Redaksi

Redaksi

Monday, 11 March 2019 10:17

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM Siti Aisyah warga negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan bebas dari hukuman mati di Malaysia telah,  menjalani proses administrasi.Setelah putusan Hakim PT Shah Alam Malaysia, dinyantakan  Siti  dinyatakan   bebas.

      Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri,Jakarta Selatan, Senin(11/3)2019 mengatakan yang bersangkutan akan kembali ke Tanah air bersama pihak Kemenkumham Senin(11/3(2019)  sore  nanti." Saat ini Siti sedang mendalami proses administrasi ya. Pengadilan sudah memvonis dan sudah selesai . Sore ini untuk Siti Aisyah akan kembali bersama Menkumham," ujarnya.

        Selanjutnya, Dedi menegaskan yang lain itu kan rana Kementerian hukum dan HAM." Untuk lebih jelas Biro Humas KumHam yang akan menjelaskan secara mendetail," tegasnya.

        Diperoleh keteranngan , Siti Aisyah ditahan dan didakwa menjadi pelaku pembunuhan Kim Jong Nam adik tiri presiden Korut Kim Jon Un  sejak 2 tahun 23 hari lalu atau tepatnya 17 Febuari 2017. Namun hakim dalam persidangan, Senin(11/3) 2019 pagi ini memutuskan Siti Aisyah tuntutan di hentikan. Putusan itu dibacakan di pengadilan Tinggi Shah Alam,Malaysia yang dihadiri oleh Duta Besar RI untuk kuala Lumpur Rusdi Kirana,Dirjen  Kemenkumhan,Cahyu Muzard ,disertai Direktur Perlindungan WNI dan BHI, Lalu Muhammad Iqbal.(vk)

 

Wednesday, 06 March 2019 03:49

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-  Tim Satgas Tinombala tembak  1 anggota Muhajidin IndonesianTimur  dan satu anggota ditangkap hidup  polisi   menyita beberapa barang bukti  seperti alat komunikasi, potongan baju dan perlengkapan masak. 

        Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/3)2019 mengatakan  Satgas Tinombala menyita beberapa barang bukti terkait pengejaran kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Desa Padopi, Poso Pesisir Selatan, Poso, Sulawesi Tengah. "Dari hasil pengejaran, kemudian penjajakan yang dilakukan oleh Satgas Tinombala, ada beberapa barang bukti terkait dengan kelompok MIT," ujarnya.. 

        Selanjutnya, Dedi menegaskan  barang bukti yang berhasil disita satgas antara lain beberapa alat komunikasi, potongan baju, perlengkapan masak, peluru, dan material untuk dijadikan bom.  "Amunisi juga berhasil disita oleh satgas, termasuk bom lontong yang dimodifikasi oleh mereka, itu berbahaya. Selain itu, ada juga senjata laras panjang sebanyak satu buah dan senjata laras pendek ada dua,"  tegasnya. 

Untuk itu, Dedi menjelaskan  Satgas Tinombala juga menyita beberapa dokumen yang dinilai cukup penting dan kini sedang diselidiki oleh satgas. "Dengan demikian, Satgas diyakini mampu menangkap anggota MIT yang belum tertangkap dalam waktu dekat. Sebelumnya, berdasarkan perkembangan terkini pengejaran anggota MIT, Satgas Tinombola baru saja menembak mati seorang terduga teroris bernama Ba'asyir alias Romzi dalam kontak tembak di desa Padopi, Poso Pesisir Selatan, Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (3/3)2019," jelasnya.. 

        Nama tersebut diketahui merupakan anggota kelompok MIT pimpinan Ali Kalora di Poso. Selain Ba'asyir, Satgas juga menangkap anggota kelompok MIT lainnya, yaitu Aditya. Aditya kini sedang diperiksa di Mapolda Sulteng oleh satgas. Ada pun, Ali Kalora saat ini masih belum tertangkap dan tetap berada dalam kelompok MIT. (vk)

Wednesday, 06 March 2019 03:36

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Setelah penangkapan terhadap Saudara Andi Arief ((AA)  yang diketahui sebagai wakil sekjen Partai Demokrat , ditangkap oleh  petugas sendiri dan gonganjing ganjing yang terus beredar ada seorang perempuan yang menjadi sorotan tajam, akhirnya sesuai petunjuk ada seorang perempuan didalam kamar sebelum dilakukan pengerebekan entah dimana apa sudah cek out, diluar  yang sudah disampaikan.

           Kadiv Humas Mabes Polri, irjend Pol Muhammad Iqbal  ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/3)2019 mengatakan  di  beberapa media televisi saat   ini yang  jadi news  maker saya ini. Statmen tentang saudara AA ,saya sudah sampaikan kemarin tentang apakah pada saat pengerebekan ada orang lain. "Saya sudah sampaikan kemarin , pada saat pengerebekan benar petugas kami menemukan hanya saudara AA. Itu kan belum titik masih koma saya sampaikan kemarin bahwa kedepan  hasil pengembangan apakah ada yang  cek out dulu,ada yang keluar sebelum penggerebekan akan kami sampaikan. Banyak itu di media-media  tv dimana-mana.  Nah untuk itu sore ini saya sampaikan bahwa dari hasil  pendalaman dan  pengembangan sesuai dengan apa yang disampaikan saya pada saat konfrensi Pers kemarin  petugas kami menemukan petunjuk bahwa diduga ada seorang wanita dikamar tersebut," ujarnya. 

         Selanjutnya,Iqal menegaskan  begitu. Bagaimana wanita itu masuk pada saat pengerebekan itu dimana dia,visualnya sudah kemana-mana saat ini seda ng didalami. Saat ini sedang didalam dan diperiksa. "Saya juga sampaikan kemarin ada  beberapa saksi   yang akan kami rampungkan. Saat ini penyidik Direktorat Narkoba Bareskrim sedang melakukan pendalaman pemeriksaan secara marathon," tegasnya.

          Ketika ditanya apakah wanita itu siapa dan hubungannya dengan AA , Iqbal menjelaskan  diduga sahabat . Kenal satu sama lain .Ya foto yang mana karena foto banyak sekali. "Ya betul inisial nya L. tidak ada kaitannya dengan yang beredar itu. Ya ada yang sampaikan itu L adalah  Caleg, apa lagi itu tidak ada kaitannya sama sekali terkait.kita akan sampaikan," rincinya

          Disinggung apakah Polisi akan tetap mengusut Andi Ariefnya atau seperti apa, Iqbal merinci Ya kita akan fokus kepeda kasus AA. Tetapi sampai saat ini masih pendalaman,hasil pemeriksaan ya. Tidak konek atau tidak berkolerasi dengan jaringan-jaringan tertentu mafia-mafia dan lain-lain. "Kalau tidak salah proses esesment sudah selesai sekarang   kita akan sampaikan mana proses esesment di BNN  karena itu adalah mekanisme yang ada.untuk seorang penguna yang barang bukti narkobanya tidak kita temukan.Pada hal kasus ini barang bukti tidak kita temukan penyidik di lokasi," rincinya. 

          Disorot  apakah L ini sudah diperiksa belum , Iqbal mengakui  sedang kita dalami ,saya sebutkan L ya jangan LL. Nanti di plesetkan lagi . 

,Apakah L sudah diperiksa urin, lagi di Direktur Tindak Pidana narkoba . kita akan sampaikan berikutnya.  Latar belakang L ini apa politisi juga atau pengusaha , itu  tidak ada  dan tidak ada sama sekali. "Sahabat atau sesama aktivis, Nanti akan kita sampaikan. Kenal lama dengan L, ya. Apakah L ini mengkonsumsi narkoba, apakah L ini ada kaitan dengan jaringan sedang jalan,"akunya.

         lebih lanjut, Iqbal menandaskan  pada saat pengerebekan  L tidak ada,   itu nanti akan menggangu teknis penyidikan. Sekarag L  sedang diperiksa. Status terperiksa. Sebagai saksi. "Penegasan saja karena AA ini tidak ditmukan barang bukti, ini diluar penyidikan ini asesment saja. betul. dan saya sudah sampaikan mme ituelalaui Pak Dedi diminta untuk menyampaikan , ada mekanisme itu. Karena kalau misalnya pengguna itu adalah pertimbangan yang matang surat edaran Bareskrim itu di komunikasikan dengan berbagai pihak," tandasnya.

         Berkaitan kondom, Iqbal membeberkan  Ya sampai sekarang temuan itu tidak tau. Engga tidak melihat difoto-foto. IPW menyebutkan perempuan itu berbaju pink dan berbagai identtas. " Saya nanti akan sampaikan yang jelas ini sudah tegaskan dari pengmbangan dan pendalaman bahwa ada petunjuk ada seorang wanita di kamar tersebut.  Pengerebekan itu tidak ada orang atau dia sembunyi atau dia diluar nanti kita sampaikan.," bebernya

            Dipertayakan  bilang foto-foto itu bukan dari Polisi lalu dari mana, Iqbal  mengakui begini saya sudah sampaikan kemarin   tidak semua benar dan program ini kita aplikasi dimedia-media menstrim ini kan  yang dipedomani oleh masyarakat , foto-foto yang resmi kita tidak boleh juga mengadukasi  dan saya juga tidak membantah itu semua tetapi tidak semua benar seperti yarng saya sampaikan kemarin. "Benar bahwa saudara AA positif lagi periksa urin .Saya tidak akan menyampaikan hasil pemeriksaan ,dari hasil esement sementara sepertinya sudah selesai esement bahwa saudara AA mengkonsumsi narkoba bukan hanya sekarang sudah bebeapa kali dan setelah kita lakukan asesment , terus provaling saudara A hanya sebagai pengguna," akunya. 

          Jadi sudah diketahui beli dimana juga, Iqbal menambahkan   ini yang sedang kita dalami .Belum ada pemasok dari mana dan  belum.Alasan, belum. beberapa teman-teman . "Yang jelas dalam kasus AA kita ingin menyampaikan bahwa kita prihatian kepada saudara  AA atau penguna-penguna lain. Saya sampaikan kemarin AA adalah korban pengguna sampai saaat ini pemeriksaan masih berjalan. Apakah saudara AA ini sedang pusing iseng-iseng dan lain-lain nanti saya akan hadirkan beberapa teman-teman nanti akan disampaikan secara utuh," tambahnya.(vk)

 

Monday, 04 March 2019 04:34

 

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Mantan manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indriyani sempat mendapat  intimidasi dan teror dari sejumlah pihak. Namun Satgas Antimafia Bola berkomitmen melindunginya. Pasalnya  Lasmi adalah salah satu pelapor adanya dugaan pengaturan skor di Liga Indonesia kepada Satgas bentukan Polri. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat(1/3)2019 mengatakan, sejak melaporkan kasus pengaturan skor pertandingan sepakbola ke satgas, Lasmi mengaku sudah mendapatkan teror. "Sejak pertama kali melaporkan ke satgas, itu sudah mengonfirmasi bahwa dia sudah menerima teror-teror di teleponnya," ujarnya. 

            Selanjutnya, Dedi menegaskan, satgas bertugas melindungi Lasmi karena laporan kasus pengaturan skor yang diberikan sangat lengkap dengan didukung bukti dan dokumen untuk membongkar mafia bola.  "Satgas berkepentingan terhadap saudari Lasmi. Satgas menjamin keselamatan dia," tegasnya.

Dari data yang dihimpun, Lasmi mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LSPK) untuk meminta perlindungan. Lasmi datang bersama kuasa hukumnya, Boyamin Saiman, karena merasa mengalami intimidasi dan diteror oleh pihak lain sejak melaporkan kasus pengaturan skor pertandingan sepak bola.

 

           Diperiksa Satgas Antimafia Bola Apalagi, kini kasus yang dilaporkannya sudah menetapkan petinggi-petinggi PSSI sebagai tersangka. Ia mengaku kerap mendapat teror di media sosial, bahkan ditekan untuk tak memberikan pernyataan secara terbuka kepada media. "Ada IG, Twitter, Whatsapp ada grup WA saya di-bully di situ juga bukan orang sembarangan.  Saya merasa diintimidasi, misalnya saya tidak boleh bicara ke media, saya harus kepada Satgas (Antimafia Bola) saja," kata dia. Lasmi juga menyebut bahwa teror dan intimidasi terhadap dirinya sudah ia laporkan ke pihak kepolisian. (vk)



Monday, 04 March 2019 04:22

 

 

JAKARTA ,KORANRAKYAT.COM- .Setelah plt Ketum PSSI Joko Driyono mantan Exco PSSI,Hidayat telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengaturan skor oleh Satgas Antimafia Bola

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo  ditemui di Mabes Polri,Senin(25/2)2019 mengatakan Hidayat diduga berperan mengatur perangkat pertandingan dan penyuapan dalam laga antara Madura FC melawan PSS Sleman di Liga 2 2018. "Hidayat menginginkan Super Elja-  julukan PSS Sleman menang agar lolos ke Liga 1," ujarnya.

Selanjutnya Dedi menegaskan perannya mengatur pertandingan ini,minta agar PSS sleman ini selalu di menangkan baik di kandang maupun di kandang Madura FC. "Dimana Hidayat menawarkan uang Rp 100 Juta kepada Manager Madura FC,Yanuar.Yang bersangkutan juga mengancam akan membeli pemain Madura FC karena Yanuar menolak menerima uang," tegasnya.

Dedi menjelaskan Hidayat  menawar sejumlah uang kepada saudara Yanuar yang nilainya Rp 100 juta." Kalau tidak menuruti maka H juga sedikit agak mengancam,kalau tidak nurut dia siapkan dana Rp 15 Juta dan akan membeli pemain," Jelasnya.

Dengan ini,Hidayat menjadi tersangka ke 16 kasus pengaturan skor. Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu mengatakan Hidayat akan dijerat Pasal penyuapan akibat perbuatannya.(vk)

Monday, 04 March 2019 02:18
 
 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Hadiri Festival Sarung, Presiden Apresiasi Keragaman Sarung Indonesia*
 
Presiden Joko Widodo mengapresiasi keragaman sarung yang dimiliki bangsa Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Presiden saat dirinya bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri acara Festival Sarung di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 3 Maret 2019.
 
"Saya tadi melihat dari beberapa provinsi yang kita miliki semuanya memiliki produksi sarung. Baik berupa tenun, ada yang berupa songket, ada yang berupa batik, dan jenis-jenis sarung yang lainnya. Inilah sebuah kekayaan budaya yang tidak dimiliki bangsa lain," kata Presiden.
 
Oleh sebab itu, Presiden mengatakan nantinya akan ditentukan hari tertentu dalam satu bulan untuk memakai sarung bersama-sama. "Bisa seminggu sekali, bisa dua minggu sekali, bisa sebulan sekali. Kita lihat nanti," kata Kepala Negara.
 
Kekayaan budaya yang terdapat dalam sarung ini, menurut Presiden, harus ditempatkan pada tempat yang paling baik. Hal ini merupakan bentuk penghargaan kita atas karya dan produksi sarung dari setiap provinsi yang memiliki keragaman corak, motif, dan warna, serta memiliki filosofi yang tinggi. 
 
"Saya sangat menghargai Sarung Fest yang diadakan pada hari ini. Semoga kita semuanya memberikan penghargaan, memberikan apresiasi terhadap karya-karya yang dipamerkan para hari ini," ucap Presiden.
 
Pada kesempatan itu, Presiden dan Ibu Iriana kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang dan bersarung warna merah marun. Setibanya di tempat acara, keduanya terlebih dahulu meninjau stan-stan yang ada, antara lain stan Dekranasda NTT dan Belu, stan Rusari, hingga stan perajin sarung dari daerah terdampak gempa Donggala, Sigi, Lombok, Lampung, dan Banten.
 
Usai memberikan sambutan, Presiden menyempatkan mencoba alat tenun sarung yang ada di atas panggung bersama Syamsudin, perajin tenun asal Gresik.
 
Sebelumnya, Presiden juga sempat hadir dan menyapa warga di acara Silaturahmi Paguyuban Blangkon dan Selendang Nusantara di Plaza Barat Gelora Bung Karno.
 
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam acara ini antara lain, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
 
Selain itu tampak hadir juga Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto, dan Ketua Festival Sarung 2019 IGK Manila.
 
Presiden Joko Widodo mengapresiasi keragaman sarung yang dimiliki bangsa Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Presiden saat dirinya bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri acara Festival Sarung di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 3 Maret 2019.
 
"Saya tadi melihat dari beberapa provinsi yang kita miliki semuanya memiliki produksi sarung. Baik berupa tenun, ada yang berupa songket, ada yang berupa batik, dan jenis-jenis sarung yang lainnya. Inilah sebuah kekayaan budaya yang tidak dimiliki bangsa lain," kata Presiden.
 
Oleh sebab itu, Presiden mengatakan nantinya akan ditentukan hari tertentu dalam satu bulan untuk memakai sarung bersama-sama. "Bisa seminggu sekali, bisa dua minggu sekali, bisa sebulan sekali. Kita lihat nanti," kata Kepala Negara.
 
Kekayaan budaya yang terdapat dalam sarung ini, menurut Presiden, harus ditempatkan pada tempat yang paling baik. Hal ini merupakan bentuk penghargaan kita atas karya dan produksi sarung dari setiap provinsi yang memiliki keragaman corak, motif, dan warna, serta memiliki filosofi yang tinggi. 
 
"Saya sangat menghargai Sarung Fest yang diadakan pada hari ini. Semoga kita semuanya memberikan penghargaan, memberikan apresiasi terhadap karya-karya yang dipamerkan para hari ini," ucap Presiden.
 
Pada kesempatan itu, Presiden dan Ibu Iriana kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang dan bersarung warna merah marun. Setibanya di tempat acara, keduanya terlebih dahulu meninjau stan-stan yang ada, antara lain stan Dekranasda NTT dan Belu, stan Rusari, hingga stan perajin sarung dari daerah terdampak gempa Donggala, Sigi, Lombok, Lampung, dan Banten.
 
Usai memberikan sambutan, Presiden menyempatkan mencoba alat tenun sarung yang ada di atas panggung bersama Syamsudin, perajin tenun asal Gresik.
 
Sebelumnya, Presiden juga sempat hadir dan menyapa warga di acara Silaturahmi Paguyuban Blangkon dan Selendang Nusantara di Plaza Barat Gelora Bung Karno.
 
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam acara ini antara lain, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
 
Selain itu tampak hadir juga Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto, dan Ketua Festival Sarung 2019 IGK Manila.(eas)
 
Monday, 04 March 2019 02:03
 
SINGAPURA(KORANRAKYAT.COM)--Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla membesuk Ani Yudhoyono istri presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sedang menjalani perawatan karena sakit di rumah sakit di University Hospital Singapura, Minggu (03/03/2019). Dari keterangan Juru Bicara Wapres Husain Abdullah di sebutkan bahwa Wapres langsung di terima oleh SBY. Dalam pertemuan, Wapres lebih banyak mendengar penjelasan SBY seputar kondisi terakhir kesehatan Ibu Ani yang masih dalam perawatan intensif dokter setempat
 
Di sela perbincangan masalah kesehatan, Wapres datang beserta Mufidah Jusuf Kalla dan  dua anaknya yaitu Musywira Jusuf Kalla dan Solihin Jusuf Kalla, kembali mendoakan agar Ibu Ani segera sembuh dan kembali beraktifitas bersama keluarga di tanah air.Pertemuan kurang lebih berlangsung selama 45 menit, setelah itu Wapres beserta  Mufidah Jusuf Kala kembali ke tanah air.Sebagaimana di kabarkan, Istri presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono divonis kanker darah dan harus mendapatkan perawatan intensif di Singapura sejak awal Februari. Ikut bersama Wapres membesuk mantan ibu negara diantaranya Rachmat Witoelar, Erna Witoelar, Chairul Tandjung dan Hamid Awaludin. ( fd)
 
Thursday, 28 February 2019 16:17

https://mail.google.com/mail/u/0/images/cleardot.gif

https://mail.google.com/mail/u/0/images/cleardot.gif

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Mantan Staf KBRI Ditengarai terlibat suap, dilaporkan pada  1 januari 2019  terkait   ansuransi perlindungan pekerja migran Indonesia di Singapura tahun 2018. 

          Akhinya,Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menangani kasus korupsi suap dan gratifikasi diduga dilakukan oleh staf KBRI inisal ARM yang ada di Singapura.  ARM diduga menerima 300.000 Dolar Singapura dan kini  belum ditahan. 

          Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri ,Rabu (27/202019 mengatakan Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri  yang menangani perkara laporan polisi  dari Bareskrim tanggal 1 Januari 2019 ." Telah dilakukan proses pemeriksaan dan pedalaman dari berbagai saksi, kemudian  dari berbagai bukti-bukti yang dimiliki terkait menyangkut masalah Pidana korupsi penyuapan atau gratifikasi dan atau pencucian uang yang dilakukan oleh salah satu  staf KBRI yang ada di Singapura," ujarnya .

         Dedi katakan menegaskan ini  terkait  masalah skema ansuransi perlindungan pekerja migran Indonesia di Singapura. tahun 2018. Kemudian yang bersangkutan di jerat pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 ,kemudain pasal 12 a dan pasal 12 b Undang-undang  No 31  tahun 1999 sebagaimana di rubah Undang-undang no 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak Pidana Korupsi.  ".Pasal 3 undang-undang no. 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak Pidana Pencucian uang. Junto pasal No.55 ayat 1itu KUHP," tegasnya.

         Dedi jelaskan tersangka tersebut atas nama  saudara ARM selaku mantan atase tenaga kerja KBRI di Singapura . Yang bersangkutan diduga menerima suap dan gratifikasi saat ini senilai 300.000 Dollar Singapura. "Kemudian rencana tindak lanjut nanti akan koordinasi dengan PPATK  terkait menyangkut masalah pembuktian tindak pidana pencucian uang nya," jelasnya. 

           Dedi katakan akan memanggil  berapa saksi dari staf KBRI dan nanti akan melakukan penyitaan beberapa dokument terkait menyangkut masalah tindak pidana korupsi tersebut dan juga akan berkoordinas dengan otoritas Singapura dan akan memeriksa beberapa saksi negara Singapura dalam hal ini untuk penguatan tersangka tersebut." Untuk langkah-langkah yang kami lakukan Direktorat Bareskrim Polri telah menetapkan saudara ARM mantan atase tenaga kerja Singapura sebagai tersangka," rincinya,

       Ketika ditanya modusnya Dedi membeberkan ini masalah skema asuransi perlindungan pekerja migran Indonesia yang ada di Singapura tahun 2018." Nanti akan diperiksa dahulu beberapa staf KBRI kemudian dari pihak otoritas Singapura termasuk dengan warga Singapura yang terkait dengan dalam peristiwa tersebut," bebernya.

 

     Disinggung apakah tersangka sudah ditahan, Dedi mengakui  belum ditetapkan dari hasil gelar perkara dahulu tanggal 21 Febuari 2019.." ya, sekarang sudah tidak di KBRI lagi dan sudah dialih tugaskan. karena ada indikasi korupsi dialihkan tugaskan," akunya.( vk)

Thursday, 28 February 2019 16:03

https://mail.google.com/mail/u/0/images/cleardot.gif

https://mail.google.com/mail/u/0/images/cleardot.gif

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Adanya dugaan warga  Negara asing  memiliki Kartu tanda Penduduk (KTP) ,  saat ini sedang ditelusuri dan soal KTP , rananya idi  Dukcapil Mendagri. Polisi hanya bisa melakukan proses hukum setelah berkoordinasi dan bila Dukcapil , KPU dan Banwaslu menyerahkan apa bila ada pidana umum .

            Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prasetyo di temui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (27/2) 2019 mengatakan kalau masalah KTP  yang dicek utama adalah Dirjen Dukcapil itu lah yng paling berkompeten yang sisi regulasi  Dukcapil yang menjelaskan secara teknis . Kalau KTP yang dimiliki oleh warga  negara asing  ada regulasinya. " Menyangkut masalah pemilu yang punya kewenangan KPU dan Bawaslu. Sudah ada juga ketentuan Undang-undang Pemilu yang boleh mengikti Pemilu sudah jelas adalah warga negara Indonesia. Diluar warga negara indonesia berarti itu tidak boleh. Itu penjelasan dari KPU dan Bawaslu," ujarnya.

          Ketika ditanya black campain di Kerawang, himbauan dari Polri, Dedi menegaskan himbauan Polri dari awal sebelum digelar pelaksanaan kampanye di bulan Agustus selalu kita sosialisaikan bersama dengan KPU ,Bawaslu  kemudian dari seluruh Partai Politik yang ikut dalam konstestasi pemilu. Kita membuat deklarasi damai. Termasuk anti Hoax, deklarasi anti black  campain." Polri sangat tegas sikapnya apabila  terbukti melakukan kampanye hitam maka polisi akan secara profesional mengambil langkah penegakan hukum," tegasnya.

 

         Dikatakan black campain atau kampaye hitam bisa dijerat beberapa regulasi di UU ITE jika di viralkan melalui media sosial  dan tahun UU No 1 tahun 1946. Kalau diviralkan melalui verbal KUHP juga bentuk penghinaan secara verbal , kemudian perbuatan tidak menyenangkan. Misalnya kalau dia melanggar tindak Pidana Pemilu Gamkudu yang akan menindak lanjuti," ungkapnya. (vk).

Thursday, 21 February 2019 13:47
 
 
 
 
SINGAPURA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo sekitar pukul 16.40 waktu setempat (WS) tiba di National University Singapore (NUH) tempat Ibu Ani Yudhoyono dirawat. Kedatangan Presiden dan Ibu Iriana langsung disambut putra pertama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono dan besan, Hatta Rajasa.
 
Selepas itu, Presiden dan Ibu Iriana langsung menuju lantai 8, tempat dirawatnya Ibu Ani Yudhoyono. Di ruang perawatan, Presiden dan Ibu Iriana disambut SBY dan Annisa Pohan. 
 
“Terima kasih atas kedatangannya Bapak Presiden,” ucap SBY. Presiden dan Ibu Iriana kemudian melihat Ibu Ani. “Kami dan seluruh masyarakat Indonesia mendoakan untuk kesembuhan Ibu,” ucap Presiden.
 
Setelah itu, Presiden dan Ibu Iriana berbincang-bincang dengan SBY di sebelah ruang perawatan. Turut hadir dalam pertemuan itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Hatta Rajasa, putra bungsu Presiden Kaesang Pangarep, Agus Harimurti, dan Annisa Pohan.
 
Pukul 17.20 WS, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan terbatas meninggalkan NUH menuju Bandara Udara Internasional Changi Singapura untuk langsung kembali ke Jakarta.(eas)

Ekonomi Makro

  •  

     

     

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Jelang  bulan Ramdhan dan lebaran Satgas Pangan  melakukan berbagai

     
  •  

     

     

    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Maskapai penerbangan Garuda Indonesia telah menghentikan

     
  •  

     

     

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo hari ini, Selasa, 12 Maret 2019, membuka Rapat

     
  •  



      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla