Redaksi
MALANG, KORANRAKYAT.COM,-15 Januari 2026. Dalam rangka mengoptimalkan transformasi digital dan sinergitas anggota Kelompok Usaha Bank (KUB), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah melakukan penandatanganan pengesahan Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) Tahun 2026-2029 pada hari Kamis (15/1). Bertempat di Hotel Grand Mercure Mirama Malang, Pengesahan RSTI tersebut ditandatangani oleh Direktur IT, Digital, dan Operasional Bank Jatim Wiweko Probojakti bersama dengan perwakilan lima bank anggota KUB. Yaitu Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank NTB Syariah Ferry Ardiansyah, Direktur Umum & SDM Bank NTT Rahmat Saleh, Direktur Operasional Bank Banten Rodi Judo Dahono, Direktur Pemasaran Bank Sultra Ronald Siahaan, dan VP Teknologi Informasi Bank Lampung M Suryo Pranoto.
Wiweko menjelaskan, penandatanganan RSTI ini merupakan kolaborasi penting antar bank daerah untuk memajukan kapabilitas teknologi mereka secara bersama-sama. “Fokus utama sinergi dalam bidang TI yang kami lakukan ini adalah penguatan keamanan informasi, efisiensi operasional, dan integrasi layanan digital. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan standar bersama, meningkatkan keandalan infrastruktur, serta memperluas kemampuan inovasi antar bank anggota KUB,” paparnya.
Menurut Wiweko, layer kolaborasi yang harus diperkuat lagi oleh Bank Jatim bersama dengan bank anggota KUB antara lain tata kelola, infrastruktur, data layanan digital, serta peningkatan kompetensi kapasitas SDM secara terarah dan berkelanjutan. Sehingga dengan begitu seluruh rencana strategis dalam bidang TI ini dapat terlaksana dan tercapai sesuai dengan target.
“Selain itu, dengan adanya penguatan infrastruktur teknologi informasi dan kualitas SDM, kami sangat optimis BPD dapat mengembangkan bisnis secara prudent. Sesuai komitmen kami, Bank Jatim siap untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan anggota KUB dalam melakukan berbagai langkah strategis di bidang TI agar kita semua bisa tumbuh kembang dan besar bersama,” terangnya.
Adapun di lini digital banking, Bank Jatim telah sukses mencetak pertumbuhan positif. Sampai November 2025, JConnect Mobile telah memiliki 973.244 user. Angka tersebut naik 20,14 persen (YoY). Sementara untuk nominal transaksinya tercatat sebesar Rp 58,36 triliun atau tumbuh 22,12 persen (YoY). Kemudian, JConnect QRIS BJTM juga sudah mencapai 201.796 user atau naik 18,39 persen (YoY) dengan nominal transaksi sebesar Rp 3,49 triliun atau meningkat 28,09 persen (YoY).
“Di era sekarang transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Bank Jatim bersama dengan seluruh bank anggota KUB harus siap menghadapi tantangan industri perbankan modern dengan memperkuat lini teknologi informasinya,” tutup Wiweko.(an)
SURABAYA, KORANRAKYAT.COM. Di tengah semakin positifnya kinerja perseroan, sejumlah Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus menambah kepemilikan sahamnya. Hal tersebut sebagai bentuk sense of belonging serta optimisme manajemen terhadap kinerja perusahaan menghadapi tahun 2026. Terdapat dua direksi Bank Jatim yang secara kompak memborong saham di penghujung tahun 2026. Yaitu Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono dan Direktur Bisnis Menengah, Korporasi & Jaringan Bank Jatim Arif Suhirman.
Tercatat, R. Arief Wicaksono telah membeli saham Bank Jatim sebanyak 461.500 lembar saham. Alhasil, saat ini Arief telah mengantongi 1,86 juta lembar saham. Kemudian Arif Suhirman juga melakukan hal serupa. Dia membeli 461.500 lembar. Dengan demikian, saat ini Arif sudah menggenggam 1,64 juta lembar saham Bank Jatim.
R. Arief Wicaksono mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah, stakeholders, pemerintah, dan para regulator atas kepercayaan yang telah diberikan kepada perseroan sehingga Bank Jatim mampu melewati tahun 2025 dengan kinerja solid. Menurutnya, perekonomian Jawa Timur maupun Indonesia akan tetap tangguh dan stabil di tengah berbagai tantangan yang ada di tingkat global serta regional.
Hingga November 2025, laba bersih Bank Jatim (bank only) mampu mencatatkan angka Rp 1,27 triliun atau tumbuh 21,81 persen (YoY). Kemudian dari sisi kredit, sepanjang sebelas bulan pertama 2025, Bank Jatim mampu mencatatkan pertumbuhan kredit yang cukup baik yaitu sebesar 6 persen (YoY).
Lini digital banking juga tak luput dari pertumbuhan positif. Sampai November 2025, JConnect Mobile telah memiliki 973.244 user. Angka tersebut naik 20,14 persen (YoY). Sementara untuk nominal transaksinya tercatat sebesar Rp 58,36 triliun atau tumbuh 22,12 persen (YoY). Kemudian, JConnect QRIS BJTM juga sudah mencapai 201.796 user atau naik 18,39 persen (YoY) dengan nominal transaksi sebesar Rp 3,49 triliun atau meningkat 28,09 persen (YoY).
“Dengan melihat kinerja positif Bank Jatim menjelang akhir 2025 itu, kami optimis prospek bisnis di tahun 2026 ini akan sangat baik dan tentu Bank Jatim akan selalu konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor," ujar R. Arief Wicaksono.(an)
BANYUWANGI, KORANRAKYAT.COM,-14 Desember 2025. Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melalui komunitas Bank Jatim Runner kembali menyelenggarakan kegiatan Jatimers Run To Care pada hari Minggu (14/12). Kali ini kegiatan sosial tersebut dilakukan di Banyuwangi dan dihadiri langsung oleh Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono.
Arief menjelaskan, kegiatan Jatimers Run to Care merupakan agenda rutin tahunan yang telah dilaksanakan secara konsisten oleh komunitas Bank Jatim Runner. Tahun 2025 menjadi tahun pelaksanaan yang ketiga. Pada pelaksanaan tahun ini, hasil penggalangan donasi difokuskan untuk mendukung kegiatan pelestarian lingkungan serta bantuan kemanusiaan bagi korban erupsi Gunung Semeru. ”Dana yang dihasilkan dari donasi ini kami gunakan untuk berbagai macam kegiatan sosial. Mulai dari penanaman bibit mangrove, penanaman bibit pohon cemara, kegiatan pelepasan tukik, penyediaan fasilitas tempat sampah di Pantai Cemara, Banyuwangi, serta penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban erupsi Gunung Semeru,” paparnya.
Menurut Arief, lewat kegiatan Jatimers Run To Care ini, Bank Jatim tidak hanya berperan dalam membangun kesadaran sosial dan lingkungan untuk masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi karyawan untuk turut serta memberikan kontribusi bagi lingkungan. Rangkaian acara ini dapat menjadi salah satu pengalaman berharga untuk mempererat hubungan antar pegawai, membuka wawasan, dan menumbuhkan empati. ”Kami ingin mengajak para peserta untuk melihat bahwa pelestarian lingkungan dan edukasi masyarakat merupakan hal penting yang harus diperjuangkan bersama. Ini merupakan sarana kampanye positif yang dapat memperkuat citra positif komitmen Bank Jatim dalam melestarikan lingkungan dan mendukung terwujudnya ESG (Environmental, Social, and Governance),” jelasnya.
Arief juga menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian para Jatimers terhadap sesama.”Tapi kalau lari saja mungkin sudah biasa, alangkah positifnya kalau sambil berlari, kita juga bisa berdonasi. Dan alhamdulillah luar biasa antusias para Jatimers hari ini untuk berolahraga lari sambil berdonasi kepada yang membutuhkan,” ucapnya.
Arief berharap semoga dengan adanya kegiatan ini, para jatimers lebih bersemangat karena sejatinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Sehingga dengan begitu diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi kinerja perusahaan. ”Seluruh peserta diharapkan tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga berkontribusi untuk mendukung kampanye sosial yang ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, Jatimers Run To Care ini dapat menjadi ajang yang memiliki makna bahwa partisipasi individu mampu menciptakan perubahan yang berarti bagi komunitas,” tutupnya.(an)
JAKARTA, KORANRAKYAT.COM,-8 Desember 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sukses meraih penghargaan prestisius dalam ajang Annual Report Award (ARA) 2024. Tahun ini BUMD terbesar di Jawa Timur tersebut kembali dinobatkan sebagai pemenang untuk kategori BUMD Go Publik Keuangan dalam acara Malam Penganugerahan ARA 2024 di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta pada Senin malam (9/12). Mengangkat tema Leading with Integrity, Transparency, and Accountability: The Path to a Sustainable Future, penghargaan tersebut diterima langsung oleh Komisaris Independen Bank Jatim Dadang Setiabudi dan Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo.
Winardi merasa sangat bersyukur dan berterima kasih atas award yang telah diberikan kepada perusahaan. Sebab, penghargaan ini menandai keberhasilan Bank Jatim dalam menjalankan praktik Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola yang baik. Menurutnya, penerapan dan penguatan GCG yang baik bukan hanya sekedar kewajiban. Namun juga harus menjadi suatu keniscayaan bagi perusahaan publik. Karena itu, manajemen berkomitmen menjaga agar asas-asas GCG seperti transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan fairness menjadi landasan pelaksanaan usaha perseroan. ”Pencapaian ini mencerminkan komitmen kami dalam menjaga transparansi serta melakukan akselerasi perbaikan proses pelaporan. Tata kelola yang baik merupakan modal utama bagi Bank Jatim untuk mempertahankan kredibilitas dan kepercayaan publik,” tegas Winardi.
Selain itu, lanjut Winardi, dengan penerapan tata kelola yang baik, kelancaran operasional perusahaan dapat terjaga dan sekaligus bisa meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan serta memenuhi standar-standar kepatuhan yang ditetapkan regulator. Dengan penerapan tata kelola yang baik, Bank Jatim dapat memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi pemangku kepentingan dan perekonomian nasional.
”Kami ucapkan terima kasih kepada KNKG yang juga mendapatkan support dari pihak terkait seperti OJK, BEI, maupun lembaga lainnya karena telah menilai dan mengapresiasi praktek GCG yang kami terapkan. Penghargaan ini tentu akan menjadi semangat pendorong bagi seluruh Jatimers dalam memperkuat komitmen penerapan GCG ke depan guna menjadikan bankjatim sebagai BPD nomor 1 di Indonesia,” terangnya.
Konsistensi BJTM dalam menerapkan GCG tersebut sejalan dengan pencapaian kinerja keuangannya yang terus bertumbuh dengan sustain. Secara konsolidasi, kinerja Bank Jatim di bulan September 2025 cukup baik. Untuk nilai asset berada di Rp 125,1 triliun atau tumbuh 17,3 persen dari tahun sebelumnya. Peningkatan asset mayoritas berasal dari kontribusi asset produktif seperti peningkatan penyaluran kredit sebesar Rp 80,2 triliun atau meningkat 29% YoY dan pengelolaan dana pihak ketiga sebesar Rp 99,3 Triliun atau naik 13,5 %YoY. Kemudian untuk laba bersih di triwulan III ini secara konsolidasi mencatatkan angka sebesar Rp 1,14 Triliun atau tumbuh 23,5% YoY.
Adapun capaian ARA ini semakin menambah daftar koleksi penghargaan laporan tahunan yang telah diperoleh Bank Jatim. Sebagai informasi, beberapa waktu lalu, Bank Jatim berhasil meraih platinum rank dalam The Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR). Kemudian di tahun yang sama, Bank Jatim juga sukses menyabet penghargaan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) Terbaik tahun 2025 secara nasional. ”Sehingga dengan diraihnya ARA ini diharapkan bisa mendukung kinerja Bank Jatim ke depannya dan dapat meningkatkan kualitas tata kelola serta kualitas informasi bankjatim pada stakeholders,” tutur Winardi.
Sementara itu, ARA merupakan inisiatif bersama KNKG, OJK, Badan Pengaturan BUMN, Kementerian Keuangan-Direktorat Jenderal Pajak, Kemenko Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, BEI, serta IAI untuk mendorong praktik tata kelola yang sehat, kredibel, dan informatif. Penilaian dilakukan secara menyeluruh mencakup akurasi, kelengkapan, konsistensi, serta keterbacaan laporan tahunan bagi pemangku kepentingan. (an)
JAKARTA, KORANRAKYAT.COM,-1 Desember 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) tak henti – hentinya mengukir prestasi. Setelah beberapa lalu Bank Jatim sukses meraih platinum rank dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025, kini Bank Jatim kembali mendapat penghargaan sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) Terbaik tahun 2025 secara nasional dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Bertempat di Ballroom Hotel Kempinski, penghargaan diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo dalam acara Rapat Koordinasi Pusat – Daerah (Rakorpusda) Percepatan dan Perluasan Digital Daerah (P2DD) pada hari Senin (1/12). Penghargaan ini diberikan karena Bank Jatim dinilai sangat mendukung kebijakan P2DD. Turut hadir juga Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara Kemenko Bidang Perekonomian Ferry Irawan.
Winardi menjelaskan, tidak dipungkiri, saat ini perkembangan teknologi sudah sangat pesat dan terus berkembang cepat. Melihat hal tersebut, Bank Jatim dituntut mau tidak mau harus dapat mengikuti kemajuan teknologi di bidang perbankan guna memenuhi kebutuhan pelayanan bagi masyarakat, desa, hingga pemerintah kabupaten. Sebagai bank daerah yang memiliki peran sentral dalam perekonomian Jawa Timur, Bank Jatim menyadari betul pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
”Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah, share holder, hingga stake holder. Karena atas kepercayaannya Bank Jatim dapat meraih penghargaan ini. Kami berkomitmen akan terus melakukan berbagai langkah nyata untuk percepatan implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah demi mendukung tata kelola dan pengintegrasian sistem pengelolaan keuangan daerah, mendukung pengembangan transaksi pembayaran digital di masyarakat, serta mewujudkan keuangan inklusif serta meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan digital nasional,” tegasnya.
Menurut Winardi, prestasi sebagai BPD terbaik merupakan tonggak penting dalam perjalanan transformasi digitalisasi Bank Jatim dan tentunya menjadi esensi atas dedikasi dan kerja keras dalam mendukung digitalisasi di daerah, khususnya Jawa Timur. Maka dari itu, lanjut Winardi, Bank Jatim akan terus konsisten untuk berinovasi menjadi mitra yang handal dalam mendukung digitalisasi daerah, salah satunya dengan menyediakan solusi perbankan digital yang inovatif dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Adapun dukungan Bank Jatim terhadap Pemprov Jawa Timur diantaranya elektronifikasi pengelolaan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Jawa Timur, melalui layanan Cash Management System (CMS), sehingga SKPD dapat memantau aktivitas transaksi penerimaan dan pengeluaran anggaran pada rekening secara mudah, real time dan lebih akurat. Tidak hanya itu saja. Bank Jatim juga kini terus mengembangkan JConnect Mobile dengan beragam fitur. Mulai dari transfer, pembayaran berbagai tagihan termasuk pajak dan retribusi, hingga scan QRIS. ”Kami akan terus bekerja keras memperluas jangkauan layanan digital dan terus berinvestasi dalam teknologi terkini untuk memberikan nilai tambah kepada masyarakat daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Ferry Irawan juga menjelaskan, dukungan kebijakan P2DD mendorong perkembangan ekosistem digital secara signifikan, dimana hingga Semester-I 2025 terdapat 501 Pemerintah Daerah atau 91,8% telah memiliki ekosistem yang memadai, baik regulasi, kanal, kesiapan dan ketersediaan sistem, serta dukungan Bank Pembangunan Daerah. Sebagaimana Arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Satgas P2DD memetakan beberapa rencana strategis kedepan. ”Elektronifikasi terutama di sektor infrastruktur IT perbankan menjadi peluang peningkatan pelayananan masyarakat,” ungkapnya.
Rakorpusda dilaksanakan dengan mengelaborasi arahan Rakornas P2DD 2025 diantaranya peningkatan local tax ratio melalui berbagai upaya optimalisasi pendapatan seperti peningkatan literasi, insentif dan kualitas layanan publik serta perbaikan basis data tanpa meningkatkan beban masyarakat, percepatan realisasi dan peningkatan ketepatan belanja APBD, penguatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), pengarusutamaan kebijakan Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETPD), serta penguatan peran Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Elaborasi juga dilakukan melalui best practice kebijakan P2DD berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Satgas P2DD termasuk dari hasil championships P2DD 2025, serta inovasi yang dapat diaplikasi Pemda dalam memperkuat ekosistem digital dan mengefektifkan kebijakan P2DD.
Dalam agenda tersebut juga diumumkan Championship TP2DD 2025 Terbaik, Program Unggulan Terbaik kategori umum dan masing-masing tematik (Ketersediaan Layanan Sinyal/Jaringan, Peningkatan Layanan Pajak Kendaraan Bermotor, Layanan Sistem Informasi Pemerintah Daerah, Layanan Sistem Pembayaran), BPD Terbaik dalam mendukung kebijakan P2DD, dan rookie of the year. Adapun selain Bank Jatim, Provinsi Jawa Timur juga meraih penghargaan TP2DD terbaik tingkat provinsi (Jawa – Bali) dan program unggulan terbaik kategori peningkatan layanan pajak kendaraan bermotor.(an)
JAKARTA,KORANRAKYAT.COM,– Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memimpin langsung proses penyerahan bantuan logistik untuk korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera melalui Bandara Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (30/11/2025). Bantuan tersebut dikirim menggunakan kargo pesawat menuju daerah-daerah terdampak banjir, longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan itu jajaran Pimpinan DPR RI, antara lain Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal. Hadir pula Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Bob Hasan serta sejumlah anggota DPR RI lainnya. Penyerahan simbolis dilakukan bersama pejabat Lanud Halim Perdanakusuma dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Pada hari ini Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menyerahkan bantuan untuk Sumatera berupa kargo pesawat yang akan disampaikan kepada saudara-saudara kita yang mengalami musibah,” ujar Dasco mewakili Pimpinan DPR RI lainnya di lokasi.
Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberangkatkan untuk tiga titik terdampak, yaitu Tapanuli Tengah (Sumatera Utara), Padang (Sumatera Barat), dan Aceh.
Menurut Dasco, pengiriman bantuan ini dilaksanakan dalam dua gelombang pada 30 November dan 1 Desember 2025. Ia menambahkan bahwa proses pengiriman akan dikawal langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal yang turut berangkat ke lokasi bencana. “Saya akan serahterimakan kepada Pak Cucun yang akan mengantarkan sampai ke lokasi. Pesawat akan berangkat sore ini ke Tapanuli Tengah terlebih dahulu,” ucapnya.
Bantuan yang dikirimkan berisi berbagai kebutuhan dasar untuk warga terdampak, seperti sarung, pembalut, pop mie, selimut, dan biskuit. Dasco berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang tengah dilanda musibah.
“Mudah-mudahan apa yang disampaikan oleh teman-teman dari Dewan Perwakilan Rakyat bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” tutur Politisi Fraksi Partai Gerindra ini. Penyerahan simbolis kargo bantuan tersebut ditutup dengan doa bersama (as)
PADANG PARIAMAN,KORANRAKYAT.COM,- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kehadirannya di Kabupaten Padang Pariaman untuk mendengar langsung kondisi masyarakat. Selain itu, Kepala Negara juga mendapatkan laporan menyeluruh dari pemerintah daerah, serta memastikan seluruh bantuan berjalan optimal.
“Alhamdulillah cuaca sudah membaik, alhamdulillah juga bantuan sudah banyak yang sampai,” ujar Presiden di hadapan para warga terdampak di posko pengungsian di Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat, pada Senin, 1 Desember 2025.
Kepada para warga, Presiden memaparkan perkembangan layanan dasar yang mulai pulih memasuki masa tanggap darurat. Kepala Negara menyebut bahwa pemulihan jaringan listrik menjadi salah satu prioritas dan disertai dengan pembenahan pasokan air bersih, dan pendataan kerusakan jembatan.
“Jembatan-jembatan sedang kita hitung semua, insyaallah kita akan perbaiki semuanya. Rumah-rumah yang rusak, yang hanyut akan kita bantu,” katanya.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa penanganan bencana juga berjalan secara paralel di berbagai wilayah lain di Sumatra yang turut terdampak, termasuk Aceh dan Sumatra Utara. “Jadi di Sumatra Utara saya juga baru dari situ, kondisi beberapa kabupaten masih sulit, masih beberapa kabupaten belum bisa tembus dari darat, tapi sudah bisa kita datangi dari udara, dari helikopter, dari pesawat. Di Aceh pun demikian, ini musibah,” lanjutnya.
Di hadapan warga, Presiden pun menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang kehilangan anggota keluarga dalam bencana tersebut. Secara tegas, Presiden menyampaikan bahwa negara tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi masa sulit sendirian.
“Saya berdoa bapak-bapak, ibu-ibu akan tabah, tegar, percaya, kita semua satu keluarga besar, kita tidak akan membiarkan saudara-saudara sendiri memikul beban penderitaan,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Kepala Negara kembali menegaskan bahwa pemerintah bekerja sepenuhnya untuk rakyat. Presiden juga akan terus memastikan bahwa seluruh sumber daya negara dikelola dengan benar demi kesejahteraan masyarakat.
“Untuk itu marilah kita saling membantu, marilah kita bersatu, sama-sama menghadapi masa susah, dan sama-sama nanti menyongsong masa lebih baik. Terima kasih, terima kasih semuanya,” tandasnya (fsa)
ACEH TENGGARA,KORANRAKYAT.COM,- Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung ke lokasi Jembatan Pante Dona di Kabupaten Aceh Tenggara, pada Senin, 1 Desember 2025. Jembatan tersebut putus total akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut dan menyebabkan ribuan warga terisolasi, serta membuat jalur logistik terhenti total.
Sesaat setelah tiba, Presiden langsung menuju titik lokasi kerusakan untuk melihat dari dekat kondisi yang terjadi. Jembatan Pante Dona, salah satu akses utama penghubung sejumlah kecamatan di Aceh Tenggara, kini menyisakan rangka baja yang tergerus derasnya arus sungai.
Arus banjir yang melanda sejak beberapa hari lalu menyeret material jembatan hingga struktur penopangnya runtuh. Empat jembatan baja di wilayah tersebut mengalami kerusakan berat, tetapi Jembatan Pante Dona menjadi yang paling parah.
Presiden Prabowo terlihat berjalan menyusuri tepian jembatan yang rusak, memperhatikan langsung sisa-sisa konstruksi yang roboh. Suasana haru terasa ketika warga setempat menyaksikan Kepala Negara berdiri di tengah reruntuhan infrastruktur yang selama ini menjadi nadi kehidupan mereka.
Di lokasi jembatan, Presiden juga tampak berdiskusi dengan jajaran pemerintah terkait mengenai langkah percepatan pembangunan akses darurat agar mobilitas masyarakat segera pulih. Kepala Negara juga menegaskan bahwa rekonstruksi jembatan permanen akan diprioritaskan agar transportasi dan ekonomi masyarakat dapat bangkit kembali.
Usai peninjauan, Presiden menyempatkan diri menyapa dan menyalami warga yang menunggu di sekitar lokasi peninjauan. Mereka menyambut kedatangan Presiden dengan penuh haru dan rasa syukur.
Seorang warga mengungkapkan rasa terima kasih mewakili masyarakat Aceh Tenggara. “Presiden Prabowo, terima kasih sudah datang di Bumi Sepakat Segenep,” ujarnya sambil menjabat tangan Presiden.
Kehadiran Presiden secara langsung di tengah masyarakat terdampak kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan terus bekerja cepat menghadapi dampak bencana yang terjadi.(fsa)
NUSA DUA, KORANRAKYAT.COM,-28 November 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali mencetak prestasi gemilang. Pada Jumat malam (28/11), pertama kalinya Bank Jatim sukses menyabet penghargaan platinum rank untuk Integrated Report 2024 dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025. Bertempat di The Westin Resort Nusa Dua Bali, penghargaan tersebut diterima oleh Corporate Secretary Bank Jatim Fenty Rischana K.
Fenty mengatakan, penghargaan platinum rank ini menjadi bukti nyata komitmen Bank Jatim untuk mengelola lembaga secara berkelanjutan, memastikan tata kelola yang kuat, meningkatkan dampak sosial, serta berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pencapaian ini juga merupakan hasil kerja keras seluruh insan Jatimers dalam penyusunan integrated report. ”Pencapaian platinum rank ini menandai peningkatan kualitas penerapan prinsip environment, social, and governance (ESG) dan pelaporan keberlanjutan Bank Jatim, yang sebelumnya secara konsisten meraih peringkat gold pada penyelenggaraan ASRRAT di tahun – tahun sebelumnya,” terangnya.
Menurut Fenty, penerapan prinsip ESG dapat membuat operasional perusahaan terus berjalan berkelanjutan dan konsisten mencetak kinerja positif. ”Keberlanjutan telah menjadi fondasi dan bagian dari perkembangan Bank Jatim dalam menjalankan seluruh aktivitas bisnis. Bank Jatim akan terus memajukan keberlanjutan melalui peningkatan transparansi pelaporan, pengukuran dampak sosial, efisiensi sumber daya, hingga transformasi layanan digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.
Secara konsolidasi, kinerja Bank Jatim di bulan September 2025 cukup baik. Untuk nilai asset berada di Rp 125,1 triliun atau tumbuh 17,3 persen dari tahun sebelumnya. Peningkatan asset mayoritas berasal dari kontribusi asset produktif seperti peningkatan penyaluran kredit sebesar Rp 80,2 triliun atau meningkat 29% YoY dan pengelolaan dana pihak ketiga sebesar Rp 99,3 Triliun atau naik 13,5 %YoY. Nah, atas pengelolaan asset tersebut, Bank Jatim mampu membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 5,10 triliun atau meningkat 29,25% YoY. Kemudian untuk laba bersih di triwulan III ini secara konsolidasi mencatatkan angka sebesar Rp 1,14 Triliun atau tumbuh 23,5% YoY. Di sisi pengelolaan asset sendiri, Bank Jatim berhasil menghasilkan pendapatan bunga sebesar Rp7,42 Triliun dengan nilai pendapatan bunga bersih sebesar Rp5,10 Triliun atau tumbuh sebesar 29,2 % YoY.
Adapun ASRRAT 2025 ini diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) berkerja sama dengan Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP). Memasuki tahun ke-21, ASRRAT kembali memperkuat perannya sebagai platform penilaian kualitas laporan keberlanjutan terkemuka di Asia. Tahun ini, ajang tersebut diikuti oleh 82 perusahaan dan/atau organisasi, yaitu 78 dari Indonesia (termasuk 3 entitas sektor publik) serta 4 entitas dari luar negeri (Bangladesh 1 entitas, Filipina 3 entitas).
Dalam kesempatan tersebut, Chairman Board of Trustee NCCR Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D., menjelaskan pentingnya harmonisasi standar pelaporan keberlanjutan secara global. Pihaknya menekankan bahwa perkembangan regulasi internasional seperti IFRS S1-S2, TCFD, GRI Standards, serta ASEAN Taxonomy menuntut pengungkapan yang semakin terukur, terbandingkan, dan digunakan secara nyata oleh pemangku kepentingan. ”Perusahaan perlu menyesuaikan diri dengan tuntutan global yang semakin terukur dan dapat diperbandingkan. Selain itu, relevansi laporan keberlanjutan bagi daya saing di tingkat regional dan internasional juga penting. Dengan data yang kuat, konsisten, dan selaras dengan standar global, laporan keberlanjutan dapat menjadi alat strategis yang menunjukkan kesiapan organisasi menghadapi transisi ekonomi dan tantangan keberlanjutan,” tegasnya.
Prof. Bambang juga menyatakan bahwa ASRRAT berperan penting sebagai mekanisme penilaian independen yang mendukung peningkatan kualitas laporan dari tahun ke tahun. ASRRAT 2025 diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi, pembelajaran, dan refleksi mengenai perkembangan laporan keberlanjutan di Asia. Melalui mekanisme penilaian rating dan penyerahan feedback penilaian atas laporan keberlanjutan seperti scorecard, ASRRAT terus mendorong peningkatan kualitas laporan keberlanjutan secara konsisten dari tahun ke tahun, selaras dengan standar penilaian dan praktik keberlanjutan di tingkat global.(an)
JAKARTA, KORANRAKYAT.COM ,-20 November 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan optimal kepada calon jemaah haji. Komitmen tersebut seiring dengan telah dilakukannya penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dengan Bank Jatim Unit Usaha Syariah (UUS) tentang penyediaan dan pemanfaatan produk dan layanan jasa perbankan syariah dalam penyelenggaraan ibadah haji. Bertempat di Ruang Rapat Kementerian Haji dan Umrah RI, kegiatan penandatanganan tersebut dihadiri oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Irfan Yusuf, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Jaenal Effendi, Direktur Bisnis Mikro, Ritel, dan Usaha Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo, dan pejabat eksekutif lainnya pada hari Kamis (20/11).
Tonny menjelaskan, ruang lingkup dari MoU yang ditandatangani itu mencakup beberapa hal. Yaitu pembukaan rekening untuk setoran biaya haji dan umrah, pengelolaan data informasi terkait pendaftaran, pembatalan, dan pelunasan Jemaah, serta penyaluran dana biaya penyelenggaraan ibadah haji. Dikatakan Tonny, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan pembaruan kerjasama. Karena sebelumnya urusan haji dan umrah berada dibawah Kementerian Agama, namun sekarang sudah berdiri sendiri di bawah Kementerian Haji dan Umrah.
Menurutnya, penunjukan UUS Bank Jatim sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS BPIH) merupakan kehormatan besar dan tanggung jawab yang akan dilaksanakan dengan penuh komitmen dan integritas oleh perseroan. Hal ini juga merupakan kesempatan bagi Bank Jatim untuk turut serta memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung pelaksanaan ibadah haji bagi masyarakat Indonesia.
”Melalui kerjasama ini kami berharap dapat memberikan nilai tambah bagi para calon jamaah haji dan mendukung suksesnya pelaksanaan ibadah haji setiap tahunnya. Bank Jatim siap mendukung penuh Kementerian Haji dan Umrah dalam mewujudkan pengelolaan dana haji yang aman, transparan, dan profesional,” jelasnya.
Sementara itu, Irfan Yusuf juga mengatakan, puluhan BPS BPIH tersebut bertugas menerima setoran awal dan setoran lunas biaya dari calon jamaah haji untuk penyelenggaraan ibadah haji dan sekaligus mengelola rekening tabungan yang dibuka calon jamaah haji untuk tujuan pembayaran setoran awal BPIH reguler atau BPIH Khusus. ”Kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh Masyarakat Indonesia yang berencana ke rumah Allah Swt. Semua berawal dari pengelolaan keuangan lewat perbankan. Nah, kegiatan usaha BPS BPIH harus berdasar prinsip syariah untuk memastikan semua transaksi dan pengelolaan dana sesuai dengan ketentuan hukum Islam,” tegasnya.
Pihaknya berharap dengan adanya kerja sama ini dapat memberikan layanan terbaik bagi jamaah haji dan memastikan pengelolaan dana yang lebih amanah sesuai prinsip syariah. Kami percaya bahwa seluruh BPS BPIH akan menjalankan tugas sebagai garda terdepan dalam menjaga, menghimpun, dan mengoptimalisasi dana haji dengan sebaik-baiknya.
Untuk mempermudah Masyarakat, khususnya generasi milenial mempersiapkan diri berangkat haji, UUS Bank Jatim memiliki produk Tabungan Haji iB Amanah yang dapat dimanfaatkan oleh kalangan anak muda. Tabungan Haji iB Amanah merupakan simpanan dalam mata uang IDR yang dikelola berdasarkan prinsip syariah dan dipergunakan sebagai sarana untuk mendapatkan kepastian porsi haji (regular) dengan sistem setoran bebas atau bulanan. Akad yang digunakan adalah Mudharabah Mutiaqah. Keunggulannya banyak. Salah satunya yaitu proses mendapatkan nomor porsi haji lebih mudah karena UUS Bank Jatim terkoneksi secara online dengan Siskohat (Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu).(an)










