Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Dimusnahkan Barang Bukti  Sabu Sabu 121 Gram dan Ganja 200 Gram Oleh Kejari Bengkulu
Last Updated on Dec 18 2018

Dimusnahkan Barang Bukti Sabu Sabu 121 Gram dan Ganja 200 Gram Oleh Kejari Bengkulu

    BENGKULU, (KORANRAKYAT.COM) — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bengkulu melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana umum (Pidum) yang kasusnya telah berkekuatan hukum tetap atau Inkracht, di halaman Kejari Bengkulu, Senin (17/12/2018).             Kepala Kejaksaan...
Dimusnahkan Barang Bukti  Sabu Sabu 121 Gram dan Ganja 200 Gram Oleh Kejari Bengkulu
Last Updated on Dec 18 2018

Dimusnahkan Barang Bukti Sabu Sabu 121 Gram dan Ganja 200 Gram Oleh Kejari Bengkulu

    BENGKULU, (KORANRAKYAT.COM) — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bengkulu melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana umum (Pidum) yang kasusnya telah berkekuatan hukum tetap atau Inkracht, di halaman Kejari Bengkulu, Senin (17/12/2018).             Kepala Kejaksaan...
  Rohidin Mersyah Dilantik Jadi Gubernur Bengkulu Oleh Presiden Joko Widodo  Rohidin  Bertekad Kembangkan Pariwisata Bengkulu
Last Updated on Dec 14 2018

Rohidin Mersyah Dilantik Jadi Gubernur Bengkulu Oleh Presiden Joko Widodo Rohidin Bertekad...

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Rohidin Mersyah sebagai Gubernur Bengkulu untuk sisa masa jabatan tahun 2016-2021.           Rohidin Mersyah dilantik menggantikan Gubernur Bengkulu sebelumnya, Ridwan Mukti, berdasarkan pada Surat Keputusan...
Kasus Pembantaian Nduga Papua Negara Tidak Boleh kalah
Last Updated on Dec 10 2018

Kasus Pembantaian Nduga Papua Negara Tidak Boleh kalah

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Penyelesaian kasus penembakan di Kabupaten Nduga ,Papua yang menelan korban para pekerja PT Astika saat melaksanakan tugas membuat jalan. Disini negara tak boleh kalah TNI Polri terus mengejar para pelaku.Kadiv  Humas Mabes Polri, Brigjend Pol Muhammad Iqbal mengatakan...
Jaksa Agung Tegaskan Menerima 2 Surat SPDP Habib Bahar Smith
Last Updated on Dec 10 2018

Jaksa Agung Tegaskan Menerima 2 Surat SPDP Habib Bahar Smith

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Proses pemeriksaan Habib Bahar Smith terus berproses. Kini kejaksaan Agung menerima dua surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP). Jaksa Agung Muhammad Prasetyo ditemui di Kejaksaan Agung, Jumat(7/12)2018 mengatakan pihaknya telah menerima dua surat...

World Today

Friday, 04 May 2018 16:08

Dilema Rumah Sakit: Apakah Teknologi Jawaban Tuntutan Kualitas Layanan Versus Tingginya Biaya Operasional?

Written by 
Rate this item
(0 votes)
Xavier Denoly, Country President Indonesia Schneider Electric didampingiMartin Setiawan Vice President Commercial & Industrial Building Channel VP  saat  memberikan keterangan pada wartawan di Surabaya (an) Xavier Denoly, Country President Indonesia Schneider Electric didampingiMartin Setiawan Vice President Commercial & Industrial Building Channel VP saat memberikan keterangan pada wartawan di Surabaya (an)

 

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Bukan lah rahasia bahwa fasilitas kesehatan merupakan salah satu bagian bangunan rumah sakit yang menghabiskan energi paling besar karena harus beroperasi 24/7/365 dengan peraturan yang sangat ketat. 50 hingga 60 persen biaya operasional rumah sakit berasal dari konsumsi energi. Rumah sakit saat ini berada di bawah tekanan luar biasa untuk dapat tetap konsisten memberikan layanan terbaik di tengah-tengah pertumbuhan jumlah pasien dan alokasi anggaran yang kian menyusut. Tanggung jawab para staf semakin berat untuk menjaga performa fasilitas kesehatan sambil memastikan keamanan pasien dan kepatuhan terhadap peraturan.

        Di Indonesia sendiri, kendala tidak hanya terjadi dari sisi konsumsi energi. Hampir seluruh rumah sakit yang berada di wilayah terpencil dihadapkan pada masalah besar pemadaman listrik yang dikarenakan kurangnya suplai di wilayah tersebut. Hal ini tentunya akan berdampak terhadap kualitas layanan, keselamatan pasien dan menyebabkan rusaknya reputasi rumah sakit. Memiliki ketersediaan daya yang cukup di seluruh ruang termasuk ruang operasi, ICU dan kamar pasien menjadi fokus utama.

           Xavier Denoly, Country President Indonesia Schneider Electric mengatakan  apa dilema pengelola rumah sakit dalam hal pengelolaan energi dan bagaimana digitalisasi dapat membantu meningkatkan efisiensi dan menekan biaya operasional yang membumbung tinggi.

  Dikatakan juga Umumnya, rumah sakit memiliki cadangan generator yang dapat memasok listrik pada saat padam, namum biasanya pergantiaan antara listrik utama dengan listrik dari generator membutuhkan waktu sehingga penting bagi rumah sakit untuk memastikan kecukupan daya untuk ruangan-ruangan yang kritikal selama masa transisi tersebut. Namun begitu hingga saat ini belum banyak rumah sakit yang menaruh perhatian penuh pada meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan efektivitas pengelolaan energi sehingga banyak rumah sakit yang masih berada di jalur lambat ketika harus menerapkan teknologi baru yang dapat membantu mereka mencapai tujuan ini. Sementara Manajer Operasional membutuhkan akses cepat ke informasi infrastruktur untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pasien, staf dan pengunjung.

Namun sistem bangunan rumah sakit jauh lebih kompleks daripada di fasilitas jenis lainnya. Seringkali personil rumah sakit bahkan tidak menyadari masalah sistem atau kegagalan fungsi sampai seseorang masuk di pergantian waktu kerja. Ini tidak hanya menunda waktu respons, tetapi juga membuat frustasi para staf operasional karena harus diburu-buru dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Banyak Manajer Operasional juga menyadari adanya pemborosan energi yang signifikan yang terjadi setiap hari di ruang pasien dan ruang operasi, tetapi mereka tidak berdaya untuk secara cermat dan manual menyesuaikan setiap area di dalam area gedung yang luas. Tidak cukup waktu dan tidak cukup personel untuk melakukan pengecekan setiap saat untuk memastikan suhu tidak terlalu tinggi dan lampu dimatikan di kamar yang tidak berpenghunI

              Jadi bagaimana Manajer Operasional rumah sakit dapat mengatasi tantangan ini? Jawabannya ada pada data yang sudah ada di depan mereka. Mengoptimalkan Data Pasien dan Gedung untuk Penghematan dan Kepuasan Pasien Sistem manajemen gedung (Building Management System disingkat BMS) diibaratkan seperti sistem pernapasan rumah sakit. Menghirup udara masuk dan keluar dari rumah sakit dan menyaring kontaminan yang dapat mengancam pasien, staf dan higienitas peralatan. BMS juga memberikan manfaat yang sangat besar karena dapat mengumpulkan data bangunan untuk mendeteksi ketidakefisienan dan memperingatkan staf operasional terhadap masalah peralatan. Tetapi BMS biasanya tidak dapat melakukan analisa terhadap komponen penting dari lingkungan rumah sakit – yaitu alur keluar masuknya pasien.

           Sistem penerimaan pasien, pengosongan ruangan dan pemindahan pasien (Admission, Discharge and Transfer disingkat ADT) merupakan sistem yang memonitor kedatangan dan kepergian pasien dan dapat digunakan oleh staf operasional untuk menciptakan peluang baru untuk melakukan penghematan energi, meningkatkan produktivitas staf dan kepuasan pasien. Teknologi yang ada saat ini memungkinkan Manajer Operasional untuk memanfaatkan data jumlah okupansi ruangan yang belum digunakan secara maksimal. Kuncinya adalah berbagi informasi melalui Health Level-7 (HL7) interface untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan layanan kesehatan internasional dan privasi pasien. Dengan menggunakan HL7, staf operasional dapat menciptakan interoperabilitas antara BMS rumah sakit dan penjadwalan klinis, tata graha (housekeeping), dan sistem ADT.

               Sebagai contoh, a clinical optimization solution dapat berbagi status okupansi kamar pasien dan ruang operasi dengan BMS, yang dapat memberikan informasi kepada sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) dan sistem pencahayaan ruangan untuk bekerja ketika ruangan akan digunakan dan berhenti ketika ruangan sudah tidak dipakai sehingga penghematan energi dapat dilakukan dengan tetap memastikan keamanan dan kepuasan pasien. Sementara UPS dan trafo isolasi berfungsi untuk memastikan ketersediaan energi. Jika terjadi kegagalan daya, sistem akan memicu suara alarm untuk segera mengingatkan staf perawat dan tim perawatan, dan sistem UPS secara otomatis akan menggantikan pasokan daya cadangan sementara ke ruangan-ruangan yang kritikal, memberikan cukup waktu untukmelaksanakan prosedur cadangan untuk pembangkit listrik alternatif.

         Sementara Martin Setiawan Vice President Commercial & Industrial Building Channel VP mengatakan, bahwa saat ini sudah sekitar 20 Rumah Sakit di luar Jakarta  termasuk di Jatim dan Solo. Mereka telah merasakan keuntungan telah bergabung dengan Schneider Electric . Selain lebih efesien juga mempermuda pengawasan jaringan listrik yang ada di Rumah  sakitnya.   (an)

Read 1141 times Last modified on Saturday, 05 May 2018 01:01
Login to post comments

Entertaiment

Face Book Galleries

    BENGKULU, (KORANRAKYAT.COM) — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bengkulu melaksanakan pemusnahan barang bukti...
    BENGKULU, (KORANRAKYAT.COM) — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bengkulu melaksanakan pemusnahan barang bukti...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Rohidin Mersyah sebagai Gubernur Bengkulu...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Penyelesaian kasus penembakan di Kabupaten Nduga ,Papua yang menelan korban para pekerja...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Proses pemeriksaan Habib Bahar Smith terus berproses. Kini kejaksaan Agung menerima...
    BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo ikut bersenam pagi pada Hari Ulang Tahun ke-33 Senam Tera...
.   JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus aktif meluhuri dan...
    Bengkulu, (KORANRAKYAT.COM) - Setelah sekian lama belum ada kejelasan kapan Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu...
    BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan keluarga mengapresiasi peran media yang menurutnya telah ikut...
    BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Selepas jalan pagi bersama keluarga, Presiden Joko Widodo berbincang santai dengan...

Ekonomi Makro

  •  

    .

     

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasinya atas kinerja Bank

     
  •  

     

     
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Dalam empat tahun ini, pemerintah telah bekerja keras untuk
     
  •  

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar

     
  •  

     

    BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di

     

Malang Raya

Privalensi Stunting Di Kota

 

 

MALANG (KORANRAKYAT.COM) Prevalensi balita stunting

Read more

Rendra Bupati Malang Ditahan