Monday, 12 July 2021 15:14

Gedung Parlemen Jadi RS Darurat Covid 19 , Apa Kata Anggota Dewan

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM ,Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan beberapa anggota dewan meninjau kesiapan Kompleks Parlemen sebagai rumah sakit (RS) darurat bagi pasien Covid-19.

Peninjauan ini dilakukan lantaran kapasitas RS di ibu kota yang sudah penuh. Sehingga, adanya masukan agar Kompleks Parlemen bisa dialihfungsikan menjadi RS darurat Covid-19.

Dasco mengatakan, saat melakukan pengecekan ruang paripurna sebagai bangsal. Namun ada kendala, karena lift tidak memungkinkan saat dimasukkan tempat tidur. Bahkan ruang rapat tidak cocok dijadikan bangsal karena konstruksi lantai yang menurun.

“Problem lift enggak bisa dimasukin tempat tidur. Kemudian diusulkan menggunakan eskalator, oke kita menggunakan eskalator. Kemudian ke ruang paripurna itu ternyata konstruksinya menurun ke bawah, enggak rata, nah itu bagaimana mau dijadikan itu. tempat tidur mau ditarok di mana kalau lantainya menurun begitu,” ujar Dasco di Gedung DPR, Jakarta, Senin (12/7).

Selain itu, Gedung Nusantara I DPR juga memiliki prolemnya. Karena liftnya juga tidak muat untuk dimasuki lift. Bahkan lift di gedung tersebut sering macet.

“Sudah dicoba juga tempat tidur tidak bisa masuk lalu kemudian liftnya itu diusulkan direnovasi karena udah miringkan dan lift sering macet. Nah tadi kebetulan lift yang dinaiki wartawan tadi sempat macet,” katanya.

Apalagi di Gedung Nusantara I DPR tersebut setiap lantainya hanya ada satu kamar mandi. Sehingga apabila dijadikan RS darurat maka harus dibongkar keseluruhannya. “Jadi kemudian harus dibongkar total itu ruangkan kalau mau dijadikan RS darurat. Kalau darurat enggak bisa cepat,” ungkapnya.

 

Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini menegaskan, pimpinan DPR bukan menolak Kompleks Parlemen digunakan sebagai rumah sakit darurat bagi pasien Covid-19. Namun, berdasarkan peninjauan hari ini secara teknis sulit.

“Bukan enggak mau, kita pimpinan mau (gedung DPR dijadikan RS darurat Covid-19). Tapi secara teknis memungkinkan tidak. Makanya kita lihat tadi, kita bukannya dibilang enggak mau lalu dibilang tidak empati kepada masalah yang ada. Tapi kesiapan teknis kita tinjau dulu, bisa atau enggak,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Dasco mengusulkan agar sejumlah tempat atau gedung di sekitar Gedung DPR/MPR yang bisa dipakai sebagai rumah sakit darurat bagi pasien Covid-19.

“Di seputaran DPR kan masih banyak tempat, kenapa harus dipaksakan di DPR. Kita kan harus bongkar lift untuk memasukan tempat tidur,” pungkasnya.(AS)

Read 507 times
Login to post comments

Panggung Koruptor

  •