Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Presiden Jokowi: Toleransi dan Keterbukaan Adalah Kunci Kemajuan Suatu Bangsa
Last Updated on Sep 18 2019

Presiden Jokowi: Toleransi dan Keterbukaan Adalah Kunci Kemajuan Suatu Bangsa

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Keberhasilan sebuah negara dan masyarakatnya sangat ditentukan oleh kemampuan untuk menerima dan mengelola kemajemukan. Semakin masyarakat dapat mengelola kemajemukan dan perbedaannya, maka akan semakin matang pula kedewasaan sehingga mendorong inovasi yang mengarah...
Meledak Gudang   Di Mako Brimob Semarang Diselidiki
Last Updated on Sep 15 2019

Meledak Gudang Di Mako Brimob Semarang Diselidiki

  JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Untuk memastikan penyebab terjadi ledakan  itu sebabnya Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan di Markas Korps Brimob, Srondol, Semarang, Jawa Tengah yang terjadi pada Sabtu (14/9/2019) pagi.            Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal...
Wealth Wisdom PermataBank Sebarkan Konsep Mindfulness
Last Updated on Sep 15 2019

Wealth Wisdom PermataBank Sebarkan Konsep Mindfulness

    Surabaya(koranrakyat.com)  Bertempat di Sheraton Hotel & Towers Surabaya, PermataBank mengadakan acara Media Gathering Wealth Wisdom untuk pertama kalinya di Surabaya. Wealth Wisdom merupakan sebuah acara tahunan PermataBank yang secara konsisten diadakan sejak tahun 2014 di...
Sekitar 50 anggota DPRD Kabupaten Malang periode 2019 – 2024 Dilantik
Last Updated on Sep 03 2019

Sekitar 50 anggota DPRD Kabupaten Malang periode 2019 – 2024 Dilantik

    MALANG (KORANRAKYAT.COM)- Ketua Pengadilan Negeri Kepanjen, Sudar, memimpin pelantikan 50 anggota DPRD Kabupaten Malang periode 2019 – 2024 di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Kepanjen, Jumat (30/8/2019). Ketua sementaraDPRD Kabupaten Malangdijabat Didik Gatot Subroto yang...
Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia, Tema Kebijakan Fiskal 2020
Last Updated on Aug 18 2019

Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia, Tema Kebijakan Fiskal 2020

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga membacakan strategi kebijakan fiskal di tahun 2020 dalam pidato ketiga yang berlangsung di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (16/8). "Dengan terus meningkatkan daya saing nasional, dengan bertumpu pada...

World Today

  •  
    Presiden Angkat Isu Rakhine State di

     

     

    BANGKOK(KORANRAKYAT.COM)  Presiden Jokowi kembali mengangkat isu Rakhine State dalam

     

Wednesday, 12 June 2019 14:40

Polisi Bentuk Tim Pencari Fakta Kerusuhan 21-22 Mei 2019

Written by 
Rate this item
(0 votes)

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-  K asus kerusuhan  21 Mei dan 22 Mei 2019 akhirnya dibentuk tim gabungan oleh Kapolri  dan dimotori oleh Irwasum dan tim ini juga bekerja sama dengan Kompolnas, Komnas HAM dan Ombusman.

         Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas, Kombes Pol Asep Adi Saputra di temui di Mabes Polri di Jalan Trunojoyo No.3 Kebayoran Lama,Jakarta Selatan, Rabu(12/6)2019 mengatakan  dibentuknya tim investigasi gabungan ini terkait kita dengan upaya mencari fakta  peristiwa 21 Mei dan 22 Mei di Jakarta yang lalu.."Tim gabungan investigasi ini merupakan bentukan  Kapolri yang diketuai oleh Bapak Irwasum Polri. Kegiatannya adalah untuk mencari bagaimana mencari fakta-fakta yang terjadi sesungguhnya ketika tanggal 21 Mei dan 22 Mei itu di Jakarta," ujarnya.

Selanjut, Asep  menegaskan kemudian dalam mekanisme kerjanya tim investigasi gabungan juga bekerjasama secara paralel dengan fungsi-fungsi pengawasan yang lainnya. "Ya, misalnya seperti Kompolnas, Komnas HAM dan juga Ombusman. Kemarin dan  beberapa lalu dilakukan kegiatan kita untuk berkoordinasi dengan Ombusman, yang kedua di Kompolnas secara keseluruhan. Kedua lembaga ini menyambut baik terhadap upaya investigasi ini," tegasnya.

           Asep jelaskan ada sebuah semangat dimana secara keseluruhan seluruh lembaga ini akan bekerja sama untuk saling suport mencar fakta-fakta yang sesungguhnya terjadi dilapangan pada peristiwa tanggal 21 Mei dan 22 Mei itu "Sampai dengan hari ini ada 9 korban meninggal dunia  akibat peristiwa tanggal 21 Mei dan 22 Mei itu , salah satu tugas penting dari tim investigasi bersama ini atau gabungan itu lah mencari penyebab dari ke 9 orang yang meninggal dunia ini.. Karena begini tidak secara keseluruhan kita mengetahui dimana tempat kejadian perkara( TKP) terjadi perkara ini hal menyebabkan meninggal dunia tersebut. Semua korban-korban ini dan pelaku," jelasnya.

         Lebih lanjut, Asep katakana  perkara ini,karena semua korban-korban atau pelaku diduga sebagai aksi rusuh  ini langsung di antar ke rumah sakit. Jadi kita menelusuri kembali karena korban-korban itu suatu saat langsung meninggal dunia. Ini menjadi penting sebagai titik awal penyelidikan kita." Dimana kejadiannya, lalu seperti Apa peristiwa sesungguhnya dan saksi-saksinya," akunya.

Ketika ditanya selain tidak tahu , hambatannya apa, Asep mengungkapkan dalam tahapan penyidikan ada prosesnya, terutama sekali berangkat dari pengolahan TKP, oleh karena kita perlu mengetahui TKP ada dimana. Dari situ kita ingin mengembangkan. Saksi-saksi yang melihat, yang mengetahui dan mendengar "Kemudian karena ini meninggal dunia diduga akibat dari peluru tajam maka kita harus mengetahuinya nanti. Bagaimana arah tembak , jarak tembak dan sebagainya dan sebagainya. Sehingga olah TKP ini  menjadi penting , sekali lagi ini adalah kita menemukan dulu, TKPnya ada dimana itu tugas kita," ungkapnya.

        Jadi, diharapkan sebagai kerjasama ya  dari lembaga-lembaga saya sebutkan juga masyarakat kan bisa memberikan keterangan-keterangan itu. "Intinya saat ini investigasi gabungan sedang bekerja keras untuk menemukan bukti-bukti itu," tandasnya.

         Kan ada dua orang yang terafiliasi masuk dalam garis itu dan Apakah masih ada,pengejaran terhadap tokoh-tokoh lain, apa perkembangan, Asep membeberkan Saya ingin abdate dulu dan saya ingin sampaikan dari upaya penegakan hukum terhadap peristiwa 21 Mei dan 22 Mei ada 447 orang yang dilakukan penahanan di Polda Metro Khususnya."Saat ini semua sudah dalam pemotretan dari aspek penyidikan . Kelompok-kelompok mana saja yang terlibat disampaikan terkait dengan garis ini juga sudah ada beberapa yang ditahan dan kemudian sedang dilakukan pengembangan bagaimana dia mempersiapkan segala sesuatunya, proses sehingga dia mampu memsiapkan sampai ke Jakarta, " beberkan.

         Keterlibatan Kivlan dan tempo membuat laporan, Asep menambahkan adanya beberapa dugaan terhadap kelompok-kelompok tertentu ya yang terlibat pada tanggal 21 Mei  dan 22 Mei khususnya disebutkan salah satu media ,ini bagian dari sumber informasi terus akan di dalami oleh penyidik tentunya semua tidak hanya pada persoalan  pemberitaan bagaimana aspek-aspek persoalan sudah ditemukan dalam proses ini." Kita juga perlu konfirmasi kepada aspek-aspek lain seperti adanya saksi-saksi ,barang bukti dan petunjuk lainnya," tambahnya. (vk).

 

 

Read 115 times
Login to post comments

Ekonomi Makro

  •  

     

     

    Surabaya(koranrakyat.com)  Bertempat di Sheraton Hotel & Towers Surabaya, PermataBank

     
  •  

     

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) ,  Bertempat di Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Dirjen

     
  •  

     

     

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Jelang  bulan Ramdhan dan lebaran Satgas Pangan  melakukan berbagai

     
  •  

     

     

    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Maskapai penerbangan Garuda Indonesia telah menghentikan

     

Malang Raya

Sekitar 50 anggota DPRD

 

 

MALANG (KORANRAKYAT.COM)- Ketua Pengadilan Negeri

Read more

Privalensi Stunting Di Kota

 

 

MALANG (KORANRAKYAT.COM) Prevalensi balita stunting

Read more

Peraturan Daerah Tentang