Redaksi

Redaksi

Wednesday, 19 September 2018 15:07

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Polri menandatangi Mou dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi(BPH Migas) di gelar di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Senin(17/9)2018.

Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian  di temui di ruang Rupatama Mabes Polri, Senin ( 17/9)2018 mengatakan MOU ini perpanjangan dari MOU sebelumnya yang sudah habis dan kita perpanjang sampai tahun 2023. "MOU ini sangat penting karena SKK Migas dan BPH Migas  ini memiliki peran yang sangat sentral dengan pengelolaan energi khususnya minyak dan gas. Kita kebijakan pemerintah khususnya pemerintah berusaha lakukan produksi enta dengan membuka ladang baru mengelola yang sudah tua agar produksinya maksimal menemukan sumber minyak dan gas yang baru oleh karena itu ini sangat-sangat kompleks dari hulu hingga hilir dari mulai  eksplorasi produksi sampai ke retribusi pengguna rumah tangga dan lain-lain," ujarnya. 

 

Selanjutnya  Tito menegaskan nah ini rantai yang panjang ini memerlukan kegiatan-kegiatan dukungan dari pihak kepolisian bidang keamanan Khususnya ,mulai kegiatan kita memberikan dukungan preventif sosialisasi bagi masyarakat agar semua langkah yang ada oleh SKK Migas dan BPH Migas ini mendapat dukungan dari publik."Kedua melakukan pengamanan preventif pengamanan objek-objek di hulu maupun di hilir yang  kita anggap penting di jaga secara fisik oleh anggota. Ketiga adanya masukan adanya langka-langka penegakan hukum bila terjadi pelanggaran-pelanggaran penyalagunaan, gangguan-gangguan dalam rangka baik di hulu diproduksi maupun di hilir di distribusi," tegasnya.

 

Untuk itu, Tito menjelaskan hal yang sangat penting besar sekali bagi bangsa kita. Kalau seandainya produksinya bisa meningkat bagus  untuk konsumsi dalam negeri saja kalau bisa ditemui dalam negeri saja ditentukan otomatis tidak di korban kan bagi kita. "BBM tidak perlu di subsidi lagi karena apa sudah berhasil dipenuhi dalam negeri. Sehingga ini bukan berarti subsidi dicabut ini karena adanya stabilitas  antara sholat dengan demand. Ini kalau sudah memenuhi demand maka tidak perlu import. Tidak perlu import otomatis biaya BBM Subsidi bisa dipakai untuk kepentingan yang lain oleh pemerintah," jelasnya.

 

Seiring dengan itu, Tito merincinya Struktur tentang Pendidikan . "Nah kita lagi stragel untuk meningkatkan produksi dan mengamankan produksi tepat sasaran. Kalau dua ini dilaksanakan maka beban kepada pemerintah APBN akan berkurang kita memiliki ketahanan nasional di bidang Energi BBM otomatis juga bisa menyentuh kebutuhan masyarakat," rincinya.  

Ditempat yang sama, Kepala SKK Migas, Amien Suharyadi : Jadi sejak 2004 perkara-perkara atau gangguan bisa terkendali sekarang . "Mungkin kalau dulu ingat pencurian dari Pipa minyak Pentino Sumatera Selatan  dilakukan secara besar-besaran sekarang sudah tidak ada," ujarnya

Disamping itu. BPH Migas, Dr Ir M. Fanshurullah Asa M T  mengatakan Data BPH Migas kerja sama Kepolisian dengan BPH Migas sejak 2013 ada 3.051 kasus yang bisa diselesaikan dan ada 17,5 Juta liter dan potensi kerugian lebih kurang 150 Miliar itu yang bisa di amankan. "Ini data dan kita punya ke optimisan dan ini bisa ditingkatkan sehingga uang subsidi BBM yang diberikan baik subsidi Solar dalam petugas an betul-betul merasa sehat. Tadi dibantu dengan 450 Ribu oleh Bapak Polisi yang ada," ungkapnya. ( vk)

Tuesday, 18 September 2018 13:27

 

 

JAKARTA(KORANRAKYA.COM)Presiden Joko Widodo kembali mengajak seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Ia mengatakan, momen Asian Games yang lalu menjadi bukti bagaimana persatuan dapat menjadi penopang kesuksesan para atlet menuju kesuksesan.

 

“Coba lihat Asian Games, ingat _lho ranking_ ke-4. Kalau kita bisa _ranking_ 4 itu luar biasa. Kembali lagi tak berpikir suku saya, agama saya apa. Saat itu atlet berpikir ini untuk Indonesia,” kata Presiden dalam sambutannya pada Pembukaan Musyawarah Nasional Pertama Persatuan Umat Buddha Indonesia di Istana Negara, Selasa, 18 September 2018.

 

Menurut Presiden, apabila semangat persatuan itu terus kita jaga dan tunjukkan, bukan tidak mungkin Indonesia akan mampu melesat lebih jauh di semua bidang.

 

“Kalau kita bersatu, rukun, bangsa kita bisa melompat, tapi saya sering lihat energi kita habis untuk hal-hal enggak tentu,” ucapnya.

 

Oleh sebab itu, Presiden mengimbau agar persatuan harus terus kita jaga karena keragaman, kemajemukan dalam hal agama, adat, dan tradisi merupakan anugerah dan kekayaan Indonesia.

“Karena aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, kerukunan dan persaudaraan. Oleh sebab itu saya mengajak pada kita semua untuk terus merawat, menjaga, persatuan dan kesatuan di antara kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” ujar Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar masyarakat. Jangan sampai kontestasi politik mengakibatkan retaknya persaudaraan.

 

“Sekali lagi saya perlu mengingatkan kembali kita perlu hidup rukun, saling membantu, menolong bukan hanya untuk kelompok kita tapi untuk seluruh bangsa Indonesia,” ungkap Presiden.

Dalam acara tersebut, tampak hadir di antaranya Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan anggota Dewan Pengarah BPIP Sudhamek AWS.(eas)

Tuesday, 18 September 2018 13:11

JAKARTA(KORANRAKYATCOM)TNI Polri gelar operasi mantap Brata di Monas menyatukan keamanan gabungan TNI Polri. Ini dilakukan untuk menjaga Netralitas TNI Polri untuk,mengawal Pilpres dan Pileg 2019.

Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian ditemui usai gelar apel Mantap Brata di Monas , Selasa(18/9)2018 mengatakan  rekan-rekan sudah menyaksikan bersama hari ini kita melaksanakan apel dalam rangka menandai Operasi yang kita sebut  operasi kepolisian  terpusat mantap Brata yang tujuan mengamankan Pemilu 2019. "Apel ini dilaksanakan serentak diseluruh Indonesia di Provinsi, Kabupaten dan berlanjut sampai ke Kecamatan tingkat Polres dengan Polsek dan Koramil. Semua saya dorong bersama Bapak Panglima TNI untuk melakukan kegiatan ini," ujarnya.

Selanjutnya, Tito menegaskan tujuan apa untuk kita bangun mempersiapkan dan mengatisipasi berusaha mesukseskan Pemilu 2019. Pemilu ini saya sampaikan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya Pilpres dan Pileg serempak. Pilegnya sampai ke daerah-daerah dan kepala Daerah. Sehingga jadi konteksasi  bagi tingkat nasional  dan terjadi juga konteksasi di daerah dapil masing-masing oleh karena itu kita tidak ingin underistimed , biasanya Pilpres kita hanya mengamankan  dalam skala naional di tempat yang besar.  Disini tidak dan Dapil-dapil itu bertanding sendiri satu partaipun bertanding dan.antar partai bertanding untuk bisa menembus 4 persen oleh partai mendapat trashol .  "Kita lihat ketatnya pertarungan ini. Oleh karena.itu Polri dan.TNI sepakat untuk.menggelar operasi   berlangsung pada tujuh hari mulai pada 20 September sampai dengan 20 Oktober 2018 kenapa sampai bulan.Oktober 2018. Pengamanan sdampai.pelantikan nantinya cukup panjang operasi pengamanan ini melibatkan hampir 300 Ribu personil Polri dan TNI serta unsur-unsur lainnya," tegasnya.

Dikatakan Tito tentu strategi utamanya membangun sinergi antar Stecholder terkait seperti Ketua KPU ada disini ,Bawaslu kemudian Polri TNI tokoh-tokoh masyarakat dan dia juga kita minta memberikan pesan-pesan yang mendinginkan jangan memanaskan. "Hal ini juga ada Wakil Ketua Komisi III Pak Trimedya Panjaitan merah tidak melambangkan partainya kebetulan.saja beliau hobby.dengan warna merah. Beliau datang kesini sebagai Wakil Ketua komisi III," jelasnya.

Lebih lanjut, Tito menandaskan kemarin kita juga sudah melakukan langkah-langkah untuk menjamin netralitas. "Terutama saya dengan pak Panglima sudah melakukan safari ke semua wilayah menekan ini dan teman-teman paham." Sistem komando dan sistem management Polri dan TNI sama satu komando Bapak TNI. Kalau Kapolri komando secara Nasional," tandasnya

Selanjutnya, Tito menambahkan Kami berdua safari keseluruh wilayah-wilayah menekankan dan sekaligus memberikan warning diantaranya mengeluh  mengnai surat-surat. "Bapak Panglima  mengeluarkan banyak sekali surat-surat edaran dan dari Polri juga ada surat-surat edaran tapi sampai detail sekali tidak boleh ikut dalam kampanye kecuali ikut mengamankan," tambahnya.

Sementara itu, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan sama TNI Polri kebetulan Pak Kapolri dan Saya juga melakukan Safari di beberapa Kotama di daerah diseluruh jajaran untuk menekankan bahwa pentingnya netralitas TNI Polri dan itu pun ditindak lanjuti dengan pemberian perintah harian dan perintah harian itu ada 11 point untuk TNI dan kita serahkan masing-masing kepada prajurit yang ada di lapangan." TNI Polri sama satu komando bahwa namanya perintah kalau sudah perintah ada kosekuensinya disitu adalah kosekuensi disiplin prajurit sehingga penekanan ini kita sampaikan," ujarnya..

Seiring dengan itu , Hadi menegaskan apabila ada dan anda tindakan yang diberikan oleh dinas sehingga yakinlah awal sinergisitas TNI Polri itu akan terjaga dan kita memberikan contoh semuanya. "Disamping itu juga kami minta pengawasan pada prajurit TNI apa bila dilapangan ditemukan adanya indikasi awal melanggar netralitas maka silakan lapor pada Humas atau Kapuspen TNI , kita tanggapi langsung dan kita tindak. Itu akan tegas dari Panglima TNI," tegasnya.( vk)

Monday, 17 September 2018 01:16

JAMBI(KORANRAKYAT.COM) KapolrestaJambi Lakukan kontra rationalise dengan cara mensosialisasikan kemasyarakat,dimotori oleh Babinkantibmas yang digelar secara rutin.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Fauzi Dalimunthe ketika temui di Mapolresta, Rabu(12/9)2018 mengatakan kegiatan kontra radikal atau dari setahun, terkait dengan maraknya masyarakat yang sudah terpapar. "Kegiatan yang konkrit yang kami melaksanakan ada kegiatan penyuluhan, kegiatan-kegiatan Preentif dan kegiatan Previntif tentunya manakala mendapat informasi ada didaerah ataupun menunjuk seseorang disitu kita masuk," ujarnya.

Selanjutnya, Fauzi menjelaskan  terutama Babinkantibmas yang ada digaris terdepan dimasing-masing kelurahan dan ada 62 Kelurahan dan ada 62 Babinkantibmas di Wilayah Polresta Jambi melakukan penyuluhan."Tak lupa juga melaksanakan go to scholl, kegiatan yang melibatkan ceramah , penyuluhan kepada anak sekolah , baik di tingkat SMP dan SMA maupun Universitas yang ada disini itu kegiatan  yang kami lakukan dan walaupun sedikit , kecil yang kami monitor terkapar itu juga memberikan efek sehingga yang lainnya bisa memahami kegiatan radikalisasi sangat bahaya bagi negara dan diri sendiri," jelasnya.

Dari pantauan selama beberapa hari dilakukan di Jambi, dilakukan FGD di SMP 5 Jambi dan SMP 9 di Kota Jambi berjalan lancar. Didalam pertemuan dilakukan sosialisasi kepada para siswa dan siswi agar paham semua kegiatan radikalisme yang dapat memberikan rasa takut.

Sementara itu ,Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Jambi, Ihsan Spd ketika dtemui di SMP 5 Jambi mengatakan jadi disini pemahaman siswa kami apa itu makna teroris. Yang pertama kami mendapatkan penjelasan Babinkantibmas kami tentang terorime itu sendiri. "Kemudian dari pihak sekolah juga menyampaikan mata pelajaran PPKN misalnya, dari pelajaran IPS itu masalah terorisme," ujarnya.

Ketika ditanya bagimana caranya agar siswa SMP ini mudah memahami, Ichsan menandaskan  Bisa jadi dari media-media yang ada, contoh yang mereka buat semua itu yang sifatnya merusak, menghancurkan dan membunuh sehingga anak kami bisa memahami dengan mudah makna terorisme itu sendiri."Secara kurikulum belum ada tetapi di materi pelajaran itu saja ada yang berkaitan dengan masalah ini ada mata pelajaran tertentu misalnya sejarah, mata pelajaran PKN, mata pelajaran agama karena sekarang ada kurikulum yang terintegrasi," tandasnya.

Lebih lanjut, Ichsan menjelaskan Hal-hal yang mendasar sering dimasukan disitu dan dibahas sehingga anak-anak paham apa yang dimaksudkan dengan terorisme atau gerakan radikal dan pemahaman yang lain juga begitu. " ini menjadi perhatian sehingga dapat di atasi," jelasnya.

Ditempat yang sama, Siswa SMP 5 , Kelas 9 F Titanya Meldy mengatakan tadi pas dijelaskan sedikit paham. "Ancaman kepada masyarakat dan lingkungan. Ancaman yang mengancam penduduk ,atau rakyat," ujarnya.

Ketika ditanya apa ada ditelevisi bagaimana adik bisa memberikan penjelasan, Titanya menandaskan

Dengan menjaga pergaulan dan sudah itu , jangan menyebarkan hal-hal tak positif."Ada pelajaran teroris jangan sampai kita terkena Hoax yang tidak benar itu," tandasnya. ( vk)

Monday, 17 September 2018 00:57

JAMBI(KORANRAKYAT.COM)Polda Jambi melakukan Deradikalikasi dalam 3 langkah  diawali tindakan prefentif sehingga dapat memberikan pemahaman bagi masyarakat.

Selanjutnya dilakukan langkah kontra radikal yang dilakukan di Polda Jambi?

Kapolda Jambi ,Irjen. Pol. Drs. Muchlis A.S., M.H ketika ditemui di SPN Jambi, Rabu (12/9)2018 mengatakan upaya langkah langkah yang kita lakukan dalam rangka Deradikalisasi kita di Polda Jambi yang petama melaksanakan kegiatan preentif , kita sudah lakukan sosialisasi sampai ketingkat daerah baik itu dalam bentuk ceramah ceramah ke sekolah- sekolah ,keperguruan tinggi kemudian ke tokoh tokoh masyarakat ,kemudian lembaga lembaga sosial berupa upaya untuk bagaimana caranya Polda Jambi bersama masyarakat bersama- sama untuk mencegah radikalisasi kelompok-kelompok ekstrim yang ada di Jambi ."Itu masuk kedalam bidang sosial  kemudian kemasyarakatan termaksud juga ke tempat tempat yang basis- basis," ujarnya.

Selanjutnya, Muchlis menegaskan  Nah terhadap basis basis yang sudah terdeteksi merupakan data hasil monitoring daripada satgas satwil penanganan teroris di Jambi yang berada disumbaksel terhadap target yang sudah ditentukan kita lakukan pemantauan secara melekat kegiatan mereka setiap hari apakah ada kegiatan yang mengarah ke upaya upaya yang mengumpulkan bahan bahan yang di gunakan kepentingan itu itu kita lakukan pendeteksi yang dilaporkan setiap hari ke pada Kapolda dan ini dilakukan berdasarkan surat perintah satgas yang di bawahi oleh Polda melibatkan unsur dari Reskrimum kemudian Densus 88 Sumbagsel kemudian dari Intelejen dari Binmas lagi negosiator. "  Semua bersama sama dan data ini setiap hari diupdate dan kita laporkan kepada pimpinan," tegasnya .

Untuk itu, Muchlis menjelaskan yang ke tiga manakala sudah mengarah ke pada tindakan deskruptif yang terjadi di Polsek Marasebo pada waktu lalu itu langsung kita lakukan pengejaran dan bahkan kejadian kira kira pukul 13.00 siang anggota Polsek Marasebo di serang oleh pelaku an Anwar Sadat dengan menggunakan Parang , dua anggota kita luka luka langsung kita lakukan pengejaran ditangkap dalam hal pengejaran kurang lebh 4 jam kita temukan." Saat ini yang bersangkutan sedang dalam proses pengadilan," jelasnya.

Lebih lanjut, Muchlis menandaskan kemudian yang berikutnya sempat juga ada beberapa indikasi teror teror yang di lakukan terhadap mako-mako termaksud juga Polsek jajaran kita sudah lakukan kesiapsiagaan dengan menggunakan penjagaan secara berlapis, jadi ada penjagaan di markas dan ada penjagaan di luar jadi makala ada tindakan yang mungkin akan menyerang baik personel maupun anggota itu juga dilakukan penindakan bersama sama." tandasnya.

Jadi, Muchlis  menambahkan yang ke dua untuk tugas operasionil lapangan kita gunakan sistem body system, jadi kalau anggota menjaga di satu tempat di belakang ada yang berpakaian preman saling melindungi ini upaya upaya kita untuk mencegah jangan sampai ada korban korban berikutnya."  Kemudian seluruh jajaran kepolisian Polda Jambi terutama di Markas komando kita lakukan sistim berliku dengan menggunakan apakah itu trafic corn apakah menggunakan security berir itu untuk mencegah dan menghambat apabila ada serangan terhadap kantor Polri," tambahnya. (vk)

Tuesday, 11 September 2018 09:36

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Maraknya aksi ceramah-ceramah  yang terus bergululir, diharapkan dihimbau Alim ulama dan tokoh agama dan tokoh  masyarakat dapat memberikan ceramah yang menyejukkan memberikan pedoman dan arahan bagi umat untuk berbuat baik serta mengarah pada kedamaian.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjend Pol Setyo Wasisto ketika ditemui di Mabes Polri, Senin(10/9)2018 mengatakan saya menghimbau kepada Alim ulama ,  Tokoh agama ketika memberikan ceramah ini yang menyejukkan, yang  memberikan kesejukan, memberikan pedoman dan arahan tentunya umat berbuat lebih baik." Jadi, himbauan saya kepada Alim ulama dan Tokoh-tokoh agama mari membawa umat kepada kesejukan arah kedamaian. Saya tidak menyebutkan satu persatu tetapi secara umum," ujarnya.

 

Ketika ditanya jadi ini himbauan secara nasional, Setyo menegaskan Ya, saya berharap memang Alim ulama berperan penting ,karena Alim ulama perannya penting sekali untuk membawa umat ke damaian, ke arah kesejukan." Ini yang paling penting," tegasnya.

 

Saat ditanya apa benar Ustad Somad lagi diperiksa di Polda Riau, Setyo menjelaskan Ya, ini saya minta data tetapi datanya belum dikirim, sampai sekarang belum dikirim. "Okey saya berharap untuk  mendapatkan informasi-informasi yang beliau katanya di intimidasi. Pak Kapolri sendiri saja sudah mengatakan kalau beliau di intimidasi agar  lapor ke Polisi  kami bisa melayani beliau dan bisa melindungi beliau," jelasnya.

 

Ketika disinggung Polri akan buat Satgas untuk memantau cerama- ceramah, Setyo merincinya engga ini adalah normatif saja semua sudah  ada tugas-tugas masing-masing. "Polri sudah dibagi tugasnya mulai dari Preentif, Preventif, Represif jadi tidak ada dibentuk satuan tugas yang  baru . Tetapi ada satuan tugas Nusantara tentunya bekerjasama dengan Alimulama, tokoh masyarakat, tokoh adat yaitu menjadi penyejuk. Kami ingin menjadi penyejuk, oleh karena itu yang saya sampaikan ulama dan tokoh agama tokoh masyarakat itu penting untuk menyejukanlah, Situasi panas terus kan kasihan masyarakat," rincinya

 

Terkait pemeriksaan di Riau, Setyo menambahkan sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi  hanya dari Riau saja yang katanya ada informasi di Riau." Secara prinsip tidak ada masalah, tetapi yang kita harapkan jangan memprovokasi umat untuk mengarah pada satu tindakan-tindakan yang melanggar hukum itu saja," tambahnya. (vk)

Friday, 07 September 2018 14:25

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan Narkotika Nasional(BNN) pemusnahan 2.223,5 gram Sabu, 24.819 butir Ekstasi, 37.408 juli liter Prekusor cair, 6.122 gram Prekursor serbuk dan 201.760,80 gram Ganja dari 10 kasus di Halaman Kantor BNN, Cawang Jakarta Timur.

Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Heru Winarko sebelum pemusnahan, Jumat (7/9)2018 mengatakan hari ini Badan Narkotika Nasional(BNN) akan melakukan  pemusnaan barang bukti-barang bukti  ini  lengkap ada  shabu, Prekusor , ganja  dan disini juga saya didampingi oleh Kejaksaan dari  Direktorat Narkotika, juga ada dari BNN Deputi Huker karena disini kita lihat ada barang-barang  merupakan masukan dari luar."Total barang bukti yang dimusnakan  adalah sebanyak 2.223,4 gram Shabu , Ekstasi  MDMA  sebanyak 24.819 butir, Prekusor cair untuk membuat narkotika sebanyak 37.408 Mili liter, prekusor berbentuk serbuk 6.122 gram dan ganja seberat 201.760,80 gram," ujarnya .

Selanjutnya, Heru menegaskan

Ini berasal dari kasus produksi sahbu perumahan di Majene berapa minggu lalu kita ekspos di BTN Griya Pesana Lembang, Majene Sulaweasi Barat." Tesangka ada 4 SW alias Wahyu L(29), JU (44), Ha(43), LL alias Lubis(55) sebanyak prekusor cair 37.720 mili liter dan prekusor serbuk  sebanyak  6.170 gram ," tegasnya.

Heru menjelaskan  Kasus ekstasi asal perancis kantor Pos Pasar Baru  Jakarta Pusat mengamankan  berinsial FS 2.932 butir MDMA. Kasus ekstasi asal Belgia perumahan Griya Cinerw 2 Depok tersangka I sebanyak 3.444 butir ekstasi. "Lalu selanjut kasilus ke 4 adalah ekstasi di kampung Cilodong Wates Di Satya Bogor. Tersangka ada 2 MI dan SZ. Barang.bukti 95.40 gram Shabu. Kasus ke 5 Ekstasi LP Cipinang  Jalan kebun Bawang Tanjung Priok. Tersangka saudara FS di Cipinang.dan saudara KA barang bukti sebanyak 3.019 butir Ekstasi," jelasnya.

Lebih jauh, Heru merinci Ke 6 kasus Ekstasi  melalui  cargo di Bandara, kantor pos udara area cargo Bandara Soekarno Hatta. Tersangka SP DPO dan Barang bukti saudara SP 3.080 butir Ekstasi. Kasua Shabu baru di Riau dan ini perna kita ekspos juga TKP dihalaman pakai Hotel Jema Graha jalan hotel  Shabrina. "Tersangka ada 5 saudari R. Saudara IR, saudara W dan saudara M. Barang bukti.juga hari.ini 140 gram.shabu 10.478 butir Ekstasi. Ke 8 kasus7 karung Ganja kantor Pos.Tanggerang tersangkanya saudara R,saudara Y ,  barang.bukti.sebanyak 98.732,50 gram dan 1 Gram Ganja," rincinya.

Seiring dengan itu, Heru menambahkan Ke.9 kasus Banda  Aceh  Jalan Manjangan I, Pondok Ranji. Ciputat Timor.Kota Tanggerang. Tersangka inisial D alias Batak barang bukti 103.436,30 gram ganja."Terakhir kasus ekstasi melibatkan napi di Tanggerang TKP kantor Pos baru Jakarta Pusat . Tersangka D dan saudara  Y napi lapas kelas Tanggerang. Barang bukti sebanyak 1 Yuter ekstasi. Itu yang akan.kia musnakan.pada hari ini karena berkas sudah diterima di Kejaksaan Jakarta  dimusnakan," tambahnya. ( vk)

Friday, 07 September 2018 13:52

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo sore ini, Jumat, 7 September 2018 bersilaturahmi ke kediaman Ibu Sinta Nuriyah Wahid istri Presiden RI keempat, almarhum K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan. Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Tiba sekira pukul 16.00 WIB, Presiden disambut oleh putri kedua Gus Dur, Yenny Wahid. Keduanya kemudian masuk rumah untuk bertemu dengan Ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid.

Presiden mengaku bahwa ini bukan kali pertama berkunjung ke kediaman Gus Dur. Kunjungan Presiden ini juga bertepatan dengan hari lahir Gus Dur.

"Ya saya ke sini tidak sekali dua kali ini. Kalau tidak keliru seingat saya sudah yang keempat," kata Presiden seusai pertemuan.

Selain itu, Presiden juga ingin mengetahui kabar Ibu Sinta Nuriyah. Presiden pun sempat menyantap bubur merah putih yang disuguhkan.

"Juga ingin mengabarkan mengenai kesehatan beliau, alhamdulillah diberikan kesehatan yang baik dari Allah SWT," ungkapnya

Tak hanya itu, pada kesempatan ini Presiden juga bertemu dengan tokoh-tokoh dari Madura. Presiden menuturkan, mereka memberi masukan terkait keluhan mahalnya tarif jembatan di Suramadu.

"Dulu sebetulnya dari Rp30 ribu kita sudah potong jadi Rp15 ribu, yang sepeda motor sudah dibebaskan. Tapi memang itu dampak terhadap investasi dan ekonomi masih belum kelihatan sehingga beliau-beliau meminta itu untuk ditinjau kembali," ujarnya.

Ibu Sinta Nuriyah menyambut baik kedatangan Presiden ini. Menurutnya, Presiden Jokowi adalah sosok yang suka bersilaturahmi kepada tokoh masyarakat, kiai, dan sebagainya.

"Termasuk ke sini karena saya dianggap sebagai orang tua yang patut dikunjungi. Jadi saya sebagai orang tua pasti akan memberikan doa," kata Ibu Sinta Nuriyah.

Ibu Sinta pun memberikan pesan terkait amanah yang diemban seorang pemimpin. Ia pun menuturkan apa yang menurutnya diamalkan oleh Gus Dur.

"Sesuai apa yang ada dalam kaidah fikih, kebijakan seorang pemimpin itu harus berdasar pada kepentingan rakyatnya, bukan golongan," tutur Ibu Sinta Nuriyah.(eas)

Friday, 07 September 2018 12:00

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)

Bonus  sukses penyelenggaraan Asia Games 2018 Bos Mahaka Group, Erick Thohir resmi menjabat Ketua Tim Pemenangan Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019.

     Hal itu disampaikan bakal calon presiden Joko Widodo dalam jumpa pers di posko kubu Jokowi-Ma'ruf di Jalan Cemara (Posko Cemara), Menteng, Jakarta, Jumat (7/9/2018). "Ketua Tim Kampamye Nasional adalah Bapak Erick Thohir," ujar Jokowi.

           Alasan Jokowi Pilih Erick Thohir Jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi mengatakan, keputusan itu diambil setelah dirinya berkomunikasi dengan Ma'ruf, ketua umum dan sekjen parpol pengusung dan pendukung, relawan dan banyak tokoh.

        Ikut hadir para sekretaris jenderal partai pengusung dan pendukung Jokowi-Ma'ruf. Mereka kompak mengenakan kemeja putih. Kubu Jokowi-Ma'ruf sebelumnya sudah menyerahkan struktur tim kampanye ke KPU. Namun, saat itu belum tercantum ketua tim.

           Sesuai dengan aturan dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, hingga satu hari jelang pelaksanaan kampanye, atau 22 September 2018, tim kampanye maupun juru kampanye masih bisa direvisi. sesuai dengan aturan yang tercantum dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, hingga satu hari jelang pelaksanaan kampanye, atau 22 September 2018, tim kampanye maupun juru kampanye masih bisa direvisi.(as)

Friday, 07 September 2018 06:39

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Ada nya dugaan ancaman dan intimidasi yang dilakukan kelompok atau perorangan untuk pengajian Ustad Somad, Polisi tunggu laporannya. Kalau ada laporan tentunya Polri akan memproses dan menindaknya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat , Brigjend Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri, Kamis (6/9)2018 mengatakan

Sampai saat ini dan  pak Kadiv  juga sudah menyampaikan belum pernah ada dan menerima pelaporan  dari Ustad Abdul Somad tentang menurut pendapat beliau ada intimidasi  atau ada ancaman kepada beliau. "Jadi kalau misalnya Ustad Abdul Somad sudah melaporkan  kepihak Kepolisian pasti kita tangani," ujarnya.

 

Ketika didesak adanya dan Ini menjadi bagian Delik Aduan, Dedi menegaskan Kita tangani dan kita akan melakukan proses penyelidikan  apakah ada unsur perbuatan melanggar dan melawan hukum yang dilakukan oleh perorangan atau kelompok tertentu. Sampai sekarang belum ada laporan , kita sampai sekarang menunggu laporan." Setelah ada laporan pasti polisi akan melakukan  proses," tegasnya.

Disunting apa tidak bisa melakukan penyelidikan, Dedi menjelaskan Dasarnya apa kita melakukan penyelidikan. Ustad Somat belum merasa dirugikan secara resmi misal tindakan seorang  atau kelompok Ustad Abdul Somad merasa di rugikan secara pribadi melaporkan  dan kita melakukan  penyelidikan kita  langsung penyidikan menemukan dua alat bukti kita tentukan apakah perbuatan ini pidana atau tidak. "Kalau ada perbuatan Pidana baru kita tingkatkan dari penyelidikan  ke penyidikan," jelasnya.

Menyoroti  ini bagian dari delik aduan, Dedi menandaskan Ya , kita harus menunggu laporan. Kami menghimbau kepada ustad Abdul Donat apa bila merasa dirugikan tindakan-tindakan seseoarang atau kelompok dalam sosial media silakan laporkan ke kami, pasti kami akan menangani dengan serius."Ini jadi Polemik, karena terjadi peminjaman. Nah kita akan memprotes hal-hal positif dalam rangka mencerdaskan bangsa. Pasti kita akan layani dan tangani dengan baik.Kalau ada pengajian apakah polri akan memberikan perlindungan,  Ya, kita akan melakukan pengamanan dengan baik," tandasnya.( vk)

Entertaiment

Face Book Galleries

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Mengatasi para pelaku yang meminum air rebusan pembalut wanita , Badan Narkotika Nasional...
    JAKARTA,(KORANRAKYAT.COM)- Proses Pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Agung terus berlanjut, kini akhirnya...
      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Serah terima Kadiv Humas Polri Irjend Pol Setyo Warsito...
      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Terkait dengan adanya rencana pelaksanaan reuni...
      Koranrakyat, Jakarta  Dalam KTT ke-21 ASEAN-Jepang, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya ASEAN...
    SINGAPURA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyambut baik perkembangan dari proses perdamaian di...
    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610...
    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali naik motor _custom_ miliknya untuk menghadiri acara...
      BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi...
  BENGKULU (KORANRAKYAT.COM)  Selepas ba'da Ashar, Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu mulai dipadati oleh jamaah yang...

Ekonomi News

  •  

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar

     
  •  

     

    BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di

     
  •  

    *Presiden Harap Ajang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Promosikan Produk Unggulan Indonesia*

     

     
  •  

    JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula

     
  •