Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Basarnas Serahkan 196 Kantong Jenasah Berisi Bagian Organ Tubuh Pesawat Lion Air JT610
Last Updated on Nov 12 2018

Basarnas Serahkan 196 Kantong Jenasah Berisi Bagian Organ Tubuh Pesawat Lion Air JT610

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610  ditemukan total 196 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP penerbangan JT 610 telah diserahkan Badan SAR Nasional ke RS...
Naik Motor, Presiden Hadiri Deklarasi Jabar Kondusif di Bandung
Last Updated on Nov 11 2018

Naik Motor, Presiden Hadiri Deklarasi Jabar Kondusif di Bandung

    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali naik motor _custom_ miliknya untuk menghadiri acara dalam kunjungan kerjanya. Jika minggu lalu menaiki motor untuk blusukan ke Pasar Anyar di Kota Tangerang, kali ini Presiden mengendarainya untuk menghadiri acara Deklarasi Jabar...
Sekitar 100 Musisi Bengkulu Siap Tampil Di Festifal Pesisir Pantai Panjang
Last Updated on Nov 11 2018

Sekitar 100 Musisi Bengkulu Siap Tampil Di Festifal Pesisir Pantai Panjang

      BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi kepada 100 musisi yang akan tampil pada pembukaan Festival Pesisir Pantai Panjang Bengkulu 2018.     “Saya sangat mengapresiasi dan terharu atas antusias para musisi Bengkulu...
Masyarakat Bengkulu Ikuti Doa 10 Juta Umat Untuk Negeri
Last Updated on Nov 11 2018

Masyarakat Bengkulu Ikuti Doa 10 Juta Umat Untuk Negeri

  BENGKULU (KORANRAKYAT.COM)  Selepas ba'da Ashar, Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu mulai dipadati oleh jamaah yang mengikuti Doa 10 Juta Umat Untuk Negeri. Sabtu (10/11/2018). Antusias masyarakat terlihat dalam mengikuti acara yang digagas oleh Pemkot Bengkulu.         Padahal, puncak...
Hari Pahlawan Jokowi Naik Ontel Pakai Baju Layaknya Bung Tomo
Last Updated on Nov 10 2018

Hari Pahlawan Jokowi Naik Ontel Pakai Baju Layaknya Bung Tomo

        BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Setelah memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2018 di Taman Makam Pahlawan Nasional Cikutra, Kota Bandung, Sabtu, 10 November 2018, Presiden Joko Widodo kemudian menuju Gedung Sate. Di gedung pusat pemerintahan Jawa Barat ini, Presiden kemudian...

World Today

Monday, 26 May 2014 12:55

Tangani Banjir Risma Blusukan Ke Gunung Anyar

Written by

Surabaya,Koranrakyat.com.-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak menutup mata terhadap situasi yang dialami warga Kota Pahlawan. Sebaliknya, Pemkot Surabaya memberikan respon cepat terhadap keluhan warga terkait kondisi lingkungan tempat tinggal mereka.

Jumat (23/5) kemarin, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini turun langsung ke Kelurahan Gunung Anyar, Kecamatan Gunung Anyar. Walikota menepati janjinya untuk meninjau lokasi yang oleh warga setempat dikeluhkan sering terjadi banjir karena sungai tidak lagi berfungsi mengalirkan air seperti dulu. Aspirasi tersebut sebelumnya disampaikan perwakilan warga Kelurahan Gunung Anyar Kecamatan Gunung Anyar ketika datang ke Balai Kota Surabaya, Rabu (21/5) dan walikota mengatakan akan mengecek ke lokasi agar tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Ketika tiba di kelurahan Rungkut, walikota yang datang bersama Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Irvan Widyanto, Kepala Bakesbang Linmas, Soemarno dan Kabag Humas Pemkot Surabaya, Muhamad Fikser, langsung disambut antusias oleh warga. Walikota Risma dengan menaiki sepeda motor, langsung meninjau lokasi yang dikeluhkan warga. Di lokasi, walikota turun  melihat saluran air lantas mendengarkan aspirasi warga yang menunjukkan peta rencana pembangunan perumahan oleh pengembang di kawasan tersebut, sembari memberikan arahan dan masukan.

Permintaan warga bervariasi. Ada yang menginginkan fungsi saluran air termasuk sungai, dikembalikan seperti semula karena selama ini sudah dialihfungsikan. Ada juga warga yang menginginkan adanya pelebaran sungai. Termasuk juga aspirasi agar pagar di atas bibir sungai yang  dibangun pengembang segera dibongkar.

“Kami ingin sungai bisa menampung air hujan seperti dulu. Intinya warga berharap kawasan Gunung Anyar tidak lagi kebanjiran,” ujar warga.

Mendengar keluhan itu, walikota menegaskan akan segera mempelajari berkasnya. Menurut walikota, kalau ijin-ijin yang baru, kalau untuk saluran air harus tetap berfungsi sebagai saluran air. Dan itu pastii ada hitungannya. “Kalau ijin baru begitu. Cuma kita juga evaluasi karena ijinnya juga lama. Nanti kita lihat kondisinya seperti apa, karena kita juga ndak tahu proses ruislag seperti apa dan penggantiannya seperti apa,” ujar walikota.

Sembari mempelajari berkas, walikota menegaskan akan langsung melakukan action seperti tuntutan warga semisal dengan membuat sudetan saluran air. Menurut walikota, yang mendesak untuk dilakukan adalah menjamin warga Kelurahan Gunung Anyar tidak lagi mengalami kebanjiran. “Prioritasnya supaya warga ndak kebanjiran, yang penting itu dulu,” sambung walikota.

Sebelumnya, ketika menemui perwakilan warga Gunung Anyar yang menyampaikan aspirasinya di Balai Kota, walikota perempuan pertama di Kota Surabaya ini menegaskan siap membantu  menyelesaikan persoalan yang dialami warga. Ketika itu, walikota mengatakan akan mengecek ke lapangan agar tahu apa yang sebenarnya terjadi. Walikota juga menyebut Pemkot Surabaya akan membangun pompa air untuk mengurangi banjir di sana.

Respon cepat yang dilakukan walikota membuat warga senang. Mereka optimistis bahwa permasalahan yang terjadi di kawasan mereka, akan segera teratasi. “Terima kasih bu Risma. Kami tunggu ya,” ujar warga.(md)

 

 

Friday, 16 May 2014 11:13

Tak Punya Izin Tambang,Nekat Beroperasi

Written by

 

 Trenggalek,koranrakyat.com-Hampir enam bulan penambangan liar di dusun Padi desa Bodak kecamatan Panggul kabupaten Trenggalek beroperasi tanpa mengantongi Izin Usaha Pertambangan [IUP]dari pemerintah setempat. Mesiki sudah di tegur oleh kepala bidang pertambangan dan energi Trenggalek seminggu yang lalu,pemilik usaha tambang tak menggubris, bahkan semakin nekat jalan terus hingga kini.

 Ditemui diruang kerjanya[16/5] Ir.Priaji Artono mengungkapkan”Saya baru tahu ada kegiatan penambangan di desa panggul dari laporan masyarakat seminggu yang lalu,dan selanjutnya kami sudah mendatangi lokasi penambangan tersebut”ujarnya.

 Ir.Priaji Artono mengakui bahwa penambangan di dusun Padi desa Bodak kecamatan Panggul memang belum mengantongi izin resmi dari pemkab Trenggalek. Dirinya telah menyarankan pada pihak penambang melalui pekerja agar menghentikan usaha tersebut untuk sementara waktu sambil menunggu izin keluar.

 Rupanya saran dan masukan dari Kabid Pertambangan dan Energi tak di tanggapi sama sekali oleh pengusaha,terbukti usai ditegur, bukannya menghentikan kegiatan usaha penambangan justru mereka semakin berani melakukan kegiatan penambangan dengan cara menjual hasil tambang pada pihak lain yang membutuhkan.

 Kabar yang didapat dilokasi penambangan tersebut di dapati puluhan truck armada pengangkut material,dua buah alat berat berupa mesin keruk [Bego] serta mesin penghancur batu [Stone cruizer]. Luas lokasi usaha tambang mencapai kurang lebih 2 hektar yang dikuasai oleh dua pengusaha. Hampir setiap hari truck pengangkut material berupa sirtu hilir mudik dari lokasi penambangan.

 Priaji juga memaparkan bahwa Bidang Pertambangan dan Energi hanya sebatas melakukan pembinaan dan pengawasan,soal penutupan lokasi kegiatan tambang tersebut menjadi kewenangan daripada petugas Satpol PP selaku penegak Peraturan Daerah [Perda].

 Dalam waktu dekat ini dia segera meluncurkan surat resmi pada satpol PP agar segera menindak lanjuti kegiatan penambang di desa Panggul yang secar jelas tidak memiliki izin resmi dari pemerintah kabupaten Trenggalek.

 Sementara Sekretaris DPC Laskar Anti Korupsi Trenggalek Sumilih menyatakan semestinya pemerintah Trenggalek segera menertibkan usaha pertambangan yang belum mengantongi IUP untuk segera di tindak tegas.”Pertanyaan saya beranikah pemerintah Trenggalek menutup usaha pertambangan tersebut, kami butuh bukti bukan janji”tegasnya.

 ”hasil pantauan kami usaha tambang di dusun Padi desa Bodak kecamatan Panggul telah beroperasi  lebih dari enam bulan. Kami menduga pihak-pihak terkait telah mengetahui kegiatan ini namun mereka seolah tutup mata. Kamipun mencurigai ada pihak-pihak lain yang menerima keuntungan dari usaha yang ilegal ini”tandas Sumilih.[her]

 

 

 

 
TRENGGALEK,KORANRAKYAT.com-
              Sesuai amanat Peraturan Pemerintah nomor 03 tahun 2007 tentang laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah serta Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada DPRD dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah kepada masyarakat maka pada tanggal 21 april 2014 digelar rapat paripurna tentang Penyampaian Laporan Keterangan PertanggungJawaban {LKPJ} Bupati Trenggalek di gedung graha paripurna.
 
             Disampaikan oleh Bupati Trenggalek Mulyadi bahwa Pelaksanaan pembangunan kabupaten Trenggalek mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan yaitu Rencana Kerja Pembangunan Daerah { RKPD} tahun 2013 dengan tema peningkatan pembangunan Daerah melalui pemantapan industri kecil,kemitraan dan penataan lingkungan yang didukung oleh penguatan sosial kemasyarakatan dan tata pemerintahan.
 
            Menyinggung pengelolaan pendapatan daerah Bupati menyatakan untuk terus ditingkatkan melalui penggalian potensi dan penyuluhan kepada masyarakat disertai dengan tertib administrasi sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang dilaksanakan secara profesional melalui peningkatan kompetensi aparatur daerah.
Adapun sasaran kebijakan pendapatan daerah kabupaten Trenggalek meliputi tiga kriteria diantaranya Pendapatan Asli Daerah [PAD],Dana Perimbangan serta Lain lain pendapatan yang sah.Perolehan PAD tahun 2013 sebesar 77,7 milyar lebih,sedangkan Dana Perimbangan sebesar  865,6 milyar lebih dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar 236,2 milyar lebih.
                   Diakui oleh Bupati bahwa dalam pengelolaan pendapatan daerah terdapat beberapa permasalahan diantaranya kurangnya pengetahuan dan ketrampilan tentang perpajakan dari petugas pemungut serta kurangnya kesadaran sebagian masyarakat khususnya wajib pajak dan retribusi daerah selanjutnya kurangnya akurasi data potensi pajak daerah dan retribusi daerah.
Belanja daerah kabupaten Trenggalek pada tahun 2013 di proyeksikan sebesar 1,2 trilyun lebih namun dalam pelaksanaan pengelolaan belanja daerah terdapat beberapa belanja yang tidak dapat mencapai target yang disebabkan oleh dua persoalan yakni terdapat beberapa pekerjaan yang tidak bisa selesai sampai dengan akhir tahun serta adanya perubahan dan keterlambatan petunjuk teknis khususnya pada kegiatan yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus [DAK] bidang pendidikan.
Soal pengelolaan pembiayaan daerah disebutkan oleh Bupati Trenggalek kebijakan pembiayaan diarahkan pada pembiayaan daerah yang mengacu pada akurasi,efisiensi dan profitabilitas dan hal tersebut tertuju pada dua sasaran yakni penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan daerah. Penerimaan pembiayaan daerah lebih diarahakan pada SILPA [Sisa Lebih Perhitungan Anggaran].
              Sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah tertuju pada tiga sektor yang pertama  penyertaan modal pada Perusahaan Daerah Air Minum [PDAM] sebesar  1 milyar, yang kedua penyertaan modal pada BPR Jwalita sebesar 2 milyar dan yang ketiga pembentukan dana cadangan untuk pemilu kepala daerah sebesar 4 milyar.selanjutnya dalam pelaksanaan pengelolaan pembiayaan daerah tahun 2013 terdapat permasalahan pada penerimaan pembiayaan khususnya dalam hal pengembalian pinjaman oleh debitur atau pihak ke tiga.
Solusi yang di tempuh guna mengatasi permasalahan tersebut adalah mengoptimalkan fungsi majelis pertimbangan tuntutan ganti rugi [TP-TGR] dalam hal penyelesain pinjaman daerah.selanjutnya melalui sekretaris  majelis pertimbangan TP-TGR telah melakukan pengkajian terhadap debitur yang belum melunasi tanggungan serta kredit macet yang di kelola oleh SKPD terkait.
                 Penyerapan anggaran pada urusan pendidikan tampak sangat memprihatinkan,seperti diketahui dalam LKPJ yang dibacakan oleh Bupati disebutkan bahwa anggaran yang di sediakan untuk dunia pendidikan sebesar 69,4 milyar lebih namun yang sanggup terealisasi hanya 39,7 milyar lebih. Begitu juga dengan urusan bidang kesehatan,anggaran yang di alokasikan sebesar 80,2 milyar lebih akan tetapi yang terealisasi hanya 67,3 milyar lebih.
 Di sampaikan pula beberapa penghargaan dan prestasi yang diperoleh selama kurun waktu tahun 2013 diantaranya juara satu tingkat nasional penghargaan Adikarya Pangan Nusantara [APN] serta juara satu tingkat nasional lomba penyuluhan PKBH dan juara satu tingkat provinsi Jawa Timur lomba kelompok Usaha Bersama Teladan.[her]
Wednesday, 14 May 2014 12:19

Kasus Kejahatan Seksual Ada di Lima Polda

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Aksi kejahatan Seksual yang marak terjadi di Indonesia terus merambah sampai ke desa-desa. terbukti dalam penangananya disetiap Polres.  Ditelusuri ada lima   Polda yang terus bersaing dalam penyeselaian kasus tersebut. Diamtaramua Mapolda Riau ada 111 kasus, Polda Sulsel 110,Polda Sumbar 107 kasus, Polda Sumut 99 kasus dan Pokda Papua 72 kasus. 

 Kepala Bagian Penerangan Umum, Kombes Pol Agus Rianto mengatakan  Fenoma ada yang dibahas juga dibeberapa media, dan menjadi perhatian publik akhir-akhir ini peristiwa kekerasan seksual. Banyak kita kenal dengan istilah  fhedofilia yang terjadi beberapa waktu belakang ini. "Data yang kita miliki kasus korban dilakukan, Di Polda Riau 111 kasus, Di Polda Sulawesi Selatan ada 110 kasus, di Sumatera Barat 107 kasus, Polda Sumut 99 kasus dan Pokda Papua 72 kasus. yang lain bervarisai. Ada juga  bahkan  ada Polda yang tidak ada kasusnya kejahatan seksual, seperti Polda Bangka Belitung,  Podal NTT, Polda NTB, Sulawesi Utara dan POlda Sulaweis Tenggra  dan Polda maluku," ujarnya. 

 Penanganan kasus itu, Agus menjelaskan seperti data yang kita miliki bersumber dari seluruh Polda yang ada ditanah air, jumlah kasus yang kita tangani terjadi kasus kejahatan seksual  terhadap anak berjumlah 697 kasus, dengan  tersangka 726 orang. Sementara  . korban yang melapor ada 859 arang"Kenapa ini kita tegas dan sesuai informasi yang kita dapat khusus ditangani di Sukabumi dari 114 beberapa waktu yang lalu yang menjadai korban dengan pelaku saudara Emon ," jelasnya.

 Dikatakan , Agus  ternyata hasil pemeriksaan yang intensif dilakukan di Polres Sukabumi yang termasuk dalam tindak Pidana kekerasan Sodomi hanya 22 kali. "Yang lain hanya melihat , ada yang juga tidak mengenal, dan disaat itu hanya diraba-raba. Jadi perasalah yang kita alami dan kita terima saat itu, seperti yang saya katakan. Sehingga yang saya sampaikan korban berjumlah 859 ini, terbagi dalam  beberapa kelompok yang seperti yang sudah saya sebutkan," rincinya.

  Agus mengakui  bagi kami semua laporan dan informasi akan kami jadikan bahan masukan untuk kita lanjutkan sebagai bahan analisa sehingga dalam proses pengembangan lebih lanjut bisa lebih fokus nantinya. " Kemudian kasus tersebut dalam proses penyidikan itu sebanyak 305 kasus. masih dalam penyelidikan  125 kasus . Tahap 1  20 kasus, tahap 2  101 , P21  100, SP3  ada 19 kasus, dan ada beberapa diantaranya dicabut oleh pelapor sebanyak 29 kasus. sehingga tidak bisa dilanjutkan,"akunya. (vk). 

 

 

 

 

 

 

.

 

Friday, 09 May 2014 07:28

Di Cokok Pembobol ATM Senilai 21 M

Written by

SOLO,KORANRAKYAT.com-. Upaya untuk  memberantas kejahatan perbankan terus dilakukan, buktinya kini  Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Bareskrim Mabes Polri berhasil membongkar dan menahan seorang pelaku pembobolan salah satu bank swasta nasional, hingga Rp 21 miliar, bernama Didi Himawan.

 

Direktur  Tindak Pidana Ekomomi Khusus ,Bareskrim Mabes Polri  Brigjen Arief Sulistiyanto kepada wartawan , kamis (8/5) mengatakan  modus yang dilakukan Didi yaitu menarik uang dari sebuah anjungan tunai mandiri (ATM) di Kota Solo, melebihi saldo yang dimilikinya. "Usut punya usut pada tanggal 10 April 2014, secara kebetulan terjadi kerusakan teknis dalam ATM tersebut. Diketahui, mesin saat upgrading software atau sistem ATM-nya, terjadi perubahan install, sehingga nasabah dapat menarik tanpa batas," ujarnya.

 Selanjutnya, Arief menegaskan Didi yang saat itu melakukan transaksi di ATM tersebut berhasil menggasak Rp 21 miliar dalam tempo sehari. Padahal, Atm yang dimiliki Didi atas namanya hanya Rp 100 ribu, Atm atas nama istrinya Rp 23 ribu.
"Ada 7 nasabah yang sudah dimintai keterangan. 1 orang dijadikan tersangka karena melakukan penarikan di luar batas saldonya, secara sengaja. 6 lainnya terindikasi tidak sengaja. 1 dari 6 orang itu istri Didi," tegasnya.

 

Seiring dengan itu, Arief menjelaskan, saat diselidiki di tempat Didi (bekas apotik), ditemukan barang bukti elektronik data capture (EDC), atau mesin gesek kartu kredit dan debit berbagai bank. Selain itu, ditemukan 255 kartu kredit."EDC digunakan untuk menyetor uang hasil transaksi keberbagai bank lainnya. Rupanya pihak bank juga mencurigai transaksi setoran itu karena di luar batas ketentuan. Dan bank-bank itu berinisitif untuk memblokir," jelasnya.

mengakihiri  pembicaraan, Arief menambahkan, penyidik masih mendalami pelaku lain yang terlibat dalam kasus tersebut. Lantaran, install software dilakukan oleh vendor bukan bank terkait. "Ada 3 hal yang diselidiki apakah Didi coba-coba, apakah Didi tahu dari orang lain dan Didi punya EDC ini buat apa," tambahnya

Sesuai aturan yang ada, Didi terancam UU ITE, Pencucian uang dan Perbankan. Sementara itu, dana yang berhasil dibobol Didi sudah berhasil diamankan Bareskrim.(vk)

 

Thursday, 08 May 2014 07:38

Polri Telusuri Kejahatan Seksual 98 Kasus

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com - Maraknya aksi kejahatan seksual yang terus bertambah terjadi  diberbagai daerah terus terungkap.  Hingga kini Polri terus mendata dan sehingga dapat melihat dari dekat sehinga dapat melihat fenome yang terjadi di masyarakat. sampai saat ini ada 98 kasus yang sedang ditangani , di Polda Riau sendiri ada 64 kasus, di Polda Kalsel da 13 kasus. di Polda Jogjakarta ada 7 Kasus dan di Jatim  dua kasus.  

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Agus Rianto kepada wartawan di gedung Humas di jalan Tronojoyo, rabu (7/5) mengatakan  terkait  saat ini yang marak terjadi  kekerasan seksual  terhadap anak, yang selalu dikatakan kejahatan sesual dibawah dengan korban anak dibawah umur data yang kita miliki sampai dengan saat ini ada 98 kasus untuk tahun 2014. "Yang terjadi di beberapa Polda,ada juga Polda yang tidak menangani kasus tersebut. Namun demikian Bapak Kapolri sudah memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk melakukan pendataan dengan memberdayakan dan meningkatkan peran Babinkantibmas.

Ini dilakukan  untuk bisa bisa berkomunikasi langsung dengan masyarakat di wilayah di penugasannnya," ujarnya Untuk itu,Agus menegas ini dilakukan Sehingga dapat mengetahui fenomena yang terjadi dilingkungan masyarakat tersebut. Sehingga kita tidak ingin peristiwa yang terjadi di Sukabumi yang saat ini  sedang ditangani oleh Polres Sukabumi Kota itu terjadi di tempat lain. "Sehingga kita berharap kepada keluarga, ataupun orang tua termnasuk pihak-pihak mengetahui adanya peritiwa-peristiwa serupa agar segera di informasikan pada Polri  guna penangan lebih lanjut," tegasnya.

 Seiring dengan itu, Agus menjelaskan  sekarng ini ada 98 kasus  itu  ada di 16 Polda yang ditangani oleh  Polri. Sementara ini yang  terbanyak itu ada di Polda Riau  sejumlah 64 kasus. "Untuk di Polda Kalsel ada 13 kasus, yang lain bervariasi di Polda  Jogjakarta  ada 7 kasus, sedangkan di Polda Jawa Timur  ada 2 kasus  dan lain sebagainya ada 1 kasus," jelasnya.

 Sementera itu, Agus merinci kasus kejahatan seksual  yang  terjadi di Sukabumi itu hitungannya ada 1 kasus, tetapi korbannya ada banyak. Dalam artian peritiwa itu tetapi apakah laporan Polisinya disesuaikan dengan pelapor. "Untuk penanganan kasusnya, polisi selalu berpedoman peraturan perundang-undangan yang ada, sebagaimana yang selalu saya katakan bahwa Bapak kapolri menekankan kepada semua penyidik di kepolisian republik Indonesia ini, bahwa dalam proses penegakan hukum kita tidak boleh melanggar hukum. Dalam artian bahwa Udnang-undang yang menjadi pedoman pegangan utama bagi kita selanjutnya kita serahkan kepada pihak pengadilan yang memutuskan," rincinya.

Menyinggung hukuman, Agus menambahkan memang rata-rata  untuk kasus kekerasan ini diterapkan pasal 81 dan 82 undang undng no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. "Itu ancamannya pasal-psal tersebut paling sedikit 3 tahun dan paling banyak 15 tahun. dan denda paling sedikit Rp 10 Juta dan paling banyak Rp 300 juta. ini ada yang didalam  pasal 81  dan pasal 82 Undang undang Np 23 tahun 2002. Penerapan hukum seperti itu. Kalau ada Undang-unndang yang menyertai  tentunya penyidik yang memutuskan dalam penerapan persangkaan dugaan perangkaan yang diterapkan. Sementara keputusan semua diserahkan pada pertimbangan majelis hakim," tambahnya. (vk).

 

.  

 

 

TASIK ,KORANRAKYAT.com - Kereta api Malabar tujuan Bandung-Malang sementara korban  lima orang, Jumat (4/4/2014) malam, berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)."Lima orang penumpang dilaporkan meninggal," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam pernyataan yang dikirim kepada wartawan, Jumat(4/4/2014).
Tiga dari korban meninggal sudah dievakuasi dan dua orang masih belum dapat dipindahkan karena terjepit gerbong.Upaya evakuasi masih dilakukan tim gabungan dari PT KAI, TNI, Polri, BPBD Tasikmalaya, Basarnas, PMI, Tagana, dan masyarakat. Lokasi kecelakaan ini cukup jauh dari permukiman warga.

 

Sutopo mengatakan, kereta mengangkut 250 orang ketika kecelakaan terjadi. Penumpang selamat yang hendak melanjutkan perjalanan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, dipindahkan ke bus.

Sebelumnya, Humas Polda Jawa Barat, Kombes Martinus Sitompul mengatakan korban tewas dalam kecelakaan ini berjumlah empat orang. Dia mengatakan 300 polisi diperbantukan dalam proses evakuasi kecelakaan tersebut.Kereta api Malabar tujuan Bandung-Malang terguling di Kampung Terung RT 5 RW 9 Desa Mekarsari, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat sekitar pukul 18.30 WIB. Kecelakaan terjadi setelah kereta menabrak longsoran tanah.(im)

Friday, 04 April 2014 14:17

Timbun Biji Timah Tanpa Dokumen Dibekuk

Written by

JAKARTA. KORANRAKYAT.com- kembali aksi kejahatan tambang terjadi, pasalnya dengan menimbun  dan mengelola tambang tanpa memiliki dokumen Ijin yang sah. Kini tersangka R alias A di Jalan  Teladan RT 07 RW 03 Kelurahan Tobowali, Kabupaten Bangka Belitung  berhasil ditahan  Berkasnya sudah dikirim ke Kejaksaan Agung tahap satu.

Wakil Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim, Mabes Polri, Kombes Pol Alex Mandalika di Mabes Polri , Jumat (4/4) mengatakan  berkaitan dengan tambang Ilegal LP 129/II/2004 tangal 7 Febuari 2014 tindakan  Pidana yang dipersangkakan pasal 161 UU No 4 tahun 2009 tentang minerba. "Jadi pemegang IUF usaha pertambangan operasi produksi yang menanmpung dan mengelola tanpa dilindungai oleh dokumen yang sah," ujarnya

Sesuai data, Alex menegaskan  ditempat kejadiannya milik Saudara R alias A diJalan Teladan RT 07 RW 03 Kelurahan Tobowali, Kabupaten Bangka Belitung. Tersangkanya R alias A alamatnya Tobowali, pekerjaan Wiraswasta  menampung dan menyimpan biji Timah. Didalam Gudang bukan dari pemilik ijin," tegasnya. Dari pendalaman, Alex menjelaskan barang bukti yang kita sita, ada timah Basah seberat 4.275 kg, Timah kering seberat  8.202 kg, satu buah timbangan, satu buah timbangan duduk, 1 buah timbangan besar. " Selain itu  dua unit alat pembersih pasir timah, dua mesin pompa air, satu mobil pick up. Perkara sudah kita kirim tahap pertama ke kejaksaan Agung dan kini  tersangka di tahan," jelasnya. (vk) .

 

Friday, 04 April 2014 13:57

Pengeboran Air Bawah Tanah PT. CCBI Dihentikan

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Upaya menyelamatkan lingkungan hidup kini menjadi perhatian serius, pasalnya kali ini  terjadi tindak pidana penggunaan hak guna  usaha air tanah tanpa ijin yang diduga dilakukan oleh PT CCBI (Coca Cola Bittling Indonesia )  di Jalan Raya Bandung Garut kilometer 26, Desa Cihanjuang,Kecamatan Cimanggung,Sumendang, Jawa Barat. Meskipun tak memiliki Surat Ijin Pengambilan Air (SIPA) di  8 Titik Sumur , tapi pengeboran tetap dilakukan menganbil air yang digunakan untuk pembuatan minuman ringan.

 Wakil Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Mabes Polri, Kombes pol Alex Mandalika di temui di Mabes Polri, Jumat (4/.4) mengatakan  sesuai yang dilakukan oleh PT CBBI telah melakukan Tindak Pidana penggunaan hak guna  usaha air tanah tanpa ijin. Jadi Pasal yang dilanggar yaitu pasal 94 ayat 30 B dan C Undang-undang RI No.7 tahun 2004 Tentang sumber daya air

 Pengembangannya, Alex menegaskan kalau dilihat PT CCBI yang beralamat di Jalan Raya Bandung, Garut kilometer 26, Desa Cihanjuang,Kecamatan Cimanggung,Sumendang, Jawa barat. " Dimana, PT CCBI ini melakukan eksplorasi air tanah yang digunakan untuk produksi minuman ringan. Hasil yang kita temukan pengambilan air tanah tidak di lengkapi dengan Dokument pengambilan air di kenal dengan nama SIPA untuk 8 sumur bor telah habis masa berlakunya sejak 2010 dan 2011," tegasnya. 

 Seiring dengan itu, Alex menjelaskan  sementara itu pihak Pemda setempat DKSDH sudah melakukan peneguran itu, mereka tetap melakukan pengeboran. Sekarang kita sedang sidik dan kemudian kita sudah memeriksa 8 orang saksi dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral provinsi Jawa Barat. Ada juga  satu orang saksi dari DPTP Bandung  dan 8 orang saksi Distaben Sumendang, kalau dari perusahaan sendiri sudah kita periksa 10 orang," jelasnya. 

 Dari pemeriksaan lanjutan, Alex mengakui barang bukti yang kita sita ini, berupa dokument seluruhnya ada 7 SIPA (Surat Ijin Pengambilan Air) yang kita sita harusnya tidak berlaku , tetapi mereka masih lakukan pengeboran. " Kronologis  begini, bahwa tahun 2010 hingga 2011 Salah satu manager dari PT CCBI mengajukan permohonan perpanjangan SIPA di 8 titik sumur DNTT Sumendang. Sarannya adalah ada rekomendasi teknis dari kementerian Energi sumber Daya Provinsi Jawa Barat  lokasi  daerah pengeboranya berada dalam  cekungan lintas Bandung Sorea. Kemudian tahun 2011 Kementerian SDM Provinsi Jawa Barat lakukan survey namun sampai dengan 2014, persyaratan administrasi yang harus dipenuhi PT CCBI itu tidak dipenuhi sehingga rekomendasi teknis untuk melanjutkan proses perijinan tidak diterbitkan," akunya

Selanjutnya, Alex mericinya pada bulan Desember 2013, pihak DNTT  Sumedang mengirimkan surat kepada PT CCBI untuk menegur  PT CCBI karena mengambil air tanah dan segera melengkapi persyaratan yang harus mereka lakukan untuk terbit ijin berikutnya. "Tahun 2014 hasil penyelidikan ternyata ditemukan PT CCBI masih melakukan pengambilan air tanah,"rincinya.

 Sampai saat ini, Alex menambahkan  kita sudah memeriksa beberapa saksi ahli yaitu ahli Hidrobiologi untuk mengetahui keseimbangan air tanah. Kemudian kita akan memeriksa Ahli dari BKPM (Bdan Koordinasi Penanaman Modal) berkaitan  kita akan tanyakan apakah  mereka mengetahui karena  ini termasuk modal asing. "Kemudian kita akan  juga memeriksa kemeterian Lingkungan Hidup berkaitan dengan ijin  Amdal. Seperti yang saya sampaikan tadi yang kita sedang lakukan tidak seperti tindak Pidana umum, hari ini kejadian dan hari di TKPnya berlanjut karena penyelidikan yang dalam," tambahnya. (vk)

 

 

Kronologis  begini, bahwa tahun 2010 hingga 2011 Salah satu manager dari PT CCBI mengajukan permohonan perpanjangan SIPA di 8 titik sumur DNTT Sumendang. Sarannya adalah ada rekomendasi teknis dari kementerian Energi sumber Daya Provinsi Jawa Barat  lokasi

      Malang, Koranrakyat.com,- Club Harley Davidson ikut meramaikan 100 Tahun Malang Kota, puluhan pengendara Harley, menandai diberangkatkan pawai mobil hias karnaval Hut  Kota Malang. Eddy Wahyono Ketua Harley Davidson Malang Raya menyampaikan, bahwa Clubnya ikut berpartisipasi menyemarakan Hut Kota Malang, dengan menghadirkan seluruh anggotanya."ya ikut partisipasi sebagai warga kota mas," ujarnya.

Sayangnya, usai abah anton memberangkatkan pawai  hujan lebat langsung turun,  namun  Wali Kota Malang, M Anton, tetap ikut keliling Kota Malang bersama peserta pawai mobil hias, Selasa (1/4/2014) Usai memberangkatkan peserta pawai, Abah Anton bersama istrinya Umi Farida, tiba-tiba ikut naik ke mobil peserta pawai.Abah naik mobil peserta pawai milik Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang.

Dalam pawai tersebut, para peserta menghias mobilnya menggunakan bunga. Sejumlah SKPD yang ikut pawai juga menghias mobil menyesuaikan program unggulan masing-masing.Misalnya, rombongan dari Dinas Kesehatan Kota Malang. Di atas mobil ada dua suster yang sebagai simbol penangananan kesehatan.

Dinkes juga menyelipkan sosiaslisasi program Jaminan Kesehatan Nasional di mobil tersebut.Begitu juga dengan mobil hias milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang.DKP menghias mobil seperti taman di beberapa titik di Kota Malang. Mereka malah menggunakan bunga asli untuk menghias mobil tersebut.

"Makanya kami sirami terus bunganya," kata Kepala DKP Kota Malang, Wasto.

Dalam pawai itu, juga ada atraksi yang ditampilkan komunitas Sakerah Kota Malang.

Mereka menampilkan tari khas Sakerah dengan menggunakan clurit.

Beberapa sekolah juga ikut meramaikan pawai dengan menampilkan prestasi yang pernah diperoleh.(win)

                                                                                                                  

 

Page 14 of 14

Entertaiment

Face Book Galleries

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610...
    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali naik motor _custom_ miliknya untuk menghadiri acara...
      BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi...
  BENGKULU (KORANRAKYAT.COM)  Selepas ba'da Ashar, Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu mulai dipadati oleh jamaah yang...
        BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Setelah memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2018 di Taman Makam...
    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan...
    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Musibah korban penonton drama kolosal di Surabaya Tiga orang meninggal dan 15 luka...
    TEGAL(KORANRAKYAT.COM)Konektivitas dalam hal transportasi sebagaimana yang sering disinggung oleh Presiden Joko...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar rapat terbatas untuk...
    BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) - Bendahara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkulu Tengah terjaring Operasi Tangkap...

Ekonomi News

  •  

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar

     
  •  

     

    BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di

     
  •  

    *Presiden Harap Ajang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Promosikan Produk Unggulan Indonesia*

     

     
  •  

    JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula

     
  •  

Malang Raya

Rendra Bupati Malang Ditahan