Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Jenguk Ibu Ani Yudhoyono di Singapura, Presiden dan Ibu Iriana Beri Semangat untuk Sembuh
Last Updated on Feb 21 2019

Jenguk Ibu Ani Yudhoyono di Singapura, Presiden dan Ibu Iriana Beri Semangat untuk Sembuh

        SINGAPURA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo sekitar pukul 16.40 waktu setempat (WS) tiba di National University Singapore (NUH) tempat Ibu Ani Yudhoyono dirawat. Kedatangan Presiden dan Ibu Iriana langsung disambut putra pertama Presiden ke-6 RI...
Sudah 75 Bukti Pengaturan Skor Di Himpun Satgas Anti Mafia Bola
Last Updated on Feb 21 2019

Sudah 75 Bukti Pengaturan Skor Di Himpun Satgas Anti Mafia Bola

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Pemeriksaan yang dilakukan Satgas Anti  Mafia Bola  kasus mafia bola dan  pengaturan skor di Liga Indonesia,  sudah dikumpulkan 75 bukti yang dihimpun oleh Satgas Anti mafia bola yang sedang diaudit agar mudah diklarifikasi. Intinya sudah...
Malam Munajat 212 Di Monas Diharapkan Kondusif
Last Updated on Feb 21 2019

Malam Munajat 212 Di Monas Diharapkan Kondusif

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Kepolisian RI mengimbau masyarakat agar menjaga situasi kondusif dalam penyelenggaraan aksi malam munajat 212 yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019).         Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjend Pol Dedi Prastyo di temui di Mabes...
Gubernur Bengkulu Respon Positif Keinginan Kades Pagar Din
Last Updated on Feb 21 2019

Gubernur Bengkulu Respon Positif Keinginan Kades Pagar Din

    Bengkulu, (KORANRAKYAT.COM) - Keinginan Kepala Desa (Kades) Desa Pagar Din Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara, Suharto, yang ingin bertemu terhadap Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah langsung mendapat respon positif. Seperti yang dikutip dari obrolan melalui group WhatsApp (wa)...
Warga Desa Pagar Din Kabupaten BU  Jembatan Rusak Segera Diperbaiki
Last Updated on Feb 20 2019

Warga Desa Pagar Din Kabupaten BU Jembatan Rusak Segera Diperbaiki

  BENGKULU, KORANRAKYAT.COM)  - Menurut Kepala Desa (Kades) Desa Pagar Din Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Suharto mengatakan, untuk penggunaan Dana Desa (DD) Tahun 2018 lalu sudah sesuai aturan atau tidak ada kendala.           "DD tahun 2018, Alhamdulillah kita serap dengan baik....

World Today

Tuesday, 25 September 2018 12:34

Mafia Perbankan Diringkus Bareskrim

Written by 
Rate this item
(0 votes)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Kembali aksi kejahatan perbankan dengan modus mark up pemberikan biaya kredit bagi masyarakat yang dilakukan oleh PT SNP sehingga 14 bank dirugikan sebanyak Rp 14 Triliun. Kini Direksus berhasil meringkus 5 tersangka dan 3 lain masih dikejar.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus , Kombes Pol Daniel Tahimonang Silitonga ditemui di Bareskrim Senin(24/9)2018  mengatakan semenjak berapa hari yang lalu kita lakukan penahanan dan penangkapan terhadap orang-orang yang bekerja yang bertanggung jawab terhadap opersionalisasi PT SNP , nah dibelakang kita ini sudah dilihat 5 orang yang sementara ini yang kita anggap paling bertanggung jawab berhubungan langsung kelakuan dengan tindak pidana yang dilakukan oleh PT SNP naik secara mandiri ,secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama."Apapun modus yang dilakukan adalah pembiayaan terhadap PT SNP dimana PT SNP menyediakan barang yang di kredit oleh nasabah atau masyarakat dan itu dibiayai. Nah daftar pembiayaan ini kadang-kadang di mark up , ditambahin atau dikalikan sehingga di ajukan ke beberapa bank ke krediturnya. Jadi yang terdaftar pada kita  ada 14 bank yang jadi kreditur PT SNP yang apabila kita total-total kerugian dari 14 bank ini yang berhasil di raub oleh PT SNP kira-kira Rp 14. Triliun,"ujarnya.

Selanjutnya, Daniel menegaskan nah hari ini atas laporan keberanian dari salah satu bank maka kita lakukan penyidikan, salah satu bank ini adalah bank P melaporkan secara resmi kepada kita bahwa mereka mengalami kerugian sebesar  dengan jumlah pelapor yang diberikan itu Rp 450 Miliar dan itu macet sampai dengan sekarang Rp 150 Miliar belum bisa dibayar ditambah dengan pembelian beberapa produk SNP berupa MTM yang jatuh tempo yang tidak bisa dikembalikan oleh SNP. "Ini modus-modus yang dilakukan oleh SNP itu menambahi,menggandakan atau mengunakan berkali-kali daftar piutang ini sehingga kreditur mengeluarkan apa yang mereka minta sesuai dengan kehendak apa yang SNP minta bank sebagai kreditur," tegasnya.

Lebih lanjut, Daniel menjelaskan Kreditur ini satu persatu kreditur akan kami hubungi jumlahnya berapa dan pencocokannya segala macam." Yang terdaftar ini dan yang berani laporkan adalah bank P tadi itu.Berdasarkan laporan itu lu maka kita tangkap dan pada sabtu kita lakukan penangkapan. Masih ada DPO-DPO yang lain yang sedang kita kejar sekarang ini untuk mencari penanggung jawab-penangung jawab yang lain terhadap operasionalisasi PT NSP," jelasnya.

Lebih lanjut, Daniel merincinya Pembayaran  produk yang tidak bisa dikembalikan SNP . Ini modus-modus yang dikembalikan oleh SNP. "14 Bank itu kami tidak sebutkan tetapi ada 14 bank nanti pada saatnya kami akan rilis secara resmi secara gentlemen mereka katakan kami juga dirugikan. Kemudian ada bank swasta dan bank negara," rincinya.

Seiring dengan itu, Daniel mengungkapkan Ya. Ada 3 yang DPO dalam daftar kami kecocokan dan keterangan yang disampaikan oleh 5 tersangka ini. "Tersangka yang ada dibelakang inisial satu DS, dua RA. Ketiga AP. Keempat AS, kelima CDS. Tiga lagi kita masih lakukan pencarian. Posisi-posisi mereka adalah orang-orang yang mengurusi operasional PT NSP dan CNP," ungkapnya.

Menyinggung pidananya, Daniel membeberkan begini yang mengkreditkan barang pada orang dijaminkan pada bank . "Yang berhutang pada kami itu namanyan piutang yang dijaminkan pada bank, daftar ini piutang ditambah in, dibikin berkali-kali atau di rubah jumlahnya jadi 3 macam ditambah in jumlahnya atau misalnya saya kredit hand phone harga Rp 10 Juta ditambah in jadi Rp 100 juta. Itu yang diajukan ke bank. Sesuai dengan daftar yang anda lihat tentu , kami punya daftar piutang yang saya biaya itu yang di ajukan jaminan," bebernya.

Sesuai perkembangan, Daniel menandaskan kedepannya kita akan kerjasama OJK dan lembaga pengawas keuangan. "Himbauan kepada masyarakat agar lebih berhati hati karena kadang-kadang piutang masyarakat bisa di rubah dikalikan atau berkali-kali di ajukan sehinga kasihan masyarakat biasa berhutang sekali ,kreditnya sekali dia bisa jadi berkali-kali. Atau kredit Rp 10 Juta bisa jadi Rp 100 Juta. Karena dirubah dan ini dilakukan PT NSP," tandasnya.

Ketika ditanya bergerak di bidang apa, Daniel mengakui ini bergerak di bidang pembiayaan. "Ya, ini  dokumen sudah kita lakukan penyitaan dan ini dilakukan sejak tahun 2004, untuk korban bank P ini itu mulai dari tahun 2016 -2017 sebanyak Rp 450 Miliar," akunya.

Saat disinggung dasar hukum, Daniel menambahkan dasar hukumnya ada ,kegiatan hukumnya itu disangka kebakaran yang dilakukan. "Jadi rekan-rekan perlu tahu,korban melaporkan kepada kita, jadi kalu bergerak seperti normal. Jadi dengan kementerian.karena ada yang perlu kita injak. Tidak menutup kemungkinan. Nanti ada 14 bank yang jadi korban,seperti yang dipertanyakan bekerja sama dengan OJK kita akan menelusuri  tingkah laku yang lebih dalam..

Ya, sistem.yang mereka buat di wilayah sudah ada ada tokoh-tokoh yang menyediakan barang-barang elektronik barang-barang yang ada. ini yang ditawarkan dan dikreditkan, nanti kredit ini akan dibiayai NSP. Dan yang sedang berkredit ini  yang di utangi dirubah jumlahnya. Seluruh indonesai ada yang dihutangi ada pote-otletnya. Dari PT CMP ini," tambahnya.( vk)

Read 139 times
Login to post comments

Entertaiment

Face Book Galleries

        SINGAPURA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo sekitar pukul 16.40...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Pemeriksaan yang dilakukan Satgas Anti  Mafia Bola  kasus mafia bola dan...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Kepolisian RI mengimbau masyarakat agar menjaga situasi kondusif dalam...
    Bengkulu, (KORANRAKYAT.COM) - Keinginan Kepala Desa (Kades) Desa Pagar Din Kecamatan Ketahun Kabupaten Bengkulu...
  BENGKULU, KORANRAKYAT.COM)  - Menurut Kepala Desa (Kades) Desa Pagar Din Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Suharto...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Direktorat Tindak Pidana Narkoba( Dirtipinarkoba) Bareskrim Polri berhasil mengungkap...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Setelah menerima lima berkas dari penyidik Satgas Anti Mafia Bola, Kejaksaan...
    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jatim Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkomitmen untuk selalu...
  PRIGEN , (KORANRAKYAT.COM)  Bank  Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk ikut songsong program pemeritah di sektor ...
JAKARTA,KORANRAKYAT, COM- Terkait dengan penyerahan 5 berkas perkara Satgas Anti Mafia Bola kepada Kejaksaan Agung...

Ekonomi Makro

  •  

Malang Raya

Privalensi Stunting Di Kota

 

 

MALANG (KORANRAKYAT.COM) Prevalensi balita stunting

Read more

Rumah Kepala PU Kab Malang

 

MALANG(KORANRAKYAT.COM)- Selain menggarap sejumlah pihak

Read more

Rendra Bupati Malang Ditahan