World Today

  •  
    Indonesia dan Malaysia Bahas Perlindungan
     
     
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri
     
Redaksi

Redaksi

Wednesday, 09 May 2018 12:35

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)-Rusuh bentrok di mako brimob 5 anggota brimob tewas, 1 teroris di tembak mati seorang polisi jadi sandera, teroris berhasil rebut senjata. Saat ini polisi sedang lakukan negosiasi seorang tawanan dari anggota polisi yang disandera tahanan teroris di mako Brimob.Kejadian di duga dipicu soal makanan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kepolisian RI Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan, ada 130 tahanan teroris yang masih bertahan tak mau menyerah di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. 

Di Blok A, B, dan C mereka menguasai enam senjata rampasan dan seorang anggota Brimob yang disandera. “Jumlah sesuai dengan anggota yang disandera," kata Iqbal di Markas Komando atau Mako Brimob Kelapa Dua sore ini, Rabu, 9 Mei 2018.

Sebelumnya, tahanan menyandera enam anggota Brimob namun hanya satu yang masih hidup. Menurut seorang perwira Polri yang menolak dikutip namanya, lima polisi yang gugur adalah Brigadir Polisi Dua (Bripda) Wahyu Catur Pamungkas, Bripda Syukron Fadhli, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Rospuji, Bripka Denny, serta Brigadir Polisi Satu (Briptu) Fandi.

Iqbal memastikan kondisi kesehatan Bripka Iwan Sarjana dalam keadaan baik dalam penyanderaan. “Satu jam lalu, (Iwan Sarjana) masih sehat."

Menurut Iqbal, polisi mengendepankan negosiasi walaupun lima anggota Brimob gugur ketika menanani kerusuhan tersebut. “Kami tidak ingin ada korban lebih banyak kami menghargai hak asasi manusia," ucapnya.

Kerusuhan Mako Brimob belum sepenuhnya bisa diatasi oleh Kepolisian sejak pecah pada Selasa malam, 8 Mei 2018, sekitar pukul 20.20 WIB. Kerusuhan dipicu pemeriksaan makanan dari luar untuk tahanan. 

Menurut Iqbal, mengingat yang dihadapi adalah narapidana perkara terorisme maka Polri menyiapkan strategi khusus untuk menormalkan kondisi. “Kami terus menyampaikan pendekatan persuasif kepada tahanan."

Dia pun meminta masyarakat tenang. Iqbal mengklaim situasi sudah dapat dikendalikan. Namun, Polri terus melakukan soft approach dan upaya-upaya lainnya terhadap para tahanan teroris di Mako Brimob.(as)

Tuesday, 08 May 2018 11:08

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Persoalan pungutan liar (pungli) dan tindak premanisme di sepanjang jalur transportasi mendapatkan perhatian dari Presiden Joko Widodo. Selasa pagi, 8 Mei 2018, sebanyak kurang lebih 80 orang yang berprofesi sebagai pengemudi truk logistik berkesempatan menyampaikan keluhan yang biasa mereka temui di sepanjang perjalanan kepada Presiden di Istana Negara, Jakarta.

"Di jalanan kita ini masih banyak pungli _gak_ sih? Masih banyak atau tambah banyak?" tanya Presiden memulai diskusi.

Selama pertemuan berlangsung, Presiden Joko Widodo lebih banyak mendengarkan apa yang diutarakan sejumlah pengemudi logistik yang hadir. Presiden tampak tidak dapat menahan keterkejutannya ketika mendengar langsung keluhan-keluhan yang disampaikan.

Setidaknya, terdapat dua keluhan besar yang disampaikan para pengemudi truk dari seluruh Indonesia itu. Pertama ialah mengenai adanya pungli dan tindak premanisme yang biasa mereka temui saat beroperasi.

"Mesti bayar kalau mau lewat jalan. Kalau tidak bayar, kaca pecah. Kalau _gak_ kaca pecah, golok sampai di leher. Kalau _nggak_, ranjau paku. Ban kita disobek," seorang pengemudi menjelaskan.

Sementara keluhan kedua ialah mengenai peraturan pembatasan tonase yang dikeluhkan sejumlah pengemudi. Menurut pengakuan mereka, para pengemudi sering kali tidak mengetahui batas-batas yang diterapkan peraturan itu.

"Selama ini kami pengemudi ngertinya kan bawa barang, Pak. Kalau tidak bawa barang banyak, ya uangnya tidak ada. Karena ongkos pun kita _gak_ tau batas atasnya di mana bawahnya di mana. Biar kita _gak overload_ terus akhirnya tidak dimintai uang sama Dishub," ucap salah satu perwakilan.

Terkait keluhan-keluhan ini, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa tindakan pungli dan premanisme itu tidak dibenarkan dan tidak boleh terus terjadi. Selepas pertemuan, ia langsung memerintahkan Kapolri dan Wakapolri untuk menindaklanjuti laporan-laporan itu.

 

"Saya perintahkan langsung ke Pak Kapolri dan Wakapolri untuk segera ditindaklanjuti. Tidak bisa seperti itu, itu yang pertama meresahkan, menyebabkan ketidaknyamanan, kedua menyebabkan biaya yang tinggi dalam transportasi kita. Ada _cost-cost_ tambahan yang seharusnya tidak ada. Itu dirasakan oleh para pengemudi truk dan itu sangat mengganggu," ujar Presiden di Istana Negara.

Dirinya juga mewanti-wanti bila ada oknum aparat yang sampai terlibat dalam tindakan pungli dan premanisme di jalanan ini. Menurutnya, sanksi yang akan diberikan akan sama dengan para pelaku pungli di administrasi pemerintahan yang ditangani oleh Saber Pungli (Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar).

"Sama saja, disikat semuanya," ucapnya.

Adapun mengenai keluhan soal aturan pembatasan tonase kendaraan, Presiden Joko Widodo menganggap hal itu akibat dari kurangnya sosialisasi yang dilakukan Dinas Perhubungan kepada para pengemudi maupun kepada perusahaan-perusahaan. Untuk itu, ia meminta kepada Perhubungan untuk lebih menyosialisasikan aturan-aturan dimaksud.

"Saya kira ada aturan-aturannya. Mungkin perlu sosialisasi agar para pengemudi mengerti, mana yang boleh, mana yang tidak boleh," tuturnya.

Selepas pertemuan, Kepala Negara juga menerima seorang pengemudi truk yang melakukan aksi jalan kaki dari Mojokerto ke Jakarta untuk menyampaikan keluhan-keluhan para pengemudi truk kepada Presiden. Agus Yuda, pengemudi dimaksud, diterima langsung oleh Presiden dengan didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Wakapolri Komjen Pol Syafruddin.

"Tadi dibicarakan sama Bapak Presiden beliau memang sangat kaget bahwasanya masih banyak hal-hal seperti itu membebani kita (pengemudi)," ujar Agus usai pertemuan (eas)

 

 

 

Monday, 07 May 2018 16:45

 

BOGOR(KORANRAKYAT.COM)

Bhin Bhin, Atung, dan Kaka adalah tiga maskot hasil karya anak bangsa yang diusung Indonesia dalam Asian Games 2018. Ketiganya merupakan cerminan dari tiga energi atau kekuatan yang berbeda yang semuanya berpadu menjadi satu dalam ajang olahraga tertinggi se-Asia.

Bhin Bhin, seekor burung Cenderawasih, merupakan representasi dari strategi. Dalam perwujudannya sebagai maskot, ia mengenakan rompi dengan motif Asmat khas Papua.

Sementara Atung merupakan seekor rusa bawean yang merepresentasikan kecepatan. Atung mengenakan sarung dengan motif tumpal dari Jakarta.

Adapun wujud Kaka, diambil dari badak bercula satu. Tentu saja ia mewakili representasi kekuatan. Kaka tampak mengenakan pakaian tradisional dengan motif bunga khas Palembang.

Ketiganya muncul dalam rangkaian penyambutan kunjungan Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok, Li Keqiang, ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 7 Mei 2018.

Saat memberikan pernyataan pers bersama selepas pertemuan bilateral, Presiden Joko Widodo mengapresiasi dukungan dan partisipasi RRT dalam penyelenggaraan Asian Games mendatang. Ia juga mengajak seluruh negara-negara peserta menjadikan Asian Games sebagai ajang memperkukuh persahabatan.

"Marilah kita jadikan Asian Games 2018 ini tidak hanya ajang perhelatan olahraga, namun juga sebagai energi Asia untuk perdamaian dan persahabatan kita," kata Presiden.

Menanggapi hal itu, PM Li Keqiang, yang turut memberikan pernyataan dalam kesempatan yang sama, mendoakan agar penyelenggaraan Asian Games 2018 di Indonesia pada Agustus mendatang dapat terselenggara dengan sukses. 

Tampak satu momen di mana Kaka, yang berarti kekuatan, diserahkan oleh PM Li kepada Presiden Joko Widodo di mana pada saat yang bersamaan, Presiden telah memegang Bhin Bhin di tangan kirinya. Setelahnya, Presiden Joko Widodo memberikan maskot Atung yang berarti kecepatan kepada PM Li untuk kemudian berfoto bersama.

"Sekarang kita mengangkat simbol (maskot) dari Asian Games dan mengharapkan bahwa Asian Games bisa sukses," tutur PM Li.(eas)

Monday, 07 May 2018 16:25

 

 

Indonesia dan Tiongkok sepakat untuk meningkatkan kerja sama dan kemitraan yang saling menguntungkan bagi kedua negara. Salah satunya dalam peningkatan kerja sama di bidang perdagangan.

"Hal itu disambut sangat baik oleh Perdana Menteri Li Keqiang untuk memberikan dukungan bagi masuknya lebih banyak lagi produk kelapa sawit, sarang burung walet, kopi, kakao, dan buah-buahan dari Indonesia seperti manggis, buah naga, dan salak. Tadi secara khusus PM Li Keqiang juga menyanggupi untuk peningkatan ekspor kita, tambahan minimal 500 ribu ton minyak kelapa sawit ke Tiongkok," tutur Presiden.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pernyataan pers bersama Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Li Keqiang, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 7 Mei 2018.

Indonesia berpandangan bahwa komoditas-komoditas lokal yang dimiliki Indonesia mampu memperoleh pasar yang besar bagi negara dengan jumlah penduduk sekira 1,37 miliar tersebut. Untuk itu, Presiden Joko Widodo berharap agar Indonesia dapat meningkatkan ekspor produk-produk unggulan Indonesia ke RRT.

Dalam kesempatan yang sama, PM Li mengapresiasi permintaan Indonesia untuk dapat meningkatkan ekspornya ke pasar Tiongkok. Salah satu dari komoditas yang ditawarkan ialah buah-buahan tropis dan produk-produk hasil pertanian asal Indonesia.

"Produk-produk pertanian dari Indonesia memiliki keunggulan di Tiongkok karena banyak yang kita tidak miliki di sana. Kami juga menyadari saat ini bahwa ekspor kelapa sawit dari Indonesia ke Tiongkok bisa ditingkatkan. Saat ini Tiongkok merupakan negara yang mengimpor kelapa sawit paling banyak dari Indonesia," kata PM Li.

 

Di sisi lain, pemerintah Tiongkok berharap peningkatan ekspor bagi produk-produk khasnya ke Indonesia seperti jeruk mandarin yang menjadi komoditas unggulan mereka.

 

"Tentu kami juga harus memastikan bahwa standar dan kualitas dari jeruk mandarin itu sesuai dengan standar dan kualitas di Indonesia," tuturnya.

 

Selain itu, Presiden juga menyebut bahwa sebagai dua negara besar, sudah selayaknya kemitraan yang terjalin antara Indonesia dan RRT ini juga dapat dirasakan manfaatnya bagi perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan dunia.

 

"Saya juga sampaikan bahwa kemitraan Indonesia dan RRT harus dapat memberikan manfaat bagi perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan dunia yang didasarkan pada penghormatan pada hukum dan norma-norma Internasional," ucapnya.

 

Kunjungan PM Li ke Indonesia yang merupakan kunjungan luar negeri pertama dirinya sejak dilantik pada Mei 2018 juga dimanfaatkan oleh Presiden Joko Widodo untuk berdiskusi soal isu-isu kawasan dan dunia. Ia menyinggung peranan ASEAN yang selama 50 tahun ke belakang telah berkontribusi secara signifikan dalam penciptaan perdamaian dan stabilitas di kawasan.

 

"Selain itu, saya tadi juga meminta dukungan Tiongkok terhadap perjuangan bangsa Palestina. Indonesia akan terus berada di garda paling depan dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina. Beliau, PM Li Keqiang, memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan bangsa Palestina," imbuhnya.

 

Turut hadir mendampingi Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Kepala BKPM Thomas Lembong.(eas)

 

 

 

 

Monday, 07 May 2018 08:55

.

 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Asian Games 2018 merupakan kesempatan emas sekaligus momentum terbaik bagi kita untuk mempromosikan Indonesia di mata dunia. Tahun ini, Indonesia dipercaya untuk menjadi tuan rumah bagi ajang kompetisi olahraga tertinggi di Asia ini yang secara resmi akan dibuka pada 18 Agustus 2018.Dengan mempertandingkan 40 cabang olahraga yang akan diikuti oleh para atlet dari 45 negara peserta, dapat dipastikan bahwa semua mata akan tertuju kepada Indonesia selama penyelenggaraan berlangsung.
 
Maka, bukan hal yang berlebihan bila Presiden Joko Widodo memberi perhatian ekstra bagi persiapan Asian Games edisi ke-18 ini. Bahkan, dirinya turun tangan langsung untuk ikut mempromosikan Asian Games melalui berbagai penampilan dan kunjungannya akhir-akhir ini.Di sela-sela aktivitasnya menemui para atlet Pelatnas berkuda di Arthayasa Stable, Kota Depok, Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden bersama dengan Richard Sambera, mantan perenang putra andalan Indonesia yang penuh prestasi, menggelar wawancara khusus dengan Presiden terkait penyelenggaraan Asian Games ini.
 
Berikut petikan wawancara dengan Presiden Joko Widodo:
 
_*Bagaimana hari Minggu seperti ini Bapak tumben meninjau para atlet kita?*_
 
Semuanya perlu dilihat, perlu dikontrol, karena tahun ini kita mempunyai sebuah _event_ yang akbar, yang besar, yaitu Asian Games ke-18 yang akan dimulai 18 Agustus yang akan datang. Perlu persiapan. Kesuksesan itu dimulai dari bagaimana kita mempersiapkan.
 
Kenapa saya cek _venue-venue_-nya sudah selesai atau belum? Kemudian persiapan atlet dalam rangka nanti prestasinya seperti apa juga harus dikontrol dan dicek.
 
Saya ingin melihat lapangannya seperti sekarang ini kita lihat, latihan untuk berkuda di Arthayasa, di Depok. Latihannya terus sehingga kita harapkan nanti kita dapat emas dari sini.
 
Saya mendapatkan informasi, dan setelah kita cek di lapangan, 92 persen _venue_ sudah selesai. Kemudian persiapan-persiapan atlet baik di tempat latihan seperti ini, baik di dalam dan luar negeri juga sudah berjalan. Kita harapkan nanti tidak hanya sukses persiapan, tetapi juga sukses pelaksanaan dan prestasi. Ini yang kita harapkan.
 
_*Apa itu alasan mengapa Bapak akhir-akhir ini ingin memastikan secara intens persiapan menuju Asian Games berjalan dengan baik?*_
 
Iya, dan juga rasa kepemilikan dari masyarakat. Oleh sebab itu selalu saya sampaikan kalau ini harus sudah hangat, harus panas, dan nanti menjadi sebuah demam. Karena sekali lagi, ini 45 negara akan berkumpul di Indonesia dan kurang lebih 15 ribu atlet akan berkumpul di negara kita sehingga masyarakat kita harapkan semuanya ikut berpartisipasi dalam Asian Games yang ke-18.
 
_*Termasuk jaket yang lagi heboh ini?*_
 
Iya, supaya masyarakat semuanya ingat bahwa 18 Agustus 2018 akan dibuka Asian Games di Jakarta.
 
_*Sebenarnya, dukungan konkret seperti apa yang Bapak harapkan dari seluruh masyarakat?*_
 
Seluruh masyarakat, dunia usaha, kemudian pemerintah, dan pemerintah daerah semuanya harus memberikan dukungan kepada _event_ besar karena ini menyangkut nama besar negara kita, menyangkut nama besar bangsa kita, semampu yang mereka miliki.
 
Misalnya toko-toko memberikan diskon untuk nanti pada saat Asian Games. Kemudian masyarakat mengadakan lomba-lomba baik di sekolahan, di kampung, atau di kabupaten dan kota masing-masing. Saya kira ini akan memberikan dukungan yang besar pada _event_ besar Asian Games 2018.
 
Termasuk saya pakai jaket ini, saya ingin mengajak masyarakat agar semuanya memberikan dukungan kepada Asian Games.
 
_*Suksesnya ada dua: penyelenggaraan dan prestasi. Bagaimana itu?*_
 
Yang paling penting, _venue_ harus siap dan tadi sudah saya sampaikan 92 persen sudah siap. Tinggal _finishing_ akhir-akhir saja. Kemudian saya lihat tempat-tempat _training_ seperti ini juga sudah digunakan. Artinya latihan ini juga terus menerus.
 
Yang kita harapkan nanti mendapatkan prestasi yang baik karena di Asian Games 2014 kita berada di _ranking_ 17. Target kita pada Asian Games yang ke-18 ini kita masuk ke 10 besar. Targetnya 16 emas, kurang lebih. Syukur bisa lebih.
 
_*Berbicara mengenai dukungan, apakah nanti Bapak akan banyak hadir di pertandingan untuk mendukung atlet?*_
 
Ya! Saya akan datangi, saya akan memberikan semangat di _venue-venue_ yang ada. Nantinya kita harapkan emas itu betul-betul bisa kita raih dan lebih dari target. Kalau kita datangi dan kunjungi yang paling penting bisa memberikan semangat kepada atlet-atlet kita.
 
_*Ada satu poin yang mungkin jarang didiskusikan, nanti bagaimana pasca-Asian Games?*_
 
Ini yang paling penting. _Venue-venue_ yang sudah kita bangun kemudian banyak yang kita perbaiki menelan biaya tidak sedikit. Pasca-Asian Games ini _venue-venue_ harus kita kelola sehingga produktif.
 
Yang pertama, _venue_ ini harus produktif. Harus dipakai latihan-latihan dalam rangka _event-event_ besar ke depan.
 
Kedua, yang berkaitan dengan industri olahraga ini juga harus dihidupkan. Seperti tadi saya mendapat informasi mengenai celana untuk berkuda, kemudian sepatu berkuda, kenapa kita harus impor? Karena sebenarnya kita sendiri bisa buat. Kalau impor harga Rp3-4 juta, kalau dibuat di sini bisa Rp500-600 ribu.
 
Kemudian misalnya meja pingpong. Kita sudah siap, kenapa harus impor? Produksi dalam negeri harus kita galakkan di bidang pendukung-pendukung untuk dunia olahraga kita.
 
_*Bagaimana masyarakat secara luas memulai lagi setelah ini? Apakah harus berolahraga atau memasukkan olahraga ke kehidupan sehari-hari?*_
 
Iya, termasuk itu. Artinya pasca-Asian Games kita harus punya _blueprint_ untuk dunia olahraga kita, untuk industri yang mendukung keolahragaan kita, dan memberikan demam kepada masyarakat agar giat berolahraga dalam rangka memberikan kesehatan kepada kita.
 
_*Belakangan banyak masukan dari atlet bahwa mereka belum mendapat peralatan dan belum beradaptasi dengan venue?*_
 
Semuanya memang harus beradaptasi dengan cepat. Saya kira atlet-atlet dari luar yang datang ke Indonesia hanya punya waktu seminggu untuk beradaptasi.
 
Seperti berkuda ini nantinya kan untuk kompetisinya di Pulo Mas. Tapi latihannya bisa di Arthayasa seperti ini. Jadi tidak harus latihan di tempat _venue_ yang akan digunakan bertanding.
 
Saya kira kita punya _venue_ untuk _training_ dan _venue_ untuk kompetisi. Saya kira berbeda itu. Saya melihat kesiapan kita sudah sangat baik.
 
Hanya sekali lagi, prestasi. Ini yang harus menjadi semangat kita.(eas)
 
Friday, 04 May 2018 16:32

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Usaha menyamakan presepsi didalam internal Polri digelar apel Satuan Wilayah (Kasatwil) itu bertujuan menyamakan fungsi mengatasi agenda-agenda kedepan seperti Menghadapi hari raya Nasional seperti  bulan Ramadhan ,Lebaran ini menjadi tugas Kapolda dan Kapolres memantau langsung  berkerjasama denga stechoder lain sehingga berjalan lancar. Seiring itu penting juga di kawal ada kegiatan Pilkada, Asian Games jangan sampai ada konflik-konfkik social yang menjadi penghambat semua kegiatan pembangunan yang ada

         (Kadiv Humas Mabes Polri, Irjjend Pol Setyo Wasisto :di temui di PTIK, Jakarta Selatan (3/5) 2018 mengatakan setelah dibuka apel kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) Polri dimana dihadiri seluruh Kapolda, Kapolres para perwira tinggi dan Pamen yang bertugas diluar struktur dan pejabat utama Mabes Polri. “Tujuan dari Apel Kasatwil adalah untuk menyamakan fungsi  mengadapi agenda-agenda kedepan ini yang paling dekat adalah menghadapi hari besar ke agamaan nasional karena sebentar lagi kota akan menghadapi bulan puasa, lebaran tentunya ada tugas-tugas dari Kasatwil terkait demgan pengamanan mudik dimana tadi ditekankan oleh bapak Kapolri untuk pengamanan mudik ini diharapkan semua Kasatwil turun tangan bisa menangani yang diharapkan bisa seperti tahun lalu,” ujanya.

                          Selanjutnya, Setyo menegaskan seperti kita ketahui bahwa ada perubahan dimana  tol  tidak sampai di Surabaya diperkirakan akan kepadatan di pintu tol di Semarang.” Oleh karena itu bukan hanya Kapolda Jawa Tengah tapi seluruh Kapolda dan Kapolres yang mempunya wilayah arus mudik atau jalur mudik ini diminta untuk persiapan,” tegasnya

         Untuk itu, Setyo menjelaskan terkait dengan bulan puasa dan lebaran tugas dari Satgas Pangan Polri di Pusat sampai dengan tingkat Polres. “ Satgas Pangan Polri bertugas untuk ikut berupaya menstabilkan harga bersama dengan tentunya bersama stecholer yang lain pemangku kepentingan Karena terkait dengan harga ini tidak bisa lepas dari ketersedian stock maupun produksi  bahan pangan itu sendiri,” jelasnya.

         Lebih jauh, Setyo ungkapkan   tugas satgas pangan dititik beratkan kepada masalah Retribusi. Kita harapkan retribusi bisa berjalan lancar tidak ada penyimpangan-penyimpangan dan harga sampai di tingkat konsumen bisa dibeli oleh masyarakat dengan harga yang terjangkau.” Filosofinya adalah  produsen senyum ,para pemain retail juga tersenyum masyarakat mampu membeli dengan harga terjangkau,” rincinya.

       Disamping itu, Setyo menandaskan kemudian agenda berikutnya adalah agenda Pilkada. Kita ketahui Pilkada tanggal 27 Juni dan sekarang ini sedang berlangsung separuh jalan untuk kampanye . Alhamdulilah hasil evaluasi kita sejauh ini masih kondusif dan kita harapkan ada hal-hal yang menonjol oleh sebab itu ini harus diperkuat dan harus ditingakatkan lagi pengamanannya sampai tingkatan nanti Paskah Pilkada itu sendiri. “Dimana 171 Gubernur, di kabupaten kota akan melaksanakan Pilkada,” tandasnya.

     Selainitu ,Setyo membeberkan  agenda lain adalah adalah Agenda Asian Games yang akan berlangsung tanggal 18 Agustus sampai 2 September 2018 adalah mengamankan ini adalah perintah Kapolri. Jadi di Jakarta, Palembang dan Jawa Barat  serta Banten Yang menjadi lokasi Asian Games tapi seluruh Kapolda untuk diminta melakukan gerakan perimbangan. “Gerakan pengimbangan artiya  menjaga situasinya betul-betul kondusif, betul-betul aman  sehingga secara keseluruhan di Indonesia ini  selama Asian Games aman terkendali. Tidak boleh ada kejadian yang menonjol yang mejadi atensi dari masyarakat ataunpun para peserta menjadi bom di Bali,” bebernya.

 

         Lebih lanjut, Setyo mengakui tugas kasatwil   tentunya ada arahan-arahan lain terkait dengan tugas pokok para Kasatwil .  Demikia saudara dan apel Kasatwil akan berakhir karena hari ini ada panel yang  dihadiri oleh Bapak Mendagri ,Bawaslu dan KPU  serta  dari mahkamah Konstitusi. “ Nanti siang  dan ada Inasgo kemuidan dari gubernur DKI dan Gubenur Sumatera Selatan serta Bapak kapolri sebagag demasien pimpinan rombonga atlit Indonesia. Nanti malam ada panel yang akan hadir menteri Pertanian, Perdagangan dan Bulog setelah magrib. Besok pagidiharapkan bapak Presiden atau Wakil Presiden Hadir yang memberikan arahan dan beberapa selesai Solat Jumat  akan ditutup,” ujarnya

 

    Disinggung soal konflik  Sosial ,upaya apa yang dilakukan menegah itu, Setyo mengungkapkan dari hasil penelitian kerusuhan Sosial  itu paling besar 40 persen adalah social budaya. “Oleh sebab itu pak kapolri sudah menyampaikan agar para Kasatwil melakukan preventif lebih mendekati masyarakat bekerja sama dengan pemangku kepentingan terkait dengan masalah nasional  soal budaya ini. Ini dihaarapkan suaoay tidak ada konflik  semuanya bias diselesai dengan baik,” ungkapnya.(vk)

Friday, 04 May 2018 16:23
 
 
 
MOSKOW,(KORANRAKYAT.COM)  – Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (PERMIRA) sukses menggelar laga olahraga antar mahasiswa negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) bertajuk ‘PERMIRA ASEAN Student Games’, di Moskow, Rusia, Minggu (29/4).
 
    Acara bertemakan ‘Let’s play together, build friendship  and fair play’ itu diawali dengan parade bendera ketujuh negara peserta,  yakni Indonesia, Malaysia, Kamboja, Thailand, Laos, Vietnam, dan Myanmar, yang dibawa oleh para peserta dan diiringi lagu tradisional masing-masing Negara.  Sekitar tiga ratusan peserta dan perwakilan diplomat masing-masing negara turut hadir dalam perhelatan perdana ini.
 
Salam perdamaian  diselipkan PERMIRA pada pementasan tari ‘Perdamaian’ asal Kalimantan Timur  yang diikuti pemotongan tumpeng oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi rusia dan Republik Belarus  Mohamad Wahid Supriyadi.
 
“Semoga melalui acara ini, hubungan antar Negara-negara angota ASEAN semakin erat,” ujar Ketua Panitia PERMIRA ASEAN Student Games Garin Yudha Primaditya. Ia juga menambahkan, semoga semoga perhelatan tersebut dapat menyatukan kekuatan pemuda ASEAN di masa mendatang.
 
          Meski berlangsung sehari, kompetisi berlangsung sangat ketat. Walau tak kebagian podium pertama dari ketiga cabang dan sejumlah kategori yang dipertandingkan, Indonesia cukup puas dengan perolehan podium kedua di cabang futsal wanita, dan podium ketiga pada cabang  futsal pria, badminton tunggal pria dan badminton tunggal wanita.
 
Dubes Wahid Supriyadi berharap, acara ini dapat menjadi agenda tahunan dan merupakan terobosan baru dalam menjaga solidaritas antar mahasiswa ASEAN di Rusia.
 
“Event olahraga seperti ini harus terus selalu diadakan setiap tahun, karena ini adalah terobosan baru untuk tetap selalu menjaga solidaritas dan daya saing yang sehat antar mahasiswa ASEAN yang ada di Rusia demi pembangunan pemuda dimasa yang akan mendatang,” ujarnya.
 
Selain itu, sajian kuliner khas masing-masing negara juga tutur memeriahkan perhelatan yang berlangsung di Sport Hall Moscow Technology University dan didukung oleh Kedutaan Besar RI Moskow, Atase Pertahanan Indonesia di Rusia, Atase Perdagangan Indonesia di Rusia dan sejumlah pihak di tanah air ini.
 
Berikut hasil lengkap pertandingan:
 
Futsal Pria :
 
- Juara 1 Malaysia
 
- Juara 2 Laos
 
- Juara 3 Indonesia
 
Futsal Wanita :
 
- Juara 1 : Malaysia
 
- Juara 2 : Indonesia
 
Badminton Tunggal Pria :
 
- Juara 1 vietnam
 
- Juara 2 vietnam
 
- Juara 3 Indonesia
 
Badminton Tunggal Wanita :
 
- Juara 1 vietnam
 
- Juara 2 malaysia
 
- Juara 3 Indonesia
 
Badminton Ganda Campuran :
 
- Juara 1 vietnam
 
- Juara 2 malaysia
 
- Juara 3 malaysia
 
Tenis Meja Tunggal Pria :
 
- Juara 1 vietnam
 
- Juara 2 malaysia
 
- Juara 3 Myanmar
 
Tenis Meja Tunggal Wanita :
 
- Juara 1 malaysia
 
- Juara 2 vietnam
 
- Juara 3 malaysia
 
Tenis Meja Ganda Campuran :
 
- Juara 1 malaysia
 
- Juara 2 vietnam
 
- Juara 3 Malaysia (ca)

 

 
 
 
.
Friday, 04 May 2018 16:08

 

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Bukan lah rahasia bahwa fasilitas kesehatan merupakan salah satu bagian bangunan rumah sakit yang menghabiskan energi paling besar karena harus beroperasi 24/7/365 dengan peraturan yang sangat ketat. 50 hingga 60 persen biaya operasional rumah sakit berasal dari konsumsi energi. Rumah sakit saat ini berada di bawah tekanan luar biasa untuk dapat tetap konsisten memberikan layanan terbaik di tengah-tengah pertumbuhan jumlah pasien dan alokasi anggaran yang kian menyusut. Tanggung jawab para staf semakin berat untuk menjaga performa fasilitas kesehatan sambil memastikan keamanan pasien dan kepatuhan terhadap peraturan.

        Di Indonesia sendiri, kendala tidak hanya terjadi dari sisi konsumsi energi. Hampir seluruh rumah sakit yang berada di wilayah terpencil dihadapkan pada masalah besar pemadaman listrik yang dikarenakan kurangnya suplai di wilayah tersebut. Hal ini tentunya akan berdampak terhadap kualitas layanan, keselamatan pasien dan menyebabkan rusaknya reputasi rumah sakit. Memiliki ketersediaan daya yang cukup di seluruh ruang termasuk ruang operasi, ICU dan kamar pasien menjadi fokus utama.

           Xavier Denoly, Country President Indonesia Schneider Electric mengatakan  apa dilema pengelola rumah sakit dalam hal pengelolaan energi dan bagaimana digitalisasi dapat membantu meningkatkan efisiensi dan menekan biaya operasional yang membumbung tinggi.

  Dikatakan juga Umumnya, rumah sakit memiliki cadangan generator yang dapat memasok listrik pada saat padam, namum biasanya pergantiaan antara listrik utama dengan listrik dari generator membutuhkan waktu sehingga penting bagi rumah sakit untuk memastikan kecukupan daya untuk ruangan-ruangan yang kritikal selama masa transisi tersebut. Namun begitu hingga saat ini belum banyak rumah sakit yang menaruh perhatian penuh pada meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan efektivitas pengelolaan energi sehingga banyak rumah sakit yang masih berada di jalur lambat ketika harus menerapkan teknologi baru yang dapat membantu mereka mencapai tujuan ini. Sementara Manajer Operasional membutuhkan akses cepat ke informasi infrastruktur untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pasien, staf dan pengunjung.

Namun sistem bangunan rumah sakit jauh lebih kompleks daripada di fasilitas jenis lainnya. Seringkali personil rumah sakit bahkan tidak menyadari masalah sistem atau kegagalan fungsi sampai seseorang masuk di pergantian waktu kerja. Ini tidak hanya menunda waktu respons, tetapi juga membuat frustasi para staf operasional karena harus diburu-buru dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Banyak Manajer Operasional juga menyadari adanya pemborosan energi yang signifikan yang terjadi setiap hari di ruang pasien dan ruang operasi, tetapi mereka tidak berdaya untuk secara cermat dan manual menyesuaikan setiap area di dalam area gedung yang luas. Tidak cukup waktu dan tidak cukup personel untuk melakukan pengecekan setiap saat untuk memastikan suhu tidak terlalu tinggi dan lampu dimatikan di kamar yang tidak berpenghunI

              Jadi bagaimana Manajer Operasional rumah sakit dapat mengatasi tantangan ini? Jawabannya ada pada data yang sudah ada di depan mereka. Mengoptimalkan Data Pasien dan Gedung untuk Penghematan dan Kepuasan Pasien Sistem manajemen gedung (Building Management System disingkat BMS) diibaratkan seperti sistem pernapasan rumah sakit. Menghirup udara masuk dan keluar dari rumah sakit dan menyaring kontaminan yang dapat mengancam pasien, staf dan higienitas peralatan. BMS juga memberikan manfaat yang sangat besar karena dapat mengumpulkan data bangunan untuk mendeteksi ketidakefisienan dan memperingatkan staf operasional terhadap masalah peralatan. Tetapi BMS biasanya tidak dapat melakukan analisa terhadap komponen penting dari lingkungan rumah sakit – yaitu alur keluar masuknya pasien.

           Sistem penerimaan pasien, pengosongan ruangan dan pemindahan pasien (Admission, Discharge and Transfer disingkat ADT) merupakan sistem yang memonitor kedatangan dan kepergian pasien dan dapat digunakan oleh staf operasional untuk menciptakan peluang baru untuk melakukan penghematan energi, meningkatkan produktivitas staf dan kepuasan pasien. Teknologi yang ada saat ini memungkinkan Manajer Operasional untuk memanfaatkan data jumlah okupansi ruangan yang belum digunakan secara maksimal. Kuncinya adalah berbagi informasi melalui Health Level-7 (HL7) interface untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan layanan kesehatan internasional dan privasi pasien. Dengan menggunakan HL7, staf operasional dapat menciptakan interoperabilitas antara BMS rumah sakit dan penjadwalan klinis, tata graha (housekeeping), dan sistem ADT.

               Sebagai contoh, a clinical optimization solution dapat berbagi status okupansi kamar pasien dan ruang operasi dengan BMS, yang dapat memberikan informasi kepada sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) dan sistem pencahayaan ruangan untuk bekerja ketika ruangan akan digunakan dan berhenti ketika ruangan sudah tidak dipakai sehingga penghematan energi dapat dilakukan dengan tetap memastikan keamanan dan kepuasan pasien. Sementara UPS dan trafo isolasi berfungsi untuk memastikan ketersediaan energi. Jika terjadi kegagalan daya, sistem akan memicu suara alarm untuk segera mengingatkan staf perawat dan tim perawatan, dan sistem UPS secara otomatis akan menggantikan pasokan daya cadangan sementara ke ruangan-ruangan yang kritikal, memberikan cukup waktu untukmelaksanakan prosedur cadangan untuk pembangkit listrik alternatif.

         Sementara Martin Setiawan Vice President Commercial & Industrial Building Channel VP mengatakan, bahwa saat ini sudah sekitar 20 Rumah Sakit di luar Jakarta  termasuk di Jatim dan Solo. Mereka telah merasakan keuntungan telah bergabung dengan Schneider Electric . Selain lebih efesien juga mempermuda pengawasan jaringan listrik yang ada di Rumah  sakitnya.   (an)

Thursday, 03 May 2018 01:43

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)   Ganjing ganjing pengawasan orang asing  yang menjadi tugas Imigrasi yang diatur dalam Undang-undang  No 6 tahun 2011, Namun  tidak menghilangkan kewenangan Polri untuk melakukan penyidikan terhadap orang asing yang meakukan pervuatan pidana seperti tindak Pidana narkoba, Pidana umum dan Pidana terorisme.

Dirjen Imigrasi Roni F Sompie  ketika dihubungi , Rabu (2/5) 2018 mengatakan sudah ada UU yang mengatur dan memberikan kewenangan Polri untuk melakukan penyidikan terhadap orang asing yg melakukan perbuatan pidana seperti tindak pidana Narkoba sesuai UU Narkoba, Pidana Umum dalam KUHP, Pidana Terorisme, pidana penyelundupan diluar wilayah kepabeanan, pidana perdagangan orang. Ini dalam pidana lainnya termasuk kewenangan Polri untuk melakukan pengawasan orang asing yg akan atau berniat melakukan perbuatan pidana,” ujarnya.

Selanjutnya, Ronny menegaskan artinya, tidak pernah hilang kewenangangan Polri untuk melakukan pengawasan terhadap orang asing sejak berlakunya UU No 6 tahun 2011.” Polri hanya tidak berwenang melakukan proses penyidikan terhadap orang asing berkaitan dengan pelanggaran dibidang keimigrasian seperti penyalahgunaan dokumen keimigrasi (paspor, visa dan izin tinggal), karena sudah diatur kewenangan tersebut oleh PPNS Keimigrasian,” tegasnya.

Untuk itu, Ronny menjelaskan sementara yg sangat dibutuhkan adalah perlunya Polri membuat SOP tentang Pengawasan Orang Asing sebagaimana diatur dalam UU No 2 tahun 2002 pasal 15 ayat 2 huruf i, yaitu Polri berwenang melakukan pengawasan orang asing secara fungsional, sesuai dengan kewenangan yg diberikan oleh beberapa UU lain yg bersifat khusus dan umum. “SOP tersebut  bisa dalam bentuk PERATURAN KAPOLRI tentang  Pengawasan Orang Asing oleh Polri,” Jelasnya.

Lebih lanjutnya, Ronny merincinya Kalau ada orang asing membawa narkoba, Polri bisa melakukan penyidikan terhadap orang asing tersebut  termasuk melakukan pengawasan agar orang asing tersebut tidak bisa melakukan perbuatan yang berkaitan dengan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. “Kalau ada orang asing melakukan perbuatan pidana umum seperti perampokan, penipuan, pembunuhan, penganiayaan dansebagai sesuai dengan rumusan pidana yang diatur dalam KUHP, maka Polri berwenang melakukan penyidikan terhadap orang asing tsb termasuk juga kewenangan pengawasan orang asing agar tidak dapat (tercegah) melakukan perbuatan pidana umum sebagaimana dilarang dalam KUHP,” rincinya.(vk)

Thursday, 03 May 2018 01:36

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Adanya keterlambatan keberangkatan Pesawat Lion Air rute Jakarta-Belitung tertahan hampir 2 jam di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (2/5/2018). Ini terjadi, kali ini keterlambatan (delay) karena  ada informasi ada bom di kabin pesawat yang kemudian tak terbukti.

       Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro, ketika mengirim lewat keterangan pers, Rabu (2/5) 2018 menyebutkan  adanya keterlambatan pesawat Lion Rute Jakarta -belitung hamper dua jam adanya penyebabnya."Kejadian bermula dari adanya informasi dari salah satu penumpang berinisial FW bahwa ada bom di pesawat tersebut," ujarya,

     Selanjutnya, Danang menegaskan Pesawat dimaksud adalah Boeing 737-800NG dengan nomor registrasi PK-LJY. “Berdasarkan jadwal semula, pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 09.25 WIB, dengan tujuan pendaratan di Bandara HAS Hanandjoeddin di Tanjung Pandan, Belitung,” tegasnya.

      Untuk itu, Danang menjelaskan Pimpinan awak kabin kemudian berkoordinasi dengan seluruh kru yang bertugas untuk menjalankan tindakan sesuai prosedur operasional. "Dalam menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan dan kru, pilot sebagai PIC memutuskan untuk menurunkan kembali (penumpang),"jelasnya.

      Lebih lanjut, Danang merincinya Sebagai bagian dari prosedur, 174 penumpang yang sudah berada di pesawat diturunkan kembali. Sesudah itu, kru melakukan pengecekan menyeluruh di pesawat tersebut"Dengan kerja sama yang baik antara kru pesawat, petugas layanan di darat (ground handling) dan petugas keamanan bandar udara, proses pemeriksaan diselesaikan secara tepat dan benar," rincinya.

      Namun, Danang mengakui ternyata, tidak ditemukan bom di pesawat tersebut. Namun, proses pengamanan dan pemeriksaan menyeluruh mengakibatkan pesawat tertunda terbang selama hampir 2 jam. "Lion Air telah menerbangkan (pesawat itu) dengan jadwal keberangkatan terbaru menuju Tanjung Pandan pada pukul 11.15 WIB," akuya,

      Seiiring dengan itu, Danang membeberkan adapun penumpang yang memberikan informasi terkait bom itu masih menjalani pemeriksaan lanjutan. Lion Air, lanjut Danang, telah menyerahkan FW ke petugas keamanan bandara (avsec) dan aparat kepolisian di bandara. "Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul agar rute penerbangan lainnya tidak terganggu," bebernya..

      Jadi, Danang menandaskan siapa pun termasuk penumpang pesawat jangan pernah sekali-sekali bergurau mengenai bom. Kabar bohong soal bom terkait penerbangan juga terancam sanksi pidana Pasal 437 UU Penerbangan. "Semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib," tandasnya. (vk)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gaya

Face Book Galleries

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Lalu Muhammad Zohri, juara dunia atletik di bawah usia 20 tahun kelahiran Nusa Tenggara Barat,...
              SURABAYA (KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo melantik Kepala Badan Pengelola...
    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap 9 orang buntu peristiwa perlawanan...
      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  -  Mapolres Indramayu mendapatkan kado teror bom oleh seorang keluarga...
      RUSIA(KORANRAKYAT.COM) Timnas Prancis berhasil menjadi juara Piala Dunia 2018 setelah meraih kemenangan...
      RUSIA(KRJ.COM) Timnas Belgia berhasil meraih juara ketiga pada Piala Dunia 2018. Keberhasilan tim Eden...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Hanya berselang sehari pasca politikus Golkar  ditetapkan tersangka, KPK langsung...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Perayaan Hari Ulang Tahun Polri ke 72 biasa dikenal Hari Bhayangkara di gelar di...
    JAKARTA(KORANRAKYAT,COM) - Hadiri perayaan Hari Ulang Tahun Polri ke 72 di Istora Senayan ,Rabu(11/7) 2018...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Akibat viralnya kelakuan  pemukulan yang dilakukan AKBP M Yusuf  di tokonya dan...