Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Situasi Pilpres Serentak Cukup Kondusif
Last Updated on Apr 21 2019

Situasi Pilpres Serentak Cukup Kondusif

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Pelaksanaan Pemilihan umum Presiden, Pemilihan Legislatif, Pemilihan DPD dan DPRD yang berlangsung dari pagi diseluruh indonesia berlngsung secara umum  kondusif, namum ada beberapa daerah sempat menghadapi kendala menyangkut  penundaan Pemilu di Papua dan Kabupaten...
Menjaga Pemungutan Suara 9 Anggota Polisi Tewas
Last Updated on Apr 21 2019

Menjaga Pemungutan Suara 9 Anggota Polisi Tewas

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Sebanyak 9 anggota Polri tewas  saat melaksanakan tugas menjaga keamanan pemungutan suara Pemilu 2019.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo  ditemui di Mabes Polri, Jalan Tronojoyo No. 3, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat...
Bareskrim Polri Ungkap 4 Jaringan Perdagangan Orang
Last Updated on Apr 14 2019

Bareskrim Polri Ungkap 4 Jaringan Perdagangan Orang

      JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri mengungkap 4 jaringan besar dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan orang di  Maroko, Suriah, Turki dan di Arab Saudi. Para sidikat jaringan mampu meraup uang Rp 600 Juta hingga 1,5 Miliar berhasil menjual pekerja...
Rugi Rp, 2,5 Milyar Indomaret Di Bobol Karyawannya
Last Updated on Apr 14 2019

Rugi Rp, 2,5 Milyar Indomaret Di Bobol Karyawannya

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Aksi kejahatan legal akses atau legal hacking  yang merusak  server terjadi, kali ini di  PT Indomaret yang dilakukan oleh 4 orang yaitu  EG, IT, LW dan BP. Dimana  mantan karyawan  EG dan ITE dengan modus operandi untuk membeli voucer game online UNIPIN dan...
Tiba di Riyadh, Presiden Jokowi Akan Bertemu Raja Salman dan Pangeran Muhammad bin Salman
Last Updated on Apr 14 2019

Tiba di Riyadh, Presiden Jokowi Akan Bertemu Raja Salman dan Pangeran Muhammad bin Salman

Riyadh ( KORANRAKYAT.COM) Tiba di Riyadh, Presiden Jokowi  akan Bertemu Raja Salman dan Pangeran Muhammad bin Salman Cuaca cerah menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi pada Minggu 14 April 2019 pukul...

World Today

  •  
    Tiba di Riyadh, Presiden Jokowi Akan Bertemu

    Riyadh ( KORANRAKYAT.COM) Tiba di Riyadh, Presiden Jokowi  akan Bertemu Raja Salman dan Pangeran

     
Friday, 04 April 2014 13:57

Pengeboran Air Bawah Tanah PT. CCBI Dihentikan

Written by 
Rate this item
(0 votes)

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Upaya menyelamatkan lingkungan hidup kini menjadi perhatian serius, pasalnya kali ini  terjadi tindak pidana penggunaan hak guna  usaha air tanah tanpa ijin yang diduga dilakukan oleh PT CCBI (Coca Cola Bittling Indonesia )  di Jalan Raya Bandung Garut kilometer 26, Desa Cihanjuang,Kecamatan Cimanggung,Sumendang, Jawa Barat. Meskipun tak memiliki Surat Ijin Pengambilan Air (SIPA) di  8 Titik Sumur , tapi pengeboran tetap dilakukan menganbil air yang digunakan untuk pembuatan minuman ringan.

 Wakil Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Mabes Polri, Kombes pol Alex Mandalika di temui di Mabes Polri, Jumat (4/.4) mengatakan  sesuai yang dilakukan oleh PT CBBI telah melakukan Tindak Pidana penggunaan hak guna  usaha air tanah tanpa ijin. Jadi Pasal yang dilanggar yaitu pasal 94 ayat 30 B dan C Undang-undang RI No.7 tahun 2004 Tentang sumber daya air

 Pengembangannya, Alex menegaskan kalau dilihat PT CCBI yang beralamat di Jalan Raya Bandung, Garut kilometer 26, Desa Cihanjuang,Kecamatan Cimanggung,Sumendang, Jawa barat. " Dimana, PT CCBI ini melakukan eksplorasi air tanah yang digunakan untuk produksi minuman ringan. Hasil yang kita temukan pengambilan air tanah tidak di lengkapi dengan Dokument pengambilan air di kenal dengan nama SIPA untuk 8 sumur bor telah habis masa berlakunya sejak 2010 dan 2011," tegasnya. 

 Seiring dengan itu, Alex menjelaskan  sementara itu pihak Pemda setempat DKSDH sudah melakukan peneguran itu, mereka tetap melakukan pengeboran. Sekarang kita sedang sidik dan kemudian kita sudah memeriksa 8 orang saksi dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral provinsi Jawa Barat. Ada juga  satu orang saksi dari DPTP Bandung  dan 8 orang saksi Distaben Sumendang, kalau dari perusahaan sendiri sudah kita periksa 10 orang," jelasnya. 

 Dari pemeriksaan lanjutan, Alex mengakui barang bukti yang kita sita ini, berupa dokument seluruhnya ada 7 SIPA (Surat Ijin Pengambilan Air) yang kita sita harusnya tidak berlaku , tetapi mereka masih lakukan pengeboran. " Kronologis  begini, bahwa tahun 2010 hingga 2011 Salah satu manager dari PT CCBI mengajukan permohonan perpanjangan SIPA di 8 titik sumur DNTT Sumendang. Sarannya adalah ada rekomendasi teknis dari kementerian Energi sumber Daya Provinsi Jawa Barat  lokasi  daerah pengeboranya berada dalam  cekungan lintas Bandung Sorea. Kemudian tahun 2011 Kementerian SDM Provinsi Jawa Barat lakukan survey namun sampai dengan 2014, persyaratan administrasi yang harus dipenuhi PT CCBI itu tidak dipenuhi sehingga rekomendasi teknis untuk melanjutkan proses perijinan tidak diterbitkan," akunya

Selanjutnya, Alex mericinya pada bulan Desember 2013, pihak DNTT  Sumedang mengirimkan surat kepada PT CCBI untuk menegur  PT CCBI karena mengambil air tanah dan segera melengkapi persyaratan yang harus mereka lakukan untuk terbit ijin berikutnya. "Tahun 2014 hasil penyelidikan ternyata ditemukan PT CCBI masih melakukan pengambilan air tanah,"rincinya.

 Sampai saat ini, Alex menambahkan  kita sudah memeriksa beberapa saksi ahli yaitu ahli Hidrobiologi untuk mengetahui keseimbangan air tanah. Kemudian kita akan memeriksa Ahli dari BKPM (Bdan Koordinasi Penanaman Modal) berkaitan  kita akan tanyakan apakah  mereka mengetahui karena  ini termasuk modal asing. "Kemudian kita akan  juga memeriksa kemeterian Lingkungan Hidup berkaitan dengan ijin  Amdal. Seperti yang saya sampaikan tadi yang kita sedang lakukan tidak seperti tindak Pidana umum, hari ini kejadian dan hari di TKPnya berlanjut karena penyelidikan yang dalam," tambahnya. (vk)

 

 

Kronologis  begini, bahwa tahun 2010 hingga 2011 Salah satu manager dari PT CCBI mengajukan permohonan perpanjangan SIPA di 8 titik sumur DNTT Sumendang. Sarannya adalah ada rekomendasi teknis dari kementerian Energi sumber Daya Provinsi Jawa Barat  lokasi

Read 1810 times Last modified on Friday, 04 April 2014 14:09
Login to post comments

Ekonomi Makro

  •  

     

     

    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Maskapai penerbangan Garuda Indonesia telah menghentikan

     
  •  

     

     

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo hari ini, Selasa, 12 Maret 2019, membuka Rapat

     
  •  



      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla 

     
  •  

Malang Raya

Rendra Bupati Malang Ditahan