Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Setelah Apartemen Dan Mobil Mewah Kejagung Akan Eksekusi Rumah Mewah Milik Mantan Bos Jiwasraya
Last Updated on Feb 26 2020

Setelah Apartemen Dan Mobil Mewah Kejagung Akan Eksekusi Rumah Mewah Milik Mantan Bos Jiwasraya

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM--Kejaksaan Agung memproses penyitaan terhadap tanah dan rumah milik tersangka mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Harry Prasetyo dalam kasus dugaan korupsi di anak perusahaan BUMN Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana...
Polisi Akan Segera Melimpahkan  Berkas Kasus Penyiram Air Keras Novel Baswedan
Last Updated on Feb 26 2020

Polisi Akan Segera Melimpahkan Berkas Kasus Penyiram Air Keras Novel Baswedan

      JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Polisi  segera   melimpahkan barang bukti dan dua tersangka penyerang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada pekan ini.         Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri...
Kejagung Sita 93 Apartemen Mewah  Pembelianya Diduga Dari Uang Curian Kasus Korupsi Jiwasraya
Last Updated on Feb 21 2020

Kejagung Sita 93 Apartemen Mewah Pembelianya Diduga Dari Uang Curian Kasus Korupsi Jiwasraya

      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Kejaksaan Agung menyita 93 kamar Apartemen South Hills, Kuningan, Jakarta Selatan terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Jumlah kamar yang disita ini bertambah dari sebelumnya 41 kamar apartemen. Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung...
Kejaksaan Agung Meringkus  Terpidana Bank Century yang Buron
Last Updated on Feb 16 2020

Kejaksaan Agung Meringkus Terpidana Bank Century yang Buron

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Tim Intelijen Kejaksaan Agung mengamankan terpidana buronan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Raden Mas Johanes Sarwono. Mantan Komisaris PT Nusa Utama Sentosa itu merupakan terpidana dalam kasus korupsi Bank Century.           Kepala Pusat Penerangan Hukum...
Kejagung Sita 41 Kamar Apartemen, Diduga Milik Benny Tjokro
Last Updated on Feb 14 2020

Kejagung Sita 41 Kamar Apartemen, Diduga Milik Benny Tjokro

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Kejaksaan Agung menyita 41 kamar di apartemen South Hills, Kuningan, Jakarta Selatan, terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono di Gedung Bundar, Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat...

World Today

Tuesday, 12 March 2019 11:43

Presiden Jokowi: Pemerintah Beri Perhatian Besar bagi Perkembangan Pasar Rakyat

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo hari ini, Selasa, 12 Maret 2019, membuka Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2019. Dalam acara yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai, Banten, tersebut Kepala Negara turut meresmikan pembangunan atau revitalisasi 600 pasar rakyat pada tahun ini.

"Saya ingin memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Kementerian Perdagangan yang sampai 2018 kemarin telah membangun kurang lebih 4.200 pasar di seluruh Tanah Air. Baik pembangunan maupun revitalisasi," ujar Kepala Negara.

           Jumlah pasar tersebut akan semakin berlipat bila memasukkan pasar yang dibangun dengan menggunakan dana desa yang diberikan pemerintah pusat bagi seluruh desa di Indonesia. Tercatat, 8.900 pasar desa telah dibangun atau direvitalisasi sebagai pemanfaatan program dana desa"Artinya perhatian kita kepada pasar itu dalam empat tahun ini betul-betul kita konsentrasi ke sana untuk memperbaiki fisik dan manajemennya," kata Presiden.Dirinya mengatakan, pemerintah masih akan memberikan perhatian pada pasar-pasar rakyat sebagai penopang perekonomian daerah setempat. Setidaknya jumlah pasar rakyat yang terbangun atau terevitalisasi pada tahun ini ditargetkan untuk meningkat hingga menjadi 5.200 pasar rakyat.

                     Meski demikian, di hadapan jajaran Kementerian Perdagangan dari seluruh Indonesia, Presiden mengingatkan soal tren perilaku konsumsi yang mulai berubah. Hal ini menurutnya harus menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan."Apa yang saya dengar di bawah? Pak, kita ini sekarang kalah dengan yang _online-online_. Mereka menyampaikan itu," ucap Presiden.

              Kepala Negara mengingatkan, di samping melakukan perbaikan tata kelola atau penataan pasar rakyat agar lebih nyaman untuk dikunjungi, jajarannya juga sudah harus memikirkan upaya pemasaran produk-produk pasar untuk dapat masuk ke ekosistem daring.

"Ekosistem _offline_ diperbaiki tetapi disiapkan ekosistem _online_ sehingga pasar rakyat memiliki _marketplace_, memiliki platform, untuk menyiapkan diri menuju era digital yang sekarang sudah masuk di negara kita," ujar Kepala Negara.

           Langkah tersebut dimulai salah satunya melalui peningkatan nilai tambah dengan memperhatikan citra dan kemasan produk-produk pasar. Untuk dapat diterima di pasar daring, langkah tersebut merupakan hal yang sangat krusial.

"Produk-produk yang ada di pasar itu berasal dari perajin, nelayan, atau petani. Perbaiki _packaging_-nya. _Packaging_ itu sangat penting untuk bisa masuk ke _marketplace online_," tutur Presiden.

Setelahnya, kementerian mulai dapat memikirkan untuk menghubungkan jejaring penjualan tersebut secara nasional. Dengan menghubungkan jejaring tersebut, maka omzet penjualan para pelaku pasar juga akan meningkat. Lewat tahap ini, maka target untuk menembus pasar internasional mulai dapat dibicarakan."Kalau sudah nasionalnya ketemu bisa sambungkan lagi ke _marketplace_ global sehingga jaringan-jaringan seperti ini yang ke depan kita harus mengerti dan perlu segera disiapkan oleh yang hadir di sini semua," tutur Presiden.(eas)

 

 

Read 1499 times
Login to post comments

Ekonomi Makro

  •  

Malang Raya

Rendra Bupati Malang Ditahan