Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Sekitar 177 Ribu Petugas Dari TNI Dan Polri Dikerahkan Untuk Pengamanan Lebaran
Last Updated on Jun 08 2018

Sekitar 177 Ribu Petugas Dari TNI Dan Polri Dikerahkan Untuk Pengamanan Lebaran

  JAKARTA(KORANRAKYAT) Digelar operasi ketupat yang akan mengawal pengamanan arus mudik dan balik hari ini,Kamis(7/6) 2018  mulai dilakukan yang dilaksanakan 177 Ribu gabungan baik Polri, TNI dan instansi terkait baik ada dipusat dan diderah .Ini dilakukan dengan focus apda 10 Titik...
Presiden Buka Puasa Bersama Personel TNI dan Polri di Cilangkap
Last Updated on Jun 06 2018

Presiden Buka Puasa Bersama Personel TNI dan Polri di Cilangkap

      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo hadir dalam acara buka puasa bersama dengan keluarga besar TNI, Polri, dan masyarakat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, pada Selasa, 5 Juni 2018. Presiden hadir bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Selain itu tampak hadir juga Wakil...
Kapolri Siap Amankan Lebaran
Last Updated on Jun 06 2018

Kapolri Siap Amankan Lebaran

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Rapat koordinasi melalui vidio confrensi dengan pemerintah daerah TNI Polri sudah ditagetkan 4 pengamanan Operasi ketupat 2018 juga mengamankan mudik hingga pemberantasan terorisme. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ketika memimpin apel pasukan Operasi Ketupat...
Presiden Jokowi Pesankan Kenaikan Pendapatan Operasional Babinsa 771 Persen
Last Updated on Jun 06 2018

Presiden Jokowi Pesankan Kenaikan Pendapatan Operasional Babinsa 771 Persen

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Presiden menghadiri acara buka puasa bersama di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/6/2018). Acara tersebut sekaligus silaturahim Jokowi dengan prajurit TNI, masyarakat, serta Polri. Tampak Presiden Joko Widodo memberikan pesan ada kenaikan...
TNI Bantu Polri Siapkan Personel dan Alutista untuk Pengamanan Lebaran
Last Updated on Jun 06 2018

TNI Bantu Polri Siapkan Personel dan Alutista untuk Pengamanan Lebaran

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Antisipasi keamanan selama arus mudik,  TNI ikut menurunkan  sejumlah personil yang akan dikerahkan selama  dibutuhkan  membantu kelancaran baik di Bandara, Pelabuhan dan terminal Bus. Ini dilakukan TNI Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ditemui di Monas,...

World Today

Friday, 16 February 2018 04:59

Onglay Penyelundup Narkoba Ditangkap Disita Rp.2,7 M dan BB 242 Kg Sabu 30 Ribu Ekstasi

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Aksi kejahatahan  penyeludupan narkoba  yang dilakukan sudah ke enam kali yang didalangi  Lim Toh Hing Alias Onglay dan kali ini berhasil ditangkap  sebanyak  242 kg Sabu , 30 Ribu Ekstasi dan berhasil disita bersama uang sebanyak Rp 2,7 Miliar. Saat itu warga Negara Malaysia Lim Toh Hing alias Onglay dibantu  Indrawan Alias Halim warga Indonesia  dan dua warga lainya Andi alias Aket , Joni alias Marvin Tandioni. Karena  melawan akhirnya  Ia ditembak hingga tewas ditempat.

          Kapolri,Jenderal Pol Tito Karnavian  ketika di temui , Rabu(14/2) 2018 mengatakan  pengungkapan kasus narkotika jenis sabu dan ekstasi yang dilaksanakan gabungan tugas khusus  Mabes Polri yang dikomadani oleh Kabareskrim dan Polda Metro Jaya . Jadi gabungan Polda Metro Jaya dengan Mabes Polri karena kita buat Satgas Khusus untuk menangani narkotika yang kita anggap masalah yang sangat penting bagi bangsa ini. “ Alhamdulilah  pada siang ini tim ini setelah beberapa bulan melakukan kegiatan penyelidikan dilapangan sekaligus kerja sama dengan Kepolisian Malaysia juga dari Bea cukai dan lain-lain sehingga Satgas ini mampu pada tanggal 8 Febuari 2018 upaya paksa memindakan yang  pertama di gudang Dadap Jaya No 36 Kosambi mungkin lihat disini alat lengkapnya,” ujarnya.

          Selanjutnya, Tito menegaskan setelah ditangkap tersangka nama nya Jonny berikut dengan 12 Belas mesin Cuci yang digunakan untuk menyimpan 12 Plastik berisi sabu dan membungkus plastik berisi ekstasi .Jadi ini pengungkapannya kita percaya cukup baik bukan hanya sabu ternyata jaringan ini juga peredaran ekstasi ini  modus baru karena menggunakan modus baru.” Biasanya menggunakan tas kalau ini menggunakan mesin cuci dan kita juga pernah mengungkap menggunakan semacam Piston untuk menutupi agar supaya tidak muda diteksi dan kelihatan,”tegasnya .

         Untuk itu, Tito menjelaskan berlanjut dari pengungkapan dilaksanakan jam 09.00 beberapa waktu lagi ditangkap lagi didaerah Dadap Kosambi Tanggerang ini saudara Andi . Besok kita kembangkan lagi setelah diintrograsi hari Jumat 9 Febuari 2018  jam 00.20 diterminal 3 Bandara Soekarno Hatta ditangkap tersangka bernama Lim Toh Ing alias Onglay alias Mono  warga Negara Malaysia .”Tanggal 10  yang lalu Lim Toh Hing alias Onglay ini waktu dikembangkan berupaya kabur melawan dan diitindak tegas dan tewas dengan  tembakan dalam perjalan menuju rumah sakit. Jadi memang kita tidak akan segan-segan  untuk melakukan tindakan tegas dari ada pelaku bandar narkotika  apal lagi jaringan yang besar apa lagi dari luar negeri yang berusaha bermain-main dan kita tindak tegas lakukan kalau dia melawan,” jelasnya. 

          Lebih  jauh, Tito merincinya yang meninggal ini saudara Lim Toh Hing Alias Onglay ini adalah pelaku utama otaknya yang dibantu  oleh seorang tersangka yang masih menjadi narapidana disalah satu Lapas di Jakarta namanya Indrawan Alias Halim .  “Dari pemeriksaan mereka sudah melakukan 6 kali menyelundupkan narkotika dari Malaysa ke Jakarta dari Oktober 2016 , Kemudian Januari 2017 dikirimnya ke daerah Bekasi, 3 Maret 2017 dan ini dilakukan  sejak  dari  Oktober 2016 sudah mulai main,” rincinya. 

               Tito menandaskan kemudian 28 November 2017  di Bogor ini diuangkap oleh Polres Bogor pada Utara Saat itu, 2 januari 2018 ini juga  berhasil diungkap oleh Polres Jakarta Utara , tapi tidak terlalu banyak jadi ini  pecahan-pecahan saja. Ini masuk dan setelah itu dikirim ke Medan yang diungkap di Utara , kemudian 7 Febuari 2018 ini berhasil diuangkap di daerah sudah 6 kali memasukan. “Tersangka ada 4 , tiga warga Negara Indonesia ,1 warga Negara Malaysia yang tertembak mati . Kemudian barang bukti yang disita selain 12 mesin cuci didalam terdalam terdapat 241 ,783 kg Sabu hampir 242 Kg sabu yang nilai cukup tinggi dan cukup mahal,” tandasnya .

            Tito sampaikan  Jajaran Polda Metro Jaya termasuk salah satu yang besar meski bukan yang terbesar,  yang besar tahun kemarin menggunakan kapal monderlast di tangkap di daerah Cilegon. Bantuanr sebanyak 1 Ton.  Dan kemudian dikirim juga 30.000 butir Ekstasi.  Uang Tunai Rp 2,7 Miliar dan ini Jaringa akan kita ungkap berkat koordinasi dengan kerjas sama dengan Polisi kerajaan Malaysia dan juga dari Bea Cukai kerja sama kita saya menyampaikan aspirasi yang tinggi ini tim gabungan Mabes Polri dan Polda Metro jaya ini.” Pengungkapan ini disamping keberhasilan  kita mengungkap menunjukan  bahwa Indonesia menjadi Market  Distination bukan lagi transit membesarnya kelas menengah Indonesia dan mungkin mekarnya wilayah  kita  mereka bisa masuk dari laut , memalui  udara sehingga barang-barang ini  bisa masuk ke Indonesia,” akunya.

Jadi, Tito membeberkan  disatu sisi kita menyampaikan aspirasi tim yang mengungkap disisi lain kita juga pr[hatin  kita menjadi daerah tujuan  dan ini bisa membahayakan bagi generasi muda kita bagi bangsa kita.  Untuk itu terus menintesifkan upaya memberantas narkoba secara komperhensif bersama-sama semua stecholder  BNN, TNI saya sampaikan penghargaan yang tinggi terutama kepada TNI AL Pangamabar jajaran,  sebelumnya  juga mengungkap dengan jumlah yang cukup besar untuk menunjukan sesuatu yang efektifitas oleh TNI. “ Khusus TNI AL yang akan menjaga daerah laut kita itu juga sangat luar biasa dan tentunya Polri sangat bergembira hasil-hasil itu dan disamping itu juga aperlu kegiatan rehabilitasi  agar para pencandu  mereka tidak menjadi lagi sebagai buyer . itulah kita upaya kita lakukan sekali lagi kita masih banyak kekurangan tetapin yang jelas kita terus berusaha dan terus mengintensifkan kegaiatan-kegaiatn kita uhtuk menekan suplay  penindakan-penindakan sekaligus  rehabilitasi pencegahan,” ujarnya.(vk)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read 122 times
Login to post comments

Gaya

Face Book Galleries

  JAKARTA(KORANRAKYAT) Digelar operasi ketupat yang akan mengawal pengamanan arus mudik dan balik hari...
      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo hadir dalam acara buka puasa bersama dengan keluarga besar...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Rapat koordinasi melalui vidio confrensi dengan pemerintah daerah TNI Polri sudah...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Presiden menghadiri acara buka puasa bersama di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap,...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Antisipasi keamanan selama arus mudik,  TNI ikut menurunkan  sejumlah personil...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri membongkar kasus...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Kunjungan resmi Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia menghasilkan...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri India Narendra Modi bermain layangan...