan proyek yang disebut dengan Dam Operational Improvement and Safety Project (DOISP) dengan dana sebesar USD 125 juta. Proyek ini dimaksudkan sebagai program jangka panjang pemerintah untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan dalam hal pengelolaan bendungan di Indonesia.
 
          "Dam Operational Improvement and Safety Project ini untuk memelihara dan merehabilitasi dam-dam yang telah dibangun sebelumnya. Bukan untuk membangun yang baru," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, yang turut memberikan keterangan.Basuki melanjutkan, saat ini pihaknya tengah mengusulkan agar sejumlah proyek irigasi di Indonesia dapat dimasukkan ke dalam agenda kerja sama antara Indonesia dengan AIIB. Menurutnya, dengan akan selesainya pembangunan bendungan yang memang menjadi program pemerintah, diperlukan tindak lanjut untuk pemanfaatan bendungan dimaksud agar lebih dapat dirasakan manfaatnya di tengah masyarakat."Ada beberapa dam yang sedang kita bangun yang mulai tahun 2018 ini sudah ada yang selesai. Tentu harus dilanjutkan dengan pembangunan untuk memanfaatkan air di waduk-waduk. Sebagian sudah kita siapkan dengan APBN, tapi ini akan selesai lebih banyak lagi sehingga kita ajukan ke Bappenas untuk bisa diajukan ke AIIB,  Participants for Indonesia Board Visit March 2018 Board Members Mr Nurym AYAZBAYEV Alternate Director (Kazakhstan) ,Mr Mehmet Alper BATUR Director (Turkey) 
Mr Philippe BAUDRY Alternate Director (France) ,Mr Alberto Cogliati Alternate Director (ita iy) ,Mr Md. Zahidul HAQUE Alternate Director (Bangladesh) Mr M.M. KUTTY Director (lndia) ,Mr Christopher LEGG Director (Australia) ,Mr Emii LEVENDOGLU Director (United Kingdom) ,Mr Angkhansada MOUANGKHAM Alternate Director (Laos) 10. Mr Oier PELEG Alternate Director (lsrael)  Mr Radek nyfel Alternate Director (Poland) 12. Mr Rionaid SILABAN Director (Indonesia) AIIB#
               Staff and Additional Delegation , Mr Luky Eko Wuryanto Vice President 14. Mr Vanning Wang Assistant Corporate Secretary , Mr Fang Ke, Manager, Investment Operations 16. Mr Evren Diiekli Principal Strategy Officer 17. Mr Nayeem Khan Corporate Secretariat ,Ms Weiwei Zheng Corporate Secretariat , Mr. Labib Abu-Rokun Additional Delegation,Participants for Indonesia Board Visit March 2018 Board Members Mr Nurym AYAZBAYEV Alternate Director (Kazakhstan) ,Mr Mehmet Alper BATUR Director (Turkey) ,Mr Philippe BAUDRY Alternate Director (France) ,Mr Alberto Cogliati Alternate Director (ita iy) ,Mr Md. Zahidul HAQUE Alternate Director (Bangladesh) Mr M.M. KUTTY Director (lndia) ,Mr Christopher LEGG Director (Australia) 
Mr Emii LEVENDOGLU Director (United Kingdom) ,Mr Angkhansada MOUANGKHAM Alternate Director (Laos) 10. Mr Oier PELEG Alternate Director (lsrael) 
 Mr Radek nyfel Alternate Director (Poland) , Mr Rionaid SILABAN Director (Indonesia) ,AIIB Staff and Additional Delegation , Mr Luky Eko Wuryanto Vice President 14. Mr Vanning Wang Assistant Corporate Secretary , Mr Fang Ke, Manager, Investment Operations 16. Mr Evren Diiekli Principal Strategy Officer 17. Mr Nayeem Khan Corporate Secretariat , Ms Weiwei Zheng Corporate Secretariat , Mr. Labib Abu-Rokun Additional Delegation (eas)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
.(eas)
 

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM)  Di tengah ketidakstabilan perekonomian global di tahun 2017, bank jatim masih mampu menunjukkan pertumbuhan dan performa kinerja keuangan yang bagus bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (Year on Yean ‘YoY). Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2017 (audited), laba bersih bankjatim tercatat Rp1,16 triliun atau tumbuh 12,76 % dibandingkan tahun sebelumnya (YoY). Hal itu disampaikan Dirut Bank Jatim R. Soeroso dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS RUPS Bank Jatim Selasa (20/2)
       Sementara  masih dikatakan Soeroso Kredit tumbuh 7,01% atau sebesar 31,75 triliun (YoY), sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencatatkan pertumbuhan 21 ,48% (YoY) atau sebesar 39,84 triliun. Yang masih menunjukkan tren kepercayaan masyarakat teradap bankjatim cukup tinggi. CASA Rasio bank jatim selalu berada diatas 65%di tahun 2017 CASA bank jatim sebesar 69 ,89%Rasio keuangan bank jatim posisi Desember 2017 juga menunjukkan peforma yang membanggakan, antara lain Return On Equity (ROE) sebesar 17,43% Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,68%, Retum On Asset (ROA) menjadi 3,12%, dan eflsiensi pada Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) dari 72,22% menjadi 68,63%.
Tren kenaikan harga saham bank jatim (BJTM) juga menjadi perhatian masyarakat, mengingat selama tahun 2017 pertumbuhan harga saham BJTM mencapai 17,60% yang ditutup pada level Rp. 710 / lembar saham di penghujung tahun 2017. Ditahun ini pula, BJTM membukukan harga saham tertinggi daIam sejarah sejak IP0 di 2012 yaitu sebesar Rp. 840/ lembar saham di bulan April 2017. (RUPS TB 2017), di Ruang Bromo, bankiatim Kantor Pusat lantai 5, Surabaya,

Dikatakan juga agenda RUPS  TB 2017 ini, diantaranya: Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan Mengenai Keadaan Dan jalannya Perseroan Selama Tahun Buku 2017 Termasuk Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Selama Tahun Buku 2017 dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2017, Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2016 Termasuk Pemberian Bonus Bagi Pegawai Serta Tantiem Untuk Direksi Dan Dewan Komisaris,Memberikan Kuasa Kepada Dewan Komisaris Untuk Menunjuk Kantor Akuntan Publik Dalam Mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2018, Memberikan Kuasa Kepada Dewan Komisaris Untuk Melakukan Penyesuaian Permodalan Perseroan Dengan Demikian Merubah Pasal 4 Anggaran Dasar Sehubungan Dengan Pelaksanaan Management and Employee Stock Option Plan (MESOP), Perubahan Susunan Pengurus Perseroan, Laporan Proses Pelaksanaan Spin off‘ Unit Usaha Syariah.

Selain itu juga  PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim)  dalam  rapat umum pemegang saham (RUPS) Salah satu agenda RUPS pergantian komisaris. Ferdian Satyagraha, Direktur Keuangan Bank Jatim bilang ada nama baru komisaris berdasarkan hasil RUPS sebanyak 2 orang. "Ada dua nama baru,"  ujar Ferdian kepada wartawan

      Dijelaskan Ferdian Dua nama baru itu  pertama adalah Candra Fajri Ananda sebagai komisaris independen. Candra adalah profesor dan guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya.Selain itu, Budi Setiawan yang menjabat sebagai Kepala Bappeda Provinsi Jatim.Sedangkan nama lama, yaitu Ahmad Sukardi yang sebelumya menjabat sebagai komisaris independen Bank Jatim naik menjadi komisaris utama.Dua komisaris yang diganti adalah komisaris independen pertama Soebagyo dan Wibosono.

Sedangkan Rencana Bisnis BankJatim Tahun 2018  sesuai dengan  Perkembangan teknologi yang semakin pesat, memaksa industri Perbankan untuk terus ben’novasi dan bersaing dengan tidak hanya mengandalkan Pendapatan Bunga, tak terkecuali dengan bankjatim‘ di tahun 2018 bankiatim berencana untuk meningkatkan fee Based Income sejalan dengan pengembangan teknologi digital e-banking yang telah dimiliki oleh bankjatim.
Bank jatim saat ini telah memiliki beberapa produk e-banking guna memberikan kemudahan bagi para nasabah dalam melakukan transaksi seperti ATM, sms bankir lntemet Banking untuk individu dan korporasi, juga Mobile Banking. Di tahun ini pula bankjatim juga mencanangkan e-KD (electronic Keuangan Daerah). Sebuah terobosan dari bankjatim untuk memfasilitasi transaksi pemerintah daerah agar lebih rapi dan akunfabel. (ng)

.        

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Komitmen Freeport membangun smelter di Gresik belum Direalisasikan . Oleh karena itu, sebaiknya Freeport memiliki itikad baik dalam merealisasikan janjinya. “Terus terang saya sangat sedih kenapa kita harus membeli Tanah Air kita sendiri,“ ujar Anggota Komisi VII DPR, Hj Eni Maulani Saragih, SE, SPD  dalam dialog yang bertajuk "Freeport untuk siapa?" yang digelar KOMNAS RIM dan FORUM 33 di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Dikatakan, kalau janjinya membangun smelter saja tidak didesak pemerintah agar bisa dilaksanakan, apalagi  Indonesia bisa menguasai 51% atau mayoritas saham PT Freeport Indonesia (PT FI).” Saya kok masih ragu ya,” ujarnya.

Dikatakan Eni yang juga sebagai anggota Panja Freeport bahwa  negosiasi antara Indonesia dan FI masih berjalan alot. Ujar Politisi dari Partai Golkar  ini, bahkan Panja Freeport telah memanggil sejumlah stakeholder seperti Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), pihak FI dan Dirjen Minerba untuk mengetahui alotnya Indonesia bisa menguasai 51% saham FI. "Proses negoisasi masih berjalan sampai Juni 2018 mendatang. Saat ini Panja Freeport juga masih menunggu progres dari negosiasi itu seperti  pembangunan smelter dan lainnya
     Diungkapkan juga oleh Eni   ia menyampaikan kepada stakeholder seperti Menteri ESDM, Dirjen Minerba dan Freeport bahwa proses untuk kepemilihan saham 51% Freeport telah berlangsung lama namun ternyata belum terwujud juga. Oleh karena itu pihaknya berharap pemerintah untuk membeberkan dan menceritakan apa yang terjadi sehingga proses kepemilikan saham 51% saham Freeport belum terwujud juga. Padahal sumber daya alam yang dikelola Freeport di Papua merupakan milik Indonesia."Kami menginginkan pemerintah berbicara apa adanya kepada kami. Ceritakan apa yang terjadi supaya rakyat juga mendengar," paparnya.Saat ditanya siapa yang bermain hingga kepemilikan saham 51% Freeport belum terwujud, Eni mengaku tidak mengetahuinya secara pasti. Apalagi Panja Freeport dalam bekerja tidak bisa dilakukan dengan menduga-duga. "Kita tidak tahu, kita tidak bisa mengada - ngada siapa yang bermain," jelasnya.
       Sementara itu Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamudin Daeng yang menjadi tersangka terkait tulisan "Ada Penjarahan Uang BUMN untuk Beli Saham Rio Tinto di Freeport" mengatakan, keberadaan Freeport adalah wujud nyata adanya eksploitasi dan penghisapan dari lubang tambang. Sehingga buah kejahatan kemanusian dan lingkungan hidup terpotret sangat jelas dari lubang tambang. Apalagi yang dilakukan Freeport juga telah melanggar UU yang berlaku di Indonesia."Dalam kasus Freeport saya ini cuman nyenggol sedikit, masalah divestasi yang kita tahu tidak selesai-selasai," ujarnya.

             Salamudin mengakui, pihaknya memang sedikit menyenggol permasalahan terkait dengan divestasi yang dilakukan pemerintah Indonesia atas Freeport. Ia mempertanyakan posisi pemerintah yang seakan menggunakan keuangan BUMN melalui BUMN Holding tambang yang ditugaskan untuk mengakuisisi saham Freeport yang tersisa."Senggolan ini berkaitan dengan rencana pemerintah untuk mengambil alih saham PT Freeport Indonesia, dengan menggunakan keuangan BUMN dan holding ini dengan valuasi aset, equity dan lain sebagainya," jelasnya.Lebih jauh, Daeng menegaskan,  dengan pemerintah mengunakan Holding BUMN Tambang itu, maka akan ada utang mencapai 3 kali lipat akibat pembelian saham itu. Padahal menurutnya, jika berpegang pada kontrak karya, seharusnya pada tahun 2011 lalu masalah akusisi saham sudah selesai."Akan ada utang 3 kali lipat lah dari saham Freeport. Kalau kita berpegang dengan kontrak karya harusnya Freeport itu sudah selesai. Harusnya sudah selesai pada 2021," paparnya.
            Pengkaji Geopolitik GFI, Hendrajit mengatakan, untuk menguasai saham Freeport maka harus ada kalkulasi untuk melakukan gerakan revolusioner. Sayangnya untuk mencapai gerakan revolusioner tersebut menjadi terkendala karena saat ini TNI telah berada dalam zona nyaman. Sehingga gerakan revolusioner menjadi tidak skematis. Oleh karena itu harus ada kesadaran geo politik atas kekayaan alam Indonesia yang dimanfaatkan untuk rakyat Indonesia sendiri.(eas)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo meluapkan kekesalannya saat membuka rapat kerja Kementerian Perdagangan di Istana Negara, Jakarta, Rabu 31 Januari 2018. Hal itu lantaran nilai ekspor RI ketinggalan jauh dari negara-negara tetangga.

"Ini fakta, dan angka itu ada. Dengan Thailand, Vietnam, Malaysia. Kalau kita terus begini bisa kalah dengan Kamboja dan Laos," tegas Presiden Jokowi.

Dia mencontohkan, Thailand saja bisa menghasilkan US$231 Miliar dari ekspor. Tertinggi di Asia Tenggara. Malaysia US$184 miliar, dan Vietnam mencapai US$160 miliar. Sementara Indonesia, hanya US$145 miliar.

Jokowi juga membandingkan jumlah penduduk negara-negara tersebut. Thailand hanya 68,86 juta jiwa, Malaysia 31,19 juta jiwa, dan Vietnam 92,7 juta jiwa.

"Baru merdeka sudah bisa ekspor US$160 miliar. Ini banyak yang keliru dari rutinitas kita lakukan bertahun-tahun tanpa perubahan. Kita merasa bekerja tapi kalau dibandingkan hasilnya, ini ngomong apa adanya," jelas Jokowi.

Ia mengatakan, Thailand saja yang penduduknya seperempat dari Indonesia, hasil ekspor 1,5 kali ekspor dari kita. Malaysia juga demikian, nilai ekspornya di atas Indonesia.

"Ada yang keliru ini. Pasti ada yang keliru," katanya.

Lanjut Presiden, salah satu yang kembali disoroti adalah pasar. Di mana, tegas Jokowi, bertahun-tahun hanya mengurusi pasar yang sudah ada. Padahal, negara lain sudah mulai melakukan pelebaran sayap untuk mencari pasar baru.

"Kita terlalu monoton ngurus pasar tradisional kita. Sudah bertahun-tahun kita ditinggal negara lain yang mulai menusuk intervensi pasar baru. Kita enggak pernah tengok pasar baru," katanya.

Seperti Pakistan, lanjut Presiden, tidak pernah Indonesia menengok pasar di sana. "Dibiarkan tidak kita urus," katanya.

Begitu juga dengan Bangladesh. Padahal, kata Jokowi, jumlah penduduknya bukan angka kecil, yakni 160 juta. "Ini pasar besar meskipun kita sudah surplus tapi masih terlalu kecil angkanya," katanya.

Begitu juga dengan pasar Afrika, menurutnya juga tidak pernah diperhatikan, padahal potensinya besar. "Padahal di Bangladesh ada expo kita enggak ikut. Kesalahan seperti ini yang rutin kita ulang dan enggak diperbaiki," katanya.

Disinggung soal marahnya, Jokowi mengatakan bahwa sikapnya itu adalah hal biasa yang dilakukan untuk para bawahannya. "Ya biasa saja. Dengan semua menteri, semua staf semua dirjen biasa saja," katanya.

Menurutnya, semua harus dievaluasi apa yang sudah dilakukan, sehingga bisa lebih baik ke depannya.

"Kalau bekerja enggak dievaluasi, dikoreksi, diawasi ya gimana, yang terjadi rutinitas saja, monoton semua. Yang belum baik saya perintah untuk diperbaiki, pasti itu," katanya. (eas)

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Disaat  harga belas melambung tinggi saat ini Presiden Jokowi mengharapkan agar petani bisa menjual hasil panenya dalam bentuk beras. Dimana selama ini petani menjual dalam bentuk Gabah.  Keuntungan terbesar dari menanam padi sawah terjadi saat pasca panen bukan pada saat panen. Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo ketika berbicara pada Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) Terintegrasi di Kawasan Transmigrasi, KTM Kabupaten Mesuji, Minggu 21 Januari 2018. Selama ini, lanjut Presiden, petani mengurus sawah dengan mengairi, memupuk dan panen, setelah itu menjualnya dalam bentuk gabah.“Padahal keuntungan besar itu pada saat jadi beras. Jadi saya sampaikan agar jualnya dalam bentuk beras. Syukur sudah dikemas. Ini di penggilingan padi modern ini bisa dilakukan,” ucap Presiden.

Di lokasi tersebut terdapat pabrik penggilingan padi. Presiden ingin melihat produktivitas dari penggilingan padi tersebut. “Saya mau lihat dulu apa kapasitas di sini cukup atau enggak. Kalau enggak bisa ditambah. Bermanfaat atau tidak bermanfaat. Kalau tidak sudah tinggalkan. Kalau bermanfaat akan dibesarkan lagi sehingga kapasitasnya memenuhi yang ada di masyarakat,” ucap Presiden.Presiden kemudian memanggil seorang petani, Jumadi, untuk mengecek langsung harga gabah dan beras. 

Jumadi yang juga menjadi Pengurus Tani Srimukti Desa Wonosari, Mesuji mengelola sawah seluas dua hektare dan setiap hektarenya bisa menghasilkan 7 ton gabah. “Setelah panen 14 ton _diapain?_” tanya Presiden. Jumadi menjelaskan dirinya menyimpan sebanyak 1 ton gabah dan sisanya sebanyak 13 ton gabah dijual. “13 ton dijual _pas_ panen atau sudah jadi beras?” tanya Presiden. “Saat panen,” jawab Jumadi.

Harga gabah sebesar Rp3.500 setiap kilogram, sedangkan beras berada di kisaran Rp10.000 - Rp11.000 setiap kilogram.“Ini yang perlu kita lakukan bersama-sama sehingga sekali lagi produk pertanian kita tidak ketinggalan zaman. Ada pengerjaan setelah panen, pengeringan, digilang, dikemas baik apalagi diberi nama baik juga dikemas dalam kelompok besar petani, diberi merek. Itu akan memberi nilai tambah dengan menaikkan harga,” kata Presiden.

Selain itu para petani harus mulai memikirkan untuk menjual hasil sawahnya tidak hanya di sekitar Mesuji. “Kalau dikemas yang baik orientasinya bisa dijual ke provinsi lain, bisa ke Lampung, bisa ke luar pulau atau kalau berasnya organik sekarang ini permintaan ekspor juga banyak sekali,” ujar Presiden.Penjualan dapat dilakukan secara online melalui e-commerce dan media sosial. “Mulai harus seperti itu. Jadi pembelinya tidak sekitar itu kalau mulai online semua orang seluruh Indonesia, dunia, bisa membeli,” kata Presiden.(eas)

Saturday, 13 January 2018 13:40

Dorong Investasi, Senegal Berikan Insentif Pajak Bagi RI

Written by

 

SINEGAL (KORANRAKYAT.COM) Diembiring, sebuah kota kecil di wilayah Casamance Senegal, saat ini sedang membuka peluang investasi besar-besaran.Tombon Gueye, Walikota Diembiring, yang melakukan kunjungan kerja ke KBRI Dakar selasa lalu mengatakan Pemerintah Senegal akan memberikan insentif pembebasan pajak selama 12 tahun bagi para investor yang berminat untuk menanamkan modalnya di Diembiring. 

Pemerintah Senegal juga memberlakukan pembebasan pajak selama 10 tahun untuk investasi di bidang pariwisata.Dikatakan oleh Tombon, Pemerintah Senegal lebih memprioritaskan distribusi dukungan finansial ke pedesaan ketimbang ke kota-kota besar untuk mendorong pengembangan investasi di pedesaan. 

“Investasi di Cap Skirring tidak akan rugi karena banyak turis dan merupakan lokasi konsumen," ujar Tombon.

Tombon yang membawa sejumlah delegasi dalam kunjungannya tersebut mempresentasikan berbagai peluang investasi yang dapat dimanfaatkan oleh pengusaha Indonesia.Sejumlah bidang kerja sama disebutkan oleh Tombon seperti budidaya kelapa sawit, padi dan mangga. Tombon mengatakan pertanian di Diembiring masih dikelola secara tradisional dan sangat bergantung pada hujan sehingga sangat memerlukan transfer pengetahuan dan teknologi dari Indonesia agar hasil pertanian tersebut dapat diproduksi secara massal dan diekspor. 

Tombon menjelaskan bahwa pertanian di Diembiring belum dikelola secara profesional padahal memiliki keuntungan tanah yang subur dan curah hujan tinggi.

Bidang lainnya yaitu peternakan dan aquakultur terbuka lebar untuk investasi bagi Indonesia. 

Guna memenuhi kebutuhan hewan kurban khususnya pada waktu perayaan Idul Adha, Pemerintah Senegal memerlukan investasi besar-besaran di bidang peternakan. Selama ini Senegal mengimpor sapi dari Mali dan Guinea-Bissau untuk memenuhi permintaan hewan kurban.Tombon juga mengharapkan adanya kerja sama sister city dengan kota di Indonesia, pemberian beasiswa bagi pemuda setempat, dan renovasi masjid di Cap Skirring. 

Menanggapi peluang investasi yang disampaikan oleh Tombon, Dubes Mansyur meminta kepada Walikota Diembiring untuk memberikan informasi yang lebih detil mengenai berapa luas wilayah yang dimiliki oleh Diembiring untuk investasi di bidang pertanian khususnya kelapa sawit.

Dubes Mansyur mengatakan investasi di Diembiring cukup menjanjikan karena wilayahnya yang subur dan terkenal akan industri pariwisatanya, yaitu Cap Skirring yang merupakan kawasan wisata pantai dan resort terbaik di Senegal. 

“Peluang besar bagi para pengusaha Indonesia sehingga perlu dimanfaatkan karena insentif pajak yang diberikan oleh Pemerintah Senegal sangat menarik. Kita akan upayakan juga kerja sama sister city antara Diembiring dengan Gorontalo yang memiliki konsep desa mandiri," imbuh Dubes.Untuk menjajaki kerja sama ini, Dubes Mansyur mengatakan KBRI Dakar akan segera mengumpulkan data yang lebih detil karena informasi investasi ini sangat penting untuk diangkat dalam Rapat Kerja Seluruh Kepala Perwakilan RI yang diadakan bulan Februari nanti di Jakarta.(eas)

 

 

 

 

 

 

Page 1 of 14

Entertaiment

Face Book Galleries

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Rohidin Mersyah sebagai Gubernur Bengkulu...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Penyelesaian kasus penembakan di Kabupaten Nduga ,Papua yang menelan korban para pekerja...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Proses pemeriksaan Habib Bahar Smith terus berproses. Kini kejaksaan Agung menerima...
    BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo ikut bersenam pagi pada Hari Ulang Tahun ke-33 Senam Tera...
.   JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus aktif meluhuri dan...
    Bengkulu, (KORANRAKYAT.COM) - Setelah sekian lama belum ada kejelasan kapan Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu...
    BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan keluarga mengapresiasi peran media yang menurutnya telah ikut...
    BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Selepas jalan pagi bersama keluarga, Presiden Joko Widodo berbincang santai dengan...
  MALANG(KORANRAKYAT.COM)- Selain menggarap sejumlah pihak swasta, penyidik KPK juga melakukan pemeriksaan tambahan...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Aksi pembantaian terhadap 19 orang pekerja karyawan PT Istaka yang sedang melaksanakan...

Ekonomi Makro

  •  

    .

     

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasinya atas kinerja Bank

     
  •  

     

     
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Dalam empat tahun ini, pemerintah telah bekerja keras untuk
     
  •  

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar

     
  •  

     

    BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di

     

Malang Raya

Rumah Kepala PU Kab Malang

 

MALANG(KORANRAKYAT.COM)- Selain menggarap sejumlah pihak

Read more

Privalensi Stunting Di Kota

 

 

MALANG (KORANRAKYAT.COM) Prevalensi balita stunting

Read more

Rendra Bupati Malang Ditahan