Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Asus ZenFone Max Pro M2 Bakal Diluncurkan Di Indonesia
Last Updated on Nov 21 2018

Asus ZenFone Max Pro M2 Bakal Diluncurkan Di Indonesia

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  – ASUS Indonesia secara resmi mengumumkan tanggal perilisan smartphone gaming terbaru mereka, yaitu ZenFone Max Pro M2. Smartphone bertajuk #NextGenerationGaming tersebut dijadwalkan akan diluncurkan di Indonesia pada tanggal 11 Desember mendatang. Pengumuman...
Koranrakyat Lounsing Kaos Keren Koranrakyat Community
Last Updated on Nov 21 2018

Koranrakyat Lounsing Kaos Keren Koranrakyat Community

   SURABAYA(KORANRAKYAT.COM)  Perjalanan panjang koranrakyat yang berdiri sejak 9 Februari 2002 sudah cukup lama belum tampil di publik,  Padahal setiap Ulang tahunya  kerab mengadakan kegiatan seperti yang pernah berlangsung pada HUT pertamanya sempat mengadakan kegiatan Pameran produk UKM...
Lagi, Di Lamongan Jokowi Blusukan Ke Pasar
Last Updated on Nov 20 2018

Lagi, Di Lamongan Jokowi Blusukan Ke Pasar

    LAMONGAN (KORANRAKYAT.COM)  Selepas menghadiri acara di STIKES Muhammadiyah Lamongan, Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyambangi pasar tradisional Sidoharjo di Kecamatan Lamongan, Jawa Timur. Di sana, Kepala Negara berbelanja sejumlah bahan pangan sekaligus...
BNN Siapkan Psikolog Untuk Periksa Pelaku Peminum air Rebusan Pembalut Wanita
Last Updated on Nov 15 2018

BNN Siapkan Psikolog Untuk Periksa Pelaku Peminum air Rebusan Pembalut Wanita

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Mengatasi para pelaku yang meminum air rebusan pembalut wanita , Badan Narkotika Nasional ( BNN) sigap memberikan bantuan psikologi agar para pelaku pasalnya air tersebut tidak memiliki kandungan zat adiktif.Badan Narkotika Nasional (BNN) akan mengerahkan para psikolog...
Dua Jaksa Nakal Chuk Suryosumpeno dan Jaksa Ngalimun Ditahan Kejagung
Last Updated on Nov 15 2018

Dua Jaksa Nakal Chuk Suryosumpeno dan Jaksa Ngalimun Ditahan Kejagung

    JAKARTA,(KORANRAKYAT.COM)- Proses Pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Agung terus berlanjut, kini akhirnya berhasil menahan mantan Jaksa bernama Ngalimun dan Chuck Suryosumpeno.          Dari pantauan  yang ada  Ngalimun keluar dari Gedung Bundar Kejaksaan Agung, sebelum Chuck...

World Today

Redaksi

Redaksi

Monday, 24 September 2018 14:05

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Menjelang pelaksaan kampanye  Pilpres maupun Pileg yang Alan dilaksanakan dari 23 September hingga 13 April 2018 ,tercatat  kampanye berlangsung 6 bulan merupakan kampanye terlama.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman resmi mengatakan  membuka masa kampanye untuk pemilihan umum serentak 2019." Masa kampanye akan berlangsung hingga 13 April 2019.KPU RI menyatakan dimulainya kampanye damai pemilu serentak tahun 2019," ujarnya.

Selanjutnya,  Arief menegaskan dalam acara Deklarasi Kampanye Damai di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu (23/9/2018)."Dalam pidato pembukaan, Arief meminta seluruh tim pasangan capres dan cawapres memanfaatkan masa kampanye untuk mengenalkan visi-visi, program atau citra diri masing-masing calon kepada pemilih," tegasnya.

Lebih lanjut, Arief menjelaskan  masa kampanye seharusnya menjadi ajang pendidikan politik kepada pemilih.Dengan demikian, diharapkan tingkat partisipasi pemilih dalam pemungutan suara dapat meningkat."Selain itu, tim kampanye diminta memanfaatkan masa kampanye dengan damai dan tertib, menghindari politisasi suku, agama dan ras, serta saling menghujat," tegasnya..

Jadi, Andi Arief menjelaskan acara deklarasi tersebut diikuti oleh kedua pasangan capres dan cawapres, serta seluruh tim kampanye dan pimpinan partai pendukung." Pasalnya demi dan lancar dalam tugas, " jelasnya.(vk)

Friday, 21 September 2018 11:05

JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula kristal Putih. Ini dilakukan agar tertib dan setelah diketahui ada pemalsuan dokumen penjualan , ini ada pidananya diserahkan pada Bareskrim memproses tersangka KPW. Ijin Usahanya akan di bekukan  dan  dibekukan ya otomatis ijin lainnya.

Direktur Tertib Niaga Kemendag RI, Wahyu Widayat di temui di lokasi, Kamis(20/9)2018 mengatakan dengan gula Kristal Rafinasi ini kan akan menggangu peredaran penjualan gula lokal yang kita kenal gula Kristal Putih. Karena apa ibu-ibu senang melihat yang putih bersih atau yang kekuning-kuningan. "Ada yang suka kekuningan tetapi kebanyakan yang dicari yang putih semua. Gula Kristal Putih itu tidak begitu laku tetapi yang dicari gula putih-putih yaitu gula Kristal Rafinasi.  Nah makanya kita atur dengan tertib. Bila diproses Bareskrim tentunya akan di cabut  ijin Usaha dan ijin lainnya," ujarnya.

Ketika ditanya koq ini bisa dikatakan merugikan petani tebu lokal, Wahyu menegaskan benar , kalau Gula Kristal Rafinasi dari import lalu di olah menjadi gula Krstal Rafinasi itu dari Raw Sugar diimpor oleh pabrik kemudian di olah menjadi Gula Kristal Rafinasi, boleh mengolah itu tapi peredarannya distribusi untuk industri makanan dan minuman." Koq harus begitu kita kan punya gula kristal Putih.Gula kristal putih itu yang dihasilkan tebu petani kita lah kalau ini yang jual gula kristal rafinasi hasil dari petani tidak akan terserah tidak akan terjual petani rugi. Harganya bersaing dan saya katakan, beda harga tipis tetapi ibu pasti memilih yang putih," tegasnya.

Menyingung dampaknya apa, Wahyu menjelaskan tadi sudah saya.katakan dampaknya juga kesehatan karena saya bukan dari departemen kesehatan saya tidak berani katakan. "Saya berani katakan, makan wajar saja itu tidak apa-apa kalau banyak bisa kencing gula," jelasnya

Menyorot tata niaga apakah.ada yang dilihat negara, Wahyu merinci

Sedang diteliti oleh Bareskrim dan kita sedang dilihat jalur distribusinya. Ya distribusi itu sesuai.dengan peruntukannya. Ya, tidak sesuai dengan peruntukannya, kita terus telusuri. "Eh tidak tahu ada pemalsuan dokument.Lah kalau ada pemalsuan dokumen dari 6.000 Ton ke 60.000 Ton itu baru kita melakukan ke Polisi. Kita bekerjasama," rincinnya..

Lebih jauh, Wahyu mengungkapkan kan sudah Ituada standar, namun ditemukan Itu ada pemalsuan dokumen. " Ada dugaan permainan , itu Ya itu sedang didalami oleh Bareskrim. Pendalamannya salah satu setelah diaman ditahan. Itu kan untuk mengkorek Ini ditelusuri," " ungkapnya.

Sesuai pengembangan, Wahyu menandaskan hari minggu baru ditahan, Ini dalam proses pendalaman. "Ya, baru diketahui kemarin dan kita sangsi sudah banyak gula teapi gula kristal Rafinasi koq ada di pasar itu terus kita telusuri oh ternyata  yang seharusnya dapat 6.000 Ton bisa mencapai 60.000 Ton .Ada apa dan baru diketahui ada pemalsuan," tandasnya.( vk)

Wednesday, 19 September 2018 15:26

JAMBI(KORANRAKYAT.COM)- Polres Muaro Jambi melakukan penagkalan Radikalisme dengan kegiatan prefentif  menugaskan 65 Babinkantibmas yang tersebar di 105 Desa.

Kapolres Muaro Jambi, AKBP Pol Mardiono ketika ditemui di Polres Muaro Jambi, Kamis(14/9)2018 mengatakan Kami dari Polres Jambi dalam rangka upaya menangkal paham radikal menyebar di Polres Jambi  kami lakukan kegiatan Prefentif  dengan mengedepankan Babinkantibmas yang sudah kami bentuk dari  105 Desa ada 65 Babinkantibmas kegiatannya melakukan kegiatan penyuluhan baik pada masyarakat secara umum dengan sistem door to door yang dilakukan kemudian dengan penyuluhan kepada anak-anak sekolah maupun pembinaan kepada  masyarakat sekitar." 

Kegiatan yang dilakukan dalam rangka penyuluhan kita menekankan bahwa paham radikal ini  memang sangat merugikan kita," ujarnya.

Selanjutnya, Mardjono menegaskan Kita akan kembalikan kepada nilai-nilai Pancasila kemudian Bhenika Tunggal Ika maupun NKRI adalah harga mati."Mengingat Polres Muaro Jambi sangat luas , untuk mencegah masuknya orang yang  menyebarkan paham ini ,kemudian  cara pencegahannya seperti apa," tegasnya.

Untuk itu, Mardjono menjelaskan upaya yang kita lakukan dalam melakukan pencegahan ini , kita mengaktifkan peran serta   masyarakat Babinkantibmas melakukan penyuluhan  di tiap-tiap Desa memberitahukan dan menyampaikan kepada masyarakat luas bahwanya paham radikal adalah paham yang sangat berbahaya . "Dengan melakukan dan menghimbau pada masyarakat apabila ada paham atau masyarakat tidak diketahui atau paham yang tidak dimengerti dan tidak dimengerti cepat  dikoordinasikan," jelasnya.

 

Lebih lanjut, Mardjono merincinya Disampaikan bekerja sama dengan para Alim ulama, para tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada didesa tersebut . "Lakukan pembinaan secara terus menerus apa bila terjadi atau ada informasi  terkait dengan paham radikal agar segera dilaporkan," rincinya.

Ketika ditanya apakah sudah ada terdeteksi dimana basis-basis mereka itu,Mardjono mengungkapkan Kalau kita melihat kasus yang ada dan yang ada di wilayah Polres Muaro Jambi ,terkait dengan di Muaro Jepu dan Kombe Ulu yang saat ini sedang ditangani . Ada sebagian masyarakat yang terpapar dengan paham radikal. Untuk itu kita lakukan pendekatan ,kita lakukan penyuluhan dan kita kerjasama dengan Alimulama,para tokoh  masyarakat untuk melakukan  pembinaan melalui kegiatan seperti tablik, kemudian seperti kegiatan yasinan , kemudian Talilan dan lain-lain," ungkapnya.

Disinggung respon dari masyarakat seperti apa, Mardiono menandaskan untuk saat ini respon dari masyarakat, kegiatan yang dilakukan para Babinkantibmas dengan bekerjasama dengan para Alimulama,Ketua RT dan lain-lainnya dengan prangkat desa dan tokoh masyarakat saat antusias . "Masyakarat sangat mendukung program kepolisian dalam.rangka menangkal  paham radikal yang akan menyebar di masyarakat," tandasnya.

Sementara itu Siswa Kelas 12 IPA 1 SMA Muaro Jambi,  Elsa ketika ditemui  mengatakan  Alhamdulilah sudah paham setelah dijelaskan."  menurut saya radikalisme itu suatu pemahaman yang membuat orang itu melakukan tindakan kekerasaan yang menyimpang dari prilaku-prilaku yang baik seperti pelanggran HAM yang menyimpang dari nilai-nilai Pancasila dan nilai-nilai Undang-undang Dasar 1945," ujarnya.

Selanjutnya ketika ditanya apa  Kalau ada yang mau mengajak paham radikal, apa yang Elsa lakukan, ia menjawab saya justru akan menolaknya dengan halus. "Dan akan memberikan informasi tentang radikalisme itu tidak baik," Tandasnya.

Ditempat yang sama Siswa kelas 11 IPA 4 SMA Muaro Jambi, Dwi Setiawan  mengatakan radikalisme itu adalah sesuatu perilaku pemahaman yang salah terhadap Pancasila. "Seseorang yang ingin merubah perubahan-perubahan aturan yang telah ditetapkan pemerintah," ujarnya.

Lebih jauh ketika disinggung ada paham radikalisme itu bukan sekedar terorisme saja, tapi ada di Media Sosial berita bohong atau berita Hoax, Dwi menegaskan

saya harus tetap teguh di pendirian kita. " kita harus lebih mendalami ilmu agama dan kita harus mempelajari agar kita tidak salah dalam pemahaman-pemahaman banyak beredar di masyarakat," tegasnya.(vk)

Wednesday, 19 September 2018 15:07

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Polri menandatangi Mou dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi(BPH Migas) di gelar di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Senin(17/9)2018.

Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian  di temui di ruang Rupatama Mabes Polri, Senin ( 17/9)2018 mengatakan MOU ini perpanjangan dari MOU sebelumnya yang sudah habis dan kita perpanjang sampai tahun 2023. "MOU ini sangat penting karena SKK Migas dan BPH Migas  ini memiliki peran yang sangat sentral dengan pengelolaan energi khususnya minyak dan gas. Kita kebijakan pemerintah khususnya pemerintah berusaha lakukan produksi enta dengan membuka ladang baru mengelola yang sudah tua agar produksinya maksimal menemukan sumber minyak dan gas yang baru oleh karena itu ini sangat-sangat kompleks dari hulu hingga hilir dari mulai  eksplorasi produksi sampai ke retribusi pengguna rumah tangga dan lain-lain," ujarnya. 

 

Selanjutnya  Tito menegaskan nah ini rantai yang panjang ini memerlukan kegiatan-kegiatan dukungan dari pihak kepolisian bidang keamanan Khususnya ,mulai kegiatan kita memberikan dukungan preventif sosialisasi bagi masyarakat agar semua langkah yang ada oleh SKK Migas dan BPH Migas ini mendapat dukungan dari publik."Kedua melakukan pengamanan preventif pengamanan objek-objek di hulu maupun di hilir yang  kita anggap penting di jaga secara fisik oleh anggota. Ketiga adanya masukan adanya langka-langka penegakan hukum bila terjadi pelanggaran-pelanggaran penyalagunaan, gangguan-gangguan dalam rangka baik di hulu diproduksi maupun di hilir di distribusi," tegasnya.

 

Untuk itu, Tito menjelaskan hal yang sangat penting besar sekali bagi bangsa kita. Kalau seandainya produksinya bisa meningkat bagus  untuk konsumsi dalam negeri saja kalau bisa ditemui dalam negeri saja ditentukan otomatis tidak di korban kan bagi kita. "BBM tidak perlu di subsidi lagi karena apa sudah berhasil dipenuhi dalam negeri. Sehingga ini bukan berarti subsidi dicabut ini karena adanya stabilitas  antara sholat dengan demand. Ini kalau sudah memenuhi demand maka tidak perlu import. Tidak perlu import otomatis biaya BBM Subsidi bisa dipakai untuk kepentingan yang lain oleh pemerintah," jelasnya.

 

Seiring dengan itu, Tito merincinya Struktur tentang Pendidikan . "Nah kita lagi stragel untuk meningkatkan produksi dan mengamankan produksi tepat sasaran. Kalau dua ini dilaksanakan maka beban kepada pemerintah APBN akan berkurang kita memiliki ketahanan nasional di bidang Energi BBM otomatis juga bisa menyentuh kebutuhan masyarakat," rincinya.  

Ditempat yang sama, Kepala SKK Migas, Amien Suharyadi : Jadi sejak 2004 perkara-perkara atau gangguan bisa terkendali sekarang . "Mungkin kalau dulu ingat pencurian dari Pipa minyak Pentino Sumatera Selatan  dilakukan secara besar-besaran sekarang sudah tidak ada," ujarnya

Disamping itu. BPH Migas, Dr Ir M. Fanshurullah Asa M T  mengatakan Data BPH Migas kerja sama Kepolisian dengan BPH Migas sejak 2013 ada 3.051 kasus yang bisa diselesaikan dan ada 17,5 Juta liter dan potensi kerugian lebih kurang 150 Miliar itu yang bisa di amankan. "Ini data dan kita punya ke optimisan dan ini bisa ditingkatkan sehingga uang subsidi BBM yang diberikan baik subsidi Solar dalam petugas an betul-betul merasa sehat. Tadi dibantu dengan 450 Ribu oleh Bapak Polisi yang ada," ungkapnya. ( vk)

Tuesday, 18 September 2018 13:27

 

 

JAKARTA(KORANRAKYA.COM)Presiden Joko Widodo kembali mengajak seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Ia mengatakan, momen Asian Games yang lalu menjadi bukti bagaimana persatuan dapat menjadi penopang kesuksesan para atlet menuju kesuksesan.

 

“Coba lihat Asian Games, ingat _lho ranking_ ke-4. Kalau kita bisa _ranking_ 4 itu luar biasa. Kembali lagi tak berpikir suku saya, agama saya apa. Saat itu atlet berpikir ini untuk Indonesia,” kata Presiden dalam sambutannya pada Pembukaan Musyawarah Nasional Pertama Persatuan Umat Buddha Indonesia di Istana Negara, Selasa, 18 September 2018.

 

Menurut Presiden, apabila semangat persatuan itu terus kita jaga dan tunjukkan, bukan tidak mungkin Indonesia akan mampu melesat lebih jauh di semua bidang.

 

“Kalau kita bersatu, rukun, bangsa kita bisa melompat, tapi saya sering lihat energi kita habis untuk hal-hal enggak tentu,” ucapnya.

 

Oleh sebab itu, Presiden mengimbau agar persatuan harus terus kita jaga karena keragaman, kemajemukan dalam hal agama, adat, dan tradisi merupakan anugerah dan kekayaan Indonesia.

“Karena aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, kerukunan dan persaudaraan. Oleh sebab itu saya mengajak pada kita semua untuk terus merawat, menjaga, persatuan dan kesatuan di antara kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” ujar Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar masyarakat. Jangan sampai kontestasi politik mengakibatkan retaknya persaudaraan.

 

“Sekali lagi saya perlu mengingatkan kembali kita perlu hidup rukun, saling membantu, menolong bukan hanya untuk kelompok kita tapi untuk seluruh bangsa Indonesia,” ungkap Presiden.

Dalam acara tersebut, tampak hadir di antaranya Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan anggota Dewan Pengarah BPIP Sudhamek AWS.(eas)

Tuesday, 18 September 2018 13:11

JAKARTA(KORANRAKYATCOM)TNI Polri gelar operasi mantap Brata di Monas menyatukan keamanan gabungan TNI Polri. Ini dilakukan untuk menjaga Netralitas TNI Polri untuk,mengawal Pilpres dan Pileg 2019.

Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian ditemui usai gelar apel Mantap Brata di Monas , Selasa(18/9)2018 mengatakan  rekan-rekan sudah menyaksikan bersama hari ini kita melaksanakan apel dalam rangka menandai Operasi yang kita sebut  operasi kepolisian  terpusat mantap Brata yang tujuan mengamankan Pemilu 2019. "Apel ini dilaksanakan serentak diseluruh Indonesia di Provinsi, Kabupaten dan berlanjut sampai ke Kecamatan tingkat Polres dengan Polsek dan Koramil. Semua saya dorong bersama Bapak Panglima TNI untuk melakukan kegiatan ini," ujarnya.

Selanjutnya, Tito menegaskan tujuan apa untuk kita bangun mempersiapkan dan mengatisipasi berusaha mesukseskan Pemilu 2019. Pemilu ini saya sampaikan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya Pilpres dan Pileg serempak. Pilegnya sampai ke daerah-daerah dan kepala Daerah. Sehingga jadi konteksasi  bagi tingkat nasional  dan terjadi juga konteksasi di daerah dapil masing-masing oleh karena itu kita tidak ingin underistimed , biasanya Pilpres kita hanya mengamankan  dalam skala naional di tempat yang besar.  Disini tidak dan Dapil-dapil itu bertanding sendiri satu partaipun bertanding dan.antar partai bertanding untuk bisa menembus 4 persen oleh partai mendapat trashol .  "Kita lihat ketatnya pertarungan ini. Oleh karena.itu Polri dan.TNI sepakat untuk.menggelar operasi   berlangsung pada tujuh hari mulai pada 20 September sampai dengan 20 Oktober 2018 kenapa sampai bulan.Oktober 2018. Pengamanan sdampai.pelantikan nantinya cukup panjang operasi pengamanan ini melibatkan hampir 300 Ribu personil Polri dan TNI serta unsur-unsur lainnya," tegasnya.

Dikatakan Tito tentu strategi utamanya membangun sinergi antar Stecholder terkait seperti Ketua KPU ada disini ,Bawaslu kemudian Polri TNI tokoh-tokoh masyarakat dan dia juga kita minta memberikan pesan-pesan yang mendinginkan jangan memanaskan. "Hal ini juga ada Wakil Ketua Komisi III Pak Trimedya Panjaitan merah tidak melambangkan partainya kebetulan.saja beliau hobby.dengan warna merah. Beliau datang kesini sebagai Wakil Ketua komisi III," jelasnya.

Lebih lanjut, Tito menandaskan kemarin kita juga sudah melakukan langkah-langkah untuk menjamin netralitas. "Terutama saya dengan pak Panglima sudah melakukan safari ke semua wilayah menekan ini dan teman-teman paham." Sistem komando dan sistem management Polri dan TNI sama satu komando Bapak TNI. Kalau Kapolri komando secara Nasional," tandasnya

Selanjutnya, Tito menambahkan Kami berdua safari keseluruh wilayah-wilayah menekankan dan sekaligus memberikan warning diantaranya mengeluh  mengnai surat-surat. "Bapak Panglima  mengeluarkan banyak sekali surat-surat edaran dan dari Polri juga ada surat-surat edaran tapi sampai detail sekali tidak boleh ikut dalam kampanye kecuali ikut mengamankan," tambahnya.

Sementara itu, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan sama TNI Polri kebetulan Pak Kapolri dan Saya juga melakukan Safari di beberapa Kotama di daerah diseluruh jajaran untuk menekankan bahwa pentingnya netralitas TNI Polri dan itu pun ditindak lanjuti dengan pemberian perintah harian dan perintah harian itu ada 11 point untuk TNI dan kita serahkan masing-masing kepada prajurit yang ada di lapangan." TNI Polri sama satu komando bahwa namanya perintah kalau sudah perintah ada kosekuensinya disitu adalah kosekuensi disiplin prajurit sehingga penekanan ini kita sampaikan," ujarnya..

Seiring dengan itu , Hadi menegaskan apabila ada dan anda tindakan yang diberikan oleh dinas sehingga yakinlah awal sinergisitas TNI Polri itu akan terjaga dan kita memberikan contoh semuanya. "Disamping itu juga kami minta pengawasan pada prajurit TNI apa bila dilapangan ditemukan adanya indikasi awal melanggar netralitas maka silakan lapor pada Humas atau Kapuspen TNI , kita tanggapi langsung dan kita tindak. Itu akan tegas dari Panglima TNI," tegasnya.( vk)

Monday, 17 September 2018 01:16

JAMBI(KORANRAKYAT.COM) KapolrestaJambi Lakukan kontra rationalise dengan cara mensosialisasikan kemasyarakat,dimotori oleh Babinkantibmas yang digelar secara rutin.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Fauzi Dalimunthe ketika temui di Mapolresta, Rabu(12/9)2018 mengatakan kegiatan kontra radikal atau dari setahun, terkait dengan maraknya masyarakat yang sudah terpapar. "Kegiatan yang konkrit yang kami melaksanakan ada kegiatan penyuluhan, kegiatan-kegiatan Preentif dan kegiatan Previntif tentunya manakala mendapat informasi ada didaerah ataupun menunjuk seseorang disitu kita masuk," ujarnya.

Selanjutnya, Fauzi menjelaskan  terutama Babinkantibmas yang ada digaris terdepan dimasing-masing kelurahan dan ada 62 Kelurahan dan ada 62 Babinkantibmas di Wilayah Polresta Jambi melakukan penyuluhan."Tak lupa juga melaksanakan go to scholl, kegiatan yang melibatkan ceramah , penyuluhan kepada anak sekolah , baik di tingkat SMP dan SMA maupun Universitas yang ada disini itu kegiatan  yang kami lakukan dan walaupun sedikit , kecil yang kami monitor terkapar itu juga memberikan efek sehingga yang lainnya bisa memahami kegiatan radikalisasi sangat bahaya bagi negara dan diri sendiri," jelasnya.

Dari pantauan selama beberapa hari dilakukan di Jambi, dilakukan FGD di SMP 5 Jambi dan SMP 9 di Kota Jambi berjalan lancar. Didalam pertemuan dilakukan sosialisasi kepada para siswa dan siswi agar paham semua kegiatan radikalisme yang dapat memberikan rasa takut.

Sementara itu ,Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Jambi, Ihsan Spd ketika dtemui di SMP 5 Jambi mengatakan jadi disini pemahaman siswa kami apa itu makna teroris. Yang pertama kami mendapatkan penjelasan Babinkantibmas kami tentang terorime itu sendiri. "Kemudian dari pihak sekolah juga menyampaikan mata pelajaran PPKN misalnya, dari pelajaran IPS itu masalah terorisme," ujarnya.

Ketika ditanya bagimana caranya agar siswa SMP ini mudah memahami, Ichsan menandaskan  Bisa jadi dari media-media yang ada, contoh yang mereka buat semua itu yang sifatnya merusak, menghancurkan dan membunuh sehingga anak kami bisa memahami dengan mudah makna terorisme itu sendiri."Secara kurikulum belum ada tetapi di materi pelajaran itu saja ada yang berkaitan dengan masalah ini ada mata pelajaran tertentu misalnya sejarah, mata pelajaran PKN, mata pelajaran agama karena sekarang ada kurikulum yang terintegrasi," tandasnya.

Lebih lanjut, Ichsan menjelaskan Hal-hal yang mendasar sering dimasukan disitu dan dibahas sehingga anak-anak paham apa yang dimaksudkan dengan terorisme atau gerakan radikal dan pemahaman yang lain juga begitu. " ini menjadi perhatian sehingga dapat di atasi," jelasnya.

Ditempat yang sama, Siswa SMP 5 , Kelas 9 F Titanya Meldy mengatakan tadi pas dijelaskan sedikit paham. "Ancaman kepada masyarakat dan lingkungan. Ancaman yang mengancam penduduk ,atau rakyat," ujarnya.

Ketika ditanya apa ada ditelevisi bagaimana adik bisa memberikan penjelasan, Titanya menandaskan

Dengan menjaga pergaulan dan sudah itu , jangan menyebarkan hal-hal tak positif."Ada pelajaran teroris jangan sampai kita terkena Hoax yang tidak benar itu," tandasnya. ( vk)

Monday, 17 September 2018 00:57

JAMBI(KORANRAKYAT.COM)Polda Jambi melakukan Deradikalikasi dalam 3 langkah  diawali tindakan prefentif sehingga dapat memberikan pemahaman bagi masyarakat.

Selanjutnya dilakukan langkah kontra radikal yang dilakukan di Polda Jambi?

Kapolda Jambi ,Irjen. Pol. Drs. Muchlis A.S., M.H ketika ditemui di SPN Jambi, Rabu (12/9)2018 mengatakan upaya langkah langkah yang kita lakukan dalam rangka Deradikalisasi kita di Polda Jambi yang petama melaksanakan kegiatan preentif , kita sudah lakukan sosialisasi sampai ketingkat daerah baik itu dalam bentuk ceramah ceramah ke sekolah- sekolah ,keperguruan tinggi kemudian ke tokoh tokoh masyarakat ,kemudian lembaga lembaga sosial berupa upaya untuk bagaimana caranya Polda Jambi bersama masyarakat bersama- sama untuk mencegah radikalisasi kelompok-kelompok ekstrim yang ada di Jambi ."Itu masuk kedalam bidang sosial  kemudian kemasyarakatan termaksud juga ke tempat tempat yang basis- basis," ujarnya.

Selanjutnya, Muchlis menegaskan  Nah terhadap basis basis yang sudah terdeteksi merupakan data hasil monitoring daripada satgas satwil penanganan teroris di Jambi yang berada disumbaksel terhadap target yang sudah ditentukan kita lakukan pemantauan secara melekat kegiatan mereka setiap hari apakah ada kegiatan yang mengarah ke upaya upaya yang mengumpulkan bahan bahan yang di gunakan kepentingan itu itu kita lakukan pendeteksi yang dilaporkan setiap hari ke pada Kapolda dan ini dilakukan berdasarkan surat perintah satgas yang di bawahi oleh Polda melibatkan unsur dari Reskrimum kemudian Densus 88 Sumbagsel kemudian dari Intelejen dari Binmas lagi negosiator. "  Semua bersama sama dan data ini setiap hari diupdate dan kita laporkan kepada pimpinan," tegasnya .

Untuk itu, Muchlis menjelaskan yang ke tiga manakala sudah mengarah ke pada tindakan deskruptif yang terjadi di Polsek Marasebo pada waktu lalu itu langsung kita lakukan pengejaran dan bahkan kejadian kira kira pukul 13.00 siang anggota Polsek Marasebo di serang oleh pelaku an Anwar Sadat dengan menggunakan Parang , dua anggota kita luka luka langsung kita lakukan pengejaran ditangkap dalam hal pengejaran kurang lebh 4 jam kita temukan." Saat ini yang bersangkutan sedang dalam proses pengadilan," jelasnya.

Lebih lanjut, Muchlis menandaskan kemudian yang berikutnya sempat juga ada beberapa indikasi teror teror yang di lakukan terhadap mako-mako termaksud juga Polsek jajaran kita sudah lakukan kesiapsiagaan dengan menggunakan penjagaan secara berlapis, jadi ada penjagaan di markas dan ada penjagaan di luar jadi makala ada tindakan yang mungkin akan menyerang baik personel maupun anggota itu juga dilakukan penindakan bersama sama." tandasnya.

Jadi, Muchlis  menambahkan yang ke dua untuk tugas operasionil lapangan kita gunakan sistem body system, jadi kalau anggota menjaga di satu tempat di belakang ada yang berpakaian preman saling melindungi ini upaya upaya kita untuk mencegah jangan sampai ada korban korban berikutnya."  Kemudian seluruh jajaran kepolisian Polda Jambi terutama di Markas komando kita lakukan sistim berliku dengan menggunakan apakah itu trafic corn apakah menggunakan security berir itu untuk mencegah dan menghambat apabila ada serangan terhadap kantor Polri," tambahnya. (vk)

Tuesday, 11 September 2018 09:36

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Maraknya aksi ceramah-ceramah  yang terus bergululir, diharapkan dihimbau Alim ulama dan tokoh agama dan tokoh  masyarakat dapat memberikan ceramah yang menyejukkan memberikan pedoman dan arahan bagi umat untuk berbuat baik serta mengarah pada kedamaian.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjend Pol Setyo Wasisto ketika ditemui di Mabes Polri, Senin(10/9)2018 mengatakan saya menghimbau kepada Alim ulama ,  Tokoh agama ketika memberikan ceramah ini yang menyejukkan, yang  memberikan kesejukan, memberikan pedoman dan arahan tentunya umat berbuat lebih baik." Jadi, himbauan saya kepada Alim ulama dan Tokoh-tokoh agama mari membawa umat kepada kesejukan arah kedamaian. Saya tidak menyebutkan satu persatu tetapi secara umum," ujarnya.

 

Ketika ditanya jadi ini himbauan secara nasional, Setyo menegaskan Ya, saya berharap memang Alim ulama berperan penting ,karena Alim ulama perannya penting sekali untuk membawa umat ke damaian, ke arah kesejukan." Ini yang paling penting," tegasnya.

 

Saat ditanya apa benar Ustad Somad lagi diperiksa di Polda Riau, Setyo menjelaskan Ya, ini saya minta data tetapi datanya belum dikirim, sampai sekarang belum dikirim. "Okey saya berharap untuk  mendapatkan informasi-informasi yang beliau katanya di intimidasi. Pak Kapolri sendiri saja sudah mengatakan kalau beliau di intimidasi agar  lapor ke Polisi  kami bisa melayani beliau dan bisa melindungi beliau," jelasnya.

 

Ketika disinggung Polri akan buat Satgas untuk memantau cerama- ceramah, Setyo merincinya engga ini adalah normatif saja semua sudah  ada tugas-tugas masing-masing. "Polri sudah dibagi tugasnya mulai dari Preentif, Preventif, Represif jadi tidak ada dibentuk satuan tugas yang  baru . Tetapi ada satuan tugas Nusantara tentunya bekerjasama dengan Alimulama, tokoh masyarakat, tokoh adat yaitu menjadi penyejuk. Kami ingin menjadi penyejuk, oleh karena itu yang saya sampaikan ulama dan tokoh agama tokoh masyarakat itu penting untuk menyejukanlah, Situasi panas terus kan kasihan masyarakat," rincinya

 

Terkait pemeriksaan di Riau, Setyo menambahkan sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi  hanya dari Riau saja yang katanya ada informasi di Riau." Secara prinsip tidak ada masalah, tetapi yang kita harapkan jangan memprovokasi umat untuk mengarah pada satu tindakan-tindakan yang melanggar hukum itu saja," tambahnya. (vk)

Friday, 07 September 2018 14:25

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan Narkotika Nasional(BNN) pemusnahan 2.223,5 gram Sabu, 24.819 butir Ekstasi, 37.408 juli liter Prekusor cair, 6.122 gram Prekursor serbuk dan 201.760,80 gram Ganja dari 10 kasus di Halaman Kantor BNN, Cawang Jakarta Timur.

Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Heru Winarko sebelum pemusnahan, Jumat (7/9)2018 mengatakan hari ini Badan Narkotika Nasional(BNN) akan melakukan  pemusnaan barang bukti-barang bukti  ini  lengkap ada  shabu, Prekusor , ganja  dan disini juga saya didampingi oleh Kejaksaan dari  Direktorat Narkotika, juga ada dari BNN Deputi Huker karena disini kita lihat ada barang-barang  merupakan masukan dari luar."Total barang bukti yang dimusnakan  adalah sebanyak 2.223,4 gram Shabu , Ekstasi  MDMA  sebanyak 24.819 butir, Prekusor cair untuk membuat narkotika sebanyak 37.408 Mili liter, prekusor berbentuk serbuk 6.122 gram dan ganja seberat 201.760,80 gram," ujarnya .

Selanjutnya, Heru menegaskan

Ini berasal dari kasus produksi sahbu perumahan di Majene berapa minggu lalu kita ekspos di BTN Griya Pesana Lembang, Majene Sulaweasi Barat." Tesangka ada 4 SW alias Wahyu L(29), JU (44), Ha(43), LL alias Lubis(55) sebanyak prekusor cair 37.720 mili liter dan prekusor serbuk  sebanyak  6.170 gram ," tegasnya.

Heru menjelaskan  Kasus ekstasi asal perancis kantor Pos Pasar Baru  Jakarta Pusat mengamankan  berinsial FS 2.932 butir MDMA. Kasus ekstasi asal Belgia perumahan Griya Cinerw 2 Depok tersangka I sebanyak 3.444 butir ekstasi. "Lalu selanjut kasilus ke 4 adalah ekstasi di kampung Cilodong Wates Di Satya Bogor. Tersangka ada 2 MI dan SZ. Barang.bukti 95.40 gram Shabu. Kasus ke 5 Ekstasi LP Cipinang  Jalan kebun Bawang Tanjung Priok. Tersangka saudara FS di Cipinang.dan saudara KA barang bukti sebanyak 3.019 butir Ekstasi," jelasnya.

Lebih jauh, Heru merinci Ke 6 kasus Ekstasi  melalui  cargo di Bandara, kantor pos udara area cargo Bandara Soekarno Hatta. Tersangka SP DPO dan Barang bukti saudara SP 3.080 butir Ekstasi. Kasua Shabu baru di Riau dan ini perna kita ekspos juga TKP dihalaman pakai Hotel Jema Graha jalan hotel  Shabrina. "Tersangka ada 5 saudari R. Saudara IR, saudara W dan saudara M. Barang bukti.juga hari.ini 140 gram.shabu 10.478 butir Ekstasi. Ke 8 kasus7 karung Ganja kantor Pos.Tanggerang tersangkanya saudara R,saudara Y ,  barang.bukti.sebanyak 98.732,50 gram dan 1 Gram Ganja," rincinya.

Seiring dengan itu, Heru menambahkan Ke.9 kasus Banda  Aceh  Jalan Manjangan I, Pondok Ranji. Ciputat Timor.Kota Tanggerang. Tersangka inisial D alias Batak barang bukti 103.436,30 gram ganja."Terakhir kasus ekstasi melibatkan napi di Tanggerang TKP kantor Pos baru Jakarta Pusat . Tersangka D dan saudara  Y napi lapas kelas Tanggerang. Barang bukti sebanyak 1 Yuter ekstasi. Itu yang akan.kia musnakan.pada hari ini karena berkas sudah diterima di Kejaksaan Jakarta  dimusnakan," tambahnya. ( vk)

Entertaiment

Face Book Galleries

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  – ASUS Indonesia secara resmi mengumumkan tanggal perilisan smartphone gaming...
   SURABAYA(KORANRAKYAT.COM)  Perjalanan panjang koranrakyat yang berdiri sejak 9 Februari 2002 sudah cukup lama...
    LAMONGAN (KORANRAKYAT.COM)  Selepas menghadiri acara di STIKES Muhammadiyah Lamongan, Presiden Joko Widodo...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Mengatasi para pelaku yang meminum air rebusan pembalut wanita , Badan Narkotika Nasional...
    JAKARTA,(KORANRAKYAT.COM)- Proses Pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Agung terus berlanjut, kini akhirnya...
      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Serah terima Kadiv Humas Polri Irjend Pol Setyo Warsito...
      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Terkait dengan adanya rencana pelaksanaan reuni...
      Koranrakyat, Jakarta  Dalam KTT ke-21 ASEAN-Jepang, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya ASEAN...
    SINGAPURA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyambut baik perkembangan dari proses perdamaian di...
    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610...

Ekonomi News

  •  

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar

     
  •  

     

    BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di

     
  •  

    *Presiden Harap Ajang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Promosikan Produk Unggulan Indonesia*

     

     
  •  

    JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula

     
  •  

Malang Raya

Rendra Bupati Malang Ditahan