Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik dan tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Mafud MD : Kritis Pada Pemerintah Bukan Berarti Radikal
Last Updated on Feb 13 2021

Mafud MD : Kritis Pada Pemerintah Bukan Berarti Radikal

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD tak sepakat bila Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Din Syamsuddin memiliki pola pikir radikal. Menurut Mahfud, sikap kritis Din terhadap pemerintah bukan berarti dia...
Awas Tak Mau Disuntik vaksin Jatah Bansos Distop
Last Updated on Feb 13 2021

Awas Tak Mau Disuntik vaksin Jatah Bansos Distop

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo telah meneken Perpres Nomor 14 Tahun 2021 sebagai perubahan atas Perpres Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease.   Perpres yang diteken pada 9 Februari 2021 itu berisi sejumlah...
Setelah Sempat Tertunda Akhirnya Pengurus PWI Malang  Raya Periode 2021-2024 Dilantik
Last Updated on Feb 13 2021

Setelah Sempat Tertunda Akhirnya Pengurus PWI Malang Raya Periode 2021-2024 Dilantik

  MALANG(KORANRAKYAT.COM) Setelah sempat tertunda Pelantikan pengurus Persatuan Wartawan  Indonesia  (PWI)  Malang Araya  Periode 2021-2024  akhirnya dilaksanakan pada Sabtu (13/2) 2021 di Lapangan Taman Indie, Araya Kota Malang.    Ketua PWI Malang Raya Cahyono dalam sambutanya...
Kado HPN Jokowi Pastikan Pajak Insan Pers Ditanggung Pemerintah Hingga Juni 2021
Last Updated on Feb 09 2021

Kado HPN Jokowi Pastikan Pajak Insan Pers Ditanggung Pemerintah Hingga Juni 2021

      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Presiden Joko Widodo memastikan, pajak penghasilan (PPh) untuk insan pers akan ditanggung pemerintah hingga Juni 2021. Hal ini dilakukan sebagai upaya negara dalam meringankan beban industri media di masa pandemi Covid-19. Menurut Jokowi, pajak bagi awak...
Berhasil di Malang dan Surabaya Ketum PMI Jusuf Kalla Gandeng BUMN Kembangkan Donor Plasma Konvalesen
Last Updated on Feb 08 2021

Berhasil di Malang dan Surabaya Ketum PMI Jusuf Kalla Gandeng BUMN Kembangkan Donor Plasma...

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM  Setelah berhasil di Surabaya  dan Malang Jawa Timur    Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen dikembangkan oleh Ketua Umum PMI pusat Jusuf   Kalla ke seluruh Indonesia. Gerakan itu menggandeng Kementerian BUMN yang dipimpin  Erik Thohir.  “ Saya liat...

World Today

  •  
    Antisipasi Varian Baru Covid-19, Pemerintah

     

     

     

     
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Adanya informasi ditemukannya _strain_ atau varian baru virus
     
Tuesday, 08 September 2020 13:13

Polri Kerahkan 192.168 Personel Amankan Pilkada Serentak 2020

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Polri kerahkan  sekitar 192.168 personel untuk mengamankan Pilkada Serentak 2020.Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono di  temui di Bareskrim di Jalan Tronojoyo No.3 Kebayoran Baru , Jakarta Selatan, Selasa (8/9)2020 mengatakan  untuk mengamankan Pilkada Serentak 2020.. “Pelibatan kekuatan pengamanan Pilkada Serentak 2020, Polri telah melakukan penggelaran kekuatan sebanyak sekitar 192.168 personel,” ujarnya.

 Selanjutnya, Awi menegaskkan Kepala satuan wilayah (kasatwil) akan menentukan jumlah personel di masing-masing daerah. Penentuan tersebut didasarkan pada potensi kerawanan di masing-masing daerah. Selain itu, polisi juga sudah menyiapkan ketentuan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) yang telah dikategorikan sesuai tingkat kerawanan. “Total sebanyak 137.729 personel yang akan disiagakan untuk mengamankan 300.152 TPS,” tegasnya. 

Untuk itu, Awi merinci terdapat 266.220 TPS dalam kategori aman yang akan dijaga oleh dua personel tiap 10 TPS.  "Kemudian, 34.863 TPS masuk kategori rawan dan akan dijaga oleh dua personel untuk dua TPS," rincinya. 

 

Lebih lanjut, Awi membeberkan terdapat 5.113 TPS yang termasuk kategori sangat rawan. Setiap TPS dengan kategori ini akan dijaga oleh dua personel. "Di kategori khusus, Polri mencatat terdapat 732 TPS, yang masing-masing TPS akan dijaga oleh dua personel,' bebernya. (vk).

Read 750 times
Login to post comments

Panggung Koruptor

  •  

    KORANRAKYAT, JAKARTA

     - Kejaksaan Agung telah melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan suap

     
  •