Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Basarnas Serahkan 196 Kantong Jenasah Berisi Bagian Organ Tubuh Pesawat Lion Air JT610
Last Updated on Nov 12 2018

Basarnas Serahkan 196 Kantong Jenasah Berisi Bagian Organ Tubuh Pesawat Lion Air JT610

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610  ditemukan total 196 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP penerbangan JT 610 telah diserahkan Badan SAR Nasional ke RS...
Naik Motor, Presiden Hadiri Deklarasi Jabar Kondusif di Bandung
Last Updated on Nov 11 2018

Naik Motor, Presiden Hadiri Deklarasi Jabar Kondusif di Bandung

    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali naik motor _custom_ miliknya untuk menghadiri acara dalam kunjungan kerjanya. Jika minggu lalu menaiki motor untuk blusukan ke Pasar Anyar di Kota Tangerang, kali ini Presiden mengendarainya untuk menghadiri acara Deklarasi Jabar...
Sekitar 100 Musisi Bengkulu Siap Tampil Di Festifal Pesisir Pantai Panjang
Last Updated on Nov 11 2018

Sekitar 100 Musisi Bengkulu Siap Tampil Di Festifal Pesisir Pantai Panjang

      BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi kepada 100 musisi yang akan tampil pada pembukaan Festival Pesisir Pantai Panjang Bengkulu 2018.     “Saya sangat mengapresiasi dan terharu atas antusias para musisi Bengkulu...
Masyarakat Bengkulu Ikuti Doa 10 Juta Umat Untuk Negeri
Last Updated on Nov 11 2018

Masyarakat Bengkulu Ikuti Doa 10 Juta Umat Untuk Negeri

  BENGKULU (KORANRAKYAT.COM)  Selepas ba'da Ashar, Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu mulai dipadati oleh jamaah yang mengikuti Doa 10 Juta Umat Untuk Negeri. Sabtu (10/11/2018). Antusias masyarakat terlihat dalam mengikuti acara yang digagas oleh Pemkot Bengkulu.         Padahal, puncak...
Hari Pahlawan Jokowi Naik Ontel Pakai Baju Layaknya Bung Tomo
Last Updated on Nov 10 2018

Hari Pahlawan Jokowi Naik Ontel Pakai Baju Layaknya Bung Tomo

        BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Setelah memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2018 di Taman Makam Pahlawan Nasional Cikutra, Kota Bandung, Sabtu, 10 November 2018, Presiden Joko Widodo kemudian menuju Gedung Sate. Di gedung pusat pemerintahan Jawa Barat ini, Presiden kemudian...

World Today

Monday, 30 March 2015 12:30

Hakim Saprin Laporkan Suparman Marzuki

Written by
Jakarta, koranrakyat.com- Merasa di lecehkan dan permalukan Akhirnya Hakim Saprin melaporkan Suparman Marzuki dan  TaufiK Quracmman Sauri. Pasalnya keduanya sudah melakukan pencemaran nama baiknya. itu ilakukan karena belum ada permintaan maaf. Koni Saksi pelapor sudah memberikan keterngan selama pertanyaam dan dmemebrikan keterangan di 2 unit.
 
 
Hakim Saprin  ketika di temui di Mabes Polri, Senin (30/3) 2015 mengatakan pertanyaan menyangkut laporan, ini adalah dua laporan. pertama, untuk Pak Suparman Marzuki dan yang satu lagi TaufiK Quracmman Sauri. "Jadi satu laporan ada sekitar dua puluh pertanyaan. jadi lebih kurang 20 pertanyaan dan diperiksa di 2 unit. Dalam pemeriksan sebagai saksi pelapor," ujarnya. 
 
Ketika ditanya pertanyaannya seperti seputar apa, Saprin mengakui menyangkut pertanyaan saya. tidak ada keluar dari itu hubungannya laporan pencemaran nama baik. "Hubungan itu, tidak  yang lain.Itu rahasia penyidik, nanti ditanyakan," .akunya
 
Menyinggung Komisi Yudisial sudah menandaskan itu  menjadi resiko bapak, Saprin menegaskan
Nantilah itu lah dilihat. Itu kan katanya. kata-katanya. Nanti dilihat hasil pemeriksaannya terlebih dahulu. bagimana-bagaimana. "Yang jelas,  masalah yakin dan tidak yakin, masih dalam proses pemeriksaan. Lanjutnya nanti," tegasnya .
 
Apa benar kutipan bapak membawa dampak, Saprin menjelaskna saya tidak boleh berkommentar terhadap putusan. Sudah jelas, diama-mana saya katakan itu.  Nanti anda laporkan saya melangar kode etik."Kalau jadwalnya nanti ditunggu. Sekarang cuma memberikan keterangan sebagai saksi pelapor. Sudah jelas," jelasnya.
 
Ditempat yang sama, Kuasa Hukum Hakim Saprin, Aldres J Napitupulu SH  : Ya, ini kan masih dalam proses. "Belum ada permintaan dari yang bersangkutan. Hukum yang dilaksanakan di Mabes Polri akan dilanjutkan," ujarnya. 
 
Selanjutnya, Aldres J Napitupulu SH  menjelaskan kalau untuk Suparman marzuki statmen yang dilaporkan, sebelum persidangan di mulai Bapak Suparman marzuki memberikan statmen bahwa hakiM Saprin ini bermasalah. "Malah mlebih 20 tahun berkarir sebagai hakim. Bapak hakim Saprin tidak pernah melakukan pelanggran kode etik, dijatuh saksi baik oleh Mahkamah Agung dan Polisi," jelasnya.
 
untuk itu, Aldres J Napitupulu SH merincinya kalau pak Taufik Qurchman Sauri itu, nanti dilihat hasil penyelidikannya saja. " Tentu hasil akan terlihat sejelas setelah proses pemeriksaan akan berjalan," rincinya. (vk)
Saturday, 28 March 2015 11:10

Diduga Anggota ISIS Ditangkap Di Malang

Written by

 

Jakarta, koranrakyat.com- Keinginan menegakan kedaulatan negara dan memberantas aksi-aksi keamanan negara terus dilakukan.  Itu sebabnya tim satuan tugas khusus yang berangkat ke Suriah  terus mengejar Sporting  ISIS yang ada di Indonesia. Dengan kecermatan berahasil menangkap 3 orang  yaitu HA, HAM, AJ di Malang jawa Timur.

 

 

Kepala Bagian Penerangan Umum, Kombes Pol Rikwanto ditemui di Mabes Polri, Kamis (26/3) 2015 mengatakan  dalam kaitan 5 orang terdahulu, mereka yang berangkat ke Suriah, penyidik dari Densus 88, Badan Nasional Penaggulangan Teroris (BNPT) yang tergabung Satuan Tugas Khusus( satgas) khusus kemudian berhasil  menangkap 3 orang HA,, HAM, AJ, di Malang  Provinsi Jawa Timur. "Suproting mereka yang berangkat ke ISIS dan perannya mengumpulkan dana," ujarnya.


 Selanjutnya, Rikwanto mengakui yang terakhir juga memberangkat Abu Jandal ke Suriah, Abu Janda. Kemungkikan masih ada tersangka lainnya. "Untuk rencana adanya pemulangan, di perbatasan. Pemulangan akan dilakukan 1 hingga 3 hari ini. 12 orang yang lain ada yang hamil," akunya.

Untuk itu, Rikwanto menegaskan Indonesia dilakukan pembinaan Deradikalisasi  BNPT, Alim Ulama dan pihak TNI Polri supaya tidak terjadi lagi." Pemulangannya,  Kita akan pilah-pilah, apakah karena kesadaran sendiri, atau cuci otak atau ikut keluarga, tentang peran dan presentase," tegasnya.

Sesuai perkembangan, Riwanto menjelaskan motivasi kan kita dapatkan nanti, ada yang bekerja sambil bergabung. "Kebanyakan anak-anak. Untuk operasi camar, nanti akan  kita evaluasi terget capaian apakah tercapai atau belum.  terkait juga pencarian Santoso," jelasnya.

 

Tersangka pertama, Abdul Hakim Munabari (44) warga Jalan Ade Irma Suryani 3A nomor 306 RT 07 RW 11 Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang

Hakim yang kelahiran Malang, 21 Juli 1971 ditangkap Rabu (25/3) sekitar pukul 10.00 WIB di depan Cafe.net di samping SD Al Irsyad Al Islamiyah Jalan Arif Margono nomor 11 Kelurahan Klojen.

Keterlibatan Hakim diduga bergabung dengan kelompok ISIS bersama Salim Mubaroq Atamimi atau Abu Jandal. Atamimi sendiri deketahui pernah menantang Panglima TNI Moeldoko melalui Youtube, selain itu juga pernah menantang Banser.

Tersangka kedua Helmi Aalamudi (51) warga Jalan Soputan nomor 2 RT 03 RW 01 Kelurahan Karang Besuki Kecamatan Sukun Kota Malang. Helmi yang lahir di Malang, 21 Juni 1964 itu diduga sebagai penyandang dana setiap pemberangkatan anggota ISIS dari Jawa Timur. Helmi diduga juga bagian dari kelompok Salim Mubarok Atamimi atau Abu Jandal. 

Tersangka ketiga adalah Ahmad Junaidi yang diamankan di Jalan Kyai Parseh Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Junaidi yang sehari-hari sebagai juragan bakso diamankan sekitar pukul 19.00 WIB. Dia mengontrak rumah di Jalan Labu, RT 1 RW 4 Kelurahan Bumiayu. Namun belakangan sudah tidak berjualan lagi.
Para tersangka hingga saat ini masih diamankan di Markas Komando Brimob Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.(vk/mbar)

Saturday, 28 March 2015 10:47

Polisi Kejar Penculik Anggota Kodim

Written by

Jakarta, koranrakyat.com- Setelah Polisi mendapat kepercayaan untuk melakukan penyelidikan terkait kasus penculikan dan pembunuhan 2 orang personel Komando Distrik Militer 0103 Lhokseumawe, Aceh Utara. Hingga kini masih terus dilakukan pecarian terhadp pelakukan dengan inisial DN.

 

Kepala Bagian Peneangan Umum, Kombes Pol Riwanto di temui di Mabes Polri, Kamis (26/3) 2015 mengatakan kasus terbunuhnya 2 anggota TNI Komando Distrik Militer 0103 Lhokseumawe, Aceh Utara.  Itu yang dilakukan, kasus kriminal." Saat ini sedang mencari pelaku, semuanya dibuktikan di lapangan dan Inisial DN," ujarnya.


Selanjutnya, Rikwanto mengakui kita terus gali. "Apa yang dianggota TNI tersebut, dibunuh perlu kita dalami, atau ada sisa yang dulu kita," akunya.

Untuk itu, Rikwanto menegaskan pelaku masih di duga-duga motif masih di telaah.
"Memang telah terjadi di Polres Aceh, penembakan terjadi ketika korban sedang membuka jaringan narkoba, ditemukan jaringan narkoba. Terjadi pergumulan, dan ditembakan kepada dirinya,".tegasnya. (vk)

Saturday, 21 March 2015 11:46

Polri : Akan Panggil Paksa BW Dan AS

Written by
Jakarta,koranrakyat.com- Penanganan kasus Abraham Samad dan Bambang Widjijanto terus berproses, meskipun sudah ada kesepakatsn untuk pending.  Sementara sudah tiga kali dilakukan pemanggilan dan bila akan dilakukan pemanggilan paksa  itu akan hak penyidik. 
Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim), Komjen Budi Waseso ditemui di Mabes Polri, Jumat (20/3) 2015 mengatakan belum tahu  upaya paksa  apa dilaksanakan  penyidik. " Haknya penyidik upaya paksa atau tidak,"ujarnya.

Ketika ditanya diambil pasti ada implikasi, antisipasinya bagaimana, Budi mengakui engga lah. Penegakan hukum jangan dikonotasikan seperti itu. "Jangan sampe penegakan hukum berhenti, nanti seperti hukum bisa diintervensi. Kita laksanakan profesional, KUHAP, KUHP harus diikuti,"akunya.

 Dalam proses pemeriksan apa BW dan AS tidak  koopertaif, Budi menjelaskan Itu penilaian penyidik. Kita lihat. Dia punya kewenangan independen, engga bisa diintervensi."Itu berkaitan di luar masalah Abraham Samad  Bambang Widjijanto." Penegakan hukum Abraham  Samad  Bambang Widjijanto tinggal melengkapi, kita masih beberapa memeriksa saksi, termasuk dia sendiri jad saksi dalam kasus lain. Kalau itu sudah selesai, kita tidak akan tunda-tunda," jelasnya.
Apa benar, berkasnya sudah kelar, Budi menegasakan tanya victor, itu kewenangan dia. Saya sampaikan, tolong itu diteliti betul sehingga berkas tidak perlu bolak-balik, kalau ada kekurangan segera dilengkapi . "S dan P Sudah jalan. Satu sudah ditahan. Yang P, ya P sudah ditahan, saya tidak tahu persis, tapi sudah dilaporkan dilakukan penahanan,"  tegasnya.

Menyingung  peran dan donaturnya. Budi mendasakan case-nya sama, perannya beda. Kalau donaturnya dijerat nanti. Belum ada indikasi. "Peran masing-masing beda, kita lihat hasil pemeriksaan akhir. Seperti S sama aja, tersangka juga. Ini sekarang lagi dilakukan penyidik terhadap A.Nanti dipanggil tidak datang, dilakukan upaya paksa, "menandaskanya.

S adalah  rekan advokat BW, Budi menambahkan tidak, dia pelaku dalam case yang sama." Dia pelaku, paling penting itu. Jangan dari profesi organisasi (advokat), "tambahnya. (vk)

Jakarta,koranrakyat.com-  Upaya untuk mencari keberadaan 21 anak buah kapal (ABK) Hsiang Fu Chen yang ada disekitar  kepulauan Fakland, kini Polri membuat Tim. Sementara  tugas Tim itu  tersebut idsebar ke enam wilayah pencarian.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Agus Rianto di mabes Polri, Jumat (13/3) 2015  mengatakan Polri telah membentuk tim untuk mencari data 21 anak buah kapal (ABK) Hsiang Fu Chen yang hilang di sekitar Kepulauan Falkland. Tim tersebut nantinya akan disebar ke enam wilayah pencarian yang menjadi lokasi para ABK itu berasal."Sekarang sedang koordinasi dengan tim dari Kementerian Luar Negeri untuk persiapan kunjungan ke keluarga. Insya Allah kalau tidak sore ini, besok pagi tim akan berangkat ke lokasi," ujarmya.

Selanjutnya, Agus menegaskan ada beberapa ABK yang berasal dari wilayah yang saling berdekatan lokasinya seperti Majalengka-Cirebon, Tegal-Banyumas dan Manado-Kepulauan Sangihe. Sementara, tiga wilayah lain yang memiliki jarak yang cukup jauh yakni seperti Pemalang, Tuban dan Brebes."Kalau yang dekat-dekat nanti pencarian timnya dari pusat. Kalau yang jauh nanti ada tim dari daerah yang akan bergerak," tegasnya.

Untuk itu, Agsu mengakui sampai saat ini  belum dapat dipastikan kapan kah proses pencarian data tersebut akan selesai. Hanya saja, jika seluruh data telah terkumpul maka Polri akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri." tentunya kita akan bekerja secepatnya," akunya.

Sebelumnya, kapal yang diketahui berbedera Taiwan itu dikabarkan hilang kontak di sekitar Kepulauan Falkland ketika berlayar dari Atlantik Selatan menuju Taiwan sejak 26 Februari 2015. Namun, pihak perusahaan kapal itu baru mengabarkan kepada pemerintah Taiwan pada 2 Maret 2015.

Sementara itu, Pemerintah Taiwan baru mengabarkan ada 21 WNI yang hilang kepada Pemerintah Indonesia pada 9 Maret 2015. Kementerian Luar Negeri RI menyesalkan lambannya informasi yang disampaikan oleh Pemerintah Taiwan.

"Kami kecewa atas lambannya penanganan isu ini. Tidak ada urgensi otoritas Taiwan untuk mencari dan mengetahui nasib 21 ABK WNI yang ada di kapal itu," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Nasir dalam konferensi pers di Gedung Kemenlu, Jakarta, Kamis (12/3/2015).(vk)

Tata mengatakan, Menlu Retno Marsudi telah menghubungi pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti pencarian 21 ABK WNI. Selain itu, Kemenlu juga mengirimkam beberapa perwakilan untuk berbicara pada pemerintah Taiwan dan perusahaan pemilik kapal, termasuk untuk membicarakan masalah kompensasi.(v

JAKARTA,KORANRAKYAT.com,Telat membayar pajak kendaraan, berarti  STNK anda tidak syah, oleh karenanya Polisi Lalu Lintas tak akan segan segan, akan menghadang anda di Jalan, jadi tidak benar Polantas tidak bisa menghadang para pengelak pajak.”  Tandas  Wakil Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Kombes Pol. Sam Budigusdian.

 Dia menegaskan,  persoalan pajak kendaraan bukanlah kewenangan polisi, melainkan kewenangan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). Jadi, apabila petugas polisi mendapati ada kendaraan yang belum dilunasi pajaknya, kewajiban polisi sekadar mengingatkan pemilik kendaraan agar segera membayarkan pajak kendaraannya.Tentunya juga bisa di Tilang, karena STNK yang ia bawah dianggap tidak syah, karena pajak belum dilunasi.

Diakui "Pajak kewenangan ada di Dispenda. Ada sanksi administratif sendiri, seperti denda kalau telat membayar pajak, bukan polisi yang denda  ," ujarnya Pada Koranrakyat.com

Dikatakan   Sam, kalau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang harus diperpanjang setiap lima tahun sekali. Apabila sudah kadaluarsa (mati), maka pelanggaran tersebut otomatis akan dikenakan tilang.

"STNK ini berlaku selama lima tahun. Apabila tidak diperpanjang, setelah masa berlakunya habis itu disebut STNK mati dan bisa dikenakan tilang sesuai dengan undang-undang tentang lalu lintas yang ada," ungkapnya.
Dikatakan,  ia mengimbau agar masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan UU dan  selalu menunaikan kewajiban membayar pajak kendaraan. Sebab, tambahnya, pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan kembali untuk kepentingan masyarakat sendiri. Dipakai untuk melakukan berbagai macam pembangunan di Indonesia, jangan sampai tak bayar pajak.Kita sudah brifieng anggota Lantas kita, bagaimana menangani para pelanggar pajak Ujar Mantan Dir Lantas Polda Jatim ini.(eas)

.

Friday, 25 April 2014 13:07

Sindikat Perjudian Togel Beromzet Miliaran Dibekuk

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com-  Diberantas  perjudian togel dengan lewat  sms yang terus beredar, dengan kesigapan akhirnya Polri membekuk JY(50) sebagai bandar besar yang beredar di kawasan Kompleks Jakarta Barat. Togel ini sudah beredar 2 tahun dan sesuai hasil pemeriksaan judi togel seminggu menghasilkan 400 juta dan dengan diblokir  100 rekening bisa meraub uang sebesar Rp 10 Miliar.  

 Kasubdit I Sub Dit III Ditektorat Tindak Pidana umum, AKPB Pol Anton Hermawan  ketika ditemui di Mabes Polri, Jumat (25/4) mengatakan penindakan dugaan tindak pidana Perjudian togel sarana SMS, Kemarin baru saja melakukan penangkapan  di sebagian besar Jakarta  dan mereka tetangga 1 komplek ,serta diperkirakan sudah berjalan 2 tahun yang lalu."Awalnya berdasarkan informasi dari masyarakat  terdapat Judi jenis togel tolkshow menggunakan sarana sms. Mereka menunggu kabar dari singapura, saksi diperiksa ada 5 orang termasuk anak Tersangka sebagai saksi.  Lokasi itu di suatu daerah di Jakarta Barat. Fokus Tindak Pidana pelaku bisa di kenakan  pasal 303 KUHP tentang Tindak Perjudian," ujarnya .

 

Pengembangan informasi itu, Anton menegaskan hasil informasi msyarakat dikembangkan penyidik, ditemukan bahwa gambar didalam perjudian  menggunakan nomer HP 0878xxx berdomisili sebuah rumah dikawasan di Jakarta Barat. "Berdasarkan laporan polisi, penyidik melakukan penangkapan dan penahanan terhadap 1 orang tersangka berinisal JY (50) lebih. Sesuai, berita acara pemeriksaan sementara cara kerja yang diakukan oleh Tersangka ,

menerima pasangan dari agen, pada saat menerima pasangan , bandar menggunakan merek I G VONE dan HP dan disokong alat lainnya bukutulis sebagai rekapan, bolpoint,kalkulator,rekening BCA," tegasnya.

Seiring dengan itu, Anton menjelaskan masing-masing alat berguna. Hape berguna untuk menerima pasangan taruhan hanya terkait perjudian." Buku tulis untuk menulis rekapan omset hasil. Tiap hari ada hasilnya,dalam seminggu mereka membuka 5 kali ,sehingga dalam seminggu ada waktu 2 hari untuk tidak membuka bursa  taruhani tersebut. Rekening Bank Central Asia untuk menerima transfer pembayaran dari pemain, transfer  dilakukan menggunakan tokken.

Ada 3 token," jelasnya

Selanjutnya, Anton merincinya rekening yang digunakan untuk transfer pemain ada 9 rekening,ada 2 rekening diatas namakan anak pemain judi. Dimana 2 buah buku tabungan bank mandiri masing-masing. "Berdasarkan keterangan dari tersangka omset perminggu 60 juta dan  berdasarkan hasil penyidikan 1 minggu diperkirakan hampir Rp 400juta . Dalam penyidikan dengan pemblokiran 100 rekening dan bisa diperkirakan Rp 10 Miliar," rincinya

Dari data  yang ada, Anton mengakui  seperti  contoh  yang ada bandar menggunakan 7 rekening dan di transfer ke agen-agen. Di ditambah rekening pemain, sedangkan rekening digunakan sebagai sarana tindak pidana perjudian. "Sms melaui Hp nomer pasangan dimana pemain menebak angka. Baik Ganjil, genap , besar kecil. Para pemain menebak angka melalui HP ,
setelah itu tersangka menulis batas akhir pukul 17.45 melalui singapura , Bandar akan menunggu hasil judi yang ada dari singapura," akunya.

Sesudah penangkapan, Anton menambahkan apabila pemain tepat menebak 4 angka maka sipemain akan mendapat 2500 kali , misal masang Rp 1000 , bisa mendapatkan Rp 2,5 juta itu membuat tertatik para pemain. Untuk menebak tiga angka mendapat keuntungan 400 kali, bila memasang Rp 100 bandar harus membayar Rp 400 Ribu. "Barang bukti  yang disita ada 1 buku rekapan warna biru, 3 buah Token BCA, 3 lembar kertas hitung-hitungan terupdate. Ada 2 buah HP , merek I PHON dan Maxtron, 7 buah tabungan BCA.  Atas nama 2 orang. 2 buah kartu ATM.1 buah Kalkulator," tambahnya.

Untuk itu, Anto lebih lanjut menandaskan bandar tidak dipegang sendiri bandar melempar ke Singapura. " Sementara bandar besar di indonesia bergabung dengan sindikat judi di Singapura
Sebagian dari rekening yang dipake oleh pemain atau agen adalah Palsu alias identitas lain. " ungkapnya. (vk)

 

 

 

 

Thursday, 24 April 2014 02:52

Oknum Brigadir M Ditetapkan Sebagai Tersangka

Written by

 

JAKARTA.KORANRAKYAT.com- Sesuai dua laporan yang diterima Polresta Banda Aceh terkait pelecehan seksual terhadap anak di Meuraksa, Banda Aceh. Kini Brigadir M ditetapkan sebagai tersangka, Hukuman maksimal 15 tahun penjara. 

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Agus Rianto di Mabes Polri  Rabu (23/4) mengatakan kemarin sudah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka atas nama Brigadir M. "Kalau benar dilakukan sesuai dengan pemeriksaam, bisa menerima hukumman 15 tahun," ujarnya. 

Seperti diberitakan, lima anak perempuan di bawah usia menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh oknum polisi di Kecamatan Meuraksa, Banda Aceh. Korban rata-rata berusia 8 hingga 10 tahun dan merupakan orang dekat pelaku.
Menurut Agus, tim penyidik Polresta Banda Aceh baru menerima dua laporan dari orangtua korban pelecehan seksual."Sesuai dengan laporan yang kita terima yang menjadi korban adalah dua orang. Kalau ada perkembangan informasi yg mengatakan lebih dari jumlah yang saya sampaikan tadi, silakan melaporkan ke penyidik Polresta Banda Aceh, pasti akan ditindaklanjuti," ujar Agus.
Menurut Agus Brigadir M diduga melanggar Pasal 81, 82 UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak."Dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun maksimal 15 tahun dan denda paling sedikit 60 juta paling banyak 300 juta," kata Agus. (vk)

Tuesday, 01 April 2014 14:10

Diselidiki Tiga Tewas Penembakan Teror Caleg Di Aceh

Written by

Jakarta, Koranrakyat.com- Menjelang  pemilihan umum calon Legislatif DPRD,DPR RI, Capres dan Cawapres , kini aksi kekerasan dan teror kembali lagi terjadi Kabupaten Birend, Provinsi Aceh. Dimana terjadi pada Senin malam, Pukul 21.30 malam ada penembakan di lakukan oleh orang yang tak dikenal sehingga tiga orang Tewas dan 1 dalam kondisi kritis. Masyarakat diminta tenang kasus ini terus di proses dan Polri terus mencari siapa pelakunya.

 Kepala Bagian Penerangan  Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Agus Ryanto ketika di temui di Mabes Polri mengatakan memang ada beberapa kasus kecelakaan lalu lintas, ada penembakan , ada perusakan di luar pelaksanaan kampanye dan sebagaimana teman-teman ketahui. " Tadi malam sekitar Jam 21.30 Wita, disalah satu desa di Kabupaten Birend ,Provinsi Aceh terjadi penembakan terhadap satu buah Kendaran mini Bus yang berisi 12 Penumpang. Ini terjadi sekitar Jam 21.30 yang mengakibatkan 3 Korban meninggal dunia dan 1 orang dalam kondisi kritis dan dirawat di rumah sakit," ujarnya.

 Perkembangan yang ada, Agus menegaskan hingga kini terus dilakukan penyelidikan oleh teman-teman di Polda Aceh, mudah-mudahan segera kita tuntaskan. "Hasil olah TKP sementara tadi malam ditemukan 3 selongsong peluru. Yang diperkirakan senjata panjang. Untuk mengetahui jenis senjata apa yang dipergunakan masih dilakukan penelitian oleh  Puslakbor.Mudah-mudahan secepatnya dapat kita tuntaskan," tegasnya.

Kalau Korbanya, Agus menjelaskan yang 3 orang meninggal dunia sudah dibawa ke rumah Duka, sementara yang luka dirawat di Rumah sakit yang ada di Birend. "Ini kasus yang menonjol yang bisa saya sampaikan kepada peristiwa kemarin. Diluar pelaksanaan kampanye," jelasnya. Untuk motivnya, Agus mengakui unsur politik dalam hal ini kita masih dalami, dalam arti mobil tersebut ada stiker salah salah satu caleg disalah satu partai yang ada di Aceh. "Namun untuk peritiwa tersebut saya tekankan bukan pada pelaksanaan kampanye," akunya.

Berkaitan dengan kronologis penembakan, Agus merincinya saat itu dalam mobil Kinajng Inova bermuatan 12 orang saat itu akan menuju sebuah desa untuk membawa Fahrul Rozi (25) yang akan berobat." Dalam perjalanan, ditikungan kampung Cina, Kecamatan  juang kabupaten Birend tiba-tiba di tembak oleh orang yang tak kenal. karena malam hari tidak diketahui siapa penembaknya. Tiga orang yang tewas  1. Zuaini (26) 2. Hazirawati (19). Hairil Anwar (1 tahun 8 bulan) Yang kritis itu Farul Rozi (25)," rincinya.

Ditempat yang sama, Kadiv Humas Irjen Pol Ronny Sompie kepada koranrakyat.com megatakan dan membenarkan akibat penembakan itu ada tiga tewas dan ada satu yang kritis." Sampai sekarang  masih belum tahu latar belakangnya apa itu berkaitan  dengan Pemilu atau tidak. Memang benarkan adanya apa tempelan salah satu caleg salah satu partai, tapi belum jelas motivnya dan  kita belum tahu siapa pelakunya," ungkapnya. (vk).

 

 

Tuesday, 01 April 2014 13:29

Polri Minta Pelaku Politik Berkampanye Santun

Written by

.

 

Jakarta,Koranrakyat.com-

Marak Aksi kekerasan dan teror jelang pemilu Calon legislatif perlu mendapat perhatian dan mencari jalan keluar untuk menyelesaikan sehingga Pemilihan Umum kali ini masyarakat dapat menggunakan hak dengan baik. Untuk Polri mengajak masyarakat baik Pemda bersama aparat hukum dapat memberikan reward dan bukan hanya panismen. Sehingga setiap kader partai dapat menyampaikan visi, misi partai dengang baik untuk membangun negara dan bangsa.

Melihat kondisi sekarang, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronyy F Sompie ketika ditemui di Mabes Polri ,Selsa 1 April 2014  mengatakan tentunya Polri berharap bahwa Polri selaku aparat diberikan tugas melakukan pengamanan kepada Pemilu ditahun 2014 ini. Baik Pemilu Legislatif  maupun pemilu capres dan cawapres, perlu dukungan semua pihak tidak hanya penyelenggara Pemilu. "Tapi Pemdanya, aparat lain yang berkaitan dengan pengamanan yaitu TNI dan juga aparat penegak Hukum, baik kejaksaan, pengadilan, Mahkamah Agung serta Bawaslu dan Panwaslu mendukung bagimana kita merumus sebuah pelanggaran yang terjadi itu masuk pidana Pemilu atau tidak," ungkapnya.

 Sesuai kenyataan yang ada, Ronny menegaskan lebih hebat lagi kalau dukungan itu diberikan oleh masyarakat secara luas. Dimana masyarakat itu partai peserta pemilu seluruh perangkat, baik pimpinan partai dan pengurusnya, penyelenggara kegiatan-kegiatan kampanye itu memberikan dukungan karena tujuan dari pengamanan pemilu ini adalah setiap Parpol bisa menyampaikan apa visi dan misi dari parpol itu didalam Pemilu ini. "Mereka-mereka ini akan menjadi anggota dewan baik DPRD, Tingakat II dan Tingkat I di  kabupaten kota untuk Provinsi, atau DPR RI atau DPD RI," tegasnya.

Untuk itu, Ronny menjelaskan sebenarnya mereka semua punya visi dan misi bisa di sampaikan kepada masyarakat, begitu masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya tanpa diganggu. Karena semua ganggungnya bukan menjelekkan, tapi menjelaskan  tentang kelebihan-kelebihan mereka sendiri. "Oleh karena itu kami berharap KPU dan Bawaslu mungkin bisa memberikan cara yang lain, selain kita pengajakan ada lomba, siapa Parpol yang terbaik didalam penyelangaraan Pemilu. Bukan kesalahan yang dicari ada yang terbaik, melupakan yang jelek tapi melihat yang terbaik. kenapa diberikan hadiah apa, diumumkan saja dalam hal disiplinnya, cara melakukan kampanye, cara memberikan penjelasan-penjelasan kepada masyarakat," jelasnya.

Selanjutnya, Ronny menambahkan dengan cara mereka dapat mengamankan jalan nya kampanye mereka. "Itu kan dia mengamankan diri sendiri, itu luar biasa, itu perlu diberikan reward, bukan panismen terus. Kalu panimen kita capek. Kalau reward, dia jangan malu, harus juara terbaik. juara terbaik bisa saja signifikan menjadi juara di dalam pemilunya sendiri," tambahnya..(vk) 

 

 

 

JAKARTA.KORANRAKYAT.com- Proses pemeriksa  pelaku pembakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau terus berlanjut yang asapnya  merugikan negara dan rakyat, hingga kini Polri terus memeriksa 102 tersangka serta berhasil menahan 91 tersangka. 5 tersangka tidak ditahan dan ada 6 tersangka yang menjadi DPO. Ada 10 kasus yang sudah ditnyatakan lengkap dan 8 kasus yang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.   Kepala Bagian Penerangan  Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Agus Ryanto kepada wartawan di  Mabes Polri Jumat (28/3) mengatakan

 terkait dengan  kebakaran hutan di Provinsi Riau. Jumlah laporan polisi yang ditangani ada 60 kasus oleh Polda  Riau, dari 60 LP tersebut ada 30 Kasus masih dalam proses penyidikan."Dari 12 kasus sudah Tahap 1 dan 10 kasus itu sudah dinyatakan lengkap oleh pihak Kejaksaan atau P21. Sementara 8  kasus sudah dilimpahkan di kejaksaan," ujarnya.

Untuk itu,Agus menegaskan dari 8 Kasus tersebut,  di Lokan Hilir ada 2 kasus, Kepulauan Meranti ada 2 kasus. Untuk di Dumai  ada 1 kasus dan di Kabupaten Siak Ada 3 kasus. Jadi kalau ditotal ada 8 kasus yang sudah dilimpahkan ke Pihak Kejaksaan. " Dari 60 LP tersebut, ditetapkan 102 tersangka dan juga satu coorporasi tetap  dilakukan penyidikannya," tegasnya.

Sesuai data yang ada, Agus mengakui  tersangka  yang ditahan ada 91 orang, sementara itu ada juga 5 tersangka  tidak di tahan. Ada juga tersangka yang kita tetapkan sebagai DPO ada 6 orang. "Ini teman-teman kita sampaikan bukti keseriusan Bapak kapolda Riau beserta jajaran untuk berupaya semakisimal mungkin meniadakan dan menghentikan kebiasaan saudara -saudara kita provinsi Riau dalam membuka lahan dengan cara dibakar," akunya.Sebelum mengakhiri pembicaraan, Agus menambahkan mudah-mudahan langkah ini bisa terus dapat memberikan pemahaman dan penyadaran kepada saudara-saudara kita. Khususnya di Provinsi Riau sehingga kebiasaan-kebiasaan yang memang sudah berlangsung lama dalam rangka membuka lahan dengan cara dibakar ini bisa di hilangkan. "Bisa menggunakan metode lain yang pastinya dari instansi terkait  sudah melakukan langkah-langkah pemberian penyuluhan atau pun pelatihan-pelatihan sebelumnya," tambahnya. (Vk)).

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com

- Terkait penembakan terhadap tiga pelaku diduga pelaku curanmor yang ketiga korban tewas di Cempaka Putih, Jalan Letjend Soprapro, Jakarta Putih. Ternyata Misfan Ibrahim(25) adalah adik kandung dari Brigadir Mohammad Nasir yang kini bertugas di Polda Lampung. Dari KTAnya di ditemukan di saku korban saat pemeriksaan oleh Polres Cempaka Putih memang r milik Brigadir Mohamad Nasir saat betugas di Polda NAD, tapi  Tidak ada keterkaitan dengan peristiwa. 

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas, Kombes Pol Agus Ryanto kepada wartawan mengatakan  menindak lanjuti kejadian kontak tembak dan  diperiksa di Polres Cempaka Putih 3 orang yang diduga pelaku curanmor meninggal dunia. " Saat itu dikalrifikasi ke Polda Nanggro Aceh Darusalam(NAD) Setelah ditemukan  kartu tanda anggota Polri, atas nama Bharaka Mohammad Nasir itu tidak ada. Namun ditelusuri dan  klarifikasi penjelasan saya pada saat itu memang ada anggota atas nama Mohammad Nasir. Saat ini beliau bertugas di Polda lampung, di Polres Lampung Tengah berpangkat Brigadir," ujarnya.

Selanjutnya, Agus menegaskan salah satu tersangka yang meninggal dunia atas nama, Misfan Ibrahim itu adalah  adik kandung yang bersangkutan adalah  adik bungsu. "Beliau lima bersaudara, memang  KTA  tersebut milik Mohammad Nasir pada saat  Beliau  berpangkat Tamtama, waktu bertugas di Polda Nanggro Aceh Darusalam (NAD)," tegasnya.

Sesuai perkebangan, Agus menjelaskan kemudian setelah Bintara, pidah ke Polda Lampung dan yang bersangkutan tidak tahu lagi waktu anggota tersebut dimana setelah pindah ke Lampung. "Informasi  dari yang bersangkutan, bahwa sudah satu tahun belakangan antara Brigadir Mohamad Nasir tidak berkomunikasi secara intensif dengan adiknya(almarhum Nisfa Ibrahim) Sehingga  kesempatan ini saya tegaskan bahwa memang kartu anggota tersebut milik rekan kami Mohammad Nasir pada saat beliau pangkat tamtama bertugas di Aceh," jelasnya.

Untuk itu, Agus menagkui  tapi beliau tidak ada keterkaitan dengan peristiwa yang menimpah  adiknya. "Karena anggota tersebut disimpan oleh almarhum Nispan tanpa sepengetahuan dari Brigadir Mohmammad Nasir. Ini perlu saya tegaskan kepada teman-teman sehingga apa yang pernah saya katakan berapa waktu yang lalu sudah kita temukan  kejelasannya.," akunya (vk)

Page 22 of 22

Entertaiment

Face Book Galleries

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610...
    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali naik motor _custom_ miliknya untuk menghadiri acara...
      BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi...
  BENGKULU (KORANRAKYAT.COM)  Selepas ba'da Ashar, Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu mulai dipadati oleh jamaah yang...
        BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Setelah memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2018 di Taman Makam...
    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan...
    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Musibah korban penonton drama kolosal di Surabaya Tiga orang meninggal dan 15 luka...
    TEGAL(KORANRAKYAT.COM)Konektivitas dalam hal transportasi sebagaimana yang sering disinggung oleh Presiden Joko...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar rapat terbatas untuk...
    BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) - Bendahara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkulu Tengah terjaring Operasi Tangkap...

Ekonomi News

  •  

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar

     
  •  

     

    BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di

     
  •  

    *Presiden Harap Ajang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Promosikan Produk Unggulan Indonesia*

     

     
  •  

    JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula

     
  •  

Malang Raya

Rendra Bupati Malang Ditahan