Headline News

Bupati Sidoarjo Hari ini Penuhi Panggilan KPK
Last Updated on Feb 16 2024

Bupati Sidoarjo Hari ini Penuhi Panggilan KPK

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM,-Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali hari ini (16/2), kooperatif hadir memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia dipanggil sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi pemotongan insentif pegawai di lingkungan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD)...
Catak Kinerja Positif,Bank Jatim Tebar Deviden Jumbo Rp 816 Miliar
Last Updated on Feb 07 2024

Catak Kinerja Positif,Bank Jatim Tebar Deviden Jumbo Rp 816 Miliar

  SURABAYA,KORANRAKYAT.COM, -PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2023. Acara tersebut dihelat di Ruang Bromo, bankjatim Kantor Pusat Surabaya pada hari Rabu (7/2). Hadir langsung dalam RUPS tersebut Gubernur...
Ketimpangan Terus Terjadi Di Indonesia, Inilah Komitmen Anies Baswedan!
Last Updated on Feb 04 2024

Ketimpangan Terus Terjadi Di Indonesia, Inilah Komitmen Anies Baswedan!

      JAKARTA,KORANRAKYATCOM - Ketimpangan di Indonesia masih menjadi masalah ekstrim yang sulit untuk diatasi, selain masalah tersebut ada juga masalah yang lain yaitu ketidakadilan dan kesetaraan. Mengenai permasalahan ini, berhasil menjadi sorotan dari Capres Nomor Urut 1 yaitu Anies...
Debat Capres Prabowo Sebut  Indonesia Kurang 140 Ribu Dokter
Last Updated on Feb 04 2024

Debat Capres Prabowo Sebut Indonesia Kurang 140 Ribu Dokter

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Calon Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto sebut  Indonesia kekurangan sebanyak 140.000 dokter. Dia berjanji akan mengatasi persoalan ini jika terpilih menjadi Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.Hal ini disampaikan Prabowo dalam Debat...

World Today

  •  
    Indonesia-Tanzania Sepakat Tingkatkan Kerja



    BOGOR,KORANRAKYAT.COM, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik

     

.MALANG(KORANRAKYAT.COM), Desertasi berjudul Kontruksi pemaknaan ritual kematian sebagai perwujudan nilai nilai Kebajikan sosial dalam perpektif bergerian  judul yang di pertaruhkan dihadapan para penguji program Doktoral dan ilmu sosial  politik oleh Kang Yoto sebutan Bupati Bojonegoro Drs, Suyoto, MSi   ujian promosi doktor pada saat di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (23/9/2017).

          Kang Yoto melakukan penelitian di Desa Pajeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro Dalam disertasi itu, dia mengkupas  sistem demokrasi di desa.“Saya sedang mencari model pembangunan desa yang mampu mandiri dan berkelanjutan. Ada unsur kemandirian dan berkelanjutan di Desa Pajeng.”“Setelah saya teliti, semua bermula dari warga yang menafsir ulang makna ritual kematian,” kata Kang Yoto kepada para penguji  .

         Diceritakan  ada seorang warga di Desa Pajeng meninggal pada awal 1990-an.Warga itu berasal dari keluarga miskin. Tidak banyak orang yang takziah ke warga itu.Apalagi setelah itu keluarga dibebani ‘kewajiban sosial’ untuk memenuhi serangkaian ritual kematian yang sulit dipenuhi oleh keluarga miskin itu. Kondisi keluarga itu menjadi pembahasan di antara warga sampai memunculkan Rukun Kematian (RK).

           Ritual itu disebut memberatkan kelompok keluarga miskin sehingga orang miskin hanya akan semakin miskin. Namun secara demokratis, para warga bisa menghadirkan solusi dengan lahirnya RK.Pembentukan RK itu ada dua tujuan. Pertama, memperbarui praktik ritual kematian untuk memastikan agar warga yang miskin tidak semakin miskin.

          Kedua memastikan RK memiliki manfaat bagi kepentingan bersama. Ada manfaat sosial dan kemampuan kombinasi yang melahirkan generatif self govermance ,"ujarnya. Study dari desa Pajeng itu menggambarkan bahwa bahwa demokrasi bisa membawa kemanfaatan kesejahteraan secara nyata.  Selain itu juga harus dibareni lima hal yaitu optimalisasi ruang publik oleh masyarakat, niat bersama untuk mewujudkan manfaat sosial .terciptanya kebijakan sosial .meningkatnya tingkat kualitas representasi,dan terwujudnya dialog generatif." Inilah model kemampuan masyarakatdan Pemerintah lokal mengelolah seluruh sumber budaya dan kearifan secara bersama." paparnya.Teori kontruksi sosial atas realitas yang diciptakan Peter L Berger dan Teori ruang publik yang diciptakan Jurgen habermas." Di Desa Pajeng ada ritual kematian yang dibangun masyarakat dan memiliki nilainilai kebajikan sosial." kang Yoto.  

              Sebelumnya kematian di desa Pajeng awalnya menjadi sebuah hal yang menakutkan. Apalagi pasca peristiwa konflik politik tahun 1965.Kini setelah masyarakat membangun Rukun Kematian (RK) secara mandiri, persoalan kematian tidak lagi menakutkan dan menjadi beban sosial bagi keluarga yang ditinggalkannya, Suyoto menemukan ada kebijakan kebajikan sosial yang dibangun masyarakat dari ritual kematian tersebut.

          " Dalam ritual kematian ada ruang publik yang menjadi ruang sosial masyarakat, bahkan sampai menjadi ruang rekonsosilisasi bagi mereka yang sebelumnya terpisahkan oleh peristiwa konflik politik tahun 1965."ungkapnya Sementara itu Promotor Prof. Dr. Hotman Siahaan mengaku tertarik atas kesepakatan yang dihasilkan warga melalui forum.Menurutnya .hal seperti itu muncul dari kearifan lokal masyarakat desa," itu sangat penting dalam komunitas,"terangnya. 

           Setelah oleh tim penguji oleh sejumlah professor dinyatakan lulus  nilai A dengan  IP 3,72 dan berhak menyandang gelar Doktor  maka kan Nyoto mengucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Muhammadiyah  Malang Drs.H Fauzan. Mpd Dan sejumlah promotor dan co promotor  diantara nya Prof. Dr. Hotman Sihaan  selaku promotor dan Prof. Dr.Ishomuddin Msi,  Dr Wahyudi, Msi, Dr. Rinekso  Kartono Ms serta semua pihak yang  yang mendukung atas suksesnya  kang Yoto hingga lulus  dengan gelar Doktor nilai sangat memuaskan .(an)  

 

 

 

Friday, 22 September 2017 09:43

Idrus Marham : Masa Surat DPP Tanpa Stempel Dan Nomor

Written by

BANDUNG (KORANRAKYAT.COM) Sekjen Golkar Idrus Marham membantah surat dukungan Golkar terhadap Ridwan Kamil untuk jadi cagub untuk Pilgub Jabar 2018. Idrus berkilah soal tanda tangannya di surat itu."Terkait beredarnya surat yang saya istilahkan itu adalah surat bodong. Ya kenapa? Karena pertama yang memang surat itu tidak seperti biasanya, seperti itu nggak mungkin kita keluarkan surat tanpa stempel tanpa nomor surat dan tanpa tanggal.

         Sampai hari ini DPP belum mengeluarkan secara resmi tentang pasangan yang diusung Golkar di Jabar," kata Idrus di kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Jumat (22/9).  Sementara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jabar merespons soal surat dukungan Golkar ke Ridwan Kamil untuk Pilgub Jabar yang disebut bodong alias palsu. Dalam waktu dekat, DPD Golkar akan melaporkan kasus tersebut ke Polri. "Kalau itu kan pernyataannya kan bodong, DPD Golkar Jabar akan melapor ke Mabes Polri melalui bidang hukum untuk melaporkan surat bodong itu. Nanti polisi akan mendalami siapa yang posting," ujar Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi saat dihubungi, Jumat (22/9/2017).


            Rencananya, hari Senin (25/9), DPD Golkar Jabar akan melapor ke Bareskrim Polri. "Hari Senin lah kita lapor," tambah Dedi. Bupati Purwakarta ini juga meminta Golkar mengusut pengedar foto surat tersebut. Sebab, ia heran mengapa surat yang bersifat rahasia bisa tersebar luas."Kalau itu surat bodong, mohon dicek siapa yang posting pertama surat itu siapa. Dan yang diposting itu barangnya di mana, kalau ada yang posting itu dan pengurus Golkar, maka Golkar harus memberikan sanksi. Ini partai besar, bukan organisasi kecil," ujar Dedi.(im)

.

Saturday, 19 August 2017 15:26

Kembali Bergoyang Ternyata Caisar Sudah Cerai

Written by

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) – Kabar mengejutkan datang dari pasangan Caisar Aditya dan Indadari. Selama ini, rumah tangga pasangan ini jauh dari gosip tak sedap. Namun, kabar terbaru terungkap bahwa rumah tangga pasangan ini kandas di tengah jalan. Caisar menceraikan sang istri. 

Hal itu tidak dibantah Indadari. Ia mengungkapkan bahwa mereka sudah bercerai secara agama. "Iya, sudah bercerai. Sejak hari pertama joget," katanya saat dihubungi melalui pesan singkat, Jumat malam, 18 Agustus 2017.

Mantan istri Lucky Hakim ini menjelaskan tak ada masalah serius yang menimpa rumah tangga mereka. Kejadian itu berlangsung dalam waktu yang cukup cepat dan singkat.

"Katanya sudah beda visi misi, dan sudah tidak bisa bersama lagi," ungkap wanita berhijab tersebut.

 

Indadari menikah dengan Caisar pada 5 April 2014 di Lampung. Keduanya mulai bertemu di sebuah acara di salah satu televisi swasta tahun 2013 lalu.(an)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Penangkapan bos Firts Travel yang merupakan pasangan suami istri, Andika Surachman dan Anniesa Desvitasary Menyeret artis Syahrini. Pelantun ‘Sesuatu’ ini akan dipanggil Bareskrim Polri terkait umroh gratisnya dengan First Travel.

Biro perjalanan umrah First Travel ternyata pernah memberangkatkan sejumlah artis ternama. Antara lain Julia Perez atau almarhum Jupe, Syahrini, hingga Ria Irawan. Saat itu ia menunaikan ibadah umrah dengan fasilitas VIP bersama artis Ria Irawan.

Sedangkan penyanyi Syahrini mengajak anggota keluarga dan asisten rumah tangganya. Wanita berusia 34 tahun ini pergi umrah bersama 18 keluarganya dengan fasilitas VVIP.

Kepergiannya ke Tanah Suci Mekkah dengan difasilitasi First Travel pernah diunggahnya di akun media sosialnya pada 26 Maret 2017 lalu.

Bismillahirahmanirrahim, memenuhi panggilan-Mu mengunjungi Rumah Allah SWT, Makkah” tulis Syahrini, lengkap dengan tanda pagar (tagar) VVIP First Travel Umrah.

Pada situs resmi First Travel, tidak tercantum keterangan harga untuk paket umrah dengan kelas VVIP. Namun, untuk kelas VIP, perjalanan umrah ini dibanderol dengan harga Rp 54 juta.

Dengan biaya sebesar itu, fasilitas yang didapatkan, di antaranya penerbangan kelas utama dengan maskapai penerbangan nomor satu, hotel bintang lima, yakni Hotel Dar Tawhid Intercontinental (Makkah) dan Hotel Intercontinental (Madinah). Selain itu, bus eksekutif atau mobil pribadi, tur Makkah dan Madinah, air zam-zam lima liter, dan perlengkapan umrah.

Jika dilihat dari harga tersebut, kemungkinan kelas VVIP akan dipatok dengan harga yang lebih tinggi. Dan fasilitas yang diperoleh pun lebih banyak.

Sebelum berangkat umroh, Syahrini sempat melakukan jumpa pers bersama Anniesa Desvitasary. Di kesempatan itu, Syahrini mengatakan alasannya memilih First Travel sebagai biro perjalanan reliji.

“First Travel perusahaan besar. Sudah teruji. Berizin resmi dan profesional. Aku kenal baik dengan Pak Andika (pemilik First Travel) dan istrinya. Jadi, kita sudah seperti keluarga. Ya, aku pilih travel ini salah satunya, ya, karena itu tadi,” ujarnya kala itu.

Sementara Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, mungkin akan ada calon tersangka lain yang juga berperan dalam kasus ini.

“Untuk calon tersangka bisa saja, nanti dilihat peran masing-masing orang, besar atau tidak,” kata Martinus Sitompul di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (10/8).

Tak hanya soal penipuan, Polri juga akan menelusuri ada-tidaknya tindak pidana pencucian uang untuk menelusuri aset-aset tersangka.

“Dengan TPPU, kita bisa telusuri aset. Misal dia punya bank apa saja. Bank A misalnya, kita blokir, baru kita sita. Itu dengan TPPU. Kalau cuma dengan (pasal) penipuan, penggelapan, tidak bisa,” ujar Martinus.

Nantinya aset kedua tersangka akan disita. Martinus meyakinkan hanya aset yang berhubungan dengan tindak pidana penipuan saja yang akan disita, sedangkan yang berkaitan dengan hasil bisnis lain tidak.Sementara itu, untuk mengembalikan uang jemaah, hal itu akan diputuskan pengadilan.

Dalam kasus ini, Polri menjerat kedua tersangka dengan Pasal 55 juncto Pasal 378 (penipuan) dan 372 (penggelapan) KUHP serta UU No 19 Tahun 2016 tentang ITE. Polisi masih mempelajari kasus itu dengan pasal pencucian uang.

Modus Firts Travel Tipu Ribuan Jamaah

Tim penyidik Bareskrim Polri mengungkap modus penipuan oleh PT First Anugerah Karya Wisata alias First Travel untuk mendapatkan calon jemaah umrah. Mereka rata-rata tergiur dengan murahnya ongkos ibadah umrah di Arab Saudi yang ditawarkan First Travel.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan, selama ini First Travel menjaring korban dengan cara mengumbar penawaran biaya umrah murah. Penawaran ini dipromosikan First Travel dari seminar-seminar yang digelar.

“Kemudian mereka menawarkan layanan perjalanan umrah dengan macam-macam paket,” kata Herry.

Paket umrah yang ditawarkan dibagi dalam tiga kelas. Paket kelas satu dipatok hanya Rp 14,3 juta. Lalu, untuk kelas kedua atau reguler dipatok sebesar Rp 25 juta. “Sedangkan paket VIP (Very Important Person) Rp 54 juta,” ujarnya.

Dalam perjalanannya, banyak agen yang direkrut First Travel mendapatkan jemaah atas promo yang ditawarkan. Menurut Rudolf, sebanyak 70 ribu bakal dijanjikan berangkat dan mulai melakukan pembayaran.

“Jadi jamaah yang sudah mendaftar dan membayar itu 70 ribu orang. Cukup besar ya dan hanya 35 ribu yang berangkat. Sisanya 35 ribu jemaah tidak bisa berangkat dengan berbagai alasan,” kata dia.

Berdasarkan hitung-hitungan kasar sementara oleh kepolisian, kerugian yang ditaksir puluhan ribu calon jemaah bisa mencapai Rp 500 miliar.

Hal itu setelah dihitung perkalian jumlah jemaah yang gagal sebanyak 35 ribu orang dengan tarif promo Rp 14,3 juta. “Maka kerugian mencapai Rp 550 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah agen yang menjadi mitra dan rekanan First Travel menyambangi kantor Bareskrim Mabes Polri yang sementara bertempat di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, kemarin.

Mereka menolak penetapan tersangka dan penahanan terhadap Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari, yang juga direktur di perusahaan tersebut.

Salah satu perwakilan agen, Nurmaemunah menilai, penahanan terhadap Andika Surachman dan istrinya itu akan membuat para calon jemaah dari agen-agen di bawah First Travel batal berangkat ke Tanah Suci.

Oleh karena itu, mereka meminta polisi membebaskan keduanya. “Seluruh agen dan PIC (person in contact) meminta Anniesa dan Andika dibebaskan untuk mengurus jemaah yang akan diberangkatkan pada bulan November 2017,” kata Nurmaemunah.

Selain itu, kata Maemunah, para agen di bawah First Travel juga berharap agar Kementerian Agama mencabut Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 589 Tahun 2017 tentang Penjatuhan Sanksi Administrasi Pencabutan Izin Penyelenggaraan PT First Anugerah Karya Wisata sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah, yang berlaku sejak 1 Agustus 2017.

Para agen tersebut membuat petisi dalam bentuk spanduk yang bertanda tangan para pemilik agen di bawah First Travel. Perwakilan agen tersebut mengaku mewakili 128 agen, 44 PIC di seluruh Indonesia, dengan total sekitar 28.000 jemaah.

Maemunah mengatakan, petisi tersebut disampaikan ke pihak Bareskrim. “Saya kasih petisi ke polisi, minta Andika dan Anniesa dibebaskan,” kata dia.(ar)

 

 

 

 

 

 

 

Thursday, 03 August 2017 09:39

Diduga Pakai Narkoba Tora & Mieke Ditangkap Polisi

Written by

JAKARTA, (KORANRAKYAT.COM)  Miliki 30 butir psikotropika jenis dumolid, pasutri Tora Sudiro dan Mieke Amalia ditangkap satgas narkoba Jakarta Selatan di kediamannya di kawasan Perumahan Belleviu, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Kamis (3/8/2017) pukul 10.00 WIB.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Iwan Kurniawan pun membenarkan hal tersebut dengan memberikan keterangan singkat awal kepada awak media di Polres Jakarta Selatan, Kamis (3/8/2017).

"Kami dapatkan informasi dan ini merupakan pengembangan kasus psikotropika sebelumnya. Dua orang kami amankan yakni TS dan MA dengan barang bukti 30 butir psikotropika," ungkap Kombes Pol Iwan Kurniawan.

Lebih lanjut, Tora Sudiro dan Mieke yang kini berada di Polres Jakarta Selatan masih menunggu hasil penyelidikan dan tes urin yang tengah dilakukan kepolisian.

Tora Sudiro dan Mieke Amalia istrinya tampak sedang duduk di sebuah ruangan. Keduanya ditangkap terkait penyalahgunaan narkoba. (Istimewa)

"Yang pasti kami sedang melakukan penelitian terhadap barang bukti dan juga sedang menguji urine yang bersangkutan saat ini masih dalam proses hasil. Nanti dikabarkan ke kawan-kawan media," jelasnya.

Adapun kronologi penangkapan Tora Sudiro dan Mieke dilakukan satgas narkoba Jakarta Selatan di kediamannya di kawasan Perumahan Belleviu, Ciputat, Tangerang Selatan sekitar pukul 10.00 WIB.

"Satgas Jakarta Selatan telah mengamankan dua orang atas nama TS dan MA, diamankan karena ada informasi memiliki barang bukti yakni psikotropika. Kami temukan 30 butir psikotropika yang hingga kini masih dilakukan tes," kata Iwan Kurniawan

Belum diketahui ketika penangkapan berlangsung apakah anak-anak Tora dan Mieke tengah berada di tempat kejadian peristiwa. Hingga saat ini, awak media masih menunggu pernyataan resmi soal status Tora dan Mieke.

Medio Maret 2010, Tora Sudiro dikabarkan ditangkap satuan narkoba Polres Jakarta Selatan. Namun kemudian Tora muncul dan membantah kabar tersebut.(an)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Jeremy Thomas merasa diperlakukan tidak wajar oleh Polisi karena anaknya Alex Matthew Thomas di tangkap akibat dituduh memesan narkoba akhirnya Jeremy laporkan kasusnya   ke Propam Mabes Polri.

Artis peran Jeremy Thomas ditemui Sentra Pelayanan Propam Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017) di Mabes Polri mengatakan dan  membantah tuduhan yang menyebutkan bahwa putranya, Axel Matthew Thomas, ditangkap karena memesan narkotika jenis happy five.
Polisi bahkan mengaku telah mengantongi bukti transfer dari putra Jeremy. Mereka juga mengatakan bahwa penangkapan terhadap Axel berdasarkan pengembangan kasus pengungkapan penyelundupan narkotika jenis happy five asal Malaysia yang diselundupkan ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta."Tidak. Ya, saya dengar. Itu tidak benar karena tidak ada bukti. Saya enggak tahu (dari mana bukti transfer itu). Mungkin dari internalnya mereka yang langsung berdalih seperti itu. Yang jelas Axel tidak ditemukan barang bukti apa-apa," ujarnya.

Selanjutnya, Jeremy menegaskan Jika ditemukan bukti bahwa Axel pernah mentransfer sejumlah uang kepada penjual happy five itu, Jeremy menganggapnya wajar. Karena sebelum Axel diminta ke tempat kejadian penganiayaan, anaknya itu sedang menuju Pondok Indah Mall untuk mengambil baju yang ia beli pada temannya.

Pembelian itu bisa saja lewat cara transfer. Namun, teman Axel justru meminta Axel ke Hotel Kristal, tempat di mana ia diciduk oknum polisi.

"Bukti transfer boleh aja. Anaknya (teman Axel) kan juga jualan bajuonline. Yang saya tahu tidak ada (pembelian happy five). Kalaupun dia (Axel) melakukan transaksi-transaksionline, sekarang itu sangat wajar. Axel suka membeli baju dan sepatu online, suka menitip kepada temannya," tegasnya.

Untuk itu, Jeremy menjelaskan kemarin dia ingin membeli baju Supreme, saya tahu baju Supreme itu kaos. Tapi ketika membeli malah diarahkan ke sana, Kan bisa aja. Seseorang bebas kok menjual apa saja."  Tapi mungkin ketika dia tersangkut masalah mungkin dibelokkan ke masalah situ (narkoba)," jelasnya.

Lebih lanjut, Jeremy merincinya  mengaku kenal dengan teman Axel itu, bahkan cukup mengenal baik orangtuanya. Namun, Jeremy menolak menyebut nama ataupun inisial teman Axel tersebut.
"Ya, kalau kunci di temannya, dia memberikan informasi yang salah (bahwa Axel memesan happy five). Faktanya Axel itu waktu keluar dari tangga Hotel Kristal itu tidak ada barang bukti,"rincinya.

Seiring dengan Jeremy mengungkapkanIa permasalahan utama dalam kasus ini bukanlah soal Axel memesan atau menggunakan narkoba atau tidak. Melainkan bagaimana prosedur pemeriksaan terhadap anaknya dijalankan dengan benar.
"Yang kita lihat di sini bukan itunya (dugaan narkoba) lho, harus digarisbawahi, tolong dibilangin sama Pak Kadiv Humas yang terhormat, tolong lihat tindak pidana yang dilakukan oknumnya. Kalau Anda melakukan suatu proses yang benar, jangan Anda isukan masalah itunya (narkoba) kan. Yang Anda lihat benar enggak sikap terhadap putra saya. Ya dong?" Ungkapnya.

Oleh karena itu, Jeremy membeberkan sekarang, waktu Axel dikeluarkan tanpa barang bukti apa-apa, dia tidak mengaku, dipaksakan untuk mengaku, akibatnya dia babak belur dan dikeluarkan, dilepaskan. Itunya yang tidak boleh. Tidak ada sura perintah. Tidak ada KTA (kartu tanda anggota). "Diberitakan sebelumnya, putra Jeremy dianiaya oleh beberapa orang di salah satu kamar hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (15/7/2017), sekitar pukul 19.30 hingga 22.30 WIB," bebernya.

Sesuai perkembangan, Jeremy menandaskan Axel diduga melakukan tindak penyalahgunaan narkoba. Jeremy menuturkan bahwa dari pengakuan putranya saat itu sekitar pukul 19.00 WIB, Axel mendapat telepon dari seorang temannya dan diminta datang ke Hotel Kristal, Kemang, Jakarta Selatan. " Axel yang posisinya tengah berada di daerah Cilandak, kemudian menuju lokasi. Saat sampai di hotel tersebut, tiba-tiba beberapa orang yang mengaku anggota kepolisian Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta langsung menciduknya. Saat itu Axel diduga melakukan penyalahgunaan narkoba.
"Dipaksa mengaku menggunakan narkoba dan memilikinya," tandasnya.

Jadi, Jeremy menambahkan namun kemudian, Axel dilepas setelah tak ditemukan barang bukti narkoba. Tak terima atas insiden yang menimpa putranya, Jeremy lalu melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (15/7/2017) lalu dan Propam Polri." Saat ini Axel tengah menjalani perawatan di rumah sakit Pondok Indah," tambahnya.(vk)

 

.

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Untuk membuktikan klaim bahwa ZenFone Zoom S adalah smartphone yang khusus dibuat untuk keperluan fotografi, ASUS menggandeng lebih dari 100 fotografer #

profesional di Indonesia untuk menggunakan ZenFone Zoom S sebagai device untuk kegiatan fotografi mereka. Hasilnya, para fotografer tersebut sangat menyukai fitur-fitur fotografi yang adalah pada

perangkat tersebut dan merekomendasikannya sebagai device yang wajib dimiliki para fotografer.(13 Juni 2017) Salah satu fotografer senior Indonesia, Darwis Triadi, ikut mencoba smartphone yang

punya kemampuan perbesaran hingga 12 kali ini. Dirinya mengatakan sangat menyukai fitur bukaan lensa pada ZenFone Zoom S yang mencapai f/1.7 atau hampir menyemai bukaan lensa sebuah kamera

profesional. Fotografi itu bukan hanya menitikberatkan pada alat atau sekedar bicara soal kamera,” ucap Darwis Triadi. “Namun yang penting sebetulnya adalah bagaimana cahaya itu terserap sehingga dia

mampu menghasilkan gambar yang baik disebabkan cukupnya cahaya yang masuk,” kata Darwis lagi.

Dengan demikian, menurut Darwis, peralatan kamera baik itu DLSR ataupun smartphone, asalkan bisa mendapatkan cahaya yang cukup tentu akan mampu menghasilan kualitas gambar yang baik. Melalui

aperture f/1.7 itu, Darwis melanjutkan, ZenFone Zoom S akan memiliki dukungan cahaya yang cukup untuk mereproduksi gambar yang berkualitas. Lain halnya dengan Darwis, salah satu fotografer

kawakan lainnya yang dimiliki Indonesia, Roy Genggam, mengatakan bahwa sisi unik dari ZenFone Zoom S yang dia temukan adalah, ada fitur manual. Dari sana, ia bisa mengubah speed, ISO, WB, dan

Optical Zoom-nya. “Ketersediaan fitur manual dalam perangkat smartphone untuk mendukung akfitivitas fotografi itu sangat penting. Karena itu akan sangat membantu para peminat fotografi menghasilkan

karya foto yang bagus,” ucapnya. Selain dua fotografer professional tersebut, masih ada puluhan fotografer lainnya, yang juga telah menjajal kemampuan zenfone Zoom S. Mereka adalah para fotografer

yang datang dari beragam genre dan minat antara lain, landscape, commercial, fashion, lifestyle, travel, serta komunitas fotografi.Karya-karya dari para fotografer-fotografer papan atas tersebut dapat dilihat

melalui situs .

Pendamping Fotografi yang Mumpuni

ZenFone Zoom S dirancang dengan dual kamera yang sangat mumpuni untuk fotografi, dengan aperture f/1.7 yang membuat kamera ini dapat menangkap gambar dengan sempurna dalam keadaan gelap,

serta memiliki kamera yang dapat melakukan zoom hingga 12x. “ZenFone Zoom S sengaja dirancang sebagai device yang mumpuni untuk menunjang kegiatan fotografi,” ucap Galip Fu, Country Marketing

Manager, ASUS Indonesia. “Para pehobi foto baik yang pemula maupun profesional, dapat menjadikannya perangkat pendamping utama mereka mengabadikan momen-momen indah yang ditemui dimana

saja,” kata Galip lagi.

Dengan telah digunakan dan direkomendasikan lebih dari 100 fotografer, baik fotografer profesional, fotografer media sosial, fotografer lifestyle, dan komunitas fotografi, Galip menambahkan, pengguna

tidak perlu ragu untuk memilih ASUS Zenfone Zoom S sebagai smartphone andalan buat melakukan photo hunting.(eas)

 

 

 Setelah sekian lama berjuang dengan penyakit kanker servik, artis cantik Julia Perez akhirnya berpulang pada Sabtu (10/6) pagi. Kabar duka itu disampaikan dari akun instagram adik Julia Perez, @anggitheperez.Innalilahiwainailahirojiun telah berpulang kakak kami tercinta Julia Perez. Minta doanya ya semua , terimakasih semu atas supportnya selama ini,” tulis akun @anggitheperez.“LOVE YOU YULI❤️,” imbuhnya Dalam foto yang diunggah Anggi, tampak Julia Perez terbaring dengan wajah pucat berbalut selimut. Sedangkan sang adik duduk di sebelahnya sambil menggenggam tangan Jupe, panggilan akrab Julia Perez dan ditempel di pipinya. Sontak kabar duka itu langsung mengagetkan para netizen dan juga penggemar pelantun lagu belah duren itu. Para netizen pun ramai-ramai menyampikan doa dan bela sungkawa.  Selamat jalan ka jupe...smga amal ibadah nya di trima di sisi allah swt..aminnn smga engkau tnang di surga sna..amiinn,” tulis pemilik akun lyani_99Innalillahiwainnalillahirojiun..semoga tenang di sisi NYA. amin” yniahart.. Sementara Yuni Shara juga ikut mengucapkan bela sungkawa selama jalan adik Sayang .Yuni Shara mengungkapkan kesedihannya ditinggal Jupe yang meninggal karena kanker serviks."Selamat jalan adikku sayang..@juliaperrezzGustiAllahmenyayangimuAlfateha

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Museum Nasional Indonesia bekerjasama dengan Dapoerdongeng dan Teater Koma kembali menggelar program storytelling pentas dongeng interaktif dan penuh muatan sejarah,  AkhirPekan@MuseumNasional, yang telah mendongkrak jumlah pengunjung museum hingga 10% sejak 2013. 
 
Sukses memecahkan rekor baru dengan menggaet hampir 850 penonton pada pentas dongeng pertama, 14 Mei lalu, dapoerdongeng dan Teater Koma menggelar lakon baru, “Asam di Laut, Garam di Gunung” yang membawa penonton kembali ke tahun 1755, saat perebutan tahta antara kakak-adik Sunan Pakubuwono II dan Pangeran Mangkubumi nyaris membawa kerajaan Mataram  pada ambang kehancuran.  Puluhan ribu rakyat menjadi korban, sawah ladang tak terurus,  dan kelaparan merajalela dalam peperangan yang berlangsung 10 tahun tanpa satu pun pemenang itu. Bahkan VOC yang ikut-ikutan memanfaatkan perebutan takhta berada di ambang kebangkrutan!
 
Olanda lantas mengatur perjanjian licik demi menyelamatkan semua pihak. Mangkubumi mendapatkan setengah wilayah Jawa sebagai Sultan Hamengkubuwono I di Yogyakarta --asalkan bersedia membiarkan Pakubuwono III, sang penerus mahkota, terus bertahta sebagai Susuhunan Surakarta. VOC yang merasa telah “berkorban” menyediakan dana, soldadu dan persenjataan bagi kedua belah pihak pun menuntut bagiannya: menjadi "penguasa ketiga" yang berhak menyewa tanah pesisir utara Jawa dengan harga super murah.
 
Pada 13 Februari 1755, semua pihak yang pernah berseteru  bertemu untuk menandatangani Perjanjian Giyanti  di dusun Janti, antara Surakarta dan Yogyakarta. Desa kecil di kaki Gunung Lawu, Karanganyar, itu pun menjadi gaduh dengan kehadiran pasukan VOC serta para pengageng (pejabat) Kasunan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta. Semua sibuk berbenah menyambut para Raja dan tetamu agung. 
 
Di belakang panggung, perselisihan antara abdi para raja yang baru saja usai bertikai tak terhindarkan. Masing-masing ingin menunjukkan adat dan tata-cara keratonnya-lah yang paling unggul. Nyai Lurah Gandarasan dan Centhini, juru masak desa yang ditunjuk Sultan Hamengkubuwono I berkejaran dengan waktu dan dana yang serba seret untuk untuk menyiapkan hidangan tetamu yang lezat dan sederajat sajian Kasunan Surakarta. Salah sedikit bisa membuat buyar perjanjian yang sudah susah-susah dibangun. Jawa akan kembali diterjang perang yang bakal memakan ribuan korban rakyat! 
 
Mampukah keduanya menciptakan hidangan yang bakal mendamaikan dua seteru --sementara mata-mata Susunan Pakubuwono III terus mengawasi dan mencari peluang untuk mempermalukan mereka?
 
Lakon tentang kuliner Jawa yang terinspirasi bahan makanan dari tanah, hutan, sungai dan laut Nusantara ini bakal mengajak penonton menjelajahi artefak bertani, nelayan, memasak dan mensaji dalam koleksi Museum Nasional Indonesia yang mencerminkan kebhinekaan dan pembaruan yang membentuk Nusantara. 
 
Sebagai bagian dari upaya menjadikan museum ruang belajar yang seru dan interaktif bagi anak-anak, Pemandu Museum Nasional Indonesia akan mengajak anak-anak belajar tentang aneka artefak tersebut melalui kegiatan treasure hunt  dengan berbekal Peta Jelajah dan aneka info dan kuis di platform sutori.com yang dirancang khusus oleh dapoerdongeng!
 
Pada hari yang sama, dapoerdongeng dan Museum Nasional Indonesia akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan guru dan orangtua untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan keberadaan koleksi, kajian dan tenaga ahli yang tersedia di museum sebagai ruang belajar alternatif, sumber daya materi pembelajaran, dan mitra kerja bagi guru, siswa dan orangtua. (an)

TERNATE(KORANRAKYAT.COM) Penyanyi Pamela Savitri akhirnya buka suara usai mendapat kecaman karena penampilannya yang dinilai seronok saat beraksi di Ternate, Maluku Utara pada Senin (1/5). Cewek seksi yang terkenal lewat grup Duo Serigala itu mengaku kaget mendapat komentar negatif pasca tampil di sana. Apalagi saat kejadian, aksi panggungnya berjalan lancar tanpa adanya protes dari penonton.
"Kejadian itu benar-benar nggak sengaja. Saya juga kan sebagai artis penyanyi tidak ingin hal itu terjadi. Kami kan sebagai artis yang hanya sifatnya menghibur dan menyanyi dalam acara itu," kata Pamela Savitri kepada wartawan , Selasa (2/5).


Meski tidak menyangka, pemilik goyang dribble itu berjanji bakal menjadikan kejadian tersebut sebagai pelajaran. Dia mengaku akan menjaga penampilan dan goyangannya saat berada di panggung berikutnyaSementara Jogugu atau Perdana Menteri Kesultanan Ternate, Zulkiram Machmud menyayangkan Telkomsel  menggelar konser artis Duo Serigala yang terkenal dengan tarian seksinya itu di Ternate pada Senin (1/5/2017) lalu.Zulkiram menilai, penampilan Duo Serigala itu meresahkan masyarakat adat Kesultanan Ternate karena kedua artis tersebut dianggap telah melakukan tarian erotis dan yang tidak pantas dipertontonkan di hadapan umum.

Apalagi lokasi konser masih berada di dalam area Kesultanan Ternate yang merupakan kerajaan Islam dan negeri para sultan yang masyarakatnya masih memegang teguh adat yang berlandaskan agama.“Dengan kejadian tersebut, sebagai Sultan Ternate mengutuk keras kegiatan yang dilakukan oleh pihak Telkomsel, dan sekaligus meminta kepada pihak Telkomsel  untuk segera meminta maaf secara tertulis melalui media cetak kepada pihak kesultanan dan masyarakat adat,” kata Zulkiram.

 Penyanyi Pamela Savitri akhirnya buka suara usai mendapat kecaman karena penampilannya yang dinilai seronok saat beraksi di Ternate, Maluku Utara pada Senin (1/5). Cewek seksi yang terkenal lewat grup Duo Serigala itu mengaku kaget mendapat komentar negatif pasca tampil di sana. Apalagi saat kejadian, aksi panggungnya berjalan lancar tanpa adanya protes dari penonton.

"Kejadian itu benar-benar nggak sengaja. Saya juga kan sebagai artis penyanyi tidak ingin hal itu terjadi. Kami kan sebagai artis yang hanya sifatnya menghibur dan menyanyi dalam acara itu," kata Pamela Savitri kepada wartawan , Selasa (2/5).Meski tidak menyangka, pemilik goyang dribble itu berjanji bakal menjadikan kejadian tersebut sebagai pelajaran. Dia mengaku akan menjaga penampilan dan goyangannya saat berada di panggung berikutnya.


Sementara itu, PT Telkomsel  wilayah Manado-Maluku Utara menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat adat Kesultanan Ternate atas penampilan artis Duo Serigala dalam rangka menyambut HUT ke-22 Telkomsel.  Permohonan maaf tersebut disampaikan secara tertulis oleh Manager Branch Manado, Ahsan Law kepada pihak keluarga dan perangkat adat Kesultanan Ternate, Selasa (2/5/2017) di pendopo Kesultanan Ternate.

Ahsan mengatakan, kegiatan ini bertujuan sebagai apresiasi kepada para pelanggan Telkomsel  dan juga untuk mendekatkan Telkomsel dengan para pelanggannya di Kota Ternate.Terkait dengan adanya keberatan atas penampilan artis Duo Serigala di acara tersebut, katanya, pihak Telkomsel selaku penyelenggara acara juga meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak Kesultanan Ternate, Pemerintah Kota Ternate dan juga kepada seluruh masyarakat kota Ternate.“Ke depannya hal ini akan menjadi masukan bagi kami dalam menghadirkan berbagai acara apresiasi kepada pelanggan,” kata Ahsan.(zx)

 

 

.

 JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Menyikapi penetapan status penyanyi rap Iwa K sebagai tersangka pemilikan ganja, kuasa hukum Iwa K, Chris Sam Tiwu berencana mengajukan permohonanrehabilitasi ke penyidik. Proses rehabilitasi atas Iwa K akan tetap diupayakan sembari proses hukumnya di kepolisian berjalan. "Proses pertama tetap mengajukan rehabilitasi dulu. Sampai menunggu proses hukum, ditetapkan tersangka, kita lihat kalau memang harus jalan ya kami ikuti sampai proses persidangan berarti kan. Tapi fokus kami tetap direhab dulu sementara ini," kata kuasa hukum Iwa K, Chris Sam Siwu, saat dihubungi wartawan, Senin (1/5/2017).

Permohonan rehabilitasi sendiri sudah diajukan sejak Sabtu (29/4/2017) malam lalu, dan hingga kini nasih menunggu hasil keputusan BNN.

"Surat kan sudah kami sampaikan ke polres dan mengajukan itu ke pihak BNN. Apakah surat itu sudah ditindaklanjuti apa belum ya kita tunggu. Kan tadi mereka baru gelar (perkara) ya," lanjut Chris. Chris sendiri belum menemui kliennya tersebut. "Belum ketemu. Saya lagi menuju Polres nanti saya ketemu dia dulu. Mungkin sampai Polres setengah dua," tutup Chris.

Sebelumnya berdasarkan gelar perkara yang di Polres Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (1/5/2017) pagi Iwa K, ditetapkan tersangka terkait kepemilikan ganja seberat 1,5 gram. Sementara manajer Iwa K yang berinsial R, yang saat diamankan tengah bersama Iwa K, tidak terbukti memiliki ganja.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Martua Silitonga. "Dari pengakuan IK bahwa unsur pengetahuan R itu tidak ada bahwa yg bersangkutan ini menyimpan atau membawa narkotika. R nya tidak terbukti atas kepemilikan dan penyalahgunaaan narkotika tapi IK nya itu resmi tersangka per hari ini tadi gelar perkara jam 10 (pagi)" kata Martua saat dihubungi wartawan, Senin (1/5/2017).(vx)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

.
 
JAKARTA,KORANRAKYAT.com,- Istana Negara hari ini seolah bertransformasi menjadi sebuah panggung bagi para musisi nasional. Untuk pertama kalinya, peringatan Hari Musik Nasional digelar di Istana Negara. Tampak hadir sejumlah musisi Tanah Air lintas generasi yang tergabung dalam Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) pada Kamis, 9 Maret 2017.
 
"Saya senang sekali hari ini karena hadir artis-artis, seniman-seniman musik, dan penyanyi yang saat saya kecil, yang waktu saya muda, hampir semuanya saya kenal," ujar Presiden Jokowi saat mengawali sambutannya.
 
Siang itu, sambutan yang diberikan oleh Sang Kepala Negara tak seperti biasanya. Obrolan ringan yang diiringi dengan candaan kepada para musisi yang hadir seolah menjadi penyegar suasana.
 
Meski demikian, Presiden sempat mengutarakan pandangannya soal musik. Baginya, musik adalah sebuah seni bercerita. Musik pula yang terkadang mampu membuat suasana menjadi lebih optimis.
 
"Melalui musik kebenaran bisa disampaikan secara apa adanya. Ini yang saya senang. Masuk ke dalam hati dan pikiran kita semuanya," Jokowi menambahkan.
 
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyampaikan harapannya terkait musik di Tanah Air. Sebagai putra bangsa Indonesia, tentunya beliau menginginkan musik-musik lokal mampu mendominasi di negeri sendiri.
 
"Kita semua ingin, pemerintah ingin, agar musik Indonesia mendominasi semua tempat, semua ruang, semua kalangan yang ada di Tanah Air kita. Bukan musik-musik dari Barat atau negara lain. Inilah yang terus kita upayakan agar betul-betul menjadi tuan rumah dan mendominasi di negara sendiri," ucapnya.
 
*Kartu Nama untuk Ditukar dengan Sepeda*
 
Saat melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah, biasanya Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk bercengkerama dengan anak-anak dan masyarakat dengan memberikan quiz. Tak jauh berbeda dengan saat-saat itu, siang ini pun Kepala Negara memberikan sejumlah pertanyaan kepada para musisi yang hadir.
 
"Tapi kan biasanya yang saya kasih sepeda, tapi tadi Istana belum siap. Ya sudah kalau tidak ada tidak apa, tapi nanti ini ditukar dengan sepeda. Saya bawa kartu nama, nanti ditukar dengan sepeda di Istana," ujar Presiden sembari menunjukkan kartu nama yang dimaksud.
 
Pertanyaan pertama dari Presiden ialah mengenai lagu daerah. Ia meminta seseorang untuk maju ke depan dan menyebutkan lima lagu daerah. Ita Diah Purnamasari, musisi kelahiran Surabaya, maju ke hadapan Presiden dan berhasil menyebut lima lagu daerah.
 
"Sebelum kembali ke tempat, nyanyi lagu daerah satu. Masa hanya menyebutkan aja," ujar Presiden setelah memberikan kartu namanya.
 
Mendengar hal tersebut, personel grup vokal Tiga Dara pun menyanyikan lagu Lir Ilir dari Jawa Tengah. Istana pun berubah menjadi panggung unjuk kebolehan para musisi.
 
Selain Ita, beberapa musisi lain yang diminta maju ke hadapan Presiden ialah Andre Hehanussa dan juga grup musik Bimbo. Khusus untuk grup musik asal Bandung yang terdiri atas tiga bersaudara Sam Bimbo, Acil Bimbo, dan juga Jaka Bimbo itu, Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi atas karya-karya mereka yang terhitung sudah 50 tahun mereka berkarya di dunia musik Tanah Air.
 
Kepada mereka bertiga, Kepala Negara memintanya untuk menyanyikan lagu Sajadah Panjang yang kemudian membuat seisi ruangan terbawa suasana olehnya.
 
Selain itu, Kepala Negara juga meminta seorang musisi yang mewakili para generasi muda untuk maju ke hadapannya. Raisa Andriana ialah musisi dimaksud.
 
Sama seperti Bimbo, Raisa pun unjuk kebolehan olah suaranya di hadapan Presiden dan tamu undangan. Indonesia Pusaka dinyanyikan olehnya dengan merdu dan khidmat.
 
Kepada Presiden, Raisa berkesempatan untuk menyampaikan harapannya bagi perkembangan musik di Tanah Air. Senada dengan Presiden, ia juga mengharapkan agar musik Indonesia mampu menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.
 
"Harapannya sebenarnya sama seperti Bapak Presiden, musik Indonesia dapat merajai Indonesia. Tapi sekarang sudah dapat dilihat dari konser-konser musisi lokal yang semua habis terjual," ujar Raisa.
 
Acara siang hari itu kemudian diakhiri oleh Presiden dengan sekaligus meresmikan Musyawarah Nasional VII Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI). Pemukulan gong olehnya menandai dibukanya musyawarah nasional tersebut.
 
"Saya nyatakan Musyawarah Nasional ke-7 Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) secara resmi dibuka. Selamat memperingati Hari Musik Nasional 2017," tuturnya.(eas)

Malang,koranrakyat.com, Brand Ambassador Pepsodent Artika Sari Devi yang juga putri Indonesia 2004, ini memiliki cerita unik bagaimana saling mengingatkan merawat gigi dilingkungan keluarganya. Bukan hanya anak saja yang selalu diingatkan bapaknyapun juga ikut kecipratan peringatan agar bisa berkebiasaan sehat dalam merawat gigi.” Saya tak segan mengingatkan Mas Baim, bila pulang malam habis Ngeband, saya ingatan sebelum tidur harus gosok gigi,” ujar Artika pada acara Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Brawijaya (UB) Malang, Senin (28/11/2016).
. Soal menjaga kesehatan gigi, juga Dua anaknya Sarah Ebiela Ibrahim dan Dayana Zoelie Ibrahim."Ebi (7), anak sulung saya ini jadi litlle partner saya jika saya tidak di rumah. Terutama untuk mengingatkan adiknya, Zoe (3) dan papanya
Menurut Artika , personel grup band The Dance Company ini menyatakan untuk menjaga kesehatan gigi lebih baik terlibat dari pada hanya meminta saja. kata wanita asal Bangka Belitung kelahiran 29 September 1979 ini.
"Misalkan menyuruh ayo, sikat gigi. Lebih baik bilang ayo kak sikat gigi yuk...!" Jelasnya.
Menurut dia, Ebi karena sudah berusia tujuh tahun sudah mengerti. Berbeda dengan adiknya, Zoe (3) masih perlu diingatkan. Untuk menyiasati agar anak-anaknya tidak malas gosok gigi malam, ia mengajak mereka ketika selesai makan dan menuju waktu tidur.
"Biar nggak ngantuk dan malas," katanya. Dijelaskan dia, ia mengajak anaknya berkunjung ke dokter gigi tiap enam bulan sekali. "Untuk Ebi, pertama kali ke dokter gigi usia 1,5 tahun," tuturnya.
Dijelaskan dia, tidak sedikit yang menyepelekan gigi berlubang. Padahal nanti terkait dengan saraf-saraf otak. Apa yang diketahui Artika terkait kesehatan gigi sering disampaikan ke ibu-ibu saat ada kegiatan.Artika sempat menemui para siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Brawijaya Smart School (BSS) yang belajar menggosok gigi. "Ayo.. tunjukkan gigi sehatnya," ujar Artika kepada mereka di halaman FKG. (fd/as)

 

 

 

 

Koranrakyat, Malang, Lagu tikus tikus kantor sebagai perlawanan terhadap korupsi  oleh musisi

 

legendaris, Iwan Fals dalam konser Mata Hati, di Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang,bikin panas

 

telinga.sejumlah pejabat yang tak kuat dengerin lagu itu terpaksa harus bergeser dari tempat duduk.Sabtu  

(26/11/2016) malam. Luar biasa lagu yang dilantungkan Iwan Fals  yang sempat diikuti

 

bernyanyi  bersama Iwan Fals salah satunya tikus tikus kantor begitu juga dengan lagu  Bento yang sempat

 

getarkan gedung.

 

Selain itu   juga dengan lagu Umar Bakri, yang terkait dengan hari Guru, namun lagu itu

 

dibuat saat guru masih gaji nya minim namun untuk saat ini kesejahteraan guru sufah cukup besar apalagi

 

ada tunjangan sertifikasi, hingga jutaan rupiah namun kendati gaji besar guru diminta jujur seperti umar

 

Bakri, tidak justru sebaliknya.Iwan juga sempat singgung banjir di kota Malang, kalau lingkungan di jaga

 

tidak sampai terjadi banjir.  Iwan menyanyikan lagu sebanyak  20 lagu. Salah satunya ialah lagu yang

 

syairnya diciptakan oleh sahabatnya. Saat Iwan menyanyikan lagu ‘Manusia Setengah Dewa’, Iwan pun

 

tampil dengan jaket disaat pertengahan manggung jaket dileoas tinggal gunakan  kaos putih dipadu syal

 

batik.  Sementara Sebagai  band pendamping dari bumi Arema  Skuter, dimana Iwan

 

mengaku banyak Inpirasi dari Malang beberapa lagunya (fd)

Malang,Koranrakyat.com,,- Sekitar 5000 Tiket ludes, padahal konser Mata Hati yang digelar di Indoor dengan menampilkan Legendaris musisi Indonesia, Iwan Fals, masih akan manggung di kota Malang pada (26/11) di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang.
“ Kami Cadangkan sekitar 1500 tiket tambahan dengan harga Rp. 100.000 bagi yang belum kebagian tiket” ujar Ika Sofia Head Marcom dari J Entertaint (JE ) panitian konser Mata Hati Iwan Fals pada KRO Celeb Sabtu (20/11) .
Dikatakan kapasitas gedung Graha cakrawala sekitar 7000 namun panitia tidak berani bersepekulasi , karena, dipastikan pengunjung akan membludak, Sehingga sehingga tambahan penjualan tiket 1500 dibatasi hingga tanggal 24 November harus sudah kelar. Karena In door Gedung Cakrawala maksimal harus diisi 6500 tiket.” Yah, saya berkeyakinan pasti semua Fans Iwan Fals akan kebagian tiket semua,” ujarnya.
Konser mata hati yang dilaksanakan di indoor ini di harapkan bisa menggeber para penggemar Iwan Fals. Sekitar 20 Lagu akan dilantungkan Iwan, dan di Malang ini merupakan konser tunggal Iwan,
Disinggung soal perijinan dari kepolisian tidak ada masalah, ijin sudah keluar dan kami juga tetap antisipasi membludaknya pengunjung, baik yang di dalam maupun yang tak kebagian tiket. Sedangkan harga tiket mulai Rp.1 juta VIP, 600 Ribu, Rp.325 Ribu dan 100 Ribu.(an)

Page 4 of 7

Panggung Koruptor

  •