Redaksi

Redaksi

Saturday, 10 November 2018 15:57

 

 

 

 

BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Setelah memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2018 di Taman Makam Pahlawan Nasional Cikutra, Kota Bandung, Sabtu, 10 November 2018, Presiden Joko Widodo kemudian menuju Gedung Sate. Di gedung pusat pemerintahan Jawa Barat ini, Presiden kemudian berganti pakaian dengan seragam serba cokelat _ala_ salah satu pahlawan nasional, Bung Tomo.

          Presiden kemudian melepas sekaligus mengikuti kegiatan Gowes Bandung Lautan Sepeda. Acara ini diadakan oleh Kodam III/Siliwangi dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2018."Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Gowes Bandung Lautan Sepeda pagi hari ini saya nyatakan diberangkatkan! 5, 4, 3, 2, 1!" kata Presiden sambil mengangkat bendera kotak-kotak hitam putih.

           Sesaat setelahnya, Presiden kemudian menaiki sepeda ontel yang telah disediakan. Ia bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mulai mengayuh sepedanya masing-masing. Selain itu tampak hadir juga Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.

         Adapun rute yang ditempuh Presiden yaitu Gedung Sate – Jalan Diponegoro – Jalan Ir. Juanda – Jalan Merdeka – Jalan Aceh – Jalan Banda – Pintu Belakang Gedung Sate.Di sepanjang perjalanan, masyarakat tampak menyambut Kepala Negara dengan melambaikan tangan maupun bendera kecil. Kepala Negara pun membalas lambaian tangan mereka sambil tersenyum dan mengayuh sepedanya.Usai tiba di garis finish, Presiden Jokowi menjelaskan alasannya mengenakan seragam _ala_ Bung Tomo. 

              Ini kan Hari Pahlawan, 10 November, jadi suasana di tahun-tahun 45, di masa-masa perjuangan, suasana itu yang kita munculkan. Suasana itu yang kenapa saya pakai pakaian ini," ujar Presiden."Merdeka! Yang penting itu.. Merdeka! Merdeka!" lanjut Presiden.

 

*Pesan Presiden untuk Generasi Muda*

 

         Selepas bersepeda bersama ribuan warga, Presiden memberikan pesan, khususnya kepada generasi muda, agar semangat para pahlawan saat memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia dulu bisa ditiru dan diteladani.

 

         "Semangat untuk membangun negara, untuk terus membangun negara. Semangat-semangat pahlawan dulu juga sama. Semangat untuk merdeka, setelah itu semangat untuk membangun negara, semangat untuk memajukan negara, semangat untuk membuat Indonesia maju," ujarnya.

 

Tak hanya itu, Kepala Negara juga berharap agar setiap generasi milenial memiliki kreativitas, semangat berinovasi, dan rasa optimisme yang tinggi.

 

         "Ya seperti yang saya sampaikan semangat untuk memajukan bangsa ini, semangat untuk membuat negara Indonesia ini maju. semangat berinovasi, semangat berkreasi, semangat berkarya, semangat bekerja, semangat optimistis. Pokoknya yang semangat, semangat, semangat," ucapnya.(eas)

 

Saturday, 10 November 2018 05:38

 

 

BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018. Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan secara nasional dipusatkan di Bandung, Jawa Barat.

      Upacara peringatan digelar di Taman Makam Pahlawan Nasional Cikutra, Kota Bandung, pada Sabtu, 10 November 2018.Tiba sekira pukul 08.10 WIB, Kepala Negara langsung memulai jalannya rangkaian upacara dengan melakukan penghormatan bagi arwah para pahlawan.

      Selanjutnya, untuk mengenang pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, dalam suasana hening, dibunyikan sirene selama kurang lebih 1 menit yang diakhiri dengan mengheningkan cipta.

       Upacara yang berlangsung dengan khidmat tersebut diakhiri dengan pembacaan doa untuk arwah para pahlawan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.Adapun jajaran Menteri Kabinet Kerja yang hadir di antaranya ialah Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

        Selepas upacara, Presiden meninggalkan tempat upacara sambil melaksanakan tabur bunga di pusara beberapa pahlawan seperti Laksamana Muda Udara Nurtanio Pringgoadisurdjo, Komodor Sulaiman, Dr. Setiabudi Danudirdja atau Douwes Dekker, Prof. Dr. Moestopo, dan HR. Moh. Yogie S. Memet.

        Sebelum meninggalkan TMPN Cikutra, Presiden juga sempat beramah tamah dan berfoto bersama keluarga para pahlawan yang hadir dalam upacara peringatan Hari Pahlawan ini.( im)

 

 

 

 

Saturday, 10 November 2018 05:26

 

 

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Musibah korban penonton drama kolosal di Surabaya Tiga orang meninggal dan 15 luka luka , korban yang meninggal sebanyak tiga orang dimana 2 orang korban berada di  RSUD Dr.Soetomo dan 1 orang korban di RSUD  Dr.Soewandi,  dan yang terluka sekitar 15 orang.“Semua biaya pengobatan di RS menjadi tanggung Pemprov Jatim,” ujar Sekdaprov Jatim pada koranrakyat Sabtu (9/11) malam hari.

Para penonton yang menjadi korbansaat berlangsungnya drama kolosal Surabaya Membara menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim. Hal pertama yang harus diselesaikan adalah masalah kemanusiaan. “Jadi yang meninggal, sakit dan terluka menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim,” hal  ,Dr.H.Soekarwo saat menjawab pertanyaan wartawan terkait jatuhnya korban Drama Kolosal Surabaya Membara, Sabtu (10/11).

            Dijelaskan, bagi penonton yang meninggal semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah, mulai dari penguburan dan akan memperoleh  santunan Rp. 10 juta.  Bagi yang terluka, semua biaya perawatan juga ditanggung oleh pemerintah.“Hal ini merupakan pendekatan kemanusiaan, dan menjadi solusi yang paling bagus, bukannya mencari siapa yang salah dan benar,” ungkapnya.

            Dengan adanya kejadian ini, Pakde Karwo meminta agar semua pihak tidak ada yang saling menyalahkan.“Kejadian ini adalah suatu kecelakaan yang harus diurus dari sisi kemanusiaan. Tidak ada yang boleh saling menyalahkan” tambahnya.

Semua korban yang terluka, lanjutnya, saat ini dirawat di beberapa rumah sakit diantaranya RSUD Dr.Soetomo, PHC dan RSUD Suwandi.        PakdeKarwo menambahkan, sebelum berlangsungnya acara, para penonton Drama Kolosal Surabaya Membara dihimbau untuk tidak menonton di viaduk jalur lintasan kereta api  yang berada di Jl. Pahlawan. 

Sementara itu,seusai mengikuti Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan(TMP) Kusuma Bangsa, Sekdaprov Jatim, Dr. Ir. Heru Tjahjono, MM langsung menjenguk para korban di beberapa rumahsakit. Kunjungan Sekdaprov Jatim dimulai di RS.Dr.Soetomo dimana melihat korban yang terluka dan korban yang sudah meninggal.Pada kesempatan tersebut, Sekdaprov Jatim juga memberikan akte kematian kepada keluarga korban.

Kemudian, Sekdaprov Jatim langsung menuju keRs. Dr.Soewandhi.Sekdaprov Jatim menegaskan bahwa biaya yang harus ditanggung oleh korban menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim.Sampai saat ini, korban yang meninggal sebanyak tiga orang dimana 2 orang korban beradadi  RSUD Dr.Soetomo dan 1 orang korban di RSUD  Dr.Soewandi,berikut tiga korban yang tewas Erikawati (9) warga Jalan Kalimas Baru  No. 61 Surabaya, ( Jatuh dari Viaduk),Helmi Suryawijaya (13)Warga Karang Tembok Gg. 5 Surabaya( terlindas kereta api, Bagus Ananda(17) warga ikan Gurami6/27 Surabaya Jatuh dar Viadu,Sedangkan  yang terluka sekitar 15 orang saat ini dalam perawatan sebagian besar patah tulang jatuh dari Viaduk .“Semua biaya pengobatan di RS menjadi tanggung Pemprov Jatim,” ujarnya(dil )

 

Saturday, 10 November 2018 01:56

 

 

TEGAL(KORANRAKYAT.COM)Konektivitas dalam hal transportasi sebagaimana yang sering disinggung oleh Presiden Joko Widodo dalam sejumlah kesempatan perlahan mulai terwujud. Empat tahun ke belakang, pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memang menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama.

Peresmian jalan tol Pejagan-Pemalang (segmen Brebes Timur-Sewaka) sepanjang 37,3 kilometer dan jalan tol Pemalang-Batang (segmen Sewaka-Simpang Susun Pemalang) sepanjang 5,4 kilometer dalam kunjungan kerja Presiden ke Kabupaten Tegal pada Jumat, 9 November 2018, semakin menegaskan hal tersebut.

"Dalam empat tahun terakhir ini satu demi satu konektivitas di negara kita Indonesia ini semakin terwujud. Konektivitas antarpulau, antarprovinsi, dan antarkabupaten/kota baik berupa pelabuhan jalan maupun bandara sudah semakin terintegrasi. Daerah demi daerah, wilayah demi wilayah, pulau demi pulau mulai terhubung," ujar Presiden di gerbang Tol Tegal.

Presiden mengatakan, pembangunan jalan tol tersebut tidak hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan titik-titik perekonomian baru juga terus bermunculan sebagai respons atas pembangunan tersebut. 

"Sehingga kita harapkan keadilan sosial dan pemerataan akan semakin nyata di seluruh pulau yang kita miliki. Distribusi barang dan jasa juga semakin lancar," imbuhnya.

Menurut laporan yang diterima Presiden, tak kurang 640 kilometer jalan tol Trans Jawa sudah dioperasikan yang membentang dari Merak hingga Surabaya dengan panjang keseluruhan mencapai 870 kilometer. Sejumlah ruas jalan tol Trans Jawa lainnya saat ini sedang menunggu untuk diselesaikan pada satu hingga dua bulan mendatang.

"Saya rasa itu kerja-kerja yang dilakukan oleh Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, dalam membangun infrastruktur khususnya jalan tol. Kita harapkan ini nantinya betul-betul bisa mempercepat distribusi barang dan jasa yang semakin lancar," ucapnya.

Mengutip data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang dengan panjang keseluruhan 57,5 kilometer diperkirakan membutuhkan biaya investasi sebesar Rp7,62 triliun. Sementara untuk pembangunan tol Pemalang-Batang dengan panjang keseluruhan 39,2 kilometer membutuhkan biaya kurang lebih Rp7,5 triliun.

Pembangunan seksi 1 dan 2 jalan tol Pejagan-Pemalang yang menghubungkan Pejagan hingga Brebes Timur mulai dibangun pada November 2014 dan telah beroperasi pada Juni 2016. Adapun untuk seksi 3 dan 4 yang diresmikan Presiden hari ini mulai dibangun pada Januari 2017 lalu.(eas)

Thursday, 08 November 2018 09:25

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar rapat terbatas untuk membahas upaya penyediaan rumah bagi para ASN, TNI, dan Polri. Pembahasan tentang hal itu merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kinerja ASN dan pelayanan publik.

"Kita akan konsentrasi pada upaya percepatan penyediaan rumah yang layak bagi 945 ribu ASN, 275 ribu prajurit TNI, dan 360 ribu anggota Polri," kata Presiden dalam arahannya di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, 7 November 2018.

Kepala Negara berharap, selain untuk memenuhi kebutuhan perumahan yang layak bagi para aparatur negara, kebijakan penyediaan perumahan ini juga menimbulkan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Tujuannya jelas agar ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri semakin konsentrasi dalam bekerja. Selain itu juga memberikan efek ganda untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang muncul dari berbagai kegiatan dalam program percepatan pembangunan perumahan ini," tuturnya.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas pada 16 April 2018, Kepala Negara sempat menyinggung jajarannya untuk turut memperhatikan kebutuhan perumahan yang layak bagi para abdi negara. Kali ini, Presiden meminta laporan detail dari jajarannya mengenai perkembangan dan proses penyiapan lahan untuk menjalankan kebijakan ini. Sejumlah aspek seperti model pembiayaan juga menjadi pembahasan pemerintah.(eas)

Thursday, 08 November 2018 07:10

 

 

BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) - Bendahara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkulu Tengah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu terkati dugaan adanya fee 10% dana Gabungan Usaha (GU) dan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk Puskesmas, Rabu (7/11).

OTT ini sendiri dipimpin langsung AKBP Adi Arisandi Kasubdit beserta Kanit Tipikor Kompol Imam Wijananta. Saat dikonfirmasi via jejaring Whatsapp, Kepala bagian Hubungan Masyarakat ( Kabid Humas) Mapolda Bengkulu, AKBP Sudarno mengatakan rilis kegiatan OTT tersebut menunggu gelar perkara.

"rilisnya tunggu gelar perkara ya," ujar Sudarno, Kamis (8/11).

Terkait adanya OTT yang dilakukan Polda Bengkulu, Wakil Bupati Bengkulu Tengah mengaku belum mengetahui secara pasti seperti apa kasusnya dan siapa yang terjaring kedalam operasi tersebut.

"Ini kebetulan saya baru pulang dari DL dan belum sampai ke Bengkulu Tengah, kalaupun itu benar terjadi OTT yang melibatkan oknum ASN di Bengkulu tengah tersebut, maka untuk kasus ini tidak ada ampun," tegasnya

Septi juga menyerahkan kasus ini berjalan sesuai dengan proses hukum yang ada, dan aparat diminta melaksanakan tugasnya dengan baik. 

"Kita jauh-jauh hari sudah mengingatkan kepada seluruh ASN bahwa setiap kegiatan jangan sampai ada penyimpangan, tapi kalau ada staf kita terlibat melakukan itu silahkan aparat penegak hukum memproses itu secara bijak," harapnya.(in)

Wednesday, 07 November 2018 17:28

 

BENGKULU(KORANRAKYAT.COM)   Kecelakaan pesawat Lion Air lines  kembali terjadi. Sebelumnya dikabarkan pesawat JT 610 jurusan Jakarta – Pangkal pinang pada senin (29/10) pagi di perairan laut karawang) minggu lalu. Kali ini kembali lagi terjadi pesawat lion air nomor penerbangan JT 633 jurusan Bengkulu – Jakarta pada Rabu malam (07/11) di bandara fatmawati Bengkulu sekitar pukul 18.20 Wib. menghantam tiang lampu bandara udara Fatmawati Bengkulu

             Salah satu saksi mata menceritakan, Bermula pada pukul 17.50 melakukan boarding, para penumpang mulai menaiki pesawat. Usai boarding, pesawat JT 633 tujuan Jakarta bertolak dari parkiran empat menuju runway untuk take off. Naasnya, saat burung besi ini mau keluar dari parkiran tiga, tampak pesawat batik air sedang parkir.

          Pada saat menuju runway, pesawat batik air parkir persis di depan vip room. Tiba pesawat burung besi tersebut melintas, sayap pesawat menyenggol tiang titik kordinat yang berdiri di depan gerbang vip dan menyebabkan sayap sebelah kiri mengalami rusak robek.

         Mengalami hal tersebut, pesawat kembali lagi menuju parkiran empat. Semua isi penumpang dipersilahkan turun menuju ruang tunggu. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, penumpang rencana dialihkan menggunakan pesawat JT 632 landing di Bengkulu. Berdasarkan  pantauan  wartawan koranrakyat bengkulu, para penumpang sudah diberangkatkan menggunakan pesawat JT 632 yang baru tiba.Dikonfirmasi pihak lion air Bengkulu, Rahmad, enggan berkomentar atas kejadian ini.

Atas insiden ini, Kementerian Perhubungan langsung menurunkan Inspektur Kelayakan Udara bersama dengan Tim Bandara UPBU Fatmawati untuk melakukan investigasi terkait insiden tersebut. Para penumpang di pesawat, langsung dialihkan untuk menggunakan pesawat Lion Air yang lain. "Langkah-langkah penanganan tersebut segera kita dilakukan agar tidak terjadi penumpukan penumpang sehingga membuat masyarakat menjadi kecewa," kata Agoes.

          Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, meminta maaf atas insiden ini. Dia mengatakan saat ini telah mengirimkan tim guna pemeriksaan terhadap pesawat tersebut.Penundaan penerbangan sempat dilakukan. Danang berujar penerbangan JT-633 rencananya diberangkatkan pada malam ini, dengan menggunakan pesawat yang didatangkan dari Jakarta. "Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul.," tutur Danang.

Lion Air JT-633 akan mengangkut tujuh kru pesawat dan 143 penumpang. Karena menabrak tiang lampu, keberangkatan Lion Air mengalami keterlambatan terbang dari jadwal semula pukul 18.20 WIB.(in/as)

Wednesday, 07 November 2018 17:08

BENGKULU(KORANRAKYAT.COM)   Sekolah Dasar Negeri (SDN) 06 Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu hingga saat ini belum memilki guru olahraga, baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun honorer. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Kepala Sekolah, Yuliarzana, kepada wartawan, saat diwawancarai pada Sabtu (02/11/2018).

         Beliau menceritakan, tidak adanya guru olahraga di sekolahnya hingga saat ini terhitung sejak 7 Tahun lalu. Dampak dari tidak adanya guru olahraga tersebut maka guru-guru yang ada terpaksa bergantian untuk mengisi jam-jam olahraga bagi siswa. Hal tersebut dilakukan agar para murid disekolah bisa tetap berolahraga dan mata pelajaran olahraga bisa tetap berjalan dengan baik.

         "Selama ini guru olahraga di sekolah ini dari sekolah lain dan honor dibeberapa sekolah. Mereka tidak bisa melaksanakan tugas secara optimal disekolah kami, sehingga guru tersebut mengundurkan diri. Hingga saat ini, khususnya mata pelajaran olahraga, para guru disini yang mengisi, itupun secara bergantian. Baik itu guru honor maupun PNS," ujarnya.

          Ungkapan senada disampaikan oleh salah satu guru bidang studi Agama, Redo. Beliau membenarkan ungkapan sang Wakil Kepala Sekolah tersebut sekaligus menceritakan pengalamannya semasa mengajar."saya pernah menjadi guru olahraga di sekolah ini, hal ini saya lakukan agar anak-anak dapat belajar dan beraktivitas melakukan kegiatan olahraga di sekolah kami," ungkapnya.

            Kedepannya, mereka sangat berharap agar sekolahnya bisa memiliki guru olahraga."Harapan kami di tahun ajaran baru yang akan datang sekolah kami sudah memilki guru olahraga. Hal ini supaya kami (dewan guru,red) lainnya bisa fokus melaksanakan tugas berdasarkan bidang study masing masing," tutupnya. (In)

 

Wednesday, 07 November 2018 15:08

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Kejaksaan Agung Republik Indonesia  kerjasama dengan PT Pegadaian Persero, tujuanya untuk membuat nota kesepahaman di Kejaksaan Agung dengan PT, Pegadaian Persero,  pelaksanaan, Rabu(7/11)2018 bertempat di gedung bundar Kejagung Jakarta ..

      HM. Prasetyo    Jaksa   Agung, RImengatakan hari ini bersyukur antara Kejaksaan Indonesia dengan PT Pegadaian Persero yang memiliki nama baru pegade sebagai bagian dari  upaya baru mentranformasi dirinya telah menyelengarakan penandatangan nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama untuk meningkatan koordinasi  dan hubungan kerjasama sinergisitas antara Kejaksaan Indonesia sebagai Lembaga Penegak hukum dengan PT Pegadaian  Persero  yang merupakan penyelegara jasa keuangan. "Saya ingin sampaikan disini bahwa PT Pegadaian bukan semata-mata penyelegara jasa keuangan  biasa memiliki berbagai macam  spesifikasi dan komunikan dibandingkan dengan penyelenggara jasa keuangan yang lain," ujarnya.

         Selanjutnya, Prasetyo menegaskan Kita tahu bahwa PT Pegadaian Pesero memiliki cabang di 43.202  cabang di seluruh indonesia oleh sebagian masyarakat terutama rakyat kecil dan menengah dianggap sebagai sahabat bahkan dewa penolong mereka ketika mereka terdesak untukmencari solusi pelayanan dibidang keuangan untuk permodalan usaha mereka. "Saat ini sebagaimana disampaikan Pak Dirut PT pegadaian tadi Pak Sunarso Pegadaian sedang menelaraskan diri  dengan genetika perkembangan di era kompetisi ini untuk mentransformasi dirinya sebagai penyelegara jasa keuangan  yang nanti akan juga harus menerima perubahan pola pikir masyarakat yang menghendaki kecepatan dan ketepatan pelayanan diera digitalisasi memerlukan jawaban dari semua penyelenggara negara termasuk tentunya Pegadaian," tegasnya.

           Untuk itu, Prasetyo menjelaskan  aparat penegak hukum jajaran Kejaksaan bertekad untuk akan memberikan dukungan pengawalan dan pendampingan serta pengamanan berbagai program strategis yang sedang akan dilaksanakan oleh PT Pegadaian Persero ini." Ini semua tentunya dilakukan dengan pemikiran bahwa menghendaki diberbagai masalah tentunya dengan dilakukan bersama-sama diselesaikan bersama-sama harapan kita hasilnya akan lebih optimal ,efisien dan lebih baik. Kerjasama ini meliputi berbagai bidang," jelasnya .

          Lebih lanjut, Prasetyo merincinya Pertama dalam hal pendampingan, pengawalan pelaksanaan operasional dan pembangunan di lingkungan PT Pegadaian Persero juga berkaitan dengan masalah kapasitas Jaksa sebagai Pengacara Negara." Dengan disana ketika Pegadaian satu saat.menghadapi persoalan hukum Perdata khususnya baik sebagai tergugat maupun pengugat Jaksa bisa mewakili PT Pegadaian baik diluar maupun di dalam persidangan," rincinya.

          Oleh karena itu, Prasetyo memanandaskan selain itu juga kerjasama perkara Pidana khususnya Pidana Umum dimana serikali perlu bantuan di Pegadaian terutama untuk penyimpanan dan juga untuk penafsiran pengelolaan barang berharga yang menjadi bukti dalam perkara Pidana. "Kami sering memerlukan bantuan pegadaian ketika kita ingin mengecek keaslian barang berharga apa itu asli atau tidak karena Pegadaian memiliki kualifikasi mengenai masalah ini. Tapi pak Dirut menyampaikan saya berkelakar bahwa jangan emas batu saja pun beliau bisa menaksir dari batu mulia sampai batu kak ditaksir. Itu artinya apa memiliki kualifikasi keahlian seperti itu," tandasnya.

            Jadi, Prasetyo menambahkan  Ini semua kita perlukan dan semua ini tukar menukar informasi beberapa hak yang diperlukan guna mendukung peranntugas dan fungsi masing-masing dan tugas fungsi bersama. "Jadi kami yakin dengan kerjasama ini diharapkan akan lebih bisa mengantarkan khusus pegadaian ini dengan misinya untuk melayani masyarakat," tambahnya.

       Sementara itu, Direktur Utama PT Pegadaian Persero, Sunarso  mengatakan PT Pegadaian Persero menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia agar koordinasi penerapan fungsi tugas perusahaan dengan prinsip Good Corporate Govermeb(GCG) dan sesuai dengan hukum yang berlaku." Kerjasama ini ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Pegadaian Persero Sunardi dan Jaksa Agung Republik Indonesia H.M.Prasetyo. Dengan penandatangan nota kesepahaman ini kami meyakini reputasi pegadaian sebagai lembaga keuangan BUMN yang terpercaya selalu menerapkan prinsip-prinsip GCG secara baik dan benar terutama terkait hukum perdata dan tata usaha negara (TUN). Karena Pegadaian selalu berkomimen untuk menyelengarakan prinsip-prinsip GCG yaitu transparency, accountability, responsility, indepenency dan fairness," ujarnya.

           Selanjutnya, Sunarso menegaskan Penandatangan nota  kesepahaman ini merupakan.salah satu upaya Pegadaian untuk membangun integritas yang merupakan salah satu corporate value Pegadaian yang merupakan badan usaha milik negara. "Hal ini sejalan dengan transformasi bisnis ini untuk meningkatkan sinergi dan sebagai pedoman kerjasama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi dari institusi korporasi dan lembaga Pemerintah, " tegasnya.( vk)

Wednesday, 07 November 2018 14:50

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Tiga kali di panggil Kejaksaan Agung mangkir, mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Chuck Suryosumpeno akhirnya memenuhi panggilan tim penyidik Kejaksaan Agung, hari ini Rabu  (7/11/2018).

         HM  Prasetyo Jaksa  Agung RI ditemui usai penandatangan  MOU di Kejaksaan Agung, Rabu(7/11)2018 mengatakan mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Chuck Suryosumpeno akhirnya memenuhi panggilan tim penyidik Kejaksaan Agung, hari ini.
"Chuck dipanggil sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelesaian barang rampasan dan barang eksekusi. Saya dengar laporannya hadir. Setelah ketiga kalinya dipanggil baru hadir. Sebelum ini dipanggil berulangkali tidak hadir. Sekarang baru hadir," ujarnya.

         Selanjutnya, Prasetyo menegaskan Chuck Suryosumpeno sempat menjabat Ketua Tim Satgasus Barang Rampasan dan Barang Sita Eksekusi Kejaksaan Agung."Tim Satgassus Kejaksaan Agung telah menyita barang rampasan berupa tiga bidang tanah di wilayah Jatinegara, Puri Kembangan dan Cisarua terkait perkara korupsi pengemplang BLBI berkaitan Bank Harapan Sentosa (BHS) dengan nama terpidana Hendra Rahardja," tegasnya.

        Penyitaan yang dilakukan Tim Satgassus Kejaksaan Agung tersebut dinilai tidak sesuai dengan Standar Operational Procedur (SOP).Pasalnya, penyitaan lahan di wilayah Jatinegara yang di atasnya berdiri sejumlah rumah mewah dilakukan tanpa melalui pembentukan tim, bahkan Tim Satgassus langsung melelang aset tersebut tanpa sepengetahuan dari Kejaksaan Agung.

         Kemudian, hasil dari penyitaan aset berupa tanah di wilayah Jatinegara, Cisarua dan Puri Kembangan itu, negara juga tidak mendapatkan pemasukan yang maksimal. Aset di wilayah Jatinegara hanya dijual Rp 25 miliar dan itu pun tidak sesuai ketentuan.Sesuai prosedur, barang rampasan berupa tanah itu seharusnya disita terlebih dulu, baru kemudian bisa dilelang. Dari uang muka Rp 6 miliar, Tim Satgassus hanya menyetorkan Rp 2 miliar ke Kejaksaan Agung dari hasil penyitaan dan lelang tersebut.Sebelumnya mantan Jaksa bernama Ngalimun bersama Albertus Sugeng Mulyanto selaku pihak swasta dan Zainal Abidin selaku notaris juga telah ditetapkan tersangka pada perkara yang sama.(vk)

Entertaiment

Face Book Galleries

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Mengatasi para pelaku yang meminum air rebusan pembalut wanita , Badan Narkotika Nasional...
    JAKARTA,(KORANRAKYAT.COM)- Proses Pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Agung terus berlanjut, kini akhirnya...
      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Serah terima Kadiv Humas Polri Irjend Pol Setyo Warsito...
      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Terkait dengan adanya rencana pelaksanaan reuni...
      Koranrakyat, Jakarta  Dalam KTT ke-21 ASEAN-Jepang, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya ASEAN...
    SINGAPURA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyambut baik perkembangan dari proses perdamaian di...
    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610...
    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali naik motor _custom_ miliknya untuk menghadiri acara...
      BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi...
  BENGKULU (KORANRAKYAT.COM)  Selepas ba'da Ashar, Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu mulai dipadati oleh jamaah yang...

Ekonomi News

  •  

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar

     
  •  

     

    BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di

     
  •  

    *Presiden Harap Ajang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Promosikan Produk Unggulan Indonesia*

     

     
  •  

    JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula

     
  •