Redaksi

Redaksi

Sunday, 25 July 2021 14:13

 

 

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang berakhir hari ini, Minggu (25/7/2021). Kebijakan itu diperpanjang terhitung sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021. Keputusan tersebut diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada Minggu (25/7/2021) malam. "Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi, dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM Level 4 dari 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021," kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Video Live Streaming Pernyataan Jokowi soal Kelanjutan PPKM Selama PPKM Level 4 berlaku, dilakukan pembatasan pada sejumlah sektor, mulai dari perkantoran, pendidikan, pusat perbelanjaan, tempat makan atau restoran, transportasi, wisata, seni budaya, hingga sosial kemasyarakatan. Jokowi pun mengklaim bahwa PPKM Darurat dan PPKM Level 4 sudah berhasil memperbaiki kondisi pandemi di Indonesia. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email "Kita tahu saat ini sudah terjadi tren perbaikan dalam pengendalian pandemi Covid-19," ujar Jokowi. "

       Laju penambahan kasus, BOR (bed occupancy rate), dan positivity rate mulai menunjukkan tren penurunan seperti yang terjadi di beberapa provinsi di Jawa," ucap Kepala Negara. Meski begitu, Jokowi tetap meminta masyarakat selalu waspada akan penularan virus corona, terutama adanya varian Delta yang membahayakan. "Namun demikian, kita harus tetap berhati-hati dalam menyikapi tren perbaikan ini. Tetap harus selalu waspada menghadapi varian Delta yang sangat menular," kata Kepala Negara.

          Seputar PPKM Level 4 sebagai Perpanjangan PPKM Darurat Adapun PPKM Level 4 sudah berlaku selama lima hari, yakni 21-25 Juli 2021. Kebijakan itu diterapkan di kabupaten/kota di Pulau dan Bali yang mencatatkan nilai asesmen level 4 dan 3. Level 4 artinya, setiap provinsi mencatatkan kasus Covid-19 lebih dari 150/100.000 penduduk per minggu. Kemudian, perawatan pasien di rumah sakit lebih dari 30/100.000 penduduk per minggu, dan kasus kematian lebih dari 5/100.000 penduduk per minggu.

          Penularan Sangat Tinggi, WHO Desak Indonesia Perketat dan Perluas PPKM Sementara level 3 berarti daerah yang mencatatkan kasus virus corona 50-150/100.000 penduduk per minggu. Lalu, perawatan pasien di rumah sakit mencapai 10-30/100.000 penduduk per minggu, dan kasus kematian berkisar 2-5/100.000 penduduk per minggu. PPKM Level 4 sendiri merupakan perpanjangan dari PPKM Darurat yang diberlakukan selama 3-20 Juli 2021 lalu.

             Sebaran 1.266 Kasus Kematian akibat Covid-19, Tertinggi Jawa Timur Hingga Minggu ini kasus Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 3.166.505 orang sejak awal pandemi berlangsung. Dalam 24 jam terakhir, ada penambahan 38.679 pasien atau kasus baru Covid-19. Adapun, angka kematian akibat Covid-19 kini berjumlah 83.279 orang setelah terjadi penambahan 1.266 pasien yang meninggal setelah terinfeksi virus corona.

         Selama PPKM Darurat dan PPKM Level 4 berlangsung, kasus Covid-19 di Indonesia justru memperlihatkan kenaikan tajam. Kasus malah terlihat turun seiring pemerintah mengurangi jumlah testing. Dalam Sepekan, Kasus Covid-19 Turun 40 Persen karena Testing Berkurang Sejak 3 Juli 2021 hingga saat ini, ada penambahan 909.654 kasus baru Covid-19. Adapun, angka kematian Covid-19 sejak 3 Juli 2021 hingga saat ini bertambah 23.252 pasien Covid-19. Indonesia juga tercatat sebagai salah.(eas)


 

Monday, 12 July 2021 15:14

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM ,Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan beberapa anggota dewan meninjau kesiapan Kompleks Parlemen sebagai rumah sakit (RS) darurat bagi pasien Covid-19.

Peninjauan ini dilakukan lantaran kapasitas RS di ibu kota yang sudah penuh. Sehingga, adanya masukan agar Kompleks Parlemen bisa dialihfungsikan menjadi RS darurat Covid-19.

Dasco mengatakan, saat melakukan pengecekan ruang paripurna sebagai bangsal. Namun ada kendala, karena lift tidak memungkinkan saat dimasukkan tempat tidur. Bahkan ruang rapat tidak cocok dijadikan bangsal karena konstruksi lantai yang menurun.

“Problem lift enggak bisa dimasukin tempat tidur. Kemudian diusulkan menggunakan eskalator, oke kita menggunakan eskalator. Kemudian ke ruang paripurna itu ternyata konstruksinya menurun ke bawah, enggak rata, nah itu bagaimana mau dijadikan itu. tempat tidur mau ditarok di mana kalau lantainya menurun begitu,” ujar Dasco di Gedung DPR, Jakarta, Senin (12/7).

Selain itu, Gedung Nusantara I DPR juga memiliki prolemnya. Karena liftnya juga tidak muat untuk dimasuki lift. Bahkan lift di gedung tersebut sering macet.

“Sudah dicoba juga tempat tidur tidak bisa masuk lalu kemudian liftnya itu diusulkan direnovasi karena udah miringkan dan lift sering macet. Nah tadi kebetulan lift yang dinaiki wartawan tadi sempat macet,” katanya.

Apalagi di Gedung Nusantara I DPR tersebut setiap lantainya hanya ada satu kamar mandi. Sehingga apabila dijadikan RS darurat maka harus dibongkar keseluruhannya. “Jadi kemudian harus dibongkar total itu ruangkan kalau mau dijadikan RS darurat. Kalau darurat enggak bisa cepat,” ungkapnya.

 

Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini menegaskan, pimpinan DPR bukan menolak Kompleks Parlemen digunakan sebagai rumah sakit darurat bagi pasien Covid-19. Namun, berdasarkan peninjauan hari ini secara teknis sulit.

“Bukan enggak mau, kita pimpinan mau (gedung DPR dijadikan RS darurat Covid-19). Tapi secara teknis memungkinkan tidak. Makanya kita lihat tadi, kita bukannya dibilang enggak mau lalu dibilang tidak empati kepada masalah yang ada. Tapi kesiapan teknis kita tinjau dulu, bisa atau enggak,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Dasco mengusulkan agar sejumlah tempat atau gedung di sekitar Gedung DPR/MPR yang bisa dipakai sebagai rumah sakit darurat bagi pasien Covid-19.

“Di seputaran DPR kan masih banyak tempat, kenapa harus dipaksakan di DPR. Kita kan harus bongkar lift untuk memasukan tempat tidur,” pungkasnya.(AS)

Monday, 12 July 2021 15:04



JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Pemerintah terus memantau implementasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang telah dijalankan sejak 3 Juli 2021 lalu melalui sejumlah aplikasi pemantauan seperti Google Traffic dan Facebook Mobility. Hasil evaluasi selama periode 3-10 Juli 2021, mobilitas dan aktivitas masyarakat di seluruh provinsi di Jawa-Bali telah menunjukkan penurunan, meskipun masih berada di bawah target yang dicanangkan pemerintah.

Demikian disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kamaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam keterangan pers secara virtual usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo melalui konferensi video pada Senin, 12 Juli 2021.

"Hasil yang kami dapat selama periode 3-10 Juli seluruh Provinsi Jawa-Bali sudah menunjukkan penurunan mobilitas dan aktivitas masyarakat pada level 10-15 persen dari target kita sebenarnya 20 persen atau lebih. Implementasi di lapangan kami lihat semakin baik dan kami berharap satu minggu ke depan mobilitas kegiatan masyarakat juga semakin turun sesuai harapan kita," ujar Luhut.

Luhut berharap, kebijakan PPKM Darurat dapat menekan angka kasus konfirmasi harian Covid-19 agar tidak lebih dari angka 30 ribuan seperti yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Jika semua pihak berdisiplin dalam menaati aturan PPKM Darurat, Luhut berharap minggu depan angka kasus bisa ditekan terus sehingga kurvanya kembali menjadi landai.

"Kalau semua berjalan kita disiplin, akan mulai flating atau mulai rata dan kita harap nanti cenderung akan terkendali dan kita berharap juga dengan disiplin kita semua dan program vaksin jalan, protokol kesehatan jalan, kombinasi semua ini, pematuhan pada tadi PPKM Darurat, kita akan bisa bertambah baik," ungkapnya.

Terkait penambahan tempat tidur rumah sakit, Luhut menilai bahwa kerja sama antara Kementerian Kesehatan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah berjalan dengan sangat baik. Selain di Jakarta, penambahan tempat tidur rumah sakit juga dilakukan di sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur, dan Bali.

"Kami sudah minta juga supaya TNI membuka rumah sakit-rumah sakit lapangan sehingga jumlah rumah sakit ini, untuk ICU khususnya, itu makin banyak terpenuhi sehingga akan mengurangi kesulitan untuk dapat tempat tidur," imbuhnya.

Dalam rapat tersebut juga diputuskan bahwa Presiden menginstruksikan agar mulai Rabu, 14 Juli 2021 ini diluncurkan 300 ribu paket obat untuk orang tanpa gejala (OTG) dan untuk pasien dengan gejala ringan. Sebanyak 10 persen paket tersebut diperuntukkan bagi OTG, 60 persen bagi pasien dengan anosmia, dan 30 persen bagi pasien dengan gejala demam dan batuk.

"Jadi paket obat ini akan menjangkau hampir 210 ribu kasus aktif yang kita berikan dan ini akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan. Ini akan dibagikan nanti oleh TNI bersama-sama elemen-elemen yang lain. Prosedurnya sudah disusun sehingga bisa jalan," jelasnya.

Adapun terkait pemenuhan kebutuhan oksigen, pemerintah terus mengatur dan menata hal tersebut hasil kerja sama Kementerian Kesehatan dibantu oleh Kementerian PUPR dan BUMN. Selain itu, pemerintah juga tengah memproses impor 40 ribu ton oksigen cair untuk antisipasi.

"Kita berjaga-jaga walaupun sebenarnya kita tidak butuh sebanyak itu. Tapi kalau melihat tren dunia, perkembangan di Amerika, perkembangan di Inggris, di mana trennya sekarang meningkat tajam, kita lebih bagus berjaga-jaga sehingga kita tidak caught by surprise," ungkapnya.

Di sisi bantuan sosial, pemerintah juga akan memberikan bantuan beras kepada masyarakat sesuai dengan instruksi Presiden. Luhut menekankan arahan Presiden Joko Widodo bahwa rakyat tidak boleh ada yang kelaparan.

"Nanti TNI-Polri akan membagi-bagikan karena perintah Presiden tidak boleh rakyat sampai kelaparan atau tidak makan. Jadi semua titik-titik yang memungkinkan ada kekurangan pangan atau beras, akan dibagikan oleh TNI dan akan mulai berlaku mungkin hari Rabu ini," tegasnya.

Pemerintah juga akan menambah cakupan vaksinasi pada bulan Juli ini karena stok vaksin yang dimiliki pemerintah saat ini melebihi target. Dukungan dari sejumlah negara menambah stok vaksin dari tadinya 31 juta menjadi 45 juta, untuk bulan ini saja.

"Kami sepakat akan peningkatan vaksinasi dilakukan oleh TNI-Polri dan juga Dinkes langsung ke daerah-daerah marginal. Jadi pinggiran-pinggiran kota, langsung tim akan menyuntikkan di sana dan itu saya kira akan bisa berjalan dalam minggu ini," jelasnya.

"Jadi saya pikir dengan tadi pelaksanaan vaksinasi, kemudian tadi PPKM jalan secara bersamaan dan juga obat, oksigen, kemudian juga tempat tidur saya melihat dalam 4-5 hari ke depan kita situasinya akan membaik," tutup Luhut.(eas)

Friday, 09 July 2021 22:36

 

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Pengusaha Aburizal Bakrie, melalui juru bicara keluarganya Lalu Mara Satriawangsa, menyatakan sudah memaafkan Nia Ramadhani dan putranya Ardi Bakrie.

 

 

Pasangan suami istri itu sebelumnya ditangkap polisi karena mengonsumsi sabu.  "Pak Ical (panggilan akrab Aburizal Bakrie) menyampaikan bahwa apa yang terjadi ini adalah cobaan yang harus dihadapi, yang sabar, yang tabah," ujar Lalu di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat, 9 Juli 2021.  Lalu menjelaskan, Ardi dan Nia sudah menyampaikan permohonan maaf kepada ayah dan ibunya atas kasus ini.

Pihak Aburizal Bakrie pun menyatakan mendukung penuh proses penyelidikan dan pengembangan terhadap kasus yang menimpa anak dan menantunya.

"Mengingat keduanya adalah korban penyalahgunaan narkoba, keluarga memohon untuk dapat diberikan layanan kesehatan sesuai UU yang berlaku," ujar Lalu.  

Penangkapan terhadap Nia, Ardi, dan sopirnya ZN berawal dari informasi yang polisi dapatkan soal publik figur yang menjadi pecandu narkoba. Polisi kemudian melakukan pemantauan terhadap gerak-gerik Nia dan Ardi.  

Setelah melakukan pemantauan, polisi kemudian terlebih dahulu meringkus seseorang pria berinisial ZN yang merupakan sopir atau pembantu Nia Ramadhani dan Ardiansyah Bakrie pada Rabu pagi kemarin. Dari tangan tersangka, polisi menyita satu klip sabu seberat 0,78 gram yang diakuinya merupakan milik Nia dan Ardi.  

Selanjutnya, Polisi mengembangkan kasus ini dan menangkap Nia di rumahnya yang berada di Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Rabu sore sekitar pukul 15.00. Saat digrebek, Nia sedang seorang diri. Ia tak membantah dirinya merupakan seorang pecandu sabu dan polisi menemukan alat hisap di rumahnya.  

"Kemudian dilakukan pendalaman dan RA mengakui bahwa suaminya AAB juga menghisap sabu bersama," ujar Yusri.  

Ardiansyah Bakrie kemudian menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Rabu malam kemarin sekitar pukul 20.00. Dari hasil tes urine, baik Ardi, Nia Ramadhani, dan ZN positif mengonsumsi sabu. (as)

Thursday, 01 July 2021 16:33

 

 

MOJOKERTO,KORANRAKYAT.COM PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, (bankjatim) kembali mendukung pemerintah dalam upaya Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). Bertepatan dengan HUT Kota Mojokerto ke 103, bankjatim bersama Pemerintah Kota Mojokerto melakukan launching Digital Payment pada 8 Layanan Publik di Pendopo Shaba Mandala Utama Kota Mojokerto (20/06).Launching Digital Payment dilakukan langsung oleh Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah dan Direktur TI & Operasi bankjatim Tonny Prasetyo. Dengan hadirnya digital payment tersebut, Walikota Mojokerto berharap masyarakat dapat semakin mudah melakukan pembayaran retribusi dan pajak secara non tunai.

“Sebagai upaya tranparansi dalam sistem pemerintahan dan guna mengoptimalkan pendapatan daerah, kami berharap kemudahan transaksi non tunai dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana pembayaran sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pada 8 layanan publik yang telah mengaplikasikan digital payment” tutur Walikota Mojokerto Ika Puspitasari 

Digital payment yang diwujudkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto bersama bankjatim dituangkan dalam inovasi pembayaran retribusi dan pajak pada 8 layanan publik diantaranya Retribusi Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor, Retribusi Pemakaian Ruangan, Retribusi Pelayanan Tempat Rekreasi & Olahraga, Retribusi Pemberian Izin Mendirikan Bangunan, Retribusi Izin Trayek Untuk Menyediakan Pelayanan Angkutan Umum, Pembayaran PBB P2, Pembayaran BPHTB. Selain itu, masyarakat juga bisa melakukan Pembayaran Pajak Daerah Lain seperti Pajak Hotel, Pajak Hiburan, Pajak Restoran, Pajak Parkir, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Air Tanah, Pajak Mineral Bukan Logam & Batuan serta Pajak Reklame.“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Mojokerto, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan atas sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik. Dengan hadirnya digital payment ini, pembayaran pada 8 layanan publik di kota Mojokerto dapat dilakukan dengan mudah dan cepat melalui e-channel Bank Jatim. Semoga di Hari Jadi yang ke 103 ini Kota Mojokerto semakin sukses dan maju ” Tutup Tony. (Fdl)

Tuesday, 29 June 2021 14:49

 

 

BALI, KORANRAKYAT.COM — Kapal penumpang KMP Yunicee dilaporkan tenggelam di perairan kawasan pelabuhan Gilimanuk, Bali hari ini, Selasa, 29 Juni 2021, pukul 19.12 WITA.
Musabab tenggelamnya KMP Yunicee disebut karena mengalami pecah lambung.

Diketahui, KMP Yunice diketahi berangkat dari pelabuhan Ketapang Banyuwagi menuju Gilimanuk sekitar pukul 17.12 WIB.Saat hampir sampai ke pelabuhan Gilimanuk, KMP Yunicee terseret arus lalu tenggelam.Saat ini kapal yang mengangkut beberapa truk, motor hingga mobil ini sedang dievakuasi. Saat ini ada ada dua kapal yang melakukan evakuasi KMP Yunicee yaitu KMP Sms Swakarya dan KMP Samudera Utama.

Berdasarkan video yang diunggah oleh salah satu pekerja di kapal Samudera Utama, berapa korban penumpang KMP Yunicee berbondong-bondong menuju kapal evakuasi.

Menjelang merapat ke pelabuhan Gilimanuk, KMP Yunicee terseret arus, pecah lambung lalu lalu tenggelam.

Kapal penyeberangan antar pulau itu selain mengangkut penumpang, juga biasanya membawa kendaraan bermotor seperti truk, bus, mobil hingga motor.

Dari unggahan video Instagram @gilimanukkomunitas terlihat sejumlah orang berusaha menolong dengan melemparkan pelampung ke arah KMP Yunicee yang tenggelam.Sementara di sekitar KMP Yunicee yang miring 90 derajat dan separuh tenggelam terlihat sejumlah penumpang mengenakan pelampung berwarna oranye.Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti tenggelamnya KMP Yunicee.Sejumlah kalangan menduga karena ombak begitu besar di pesisir pantai. (fd)

 

Thursday, 24 June 2021 16:39

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT COM - Beredar video momen langka Amanda Manopo makan sepiring daging di pagi hari sukses menjadi sorotan. Tak hanya makan daging, porsi tak wajar yang dihabiskan oleh Amanda Manopo itu bahkan sampai membuat sang asisten heran dan ngeri. Ichan snag asisten syok melihat porsi makan Amanda Manopo mengaku porsi makan paginya hari itu sangat berat. Kendati jadi bahan kritikan Ichan, namun Amanda Manopo cuek bahkan pemeran Andin itu berseloroh untuk pura-pura bahagia butuh banyak tenaga. 

Melansir akun Instagram Ichan @ichan_virgo Minggu 20 Juni 2021, asisten Amanda Manopo itu merekam menu sarapannya bersama sang artis. Terlihat potongan daging segar yang siap dibakar tertata rapi di beberapa piring padahal saat itu hari masih pagi. Tumpukan daging memenuhi piring di meja makan Amanda Manopo (Instagram @ichan_virgo) Seolah tidak peduli dengan berat badannya yang akan naik, Amanda Manopo sibuk memasak daging di atas panggangan. "Makan di pagi hari kita sangat berat banget," ucap Ichan dalam video-nya. Perkataan Ichan itu langsung disambar Amanda Manopo.Amanda Manopo berseloroh makan banyak karena pura-pura bahagia itu membutuhkan banyak tenaga."Karena pura-pura bahagia itu butuh tenaga," timpal Amanda Manopo.Ichan lantas tertawa mendengar jawaban Amanda Manopo."Ngeri enggak guys tuh?" kata Ichan.

Amanda Manopo memanggang daging sambil mengatakan untuk bahagia butuh banyak tenaga. Alhasil, sejumlah netizen pun langsung mengomentari video itu.'Sehat"Amanda dan Ichan' tulis akun manda_gabriella. 'Pura2 bahagia butuh tenaga...emang slalu bener deecchh si cantik ini' komentar akun @kurniawati1642. 'Manda cantik dan gemoy bgt , sehat2 selalu buat Manda dan Ichan' tulis akun irna1481. 'Yg penting hepi ya kan, meski kdg harus pura2 sehat2 Dan hepi2 ya kalian, sending love' komentar akun an.divi. 'Huh..si baju hitam..sehat selalu ya neng' tulis akun agustine897. 'Biarin begitu jg, sehat" ya Kalian Berdua' komentar akun @dehan_44. 

'Semangat kaaaa' tulis akun @hai.cicii. Sejak membintangi sinetron Ikatan Cinta namanya kian meroket dan memiliki banyak penggemar.Maka tidak heran jika setiap kegiatannya selalu mengundang penasaran.Bahkan baru-baru ini juga beredar foto Amanda Manopo dan Arya Saloka di warung pecel Lele yang membuat heboh fans.

Foto yang diduga suasana di balik layar syuting sinetron Ikatan Cinta tersebut membuat Arya Saloka pemeran Aldebaran jadi sorotan. Pasalnya, di balik layar Aldebaran tampak memegang pundak Amanda Manopo tokoh Andin dalam sinetron tersebut. Melansir akun Instagram fans @sarikanimah9774 Selasa 22 Juni 2021 lalu, terlihat Amanda Manopo memakai baju oranye. Sementara Arya Saloka memakai busana khas Aldebaran yakni jas abu-abu. 

Tampak dalam foto itu, mereka duduk di kursi warung makan pecel lele pinggir jalan.Sementara di meja terhidang piring dan nasi lengkap dengan lauknya.Amanda Manopo pun terlihat membaca naskah. Sementara Arya Saloka berdiri di belakang sambil memegang pundak Amanda Manopo. Di foto lain, Amanda Manopo tampak berbincang dengan pria berjaket hitam. (ar)




Saturday, 19 June 2021 06:33

 

 

 

BANYUWANGI,KORANRAKYAT.COM PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (bankjatim) terus melakukan langkah proaktif dalam  membangkitkan perekenomian Jawa Timur di masa pandemi Covid-19 Langkah tersebut salah satunya ditempuh dengan memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada tiga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan ISNU (Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama) Banyuwangi pada Rabu (16/06). 

          Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani yang hadir secara langsung pada kegiatan tersebut, menyerahkan KUR secara simbolik didampingi oleh Direktur Risiko Bisnis bankjatim, Rizyana Mirda dan Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara.

       Menurut Rizyana, dengan adanya pembiayaan dari bankjatim tersebut diharapkan dapat memberi dampak positif kepada para pelaku UMKM khususnya dalam memperkuat fondasi permodalan sebagai salah satu kebutuhan dalam memperluas skala usaha dan penciptaan lapangan kerja baru di masa pandemi.

        Pada kesempatan tersebut bankjatim juga  berhasil mengimplementasikan penggunaan  layanan digitalnya kepada masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dengan UMKM – UMKM binaan ISNU Banyuwangi yang berkesempatan menampilkan produk – produk unggulannya telah menggunakan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) bankjatim sebagai alat pembayaran utama. Hal tersebut mempertegas komitmen bankjatim dalam mendorong perkembangan UMKM di Jawa Timur serta memperluas jangkauan program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh Pemerintah dalam meminimalisir peredaran uang tunai

            “Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten serta seluruh masyarakat Banyuwangi yang telah memberikan kepercayaan bagi bankjatim untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan perekonomian daerah di Banyuwangi” tutup Rizyana.(ard)

 

Wednesday, 16 June 2021 13:57

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengamankan cukup barang barang bukti dalam kasus yang menjerat musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji. Untuk narkoba jenis ganja yang disita seberat 30 gram.

“Kalau kita gabungkan antara TKP satu dan kedua ada 30 gram,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo di Polres Jakarta Barat, Rabu (16/6).

Ady menuturkan, ganja ini diamankan di 2 lokasi berbeda. Yakni Studio Anji di Cibubur, Jakarta Timur dan rumahnya di Bandung, Jawa Barat. Ganja ini disimpan Anji di dalam sebuah kotak.

“Di Bandung, Jawa Barat di tempatnya yang bersangkutan, disitu kita juga mengamankan barang bukti yaitu biji-biji ganja yang kita dapatkan di lokasi kedua, kemudian di dalam kotak ini mengamankan batang ganja,” jelasnya.

Sebelumnya, Anji ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Cibubur pada Jumat (11/6) kemarin. Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo membenarkan adanya penangkapan seorang musisi ternama.

“Benar, kami baru saja menangkap musisi ternama berinisial AN,” kata Ady dalam keterangannya, Minggu (13/6).

Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat selanjutnya resmi menaikan status hukum Erdianto Aji Prihartanto alias Anji. Setelah menjalani pemeriksaan intensif, kini dia telah berstatus tersangka.

“Statusnya yang bersangkutan saat ini adalah tersangka dalam tindak pidana narkotika,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Ronaldo Maradona Siregar kepada wartawan, Selasa (15/6).

Penetapan tersangka ini setelah penyidik mengantongi bukti yang cukup. Selain itu, Anji juga dikenakan penahanan dalam kasus dugaan penyalahgunaan ganja tersebut. “Yang bersangkutan kami tahan di rutan Mapolres Jakbar,” jelasnya.(ar)

Wednesday, 16 June 2021 11:49

 

MALANG,KORANRAKYAT.COM  Sidang Paripurna DPRD Kota Malang berlangsung di  Lantai Tiga Gedung DPRD Kota Malang. Pada Senin (14/6) 2021, Sidang Paripurna penyampaian pandangan Umum Fraksi atas Raperda Tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020.  Sidang Paripurna dihadiri oleh Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko serta .  Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika.

 Sidang dibuka oleh Ketua Dewan dilanjutkan dengan berbagai pandangan dari Fraksi Fraksi diantaranya Fraksi Golkar, Nasdem, PSI oleh Rahman Nurmala, bahwa fraksi ini mengapresiasi atas raihan nilai A Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kemenpan RB dan Laporan Keuangan Daerah dengan predikat WTP. Kesenjangan antarwilayah harus menjadi perhatian, seperti perbaikan jalan, jembatan dan fasilitas umum lainnya Fraksi ini juga agar peningkatan kualitas kemanfaatan ruang, lingkungan hidup, sistem kelembagaan dan kesejahteraan masyarakat. Yang juga harus mendapat perhatian terkait smart city yang harus lebih diintensifkan lagi, agar ke depan Kota Malang lebih maju lagi di berbagai sektor.

Fraksi PKS oleh Akhdiyat Syabril Ulum mengatakan jika pihaknya mengapresiasi peningkatan pendapatan daerah. Namun sumber-sumber pendapatan lain masih banyak dan harus terus dimaksimalkan. Seperti dari sektor kuliner, pajak parkir, reklame dan lain-lain.“Yang juga harus diantisipasi jangan sampai terjadi kebocoran anggaran, sehingga pengawasan harus lebih intensif,” ujarnya Perbaikan sarana dan prasarana umum, seperti jalan dan drainase harus menjadi perhatian penting. Selain itu bidang pendidikan dan kesehatan serta perbaikan pasar-pasar rakyat juga hendaknya diperhatikan. Karena semua itu menyangkut hajat hidup orang banyak dan demi kesejahteraan masyarakat.

 Sedangkan  Fraksi PDI Perjuangan  Ahmad Wanedi menyampaikan jika pengelolaan keuangan daerah perlu penjelasan lebih spesifik. Dari laporan keuangan juga program kerja harus lebih menguatkan kinerja dan komunikasi dengan para pihak terkait. “Di tahun 2020 terjadi deflasi 0,06 persen dan inflasi 1,42 persen. Sehingga diperlukan stabilitas ekonomi dan penurunan angka kemiskinan serta peningkatan jumlah kunjungan wisata, baik alam/tematik maupun kuliner. Agar dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” ungkapnya.

 Sedangkan Fraksi PKB yang dibacakan oleh Hartatik, menyampaikan jika pihaknya mengapresiasi raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Daerah dari BPK RI sebanyak 10 kali sejak 2011 hingga 2020. Selain itu, terkait sewa aset tanah di Jalan Pulosari dan Rajekwesi perlu penjelasan karena menjadi sumber PAD terbesar. Penjelasan lain yaitu mengenai belanja pegawai, penyertaan modal dan sistem mekanisme refocusing pendanaan alokasi Covid-19 harus lebih transparan.

Fraksi Damai (Demokrat, PAN, Perindo) oleh Ida Nur Diana menyampaikan jika pihaknya mengapresiasi raihan WTP dari BPK RI, seperti yang diutarakan oleh fraksi PKB. Masukan lain bagi Pemkot Malang yaitu agar jangan mudah berpuas diri dengan adanya kenaikan sejumlah pendapatan termasuk, di antaranya dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pasalnya karena masih banyak potensi yang harus digali “Kami juga perlu mendorong dan penjelasan intensifikasi kinerja Perumda Tugu Tirta terkait pelayanan kepada masyarakat dan kerja sama dengan PDAM Kabupaten Malang,” ujarnya.

 Nurdiana yang mewakili fraksinya juga meminta penjelasan terkait Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) dan penggunaan dana Covid-19. Selain itu juga terkait dunia pendidikan seperti penerimaan siswa berprestasi sera bagaimana mengatasi kemacetan lalu lintas.

 Fraksi Gerindera, Nurul Faridawati menyampaikan di antaranya bahwa terkait program dan pelaksanaan sertifikasi aset daerah harus ditingkatkan. Penanganan pengangguran dan pemulihan ekonomi di tengah pandemi juga harus menjadi perhatian penting.

 

Sementara ketua DPRD  Kota Malang  pada wartawan menyampaikan pada  sisi penyerapan anggaran, kemudian perencanaan, dan beberapa dinas yang kurang optimal penyerapan anggarannya. Itu semua menjadi perhatian kita anggota dewan,” ujar Politisi dari FPDI-Perjuangan Kota Malang kepada wartawan. Sementara I Made Ketua DPRD Kota Malang , menaggapi Silpa APBD  tahun 2020 mencapai Rp. 576 Miliar, Sedangkan PAD Tahun 2020 kurang dari target dari Target Rp.1,998 Triliun  hanya mencapai Rp. 1,95 Triliun sekitar 97,86 Prosen.

Disampaikan beberapa waktu lalu telah dilakukan kajian dan telaah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Malang Tahun 2020. Namun dirasa jawaban dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), kurang memuaskan anggota legislatif “Memang sudah mendalam dibahas kemarin, tapi ada beberapa jawaban yang belum memuaskan. Sehingga perlu diperdalam lagi lewat jawaban Wali Kota resmi tanggal 17 Juni 2021,” jelasnya.

 Jika jawaban Wali Kota belum juga memuas, maka seluruh anggota DPRD Kota Malang, akan memperdalam lagi dalam hearing. “Kemudian hasil hearing akan di dibahas oleh Badan Anggaran. Karena panitia khusus (Pansus) untuk pembahasan Ranperda pelaksanaan pertanggungjawaban APBD 2020 ini adalah Badan Anggaran,” sambung Made.

       

 

   Terakhir, Badan Anggaran yang merupakan perwakilan dari DPRD akan memanggil TAPD untuk memperdalam dan memberikan penilaian terhadap pelaksanaan APBD 2020. “Yang tadi disampaikan oleh keenam Fraksi hampir seragam. Jadi menyoroti tentang Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenan (SILPA) dan beberapa belum efektifnya penyerapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga,” tuturnya.

        Menurut Made, meski di tahun 2020 covid-19 sedang mengganas, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang  jangan   jadi alasan  situasi pandemi. Pasalnya, evaluasi APBD dari tahun ke tahun akan terus dilakukan dengan sangat serius “Sehingga semua penilaian, kita lepaskan dari faktor Covid-19. Karena kalau hanya Covid-19 dijadikan masalah , maka terus akan stagnan. Jadi, kami mendorong adanya terobosan-terobosan baru bagaimana Pemkot Malang melakukan adaptasi terhadap situasi sekarang. Itu yang kita inginkan,” papar Made. . (fdl/adv)

 

Panggung Koruptor

  •