Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Sekda Jatim Tinjau Exchange Center Jatim di Tianjin
Last Updated on Dec 09 2017

Sekda Jatim Tinjau Exchange Center Jatim di Tianjin

TIONGKOK(KORANRAKYAT.COM) Sekretaris Daerah Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Soekardi membuka pusat promosi investasi, dagang, dan pariwasata Jawa Timur atau Exchange Center Jatim di European Trade Center, Tianjin (ECJT) Tiongkok. Pembukaan ini menandai ditempatinya lokasi baru ECJT Jawa Timur dari...
Jendral Hadi Tjahjanto Arek Malang  Jadi Panglima TNI
Last Updated on Dec 09 2017

Jendral Hadi Tjahjanto Arek Malang Jadi Panglima TNI

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Pelantikan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 8 Desember 2017 sekira pukul 17.00 WIB.   Hadi Tjahjanto dilantik...
Kapolres Banjar Adakan FGD Anti Radikalisme
Last Updated on Dec 09 2017

Kapolres Banjar Adakan FGD Anti Radikalisme

BANJAR, KORANRAKYAT.COM- Polres Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, mengadakan  Forum Group Discotion (FGD)  anti radikalisme. Kapolres Banjar, AKBP Pol Takdir Mattanete , Selasa (28/11) 2017 mengatakan  jadi Polres Banjar  baik kita ini yang  adalah kegiatan rutin yang kita lakukan baik...
Buntut Pemukulan Polisi Terhadap Wartawan di Timika Kasusnya Di Proses Propam
Last Updated on Dec 09 2017

Buntut Pemukulan Polisi Terhadap Wartawan di Timika Kasusnya Di Proses Propam

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Adanya pengeroyokan  pemukulan dan pemukulan terhadap Saldi Hermanto   salah satu wartawan di Timika yang diduga dilakukan 6  oknum anggota Sabhara . Kasusnya  diproses Propam dan dilimpahkan ke Bareskrim.Sedangkan  6 oknum itu juga laporkan wartawan terkait UU...
Di Banjar Polisi Urusi Pertanian
Last Updated on Dec 09 2017

Di Banjar Polisi Urusi Pertanian

  BANJAR,(KORANRAKYAT.COM)- .Babinkamtibmas  membuka lahan dengan menanam tanaman Hilikultura  Cabe, Semangka  diawali dengan setengah hektar hingga 8 Hektar dengan modal awal gaji sendiri selama 3 bulan. Kini sudah ada 5 Kelompok tani yang anggota 120 orang.           Kapolres...

Seputar Dunia

  •  
    Presiden Jokowi : ASEAN dan India Generator

     

    MANILA(KORANRAKYAT.COM) ASEAN dan India memiliki potensi yang sangat besar yakni pasar bersama

     
Thursday, 23 November 2017 11:11

Daya Beli Masyarakat Rendah Dibarengi Kenaikan Tarip Cukai 10,04 % Membuat PR Menjerit

Written by 
Rate this item
(0 votes)
Perusahaan Rokok (PR) Gulung Tikar Akan Berdampak pada Ribuan Karyawan (as) Perusahaan Rokok (PR) Gulung Tikar Akan Berdampak pada Ribuan Karyawan (as)

MALANG(KORANRAKYAT.COM)  Disaat kondisi daya beli masyarakat anjlok,pemerintah menaikan tarip cukai hingga 10,04 Prosen. Tentunya kabar, ini bukan menjadi satu kegembiraan bagi para pengusaha rokok di tanah air maupun di Malang Raya. Jadi tak bisa dipunkiri bila sampai terjadi gulung  tikar satu persatu perusahaan rokok di tanah air, karena regulasinya  banyak merugikan para pengusaha rokok .

Johny Ketua Gabungan Perusahaan  Rokok (Gapero) Malang pada koranrakyat Kamis (22/11) usai menerima sosialisasi kenaikan tarip cukai oleh Dinas Perindustrian Kota Malang mengatakan, bahwa disaat daya beli masyarakat sebaiknya pemerintah bisa menerem berbagai kenaikan termasuk kenaikan tarip cukai.” Sebetulnya  dari Gaperoma sudah usul, mbok yao status Quo dulu, kondisi saat  ekonomi kita kan cukup berat apalagi daya beli masyarakat saat ini sangat rendah,”tandasnya.   

“Kita sudah mondar  mandir  Malang- Jakarta untuk memperjuangkanya, namun ternyata tetap turun regulasi kenaikan yang dibuat oleh Pemerintah, yah akhirnya kita pasrah mau apa lagi,”Kalau kita naikan harga rokoknya, masyarakat akan berat belinya , akibatnya kita hanya bisa  bertahan , tidak gulung tikar aja sudah untung,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Eko Soenjojo dari perusahaan rokok Bentoel Group, bahwa kalau kita selalu ditekan dengan melalui regulasi, yah tak akan bisa berbuat apa apa, rokok tidak naik aja tidak ada pembelinya apalagi rokok dinaikkan dimana daya beli masyarakatsaat ini cukup rendah. Mustinya  sebelum adanya kenaikan harus duduk bareng antara pemerintah dengan Gaperoma, sehingga tidak merugikan peerusahaan. Dicontohkan  aja  sebelumnya jumlah pabrik rokok di Malang Raya mencapai 100 lebih,karena banyak aturan yang dianggap merugikan  tinggal hampir 80 an Perusahaan Rokok di Malang Raya, jadi sepertinya kita tidak ada perlindungan padahal sebelumya  dari  sektor cukai merupakan paling besar untuk menyumbangkan pajak di tanah air.   

Hal senada juga disampaikan  Boyke  General Manager  Perusahaan Rokok Bentoel Disinggung  juga  soal usulan asosiasi tembakau agar perusahaan rokok bisa membeli tembakau lokal sebetulnya tidak ada masalah. Namun, asosiasi harus bisa menjamin stok tidak sampai kekurangan dan rasa   harus bisa di  jamin . Kita contohkan tembakau asal pulau garam saja itu kan paling baik, tapi kalau sudah kena hujan rasanya jadi beda.” Jadi, sebetulnya kemitraan sangat perlu  antara petani tembakau dan Gaperoma,sehingga perusahaan rokok akan membeli tembakaunya,tapi sebetulnya yang  impor tidak banyak , lebih banyak membeli tembakau lokal. Soal regulasi kenaikan, mustinya pemerintah harus bisa memperhatikan agar tidak terjadi gulung tikar, karena regulasi kan harus kita patuhi, tentunya kalau sudah tak bisa berbuat yah pasrah dengan aturan tersebut.  

Secara terpisdah Bambang dari Dinas Perindustrian Kota Malang, bahwa tidak  kurang 50 perusahaan rokok yang mengikuti sosialisasi kenaikan cukai, kita hanya mengikuti ketentuan pusat,kita sampaikan pada para pengusaha rokok di Malang.

         Secara nasional  Kemenkeu melalui Bea Cukai dalam 10 tahun terakhir telah mengurangi jumlah pabrik rokok dari 4.669 pabrik menjadi 754 pabrik di 2016. "Tak hanya itu, pertumbuhan produksi hasil tembakau pun telah dikendalikan, sehingga selama 10 tahun terakhir menunjukkan tren negatif yaitu sebesar -0,28%, di mana pada saat bersamaan jumlah penduduk Indonesia tumbuh sebesar 1,4%," kata dia.

         Sementara Dari aspek ketenagakerjaan, kebijakan cukai juga berdampak pada keberlangsungan lapangan pekerjaan sektor formal sebesar 401.989 orang, di mana tiga perempatnya atau 291.824 orang terlibat produksi sigaret kretek tangan yang merupakan industri padat karya.  Jika ditambah sektor informal, maka kebijakan ini berdampak pada kehidupan 2,3 juta petani tembakau, 1,5 juta petani cengkeh, 600 ribu buruh tembakau, dan 1 juta pedagang eceran. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa kebijakan cukai memberikan pengaruh berarti terhadap kehidupan lebih dari 5,8 juta masyarakat Indonesia. "Data ini juga didukung oleh studi LPEM UI 2013 bahwa kebijakan cukai berpengaruh langsung terhadap lebih dari enam juta orang," pungkasnya.(as)

 

 

 

.

Read 60 times Last modified on Thursday, 23 November 2017 11:44
Login to post comments

Face Book Galleries

TIONGKOK(KORANRAKYAT.COM) Sekretaris Daerah Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Soekardi membuka pusat promosi investasi, dagang,...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima...
BANJAR, KORANRAKYAT.COM- Polres Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, mengadakan  Forum Group Discotion (FGD)  anti...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Adanya pengeroyokan  pemukulan dan pemukulan terhadap Saldi Hermanto   salah satu...
  BANJAR,(KORANRAKYAT.COM)- .Babinkamtibmas  membuka lahan dengan menanam tanaman Hilikultura  Cabe, Semangka...
SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim berencana membeli kembali...
Jakarta,Koranrakyat.com- Upaya menyelesaikan dan membahas kasus Ketua Fraksi Partai Nasdem Victor Laiskodat nampaknya...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Adanya dugaan  aliran radikalisme dan aksi teroris yang mengancam keamanan tetap menjadi...
BOGOR (KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan perubahan yang saat ini sedang terjadi dengan begitu...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Dugaan suap terkait pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Provinsi...