Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Setelah Bupatinya Kena OTT Kini  Camat Porong Kena Saberpungli
Last Updated on Jan 11 2020

Setelah Bupatinya Kena OTT Kini Camat Porong Kena Saberpungli

    Sidoarjo (koranrakyat.com) Operasi tangkap tangan (OTT) terjadi lagi di Kota Delta. Camat Porong Murtadho disergap Tim Saber Pungli Polresta Sidoarjo karena meminta uang kepada seorang modin. Hingga kemarin (9/1), polisi masih menginterogasi Murtadho di mapolresta. Penangkapan terhadap...
Presiden Tegaskan Hak Berdaulat Indonesia di ZEE
Last Updated on Jan 09 2020

Presiden Tegaskan Hak Berdaulat Indonesia di ZEE

    Natuna(Koranrakyat,com) Dalam kunjungan kerjanya ke Kepulauan Natuna, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau pada Rabu, 8 Januari 2020, Presiden Joko Widodo hendak memastikan adanya penegakan hukum hak berdaulat Indonesia atas sumber daya alam di Zona Ekonomi Eksklusif...
Wahyu Setiawan Komisionir KPU Tersangka
Last Updated on Jan 09 2020

Wahyu Setiawan Komisionir KPU Tersangka

Jakarta(Koranrakyat.com) Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan sebagai tersangka kasus suap terkait penetapan anggota DPR 2019-2024.               Wahyu ditetapkan sebagai tersangka setelah KPK memulai penyidikan usai operasi tangkap...
Polri Tegaskan Diduga  Istri Korban  Jadi Otak Pembunuhan Hakim PN Medan
Last Updated on Jan 09 2020

Polri Tegaskan Diduga Istri Korban Jadi Otak Pembunuhan Hakim PN Medan

Jakarta(Koranrakyat.com)  - Polisi menangkap tiga orang pembunuh hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin (55). Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono ditemui di Audiotorium PTIK di Jalan Tirtayasa Raya No.6 Kebayoran Lama ,Jakarta Selatan,...
Kado  61 Tahun  Saiful Illah Bupati Sidoarjo Jadi  Tersangka Terkena OTT KPK
Last Updated on Jan 09 2020

Kado 61 Tahun Saiful Illah Bupati Sidoarjo Jadi Tersangka Terkena OTT KPK

Sidoarjo(Koranrakyat.com) Bupati Sidoarjo Saiful Ilah telah ditetapkan Komisi oleh Pemberantasan Korupsi ( KPK) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, Rabu (8/1/2020). Saiful sebelumnya ditangkap KPK dalam sebuah operasi tangkap tangan pada Selasa (7/1/2020)....

World Today

  •  
    Presiden Angkat Isu Rakhine State di

     

     

    BANGKOK(KORANRAKYAT.COM)  Presiden Jokowi kembali mengangkat isu Rakhine State dalam

     
Thursday, 21 February 2019 13:39

Sudah 75 Bukti Pengaturan Skor Di Himpun Satgas Anti Mafia Bola

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Pemeriksaan yang dilakukan Satgas Anti  Mafia Bola  kasus mafia bola dan  pengaturan skor di Liga Indonesia,  sudah dikumpulkan 75 bukti yang dihimpun oleh Satgas Anti mafia bola yang sedang diaudit agar mudah diklarifikasi. Intinya sudah dikelompokan.

          Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo  ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (21/2)2019 mengatakan ada 75 bukti yang sudah dihimpun satgas antimafia bola menyangkut dugaan pengaturan skor di Liga Indonesia. Dedi menjelaskan, bukti-bukti tersebut kini sedang diaudit agar mudah diklasifikasikan. "Ada sekitar 75 item itu diaudit dan nanti diklasifikasikan akan masuk dalam pengaturan skor di liga tiga yang mana saja, kemudian di liga dua yang mana saja, liga satu yang mana saja. Intinya dikelompokan semuanya," ujarnya.

          Selanjutnya, Dedi menegaskan bukti-bukti tersebut kini sedang diaudit agar mudah diklasifikasikan. "Ada sekitar 75 item itu diaudit dan nanti diklasifikasikan akan masuk dalam pengaturan skor di liga tiga yang mana saja, kemudian di liga dua yang mana saja, liga satu yang mana saja. Intinya dikelompokan semuanya," tegasnya. 

          Untuk itu, Dedi menjelaskan juga bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menyelidiki sejumlah bukti, antara lain beberapa catatan transaksi keuangan, buku catatan tabungan, dan beberapa alat pembayaran digital. "Itu semua nanti akan dievaluasi dan dinilai oleh PPATK. Dari mana sumber keuanganya, mengalirnya ke mana saja, dan digunakan untuk apa saja," jelasnya. 

           Lebih lanjut, Dedi merinci apabila nanti ada hal-hal transaksi yang mencurigakan, baru nanti PPATK merekomendasikan kepada satgas. "Tak hanya itu, seperti diungkapkan Dedi, apabila nanti dimungkinkan, pelaku pengaturan skor bisa dikenakan Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). "Itu juga nanti jadi sasaran dari satgas untuk melakukan pendalaman," rincinya. (vk)

Read 235 times

Latest from Redaksi

Login to post comments

Ekonomi Makro

  •  

     

     

    Surabaya(koranrakyat.com)  Bertempat di Sheraton Hotel & Towers Surabaya, PermataBank

     
  •  

     

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) ,  Bertempat di Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Dirjen

     
  •  

     

     

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Jelang  bulan Ramdhan dan lebaran Satgas Pangan  melakukan berbagai

     
  •  

     

     

    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Maskapai penerbangan Garuda Indonesia telah menghentikan

     

Malang Raya

Rendra Bupati Malang Ditahan