Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik dan tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Presiden Jokowi Resmikan Gedung Kantor Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia
Last Updated on Dec 25 2021

Presiden Jokowi Resmikan Gedung Kantor Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM,Presiden Joko Widodo meresmikan gedung kantor Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) pada Jumat, 24 Desember 2021. Dengan adanya kantor baru yang berlokasi di Jalan Matraman Raya tersebut, DMI diharapkan dapat bekerja dengan lebih semangat.   "Saya berharap...
Kejagung jamin Kepastian Hukum Investasi Di Indonesia
Last Updated on Dec 14 2021

Kejagung jamin Kepastian Hukum Investasi Di Indonesia

      JAKARTA,KORANRAKYAT.COM Pada Senin 13 Desember 2021, Jaksa Agung RI Burhanuddin didampingi Wakil Jaksa Agung RI Setia Untung Arimuladi menghadiri Seminar Investasi bertajuk “Capturing Indonesia’s Investment Opportunities in the New Normal Era” secara virtual dari ruang kerja Jaksa...
Kejati Jakarta Melakukan Penyelidikan Terkait Kasus Mafia Pelabuhan Di Tanjung Priok
Last Updated on Dec 14 2021

Kejati Jakarta Melakukan Penyelidikan Terkait Kasus Mafia Pelabuhan Di Tanjung Priok

      JAKARTA,KORANRAKYAT.COM Pada Selasa 14 Desember 2021, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor: 2973/M.1/Fd.1/12/2021 tanggal 14 Desember 2021 terkait dengan masalah mafia pelabuhan yang memenuhi kualifikasi tindak pidana korupsi yaitu...
Tinjau Lokasi Erupsi Gunung Semeru, Presiden Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Baik
Last Updated on Dec 07 2021

Tinjau Lokasi Erupsi Gunung Semeru, Presiden Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Baik

  LUMAJANG(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Selasa, 7 Desember 2021. Kepala Negara hadir untuk memastikan penanganan bencana erupsi berjalan baik dan segenap kekuatan yang...
Rapsel Ali Usul NTT atau Sulsel Jadi KEK Industri Peternakan
Last Updated on Dec 07 2021

Rapsel Ali Usul NTT atau Sulsel Jadi KEK Industri Peternakan

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Anggota DPR RI, Muhammad Rapsel Ali mengusulkan kepada pemerintah agar membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk industri peternakan. Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Selatan menurutnya adalah opsi terbaik. Sejauh ini, Indonesia sudah memiliki...

World Today

  •  
    TNI AD dan Tentara AS Gelar Latihan Perang

     

     

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -Tentara Angkatan Darat Indonesia (TNI AD) dan Amerika Serikat atau

     

Saturday, 08 May 2021 04:14

Awas Pembakar Hutan Kasus Karhutlah Polisi Pasang CCTV

Written by 
Rate this item
(0 votes)
 
 
JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Upaya melakukan pencegahan kebakaran Hutan (Karhutlah)  Dilakukan  penandatangan surat keputusan bersama mengatasi dan dilakukan penegakan hukum. Ini sesuai inpres Presiden dalam mengatasinya. cara digunakan pemasangan CCTV untuk mengetahui siapa yagmmelakukan pembakaran.
 
Kepala Divisi Humas Polri, Irjend  Pol Argo Yuwono ditemui di Mabes Polri, Kamis (6/5)2021 mengatakan hari ini kamis tanggal (6/5)2021 di Rupatama Mabes Polri diadakan suatu agenda surat Keputusan bersama antara Kapolri, Jaksa Agung dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, "Surat Keputusan bersama dalam hal penegakan hukum terpadu  berkaitan  dengan Karhutlah," ujarnya .
 
Selanjutnya, Argo menjrlskan jadi tadi ,juga dalam kesempatan disaksikan  oleh Bapak Menko Polhukam , juga ada  beberapa dari Kementerian terkait seperti dari Kemendagri, dan dari kementerian pertanian yang hadir dan ikut  menyaksikan kegiatan penandatangan surat keputusan bersama.  " Intinya bahwa  kegiatan itu Karhutlah   itu antara tahun 2019 hingga tahun 2020 ada penurunan  81 persen dengan titik api dan luas lahan yang terbakar," jelasnya.. 
 
ILebih lanjut, Argo merinci ntinya bahwa ada dua kegiatan,yaitu tentang  pencegahan dan penegakan hukum. berkaitan dengan pencegahan kita berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Kementerian dan perusahaan itu sendiri. Jadi contohnya kita bisa memasang katakan sesuatu CCTV yang ada radiusnya, ada jaraknya juknya, ", Nanti kita bisa melihat pada pembakar hutan yang bersangkutan tidak tertangkap tangan dan yang bisa melihat pelakunya disana. , kita juga bisa berputar 360 derajat , ini ada beberapa titik yang  kita bisa bekerja sama dengan Telkom dan dengan instansi yang lain. ini bagian dari pencegahan pemasangan alat pemantau   juga ada namanya posko terpadu, juga ada namanya patroli, juga ada namanya, edukasi yang kita gunakan.. semuanya kita pergunakan teknologi informasi," rincinya.
 
Untuk itu, Argp menandaskan Teknologi yang kita gunakan untuk mempermuda karena semua kita melihat bahwa arealnya luas sekali, kita harus mempergunakan teknologi yang kita punya. sehingga nanti "Kita  mengetahui titik api pun sehingga kita bisa tahu psikologi dipasang , dengan titik api kita bisa tahu  dan kita sudah  bisa tahu embun atau  kanal . Oleh Kementerian itu debit airnya berapa  yang kita musim penghujan dan musim kemarau.Musim hujan kita jaga jangan sampai ada kebakaran hutan," tandasnya.
 
.Seiring dengan itu, Argo  berharap Untuk itu ada penasehat hukum , kita  dengan kejaksan. Setelah kita melakukan penyelidikan kita koordinasi dengan Kejaksaan,begitu juga dengan saksi ahli dengan petunjuk yang lain., kita ajukan dan tidak ada bolak balik  Itu sesuai dengan Inpres Bapak Presiden kalau untuk kegiatan pencegah, dan penegak hukum kita lakukan secara terpadu "Tentunya nanti harapannya tidak ada lagi komplain dari negara lain baik dari negara tetangga dengan asap...Kegiatan terpadu ini bisa meminimalisir sampai sekarang sangat-sangat minim ya.. ada komplainnya,.kita berharap agar masyarakat sadar hutan ini sumber air yang harus kita jaga bersama agar tidak dibuat kesulitan ekonomi yang apa pun ,Kita jaga nanti anak cucu kita yang menanggung," harapnya..
 
ketika di tanya ini ada berapa Polda yang mengalami kebakaran hutan, Argo mengakui a da 6 Polda  yang prioritas ,ada lintas Polda Kalimantan Tengah,Kalimantan Timur, Riau,Sumatera Selatan, "Karena kita selain ada Mabes Polri nanti juga koordinasi dengan instansi terkait. Dengan Polda kita juga koordinasi yang ada disana. Artinya bahwa pertama kali ada alasan alat memantau titik api ,secepat mungkin bisa kita kendalikan . Ada beberapa reaksi di Polda dengan instansi terkait mematikan secepatnya titik api.Jangan sampai ada api dan terus meluas,"  akunya. (vk)


Read 307 times Last modified on Saturday, 08 May 2021 04:23
Login to post comments

Panggung Koruptor

  •  

     

     

     

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM Pada Selasa 14 Desember 2021, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta

     
  •