Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Basarnas Serahkan 196 Kantong Jenasah Berisi Bagian Organ Tubuh Pesawat Lion Air JT610
Last Updated on Nov 12 2018

Basarnas Serahkan 196 Kantong Jenasah Berisi Bagian Organ Tubuh Pesawat Lion Air JT610

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610  ditemukan total 196 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP penerbangan JT 610 telah diserahkan Badan SAR Nasional ke RS...
Naik Motor, Presiden Hadiri Deklarasi Jabar Kondusif di Bandung
Last Updated on Nov 11 2018

Naik Motor, Presiden Hadiri Deklarasi Jabar Kondusif di Bandung

    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali naik motor _custom_ miliknya untuk menghadiri acara dalam kunjungan kerjanya. Jika minggu lalu menaiki motor untuk blusukan ke Pasar Anyar di Kota Tangerang, kali ini Presiden mengendarainya untuk menghadiri acara Deklarasi Jabar...
Sekitar 100 Musisi Bengkulu Siap Tampil Di Festifal Pesisir Pantai Panjang
Last Updated on Nov 11 2018

Sekitar 100 Musisi Bengkulu Siap Tampil Di Festifal Pesisir Pantai Panjang

      BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi kepada 100 musisi yang akan tampil pada pembukaan Festival Pesisir Pantai Panjang Bengkulu 2018.     “Saya sangat mengapresiasi dan terharu atas antusias para musisi Bengkulu...
Masyarakat Bengkulu Ikuti Doa 10 Juta Umat Untuk Negeri
Last Updated on Nov 11 2018

Masyarakat Bengkulu Ikuti Doa 10 Juta Umat Untuk Negeri

  BENGKULU (KORANRAKYAT.COM)  Selepas ba'da Ashar, Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu mulai dipadati oleh jamaah yang mengikuti Doa 10 Juta Umat Untuk Negeri. Sabtu (10/11/2018). Antusias masyarakat terlihat dalam mengikuti acara yang digagas oleh Pemkot Bengkulu.         Padahal, puncak...
Hari Pahlawan Jokowi Naik Ontel Pakai Baju Layaknya Bung Tomo
Last Updated on Nov 10 2018

Hari Pahlawan Jokowi Naik Ontel Pakai Baju Layaknya Bung Tomo

        BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Setelah memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2018 di Taman Makam Pahlawan Nasional Cikutra, Kota Bandung, Sabtu, 10 November 2018, Presiden Joko Widodo kemudian menuju Gedung Sate. Di gedung pusat pemerintahan Jawa Barat ini, Presiden kemudian...

World Today

JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) - Terdakwa kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan akan mengajukan banding setelah divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

"Kami akan melakukan banding," kata Ahok setelah berunding dengan tim kuasa hukumnya di persidangan di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2017).

 Kami akan melakukan banding," kata Ahok

Ahok tetap mengajukan banding atas putusan Majelis Hakim yang memvonisnya dua tahun penjara. Vonis ini lebih berat daripada tuntutan jaksa yang meminta hakim menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara dengan 2 tahun percobaan


Vonis hukuman itu lebih berat ketimbang tuntutan jaksa, yang meminta hakim menjatuhkan hukuman penjara selama satu tahun dengan dua tahun masa percobaan karena menilai Ahok terbukti melanggar rumusan unsur pidana sebagaimana tertuang dalam Pasal 156 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Terhadap putusan ini jaksa menyatakan menghormati keputusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan akan menentukan sikap dalam waktu yang ditentukan oleh Undang-Undang.

Pada sidang putusan Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menyatakan Ahok terbukti secara sah dan meyakinkan telah bersalah melakukan tindak pidana penodaan agama.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama dua tahun," Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto saat membacakan vonis di Auditorium Kementerian Pertanian.

Ahok menjadi terdakwa perkara penodaan agama setelah video pidatonya di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016, ketika dia menyebut adanya pihak yang menggunakan Alquran Surat Al Maidah 51 untuk membohongi, beredar, dan memicu serangkaian aksi besar dari organisasi-organisasi massa Islam. (as)

 

 

JAKARTA,(KORANRAKYAT.COM)- Dir narkoba  Mabes Polri dan Dirjen Bea Cukai tembak AM Bandar narkoba jaringan International. Barang bukti diamankan  84 kg Shabu. Dan  31 pengedar  dari Tiongkok  ditangkap

Kapolri,Jenderal Pol Tito Karnavian di temui di rumah Sakit Sukamto, Kramat Jati,Jakarta  Timur, Selasa (8/5) 2017  mengatakan  kasus narkoba jenis shabu kali ini memang kita rilis jumlahnya cukup besar yaitu sebanyak 84 kg modus operandinya juga menarik karena di masukan kedalam mesin manager bamper nanti bisa dilihat sendiri dan diselundupkan melalui pelabuhan. "Itu meniru pendapat saya menarik dalam jumlah yang besar dan melalui modus operandi yang kan masuk dalam mesin marfer damper . Ini juga menjadi indikasi bahwa ancaman narkoba terutama jenis shabu dari luar negeri dan ini jaringan dari Tiongkok ini masih terus menyerbu Indonesia," ujarnya.

Selanjutnya, Tito menegaskan meskipun beberapa waktu lalu kita melakukan pengungkapan-pengungkapan ,penindakan-penindakan. Kita pada kesempatan yang baik ini melihat antara kerja sama Polri dengan  Kementerian Keuangan cq Dirjen Bea Cukai sangat baik sangat positif kerjasama penanganan narkoba ini sejak dulu sudah banyak yang kita ungkap baik narkoba jenis shabu, ekstasi,heroin dan.lain-lain." Kali ini kita bekerjasama dengan Bea Cukai Pak Dirjen Bea Cukai menugaskan tim beliau khusus dan mampu meninterdiski dan mampu untuk melakukan pengungkapan melalui pelabuhan menunjukan kesigapan dari Bea Cukai dan kemudian memberikan masukan kepada Polri sesudah itu dilakukan pengembangan sehingga ada dua tersangka ditangkap dengan barang barang bukti dan 1 Tersangka kemudian meninggal dunia," tegasnya.

Untuk itu, Tito menjelaskan pada saat dikembangkan yang bersangkutan melakukan perlawanan kepada petugas yang juga menjadi warning peringatan kepada jaringan Narkoba yang mencoba-coba lagi untuk  memasukan  barang ke Indonesia ,sekali lagi kita tidak segan-segan untuk melakukan tindakan tegas .selama tahun 2017 ini saya kira cukup banyak pelaku yang bandar-bandar yang kita tindak tegas lebih dari 20 ada 31 Bandar. "Dari Januari hingga Mei seluruh indonesia ada 31 Bandar Narkoba ditindak tegas dan pada saat ditangkap melakukan perlawanan dan ada juga yang bersenjata ada 13 orang yang meninggal dunia," jelasnya .
 Tito mengatakan  ini komitmen pada pelaku-pelaku narkoba,bandar narkoba artinya kita akan bertindak tegas dan keras pada mereka. Untuk itu saya ucapkan terima kasih banyak kepada Dirjen Bea Cukai dan jajaran atas kerjasama yang sangat luar biasa. " Saya juga menyampaikan aspirasi yang tinggi kepada Bapak Dirjen Bea Cukai, Dir narkoba dan jajaran saya mita seluruh jajaran Polri ," rincinya.

Itu sebabnya, Tito menegaskan untuk membangun sinergi lebih baik lagi dengan teman-teman instansi lain bea cukai,BNN, untuk melakuan pengungkapan jaringan-jaringan narkoba dan jangan segan-segan melakukan tindakan-tindakan tegas kalau seandainya terhadap bandar-bandarnya yang paling utama." Pemasok-pemasok dari luar negeri kita tindak dengan tegas supaya mereka paham bahwa mengambil tindakan keras dan tegas kepada jaringan pelaku international," tegasnya

Sering dengan itu, Tito mengakui jadi 84 kg ini  kita sudah menyelamatkan untuk dikonsumsi sebayak 504 Ribu orang, jadi lebih dari 500 Ribu orang dari 84 kg shabu ini. ;Jadi ini jumlah yang cukup besar untuk pengungkapan ditahun ini  tersangkanya ada, " akunya.

Ditempat yang sama, Dirjen Bea Cukai,  Heru Pambudi mengungkapkan  pertama dikatakan  Kapolri ini sinergi antara Direktorat Beda Cukai dengan Kapolri dan juga dengan Bea Cukai Cina . "Ini kronologis  keberhasilan ini bermula dari adanya komunikasi intens antara tim indonesia antara Bea Cukai dan Bareskrim kemudian kita mendapat informasi bea Cukai Cina akan datang satu Sitmen, kemudian kita ikuti dari awal Sitmen masuk  baru kontingennya masuk langsung melalui Jakarta baru melalui Bandar Lampung ," ungkapnya.

Sesuai kerja sama, Heru menegaskan Jadi pertama kontainer turut di Jakarta tetapi tidak di Jakarta belok dulu ke Lampung ini saya kira ini untuk memutar , teori memutar kemudian dari Bandar Lampung kita ikuti terus bersama-sama dengan tim yang sudah ditugaskan dari Bea Cukai dengan dari Bareskrim. "Mulai kita kontrol dulfri dari sekitar Jakarta dan penangkapan ada 1 orang . Dari situ kita kembangkan satu nama satu saspek   kita ikuti cuma problemnya adalah sebagai kebijakan yang sudah disampaikan Kapolri bahwa indonesia perlu tegas dan keras . Sehingga usaha-usaha yang memerlukan perlawanan akan ditindak tegas sehingga meninggal 1 orang atas nama adik kita AM," Tegasnya.

Sesuai pengembangan, Heru mengakui nah tentu sinergi yang positif dan kita juga ingin memberi pesan yang juga kepada Bandar-bandar ini kedepan indonesia tidak mentolerir kalau kita lihat 84 kg ini tentunya banyak sekali korbannya. Kedua, mereka sudah tahu kalau mereka kirim melalui konvensional ini akan terdeteksi oleh anjing pelacak baik dari Bea Cukai dan kepolisian mereka juga menggunakan  modus mereka lakukan tetap kita berhasil lakukan penangkapan. "Kedalam nanti kita lihat banfer samperin ini. Kenapa mereka masukan Kedalam besi yang besar seperti itu karena mereka tahu anjing pelacak kita itu punya keterbatasan tapi dengan intelegen  bersama sinergi dengan Bea Cukai Cina ini yang penting kita lakukan pendeteksian melakukan penangkapan," akunya.

Oleh sebab itu, Heru menandaskan  Bea cukai Cina ini China jenderal the Sistem .Jadi kita mengapresiasi Indonesia  dengan China. "Kedepan saya aka kita lakukan lebih kuat karena hampir semua kebanyakan penyelundupan shabu ini datangnya dari China, rekan,-rekan Polri dan Bea cukai sedang melakukan intensif dengan mereka," tandasnya.(vk)

 

 

JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) - Pemerintah membongkar dua pelanggaran ekspor tekstil dengan modus pemalsuan keterangan dalam dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). Upaya tersebut merupakan hasil kerja sama Direktorat Jenderal Bea Cukai dengan beberapa pihak. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan salah satu pelanggaran itu dilakukan oleh PT SPL Bandung. "PT SPL memalsukan data jumlah barang yang akan ia ekspor," katanya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, 3 Mei 2017. 

Dalam PEB-nya, PT SPL tercatat akan mengekspor 4.038 gulungan kain. Namun berdasarkan informasi dari Bea Cukai Jawa Barat dan hasil analisis intelijen Bea Cukai Tanjung Priok pada Rabu, 29 Juni 2016, PT SPL ternyata hanya membawa 583 gulungan kain. Atas temuan tersebut, Bea Cukai bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Direktorat Jenderal Pajak (DJP), dan Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan untuk mengembangkan kasusnya.

Penegak hukum kemudian menetapkan dua tersangka dengan insial FL dan BS. Mereka dijerat Pasal 103 huruf a atau Pasal 102 huruf f Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2006 tentang perubahan UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP dan Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Pemerintah juga menyita 16 rekening bank, tanah dan bangunan, mesin tekstil, apartemen, dan polis asuransi.

Sri mengatakan PT SPL mencoba mengelabui petugas dengan memasukkan plastik berisi air ke dalam kontainer. "Agar berat kontainer setara dengan 4.083 gulungan kain," kata dia. Plastik air itu digulung oleh kardus dan dilapisi kain. Menurut Sri, tindakan tersebut merugikan negara. PT SPL mendapat kemudahan mengimpor benang tanpa bea masuk sehingga bahan olahan benang harus kembali diekspor. Jika barang tak diekspor, pemerintah kehilangan sumber pendapatan. Berdasarkan hasil audit investigasi, potensi kerugian negara dari pelanggaran PT SPL diperkirakan lebih dari Rp 118 miliar. 

Pelanggaran lainnya yang dibongkar Bea Cukai adalah upaya ekspor tiga kontainer kain gorden milik PT LHD, sebuah perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat di Bandung. Petugas Bea Cukai Tanjung Priok, Kepolisian Resor Tanjung Priok, Bea Cukai Bandung, dan Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat menemukan plastik air yang dibungkus karton dan kardus di bawah lilitan kain dalam kontainer tersebut. 

Seseorang berinisial YT ditetapkan sebagai tersangka tersebut. Ia dijerat Pasal 103 huruf a dan Pasal 102A huruf d UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang perubahan UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sri mengatakan perkiraan nilai barang dari upaya tersebut sekitar Rp 7 miliar. (as)


JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Adanya seorang bernama YO pada Rabu ,(26/4)2017 yang datang ke Mapolres Jakarta Barat mengaku diculik untuk ikut pelatihan untuk membuktikan sebelum diperiksa ia dilakukan pemeriksaan Psykologi setelah baru dilanjutka pemeriksaan.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul ditemui di Mabes Polri, Kamis (27/4)2017 mengatakan    di Jakarta Barat memang benar ada seseorang yang datang sekitar pukul 04.00 pagi dini hari ke Mapolres Jakarta Barat pada hari Rabu 26 April 2017. "Yang bersangkutan datang dalam keadaan lelah,letih dan lapar dan kemudian oleh petugas diberikan makan dan diberikan obat juga diberikan waktu untuk istirahat kemudian pukul 10.00 yang bersangkutan baru bisa diminta keterangan," ujarnya.

Selanjutnya, Martinus menegaskan yang bersangkutan diam atas nama YO umur 32 tahun mengatakan dia diculik kemudian mengikuti sebuah pelatihan di Salatiga. "Tentu ini kita lakukan cross cek dan akan kita lakukan pemdalaman informasi yang bersangkutan namun sebelum kita melakukan cross cek itu kita lakukan kita akan melakukan psykologis dan pemeriksaan psikiater kepada bersangkutan," tegasnya.

Untuk itu, Martinus menjelaskan  kenapa, karena kita ingin mendapatkan suatu gambaran tentang kondisi kejiwaan yang bersangkutan ,kita tahu dalam sebuah pemeriksaan mental jiwa seseorang ada 5 hal dasar untuk melihat apakah seseorang itu  mengalami.gangguan jiwa atau tidak." Pertama kita orang tuanya, kedua tanya latar belakang sekolahnya identitasnya .ketiga tanya alamatnya. Keempat andaitaulannya . Kelima, siapa teman-temannya. Ini mendasar sekali dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,"jelasnya.

Sesuai perkembangan, Martinus merincinya Kalau hasil pemeriksaan nyatakan yang bersangkutan nanti keterangan-keterangannya patut dan wajar maka akan terus kita dalami informasi yang bersangkutan dengan memulai suatu penyelidikan dimana dia di culik sampai dimana dia dibawa untuk melakukan pelatihan." Tentu informasi dari yang bersangkutan akan kita abaikan dan sebelum itu kita sudah menghubungi keluarganya yang sedang dalam perjalanan dari Jakarta Barat," rinciannya.

Ketika ditanya Pelatihan apa sih ini, Martinus  mengakui dia bilang pelatihan Militer apa.yang disampaikan nya kita cek apa benar atau tidak sehingga yang."kita sampaikan  pagi ini kita akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap yang bersangkutan. Yang bersangkutan ada di Polres Jakarta Barat," akunya.

Menyinggung selama catatan diculik orang dilatih untuk teroris, Martinus menandaskan Pemahaman saya sampai saat ini belum ada seseorang yang datang kemudian mengatakan mengalami penculikan dan dipaksa untuk mengikuti pelatihan. Kita belum ada sampai saat ini yang bersangkutan .Orang tua dari  Dari Banten. "Katanya Densus sudah diturunkan. Untuk menyelidiki.kasus ini, Sama sama sekarang ada di Jakarta Barat. Anggota Sensus juga di Jakarta Barat mendalami informasi.disampaikan saudara YO. ," tandasnya. ( vk)

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Aksi ujuk rasa para buruh Freeport yang berdampak ada penembakan terhadap para buruh jelas ini hanya penanganan unjuk rasa oleh petugas Polri. Kalau soal adanya  senjata api sudah tepat, ya kelanjutan nanti kita lihat

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjend Pol Boy Rafli Amar ditemui di Mabes Polri, Selasa(25/4) 2017 mengatakan ini masalah penanganan ijuk rasa, jadi  nanti dilihat seperti apa penanganan ijuk rasanya penggunaan senjata api sudah tepat itu nanti kita lihat. Kenapa dia disebutkan polisi menembak kearah para buruh freeport," Makanya ada tim mabes Polri yang sedang menelusuri kesana dan tim itu sudah diinstruksikan oleh Kapolri melihat bagaimana proses penanganannya," ujarnya.

Selanjutnya, Boy menegaskan itu terjadi karena ada unjuk rasa di Timika itu. "Itu sedang berjalan proses investigasinya ,nanti penanganan SOPnya," tegasnya .

Ketika didesak, apakah sama dengan dengan kasus penembakan di Sumsel, Boy menjelaskan begini kalau ada kesalahan prosedur  Itu rananya Divisi Propam . Kalau kesalahan prosedur, apalagi. "Kalau ada unsur kelalaian. atau kesengajaan itu di pidana. Itulah para petugas dilapangan jangan sembarangan dalam. Penggunaan.senjata api itu tidak boleh," jelasnya.

Dari data yang ada, ini berawal dari Peristiwa penembakan berawal dari aksi dukungan dua ribuan buruh terhadap Pimpinan Unit Kerja PT Freeport Sudiro yang menjadi terdakwa dalam persidangan perkara dugaan penggelapan di Pengadilan Negeri Timika, 20 April 2017 lalu.

Penembakan ini terjadi karena ada demo ribuan buruh kami menjamin agar hakim menangguhkan penahanan karena kondisi kesehatan Sudiro. Tapi hakim tidak memberikan kesempatan.

Salah seorang pengacara Sudiro Petrus Selestinus juga menambahkan keputusan hakim mengembalikan Sudiro ke ruang tahanan menyulut emosi massa buruh sehingga perang mulut antara massa buruh dengan polisi yang berjaga tidak terhindarkan."Ada yang menyulut emosi lagi dengan melemparkan batu mengenai kaki Kapolres Timika. Inilah yang menyulut kemarahan aparat dengan melepaskan tembakan yang diarahkan ke massa, bukan ke udara," ujarnya.

Selanjutnya,Petrus menjelaskan tercatat ada enam buruh yang terluka akibat terkena tembakan. Mereka masing-masing bernama Andri Santoso, Sakarias, Puguh Prihandono, Wibowo, Faisal dan Zainal Abidin. "Beruntung tidak ada korban meninggal dunia. Mereka lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan pertama," tegasnya.(vk)

 

 

 

 

 

 

 

 

.

 

 

JAKARTA.KORANRAKYAT.com- Upaya pengungkapan kasus penyiaran air keras terhadap Novel Baswedan terus berlanjut. Pasalnya Novel masih dirawat di Singapura dan sudah 16 saksi diperiksa.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjend Pol Rikwanto ditemui di Mabes Polri, Jumat (21/4)2017 mengatakan Untuk saudara Novel masih dirawat di rumah sakit Singapura. "Jadi kita belum bisa memeriksa, baru interograsi pada saat awal kejadian saja. Kita tunggu dari dokter yang merawat di sana yang menyatakan dia sudah boleh dilakukan pemeriksaan apabila kondisinya sudah semakin membaik,"ujarnya.

Ketika ditanya Saksi lain, Rikwanto menegaskan 
Saksi lain kita cari terus. Selama ini sudah 16 saksi kita lakukan."  Dari mulai saat kejadian, setelah kejadian dan orang-orang yang bertemu saudara Novel beberapa waktu sebelum dan sesudah kejadian," tegasnya.

Disinggung ciri-ciri yang meleparkan air keras, Rijanto menjelaskan semua ciri-ciri kita himpun baik dari CCTV maupun dari keterangan security di sana. "Kita himpun, kita coba bangun seperti apa kira-kira penampilan wajah daripada yang diduga pelaku yang melakukan penyiraman air keras tersebut," jelasnya.

Apakah Sudah ada titik temu mengarah ke siapa, Rikwanto merincinya Tentunya hasil pemeriksaan ini menjadi pegangan daripada penyidik tidak semua bisa kita sampaikan. Nanti pada waktunya ada kemajuan kita sampaikan lagi.Apakah sulit, sudah 10 hari lebih. "Tingkat kesulitan tiap kasus berbeda ya. Kalau kasus tersebut kita anggap sederhana bisa jadi pengungkapannya lama. Bahkan kasus perampokan besar bisa jadi pengungkapannya cepat seprti Pulomas yang menewaskan beberapa orang yang disekap di sebuah kamar mandi. Relatif semuanya," Rinciannya.

Lebih jauh, Rikwanto  mengungkapkan Namun kita bekerja sungguh-sungguh karena memang faktor saudara Novel luar biasa ancaman terhadap dirinya karena dia seorang penyidik KPK yang sedang menangani kasus luar biasa. "Permintaan masyarakat untuk diusut tuntas tanggapan Polri.
Harus ya, kita harus cepat, tuntas, jelas. Ini komitmen penyididikan polri. Apalagi kasus ini menyoroti hal-hal yang sensitif. Diperhatikan masyarakat banyak," ungkapnya.

Untuk terkait rekonstruksi yang dilakukan kemarin ada yang janggal salah satunya adegan enggak diperagakan hanya mendatangi lokasi itu gimana, Rikwanto menandaskan Skenario yang buat penyidik. Tentunya skenario berdasarkan hasil pemeriksaan jadi bukan asumsi. " Itu yang dipedomani dalam pemeriksaan lanjutannya," tandasnya. (vk)

 

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Adanya perlakuan terhadap Novel Baswedan disiram air keras oleh orang yang tak kenal ini disesalkan. Polisi akan mengungkap pelakunya dengan melakukan penyelidikan dan mengumpul keterangan dilaksanakan Polda Metro Jaya.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjend Pol Boy Rafli Amar ditemui di Mabes Polri, Selasa(11/4) 2017 mengatakan Novel disiram usai salat subuh,Ohh,! Kita sangat menyayangkan itu terjadinya itu kepolisian akan mengusut tuntas peristiwa itu. "Sudah dilakukan langkah-langkah penyelidikan ya seperti pengumpulan bahan keterangan mendapatkan info berkaitan dengan bahan-bahan kimia yang digunakan, sedang kita lakukan laksanakan polda Metro jaya," ujarnya.

Menyinggung penyerangan novel terkait kasus yang sedang ditangani, bentuk teror, Boy menegaskan
Yang jelas ini bentuk penganiaan, kalau bahasa hukumnya apakah ada kaitan dengan yang lain kita belum bisa berkomentar karena kita belum tahu."Sudah bisa dipastikan kalau itu cairan air keras,
sedang di uji laboratorium untuk diapastikan. Yang jelas dampaknya bisa dilihat secara fisik mengarah kesana," tegasnya.

Dari informasi ada Dua orang itu yang naik motor sedang dalam pengejaran, Boy menjelaskan Betul, naik sepeda motor dia langsung lari. ",Apa Apa benar ada rencana,itu Saya enggak tahu, pelakunya yang tahu, kalau sudah ketangkap kita tanya sama dia, bagaimana proses dia mulai persiapan, motifnya, dari pelaku bisa terjawab. Setelah pelaku ketangkap nanti akan terjawab,"'jelasnya.

Lebih jauh,Korban sudah memberikan informasi keamanan dirinya , Boy menandaskan Ohh, Pak Novel biar fokus masalah perawatan dulu, harus diberikan kesempatan mendapatkan perawtan yang layak dulu, baru mendapatkan peluaang digali lebih jauh lagi." Saat ini enggak etis dalam kondisi dirawat kita bertanya membebani donk kondisi pasien," tandasnya.

Untuk itu, Boy menambahkan pengawalan terhadap pemimpin KPK , mengingat ada kejadian ini, ini tergantung kebutuhan, kalau back up dari kepolisian dalam pelaksana upaya paksa." Dalam hal pengawalan sudah jalan, kalau lain-lain tergantung kebutuhan perlu dilakukan penambahan atau tidak, ini sepenuhnya berdasarkan penilaian KPK yang dikordinakasikan kepada kita," tambahnya.(vk)

 

 

 

 

 

 

Jakarta, Koran rakyat.com- Setelah Berita Hoax, Berita Menghasut dan kini giliran Heaker bobolkan 4600 Situs di Indonesia dan Luar negeri. Akibat pembobolan Situs tiket.com , 3 tersangka lakukan penjualan tiket Citiling milik tiket.com yang mengalami kerugian Rp 1 Miliar lebih, kini 3 tersangka diringkus di Balik Papan Kalimantan Timur.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjend Pol Rikwanto  mengatakan  tim Direktorat Cyber Crime Mabes Polri  menangkap 3 orang yang diduga telah membobol beberapa Situs. "Situs-situs ini kebanyakan yang mempunyai nilai ekonomi sehingga dari pembobolan itu didapatkan keuntungan bagi para pelaku diantaranya berhasil membobol situs tiket.com yang punya rekanan dari citiling,dimana tiket.com menjual tiket pesawat citiling . Ketika membobol masuk pada penjualannya  mereka menjualnya tiket-tiket itu,"_ujarnya.

Selanjutnya, Rikwanto menegaskan dari hasil penjualan tiket itu diambil dari tiket.com mereka mendapatkan keuntungan bisa mengambil uangnya sampai 1 Miliar lebih . "Berjalan 1 bulan pembobolan kemudian baru disadari pemiliknya melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Dari laporan tersebut ditelusuri tim berhasil menangkap 3 orang pelakunya ada disini Inisial MKU(19), AI (19) dan MTM (27)," tegasnya.

 Rikwanto menjelaskan dari hasil pemeriksaan ternyata mereka ini bagian sindikasi pembobol situs-situs. Ada  masih kita lakukan pencarian heacker yang sebenarnya yang membuat situs bisa dibobol mereka adalah pelaksana pembobolan tersebut." Jadi masih ada satu lagi yang sedang dilakukan pencarian. Itu Inisial SH bisa disebut heackernya ," jelasnya.

Lebih lanjut, Rikwanto merincinya tugas dari mereka yang bertiga ini meneruskan pembobolan itu meraup keuntungan dan mendapatkan keuntungan pembobolan tiket .com tersebut uangnya disetor pada pembobol Header ini atas nama SH. "Mereka mendapatkan uang dibagi-bagi separuh untuk pembobolan dan separuh bagi.mereka yang meneruskannya. Mereka bertiga ini.ditangkap di Balik Papan Kalimantan Timur karena mereka melakukan disana sedangkan Heakernya melakukan  di Jakarta " rincinya.

 Rikwanto menandaskan Mereka berteman antara Heaker dan penerusnya lewat facebook karena hobby yang sama. Dalam perkenalannya berlanjut kalau kita mencari uang pembobolan Situs itu.
Dan inilah yang terjadi kalau mereka kurang lebih Rp 1 Miliar lebih. Dari pemeriksaan didapatkan. "Keterangan saudara SH sebagai pembobol telah berhasil membobol 4.600 Situs diantaranya Situs milik Polri juga ada kemudian milik pemerintah Pusat,kemudian.Situs diluar negeri., juga Situs Ojek on.line diambilnya. Semuanya beberapa menghasilkan uang namun yang lain bersifat untuk.unjuk diri untuk menampakkan kelasnya," tandasnya.

Dari pendalaman, Rikwanto mengakui dia bisa membobol beberapa Situs . SH masih dalam pencarian bisa dikatakan bos mereka membuka pintu-pintu dari Situs masuk dan meneruskannya hasil bagi dua. "Mereka.sebelumnya buka rekening kemudian rekening yang dibuka untuk penampungan pembeli tiket denga membobol situs tiket.com dapat  refleks tiket yang disediakan oleh Citiling, tiket com itu deposit uang yang cukup ini beberapa tiket jadi dia masuk ke lemari untuk mengambil tiket-tiket itu dan tiket-tiket itu dijual baik rombongan dan perorangan dengan harga didiskon 40 persen dengan alasan untuk promo pembelinya banyak dan cepat..Jadi uang banyak.," akunya.

Untuk itu. Rikwanto membeberkan karena rekening sudah dibuka tiket .com tidak menyadari dan pada akhirnya menyadari juga kebobolan.cukup banyak . Pembeli tidak ada masalah , itu terbang-terbang saja. Yang dirugikan tiket .com pembeli sudah dapat deposit. Pembeli an.seolah-olah wajar saja."Dia masuk ke Tiket.com ,seolah-olah karyawan . Mereka menawarkan tiket-tiket melalui facebook kelompok, rekan dan kawan," bebernya.

Sejumlah barang bukti, Rikwanto mengakui Ada disini.hasil sitaan, seperti buku tabungan BCA dan ada uang.Rp 212 Juta sudah digunakan ,sudah beli rumah di Balik Papan,ada yang.untuk.membetulkan rumah ada yang membeli motor seperti itu.akhirnya berhenti karena ditangkap petugas kalau tidak jalan terus. Jadi rata-rata berumur 19 tahun ,satu lagi berumur 27 tahun. Dua baru lulus SMA dan satu kuliah tapi tidak diteruskan namun hariannya main game itu ada pemasukan juga. Mereka hanya belajar sendiri atau otodidak, "akunya

Ditempat yang sama, Kanit III, Kasubdit V Direktorat Cyber Crime , Idam Wasyadi mengatakan peran-peran.masing-masing pertama yang membocorkan situs tiket.com penjulan tiket online pada server  PT  citiling Indonesia web site WWW co id dimana didalam server ini.pantulan.tiket on line, ini.banyak citiling tiket.com ."Kemudian akun tiket.com ini pasword bisa tiket .com . Jadi heaker ini   ambil.tiket  bisa memberikan.kode booking  setelah data-data oleh penumpangnya. Itu adalah awal sistem cattingnya. Menambahnya. SH masih dalam pencarian, " ungkapnya.

Dari pengembangan, Irwanto menjelaskan setelah dapat user Id dan pasword  itu  tersangka ini dan ditolak dari mereka. Ada yang pesan tiket travel agent  membawa dan.akan terbang  berapa tiket yang dibutuhkan. "Mau kemana da setelah kode booking sudah didapat calon.penumpang pesawat yang ingin ditempat mengambil alih tertentu dapat persen baru tiket diberikan.kepada mau berjalan. Menjual .tiket pada customer citiling," jelasnya.

 Idam menandaskan keterangan tersangka para.pelaku sudah sering kali melakukan.chatting dengan mengganti.layar cytus  dengan gambar cytus, ada 1600 kali.pembobolan Cytus. Sejak 2016 ini header yang hebat. Hasil penelusuran di lulusan SMP..Terakhir membobol on.line. "Pasal.yang kita.terapkan para pelaku ini antara lain dan undang- undang ITE. Pasal 46, jantho pasal 30. Undang -undang pasal.45 ini mengundang lama.  UU.No.11 tahun.1986. Kemarin ada  uang, SH otak kasus cyber crime.Laporan selama berapa lama sejak .Hp tiga buah,2 buah KTP,  beberapa unit laptop," tandasnya.(vk)

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Atasi kesemrautan pemahaman transportasi on line yang berakibat keributan berkepanjangan. Akhirnya Pemerintah lakukan sosialisasi terhadap revisi undang-undang berkaitan transportasi on line yang regulasi.

Kepala Devisi Humas Mabes Polri, Irjend Pol Boy Rafli Amar ditemui di Mabes Polri, Senin (20/3)2017 mengatakan yang Perlu disampaikan kepada masyarakat bahwa saat ini kan terjadi maraknya transportasi online hal ini terus kita koordinasi dengan pemangku kepentingan dengan masalah regulator . "Yang kita ketahui saat ini kementerian perhubungan tengah melakukan revisi terhadap ada peraturan menteri yang berkaitan dengan transportasi termasuk disana yang mengakomodir peraturan yang berkaitan dengan transportasi," ujarnya .

Selanjutnya, Boy menegaskan Kepolisian  Negara Republik Indonesia mengingatkan kepada warga negara bahwa tidak melakukan kekerasan anarkis berkaitan ada transportasi on line saat ini terjadi ditengah-tengah masyarakat. "Jadi penyelesaikan secara dialog sudah dilaksanakan terus akan dilakukan dan melakukan adaptasi di situasi yang ada," tegasnya.

Untuk itu, Boy menjelaskan semua warga masyarakat memiliki hak usaha yang sama dimuka di wilayah negara kesatuan tentu ini ada kemungkinan tidak ada fakta terjadi  reaksi diantara satu pengusaha dibidang transportasi. "Kepolisian terus berkoordinasi dengan kementerian perhubungan untuk Kita lakukan langkah perbaikan dan dimana Kita tidak bisa menutup mata perkembangan telah merubah pola hubungan kasih antara publik dan penyedia jasa transportasi baik itu transportasi yang disajikan milik pemerintah milik swasta terutama sedang marak di transportasi digoda empat," jelasnya.

Oleh karena itu, Boy menandaskan  fenomental aksi-aksi kekerasan di sejumlah tempat di Jawa Barat, koordinasi diantara kita pokoknya sudah dilaksanakan di Mabes Polri memonitor dan menginstruksikan arahan yang disampaikan jajaran bersama pemangku kepentingan. " Regulasi ditingkat pusat diterapkan didaerah dan pejabat daerah harus melakan penentuan areal, arus atas bawah itu kepada tiap daerah bisa ditentukan secara nasional," tandasnya.

Sesuai data, Boy mengakui Jadi kepolisian dengan pemerintah daerah mengakomodir masalah ini akan tetapi Kita ingatkan kepada publik melakukan penyelenggaraan lokasi tentunya kita tidak bisa menutup mata dengan perkembangan informasi dan publik kita tahu dalam memilih hal-hal yang menguntungkan dan berlaku kepada saudara kita yang melakukan aktivitas dengan menggunakan ini atas kehadiran pelayanan transportasi online akan terjadi kesalahan pahaman bisa jadi proses kecemburuan ." Tetapi kami ingatkan negara memberikan peluang pada setiap warga negara dan.tentunya pemerintah kepolisian dan Perhubungan dan komando juga(  Komunikasi dan Informasi) menyiapkan regulasi yang saat ini sedang dalam revisi informasi akan disampaikan kepada masyarakat ," akunya.

Jadi, Boy menambahkan Oleh karena itu sambil menunggu regulasi telah direvisi dengan mengasosiasikan mengakomodir berbagai perkembangan ditengah-tengah masyarakat dalam tata cara kelola maka kegiatan transportasi ini bisa menjadi rujukan bersama menjadi acuan bersama ini sambil menunggu kepolisian berkepentingan untuk berbagai pihak aksi kekerasan merugikan masyarakat kita." Kita  tidak ingin kondisi seperti ini kepada masyarakat apa lagi berkaitan rasa kenyamanan dalam bertransportasi apa yang terjadi apa lagi yang berkaitan lagi menjalaninya sesuatu harus dikoordinasikan proses penyempurnaan terus dijalankan sementara masyarakat tidak melakukan aksi-aksi rasa.merusakkan masyarakat kita  dan dalam waktu dekat ini kita  akan terus berkomunikasi termasuk rekan-rekan akan ada videoconfrens dengan sejumlah daerah indikasi banyak kegiatan online bersama dengan kementerian komunikasi dan informasi  ) Kapolri. Begitu menteri perhubungan dengan Polri. Dalam dua hari kalau berkenan silakan liput aktivitas itu selasa rabu pagi aktivitas," tambahnya. (vk)

 

JAKARTA,KORANRAKYATt.com- Upaya melakukan penegakan hukum aksi punggutan liar kembali diringkus  N dan E yang sehari mencuri di Pelabuhan Tanjung Priok. Dari aksi pungli itu berhasil diamankan Rp 6,1 Miliar.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjend Pol Boy Rafli Amar ditemui di Mabes Polri, Senin (20/3)2017 mengatakan beberapa informasi berkitan dengan kegiatan praktek Pungli dilakukan oleh Tim Cyber pungli kita kita ketahui kemarin hasil dari praktek pungli ini telah menetapkan  N,   dan E sebagai tersangka dan masih ada juga tersangka yang kabur ."Ada uang yang disita Rp 6,1 Miliar peralatan yang saat ini sudah diamankan oleh petugas kita," ujarnya.

Sesuai pengembangan, Boy menegaskan dan saat ini petugas kita masih mengembangkan kegiatan-kegiatan ini kita kerjasama kan dan perhubungan untuk melakukan penertiban dikawasan Pelabuhan Peti Kemas. "Karena kita tahu bahwa masalah Dwiling Time ini dimana Dwiling Time menjadi atensi ,perhatian ini menjadi sorotan. Jadi kita sedang melakukan penertiban di Priok," tegasnya.

Untuk itu, Boy menjelaskan proses penangkapan tangan ini  sudah juga di Medan juga pernah kita lakukan di Tanjung Perak "Daerah-daerah lain yang menjadi  sorotan ini bukan berarti daerah yang sudah pernah dilakukan OTT bukan berati lepas dari pengawasan ," jelasnya.

Lebih jauh, Boy menandaskan jadi semua tetap dilakukan pengawasan terutama pelayanan peti kemas. "Juga termasuk  kelompok lepas dengan kegiatan bongkar muat yang ditenggarai oleh  aktivitas yang dilakukan bersama dengan pungutan luar dan kemudian dengan jajaran yang masih tidak tertib waktunya lama, biayanya tinggi," tandasnya.

Oleh karena itu, Boy menambahkan jadi fokus utama antara Perhubungan dengan kita akan terus melakukan di wilayah-wilayah yang punya tugas penyelengara bongkar  muat peti kemas." Termasuk diantaranya termasuk dibawa pengawasan Pelindo.  Pelindo I, II dan III,"  tambahnya. ( vk)

Monday, 20 March 2017 02:36

Menteri Agraria Gandeng Polri Berantas Mafia Tanah

Written by

 



JAKARTA,KORANRAKYAT.com-Berantas Mafia Tanah Kementerian

Agaria dan Tata Ruang segera Gandeng Polri Untuk

Memberantasnya.Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian ditemui

di Mabes Polri, Jumat (17/3)2017 mengatakan baru saja kami

lakukan rapat dengan menteri Agraria dan Tata Ruang kepala 

Badan Pertanahan Nasional Dr Sofyan Djalil kita membuat

Memorandum Understanding  (MOU) yang sudah ditandatangani

yang dihadiri semua pejabat utama di Mabes Polri maupun di

Kementerian serta para Kapolda ,Kapolres , para Kakanwil

,Kepala BPN masing-masing Provinsi ada juga Kabupaten dan Kota Madya yang hadir."Ada beberapa point yang kita

sepakati diantaranya untuk menangani mafia Pertahanan .

Dimana rekan-rekan ketahui jadi mafia Pertahanan kemudian

masalah cyber pungli sapu bersih pungli yang berkaitan Tata

Ruang dan Pertahanan kemudian masalah aset-aset sertifikasi aset-aset Polri," ujarnya.

Selanjutnya, Tito menegaskan berdasarkan kebijakan salah

satu kebijakan Polri ingin meningkatkan layanan publikasi

agar masyarakat betul-betul memberikan pelayanan publik

mendapatkan layanan masyarakat sekaligus masyarakat

merasakan kehadiran negara dan pemerintah sehinggs

Kebijakan Bapak Presiden harus diperbaiki." Juga di

kepolisian di kita di SIM,STNK juga kita buat online 

dengan lebih mudah sentuhan masyarakat lebih kurang bisa

melalui online ini.Kita lakukan perpanjangan SIM on line

yang ada di Papua tidak usah pulang ke Papua bisa diperpanjang di

Jakarta sehingga menghemat biaya ," tegasnya

Tito menjelaskan salah satunya yang menjadi perhatian

Presiden untuk itulah kita lakukan kerjasama dengan Menteri

dalam rangka memperbaiki layanan publik 

pertahanan ."Karena pertahanan itu yang menjadi hak penting

apalagi Bapak Presiden membuat kebijakan tentang pemerataan

keadilan misalnya masalah tanah milik yang sangat penting sekali. Untuk itu yang kami lakukan kita ingin membersihkan

mafia Pertahanan," jelasnya.

Sesuai perkembangan, Tito menandaskan Itu banyak  praktek-

praktek kelompok-kelompok mafia yang sudah main baik

dibidang penegakan hukum , mereka sampai pada jajaran

penegak hukum itu mereka sudah jalur-jalurnya akibatnya

menyebabkan banyak kasus-kasus oleh mafia Pertahanan

overlaping karenanya harganya mahal . "Kita sepakati

kepolisian dapat terpadu dengan kementerian dan Bapak  bisa

menjelaskan," tandasnya. 

Itu sebabnya, Tito menambahkan setelah kita juga menekan

masalah pungli ini sudah upaya penyelidikan oleh tim cyber

pungli yang kebetulan dari Kepolisian .Ada beberapa proses

lakukan penindakan di Sumatera Utara dan beberapa tempat

lain namun kita juga mendorong upaya membentuk mekanisme

pencegahan jangan sampai terjadi upaya penindakan  sebagai

upaya jika upaya pencegahan  tidak bisa Kita lakukan .Yang

terakhir mengenai sertifikat tanah pun.Ada sekitar 83 Juta

meter persegi milik Polri yang di sertifikat Ini. "Kita

memohon bapak Menteri |Agraria bisa di bantu sertifikat

resminya. Ada.beberapa.Polda yang sudah dibangunnya tapi

sertifikatnya tidak ada sehingga tidak bisa ditempati. Ada

lagi Polda  Baru (SPN )sekolah Polisi negaranya tidak ada

tanah masyarakat sudah diberikan hibah dari masyarakat

 tapi oleh masyarakat belum sertifikasi sehingga tidak bisa

dilakukan pembangunan. Pembangunan gedung itu harus ada

diatas tanah yang ada sertifikat  ini juga kita minta

bantuan pada Bapak Menteri. Kira-kira ada hal-hal penting

di kewilayahan baik Polri dan BPN," tandasnya.

Sementara itu, Menteri agraria dan Tata Ruang Indonesia ,

Sofyan Djalil mengatakan  yang disampaikan Kapolri  dan

teman-teman sekalian sampaikan . Yang dikatakan tadi  dalam

rangka melayani masyarakat lebih baik dan bagaimana kita

menciptakan kepastian hukum dalam bidang pertanahan.

Bagaimana kita cegah praktek-praktek mafia  dibidang

pertanahan ini   yang sekarang yang sangat meresahkan

,konflik praktek-praktek yang melanggar hukum yang kemudian

ini kita harapkan kerja sama dengan kepolisian akan diambil

tindakan."Kemudian juga seperti diketahui Bapak Presiden

menginginkan semua tanah di Indonesia bisa bersertifikat ,

ini paling sedikit terdaftar . Oleh sebab itu kita punya

program sertifikasi dan tahun ini 5 juta bidang. 7 juta

bidang dan 9 Juta bidang untuk itu maka kami minta dukungan

kepolisian  tentang cyber pungli seperti bapak Kapolri tadi

kita kemukakan  akan terus melakukan perbaikan melakukan

sistem bukan sistem pencegahan internal," ujarnya. 

Sesuai pembicaraan, Sofyan menegaskan ada tim internal

untuk mencegah cyber pungli.Kalau memang terjadi

pelanggaran akan dilakukan represif akan diambil tindakan 

oleh kepolisian. ,"Kemudian yang tentang sertifikat. Untuk

diketahui dari 100 persen aset tanah yang bersertifikat

tanah itu baru bersertifikat 44 persen. Masih jauh sekali

aset yang dimiliki pemerintah yang dimiliki oleh Polri.

Tadi pak Kapokri mengindetifikasi ada 83 juta meter yang di

miliki oleh Polri di Seluruh wilayah  yang belum

bersertifikat akan kita percepat," tegasnya.

Lebih lanjut, Sofyan menjelaskan demikian pembangunan

pusdik Polri dan kantor kepastian hukum aset polri ini jadi

sangat penting.Karena yang dihadapi dan ini juga dialami

oleh Polri dan TNI , juga dialami berbagai instansi era

BUMN ini beriktabsertifikat Jadi kita akan mempercepat

supaya.memberikan kepastian hukum." Tadi memberikan

sertifikat memberikan kepastian hukum kepada rakyat

terhadap tanah dan aset mereka. Tujuan akhir bagaimana kita

mencapai tanah yang minimum untuk konflik,sekarang ini

banyak konflik sangat tinggi konflik   bahkan ada beberapa

hal ," jelasnya.

Oleh karena itu,Sofyan menambahkan satu ada mafia tanah,

satu komitmen Kita bisa perangi tangani maka  sebagian

masalah itu sulit ada rumit akan hilang dan tidak akan

terjadi lagi. "Mudah-mudahan dengan Kerja sama MOU pada

hari ini antara Polri dan BPN intens dengan demikian

berbagai kendala dilapangan kita akan saling mendukung,"

tambahnya.(vk)

 



 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Terkait Kasus penembakan

terhadap Dedi mahasiswa Unmuh  Jember diduga dilakukan oleh

oknum  anggota Brimob Polda Jatim. Atas kejadian itu Polri minta

maaf dan menyesali kejadian itu..Kasus ini diproses sebagai

pidana dan sering dengan kode etik profesi akan diajukan

diberhentikan tidak dengan hormat.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri,

Kombes Pol Martinus Sitompul ditemui di sela pertemuan di

Mabes Polri, Selasa(14/3)2017 mengatakan  terkait dengan kasus

yang terjadi di wilayah Jember  kami  sampaikan ikut

belasungkawa  dan  berduka cita dengan rasa penyesalan terkait

dengan peristiwa tersebut .Kami sampaikan turut berduka cita

kepada keluarga korban. "Berikutnya kami terus melakukan

pemeriksaan peristiwa ini supaya kita dapat mengetahui kasusnya

seperti apa ,peristiwanya seperti apa dan kemudian kita bisa

menentukan dari kesalahan-kesalahan anggota tersebut ,"

ujarnya.

Selanjutnya, Martinus menegaskan kita sudah lakukan gelar

secara kecil dan kemudian kita sudah menetapkan  anggota ini

dalam kasus Pidana .Dalam hal ini kita kenakan pasal 359 sambil

kita lihat apakah peristiwa ini ada unsur kesengajaan atau tidak

kita pidana kan ." Berikutnya kita lihat korban yang kemudian kita

berangkat kan ke Bima dan kita bantu pengawalan

keberangkatannya.

Jadi poinnya disitulah kita lakukan pemeriksaan yang mendalam

akan mengenakan kasus ini dengan kasus Pidana.

sementara  Kita tentukan dengan pasal 359," tegasnya.

Ketika ditanya untuk pelanggaran kode etiknya bagaimana,

Martinus menjelaskan kalau disitukan ada disiplin  kode etik dan

ada pidana yang melekat bagi kita, kan pidana otomatis dengan 

sendiri , nanti kode etiknya juga akan secara berbarengan

,bersama kode etik mendirikan nanti akan mengajukan apakah dia

diberhenti dengan tidak hormat  atau tidak." Untuk kasus-kasus

pidana polri  yang kena ancamannya diatas lima tahun itu selalu

kita ajukan pemberhentian dengan tidak hormat. Kita akan

melakukan pemecatan terhadap yang bersangkutan,' Pasti itu

nanti memproses awal dulu proses pidana," jelasnya.

Jadi apa ada SOP pengunaan senjata ini apa  yang dilanggar,

Martinus merincinya kalau dari sisi persyaratan yang

bersangkutan memiliki dan memegang senpi sudah dilalui, ada

pemeriksaan kesehatan ,pemeriksaan phsykotes ada juga 

latihan-latihan ada yang mensyaratkan seseorang memegang

senjata api atau tidak." Yang bersangkutan sudah memenuhi itu

diberikan senjata api .Dalam kaitan dengan bersangkutan sebagai

anggota Brimob Polda  Jatim yang dibawa ke wilayah Jember itu

masih didalam wilayah di Jawa Timur ,sehingga tidak ada

masalah yang bersangkutan membawa senpinya dibawa. Yang

jadi masalah adalah penggunaannya yang tidak tepat yang

berakibat ada korban meninggal dunia ," rincinya.

Lebah jauh, Martinus menandaskan ini ada perbuatan melawan

hukum kemudian kita harus proses yang  berat adalah  kita

lakukan hukum pidana kepada yang bersangkutan.

Kedepan senjata api sudah kita tarik dan kemudian bagi yang

lain   menjadi satu pembelajaran kemudian tentu secara periodik 6

bulan sekali kita melakukan pemeriksaan Phsykotes bagi mereka

yang pemegang senjata api untuk perbaikan internal yang kita

lakukan. "Itu pun disini adalah sesuatu yang katakan lah ini suatu

yang memprihatinkan  semua Polri dalam hal ini menyatakan

permohonan maaf kepada masyarakat masih adanya

penyimpangan-penyimpangan ,penyalah gunaan yang dilakukan

oleh anggota Polri. Kedepan kami akan melakukan terus

pengawasan-pengawasan yang melekat yang bisa membatasi

dan bisa memonitor aktivitas  masyarakat,aktivitas   anggota kami

ditengah masyarakat," tandasnya.(vk)

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Proses Pemeriksaan kasus dana Yayasan Keadilan untuk semua yang tersangkanya IS terus didalami. Dugaan adanya mengalir dana dari luar seperti Turki itu ada.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Narsistik Mabes Polri, Brigjend Pol Agung Setya ditemui di Bareskrim  Mabes Polri Gambir Jakarta Pusat , Kamis (9/3)2017 mengatakan kita sedang menfokus pada satu tersangka IS . "Sampai saat ini proses pendalaman terus dilakukan , namun Kita belum menetapkan tersangka yang selain saudara IS tersangka baru satu," ujarnya.

Ketika ditanya undang-undang Yayasan sendiri, Agung menegaskan Itu kan tak bisa dijelaskan secara mendetail pasalnya itu materi  pemeriksaan ya tak bisa diungkap ya."Kita sedang mendalami pengurus atau pengelola yayasan tentunya tidak serta merta menggunakan dana Yayasan," tegasnya.

Apa benar dana Yayasan ada dari pihak luar, Agung menjelaskan itu ada setelah melalui penelusuran dan dibantu dari PPATK dana bantuan dari luar itu ada.Kalau jumlahnya masih terus didalami secara cermat,   nanti saya pastikan dan akan diungkap dan yang pasti itu ada."Lembaga diluar itu, Ya ada dan  kita identifikasi seperti seperti itu," jelasnya. 

Lebih lanjut, Agung menandaskan IS ditetapkan sebagai tersangka, ia orang  bank diberikan surat kuasa.

Keterlibatan IS, Agung menandaskan Ia prosedurnya Bank mengatur seperti itu. "Mekanisme operasional bank sudah mengatur itu, bahwa seperti apa punya kewajiban dan hal-hal boleh tidak boleh mengatur hal-hal itu. Itu mestinya dipahami," tandasnya.(vk)

Thursday, 09 March 2017 01:07

Anwar Dapat Pendapingan Hukum Dari Kemenlu

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com,-Anwar warga negara indonesia( WNI)di Malaysia diduga  punya hubungan dengan ISIS mendapatkan  perhatian Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) itu sebabnya untuk proses hukumnya diberikan pendampingan oleh Kemenlu.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul ditemui di Mabes Polri,Rabu (8/3)2017 mengatakan prosedur jika tertimpa permasalahan hukum di negara lain. Bagi warga negara Indonesia(WNI) yang berada di luar dan kena hukum maka dalam hal ini pengelolaan dilakukan di kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melalui Kedutaan Besar RI( Kedubes )di negara tersebut, atau konjen di kota atau prov di negara tersebut." Dalam pelaksanaannya WNI akan didata oleh kedutaan Besar RI atau konsulat jenderal yang akan diberi pendampingan," ujarnya.

Selanjutnya, Martinus menegaskan Info akan diteruskan ke kemenlu. Yang terkait dengan WNI diinformasikan ke kemenlu sehingga kita tau kebijakan apa yang diambil untuk membantu dan mendampingi yang tertimpa masalah hukum. "Memang ada atase kepolisian berada di bawah KBRI di negara tersebut. Dalam hal ini oleh atase melakukan interogasi yang waktunya ditentukan oleh otoritas setempat," tegasnya.

Sesuai perkembangan, Martinus menjelaskan kalau enggak diberi ijin, maka atase kepolisian enggak dapatkan akses untuj wawancara untuk dapatkan data dan fakta." Untuk WNI yang tertimpa masalah hukum akan diberitahukan eh negara tersebut sehingga menjadi suatu pendampingan oleh KBRI atau KJRI," jelasnya.s

Menyinggung WNI akan diekstradisi, Martinus merinci dalam pendampingan hukum, tergantung sistem hukum di nengara tersebut." Di Malaysia mensyaratkan lawyer yang mendampingi harus pengacara lokal. Jadi harus warga negara Malaysia.  Ini yang kita perhatikan bagaimana sistem hukum di negara tersebut.  Kalau harus pengacara lokal, tentu kita harus dapatkan pengacara lokal. Ekstradisi atau enggak tergantung perjanjian ekstradisi. Diliat dari kepentingan kedua negara yang dilandasi kerjasama antar negara tersebut," rincinya.

Ketika ditanya WNI bener ingin serang raja salman, Martinus menandaskan soal itu bisa lebih tepat ditanya ke Keemenlu. Apakah terkait ISIS atau enggak, kita enggak tanggapi otoritas malaysia yang informasikan ada kaitan dengan enam orang lain. "Info yang kita terima A pernah berangkat ke Turki kemudian dideportasi karena overstay dan kembali ke Malaysia karena hubungan lewat facebook dengan orang malaysia. Orang Malaysia   ditangkap juga dengan saudara A,"tandasnya. (vk)

.

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Terungkap  penangkapan  sindikat Narkoba yang di wilayah  Badan Narkotika Nasional (BNN)  Sumatera , penangkapannya itu  terjadi di rumah oknum, TNI. Kita terus didalami dan ditindak tegas.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Martinus ditemui di Mabes Polri, Rabu (8/3)2017 mengatakan BNN ungkap sindikat narkoba sumut, salah satunya ditangkap di rumah oknum TNI. "Ada koordinasi dengan TNI untuk beri sanksi, Silakan tanya ke TNI.Sepengetahuan saya TNI sangat tegas," ujarnya. 

Selanjutnya, Martinus menegaskan ada beberapa orang yang dipecat dalam penyalahgunaan narkoba. Kita juga anggota polri cukup keras untuk m"enindak anggotanya yang terlibat narkoba. Polda Kepri juga keras, ada beberapa anggota yang dihukum sampai pemecatan. Ini bagian komitmen Polri untuk pembersihan di tubuh Polri untuk memberantas peredaran gelap narkoba," tegasnya.

Terkait dengan permen Narkoba,Martinus menjelaskan Badan Narkotika Nasional(BNN )di Surabaya. Dilakukan pemeriksaan terhadap permen tersebut. "Didapat di sekolah yang kemudian dilakukan razia oleh BNN dan satpol pp surabaya. BNK surabaya periksa di labfor Surabaya. Apakah permen tersebut benar mengandung bahan kimia yang teridentifikasi narkoba, masih ditunggu," jelasnya.

Untuk itu, Martinus menandaskan siapapun yang melakukan pengungkapan terhadap penyalah gunaaan narkoba atau peredaran, yang terkait dengan tupoksinya. Kalau anggota polri punya kewenangan. "BNK dan satpol punya kewenangan untuk  periksa barang atau makanan yang diduga mengandung narkoba. Bagi mereka yang melakukan upaya penyebaran narkoba dengan beberapa modus, mencampurkan ke bahan makanan, tentu akan dilakukan tindakan hukum," tandasnya.(vk))

 

Page 8 of 22

Entertaiment

Face Book Galleries

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610...
    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali naik motor _custom_ miliknya untuk menghadiri acara...
      BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi...
  BENGKULU (KORANRAKYAT.COM)  Selepas ba'da Ashar, Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu mulai dipadati oleh jamaah yang...
        BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Setelah memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2018 di Taman Makam...
    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan...
    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Musibah korban penonton drama kolosal di Surabaya Tiga orang meninggal dan 15 luka...
    TEGAL(KORANRAKYAT.COM)Konektivitas dalam hal transportasi sebagaimana yang sering disinggung oleh Presiden Joko...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar rapat terbatas untuk...
    BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) - Bendahara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkulu Tengah terjaring Operasi Tangkap...

Ekonomi News

  •  

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar

     
  •  

     

    BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di

     
  •  

    *Presiden Harap Ajang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Promosikan Produk Unggulan Indonesia*

     

     
  •  

    JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula

     
  •  

Malang Raya

Rendra Bupati Malang Ditahan