Redaksi

Redaksi

Saturday, 08 December 2018 14:59
 
 
Bengkulu, (KORANRAKYAT.COM) - Setelah sekian lama belum ada kejelasan kapan Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu Haji Rohidin Mersyah akan dilantik menjadi Gubernur definitif, akhirnya sudah ada titik terang kapan sang Plt akan dilantik. Setelah beberapa waktu lalu Kapuspen Kemendagri Bahtiar, menuturkan pelantikan Rohidin Mersyah sebagai Gubernur Bengkulu tidak lama lagi akan dilaksanakan, pada tanggal 10 Desember nanti akan dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo di Jakarta bersamaan dengan pelantikan Gubernur Riau.
 
Namun hal ini masih simpang siur lantaran sebelumnya Plt Gubernur sendiri belum menerima undangan resmi dari Sekretaris Negara perihal pelantikan tersebut.
 
Sabtu menjelang Maghrib kemaren terjawab sudah teka-teki kapan Plt Gubernur Bengkulu Haji Rohidin Mersyah akan di lantik menjadi Gubernur Bengkulu definitif, setelah undangan resmi dari Sesneg telah sampai dan diterima oleh Plt Gubernur.
 
Plt Gubernur Bengkulu Haji Rohidin Mersyah akan dilantik menjadi Gubernur Bengkulu definitif Senin depan tanggal 10 Desember di Istana Negara, dilantik langsung oleh Presiden RI Joko Widodo meneruskan sisa masa jabatan tahun 2016-2021 menggantikan Gubernur yang lama Ridwan Mukti berbarengan dengan pelantikan Gubernur Riau meneruskan sisa masa jabatan 2014-2019.
 
Diketahui Gubernur Bengkulu non aktif Ridwan Mukti digantikan setelah terjerat kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kini telah berkekuatan hukum tetap atau ingkrah.
 
Dilain sisi, saat dikonfirmasikan hal ini kepada Plt Gubernur Bengkulu Haji Rohidin Mersyah, membenarkan jika undangan resmi pelantikan telah di terima Sabtu Sore kemaren.
 
"Betul undangan pelantikan dari Sekretaris Negara sudah saya terima sebelum Maghrib kemaren, persiapan sudah dilakukan dan siap berangkat menghadiri undangan pelantikan lagi," terang Rohidin saat dihubungi via telphon.
 
Sementara itu selain keluarga terdekat istri dan anak-anak turut akan di undang menghadiri pelantikan, Unsur FKPD Provinsi Bengkulu, Anggota DPR dan DPD RI Dapil Bengkulu, Pimpinan DPRD, Ketua KPU juga Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu. (In)
Saturday, 08 December 2018 14:31

 

 

BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan keluarga mengapresiasi peran media yang menurutnya telah ikut membesarkan namanya. Media juga dipandang sebagai sahabat yang mengiringi perjalanan karirnya sejak menjabat sebagai Wali Kota Solo.
       Hal tersebut dikemukakan Presiden saat berbincang santai bersama puluhan insan media di restoran Grand Garden, di kawasan Kebun Raya Bogor, pada Sabtu, 8 Desember 2018. "Saya ini 2004 siapa sih yang kenal? Sebelum jadi wali kota. Atau pas pilkada pertama wali kota siapa sih yang kenal saya? Enggak ada," ujar Presiden.
        Presiden menuturkan, ia mulai dikenal publik setelah media lokal dan nasional mulai mengangkat berita-berita tentangnya, utamanya terkait pekerjaannya saat menjabat sebagai Wali Kota Solo. "Dari situlah dimulai sebetulnya," lanjutnya.
       Hal senada disampaikan oleh putra pertamanya, Gibran Rakabuming yang juga memandang media sebagai teman-teman yang telah membesarkan namanya dan nama bapaknya.
       "Untuk saya, media itu termasuk teman-teman yang membesarkan saya. Jadi ketika ada berita positif saya terbantu, ketika ada berita negatif pun saya terbantu karena berita negatif itu juga menguntungkan untuk saya. Jadi terima kasih untuk teman-teman media yang hadir di sini," ujar Gibran.
     Sebagai contoh, Gibran menyebutkan usaha yang digelutinya sekarang dalam bidang kuliner, bisa menjadi besar juga berkat peran media. Padahal menurutnya, martabak hanyalah makanan kaki lima yang bisa banyak dijumpai semua orang.
"Misalnya markobar, itu kan cuma makanan kaki lima. Itu kalau enggak dibesarkan teman-teman media, enggak akan jadi apa-apa," lanjutnya.
Lebih jauh, ia memberikan contoh Gojek yang juga bisa menjadi besar karena peran serta media. Seperti diketahui, _unicorn_ ini kini telah mengembangkan bisnisnya hingga ke luar negeri, tepatnya ke Vietnam.
"Jadi saya tekankan kepada anak-anak muda pekerjaan sekecil apa pun itu kalau ditekuni pasti akan menjadi besar," tandasnya.
       Selain Gibran, dalam bincang-bincang santai dengan media ini tampak hadir juga Ibu Negara Iriana Joko Widodo, putri Presiden Kahiyang Ayu, dan kedua menantu Presiden Selvi Ananda dan Bobby Nasution. Tak ketinggalan kedua cucu Presiden Jan Ethes dan Sedah Mirah.(eas)

Saturday, 08 December 2018 14:03

 

 

BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Selepas jalan pagi bersama keluarga, Presiden Joko Widodo berbincang santai dengan puluhan awak media. Acara ini dilakukan di restoran Grand Garden, Kebun Raya Bogor, pada Sabtu, 8 Desember 2018. Dalam perbincangan tersebut, Presiden beserta keluarga mengungkapkan berbagai hal tentang keluarga. Momen ini dimanfaatkan para awak media untuk mencari tahu sisi lain Pak Jokowi selain tugasnya sebagai Kepala Negara."Ya berkumpul seperti ini sangat sulit. Saya harus ngomong apa adanya karena masing-masing sudah punya kesibukan sendiri, kegiatan sendiri," ujar Presiden di hadapan para jurnalis.
       Meski demikian, Presiden mengungkapkan rasa syukurnya karena ia memiliki anak-anak yang membanggakan. Terutama mengingat anak-anaknya kini sudah bisa mandiri dan memiliki usaha sendiri.
    Ia menyebutkan, Gibran Rakabuming, putra sulungnya memiliki usaha berjualan martabak. Menantunya, Bobby Nasution berjualan kopi. Sementara putra bungsunya Kaesang Pangarep memiliki usaha berjualan pisang."Alhamdulillah saya selalu bersyukur bahwa diberikan anak-anak yang menurut saya sangat membanggakan. Bersyukur mereka sudah bisa mandiri. Ada yang jualan kopi, ada yang jualan martabak, ada yang jualan pisang goreng. Yang penting mandiri, tanggung jawab sendiri, dan sudah bekerja sendiri. Artinya saya sudah enggak mikir mereka harus dicarikan pekerjaan apa. Jadi itu yang saya syukuri," ungkapnya.
         Tak hanya itu, Presiden pun merasa bersyukur karena kini sudah memiliki dua orang cucu. Cucu laki-lakinya, Jan Ethes merupakan anak dari Gibran dan Selvi Ananda, dan cucu perempuannya Sedah Mirah, anak dari putrinya Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution."Juga nikmat ada cucu laki-laki sudah, perempuan sudah. Jan Ethes sudah, Sedah Mirah sudah. Lengkap," sambungnya.Meski selalu disibukkan dengan pekerjaan, namun Presiden mengungkapkan dirinya selalu menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan anak cucunya.
    Misalnya, jika tidak ada agenda kerja di luar kota, ia selalu melakukan _video call_ dengan sang cucu. Baginya, keluarga selalu ada untuk memotivasi, mendorong, dan memberikan semangat.
"Kalau kita pas pikiran lagi banyak masalah, ketemu keluarga itu memberikan semangat dan energi baru," ungkapnya.

Menanamkan Prinsip Mandiri dalam Mendidik Anak

                    Dalam mendidik anak-anaknya, Presiden mengungkapkan jika dirinya selalu menanamkan prinsip agar mereka mandiri. Baik itu dalam membangun nama mereka maupun membangun usaha mereka."Karena kalau dilakukan sendiri dan dimulai dari nol, pas ada gelombang besar meskipun pontang panting akan jadi lebih kokoh dibanding kalau sering kita 'suntik' akan justru melemahkan mereka sendiri. Jadi prinsip kemandirian, biar mereka kadang-kadang sulit, ya jalani saja. Karena dibalik kesulitan itu akan membangun sebuah kekokohan," ucapnya.
          Hal ini pun diamini oleh Ibu Iriana. Sebagai seorang ibu, ia pun mendidik anak-anaknya untuk selalu berusaha mengatasi masalah dengan mandiri.
"Kalau saya prinsipnya kayak Pak Jokowi, tetap kalau ada kesulitan harus bisa mengatasi sendiri. Paling cerita sedikit, ya putuskan sendiri masalah itu. Kita _support_ doa," ujar Ibu Iriana.
Selain kemandirian, akhlak dan agama juga merupakan hal prinsip yang selalu Presiden tanamkan kepada anak-anaknya. "Yang berkaitan dengan agama, selalu saya tekankan kepada anak-anak untuk diberikan sedini mungkin, seperti kemarin saya ajak Jan Ethes untuk ikut Jumatan dengan saya di masjid," ungkapnya.(eas)

Friday, 07 December 2018 11:07

 

MALANG(KORANRAKYAT.COM)- Selain menggarap sejumlah pihak swasta, penyidik KPK juga melakukan pemeriksaan tambahan kepada Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Romdhoni, Selasa (16/10). Pemeriksaan kali ini, merupakan pemeriksaan hari keempat terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Bupati Malang Rendra Kresna.

           Bahkan selain Romdhoni, sejumlah jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Malang juga diperiksa penyidik. Diantaranya yakni Kepala Bidang Fasilitas Jalan Dinas PU Bina Marga, Heri Suyadi, Kepala Bidang Bina Teknik Dinas PU Bina Marga Sabar, Kepala Bidang Pembangunan Dinas PU Bina Marga Irianto dan Kepala Bidang Pemeliharaan Dinas PU Bina Marga Wignyo.

          Tidak banyak hal yang diutarakan Romdhoni saat ditanya awak media di sela-sela pemeriksaan tersebut. Dia hanya menjelaskan, datang bersama dengan empat Kabid. "Ya banyak pertanyaannya. Nanti lebih jelasnya ke yang berwenang ya," kata Romdhoni.

Lebih jauh, khusus untuk hari ini, pemeriksaan saksi dilakukan di dua ruangan Mapolres Malang. Dua tempat itu masing-masing di Bhayangkari dan Satreskrim.
Beberapa waktu lalu, penyidik KPK melakukan penggeledahan di kantor Dinas PU Bina Marga. Lamanya tidak tanggung-tanggung, kegiatan ini dilakukan selama 11 jam. Di kantor Dinas PU dan Bina Marga, penyidik KPK menemukan uang tunai sebesar Rp 305 juta. Juga barang bukti elektronik. Selain di kantor Dinas PU Bina Marga, penyidik juga menggeledah rumah  pribadi Romdhoni.

 

Friday, 07 December 2018 10:56

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Aksi pembantaian terhadap 19 orang pekerja karyawan PT Istaka yang sedang melaksanakan tugas pembangunan jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Kabupaten Nduga dan 1 anggota TNI tewas ditembak, Jadi total 20 orang. Diharapkan masyarakat jangan cemas.

             Kepala Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Muhammad Iqbal ditemui di Mabes Polri,Jakarta Selatan Rabu (5/12) 2018 mengatakan saya meminta masyarakat Papua tidak cemas pasca kejadian pembantaian 19 orang pekerja pembangunan jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Kabupaten Nduga dan 1 anggota TNI. Situasi di provinsi Papua saat relatif aman dan kondusif.“Hanya di titik distrik Yigi kabupaten Nduga (rawan), masyarakat kami minta tenang tidak perlu cemas.Percayakan kepada TNI dan Polri untuk melakukan langkah-langkah hukum,” ujarnya.

             Selanjutnya, Iqbal menegaskan saya sendiri menyayangkan peristiwa tersebut yang menimpa para pekerja proyek yang bertujuan untuk membangun Papua.
“Saudara-saudara (korban) kita adalah pekerja proyek infrastruktur yang ingin membangun Papua. Menyambungkan konektifitas dari wilayah A ke wilayah B, kabupaten Nduga ke kabupaten lain untuk kepentingan publik,” tegasnya. Diinformasikan, 1 mobil Strada yang membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya sampai saat ini belum kembali ke Wamena.

         Setelah mendapatkan informasi tersebut, Senin (3/12/2018), personel gabungan Polri dan TNI yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya, AKP. R.L. Tahapary bergerak dari Wamena menuju Distrik Yigi Kabupaten Nduga.Akan tetapi, saat tiba di kilometer 46, tim bertemu dengan satu unit mobil dari Distrik Mbua dan menyampaikan kepada tim gabungan TNI dan Polri adanya pemblokiran jalan oleh KKB Jumlah korban pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya (kadang disebut Ekianus Kogeya) di Ndau Papua masih simpang siur.

Semula KKB pimpinan Egianus Kogoya  yang disebut sebagai Panglima Komando Daerah Pertahanan (KODAP) III Ndugama, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), merilis 24 identitas korban yang mereka bunuh di akun facebooknya. 

Distrik Yall Kab. Nduga:
1. Jhony Arung
2. Anugrah
3. Alrpianus
4. Muh. Agus
5. Aguatinus T
6. Martinus Sampe
7. Dirlo
8. Matius
9. Emanuel
10. Calling
11. Dani
12. Tariki (vk/isa)

.

Friday, 07 December 2018 10:48

 

 

BANTEN,KORANRAKYAT.COM- Kenaikan Polda Banten dari Tipe B ke Tipe A  harus dibarengi dengan
pelayanan dan peningkatan kinerja  kepolisian di wilayah Polda Banten.Jadi bukan untuk menyenangkan pejabat Polri atau anggota.

.          Kapolri, Jenderal Pol Tito  Karnavian  ditemui di Polda Banten Kamis(6/12) 2018 mengatakan d peningkatan tipe B ke A ini
Saya tidak ingin kenaikan ini hanya menyenangkan para pejabat para anggota dan hal ini menyenangkan terutama bagi masyarakat.
 "Artinya kosekuensinya adanya peningkatan pelayanan bagi masyarakat," ujarnya.

Selanjutnya, Tito menegaskan  Bahwa hari ini kita akan melaksanakan dan baru saja diserahkan pataka Polda Banten yang menandai kenaikan tipe dari Polda tipe B ke tipe A. Memang perjalanan jajaran Kepolisian di Polda Banten cukup unik dan  panjang ."Dulu Polda Banten hanya merupakan suatu karasidenan sehingga dulu namanya  Polwil Banten di bawah Polda Jabar yang pusatnya ada di Bandung. Kemudian setelah Banten berkembang menjadi satu Provinsi naik Poldanya tipe C yang dipimpin oleh Komisaris Besar Polisi," tegasnya.

      Untuk itu, Tito menjelaskan Kemudian saya pada waktu itu menjadi Polres di Serang Kapoldanya berpangkat Kombes, kebetulan juga  karena kenaikan pangkat luar biasa  dan juga pernah  Kapoldanya Kombes,Wakapoldanya Kombes, Kapolresnya Kombes . Itu terjadi pada tahun 2005. " Kemudian di dalam perjalanan Polda ini berkembang menjadi tipe B dan saya melihat disini ada beberapa senior Pak Zulkarnain dulunya mantan pejabat Polda bintang satu tipe B. Dalam perjalanan menambang unik karena sebagian wilayahnya ada di Polda Metro Jaya. Polres Banten Kabupaten Banten,Polres Kota Tanggerang dan Tanggerang selatan," jelasnya.

        Seiring, Tito merincinya waktu saya jadi Kapolri  saya didesak oleh tokoh masyarakat termasuk Bapak Kapoldanya yang hadir disini Irjend Sigit minta tolong diserahkan semuanya tetapi karena diskusi diserahkan sebagian  yaitu Polres Tanggeran Kabupaten  Tanggerang sehingga sudah menjadi bagian Polda Banten. Jadi pertanyaan apakah diserahkan Pak saya sampaikan Kapoldanya bintang dua. "Selama kenaikan Polda Banten naik tipe A kita kaji dari tim Menpan RB menghubungi Mabes Polri kita lakukan pengkajian Polda Banten sangat luar biasa. Kita melihat dulu belum ada jalan tol sehingga kalau ada apa-apa di wilayah katakan itu indikasinya lebih cepat dari Polda Metro Jaya dibandingkan publikasi pasukan ," rincinya .

         Jadi,Tito membeberkan Tadi pak Gubernur sudah sampaikan itu ada jalan tol cuma hitungan satu  jam sudah ke Kota Tanggerang nanti  sampaikan Polda tipe A saya pertimbangan . Memang pembangunan di Provinsi Banten luar biasa saya perkirakan 8 juta tetapi pak Gubernur itu katakan ijin katakan sudah 12 Juta dibandingkan di negara pasifik sana 300 Ribu penduduk dan ada 400 Ribu penduduk." Kalau satu negara 8 juta penduduk banyak sekali. Jadi jumlah produk yang besar wilayah yang berkembang secara ketat dan industri  terbukti yang ada di wilayah Banten sangat luar biasa sektor Priwisata juga sangat maju. Kemudian kita lihat pelabuhan  luar biasa yang ada di Merak sedang lain ini semua meningkatkan tantangan gangguan Kamtibmas yang ada di Provinsi  Banten," bebernya.

Lebih jauh, Tito mengungkapkan dengan pertimbangan itu lah kemudian  Menpan RB dan dari Mabes Polri memutuskan untuk menaikan Polda Banten dari Tipe B menjadi tipe A dengan dipimpin oleh seorang Bintang dua yang otomatis di bawahnya pak Tomiks insya Allah bintang satu." Yang lain-lain otomatis akan menyesuaikan eselonya nanti akan kita kerjakan. Direktur dan lain-lain nanti akan kita kerjakan. Kita juga melihat pengembangan ke wilayah administrasi negara juga terjadi di Provinsi Banten Banyak Kabupaten baru dan banyak kota Banten dan lain-lain. Itu juga mengebankan kita. Oleh karena itu akan dikaji lagi mengenai masalahTanggerang Kota yang diakan kenaikan ke Polda tipe A ini harus dilanjuti secara bersama-sama Mabes Polri dan Polda melakukan penguatan personil ,organisasi  termasuk sarana prasarana sehingga bisa layak.menjadi Polda tipe A. Jangan sampai Poldanya tipe A tapi kababilllitas dan kapasitasnya sama dengan tipe B. Itu ada kisi-kisi yang harus dipenuhi nantinya," ungkapnya.

          Dikatakan Tito  untuk menindak lanjuti bersama saya minta dari jajaran bekerjasama dengan jajaran Mabes Polri terutama dari pada Asisten yang ditugaskan untuk melakukan penguatan mengenai  organisasi sarana prasarana, personil, keuangan dan lain-lain hingga betul-betul bisa menjadi tipe A . "Tidak sekedar kenaikan pangkat bagi Kapolda menjadi bintang dua Wakapolda menjadi bintang 1,kenaikan  eselon pejabat utama dan lain-lain,"tandasnya.

               Sesuai perkembangan, Tito mengakui Kita juga dalam kajian itu sangat terbuka kepada masyarakat, tokoh-tokoh  masyarakat termasuk Bapak Gubernur dan anggotanya dalam rangka untuk mewujudkan Polda ini betul-betul.Polda yang layak untuk menjadi tipe A ." Oleh karena itu hari ini menjadi hari monomental yang sangat strategis karena hari ini 6 Desember 2018 hari bersejarah bagi Polda Banten naik menjadi tipe A membawa kosekuensi. Artinya kosekuensinya adanya peningkatan pelayanan bagi masyarakat. Kenaikan Polda ini harus ditandai nanti kita evaluasi dengan situasi yang lebih aman yang lebih damai di Provinsi Banten. Kemudian publik harus menjadi lebih baik untuk itu jajaran Polda Banten berfikir dan berkerja keras, harus memiliki visi apa yang harus dilakukan setelah kenaikan tipe A ini," akunya.

          Tito pola layanananya masih tetap saja, ya  tidak ada bedanya. Harus disesuaikan kinerja yang lebih baik itu intinya.Sehingga masyarakat melihat ada perubahan situasi yang lebih baik pada masyarakat jangan mempersulit." Disamping itu selain dilakukan kajian langkah-langkah internal jajaran Polda Banten bekerja untuk membangun bekerja lebih baik dengan segenap stecholder , mitra-mitra dalam rangka melaksanakan tugas-tugas tadi baik kepada Pak Gubernur Ketua DPRD dan jajaran TNI hubungan harus lebih baik lagi dan tentunya dengan seluruh tokoh masyarakat," tambahnya.( vk)

Friday, 07 December 2018 10:36

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Mabes Polri siap memproses terkait kasus  blangko  Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang diduga dijual secara Online,   bila diketemukan  ada unsur pidananya.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo dihubungi, Kamis (6/12) 2018 mengatakan bila ditemukan penjualan EKTP,Kepolisian RI akan menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran hukum dalam penjualan blanko kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP).“Kalau ada pelanggaran hukumnya pasti akan akan kita tindak,” ujarnya.

 Dedi menegaskan diketahui, blanko E-KTP dicuri anak mantan kepala dinas tersebut dan dijual melalui platform jual beli online Tokopedia."Saat ini, kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyelidikan," tegasnya.(vk)

Dikatakan Dedi  sesuai dengan Pasal 96 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, perbuatan tersebut merupakan tindakan pidana. "Ancaman hukumannya berupa pidana penjara paling lama 10 Tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.Peristiwa hukumnya dilihat dulu, kalau ada peristiwa hukumnya pasti ditangani,”tegasnya.

         Ditempat terpisah,Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan Kementerian Dalam Negeri(Kemendagri) menyerahkan sepenuhnya kasus penjualan blanko E-KTP ke kepolisian."Termasuk dugaan keterlibatan mantan kepala dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Tulangbawang, Lampung," ujarnya.

          Selanjutnya Arief menegaskan Diketahui, blanko E-KTP dicuri anak mantan kepala dinas tersebut dan dijual melalui platform jual beli online Tokopedia."Ya aparat penegak hukum yang melakukan investigasi," tegasnya. ( vk)

Wednesday, 05 December 2018 10:33

 

 

MALANG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara tegas menyatakan, Pemerintah tidak memberi ruang bagi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Tanah Air.Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan keterangan pers kepada awak media terkait penyerangan dengan penembakan oleh KKB di Papua yang telah mengakibatkan gugurnya pekerja yang tengah bertugas membangun jalan Trans Papua. 

        “Saya tegaskan bahwa tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal bersenjata seperti ini di tanah Papua maupun di seluruh pelosok Tanah Air,” ujarnya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 5 Desember 2018.Kepala Negara juga telah memerintahkan jajarannya untuk mengejar dan menangkap seluruh pelaku penyerangan.

      “Saya juga telah memerintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk mengejar dan menangkap seluruh pelaku tindakan biadab tersebut,” ujar Presiden.Pada kesempatan tersebut, Presiden atas nama rakyat dan negara menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya para pekerja yang bertugas membangun Trans Papua.

        “Saya atas nama rakyat, bangsa, dan negara menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada seluruh  keluarga yang ditinggalkan dan mari bersama mendoakan agar arwah para pahlawan pembangunan Trans Papua ini diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” lanjutnya.

           Selain itu, Presiden memastikan bahwa pembangunan jalan Trans Papua sepanjang kurang lebih 4.600 kilometer yang saat ini tengah berjalan akan tetap dilanjutkan. Pemerintah akan terus berupaya membangun Tanah Papua  dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

        “Kita juga tidak akan pernah takut. Dan ini malah membuat tekad kita kian membara untuk melanjutkan tugas besar kita membangun tanah Papua,” kata Kepala Negara.

       Presiden juga menjelaskan bahwa pemerintah menghadapi tantangan tersendiri dalam membangun Papua. Medan yang sangat sulit sering membuat para pekerja kesulitan untuk mengangkut logistik dari satu titik ke titik lain.

        Tak hanya itu, para pekerja juga tak jarang mengalami kendala karena faktor keamanan. Meski demikian, Presiden menegaskan kembali bahwa proyek pembangunan Papua akan terus berjalan.

       “Ini yang menyebabkan kadang-kadang misalnya sebuah proyek harus berhenti dulu (untuk dilanjutkan kemudian). Ya karena alamnya yang sangat sulit dan kadang-kadang keamanannya yang masih perlu perhatian sehingga yang bekerja di sana itu betul-betul bertaruh nyawa,” ucapnya.

      Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang didapat oleh Kapolri, peristiwa penyerangan di Kabupaten Nduga, Papua, mengakibatkan 20 korban jiwa dengan 1 di antaranya merupakan anggota TNI dan 19 lainnya merupakan pekerja Trans Papua.

           Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.(eas)

 

 

Wednesday, 05 December 2018 09:38

 

 

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-  Aksi penembakan dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata terhadap para pekerja  karyawan PT Istaka yang sedang melaksanakan tugas membangun fasilitas di Kabupaten Nduga Provinsi Papua dan para pekerja tewas. Namun jumlahnya belum jelas.

          Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjend Pol Muhammad Iqbal  di temui di Mabes Polri, Selasa( 4/12)2018 mengatakan  Ya, itu saudara-saudara kita juga yang sudah berpulang akibat Kelompok Kriminal Bersenjata(KKB) kami sangat kehilangan." Peristiwa ini memang terjadi kemarin namun Mabes Polri belum memastikan jumlahnya," ujarnya.

            Selanjutnya, Iqbal menegaskan Ya beredar memang  ada 31 orang , 24 orang pertama  dan kemudian 31 orang itu beredar narasi  di media Sosial maupun media menstrim." Tetapi sekali lagi Bapak Kapolda Papua, Pangdam serta perkuatannya sedang menuju ke lokasi untuk melakukan tindakan-tindakan Kepolisian," tegas.

Untuk itu, Iqbal menjelaskan pertama adalah kami melakukan upaya-upaya penyelamatan korban kita belum tahu pasti disana jauh masih ada yang itu tetapi yang jelas standar  operasional prosedur kami melakukan upaya-upaya evakuasi korban maksimal dan kami melakukan penegakan hukum." Kami akan mengejar kemana pun kelompok kriminal Bersenjata berada," jelasnya.

          Seiring dengan itu, Iqbal merincinya  Tim sudah melakukan maping melakukan penyelidikan tentunya dengan strategis dan teknis yang kami lakukan disitu sudah teridentifikasi beberapa kelompok tinggal mewujudkan benar  atau tidak. "Tetapi yang jelas Polri dalam hal ini mengejar dan melakukan tindakan tegas terhadap kelompok-kelompok ini," rincinya .

         Jadi, Iqbal menandaskan  sangat disayangkan saudara-saudara kita yang menjadi korban adalah pekerja proyek infrastruktur yang ingin membangun Papua menyambungkan konektivitas dari wilayah A ke wilayah B Kabupaten Dungga ke Kabupaten lain untuk kepentingan Publik ini diduga dibrondong oleh KKB tersebut  mengakibatkan beberapa meninggal dunia." Dan kebanyakan korban adalah diduga masyarakat Papua saudara-saudara yang ingin membangun Papua di brondong dengan motif yang sangat tidak jelas sampai saat ini," tandasnya.

Lebih jauh, Iqbal membeberkan Narasi di medsos tidak dapat dipercaya dan belum tentu kita percaya. "Laporan dari Jaya Wijaya saat ini dengan transportasi darat menuju Kabupaten Dungga lama perjalanan 7 jam setelah itu ke lokasinya dari Kabupate Dungga ke lokasi insiden itu terjadi 2 jam jalan kaki itu tidak mudah," bebernya.

          Oleh karena itu, Iqbal mengungkapkan Bapak Kapolri sudah memerintahkan Bapak Wakapolri Syukur alhamdulilah sudah hadir melakukan tindakan strategis  mengumpulkan beberapa pejabat untuk memapinggasi dan melakukan tindakan hukum terhadap kelompok-kelompok itu." Namun alhamdulilah seluruh Papua dan seluruh indonesia relatif sangat aman hanya di Distrik IGI dan Kabupaten Ndungga kejadian ini dan masyarakat minta tenang dan tetap tenang percayakan kepada TNI dan Polri untuk melakukan langkah-langkah hukum ," ungkapnya.

Itu sebabnya,Iqbal menambahkan kami akan mengejar kelompok-kelompok ini dan melakukan proses hukum sesuai dengan prosedur yang ada." Nanti setelah dilokasi kami akan abdate berapa sebenarnya berapa jumlah korban yang ada di lokasi dan kelompok mana yang melakukan itu," tambahnya. ( vk)

Wednesday, 05 December 2018 09:18


 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Pada 11 Desember 2018 boleh dikatakan sebagai tonggak sejarah baru bagi dunia gaming mobile. Pada tanggal tersebut, ASUS akan meluncurkan dua smartphone yang ditujukan khusus untuk para pecinta game. Keduanya juga disebut sebagai smartphone gaming terbaik di kelasnya dan akan membawa nama sebagai perangkat #NextGenerationGaming.

         Dalam acara bertajuk “No.1 Mobile Gaming Have Arrived” tersebut ASUS secara resmi akan memperkenalkan ZenFone Max Pro M2, yaitu smartphone gaming kelas mainstream yang juga merupakan penerus dari ZenFone Max Pro M1 yang fenomenal.

      Sama seperti pendahulunya, smartphone gaming ini ditujukan untuk gamer mobile yang semakin membutuhkan perangkat powerful. Tentu saja, ZenFone Max Pro M2 akan tampil dengan peningkatan dari berbagai aspek.  “ZenFone Max Pro M2 merupakan salah satu smartphone gaming yang akan kami luncurkan tanggal 11 Desember 2018 mendatang,” ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia. “ZenFone Max Pro M2 akan lebih powerful dari pendahulunya, dan tentu saja kami telah menghadirkan peningkatan di berbagai aspek lainnya.”

   Peluncuran ZenFone Max Pro M2 di Indonesia akan menjadi yang pertama di wilayah Asia Pasifik. ASUS Indonesia juga akan menggelar sesi live streaming yang bisa disaksikan melalui akun media sosial resmi ASUS Indonesia.

        Smartphone gaming kedua yang akan dirilis bersama dengan ZenFone Max Pro M2 tidak lain adalah ROG Phone. Berbeda dengan ZenFone Max Pro M2, ROG Phone merupakan smartphone gaming premium pertama yang dirilis resmi di Indonesia. ROG Phone dirancang khusus sebagai smartphone gaming premium dan hadir dengan beragam fitur serta spesifikasi yang menjadikannya sebagai perangkat mobile gaming terbaik yang ada saat ini.

            “ROG Phone merupakan salah satu mahakarya ASUS yang kembali menghadirkan standar baru untuk industri gaming mobile,” ujar Jimmy. “Smartphone yang dipenuhi oleh fitur khusus gaming ini akan diluncurkan bersama dengan ZenFone Max Pro M2.”

Akan ada banyak pengumuman baru yang bakal dirilis melalui akun media sosial resmi ASUS Indonesia mengenai kedua smartphone gaming ini, jadi tunggu informasi dari kami selanjutnya.

 Tentang ASUS

ASUS mencatat tonggak sejarah baru di tahun ini. Di September 2018, GfK menyebutkan, pangsa pasar laptop consumer ASUS kembali naik menjadi 42,6 persen. Naik dibanding pada akhir kuartal sebelumnya yang mencapai 38,8 persen di Indonesia.

        ASUS juga mencatatkan rekor baru di industri laptop ultra tipis atau ultrathin. Berdasarkan catatan GfK hingga September 2018, ASUS berhasil meningkatkan eksistensi di pasaran Indonesia, menjadi 22,5 persen. Dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelumnya, peningkatan pangsa pasarnya mencapai 359 persen. Catatan tersebut menunjukkan bahwa laptop seri ASUS ZenBook sudah semakin meraih perhatian pengguna di seluruh Indonesia.

           Dibanding kuartal kedua di tahun yang sama, yakni tahun 2018, pangsa pasar notebook gaming berbasis Nvidia GTX, ASUS mengalami peningkatan market share sebesar 13,1%. Lebih spesifik, per akhir kuartal ketiga atau di September 2018, market share ASUS untuk laptop gaming berbasis Nvidia GeForce GTX1050 mencapai 48,4 persen. Adapun di segmen GeForce GTX1050Ti dan GeForce GTX1060, angkanya mencapai 73,7 dan 72,0 persen.

        ASUS juga merupakan salah satu perusahaan yang termasuk dalam daftar World’s Most Admired Companies dari majalah Fortune dan berdedikasi untuk menghadirkan berbagai jenis produk komprehensif seperti Zenbo, ZenFone, ZenBook dan rangkaian perangkat IT serta komponen lain, termasuk AR, VR dan IoT.

         Saat ini ASUS memiliki lebih dari 16.000 orang karyawan di seluruh dunia, di mana 5.000 orang di antaranya adalah insinyur di tim R&D (riset dan pengembangan) berkelas dunia. Di tahun 2017 lalu, ASUS juga berhasil mendapatkan revenue sebesar 13 milar dolar AS. Sebagai bukti dari komitmen terhadap inovasi, desain dan kualitas, ASUS telah memenangkan 4.511 penghargaan dari organisasi teknologi terpandang dan media IT sedunia di tahun 2016, dan telah meraih lebih dari 721 penghargaan untuk seri Zenfone sejak tahun 2014.(an)

Entertaiment

Face Book Galleries

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Perjalan pemeriksaan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola Polri saat ini fokus...
    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kembali mengungkap inisial nama-nama artis...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Ditetapkan sampai 29 Januari 2019 untuk  kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT)...
...
    BALI(KORANRAKYAT.COM) Mundurnya Edy Rahmayadi membuat tongkat kepempinan PSSI sementara dipegang Joko...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Wakil Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono tak bisa...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -         Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri meringkus seorang...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Penyidik Kejaksaan Negri Cimahi melakukan penyerahan tersangka M. Itoch Tohija...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Aksi pembuat berita bohong tentang Ijasah Presiden Jokowi atau Jokowi palsu...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM — Melalui proses yang panjang Tim Satgas Antimafia Bola bentukan Polri terus...

Ekonomi Makro

  •