Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Brigjen Pol Drs Supratman Pulang Kampung Jabat Kapolda Bengkulu
Last Updated on Jan 24 2019

Brigjen Pol Drs Supratman Pulang Kampung Jabat Kapolda Bengkulu

  BENGKULU,(KORANRAKYAT.COM)  – Putra asli Bengkulu, Brigjen Pol Drs Supratman, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Jawa Barat. Mendapat amanat baru dipercaya menjadi Kapolda Bengkulu, yang baru. Supratman menggantikan posisi Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Coki Manurung, yang menjadi...
Satgas Mafia Bola Geledah Rumah Dayat Bekas Exco PSSI Hidayat
Last Updated on Jan 23 2019

Satgas Mafia Bola Geledah Rumah Dayat Bekas Exco PSSI Hidayat

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -, Satgas anti mafia bola melakukan pengeledahan rumah  anggota komite eksekutif(Exco) PSSI Hidayat. Ini dilakukan untuk memperoleh barang bukti menyangkut masalah terlapor.              Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi...
Empat Berkas Perkara Mafia Bola Dalam Pengaturan Skor Segera Dilimpahkan
Last Updated on Jan 21 2019

Empat Berkas Perkara Mafia Bola Dalam Pengaturan Skor Segera Dilimpahkan

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Perjalan pemeriksaan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola Polri saat ini fokus menyelesaikan berkas perkara empat tersangka kasus dugaan pengaturan skor dalam sepakbola Indonesia. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo...
Polda Kembali Bongkar 21 Artis Diduga Terlibat Bisnis Esek Esek
Last Updated on Jan 21 2019

Polda Kembali Bongkar 21 Artis Diduga Terlibat Bisnis Esek Esek

    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kembali mengungkap inisial nama-nama artis yang diduga terkait kasus esek esek online. Siapa saja mereka? Sebelumnya, Luki baru mengungkap enam nama yang diduga kuat terlibat dalam jaringan bisnis haram ini. Keenamnya adalah...
Tim Gabungan Akan Diturunkan Ke Tinombala Bila Ali Kalora Tak Menyerahkan Diri
Last Updated on Jan 21 2019

Tim Gabungan Akan Diturunkan Ke Tinombala Bila Ali Kalora Tak Menyerahkan Diri

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Ditetapkan sampai 29 Januari 2019 untuk  kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora Cs tidak menyerahkan diri, tim gabungan TNI-Polri yang akan melakukan tindakan represif.         Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri...

World Today

Friday, 24 August 2018 01:37

Kapolres Kediri Terkena OTT Tim Saber Mabes Polri

Written by

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM Satgas Cyber Mabes Polri lakukan operasi tangkap tangan( OTT) yang dilakukan oleh Satgas Cyber Mabes Polri terhadap Kapolres Kediri AKBP Erik Hermawan terkait pungutan SIM. Menyikapi hal itu Bareskrim akan mendalami menjadi tindak Pidana Korupsi dalam perkara pungutan liar.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Irjen Arief Sulistyanto ditemui di Mabes Polri, Kamis (23/8)2018  mengatakan jajarannya siap menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dalam perkara pungutan liar (pungli) di lingkungan Satuan Penyelenggara Administrasi Surat Izin Mengemudi (Satpas) Polres Kediri.“Iya akan kami lakukan (penyelidikan) dan terapkan seperti itu (ditindak dengan Undang-undang Tindak Pidana Korupsi),” ujarnya

Selanjutnya, Arief menegaskan  langkah penyelidikan ini ditempuh karena Bareskrim sudah memperingatkan berulang kali agar kepala kepolisian satuan wilayah menghindari perilaku pungli.

“Ini sudah berkali-kali diingatkan, kami semua pernah jadi kapolres, kami tidak pernah melakukan itu. Makanya ini kami kaget ada lagi,” tegasnya.

Untuk itu, Arief menjelaskan di sisi lain  pihaknya telah memerintahkan jajarannya untuk bersinergi dengan tim sapu bersih pungutan liar (saber pungli) Polri untuk memberantas perilaku koruptif.

“Saya sudah perintahkan kepada jajaran Tipikor di seluruh Polda, karena ini berkaitan dengan citra Kepolisian yang sedang dibangun oleh pak Kapolri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arief merincinya  gara-gara perilaku pungli yang dilakukan oknum Polres Kediri tersebut telah mencoreng dedikasi Polri untuk melayani masyarakat."Apalagi Polri, sekarang ini sedang berupaya membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan publik yang transparan dan profesionalitas," rincinya

Jadi, Arief menandaskan untuk itu pihaknya masih menunggu laporan dari hasil penelusuran Tim Saber Polri untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.“Saya masih nunggu dari tim Saber pungli akan melaporkan hasilnya kepada kita,” tandasnya

Secara terpisah, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan, Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Polri telah memanggil dan memeriksa Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan." Penyelidikan dilakukan untuk mengusut apakah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Erick masuk ranah pelanggaran kode etik atau pidana.

Nanti akan diteliti apakah akan masuk ranah pidana atau etik, semua ada kemungkinannya, ”ujarnya.

Sesuai perkembangan, Setyo mengakui kasus yang menjerat Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri yang menjabat sebagai kepala kepolisian satuan wilayah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Saya juga meminta masyarakat untuk memberikan informasi atau melaporkan oknum Polri yang melakukan pungli dalam pelayanannya," akunya.

Oleh karena itu, Setyo menegaskan Aduan tersebut bisa dilayangkan ke Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum), Divisi Propam Polri, atau tim Saber Pungli Polri.

“Saya harapkan juga masyarakat beri informasi, kalau merasa dilayani dan ada pungutan lebih, kami ada mekanisme lapor ke Propam, Itwasum, dan Saber Pungli masyarakat bisa menyampaikan masyarakat,” tegasnya.

Dari data yang dihimpun, Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Tim Satgas Saber Pungli Mabes Polri.

Bersama dengan Kapolres, lima calo dan seorang pegawai negeri sipil (PNS) juga ditangkap terkait pungutan liar pembuatan SIM di Polres itu.

AKBP Erick dalam kasus ini disebut menerima uang sekitar Rp 40-50 juta setiap pekan.

Selain Kapolres, uang hasil pungli diduga juga mengalir ke Kasat Lantas Polres Kediri dengan nilai Rp 10-15 juta dan KRI serta BAUR SIM senilai Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per pekan.( vk)

Monday, 20 August 2018 15:10

Tujuh Kapolda Dimutasi Oleh Mabes Polri

Written by

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Serah terima dan pergantian pejabat utama dan 7 Kapolda karena ada yang pensiun. Meskipun begitu ada mekanisme regenerasi  perlu dilihat kopetensi, kemampuan dan integritas membawa kita lihat hasil kerjanya. Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian ditemui disela-sela serah terima,  Senin(20/8)2018 mengatakan hari ini kita melaksanakan acara serah terima jabatan  ada yang Kapolda menjadi pejabat utama Kadiv Propam jabatan stategis  dilingkungan Polri dan triger karena adanya pejabat utama yang dipensiun. Mantan Wakapolri yang pensiun dini kemudian menjabat sebagai Menpan otomatis dalam istilah Polri keretanya bisa menjadi panjang orang kedua di Polri," ujarnya.

 Selanjutnya, Tito menegaskan rekan-rekan menyaksikan beberapa hari lalu Wakapolri tanggal 17 Agustus 2018 serah terima jabatan bersama Kabareskrim, ini adalah rangkaiannya." Selain itu juga adanya pergantian pensiun nya Kapolda Jawa Timur Mahfud Arifin dan bulan depan juga masuk usia pensiun juga. Demikian juga Kapolda Riau  Nandang ini juga engga lama juga akan pensiun oleh karena itu organisasi sebesar Polri ini memiliki mekanisme regenerasi pergantian jabatan yang lebih  junior lebih naik lagi," tegasnya.

Untuk itu, Tito menjelaskan  Kita disini lihat angkatan 86, angkatan 87, angkatan 88  dan angkatan 89. Ini  merupakan proses menujukan kopetensi dan kemampuan serta integritas yang cukup baik oleh karena itu kita lihat hasil kerja mereka . "Kemarin saya sudah berikan pengarahan secara detail  apa yang harus di kerjakan hal-hal penting dilakukan . Sumatera Utara ,di Riau. di Kepri, kemudian juga yang di Lampung , Banten, Jawa Timur nanti ada splay," jelasnya .

Tito katakan awal September  kita akan laksanakan serah terima Kapolda Jawa Timur, Maluku. Sementara Kapolda Jawa Timur dan Maluku dan sementara  Asisten SDM sedang melaksanakan haji  dan ada beberapa tugas Kapolda Maluku karena Kakorlantasnya sedang pengamanan Asian Games sehingga saya memerlukan mereka dulu. "Itulah kira-kira proses generasi saat ini. Saya memberikan atensi agenda-agenda penting mulai pengamanan Asian Games kemudian Asian para Games ,Full Bank Confrens yang rencananya akan dilaksanakan di Bali serta pengamanan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang kita harapkan bisa berlangsung aman, damai  dalam suasana demokratis," tandasnya.

Jadi, Tito mengungkapkan Itu yang menjadi arahan-arahan penting kepada Kapolda yang sekarang ini disampingnya tentunya ada arahan lebih detail. Tentunya masalah kebakaran hutan lahan di Riau ada Kapolda Riau, kemudian ada Kapolda Sumatera Utara dan Lampung  tentu saya berikan arahan itu. "Kemudian kepada Kapolda Kepri masalah penyelundupan disana demikian juga Sumatera Utara  dan Riau penyelundupan ,Kapola Papua saya minta betul-betul turun ke bawah kerja sama dengan stacholder melakukan pendekatan kepada rakyat. Kapolda Papua kebetulan agama Nasarani saya minta rajin-rajin masuk gereja seperti dulu saya lakukan selama 2 tahun," ungkapnya.

Oleh karena itu, Tito membeberkan lagi ada peristiwa insiden penembakan baru-baru ini dan tandanya Kapolda Papua harus mampu bekerja dan mengatasi semua  tantangan yang ada semua disitu. Ini lah kira-kira rekan yang membuat pertimbangan-pertimbangan saya menentukan pada perwira yang ditunjuk. "Insya Allah sukses dan saya mendapatkan dukungan semua pihak agar pejabat baru mendapatkan tugas dengan baik dan diterima oleh Publik. Saya akan awasi mereka . Saya pikir itu dan apa yang mau ditanyakan," bebernya.

Menyinggung hal itu, Tito merinci Kalau potensinya saya anggap baik  itu dua kali hingga 3 kali. Ya, kalau kalau kompetensinya saya lihat disini  baik kenapa tidak berbuat baik. Sampai saat ini kita juga berpikir perpanjang masa dinas, usia 58 tahun pensiun selesai . Soal Papua memang kita tahu disana ada kelompok bersenjata, ada kelompok-kelompok sparatis dari duiu kita sudah tahu. "Sekarang persoalan utama di Papua itu adalah masalah ekonomi yang utama. Di Papua barat itu tidak banyak usaha permasalahan utama, Papua disana itu karena belum tuntas (vk)

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)   Pelantikan Wakil Kapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto dan serah terima Kabareskrim kepada Irjend Pol Arief Sulistyono  pada Jumat (17/8)2018 yang mana dua jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri sudah dipikir matang . Dalam memutuskanya ini juga  sudah dikonsultasikan dengan Presiden.

Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian ketika ditemui wartawan usai pelantikan di Mabes Polri, Jumat(17/8)2018 mengatakan Pada hari ini, tanggal 17 Agustus 2018 kita melaksanakan upacara pelantikan wakil Kapolri dan sekaligus serah terima jabatan Kabareskrim, dua-dua adalah jabatan strategis pejabat utama dilingkungan  Mabes Polri ." Kemudian Pak Komjen Ari Dono Sukmanto sebagai Wakapolri sudah  diperhitungkan secara matang dan saya juga sudah  mengkonsultasikan kepada Presiden selama dua hari ini," ujarnya.

Selanjutnya, Tito menegaskan Kemudian beberapa nama yang saya sodorkan Presiden dan saya juga setelah memutuskan Komjen Pol Ari Dono Sukmanto sebagai Wakapolri diantaranya kita melihat bahwa beliau cukup berhasil diberbagai tugas yang diberikan   di Polda Sulawesi Tengah kemudian juga sebagai Kabareskrim cukup bagus , beliau menangani Satgas Pangan diantaranya cukup sukses menjaga stabilitas pangan bekerjasama dengan instansi lain cukup bagus."Selain itu juga secara Lydership ya beliau yang col ,tenang dan saya pikir akan menjadi patner yang baik untuk mendukung tugas-tugas saya sebagai Kapolri," tegasnya.

Untuk itu, Tito menjelaskan Kemudian yang kedua Irjend Arief Sulystio sebagai Kabareskrim saya melihat bahwa pak Arief dalam melaksanakan tugas baik di Kapolda Kalimantan Barat juga maupun  sebagai Asisten ESDM juga banyak prestasi." Di ESDM kita tahu banyak sekali dilakukan perubahan  oleh Pak Irjed Arief Sulylistyo diantaranya rekrutmen  yang bersih  perbaikan di bidang ESDM yang cukup menonjol sehingga membuat suasana proses rekrutmen , kemudian pembinaan sumber manusia jadi lebih baik dibanding   dari sebelumnya," jelasnya.

Lebih lanjut, Tito merinci  ini juga berdampak kepada kwalitas sumber daya Polri, dimana ESDM Polri masalah satunya jantung Polri otomatis dengan rekrutmen yang bagus kita melihat ada anak-anaknya dari keluarga tidak mampu diterima dan bahkan jadi rangking SPN-SPN terutama dari para tamtama-tamtama juga baik . "Saya berharap dengan Pak Arief nanti Bareskrim selain juga dapat membangun citra yang baik untuk dibidang reserse salah satu program Promotor saya adalah membangun profesional dalam penegakan hukum," rincinya.

Dikatakan Tito menandaskan Saya pak Arief bisa membuat gebrakan-gebrakan termasuk diantaranya menangani masalah kasus-kasus konvensional, kejahatan transional, kasus-kasus kontijensi termasuk mendukung terorisme oleh Densus, juga sekaligus membantu pemeintah dalam rangka untuk menjaga stabilitas ekonomi dalam berbagai bidang dan saya yakin pengalamannya semenjak perwira pertama jadi anggota perwira reserse cukup lama 4 tahun di Bareskrim.sebagai Direktur Tindak Pidana Eksus dia memiliki kababilitas memilik kopetensi dan memiliki moral cukub baik dan saya sangat akan ada perbaikan dibidang reserse disamping ESDM yang sudah diperbaiki oleh Pak Arief dan ESDM saya tunjuk orang yang sudah kita sepakati.juga akan bisa melanjutkan perbaikan-perbaikan yang cukup bagus di bidang SDM," tandasnya.

Sesuai perkembangan, Tito membeberkan  Saya kita itu dengan adanya pelantikan ini Triger oleh Pensiun Dininya serta mengundurkan dirinya Komjen Syafruddin sebagai.anggota Polri dia diangkat menjadi Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi maka mem gerbong kreta Polri harus bergerak. "Ini gerbong bergerak dengan adanya Ari Dono saya yakin akan menjadi pendamping saya bermitra dalam rangka untuk memimpin Polri yang lebih baik," bebernya. 

Sementara itu, Wakil Kapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengatakan yang pertama setelah ada pelantikan ini tentunya saya merasa bersyukur atas kepercayaan Pimpinan , tentunya diberikan tanggung jawab sebagai Wakapolri . "Yang tentunya sebagai tugas menjawab saya untuk membantu Bapak Kapolri arti baik aspek magaterial tentunya bidang pembinaan atau bidang operasional  dengan strategi Promoter ini tentunya itu yang saya harus kawal dan terus awasi kesamaan kegiatan-kegiatan itu," ujarnya .

Selanjutnya, Ari Dono menegaskan Ya untuk kegiatan reserse kemarin yang sudah jabat dan alhamdulilah bisa  ditindak lanjuti dengan pak Arief ,Beliau ini mantan Komandan Saya yang menginspirasi reserse di era revitalisasi tentunya sesuai dengan  perkembangan jaman yang sekarang  sedang kami rintis sesuai arah kebijakan Kapolri. "khususnya 6 hal modernisasi yang profesional mencapai target masyarakat untuk lebih percaya kepada kami , sedang dirintis ini saya amat bersyukur bahwa Pak Arief menggantikan saya  dan saya yakin karena saya akan diterapkan juga dan nanti saya dari atas melihat apa yang diperlukan dari apa.yang diharapkan  masyarakat." Tegasnya.

Lebih lanjut, Ari Dono menjelaskan Pak Arief dalam rangka  mengemas reserse sebagai unjuk tombak Polri dalam penegakan hukum ." Hal ini penegakan hukum untuk bisa optimal dalam memberikan pelayanan.bagi masyarakat," jelasnya.

Ditempat yang sama, Kabareskrim Irjen Pol ,Arief Sulystio mengatakan Terima kasih Kapolri dan rekan-rekan semuanya hari ini.saya dapat tugas baru dari Pak Kapolri untuk.melanjutkan tugas yang selama hampir 3 tahun.yang dilaksanakan Pak Arie Dono melaksanakan  Oleh Kabareskrim Polri ." Tentu ini merupakan habitat saya lama  dan memang saya dibesarkan di reserse nanti akan saya lakukan melakukan audit terlebih dahulu hal-hal apa saja sudah dilalksanakan oleh Pak Ari Dono sebagai Kabareskrim dan kemudian akan mengkosulidasikan semua kekuatan dan kemampuan penyidik," ujarnya.

Lebih lanjut, Arief menegaskan Yang jelas misi Bapak Kapolri adalah meningkatkan kwalitas kerja yang dicapai oleh Pak Ari Doni Sukmanto. "Dan saya belum bisa memberikan penjelasan lebih banyak karena hari ini baru serah terima mungkin sambil berjalan teman-teman media bisa kita sambil berdiskusi," tegasnya.

 

Jadi, Arief menandaskan yang jelas saya memerlukan dukungan dari teman-teman media dalam rangka ikut membantu saya melakukan pengawasan terhadap proses penegakan hukum yang dilakukan oleh kepolisian Negara Republik Indonesia. "Karena reserse itu bukan hanya di Mabes Polri saja,di Polda, Polres sampai yang di Polsek. Jaringan media yang ada saya berharap bisa mendukung kami untuk membantu mengontrol memberikan kritik," tandasnya.(vk)

Wednesday, 15 August 2018 12:58

Wakapolri Jabat Menteri Pan RB

Written by

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Komisaris Jenderal Syafruddin resmi menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dan hari ini,Rabu(25/8)2018 dilantik di Istana Presiden.

Prosesi pelantikan dipimpin Presiden Joko Widodo, Rabu (15/8/2018) pagi, di Istana Negara, Jakarta.

Lantas siapa pengganti Syafruddin sebagai Wakil Kepala Kepolisian RI?

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal di temui di Mabes Polri, Rabu(15/8)2018 mengatakan, hal itu merupakan hak prerogratif Kapolri untuk menunjuk Wakapolri.“Sampai saat ini belum ada putusan dari pimpinan, karena jabatan Wakapolri tersebut adalah murni hak prerogratif bapak Kapolri,” ujarnya.

Selanjutnya, Iqbal menegaskan tapi kita prediksi tidak lama lagi pak Kapolri segera menunjuk siapa Wakapolri yang akan mendampingi bapak Kapolri mengawaki institusi Polri,” Mengenai kriteria pengganti Sjadruddin akan dipilih dari perwira tinggi Polri.Bisa bintang dua, bintang tiga bisa kalau sudah bintang itu adalah tidak mengikuti mekanisme yang ada kepangkatan,” tegasnya.

Untuk itu, Iqbal menjelaskabn Kalau misalnya pamen (perwira menengah) dari komisaris polisi menjadi sampai ke kombes harus melewati tahapan-tahapan masa kepangkatan.; Kalau sudah bintang seperti saya kalau dibutuhkan oleh institusi, organisasi demi kepentingan organisasi, kepentingan bangsa, dan negara bisa dipercepat bisa satu hari dua hari tiga hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iqbal menandaskan dan membenarkan akan pengunduran diri Komjen Syafruddin dari anggota Polri. Pengunduran diri Syafruddin telah melalui prosedur dan mekanisme yang berlaku di Polri." Pengunduran diri Syafruddin telah mendapat persetujuan dari Kapolri Tito Karnavian dan telah melaporkan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo," Tandasnya.(vk)

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Menyikapi dan upaya peningkatan kinerja Polri, akhirnya Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian kembali melakukan perombakan jabatan di internal kepolisian.

Sesuai dan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor 81/ 2014 A/III/KEP./2018 dan ST/ 2015 A/III/KEP./2018, pada Senin (13/8/2018), terdapat 62 perwira tinggi dan menegah yang dimutasi.

Berikut beberapa perwira yang dimutasi dan menempati jabatan baru:

1. Irjen Pol Sigit Sudarmanto yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, diangkat sebagai analis kebijakan utama bidang kurikulum Lemdiklat Polri.

2. Irjen Pol Boy Rafli Amar yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua, kini diangkat sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

3. Irjen Pol Martuani Sormin yang sebelumnya menjabat Kadiv Propam Polri, kini menjabat Kapolda Papua.

4. Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya menjabat Kapolda Banten, diangkat sebagai Kepala Divisi Propam Polri.

5. Brigjen Pol Teddy Minahasa Putra yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divisi Propam Polri, kini diangkat sebagai Kapolda Banten.

6. Brigjen Pol Ignatius Sigit Widiatmono yang sebelumnya bertugas di BNPT, kini diangkat sebagai Kepala Biro Paminal Divisi Propam Polri.

7. Brigjen Pol Eddy Hartono yang sebelumnya Wakil Kepala Densus 88 Polri, kini ditugaskan di BNPT.

8. Brigjen Pol Marthinus Hukom yang bertugas di BNPT, kini diangkat sebagai Wakil Kepala Densus 88 Polri.

9. Irjen Pol Machfud Arifin yang menjabat Kapolda Jawa Timur, diangkat sebagai analis kebijakan utama bidang sabhara Baharkam Polri.

10. Irjen Pol Luki Hermawan yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri, kini menjabat sebagai Kapolda Jatim.

11. Irjen Pol Suntana yang sebelumnya menjabat Kapolda Lampung, kini diangkat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri.

12. Brigjen Pol Purwadi Arianto yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Polda Metro Jaya, diangkat sebagai Kapolda Lampung.

13. Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat yang sebelumnya bertugas di Badan Intelijen Negara, kini menjabat Wakil Kepala Polda Metro Jaya.

14. Kombes Pol I Made Astawa yang menjabat Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, kini ditugaskan di BIN.

15. Kombes Pol Asep Safrudin diangkat sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

16. Irjen Pol Alberto Simanjuntak yang bertugas di BIN, kini diangkat sebagai analis kebijakan utama staf ahli Kapolri.

17. Irjen Pol Bambang Sunarwibowo ditugaskan di BIN.

18. Irjen Pol Rachmat Mulyana yang menjabat Kapolda Kalimantan Selatan, kini diangkat sebagai staf ahli Kapolri.

19. Irjen Pol Yazid Fanani yang bertugas di BIN, kini diangkat sebagai Kapolda Kalimantan Selatan.

20. Kombes Pol Edi Setio Budi Santoso diangkat sebagai Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri.

21. Kombes Pol Hari Prasodjo diangkat sebagai Kabagrenops Robinops Sops Polri.

22. Kombes Pol Nugroho Slamet Wibowo diangkat sebagai Kadiklatsusjatanras Lemdiklat Polri.

23. Kombes Pol Amur Chandra Juli Buana menjabat Kabagkonvinter Set NCB Interpol Indonesia Div Hubungan Internasional Polri.

24. Kombes Pol Prasetijo Utomo menjabat Kabagkominter Set NCB Interpol Indonesia Div Hubungan Internasional Polri.

25. Kombes Pol Budi Haryanto diangkat sebagai Kabagbin PPNS Rokorwas PPNS Bareskrim Polri.( vk))

 

Friday, 10 August 2018 15:31

Polda lampung Bertekad Kurangi Kejahatan

Written by

 

 

LAMPUNG, (KORANRAKYAT,COM)  Polda Lampung bersinergi dengan Polsek,Polres serta Polresta, untuk atasi kejahatan. Wakapolda Lampung , Brigjend Pol Angesta Romano Yoyol ketika di temui di Polda Lampung kepada wartawan, Rabu( 8/8)2018 mengatakan ditemukan 24 orang terluka 1 x 24 jam Waka panggil mana aparat,  Kapolresnya kalau ada pelanggran apa-apaan kalau ada  seminggu berturut-turut tiga kali dicopot Kasat Resersenya.

         "Satu hari apalagi kalau sampai tiga kali itu sudah berarti antisipasinya engga ada karena Kapolda Lampung sudah upaya beli motor , jadi ini tidak ada lagi alasan untuk tidak siap," Ujarnya.

      Selanjutnya, Yoyol menegaskan Motor sudah , BBmnya  sudah dibagi , anggaran sudah dibagi juga kalau dana itu sudah turun dari Kapolda. Semua itu sudah ditunjukan apa adanya ini ada motor-motornya yang dikasih   kepada Patroli , ini bagaimana patroli yang dulunya katanya Lampung ini rawan,  terminal rajabasah  itu tempat yang rawan dan itu sekarang sudah tidak ada lagi," tegasnya.

        Selanjutnya, Yoyol menjelaskan Coba cek itu terminal raja basah itu  dulu yang jam.08.00 itu kalau kita bawah  tas,kalau tasnya diambil ya   kena ditodong ." Tapi sekarang boleh dilihat tidak dan warung-warung pinggiran di dibongkar habis itu memang dengan segala resiko. Dia bilang sudah 20 tahun disitu mau 100 tahun pun kalau menggagu orang ngapain," jelasnya.

           Yoyol katakan Kalau ada tempat minuman dipinggirkan jalan orang mabuk atau apa itu tidak sudah tidak ada lagi Kapolresnya kita panggil ini agak repot sementara ini."Kedua ,narkoba  nanti dikemas. Disini ada dua, ada beberapa daerah disini kita boleh cek narkoba itu boleh dikatakan sudah dianggap biasa. Contohnya ditempat pabrik atau  perkebunan tebu dibuat dia dibutuhkan tenaga ekstra tapi sayangnya   dia gunakan sabu,"rincinya..

       Lebih lanjut, Yoyol menandaskan  Terus disini ada pesta misalnya . Ada pesta dan saya punya orgen tidak usah bayar juga hadiah tetapi saya boleh jual sabu disitu dan pakai disitu. "Tetapi lewat jam. 11.00 -12.00 malam kita lakukan razia ditempatnya dan orgen tunggalnya kita sita . Ini lah terobosan-terobosan yang kita bikin," tandasnya. ( vk)

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Wakil Direktur Narkoba  Polda Kalimantan Barat AKBP Hartono  ditangkap  di Bandara Soekarno Hatta membawa Narkoba dan  akhirnya Polri mencopot jabatan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat.

Kepala Biro Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal ditemui di Mabes Polri, Rabu(1/8)2018 mengatakan AKBP Hartono pada awalnya ke Jakarta. Di Ibu Kota, ia dan timnya akan melakukan pengembangan salah satu kasus narkoba."Namun, yang bersangkutan melakukan perbuatan di luar kewenangan, yaitu mengambil 23 gram sabu untuk digunakan sendiri," ujarnya.

      Selanjutnya, Iqbal menegaskan AKBP Hartono  merupakan pengguna narkoba. Ini diketahui setelah beberapa kali dilakukan pemeriksaan dilakukan terhadap yang bersangkutan.AKBP Hartono  sudah ditindak dengan tegas terkait perbuatannya tersebut. Tindakan tersebut adalah pencopotan maupun mekanisme yang ada di Divisi Propam Polri."Sebentar lagi (kasusnya) akan dilimpahkan ke Polda Metro Jaya," tegasnya.

    Hingga kini, Iqbal menandaskan AKBP Hartono diamankan petugas Aviation Security (Avsec) di Terminal 1 A Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), di Tangerang, Banten, Sabtu (28/7/2018)." Sekarang sedang berproses," tandasnya.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian langsung mencopot jabatan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda AKBP HT usai tertangkap tangan membawa serbuk putih diduga sabu sekitar 23,8 gram. Pencopotan ini dilakukan Kapolri melalui Surat Telegram Nomor ST/1855/VII/KEP./2018 yang dikeluarkan pada Sabtu (28/7/2018) dan ditandatangani Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Kapolri Irjen Pol Arief Sulistyanto.(vk) 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Dalam proses penangkapan AKBP Hartono di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), manajemen Angkasa Pura (AP) I gerah. Sebab mereka dikait-kaitkan dalam penangkapan itu. Apalagi mantan Wadir Narkoba Polda Kalbar itu sempat disebut-sebut akan transit di Bandara Juanda.

         Diketahui AKBP Hartono diamankan di terminal keberangkatan Bandara (Soetta) setelah petugas menemukan sabu-sabu (SS) di saku celana belakangnya. Barang itu diklaim AP I tidak terkait langsung dengan Bandara Juanda. Hartono ditangkap Sabtu pagi (28/7) saat hendak pulang dari Jakarta. Penerbangan Hartono balik ke Kendari dijadwalkan transit di Surabaya pada sore harinya.

     Fakta terbaru tersebut berdasar bukti cetakan dua boarding pass Hartono. Tiket dengan nama Hartono SIK Mr (Sarjana Ilmu Kepolisian Mister) tercetak untuk dua penerbangan. Masing-masing Lion Air JT 0588 Jakarta-Surabaya dengan waktu boarding 09.30 dan Lion Air JT 0722 Surabaya-Kendari boarding 16.00.

''Yang bersangkutan berangkat ke Kendari dari Jakarta, transit di Surabaya. Sebelum sampai Surabaya tertangkap,'' terang Vice President Airport Security Kantor Pusat AP 1 Dony Subardono kemarin (31/7).Dony menepis informasi Hartono yang tertangkap di Jakarta setelah turun dari pesawat dari Surabaya.

        Wadir Narkoba AKBP Hartono kini ditetapkan sebagai tersangka sehubungan dengan kasus narkoba. Kasus tersebut kini ditangani Polda Metro.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan Wadir Narkoba Polda Kalbar AKBP Hartono telah melanggar kode etik profesi sebagai polisi.

   Menurut Iqbal, polisi saat ini sedang melakukan pemeriksaan secara maraton. Polisi masih mendalami motif Hartono membawa narkoba ke Tangerang.

Wadir Narkoba Polda Kalbar AKBP Hartono dianggap melanggar prinsip disiplin sebagai polisi dan telah melanggar hukum karena membawa sabu.(as) 

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Akibat viralnya kelakuan  pemukulan yang dilakukan AKBP M Yusuf  di tokonya dan AKBP Sunario Kapolres Ketapang , dimana kedua viral di Medsos. Akibat Kapolri mengetahui marah besar , Jumat (13/7/2018), Polri memutuskan untuk mencopot dua perwira menengah dari jabatannya.

     Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol M Iqbal ketika dikonfirmasi di Mabes Polri ,terkait dengan video pemukulan itu, Kapolri marah besar."Mereka dimutasi dari jabatannya lantaran kasus yang viral di media sosial," ujarnya.

      Dari data yang dihimpun, pertama. kasus pemukulan yang dilakukan AKBP Yusuf  di toko miliknya di Pangkalpinang, Bangka Belitung pada Rabu (11/7/2018).

       Dimana AKBP Yusuf  melakukan pemukulan terhadap ibu-ibu yang diduga melakukan pencurian di toko miliknya.Berdasarkan telegram Kapolda Bangka Belitung, AKBP Yusuf  dimutasi dari jabatannya. Iqbal menyatakan, sikap AKBP Yusuf  tidak mencerminkan seorang perwira polisi.

        Diduga melanggar Promoter difokuskan kepada tiga kebijakan utama. Salah satunya adalah perbaikan budaya kerja, yakni anggota Polri harus menghilangkan arogansi kekuasaan dan menekan kekerasan yang berlebihan.

2. Kasus plakat kantor polisi bersama RI-China di Ketapang, Kalimantan Barat. Foto plakat tersebut beredar viral di media sosial. Kapolres Ketapang AKBP Sunario dicopot dari jabatannya karena beredarnya foto plakat tersebut.

      Selanjutnya,Iqbal menjelaskan, apa yang dilakukan Sunario tidak sesuai mekanisme yang ada di Polri."Soal foto viral pelat tersebut, Kapolres Ketapang akan dibebastugaskan dari jabatannya yang sekarang," jelasnya.

       Sunario kemudian dipindahkan sebagai perwira menengah di Polda Kalimantan Barat. Iqbal menyebutkan, kerja sama dengan negara lain atau kepolisian negara lain merupakan kewenangan Mabes Polri.

     Telegram pencopotan AKBP Y tertanggal hari ini dengan nomor ST/1786/VII/2018 dari Kapolda Bangka Belitung.

         Adapun telegram pencopotan Sunario dikirim oleh Kapolri dengan nomor ST/1726/VII/2018.

Sunario membantah bahwa telah ada kerjasama dalam bentuk Kantor Bersama antara Polres Ketapang dengan Kepolisian Tiongkok di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. (vk)

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Kasus tenggelamnya  kapal akhir-akhir ini sebenar menjadi domain Menteri Perhubungan namun Porli siap membantu dalam penyelikan dan penyidikan.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyatakan ditemui diusai menghadiri Dies Natalis dan Wisuda STIK-PTIK di Jakarta, Rabu (4/7)2018 mengatakan kasus tenggelamnya kapal akhir-akhir ini lebih banyak merupakan domain Kementerian Perhubungan selaku regulator dan pengawas."Adapun tugas Polri hanya membantu dalam hal penegakan hukum. Kendati demikian, pihaknya siap membantu dalam hal penyelidikan dan penyidikan," ujarnya.

Selanjutnya, Tito menegaskan  terkait hal ini, imbuh Tito, telah dilakukan rapat lintas sektor. Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Wiranto pun akan membentuk desk atau tim khusus untuk menanganinya."Untuk rapat lintas sektoral ini perlu banyak kerja sama, dari Kemenhub, Polri, Pemda, ini semua harus dikumpulkan," tegasnya.

Sesuai perkembangan, Tito menjelaskan disamping itu, pemilik dan agen perjalanan kapal pun dikumpulkan di tingkat daerah. Dinas perhubungan (Dishub) seluruh Indonesia juga akan diundang. "Juga telah memerintahkan Polisi Perairan (Polair) untuk membantu dalam hal penegakan hukum.Ini dilakukan bukan hanya ketika terjadi kecelakaan, namun juga terkait penegakan aturan keselamatan perjalanan moda transportasi penyeberangan dan laut.Ketika sudah ada korban tewas, maka kasus sudah masuk ke ranah penyidikan dan penyelidikan. Ia memastikan Polri akan melakukan kedua hal tersebut."Bagi operator lain (yang) punya kapal tidak bisa sembarangan. Ada undang-undang pelayaran juga pasal KUHP, sambil membantu evakuasi,"  Jelasnya.

KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada 18 Juni 2018 lalu. Sebanyak 21 orang selamat dan tiga orang meninggal dunia, sedangkan 164 orang dinyatakan hilang.

Kemudian, KM Ramos Risma Marisi juga mengalami insiden yang sama pada 22 Juni 2018. Karena kapal tidak berlampu, kapal tersebut menabrak bambu yang berada di tengah Danau Toba, kapal tenggelam dan menyebabkan satu orang hilang.

Kemudian, kecelakaan antara dua speedboat terjadi di perairan Sei Nyamuk, perbatasan RI-Tawan, Malaysia, 29 Juni 2018. Insiden itu menewaskan lima orang, sedangkan dua orang mengalami luka-luka.

Selain itu, sebuah kapal yang mengangkut 44 Tenaga Kerja Indonesia karam di perairan Tanjung Balau, Kota Tinggi, Johor, Malaysia pada 2 Juli 2018 akibat cuaca buruk dan kelebihan muatan. Akibat insiden itu, 18 orang dilaporkan hilang, dan satu orang telah ditemukan dalam kondisi tewas.

Terakhir, KM Maju Lestari tenggelam di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kapal tersebut tenggelam diduga akibat lambung kapal yang bocor.( vk)

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -Peristiwa naas dialami TS nahkoda KM  Sinar Bangun yang tenggelam di Kawasan perairan Danau Toba di Kabupaten Simalungun,Sumatera Utara pada Senin(18/6)2018. Diduga kuat ada kelalaian dan sering bawa kapal " Overload"

Kapolri Jenderal Tito Karnavian setelah ketika dihubungi, Jumat(22/6)2018  mengatakan bahwa polisi sudah mengamankan TS, nakhoda KM Sinar Bangun yang tenggelam di kawasan perairan Danau Toba di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Senin (18/6/2018). "Saat ini, TS masih menjalani pemeriksaan di Polres Samosir. Dugaan sementara, terdapat unsur kelalaian.Informasi dari nakhoda, sudah sering dia membawa penumpang melebihi kapasitas. Kapal itu (KM Sinar Bangun) bobot grossnya 17 ton, idealnya menampung 60-an orang saja, tetapi dia mau menampung sampai 150 orang," ujar

Selanjutnya, Tito menegaskan, polisi juga akan memeriksa pihak lain yang dinilai bertanggung jawab terhadap operasional kapal yang melebihi kapasitas, seperti Dinas Perhubungan dan Syahbandar kabupaten dan provinsi."KM Sinar Bangun,  memiliki bobot 17 gross ton sehingga perizinannya pasti berasal dari Dinas Perhubungan, sedangkan izin dan kelayakan berlayarnya dari Syahbandar,"; tegasnya.

Seiring dengan itu, Tito menjekaskan Jika nanti terbukti kasus ini adalah perkara pidana, maka tidak hanya nakhoda kapal yang berpotensmenjadi tersangka, tetapi juga pejabat otoritas yang mengawasi."Saya tidak akan segan-segan untuk menindak. Jangan hanya kepada nakhoda, tetapi kepada sistem yang bertanggung jawab melaksanakan pengawasan," ungkap," jelasnya.

 

Sesuai data, Tito menandaskan saat ini, polisi juga tengah menelusuri jumlah pasti korban KM Sinar Bangun. Selain itu, ada pula pungutan bagi penumpang kapal KM Sinar Bangun sesaat sebelum berangkat."Data yang ada, yang 184 orang itu, tidakreliable, karena berdasarkan satu sumber, yaitu pengaduan. Bisa saja orang yang mengadu karena anggota keluarganya belum pulang, diduga ikut kapal. Belum tentu," tandasnya.( vk)

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri membongkar kasus distribusi bawang putih impor yang tidak sesuai dengan ketentuan. Dari hasil laboratorium, diketahui bawang putih itu masih mengandung cacing nematoda.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus) Baresksim Polri, Kombes Daniel Tahi Monang Silitonga di Bareskrim, Jakarta, Kamis (31/5)2018 mengatakan Bareskim sudah menetapkan 4 tersangka dengan 3 orang di antaranya yakni direktur perusahaan yang terkait dengan impor dan distribusi bawang putih impor tersebut. “Tersangka sudah kami lakukan pemanggilan dan akan segera kami lakukan tindakan kepolisian. Barang bukti kami sudah amankan sebanyak ratusan ton bawang putih.” Ujarnya.

Selanjutnya, Daniel menegaskan Keempat orang tersangka yakni TSK selaku Direktur PT TRS, MYI selaku Direktur Operasional PT PTI, TDJ selaku Direktur PT CGM dan PN selaku pengendali atas pembiayaan serta distribusi dan penetapan harga ditingkat pasar. “Para tersangka menjual dan memperdagangkan bibit bawang putih impor ke pasaran sebagai bawang konsumsi. Padahal, bibit bawang tersebut tidak sesuai dengan ketentuan atau standar bawang konsumsi,”tegasnya.

 Daniel menjelaskan berdasarkan penelitian laboratorium, bibit bawang putih masih mengandung cacing dan bakteri sehingga sangat berbeda dengan bawang konsumsi pada umumnya. “Selain itu, para tersangka juga melakukan importasi bawang putih dengan memberikan pernyataan tidak benar pada label sehingga merugikan konsumen,” jelasnya.

Lebih lanjut, Daniel merincinya kasus ini berawal saat PT PTI mendapatkan dari Kementerian Perdagangan untuk mengimpor bawang putih dari China dan Taiwan sebesar 30.000 ton. PT PTI lantas meleakukan kerja sama dengan PT CGM, PT FMT, dan PT ASJ untuk menyalurkan atau mendistribusikan bawang putih impor tersebut.” Namun saat barang dikirimkan, ada keterangan yang tidak benar. Label barang yang harsunya PT TPI justru tertulis PT CGM,” rincinya

Jadi, Daniel menandaskan sementara itu, PT TSR justru memperdagangkan bawang putih impor yang dipergunakan sebagai bibit bawang putih.” Hal ini tidak sesuai dengan persyaratan kesehatan bawang putih sebagaimana ketentuan UU Karantina,” tandasnya.(Vk)

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)-Rusuh bentrok di mako brimob 5 anggota brimob tewas, 1 teroris di tembak mati seorang polisi jadi sandera, teroris berhasil rebut senjata. Saat ini polisi sedang lakukan negosiasi seorang tawanan dari anggota polisi yang disandera tahanan teroris di mako Brimob.Kejadian di duga dipicu soal makanan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kepolisian RI Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan, ada 130 tahanan teroris yang masih bertahan tak mau menyerah di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. 

Di Blok A, B, dan C mereka menguasai enam senjata rampasan dan seorang anggota Brimob yang disandera. “Jumlah sesuai dengan anggota yang disandera," kata Iqbal di Markas Komando atau Mako Brimob Kelapa Dua sore ini, Rabu, 9 Mei 2018.

Sebelumnya, tahanan menyandera enam anggota Brimob namun hanya satu yang masih hidup. Menurut seorang perwira Polri yang menolak dikutip namanya, lima polisi yang gugur adalah Brigadir Polisi Dua (Bripda) Wahyu Catur Pamungkas, Bripda Syukron Fadhli, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Rospuji, Bripka Denny, serta Brigadir Polisi Satu (Briptu) Fandi.

Iqbal memastikan kondisi kesehatan Bripka Iwan Sarjana dalam keadaan baik dalam penyanderaan. “Satu jam lalu, (Iwan Sarjana) masih sehat."

Menurut Iqbal, polisi mengendepankan negosiasi walaupun lima anggota Brimob gugur ketika menanani kerusuhan tersebut. “Kami tidak ingin ada korban lebih banyak kami menghargai hak asasi manusia," ucapnya.

Kerusuhan Mako Brimob belum sepenuhnya bisa diatasi oleh Kepolisian sejak pecah pada Selasa malam, 8 Mei 2018, sekitar pukul 20.20 WIB. Kerusuhan dipicu pemeriksaan makanan dari luar untuk tahanan. 

Menurut Iqbal, mengingat yang dihadapi adalah narapidana perkara terorisme maka Polri menyiapkan strategi khusus untuk menormalkan kondisi. “Kami terus menyampaikan pendekatan persuasif kepada tahanan."

Dia pun meminta masyarakat tenang. Iqbal mengklaim situasi sudah dapat dikendalikan. Namun, Polri terus melakukan soft approach dan upaya-upaya lainnya terhadap para tahanan teroris di Mako Brimob.(as)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Bocornya pembicaraan Menteri BUMN Rini Sumarno dengan Dirut PLN Sofyan Basir , ternyata sudah dilaporkan ke Bareskrim. Oleh Karena itu, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memastikan akan segera menindak lanjuti kasus itu,

Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto ditemui di Bareskrim,Rabu (2/5) 2018 mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari Menteri Rini terkait kasus tersebarnya rekaman percakapan itu."Ada laporan kami terima. Kami  laksanakan penyelidikan," ujarnya.Selanjutnya, Ari  menegaskan  laporannya sudah ada dan disampaikan oleh pengacaranya. “Semua itu kan ada dipenyidik, itu nanti akan diprosesnya,” tegasnya.

       Seperti data yang ada,  Rini Soemarno mengaku sudah melaporkan penyebaran pembicaraannya dengan Sofyan Basir yang diduga diedit untuk menampilkan adanya bagi-bagi saham BUMN. “Jadi kemarin saya berikan kuasa untuk pengaduan dan pelaporan kepada polisi. Jadi sekarang sudah diserahkan kepada polisi prosesnya, kita menunggu aja secara hukum hasil dari penyidikan dari polisi,” ujarnya.

          Seperti diketahui, rekaman percakapan antara Menteri Rini dan Direktur Utama PLN Sofyan Basir tersebar di media sosial. Percakapan itu menjadi sorotan lantaran disebut-sebut membahas soal bagi-bagi saham di BUMN. Dalam percakapan mengenai saham, Rini sempet menyebut dua perusahaan BUMN yakni Pertamina dan PLN. Sementara Sofyan menilai bagi-bagi saham masih terlalu kecil.

        Sofyan juga sempat menyebut nama Ari. Namun tidak jelas siapa Ari dimaksud. Hanya dalam percakapan itu, ia bercerita kepada Rini kalau dia bertemu dengan Ari dan meminta agar masalah pembagian saham dibicarakan lagi.Namun lagi-lagi tak jelas untuk apa Sofyan atau PLN memperebutkan saham perusahaan yang diperbincangkan tersebut.Kementerian BUMN melalui Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto Putro langsung membantah bahwa rekaman tersebut bicara soal bagi-bagi saham.Menurut dia rekaman itu sengaja diedit sedemikian rupa dengan tujuan memberikan informasi yang salah dan menyesatkan. (vk)

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Sesuai program kerja Promotor( professional,modern dan terpercaya.red) terus dilakukan perombakan system penerimaan anggota polri dari tamtaman hingga Akpol sehingga mendapatkan tenaga yang memiliki kemampuan yang professional menjawab kebutihan polisi yang modern. Itu diterapkan sisten seleksi yang diperketat.

            Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri Irjen Arief Sulistyanto kepada wartawan di Mabes Polri, Rabu(18/4) 2018 mengatakan, sejak dirinya menjabat posisinya saat ini, ia menerapkan sistem untuk memperketat seleksi anggota Polri. Itu lah sistem ini telah ia terapkan dua kali, yakni seleksi 2017 dan 2018. “Sebelum proses seleksi, para panitia, pengawas dan peserta disumpah untuk menjalani seleksi dengan jujur, objektif dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Ada juga pakta integritas yang perlu ditandatangani secara serentak di seluruh Indonesia," ujarnya..

           Selanjutnya, Arief menegaskan tak hanya itu, para orangtua peserta seleksi juga membuat surat pernyataan untuk tidak meminta bantuan pada pihak manapun untuk meloloskan. Untuk panitia seleksi, dilakukan ikrar di Tugu Pahlawan, Surabaya, yang diikuti panitia dari tingkat Mabes Polri hingga Polda se-Indonesia. "Harapan kami, kalau panitianya tidak menyimpang, diharapkan keluar tidak ada oknum yang mencari keuntungan," tegasnya.
    

        Untuk itu, Arief menjelaskan selain itu, peserta seleksi juga diwajibkan menandatangani surat pernyataan berisi empat poin. Pertama, pernyataan bahwa peserta akan mengikuti seleksi dengan jujur dan berdasarkan kemampuan sendiri. Kedua, tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme yang merusak nilai kejujuran. “Ketiga, berkomitmen tidak akan meminta bantuan kepada siapapun dalam bentuk sponsorship atau titipan yang memengaruhi panitia untuk membantu meluluskan. Ada juga pernyataan, apabila saya melanggar maka bersedia namanya diumumkan di depan para peserta seleksi," jelasnya.        

           Lebih lanjut, Arief merinci harus dilakukan karena ingin betul-betul memilih calon anggota Polri yang berintegritas dan memiliki kemampuan. Dengan pola tersebut, yang diutamakan adalah kemampuan dan kualitas dari peserta seleksi. Oleh karena itu, Polri memberi kesempatan seluas-luasnya pada pemuda di Indonesia untuk ikut seleksi tanpa memandang latar belakangnya. Hal ini terbukti dari hasil.seleksi tahun lalu.” Di semester pertama, siswa didik yang menempuh pendidikan nilainya bagus-bagus dan tidak ada satupun yang mengulang. Ini bukti seleksi tersebut berhasil mendapat calon anggota polisi yang berkualitas, baik dari aspek kesehatan, intelektual, kekuatan fisik, maupun kecerdasannya,” rincinya.

           Oleh karena itu, arief menambahkan empat aspek ini yang kami nilai, sekaligus membantah rumor bahwa masuk sekolah Kepolisian harus menyediakan uang supaya lolos. Menurut dia, dengan cara-cara yang disebutkan itu, panitia seleksi bisa lebih kebal disuap karena telah disumpah.” Bahkan, aturan tahun ini lebih ketat dari tahun lalu. Dengan proses seleksi yang berkualitas, maka akan menghasilkan siswa didik yang berkualitas. Nantinya mereka akan melaksanakan tugas ke masyarakat dengan baik juga," tambahnya (vk)

 

 

Page 3 of 24

Entertaiment

Face Book Galleries

  BENGKULU,(KORANRAKYAT.COM)  – Putra asli Bengkulu, Brigjen Pol Drs Supratman, yang sebelumnya menjabat sebagai...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -, Satgas anti mafia bola melakukan pengeledahan rumah  anggota komite eksekutif(Exco)...
    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Perjalan pemeriksaan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola Polri saat ini fokus...
    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kembali mengungkap inisial nama-nama artis...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Ditetapkan sampai 29 Januari 2019 untuk  kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT)...
...
    BALI(KORANRAKYAT.COM) Mundurnya Edy Rahmayadi membuat tongkat kepempinan PSSI sementara dipegang Joko...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Wakil Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono tak bisa...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -         Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri meringkus seorang...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Penyidik Kejaksaan Negri Cimahi melakukan penyerahan tersangka M. Itoch Tohija...

Ekonomi Makro

  •  

Malang Raya

Privalensi Stunting Di Kota

 

 

MALANG (KORANRAKYAT.COM) Prevalensi balita stunting

Read more

Rumah Kepala PU Kab Malang

 

MALANG(KORANRAKYAT.COM)- Selain menggarap sejumlah pihak

Read more

Rendra Bupati Malang Ditahan