Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Sekda Jatim Tinjau Exchange Center Jatim di Tianjin
Last Updated on Dec 09 2017

Sekda Jatim Tinjau Exchange Center Jatim di Tianjin

TIONGKOK(KORANRAKYAT.COM) Sekretaris Daerah Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Soekardi membuka pusat promosi investasi, dagang, dan pariwasata Jawa Timur atau Exchange Center Jatim di European Trade Center, Tianjin (ECJT) Tiongkok. Pembukaan ini menandai ditempatinya lokasi baru ECJT Jawa Timur dari...
Jendral Hadi Tjahjanto Arek Malang  Jadi Panglima TNI
Last Updated on Dec 09 2017

Jendral Hadi Tjahjanto Arek Malang Jadi Panglima TNI

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Pelantikan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 8 Desember 2017 sekira pukul 17.00 WIB.   Hadi Tjahjanto dilantik...
Kapolres Banjar Adakan FGD Anti Radikalisme
Last Updated on Dec 09 2017

Kapolres Banjar Adakan FGD Anti Radikalisme

BANJAR, KORANRAKYAT.COM- Polres Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, mengadakan  Forum Group Discotion (FGD)  anti radikalisme. Kapolres Banjar, AKBP Pol Takdir Mattanete , Selasa (28/11) 2017 mengatakan  jadi Polres Banjar  baik kita ini yang  adalah kegiatan rutin yang kita lakukan baik...
Buntut Pemukulan Polisi Terhadap Wartawan di Timika Kasusnya Di Proses Propam
Last Updated on Dec 09 2017

Buntut Pemukulan Polisi Terhadap Wartawan di Timika Kasusnya Di Proses Propam

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Adanya pengeroyokan  pemukulan dan pemukulan terhadap Saldi Hermanto   salah satu wartawan di Timika yang diduga dilakukan 6  oknum anggota Sabhara . Kasusnya  diproses Propam dan dilimpahkan ke Bareskrim.Sedangkan  6 oknum itu juga laporkan wartawan terkait UU...
Di Banjar Polisi Urusi Pertanian
Last Updated on Dec 09 2017

Di Banjar Polisi Urusi Pertanian

  BANJAR,(KORANRAKYAT.COM)- .Babinkamtibmas  membuka lahan dengan menanam tanaman Hilikultura  Cabe, Semangka  diawali dengan setengah hektar hingga 8 Hektar dengan modal awal gaji sendiri selama 3 bulan. Kini sudah ada 5 Kelompok tani yang anggota 120 orang.           Kapolres...

Seputar Dunia

  •  
    Presiden Jokowi : ASEAN dan India Generator

     

    MANILA(KORANRAKYAT.COM) ASEAN dan India memiliki potensi yang sangat besar yakni pasar bersama

     

Redaksi

Redaksi

Saturday, 09 December 2017 09:19

TIONGKOK(KORANRAKYAT.COM) Sekretaris Daerah Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Soekardi membuka pusat promosi investasi, dagang, dan pariwasata Jawa Timur atau Exchange Center Jatim di European Trade Center, Tianjin (ECJT) Tiongkok. Pembukaan ini menandai ditempatinya lokasi baru ECJT Jawa Timur dari sebelumnya berlokasi di Italian Village.

"Kita berharap dengan lokasi baru ini, produk-produk Jawa Timur lebih banyak lagi bisa penetrasi di Tiongkok," ujar Sekda Akhmad Sukardi, Sabtu (9/12).

Salah satu strategi yang diterapkan Pemprov Jatim untuk mencapai langkah tsb, lanjut Sekda Jatim ini, diantaranya penggunaan strategi komparatif, bukan kompetitif, yakni optimalisasi penetrasi produk-produk yang tidak ada di China seperti buah-buahan tropis dan berbagai produk seperti furniture.

Peegembangan Ekonomi Mitra Kerjasama

Pemindahan lokasi ECJT ke European Center sesuai dengan kebijakan Pemerintah Kota Tianjin yang menempatkan kantor-kantor perwakilan mitra kerjasamanya di satu tempat strategis guna lebih menunjang pengembangan ekonomi mitra-mitra kerjasama Tianjin, termasuk Jawa Timur.

European Trade Center merupakan supermall di Tianjin yang mengkhususkan produk-produk impor seluruh dunia. Dengan pemusatan produk impor ini, memudahkan bagi masyarakat Tiongkok di wilayah utara seperti Kota Tianjin dan wilayah sekitarnya seperti Provinsi Hubei untuk mendapatkan produk-produk impor.

Rumah Makan Jatim di Tianjin

Selain ECJT, di Tianjin juga terdapat rumah makan Jawa Timur, yakni "Resto Batik". Resto yang bediri sejak dua tahun lalu berlokasi di No. 17, Huan Hu Zhong Lu, Hexi District, Tianjin.

Menurut Direktur Eksekutif ECJT, Mr. Jasper Ho, resto tsb mampu bertahan karena cita rasanya dapat diterima masyarakat Tianjin. Berbagai menu disajikan dalam resto ini, diantaranya gulai kambing, oseng-oseng tahu, oseng-oseng buncis, gurami asam manis. Tidak ketinggalan beberapa jenis krupuk Jawa Timur.(fd)

Saturday, 09 December 2017 02:52

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Pelantikan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 8 Desember 2017 sekira pukul 17.00 WIB.

  Hadi Tjahjanto dilantik menjadi Panglima TNI berdasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 83 Tahun 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI. Sebelumnya, Hadi disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat menjadi Panglima TNI usai menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi I DPR pada Rabu kemarin.Pria kelahiran 8 November 1963 tersebut sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) sejak 18 Januari 2017.

 Hadi mengawali karier sebagai pilot TNI Angkatan Udara di Skadron Udara 4 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur. Ia banyak menghabiskan waktunya di Skadron 4 Malang hingga menjabat Komandan Flight Ops "A" Flightlat Skadron Udara 32 Wing Udara 2. Pada 2010-2011, ia diberi tugas untuk menjabat Komandan Pangkalan Udara Adisumarmo, Solo, Jawa Tengah.

 Dirinya juga sempat menjabat Sekretaris Militer Presiden hingga 2016. Sebelum diangkat sebagai KSAU, Hadi menjabat Irjen Kementerian Pertahanan.Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dan jabat tangan yang dimulai dari Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri untuk kemudian diikuti oleh sejumlah tamu undangan yang hadir.(eas)

 

 

 

 

 

 

 

.

Saturday, 09 December 2017 02:39

BANJAR, KORANRAKYAT.COM- Polres Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, mengadakan  Forum Group Discotion (FGD)  anti radikalisme. Kapolres Banjar, AKBP Pol Takdir Mattanete , Selasa (28/11) 2017 mengatakan  jadi Polres Banjar  baik kita ini yang  adalah kegiatan rutin yang kita lakukan baik ditingkat Kabupaten dalam hal ini adalah Polres melakukan  Forum Grop Discotion(FGD)   juga selain juga ditingkat Kabupaten sebenarnya  pada tingakat level Provinsi dan yang paling sering di level Polsek atau Kecamatan ini lebih menyentuh karena langsung melibatkan tokoh-tokoh masyarakat ,tokoh agama bahkan bahkan sampai pada pengurus-pengurus masjid. “Jadi Babin-babin langsung bersentuhan dengan para masyarakat. Kegiatan ini terus kita dengungkan dan terus kita lakukan bahkan  spanduk kita sebarkan sampai kepelosok-pelosok dan kita bagaimana caranya dengan berbagai caranya bisa benar-benar menyakinkan bahwa NKRI adalah harga mati ini adalah yang kami selalu laksanakan,” ujarnya.

 

        Jadi pemetaan disini walaupun disini terbilang kecil, Takdir menegaskan disini kota Martapura Kabupaten Banjar disebut sebagai kota Serambi Mekah  kota Santri,disini kita selalu menyampaikan bahwa paham-paham radikalisme ini  tidak identik dengan satu agama. “Jadi radikalisme bisa siapa saja bisa menjadi bibit dan menimbulkan paham radikalisme . Dengan pesantren sekolah-sekolah ini kita tangkal sejak dini mulai dari anak-anak bahwa kegiatan-kegiatan paham radikalisme bias melalui dalam bentuk apa saja. Ini yang paling kita sering rangkul tokoh-tokoh agama,tokoh-tokoh masyarakat untuk bersama-sama dengan pemerintah untuk bisa menangkis paham radikalisme karena kita walaupun kota aman tetapi kita tidak boleh understimit kita tetap harus waspada. Itu yang selalu kami lakukan,” tegasnya.

 

          Menyinggung Potensinya, Takdir menejaslan sampai saat ini alhamdulilah potensi untuk paham radikalisme semua ini kita nyatakan misalnya bibit radikalisme tidak kita temukan dan kita berharap kota Banjer selalu dalam keadaan aman.” Namun tetap saja waspada dan terus bekoordinasi dengan masyarakat secara baik,” jelasnya.

 

       Ditempat yang sama, Wakil Ketua Satgas BNPT, Didit Aliasyah Mahadi : FKPT adalah kepanjangan dari Badan Nasional Penanggulangan Teroris(BNPT) program-program yang dilaksanakan dalam upaya pencegahan pahan radikalisme dan terror pertama kita lakukan sosialisasi. Kemudian bersinergi dengan aparat keamanan, dengan Polda , Korem ,dengan Kabinda dan dengan aparat keamanan lainnya.” Kegiatan kita yang riil ditahun 2017 adalah ada beberapa   kegiatan kita sosialisasi kepada masyarakat melalui tokoh masyarakat, tokoh pemuda  dan kemudian kepada Alim Ulama, Kepala Desa, Tokoh-tokoh Pemuda dan Wanita,” ungkapnya.

 

        Didit menandaskan  dalam rangka untuk dalam rangka seni budaya ,ekonomi Kita meibatkan para pemerhati seni upaya kita merangkul supaya membangun untuk mengantisipasi terhadap paham radikalisme dan terorisme. “Tadi kita baru melakukan kerjasama dengan UNLAM ,UIN,  RRI dan TVRI untuk pencegahan paham radikal ini. Begitu juga BNPT membentuk di Kalimantan Selatan ini ini aaclah duta damai, dimana Duta Damai ini kontra propaganda di dunia maya untukmembanjir kontain-kontain positif untuk  antisipasi terhadap berita-berita Hoax,” tandasnya.

 

           Seiring dengan itu, Dewan Kemakmuran Masjid Salita, Holid Achmad Talib  menegaskan  kami dari pengurus Masjid Salita Soleh sebagai ketua Radio Gema Madina berada dI Kabupaten Banjar dan kami senang sekali diadakan Forum Group Diskusi sebagai Forum Silaturahmi aparat Kapolres Banjar dan kemudian dari Kesbangpol Provinsi juga dari seluruh Jajaran pemerintahan di Kabupaten Banjar ini merupakan sesuatu yang membahagikan bagi kami karena berkaitan dengan NKRI. “Ini kami dari Masjid pada Dai Ustad dan kami juga menyuarakan di radio untuk menjaga umat  islam ini terhidar dari namanya paham-paham rerorisme,” tegasnya.

 

          Jadi, Holid menjelaskan  Kami terus mejelaskan sesuai dengan alquran dan alsuna bagaimana rasululah mencontohkan agar umar islam patuh dan tunduk pada pemerintah yang khusus di Indonesia adalah Pemerintah Republik Indonesia. “Jadi kita bersama-sama menjadi Persatuan dan Kesatuan bangsa Indonesia dan khsususnya umat islam di Indonesia. Dan Forum ini membahagiakan bagi kita selalu pengurus masjid dan seluruh Kabupaten Banjar kami berterima kasih bagi jajaran Kapolres Banajar, Kesbangpol Porvinsi dan seluruh yang sudah mengundang kami,”  jelasnya. (vk)

 

 

 

Saturday, 09 December 2017 01:53

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Adanya pengeroyokan  pemukulan dan pemukulan terhadap Saldi Hermanto   salah satu wartawan di Timika yang diduga dilakukan 6  oknum anggota Sabhara . Kasusnya  diproses Propam dan dilimpahkan ke Bareskrim.Sedangkan  6 oknum itu juga laporkan wartawan terkait UU ITE.

 

         Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjend Pol Setyo Wasisto ditemu di Komleks Mabes Polri, Rabu (6/12)2017 mengatakan itu sudah ditangkap dan sudah di proses oleh Propam, sudah diproses di serahkan ke Bareskrim. “Alasanya apa kenapa bisa memukul wartawan,  Nah itu faktor emosi anak muda , pada hal wartawannya sudah sering nongkrong di Polres juga. Wartawan senior disana. Ini yang melakukan disana anak-anak muda di Sabhara.Informasi dari Mimika , dia akan melaporkan balik   terkait dengan Undang-undang ITE,” ujarnya.

 

           Ketika ditanya apa benar ada ancaman senjata laras pajang, pasalnya wartawan diburuh dengan senjata laras panjang, Setyo menegaskan itu tidak boleh , kalau normatifnya dia tidak boleh.” Sama dengan siapa saja dengan masyarakat itu tidak boleh,” tegasnya.

 

           Untuk itu, Setyo menjelaskan karena senjata itu dilengkapi kepada anggota adalah digunakan untuk melaksanaka tugas dalam rangka memberantas kejahatan. Ancaman yang seimbang maka kita menggunakan senjata.” Kalau lawannya tidak menggunkan senjata artinya itu tidak seimbang. Kedua, pasti senjata itu digunakan berhadapan dengan pelaku tindak pidana. Kalau bukan pelaku tindak pidana, wartawan diancam begitu itu tidak boleh,” jelasnya. Menyinggung kalau dilaporkan balik, Setyo menandaskan nanti kita lihat, percaya Polri akan netral dan bertindak netral.” Wajibnya lah walaupun yang melaporkan anggota sendiri. Itu kan masyarakat bisa mengawasi.Ini sekarang sudah terbuka,” tandasnya. (vk)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Saturday, 09 December 2017 01:38

 

BANJAR,(KORANRAKYAT.COM)- .Babinkamtibmas  membuka lahan dengan menanam tanaman Hilikultura  Cabe, Semangka  diawali dengan setengah hektar hingga 8 Hektar dengan modal awal gaji sendiri selama 3 bulan. Kini sudah ada 5 Kelompok tani yang anggota 120 orang.

          Kapolres Banjar, AKBP  Takdir Mattanete  ditemui di lokasi pertanian, Selasa (28/11)2017 mengatakan kita berada di lokasi Kelompok Tani Bhayangkara Maju bersama,disini salah satu lokasi anggotanya ada 30 orang ada kelompok Petani maju bersama sudah ada 5 Kelompok Tani  sudah ada 120 anggotanya di Pimopin Babinkantibmas             Brigadir Kusin . “Ini awalnya ada adalah lahan yang suka jadi kebakaaran kemudian lahan ini dikelolah oleh kelompok Tani menjadi produktif dan alhamdulilah sampai saat ini ditanamin cabe, semangka dan holtikultura sangat bermanfaat bagi yang lain dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

 

          Selanjutnya, Takdir menegaskan Ini juga berkat dukungan dari Pemda Kabupaten Banjar yang sudah membantu beberapa fasilitas. Ini kita kembangkan dan mudah-mudahan semakin hari semakin maju. Awalnya hanya setengah hektar dan sampai sekarang sudah sampai 8 Hektar dikelolah oleh Brigadir Kusni bersama kelompok Tani.        “Hasilnya sudah dinikmati oleh Masyaraka, hasilnya ini sudah panen yang ke 3 kali dan rekan-rekan sudah melihat sudah panen ke 3 dan hasilnya untuk kesejahteraan untuk menambah biaya seharian untuk petani yang ada disekitar sini,” tegasnya.

 

             Ketika ditanya kenapa dipilih budi daya Cabe, Takdir menjelaskan Karena disini lahannya yang cocok dengan budidaya Holikultura, karena kalau untuk tanaman yang lain ini lebih subur seperti untuk tumbuh-tumbuhan cabe, semangka lebih besar dan kemarin kita melihat sendiri hasilnya sampai berton-ton sangat maksimal.” Modal awal dari mana, awalnya dari Brigadir Kusnin dari gajinya sendiri bahkan sampai beberapa kali menggadai gajinya supaya mendapatkan modal. Dan sekarang-sekarang kami bantu dari Polres , Pemda, dalam hal ini juga dapat bantuan Bupati  jadi pak Kusnin tidak berdiri sendiri yang artinya kita juga mensuport.  Hasil panennya dijual tidak hanya di Kalimantan Selatan bahkan dari Kalimatan Tengah mereka datang sendiri kesini mereka para pengepul membeli kesini,” jelasnya. 

 

            Ditempat yang sama, Babinkantibmas Desa Tungkaran, Polsek Martapura Kota, Polres Banjar, Brigadir Pol Kusnin  mengatakan  pasti berat tetapi kita kan bekerja sama-sama alhamdulilah hal yang berat laun menjadi ringan dan kita semua bahu membahu mengejakan serta pembuka lahan. “Ini kami selalu disibukan  pemadaman kebakaran makanya kami bekerja bersama-sama alhamduliah lahan yang jadi tempat Kebakaran alhamdulilah kita jadikan tempat pertanian,” ujarnya.

 

           Disinggung awalnya berapa luas yang dikelolah bapak, Kusnin menegaskan  awal lahan yang ada setengah Hektar, dimana lahan itu kita buka 1 Hektar dan baru kami merasakan hasilnya kemudian masyarakat tambah semangat lagi kemudian bergairah mengerjakan kita buka terus menerus sambal kita menjaga kebakaran dan sambal kita buka terus  sekarang sudah mencapai 8 Hektar dikelolah.“Modal Pribadi pada awalnya modal itu kami cari secara mumet juga ya kita ambil dari gaji kita karena masyarakat kan kita kerja anak istri di rumah memerlukan materi untuk menghidupkan keluarga. Bagaimana pun kita harus memenuhi kebutuhan mereka.  Dari Situlah kita berbicara kepada unsur pimpinan kami jadi dari situ selain dari gaji kami alhamdulilah para pimoinan antusias dan memperhatikan kepada kami yang akhirnya dibantu oleh para pimpinan dan terus terang daria Pak Kapolres Ikut membantu dan Pak Muspika alhamdulilah dari Pemda membantu dari Bibit sehingga akhirnya pembuka lahan dan penggarapan lahan ini sudah 8 Hektar,” tegasnya

 

 

              Ketika ditanya sudah berjalan berapa tahun, Kusnin menjelaskan pembukaannya sudah 1 setengah tahun Alasan awal membuka lahan ini ,alasan awal karena  kita sosialisasi lahan Kahutla kalau disibukan pemadaman api disini tanahnya agak ke gambut-gambutan akhirnya  rumput yang kering tidak ada artinya bisa terbakar sendiri . “Pemerintah kita yang sekarang yang digencar dari aparat kepolisian pemerintah daerah untuk mengsosialisasikan kepada masyarakat jangan membuka lahan dengan   mmbakar ataupun secara kebakaran yang murni bisa kita minimalisir,”jelasnya. Saat ditanya dari gaji yang kemarin dipakai itu berapa lama, Kusnin menandaskan gaji Yang kita gunakan penuh 3 bulan dan setelah kita menanam  tanaman Holtikultura ini umurnya dua bulan sampai 3 bulan, setelah itu kita dapatkan hasil . “Setelah 3 bukan yang pertama itu akhirnya tidak mengambil dari gaji kita. Gaji itu bisa hampir 90 persen lebih,” tandasnya. (vk)

Friday, 08 December 2017 16:36

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim berencana membeli kembali (buyback) sahamnya di pasar regular. Buyback saham ini dilakukan dalam rangka program long term insentif manajemen dan karyawan perseroan. Dalam aksi korporasi itu, bank Jatim  mengalokasikan dana Rp1,01 miliar yang akan dilakukan Kamis (7/12/2017).

        Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Bank Jatim Tbk, Soeroso usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) di kantor pusat Bank Jatim Jalan Basuki Rahmat, Rabu (6/12/2017). Dana untuk buyback ini, kata Soeroso, berasal dari saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya per Oktober 2017 sebesar Rp1,13 triliun.

          "Buyback ini kami lakukan secara berkesimbangunan. Akhir tahun lalu kami juga buyback senilai Rp1,2 miliar," katanya. Emiten berkode BJTM itu telah menunjuk PT Bahana Securities untuk melakukan pembelian kembali saham perseroan dalam periode yang sudah ditentukan itu.

           Nantinya, saham yang dibeli kembali akan masuk sebagai treasury stock perseroan. Sebelumnya BJTM juga pernah melakukan buyback saham di tahun 2015. Buyback saham di tahun ini sudah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai POJK Nomor 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Renumerasi Bagi Bank Umum. "Nilai saham Bank Jatim dari tahun ke tahun menunjukkan tren positif," ujar Soeroso.

           Alumnus jurusan ekonomi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tersebut mengungkapkan, hingga akhir periode Oktober 2017, harga saham Bank Jatim sebesar Rp695 per lembar. Artinya, harga saham Bank Jatim naik 61,87% sejak penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di 2012, di harga Rp430 per lembar saham.

Dari segi keuangan periode Oktober 2017, laba tercatat Rp1,13 triliun, naik 26,07% dibanding periode yang sama tahun lalu. "Untuk DPK (dana pihak ketiga) sebesar Rp48,01 triliun, tumbuh 16,72%," tandasnya.

                   Sedangkan dari sisi pengucuran kredit, lanjut dia, hingga Oktober sudah mencapai Rp31,10 triliun, tumbuh 4,67% dibanding periode yang sama tahun lalu. Soeroso optimistis, hingga akhir tahun ini kucuran kredit bisa tembus ke angka Rp32 triliun lebih atau tumbuh sebesar 8%.

"Angka pertumbuhan kredit 8% ini sesuai dengan proyeksi Bank Indonesia (BI). Awalnya, menargetkan kredit perbankan tumbuh di atas 10%, tapi karena situasi ekonomi agak kurang bagus akhir dikoreksi menjadi 7,5% hingga 8%," pungkas Soeroso.

             Di sisi lain, sebagai bagian dari peningkatan kinerja, Bank Jatim siap menjadi bank penerima setoran dana haji seiring pengalihan pengelolaan dana haji ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bulan depan. Salah satu yang disiapkan adalah virtual account seperti yang disyaratkan BPKH.

               Viirtual account adalah rekening virtual yang bisa digunakan untuk mengecek saldo simpanan dana haji para calon jamaah haji yang sudah menyetor dana awal pemberangkatan haji. "Sistem ini memberikan transparasi pada jamaah haji akan hasil investasi dari dana setoran awal yang dikelola oleh BPKH," kata Direktur Retail Konsumer dan Usaha Syariah PT Bank Jatim Tbk, Tony Sudjiaryanto.(luk)

 

 

Tuesday, 05 December 2017 23:11

Jakarta,Koranrakyat.com- Upaya menyelesaikan dan membahas kasus Ketua Fraksi Partai Nasdem Victor Laiskodat nampaknya terus berlarut-larut, oleh karena itu sejumlah pimpinan dan anggota Mahkamah Kehormatan Dewan ( MKD) mendatangi Bareskrim Polri. Mereka bertemu dengan pimpinan Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri untuk medapat kejelasan. Seperti diketahui, polisi tengah menyelidiki laporan terhadap Viktor atas dugaan ujaran kebencian melalui pidatonya.

Wakil Ketua MKD Syarifudin Suding  ditemui di Barerskrim Polri, Jakarta , Selasa(5/11)2017 mengatakan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak penegak hukum jika ada laporan terhadap anggota dewan yang berperkara dan juga dilaporkan ke MKD."Sama dengan saat ini kami konfirmasi beberapa hal ke bareskrim dalam kaitan kasus Viktor Laiskodat," ujarnya.

Selanjutnya, Suding menegaskan pihaknya juga telah menerima sejumlah informasi dari penyidik mengenai kasus Viktor. Informasi tersebut akan menjadi bahan bagi MKD untuk mendalami laporan yang masuk. Dalam waktu bersamaan, proses di MKD juga bergilir dengan meminta keterangan sejumlah saksi."Jadi bahan bagi kami untuk pendalaman terhadap beberapa keterangan-keterangan yang nanti akan dimintai, apa itu saksi maupun pihak terlapor. Pasalnya ,setelah info tersebut dikonfirmasi dengan keterangan saksi dan pelapor, nantinya MKD bisa menarik kesimpulan atas dugaan pelanggaran etika oleh Viktor,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Pol Panca Putra mengakakui, pihaknya menjelaskan proses penanganan mulai dari penerimaan laporan hingga penyidikan. Termasuk langlah-langkah yang ditempuh hingga saat ini."Terus kita lanjutan untuk membuat gelar perkara sehingga ini nanti tindak lanjutnya seperti apa sehingga bisa menyimpulkan tindak lanjutnya seperti apa," akuinya.

 Lebih lanjut, Panca menandaskan nantinya MKD akan menilai dari informasi yang diberikan apakah ada pelanggaran etika atau tidak.Penyelidikan di Polri dan MKD akan berjalan bersamaan. Saat ini, penyidik telah meminta keterangan 23 saksi dan ahli, termasuk ahli pidana dan bahasa."Kita tetap bekerja, mohon waktu. Kita akan tuntaskan proses penyelidikan ini dengan mempertimbangkan keterangan saksi-saksi, Dalam pidatonya, Viktor membahas soal pro-kontra Perppu Ormas dan menyinggung kelompok tertentu,” tandasnya.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, hal yang perlu diperhatikan adalah posisi Viktor sebagai anggota dewan. Pasalnya patut dipertimbangkan adanya hak imunitas sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3.”Dalam undang-undang tersebut disebutkan bahwa Pasal 224 ayat 1 mengatur hak imunitas anggota dewan, yakni anggota DPR tidak dapat dituntut di depan pengadilan karena pernyataan, pertanyaan, dan/atau pendapat yang dikemukakannya baik secara lisan maupun tertulis di dalam rapat DPR ataupun di luar rapat DPR yang berkaitan dengan fungsi serta wewenang dan tugas DPR,” ujarnya.

Sesuai perkembangan, Tito menjelaskan dengan demikian, Mahkamah Kehormatan Dewan berwenang menentukan apakah Viktor saat itu dalam rangka kerja atau tidak."Kalau kita lihat konteksnya ini, pembicaraan ini disampaikan pada rapat Nasdem yang ada di Kupang. Pertanyaannya adalah apakah dia dalam kapasitas sedang menjalankan tugas ke-DPR-annya? Kalau dia menjalankan tugas, maka mendapatkan hak imunitas," jelasnya.

Untuk itu, Tito merincinya jika MKD menyatakan bahwa Viktor berpidata dalam rangka menjalankan tugasnya, maka mendapatkan hak imunitas. Polri pun tak bisa melanjutkan proses hukum. Begitu pula sebaliknya."Kalau MKD mengatakan tidak, itu dalam kasus pribadi, tanggungjawabnya pribadi, tidak ada hak imunitas kepada dia, ya proses lanjut," rincinya.

Pasalnya ini terjadi karena Viktor dilaporkan oleh Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP PKS Zainudin Paru dan empat orang lainnya terkait pidato yang bersangkutan pada tanggal 1 Agustus 2017 di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Ujaran Viktor dinilai menimbulkan masalah serius, karena berbau ujaran kebencian dan permusuhan. Pada pidato itu, lanjut dia, Viktor menyebut ada empat partai yang menolak Perppu Ormas dan pendukung khilafah.

Menurut dia, tudingan Viktor sebagai fitnah yang keji dan tidak mendidik. Pihaknya menyayangkan ujaran kebencian itu justru keluar dari mulut seorang pejabat negara sekaligus anggota DPR dan berasal dari partai pendukung pemerintah.(vk)

 

Saturday, 02 December 2017 10:27

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Adanya dugaan  aliran radikalisme dan aksi teroris yang mengancam keamanan tetap menjadi prioritas pihak keamanan pasalnya pulau kalimatan menjadi pintu masuk. Seiring dengan itu terus dilakukan pendekatan dan dialog dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemeritah daerah sehingga masyarakat paham yang mampu melakukan penangkalan secara cepat sehingga dapat berakitifitas secara aman.

        Wakapolda Kalimantan Selatan , Kombes Pol Nasri SIK ketika ditemui di Mapolda Kalimantan Selatan, Selasa(28/11) 2017 mengatakan sebagai gambaran , saya perlu gambarkan kondisi Provinsi Kalimantan Selatan dimana Provinsi Kalsel posisinya cukup strategis di Pulau Kalimantan karena berada ditengah- tengah pulau Kalimantan yang langsung berbatasan dengan Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.” Disamping itu juga infrastruktur di Kalimantan Selatan ini cukup lengkap, dimana tersedia sarana transportasi udara ada tiga transportasi udara di Banjarmasin, Tanah Bumbu dan Kota Baru. Dimana   sarana transportasi dimungkinkan juga dapatkan dimanfaatkan untuk keluar dan masukannya orang ke Wilayah Kalimantan Selatan,”ujarnya.

           Selanjutnya, Nasri menegaskan disamping itu sarana transportasi laut juga cukup banyak ada 3 pelabuhan resmi dan ditambah dari pelabuhan-pelabuhan industri ,kebun kemudian ,industri  pertambangan cukup banyak, kemudian juga ada banyak pelabuhan tikus masyarakat ini juga dapat dijadikan orang untuk keluar masuk di pantai Kalimantan Selatan. “Selain  itu sarana transportasi darat karena perbatasan Kalimantan Timur  dan Kalimantan Tengah juga cukup bagus infrastrukturnya itu juga dapat di jadikan sarana transportasi orang masuk keluar dari Kalimantan Selatan,” tegasnya. 

           Untuk itu, Nasri menjelaskan kemudian selain itu juga karena kalau dilihat secara geografis cukup luas kawasan hutan cukup luas ,kawasan kebunnya cukup luas. Kenapa saya gambarkan ini karena desa banyak juga dalam kawasan hutan  dan kawasan perkebunan sangat jauh sehingga sulit untuk memantau kegiatan di masyarakat tersebut. “Dari kondisi ini kita melihat pengaruh dari luar adanya konflik di Mawardi Filipina yang dimana tidak menutup kemungkinan kelompok ISIS yang sudah terdesak disana lari dan melarikan diri sembunyi di Pulau Kalimantan melalui dari Kalimantan Utara, Kalimantan Timur dan masuk ke wiilayah Kalimantan Selatan. Kemudian juga dengan adanya kegiatan-kegiatan yang terus menerus dilakukan oleh satgas Terorisme , Sensus 88 Mabes Polri secara terus menerus melakukan kegiatan operasi dibeberapa wilayah dimana tidak menutup kemungkinan kelompok-kelompok-kelompok ini merasa terdesak mencari dan melarikan diri wilayah-wilayah dianggap aman, satunya wilayah Kalimantan Selatan,” jelasnya.

         Sesuai pengembangan, Nasri merinci dari data yang kita konselor bahwa di Kalimantan Selatan ini ada dua ormas yang terindikasi paham radikal dimana ajarannya bertentangan dengan Pancaaila. Selain kelompok radikal ini juga ada simpatisan ISIS , dari data yang ada itu ada 20 dibeberapa wilayah di Kalimantan Selatan. “Nah ini tentunya menjadi perhatian bagi kita untuk mengantisipasi, dimana upaya Polda Kalsel sudah dilaksanakan melalui satgas yang terbentuk dengan program tentang pengetikan kontra radikal radikalisasi satgas sudah melakukan upaya-upaya pencegahan. Satgas.Intelegen telah melakukan pendataan kelompok yang tadi saya sebutkan radikal dan kelompok ISIS,” rincinya .

           Menyikapi hal itu, Nasri mengakui memang masih berstatus simpatisan tetapi ada dua orang yang merupakan salah satu tersangka yang sudah divonis sekarang berada di napi di Bengkulu atas nama tersangka Suyatno alias Guntur Pamungkas. Informasi kita dapatkan bahwa akan bebas September 2019. Ini menjadi perhatian bagi kami untuk terus di awasi .” Kemudian pendataan-pendataan juga terus dilaksanakan oleh intelejen tahun 2016 kemarin kita inisiator kepada semua pimpinan inisiator baik yang ada di wilayah Kalimantan Selatan untuk membuat pernyataan atau komitmen bersama untuk melakukan pencegahan pada radikal dan kelompok terorusme ini.  Pernyataan itu ditanda tangan dan kemudian di sosialisasi di media elektronik ,cetak dan di media sosial. Kemudian juga pada sasaran  kelompok radikal dan daerah radikalisasi ini tujuannya agar supaya satgas pencegahan lebih fokus pada sasaran tersebut. Kemudian pada penguatan dilakukan penguatan dari pada Babinkantibmas dimana kita berharap Babinkantibmas sebagai ujung tombak dalam rangka mendeteksi dan melakukan pencegahan terhadap kelompok radikal dan terorisme ini,” akunya.

          Lebih lanjut, Nasri mengungkapkan kemudian dari tahun 2015 sampai tahun 2017 ini kejadian dengan kelompok radikal dan terorisme ini hanya bersifat mendorong gambar dan memberikan informasi di media terkait dengan informasi tidak benar. Misalnya kejadian 2015 ada salah seorang simpatisan yang memposting gambar mendukung perjuangan ISIS. “Itu setelah kita telusuri ia seorang simpatisan tahun 2016 ada kejadian di facebook informasi ada rencana bom di Polresta Banjarmasin dan di SMAN 1 Banjarmasin. Ternyata setelah kita telusuri mereka ada masyaraakat anak anak yang baru pendidikannya SMA yang motivasinya cuma iseng memberikan informasinya. Ini kita lakukan pembinaan,” ungkapnya.

               Menyingung masyarakat, Nasri membeberkan kita, juga,sangat terbantu dengan masyarakat karena sebagian besar masyarakat Kalimantan Selatan cukup resensi terhadap Kelompok radikal dan kelompok terorisme ini sehingga kita mendapat informasi di masyakat itu cukup faktual karena,setiap hari kelompok yang disebutkan tadi itu dimonitor kegiatan-kegiatannya perkembangannya apa yang dilakukan di wilayah.Ada 8 ada di Tabalong,SU, Tanah bumbu, kota baru, Tapim, Banjar. “Untuk dua ormas,mungkin semua sudah tahu. Pokoknya ada dua,” bebernya.

           Ketika ditanya masih di Filipina dan pasokan senjata, Nasri menandaskan jadi Polda Kalimantan Timur sudah meantisipasi kelompok ISIS  kira-kira,masuk karena perbatasan dengan Kalimantan Utara itu sudah ditempatkan Brimob di Kalimantan Utara untuk mendeteksi kira-kira ada, kelompok yang masuk dari Mawari.Upaya awal dilakukan pendeteksian ,kita sudah lakukan siber  setiap hari yaitu dilakukan oleh Humas, intel juga melakukan Krimsus juga melakukan, Brimob juga melakukan patrol cyber dan konfirmasi-informasi tentang radikal dan terorisme selalu di diskusikan. Kita selalu memberikan informasi dengan Mabes Polri. Selain itu juga ada Atensi dari Mabes Polri. Satuan Mabes Polri. Terkait dengan kegiatan sudah dilakukan maka pencegahan dan penanggulangan kelompok radikal dan kelompok terorisme, “tandasnya.

           Himbauan bagi masyarakat, Nasri menambahkan saya berpesan pada masyarakat Kalimantan Selatan supaya sering memberikan informasi kepada Polri khususnya terkait dengan kelompok radikal dan jangan sampai mengikuti kelompok radikal dan kelompok terorisme yang tentunya sangat merugikan bagi masyarakat tersebut. Bagi masyarakat harus mengetahui bahwa kita juga sekarang ada Undang-Undang ITE .” Dimana kalau mendapat informasi yang tidak benar  san menysatkan . Juga dapat di Buktikan suka duka upaya hukum sehingga betul-betul memberikan informasi di media sosial itu benar,” tambahnya. (vk)  

 

 

Friday, 01 December 2017 09:01

BOGOR (KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan perubahan yang saat ini sedang terjadi dengan begitu cepatnya dan mencakup hampir di berbagai bidang, seperti sosial, ekonomi, politik, media, hingga pendidikan. Meski demikian, masih banyak yang belum menyadari dan mengantisipasi perubahan tersebut, salah satunya perguruan tinggi.

    Oleh sebab itu, Kepala Negara meminta perguruan tinggi untuk mendorong dan mengembangkan inovasi para mahasiswanya agar tidak terjebak pada rutinitas. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden saat menghadiri Penutupan Rembuk Nasional Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) yang digelar pada Rabu, 29 November 2017, di Universitas Esa Unggul, Jakarta. "Kata kuncinya adalah mendorong dan mengembangkan inovasi. Kita tidak boleh terjebak pada rutinitas dan cara-cara baru harus dikembangkan. Keinginan mahasiswa untuk berinovasi harus ditumbuhkan serta kreasi-kreasi baru harus difasilitasi dan dikembangkan," ujar Presiden.

        Tak hanya para mahasiswa, Presiden juga berharap perguruan tinggi mendukung para _sociopreneur_ yang telah melakukan sejumlah inovasi dan berhasil memecahkan masalah di masyarakat. "Saya senang sekali banyak para _sociopreneur_ di kalangan generasi muda kita menciptakan tas plastik daur ulang misalnya yang terbuat dari bahan non kimiawi yang bisa mengurangi pencemaran lingkungan. Dan membuat aplikasi untuk komunikasi antara guru dan murid, antar guru dengan pemangku kepentingan pendidikan, membuat aplikasi untuk memberi makan ikan secara efisien, aplikasi untuk perdagangan online dan lain-lain," ungkapnya.

     Selain itu, lanjut Presiden, proses pengajaran dan fasilitas pendukung kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi juga harus diubah. Misalnya terkait tempat perkuliahan yang tidak melulu harus dilakukan di dalam ruangan. Menurut Presiden, walaupun teori penting tapi tantangan dan pengalaman lebih penting.

 "Penting di sebuah perguruan tinggi adanya _co-working space_, penting sekali, dalam _co-working space_ para mahasiswa, para dosen bisa saling bekerja sama, bisa bekerja bersama menciptakan inovasi-inovasi, menciptakan hal-hal yang baru. Interaksi lintas ilmu, lintas fakultas sangat penting saat ini," tutur Presiden.

   Bahkan ke depannya, Presiden berharap perguruan tinggi dapat meningkatkan _co-working space_ menjadi _creative hub_ dengan spesifikasi yang dimiliki oleh masing-masing perguruan tinggi."Fasilitasnya bukan hanya tempat kerja bersama tapi fasilitasnya juga dalam bentuk membantu berjejaring membangun _networking_ dengan para inovator lain dan membantu dengan sumber pembiayaan kalau ada inovasi. Dan itu semua hal yang sangat menarik," ucap Presiden.

    Presiden meyakini cara tersebut akan memberikan banyak manfaat bagi perguruan tinggi, di antaranya pembiayaan pengembangan inovasi ke dunia industri."Artinya tidak berarti harus semuanya dibiayai oleh perguruan tinggi tapi bisa dibiayai bersama dengan pihak swasta, pihak perbankan, perusahaan _packaging_, perusahaan _marketing_, perusahaan logistik, dan yang lain-lainnya. Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut adalah Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir  dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.(eas)

 

 

 

 

 

.

Friday, 01 December 2017 08:49

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Dugaan suap terkait pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Provinsi Jambi tahun 2018 melibatkan banyak orang dari pihak eksekutif maupun legislatif. Diduga, 'cawe-cawe uang ketok' tersebut diketahui Gubernur Jambi, Zumi Zola. Sebab dalam OTT yang digelar Selasa (28/11) malam, KPK menangkap Plt Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Erwan Malik yang notabene bawahan langsung Zumi Zola.

            Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan belum bisa memastikan apakah ada keterlibatan mantan kekasih artis Ayu Dewi tersebut. "Ini masih pengembangan apakah ada perintah khusus atau tidak. Kami enggak bisa pastikan atau buat keputusan karena masih pengembangan," ujarnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (29/11)..Sejauh ini, penyidik masih menggali informasi dari Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi, Saipudin (SAI) dan Erwan Malik. "Ini untuk kepastian ada perintah atau enggak," ucap Basaria.

           Namun yang pasti, KPK akan mengeluarkan surat pencegahan ke luar negeri terhadap Zumi Zola. "Sesegera mungkin akan dilakukan tapi tim masih di lapangan. Jadi, perkembangan kasus kemungkinannya masih sangat banyak," tukas Basaria. Setidaknya ada 16 orang yang berhasil diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jambi kali ini. 12 orang di antaranya ditangkap di Jambi dan 4 orang di Jakarta.16 orang itu yakni, Anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019 Supriyono (SUP), Plt Kepala Dinas Provinsi Jambi Arfan (ARN), Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi Saipudin (SAI), Anggota DPRD Jambi Nurhayati (NUR).

             Lalu Fauzi alias Atong (ATG) yang notabene anak buah SAI, Dheny Ivan (DHI) dan Wahyudi (WYD) selaku anak buah ARN, Geni Waseso Segoro (GWS) dari pihak swasta, staf di Dinas PUPR Provinsi Jambi Rinie (RNI), Surip (SRP) selaku sopir SUP, dan Otong (OTG) selaku sopir ARN. Kemudian, Wasis (WSS) Kepala UPDT Alat dan Perbekalan Provinsi Jambi, Plt Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik (EWM), Kepala Perwakllan Provinsi Jambi di Jakarta Amidy (AMD), Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Varial Adhi Putra (VRL), dan Asrul (ASR) dari pihak swasta.

 

             Dari OTT terkait "uang ketok" APBD Jambi 2018 itu, setidaknya tim KPKmengamankan Rp 4,7 miliar. Adapun uang tersebut dikumpulkan dari sejumlah tempat."Yang di dalam dua koper isinya 3 miliar. Yang di plastik hitam gabungan dari 400 juta ditemukan di lokasi di dekat restoran. Dan 1,3 ditemukan di rumah SAI (Saipudin, Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi Saipudin )," beber Juru Bicara KPK Febri Diansyah.(as)

Face Book Galleries

TIONGKOK(KORANRAKYAT.COM) Sekretaris Daerah Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Soekardi membuka pusat promosi investasi, dagang,...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima...
BANJAR, KORANRAKYAT.COM- Polres Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, mengadakan  Forum Group Discotion (FGD)  anti...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Adanya pengeroyokan  pemukulan dan pemukulan terhadap Saldi Hermanto   salah satu...
  BANJAR,(KORANRAKYAT.COM)- .Babinkamtibmas  membuka lahan dengan menanam tanaman Hilikultura  Cabe, Semangka...
SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim berencana membeli kembali...
Jakarta,Koranrakyat.com- Upaya menyelesaikan dan membahas kasus Ketua Fraksi Partai Nasdem Victor Laiskodat nampaknya...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Adanya dugaan  aliran radikalisme dan aksi teroris yang mengancam keamanan tetap menjadi...
BOGOR (KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan perubahan yang saat ini sedang terjadi dengan begitu...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Dugaan suap terkait pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Provinsi...