Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Brigjen Pol Drs Supratman Pulang Kampung Jabat Kapolda Bengkulu
Last Updated on Jan 24 2019

Brigjen Pol Drs Supratman Pulang Kampung Jabat Kapolda Bengkulu

  BENGKULU,(KORANRAKYAT.COM)  – Putra asli Bengkulu, Brigjen Pol Drs Supratman, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Jawa Barat. Mendapat amanat baru dipercaya menjadi Kapolda Bengkulu, yang baru. Supratman menggantikan posisi Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Coki Manurung, yang menjadi...
Satgas Mafia Bola Geledah Rumah Dayat Bekas Exco PSSI Hidayat
Last Updated on Jan 23 2019

Satgas Mafia Bola Geledah Rumah Dayat Bekas Exco PSSI Hidayat

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -, Satgas anti mafia bola melakukan pengeledahan rumah  anggota komite eksekutif(Exco) PSSI Hidayat. Ini dilakukan untuk memperoleh barang bukti menyangkut masalah terlapor.              Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi...
Empat Berkas Perkara Mafia Bola Dalam Pengaturan Skor Segera Dilimpahkan
Last Updated on Jan 21 2019

Empat Berkas Perkara Mafia Bola Dalam Pengaturan Skor Segera Dilimpahkan

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Perjalan pemeriksaan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola Polri saat ini fokus menyelesaikan berkas perkara empat tersangka kasus dugaan pengaturan skor dalam sepakbola Indonesia. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo...
Polda Kembali Bongkar 21 Artis Diduga Terlibat Bisnis Esek Esek
Last Updated on Jan 21 2019

Polda Kembali Bongkar 21 Artis Diduga Terlibat Bisnis Esek Esek

    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kembali mengungkap inisial nama-nama artis yang diduga terkait kasus esek esek online. Siapa saja mereka? Sebelumnya, Luki baru mengungkap enam nama yang diduga kuat terlibat dalam jaringan bisnis haram ini. Keenamnya adalah...
Tim Gabungan Akan Diturunkan Ke Tinombala Bila Ali Kalora Tak Menyerahkan Diri
Last Updated on Jan 21 2019

Tim Gabungan Akan Diturunkan Ke Tinombala Bila Ali Kalora Tak Menyerahkan Diri

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Ditetapkan sampai 29 Januari 2019 untuk  kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora Cs tidak menyerahkan diri, tim gabungan TNI-Polri yang akan melakukan tindakan represif.         Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri...

World Today

Bojonegoro Koranrakyat.com Pembangunan Gedung  AKN (akademi komunitas Negeri ) atau Biasa dikenal Pusdiklat Kabupaten Bojonegoro Yang Berlokasi  Dukuh Kedungrejo Desa Ngumpak Dalem Kecamatan dander Kabupaten Bojonegoro Propinsi Jawa timur ,Dengan jarak tempuh Dari alun-alun Kota sekitar 12 KM dan waktu dari alun-alun kota sekitar 26 Menit,Dengan Medan yang Sulit Dikarenakan Jalan Paving yang dilalui truck bermuatan Pedel ,Mengakibatkan jalan tersebut rusak parah .Ketika wartawan Koran ini Investigasi dilapangan

Dan menuju dilokasi Disitu ternyata Masih Banyak hilir mudik kendaraan dump truck Bermuatan  pedel dan sedang melakukan Bongkar pedel sebagai dasar Pembangunan Gedung AKN.Disitu Kami ditemui salah Satu Pekerja Ceker atas nama Kalih (45) Ketika ditanya apakah sudah ada perintah dari pihak pemenang tender dalam Hal ini PT Anugerah Yala Persada Dan subkon Cv daya Patra ,Kalah Mengatakan Hingga saat ini kami belum ada perintah untuk berhenti mas terang kalih .Padahal jelas kemarin 27/7/206

Saat gelar rapat dengar di Gedung DPRD Salah satu anggota DPRD Bojonegoro dari Komisi A Ali mustofa secara tegas merekomendasikan Agar supaya Menghentikan sementara Pembangunan gedung AKN Dikarenakan izin mendirikan Bangunanya Belum ada dan Juga terkait Kejelasan Status Tanah belum jelas .Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Andi Tjandra Di Rapat Dengar Kemarin Sore Mengatakan Kalau Pembangunan Gedung Balai Diklat Hingga saat ini Proses Pengerjaan Baru sekitar 2% Dan Mengenai Proses IMB hingga saat ini masih dalam Proses Perijinan Dan Perlu diketahui Pembangunan Gedung AKN atau Balai Diklat Milik Pemkab Membutuhkan Anggaran  Total sekitar 96 Milyar dengan rincian tahap Pertama 52 Milyar Dengan Menggunakan Anggaran dari APBD tahun 2016.Ketika Pihak Dinas Pengerjaan Umum Dalam Hal Ini andi Tjandra Ketika Dikonfirmasi Wartawan Koranrakyat melalui sambungan Ponselnya hingga saat ini belum ada jawaban (dan)

Wednesday, 27 July 2016 14:46

Warga Gondang Geger ,Adanya Semburan Lumpur Panas

Written by

Bojonegoro koranrakyat.com ,-Warga krondonan kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro Propinsi Jawa Timur Geger Dengan adanyasemburan lumpur panas berbau belerang yang terletak  di Gunung Puru Petak 45  BKPH Deling KRPH Klino Dusun Krondonan Desa Krondonan Kecamatan  Gondang Kabupaten Bojonegoro. Menurut Kasi Kesiap Siagaan Bencana Daerah Kabupaten Bojonegoro SUKIRNO Mengatakan

kronologinya sebagai berikut pada hari jum'at sekitar pukul 08.00 ada aliran  air yang keruh mengalir di saluran air pada  hari sabtu tgl 23 juli 2016 oleh kepala  desa dibuktikan ada 2 (dua) titik semburan, dan  pada hari senin Kalaksa brsama Pihak kecamatan dan Pihak desa  melihat lokasi Lokasi terjadinya semburan meliputi Jumlah titik semburan semula 2 titik menjadi 5 titik  1 titik besar dan 4 titik lebih kecil SedangkanDebit  semburan air sekitar 1 lt / dt Hingga saat ini Material yang keluar  Dari Perut bumi hanyalah 

Air yang bercampur lumpur dengan bau belerang yang menyengat hidung Dan hingga saat Berita ini diturunkan yang mungkin dampak yangditimbulkan ditakutkan Berpengaruh Pada tanaman bawang Merah yang lokasinya berjarak sekitar 3 meter dari titik semburan dengan luas areal tanaman bawang merah seluas 20 Hektar .Karena titik semburan mengeluarkan Air Panas Bercampur lumpur Dengan Suhu mencapai 60 derajat Celcius Sementara ini tindakan yang diambil pihak yang berwenang adalah Berkordinasi dengan pihak terkait serta Menghimbau kepada masyarakat jangan mendekat didekat area semburan dan merencanakan Membuat tampungan lumpur sementara untuk Mengantisipasi Hal-hal yang tidak di inginkan dengan dampak yang Ditimbulkan(dan)

 

 

 

Malang,koranrakyat.com Lumbung informasi rakyat (Lira) Kabupaten Malang melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan Jembatan Sambong di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Senin kemarin. Di lokasi pembangunan yang dikerjakan oleh PT Kontsruksi Indonesia Mandiri (KIM) dengan anggaran sekitar Rp 7,2 miliar itu, beberapa temuan menarik muncul dari seorang pria yang mengaku sebagai pengawas pekerja proyek yang secara terang-terangan mengaku juga sebagai LSM (lembaga swadaya masyarakat).Beberapa temuan itu, diantaranya pesan singkat (mandat) yang ditunjukkan pengawas kepada Lira, agar membantu atau menjembatani unek-unek warga dengan pelaksana pembangunan.

Gejolak itu muncul, ketika pembangunan sumuran yang kurang dalam. Sementara pesat singkat tersebut, berasal dari Bupati Malang. “Ini mas, sms Pak Bupati nya. Jadi, intinya saya diminta menjembatani kepentingan warga dengan pelaksana pembangunan jembatan. Masalahnya, saat itu memang pihak pelaksana sulit ditemui. Sehingga, saya diminta menengahi,” kata seorang pengawas yang enggan menyebutkan namanya.Lantas, apa keterkaitan dengan pembuatan sumuran jembatan ? Pria yang mengaku asli Ngantang itu menerangkan, setelah dirinya ditunjuk sebagai pengawas, sumuran yang diduga kurang dalam atau diduga salah langsung diperbaiki. Kebetululan, posisi sumuran yang dibenahi adalah sebelah selatan atau yang sekarang tengah berlangsung pengerukan.

“Sumuran yang sebelah sana (selatan), itu sumuran pertama yang diprotes warga. Namun, setelah saya menjadi pengawas langsung diperbaiki. Yakni, dengan membongkar dan membangun ulang,” ujarnya yakin.

Disinggung mengenai panjang sumuran, pria yang mengaku berjasa dalam melibatkan warga untuk ikut bekerja dalam pembangunan jembatan itu, menjelaskan kalau pembuatan awal adalah tiga meter. Namun, sekarang sudah mengikuti standart sampai delapan meter.

saya“Sekarang sudah dibenahi dan mengikuti standart atau sesuai bestek,” lanjutnya.
Ditanya mengenai lebar jembatan, pria yang juga ramah ini, terkesan sedikit bingung. Karenanya, kemudian meminta untuk melihat langsung rencana anggaran pembangunan (RAB) jembatan. “Sampeyan lihat sendiri saja,” paparnya.

Bupati Lira Kabupaten Malang, M Zuhdy Achmadi, dalam keterangannya mengaku tidak yakin dengan adanya usaha perbaikan yang dilakukan pelaksana. Dengan alasan, di lokasi yang ditunjuk usai diperbaiki, tidak ada bekas-bekas atau tanda pembongkaran. Lebih-lebih, yang diperbaiki itu adalah cor.

“Kalau misalkan diperbaiki, pasti ada bekasnya. Apalagi, yang diperbaiki adalah cor. Terus kapan pelaksanaan perbaikkannya, itu juga tidak terperinci waktunya. Makanya, saya ragu dengan keterangan itu,” ujarnya 

Ditanya mengenai beberapa temuan itu, Didik menjelaskan, akan dikonsultasikan dengan pakar atau ahli jembatan dari Perguruan Tinggi (PT). Jika memang diperlukan untuk peninjauan atau kunjungan kembali ke lokasi, maka akan dilakukan bersama pakar tersebut.

“Yang pasti, hasil hari ini akan diteruskan ke pakar atau ahli yang memiliki sertifikat. Sehingga, langkah-langkah apa yang diperlukan, tinggal menunggu perkembangan,” tambahnya.

Sebagaimana diberitakan, ada dugaan kesalahan dalam pembuatan pondasi pada sumuran. Hanya saja, dugaan itu disangkal oleh Pt pelaksana pembangunan dan badan penyedia lelang. Dugaan tersebut mencuat, dari warga yang diteruskan kepada kepala desa.(fd)

Bojonegoro koranrakyat.com,-sekitar sembilan 90 dari berbagai desa dan kecamatan yang ada di kabupaten bojonegoro Propinsi  Jawa timur Salah satunya Desa Bulu kecamatan suvihwaras,desa sambeng kecamatan kasiman,Desa Ngunut kecamatan dander,Desa Ngujo kecamatan Kalitidu,Desa Purworejo kecamatan Padangan,Desa Mulyo agung kecamatan Balen,

 

Desa Plesungan kecamatan Kapas, ikuti Seminar sehari yang Diadakan oleh WBB (wartawan Bojonegoro Bersatu) Dengan tema "Pengelolaan Dana Desa dan alokasi dana desa menuju desa sehat dan produktif " Dalam acara tersebut Didukung oleh BPJS ,Pertamina,Perhutani KPH Parengan,Dan juga cafe and resto MCM.Dalam sambutannya Ketua WBB Hari bono Mengatakan Peran media adalah Mitra dari pemerintah Dan juga sahabat dari Masyarakat ,dalam hal ini para kades dan juga perangkat desa yang datang memenuhi undangan dari teman-teman media dalam hal WBB ,Berarti antara insan pers dan juga kades dan juga perangkat desa telah terjalin hubungan yang baik .Hari bono biasa dipanggil pak bond ini atas nama teman-teman tergabung di WBB diantaranya ,Media SKANDAL,SINAR POST,SUARA JATIM POST,SUARA HARAPAN,METRO PANTURA,RADAR BANGSA,TERAS JATIM,TEROPONG,BERITA TKP,TABLOID KPK,LENSA INDONESIA DAN juga KORANRAKYAT.com Mengucapkan terima kasih kepada Pemkab bojonegoro Dalam hal ini Diwakili bapak asisten 1 Joko LuQito , Dari Polres bojonegoro dalam hal ini diwakili Agus suyono ,Dan juga dari Kementrian SATGAS DANA DESA Kementriaan Pedesaan tertinggal Dr.ari Sujito MS,i Yang Memberikan sedikit Pengetahuan tentang pengelolaan Dana Desa atau pun Add .ditambah lagi Tentang Undang-Undang No 6 tahun 2014 Dimana saat ini Diwilayah mana pun baik dibojonegoro atau pun di jawa tengah misalnya sedikit bingung tentang Bengkok atau pun tentang Pendamping desa.Sedangkan Menurut Salah satu Peserta Sujoko asal Desa Bulu kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro   menyambut dengan Gagasan teman-teman WBB dan mengucapkan banyak-banyak terimakasih Adanya seminar sehari ini tentang Dana desa dan juga Undang-undang no 6 tahun 2014 Sedikit banyak telah menambah Ilmu kami dan harapan kedepan Lebih sering diadakan hal yang positif ini terang pak joko sapaan akrabnya.( dan)

Bojonegoro Koran rakyat.com wartawan Bojonegoro Beraatu) adalah sebuah wadah dari berbagai elemen media baik dari media harian,On line,mingguan dan bulanan Diantaranya ,Media Skandal,tabloid KPK,Berita TKP ,Sidik Nusantara,Suara Harapan,Radar Bangsa,Teropong,Sinar post,Lensa Indonesia,Metro Sabtu 23/7/2016 Pantura.com,KoranRakyat.com,Dalam kesempatan seminar sehari kali ini Mengambil tema "Pengelolaan Kebijakan Alokasi Dana Desa Dan Dana desa Dalam meningkatkan Pemberdayaan masyarakat desa yang cerdas ,sehat dan produktif" Dengan narasumber ,Kapolres AKBP Wahyu sri Bintoro SH ,Kajari Heru chairudin SH,SATGAS DANA DESA Dari Kementrian pedesaan.
Sambutan Pertama Diawali Dari kejaksaan bojonegoro Yang Di wakili Kasintel kejaksaan Bojonegoro Arifin Mengatakan Apabila Pengelolaan Dana desa atau ADD  yang benar tentu tidak ada masalah ,Dan menyinggung mengenai laporan terkait masalah dana desa atau Pun ADD saat ini yang masuk Ke kejaksaan ada 10 Laporan dan ada beberapa item yang tidak jelas itu wajar dan semua perlu adanya evaluasi tentang ada laporan yang mana pantas untuk dilakukan tahap penyelidikan .Berdasarkan Sampling YanG Dilakukan oleh BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan) Dikabupaten Bojonegoro Ada10 Desa  Temuan dan sekitar 8 Desa temuan yang merugikan keuangan Negara Dan semuanya Amburadul .Padahal sesuai Pasal Kerugian Negara 2 dan 3 Dijelaskan ,setiap orang yang melawan hukum dan merugikan keuangan Negara .Ada potensi kerugiaan Negara Berarati sudah bisa ditetapkan menjadi tersangka . Sesuai Undang-undang tindak pidana korupsi dan layak proses hukum.Sedangkan Dalam sambutannya Satgas Dana Desa Dr.Ari sujito ,MS,i Mengatakan Mendorong Dana desa mau pun ADD (alokasi dana desa ) tidak hanya untuk Administrasi saja,melainkan untuk kemakmuran desa dan sosial kemasyarakatan sesuai Undang-undang no 6 tahun 2014 dan harapan kedepan antara kepala desa dan juga perangkat desa terjalin hubungan yang harmonis sehingga pemerintahan dapat berjalan dengan lancar.desela sesi dialog diwarnai hujanan pertanyaan ,salah satunya ada suyit (45) dari sekdes Mulyo agung kecamatan Balen menanyakan Apa tow peran pendamping desa dan apa tow tupoksi pendamping desa ,karena selama ini sepengetahuan saya belum pernah ketemu dilkantor desa saya yang namanya pendamping desa.dan sebatas sepengetahuan saya pendamping desa itu kalau mengenai penyusunan RPJMdes selalu mendampingi dan apabila ada pemeriksaan dari BPK bisa ikut menjelaskan terang suyit (dan)

Bojonegoro Koranrakyat.com  Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bojonegoro Gelar hearing dengan 4 SKPD Meliputi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) ,Dinas kebersihan dan Pertamanan (DKP) ,Dinas Pengairan,Dinas Pendidikan.Dalam acara Hearing kali ini Komisi D ,Dipimpin oleh Ali huda Politisi Partai PKP dari Dapil III ini Diawali LPJ (Laporan Pertanggung jawaban .Jumat 22/7/2016

APBD tahun 2015 terkait Pekerjaan Tahun 2015 oleh Dinas Pekerjaan Umum Bahwasanya dinilai terkait infrastruktur  dibojonegoro masih banyak kekurangan dari segi fisik dilapangan makanya direncanakan Besok senin akan turun kelapangan dan mengecek fisiknya dan Perlu  Banyak dievaluasi.Kepala dinas pekerjaan Umum Andik jandra Dalam sesi hearing Memaparkan kalau terkait Pekerjaan didinas Pekerjaan umum memang banyak kekurangan ,

 

Namun kedepan akan lebih ditingkatkan lagi dan direncanakan kedepan tahun 2017 Lebih difokuskan  untuk infrstruktur jalan dan juga perhubungan dan meliputi jalan diwilayah selatan dan juga wilayah barat Karena dirasa wilayah dikawasan hutan seperti didesa Napis  kecamatan Tambakrejo Dirasa sangat membutuhkan .diitanya terkait kendala dalam hal ini dinas pekerjaan umum tidak ada kendala sama sekali ,Hanya saja karena dinapis ini masuk kawasan hutan mau tidak mau harus adanya komunikasi intesif dengan perhutani .
Dan Mengenai Pekerjaan tahun 2015 Secara umum tidak ada maslah ,Namun andik mengakui memang ada keterlambatan.(dan)

Tuesday, 19 July 2016 22:40

Pembunuh Sadis Uruk Korbanya Dengan Daun Bambu

Written by

Bojonegoro koranrakyat.com Polres Bojonegoro selasa 20/7/2016 Bertempat dihalaman Mapolres Bojonegro Gelar press riliz terkait Kasus Pembunuhan Bocah 10 tahun Kelas VI sekolah dasar Cahya Amalia zahra asal Desa Pengkol Rt 13 Rw 02 kecamatan Tambakrejo Yang Menggemparkan Seantero Bojonegoro Yang Dibunuh tetangganya sendiri Berinisial AR (20 ) Yang Keluarga Korban .Menurut Pengakuan tersangka AR kenapa tega membunuh keponakanya karena terpengaruh oleh vidieo Purno,karena sejak umur 12 tahun sering melihat vidieo purno dari Hp .sedangkan Menurut Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu sri bintoro Kronologi Kejadiaanya Tersangka" AR" (20) mengajak Korban Mandi disungai Yang Tak jauh dari rumahnya kemudian menyetubuhi Korban dengan diancam Akan dibunuh Bila bercerita pada Keluarga korban, karena takut perbuatan diketahui oleh Keluarga ,Timbul Niat jahat Untuk menghilangkan nyawanya dengan cara mencekik lehernya dan Memukul korban menggunakan Batu diarea Pipi tidak hanya itu,Tersangka AR juga menenggelamkan korban di Air hingga korban tak bisa bernafas untuk menghilangkan jejak agar agar perbuatan tersangka tak diketahui orang,selanjutnya tersangka mengubur jenasah korban dibawah pohon bambu dan menguruknya dengan mengunakan daun bambu ,akibat perbuatanya tetrsangka terancam hukuman 15 Tahun.(dan) 

 

 

Bojonegoro Koranrakyat.com  Upaya Peningkatan Lumbung Pangan Nasional Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Dalam Hal ini  Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro ,Senin 18/7/2016 Bertempat Di Kantor BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) Desa Padangan Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro Propinsi Jawa Timur ,Adakan Pembinaan Pembinaan Kelompok Tani /Gapoktan/HIPPA Dalam Rangka Pengelolaan Irigasi Pompanisasi Dan Penyerahan Bantuan Alsitan Tahun 2016  Berupa12 Unit Traktor dengan rincian 8 unit traktor untuk Kelompok Tani dan 2 unit traktor untuk Gapoktan (Gabungan Kelompok tani ) sedangkan 5 unit Pompa Air kesemuanya untuk 5 Kelompok tani yang tersebar wilayah kecamatan Padangan .3 Unit transplater untuk Kelompok tani  Dan 1 Unit Coumbine harwestre 1 Kelompok Tani jadi total 21 Unit .Dalam acara tersebut Dihadiri langsung Oleh Orang nomor satu Di dinas Pertanian yaitu Kepala Dinas Pertanian AChmad Djupari  Mengatakan Agar Menjaga baik-baik bantuan tersebut dan supaya dapat digunakan Sebaik-baiknya , tujuan Digelontorkan Bantuan Berupa traktor,PomPa Air , transplater ,combine Harwistre agar supaya mempermudah dan Membantu para petani baik dalam Mengolah lahan maupun menanam hingga Pengambilan air untuk mengaliri sawah biar lancar Dan  Demi terciptanya Lumbung Pangan Bojonegoro .Djupari juga Berpesan pada Kelompok tani ,Gapoktan ,HIPPA ,Agar supaya Bantuan tersebut Digunakan Bersama Anggota dan Tidak hanya digunakan untuk ketua Kelompok tani aja ?Disamping itu Djupari Menginginkan agar supaya kelompok Tani membentuk "POKJA" (Kelompok Kerja) Dengan tujuan agar supaya Kelompok Tani Mengelola Bantuan alsitan tersebut dengan cara disewakan dan hasil sewanya dikelola oleh "POKJA" Dan kegunaanya untuk Perawatan alat alsitan traktor,Transplater,Coumbine hadwer terang Djupari. Sedangkan Menurut K.UPTD Pertanian Padangan Prayitno ,SP .M.si Mengatakan Yang Jelas tujuan Bantuan tersebut untuk Pemberdayaan /Kelompok tani Dalam rangka Upaya produksi Dan Pendapatan untuk Mendorong Pemberdayaan Kelompok Tani untuk Peningkatan Produksi dan pendapatan Petani Dalam Upaya Memwujudkan Bojonegoro sebagai Lumbung Pangan.Tapi Perlu adanya Pembinaan dan Pemberdayaan Kelompok Tani ,Gapoktan dan HIPA agar supaya terciptanya Bojonegoro Lumbung Pangan Nasional sesuai Program Pemerintah Pusat Swasembada Pangan Nasional Dan harapan Kedepan pemerintah sering Memberikan Bantuan lagi  .(Dan)

Bojonegoro Koranrakyat.com Bertempat di gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro lantai 8 Pada kamis 14/7/2016 adakan Rotasi Pejabat eselon 3 Pegawai Negeri Sipil Bojonegoro .

Dalam sambutanya Bupati Bojonegoro Bupati Bojonegoro, Suyoto menegaskan bahwa rotasi yang dilaksanakan gelombang pertama. “Akan ada lagi berikutnya, menunggu hasil assessment. Kalau bisa juga akan digelar tahun ini,” kata Suyoto.

Sementara itu, pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyebutkan masih ada seratusan pejabat dan Pegawai Negeri Sipil yang harus melalui tahapan assesment berikutnya. “Yang kedua ada sekitar 100 pejabat eselon 3 dan 4, dan sesuai yang diharapkan Bupati, akan dilaksanakan tahun ini juga,” kata Zainudin, Kepala BKD Bojonegoro.

Seperti diberitakan sebelumnya, untuk kali pertama gedung baru Pemkab Bojonegoro digunakan secara formal, tepatnya di landasan helikopter yang berada di lantai 8. Beberapa kejadian lucu sempat terjadi sesaat sebelum seremonial digelar, diantaranya saat Camat Kalitidu, Nanik Lusetyorini menyapa Setyo Yuliono, Asisten II Pemkab Bojonegoro.

Disapa agak kurusan, Setyo Yuliono mengatakan bahwa semula ia tak terlalu kurus. “Ya agak kurusan, setelah saya naik tangga sampai lantai atas,” katanya yang disambut gelak tawa. Lain lagi dengan Camat Gayam, Hartono, yang mengaku bahwa dirinya mengalami sakit perut gara-gara takut ketinggian.

Meskipun sempat tegang, namun secara umum seremonial pelantikan tersebut berjalan dengan lancar. Yang kemudian diakhiri dengan ramah tamah bersama awak media di lobby lantai 7.

Berikut adalah daftar nama PNS dan Pejabat di lingkup Pemkab Bojonegoro yang dirotasi pada gelombang pertama sore tadi. Sebanyak 130 nama dengan keterangan, nama jabatan asal dan jabatan barunya:

Badan Kepegawaian Daerah
Ahmad Adi Winarto | Kasubid | Kasubid Pengawasan Kerusakan Lingkungan BLH
Nanang Dwi Cahyono| Kasubid | Kasi Trantib Kec Balen
Paramita Putri Negari | Staf BKD | Pj Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Kepatihan
Rehati Danu A | Staf BKD | Pj Data Elektronik BKD
Wawan Setyawan | Kasubag | Pj Kasi Pengembangan Kewirausahaan Dinkop UKM

Badan Lingkungan Hidup
Ahmad Fuad | Staf | Pj Kasubid P

(Dan)

 

 

Jakarta,koranrakyat.com- Polri  menetapkan 23 tersangka vaksin palsu sesuai dengan perannya. Hingga kini terus didalami dan penelusuran peredaran sehingga dapat lebih jelas peredarannya  meskipun sudah diketahui ada 14 rumah sakit terlibat dalam memberikan vaksin palsu. Anehnya Rumah sakit yang terlibat disimpan oleh penyidik.

 Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Brigjend Pol Agung Setya  ditemui di Mabes Polri, Jumat (15/7)2016 mengatakan, kita sudah menetapkan 23 tersangka dan ada penambahan." Dari 23 tersangka ini terdiri beberapa peran untuk produsen 6 tersangka, distributor 9 tersangka ,pengumpul botol vaksin ada  2 tersangka, pencetak label pembungkus vaksin 1 tersangka, bidan 2 tersangka dan Dokter ada 3 tersangka. Jadi kalau ditotal ada 23 tersangka," ujarnya.

Selanjutnya, Agung menegaskan dokter HR ini diperiksa membeli di Apotik PHl di Kemaggisan Jakarta ,disana kita peroleh bukti begitu sampul vaksin bekas yang digunakan bahkan kita juga menemukan transaksi pembelian vaksin palsu ini . "Kalau diperiksa dan terkait dengan pihak mana yang perlu lakukan pendalaman. Bahwa yang bersangkutan peroleh vaksin dari saudara S yang sudah dilakukan penangkapan sebelumnya," tegasnya. 

Sesuai perkembangan, Agung menjelaskan dimana saudara S kita tahu bahwa vaksin ini dibuat oleh  kelompok S dan I.Kelompok S dan I ini diketahui distribusi nya ada apotik bersinar. "Kita ketahui seperti apa pengungkapan kasus ini ada apotik yag tahu mendistribusikan vaksin palsu," jelasnya.

Lebih lanjutnya, Agung merincinya ini terkait dengan dokter HR yang kemarin aman pada tanggal 14 Juli kemarin kita menetapkan 4 tersangka baru lagi adalah Dokter H dimana Dokter H ini Mantan dari Direktur rumah Sakit Sayang Bunda di Bekasi. "Mantan Direktur tahun 2012 selesai melaksanakan tugas sebagai Direktur. Diketahui disana bahwa yang bersangkutan memesan vaksin dari Toko Aska Medika ,diketahui dari awal pengungkapan dari Aska Medika," rincinya. 
 

 

Untuk itu, Agung menambahkan dari kemarin bahwa distribusi dari Aska Medika dari  ke Dokter H. Kemudian Dokter H ini banyak memesan kemudain dia mengijinkan dari sales Aksa Medika unutuk digunakan. ini terkait dengan Dokter H." Ini diketahui kalau kita lihat ni kelompoknya siapa pembuat .kelompok A kita ketaui kelompok Aska Medika dan ada  distributor T dan keberapa rumah Sakit juga ke saudara dokter H ini," tambahnya. (vk)

Jakarta,koranrakyat.com – Jumlah pengguna vaksin Palsu  diduga terus bertambah, sekitar  12 rumah Sakit di Pulau Jawa dan Sumatera diduga gunakan vaksin palsu, namun sayangnya polisi tak segera membuka rumah Sakit mana yang diduga menggunakan vaksin palsu.. 

Direktur Tindak Pidana Ekononi Khusus, Brigjend  Pol Agung Setya ditemui di Mabes Polri, Senin (11/7) 2016 mengatakan, rumah sakit yang berlangganan vaksin palsu bertambah dari empat menjadi 12 rumah sakit.Hal tersebut diketahui setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 18 tersangka yang sudah ditahan."Kami identifikasi ada 12 rumah sakit di Pulau Jawa dan Sumatera yang sedang kami dalami," ujarnya.

Sedangnya  12 rumah sakit hingga kinimasih belum jelas, Agung menegaskan saya  belum bisa menyebutkan rumah sakit itu ada di Pulau Jawa dan Sumatera spesifik daerah yang menjadi lokasi 12 rumah sakit tersebut.Ia juga bungkam saat diminta mengungkap nama-nama rumah sakit yang diduga berlangganan vaksin palsu."Kami harapkan tim satgas bisa maksimal dengan tukar menukar info sehingga langkahnya lebih cepat. Dalihnya masih  memerlukan fakta yang riil dari proses penyebaran vaksin palsu seperti apa," tegasnya.

 Agung berencana mendatangi Kementerian Kesehatan untuk membahas vaksin palsu bersama satuan tugas yang sudah terbentuk sepekan lalu.Disitu akan dilakukan evaluasi terhadap kinerja satgas, termasuk temuan baru rumah sakit yang berlangganan vaksin tersebut."Kami akan bahas beberapa hal yang jadi tupoksi masing-masing. Diharapkan nantinya ada beberapa hal yang diprioritaskan untuk segera kita tangani," jelasnya.

Distribusi vaksin palsu tersebar di sekitar Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Semarang, Banten, Medan, Aceh, dan Padang.Selain 12 rumah sakit, fasilitas kesehatan yang baru diketahui berlangganan vaksin palsu yakni dua klinik, dua apotek, dan satu toko obat.

Terungkapnya kasus ini berawal dari fakta lapangan banyaknya anak yang kondisi kesehatannya terganggu usai diberi vaksin.

Selain itu, ada pula laporan pengiriman vaksin balita di beberapa puskesmas yang mencurigakan, Bareskrim Polri pun menangkap produsen vaksin yang tidak memiliki izin.Dalam seluruh penggeledahan, penyidik mengamankan barang bukti, yakni 195 sachet hepatitis B, 221 botol vaksin polio, 55 vaksin anti-snake dan sejumlah dokumen penjualan vaksin.(vk) 

 

 

 

Jakarta,Koranrakyat.com, - Polisi kecolongan menjelang lebaran malah bom meledak disaat Jokowi banyak ber aktifitas di Solo an Jogjakarta, Polisi menangkap sejumlah orang pada Desember 2015 lalu di Surabaya terkait dugaan jaringan terorisme. Pelaku bom di Mapolresta Solo, Nur Rohman, merupakan salah satu buronan yang berhasil kabur dari penangkapan di Surabaya tersebut. 

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengungkapkan, kemungkinan bom yang dipakai Nur Rohman merupakan bom yang telah dibuat sebelumnya. "Ini kan waktu ditangkep kelompok ini, ada 4. ada Abu Musab, termasuk 1 orang Uighur namanya Aris kemudian yang bersangkutan ini yang lari tidak tertangkap," kata Badrodin usai salat ied di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (6/7/2016). "Bisa saja ini bom yang dibuat pada bulan Desember yang lalu, bisa juga ini dibuat yang baru. Tetapi dari sisi isiannya, kayaknya hampir sama dengan yang lalu," imbuhnya. 

Nur Rohman (31) meledakkan diri di lingkungan Mapolresta Surakarta pada Selasa (5/7) pagi. Ia tewas di tempat. Saat itu anggota Polres sedang bersiap-siap untuk melaksanakan apel pagi. Diduga Nur memang menargetkan akan melakukan aksinya saat apel berlangsung, namun 'berhasil' digagalkan. (vs)

 

 

 

Jakarta,koranrakyat,com,-Pelaksanaan  Hari Bhayangkara 1 Juli 2016 bertempat di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, berjalan lancar. Seiring dengan itu Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti pamit diri dan meminta maaf bila ada kesalahan dalam kepemimpinanya.

Dari pantauan acara tersebut turut dihadiri pula oleh mantan Kapolri, pejabat utama Mabes Polri, Komisioner Kompolnas, perwakilan institusi penegak hukum, dan tamu undangan lainnya. Saat upacara, jenderal bintang empat ini membacakan amanat tertulis dari Presiden Jokowi yang berharap Polri ke depan melakukan reformasi secara menyeluruh.

Usai membaca amanat Presiden Joko Widodo, Badrodin  Haiti mengatakan saya juga pamit undur diri di hadapan ribuan personel Polri. Saat undur diri, nada suara Badrodin tampak bergetar."Izinkan saya selaku Kapolri yang akan menghadapi purna tugas, sampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dukungan, kerja sama serta partisipasi ke seluruh jajaran dan keluarga besar Polri, pimpinan kementerian dan lembaga negara, tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan ormas, insan pers, masyarakat dan LSM sehingga tercipta Kamtibnas yang aman dan kondusif selama saya menjabat sebagai Kapolri," ujarnya.

Selanjutnya, Badrodin menegaskan saya   juga memohon maaf jika selama menjabat sebagai pucuk pimpinan masih ada pelayanan dan perlindungan yang tidak optimal."Sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kekurangan, saya mohon maaf atas pelayanan dan perlindungan yang tidak optimal dan mengecewakan. Saya sekali lagi mohon diri dan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Terimakasih," tegasnya. (vk)

 

 

 

 

 

 

Bogor,koranrakyat.com,- Polisi menangkap 31 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok  yang diduga terlibat kasus penipuan online di negaranya.Mereka diduga masuk ke Indonesia tanpa memiliki paspor.Informasi yang dihimpun wartawan  pengungkapan adanya aktivitas illegal yang dilakukan oleh WNA itu merupakan kegiatan operasi gabungan Polres Bogor Kota dengan pihak Imigrasi Kota Bogor.Tim gabungan melakukan penggrebekan ke sebuah rumah di Perumahan Villa Duta Jalan Kingkilaban nomor 2-4 Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (20/6/2016) sekitar pukul 14.30 WIB. "Dari 31 WNA itu terdiri atas 23 laki laki dan 8 perempuan. Semuanya berasal dari Cina yang diduga tidak dilengkapi dengan dokumen resmi," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, kepada wartawan melalui pesan singkat, selasa (21/6/2016).

Menurut Yusri, tim gabungan yang turun melakukan penggrebekan sebanyak 30 orang. Petugas juga menemukan sejumlah benda yang diduga alat untuk melakukan penipuan secara online. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang berharga yang diduga hasil penipuan secara online.

"Jadi ada sepeda motor, mobil, alat elektronik, dan sejumlah mata uang asing," ujar Yusri.

Adapun rinciannya, yakni telepone Rumah sebanyak 25 unit, hand talkie sebanyak empat unit, printer sebanyak satu unit, laptop sebanyak dua unit, modem aktif sebanyak 14 unit, modem tidak aktif sebanyak 16 unit, dan 34 unit ponsel.

Adapun uang tunai yang ditemukan petugas, yakni Rp 20.145.000, 6956.4 Yuan, 590 HD, 168 RM, 1690 Rupe, 10 mata uang makau, dan 500 pecahan uang Taiwan.

Selain itu juga ada satu unit mobil Fortuner hitam dengan plat nomor B 1290 BJN dan satu unit sepeda motor kawasaki Ninja dengan plat nomor F 4593 DD. "Sampai dengan saat ini pemeriksaan masih dilakukan baik dari pihak Polres Bogor kota dan Unit cyber crime Bareskrim Polri serta dari pihak imigrasi," ujar Yusri.Hasil lnvestigasi sementara, kata Yusri, mereka datang ke lndonesia secara perorangan sejak mulai bulan April 2016.Mereka diduga melakukan kejahatan transnasional dengan modus operandi penipuan Online kepada warga negara Cina.Dalam operasi gabungan tersebut di pimpin langsung oleh Kapolres Bogor Kota, AKBP Andi Herindra Sik dan kepala Imigrasi Kota Bogor Bapak Herman Lukman dan di ikuti oleh 50 orang. Dalam Operasi tersebut berhasil diamankan orang dan benda sbb : 31 Orang WNA (23 laki laki  dan 8 perempuan) berasal dari Tiongkok yg tanpa di lengkapi dengan dokume, Data identitas Warga Negara Asing Asal Tiongkok sbb : Xie xiaoxia, Zhuo jian Yan, Jing Young,Wang Dong,Wang Holing,Xing F, Yang MaoCeng Won Ye, Chang Xialing,Su Dai Wei,Lan Yan Bin,Cang xiaoling,Xie Mie,Wu Hao, Pe Guan, Xian Xian,Cien,Tang Hio Tian. Ma Jun,Jia Mao  sementara Kadiv Humas Mabes Polri saat dihubungi  belum bisa memberikan keterangan.  resmi.BB yang diamankan ,.Telepone Rumah  berjumlah  25 unit Pesawat Ht 4 unit printer 1 unit,Laptop 2 unit ,Modem Aktif 14 unitg. Modem tidak aktif 16 unit,(sm)



Jakarta,koranrakyat.com,- Dalam perjalanan menuju Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang dari Batang, Jumat siang, 17 Juni 2016, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menuju Kampung Nelayan. Kelurahan Bandengan Kecamatan Kota Kendal, Kabupaten Kendal dengan berkendaraan mobil.

Di daerah pesisir nelayan ini, Presiden menyaksikan penyerahan sembako Ramadhan, yang antara lain berisi beras, gula pasir, minyak goreng dan teh celup. Saat akan meninggalkan kawasan ini, Presiden menuruni mobilnya untuk berbincang-bincang dengan seorang nelayan bernama Sugeng. 

Dari Kampung Nelayan, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Lapangan Ex-Brimob. Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal. Di Lapangan Ex Brimob ini Presiden menyaksikan penyerahan sembako Ramadhan.

Berbelanja Oleh-Oleh Seorang Diri

Setelah meninggalkan Lapangan Ex Brimob, mobil yang ditumpangi Presiden tiba-tiba berhenti di sebuah toko "Mekar Jaya" Jl. Raya Kaliwungu Kendal. Presiden pun keluar dari mobilnya menuju toko tersebut. Di toko ini, Presiden berbelanja seorang diri membeli aneka macam kerupuk khas Kendal.(as)

Page 7 of 14

Entertaiment

Face Book Galleries

  BENGKULU,(KORANRAKYAT.COM)  – Putra asli Bengkulu, Brigjen Pol Drs Supratman, yang sebelumnya menjabat sebagai...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -, Satgas anti mafia bola melakukan pengeledahan rumah  anggota komite eksekutif(Exco)...
    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Perjalan pemeriksaan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola Polri saat ini fokus...
    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kembali mengungkap inisial nama-nama artis...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Ditetapkan sampai 29 Januari 2019 untuk  kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT)...
...
    BALI(KORANRAKYAT.COM) Mundurnya Edy Rahmayadi membuat tongkat kepempinan PSSI sementara dipegang Joko...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Wakil Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono tak bisa...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -         Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri meringkus seorang...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Penyidik Kejaksaan Negri Cimahi melakukan penyerahan tersangka M. Itoch Tohija...

Ekonomi Makro

  •  

Malang Raya

Rumah Kepala PU Kab Malang

 

MALANG(KORANRAKYAT.COM)- Selain menggarap sejumlah pihak

Read more

Rendra Bupati Malang Ditahan