Headline News

PLT PSSI jokdri Ditetapkan Tersangka 5 berkas diserahkan kejaksaan
Last Updated on Feb 15 2019

PLT PSSI jokdri Ditetapkan Tersangka 5 berkas diserahkan kejaksaan

JAKARTA,KORANRAKYAT, COM- Terkait dengan penyerahan 5 berkas perkara Satgas Anti Mafia Bola kepada Kejaksaan Agung sudah diterima dan sudah di diteliiti oleh 5 Jaksa satu berkas masing-masing.Semesters Polisi menetapkan ply Kevin PSSi Jokdri  sebagai  tersangka Jaksa Agung, M Prasetyo  kertika...
Jokowi Resmi Buka Tanwir Muhammadiyah ke- 51 di Bumi Rafflesia
Last Updated on Feb 15 2019

Jokowi Resmi Buka Tanwir Muhammadiyah ke- 51 di Bumi Rafflesia

  BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tiba di Bumi Raflesia Bengkulu, Jumat (15/2/2019) pagi, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan. Kedatangan Jokowi dalam rangka membuka Tanwir Muhammadiyah ke- 51. Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraannya mengatakan...
Presiden Jokowidodo Tiba Dibengkulu Buka Tanwir Muhammadiyah
Last Updated on Feb 15 2019

Presiden Jokowidodo Tiba Dibengkulu Buka Tanwir Muhammadiyah

Presiden RI Joko Widodo Tiba di Bengkulu   BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Menggunakan pesawat kepresidenan, Presiden RI Joko Widodo tiba di Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, Jumat, 15/02/2019. Kedatangan Jokowi disambut langsung Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, yang saat ini sudah berada...
Sambutan  Bupati Malang  Pada  Rapat  Paripurna  DPRD Kabupaten  Malang
Last Updated on Feb 14 2019

Sambutan Bupati Malang Pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang

MALANG(KORANRAKYAT.COM)   Berdasarkan skala prioritas pembentukan rancangan Perda”, dimana telah ditindaklanjuti melalui Program Pembentukan Perda Tahun Anggaran 2019, sebagaimana tertuang dalam Keputusan DPRD Kabupaten Malang Nomor: 188.4/46/KPTS/35.07.040/2019 tentang Program Pembentukan...
Sektor Pariwisata Diprediksi Mampu Mendulang Devisa Terbesar
Last Updated on Feb 14 2019

Sektor Pariwisata Diprediksi Mampu Mendulang Devisa Terbesar

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla  dengan  Anggota seluruh menteri dan menko  terkait. Menteri Pariwisata Arif Yahya mengatakan kegiatan pertemuan diadakan    tiga bulan sekali  3 bulan  sekali. sementara  wapres minta  diadakan...

World Today

Redaksi

Redaksi

Tuesday, 28 April 2015 07:56

 

Jakarta, koranrakyat.com- Tim Satgas Polri yang bergabung dengan tim Kementerian Luar negeri di Yaman,  selama 20 hari kerja akhirnya berhasil melaksanakan tugas dengan baik  mengevakuasi 2.000  Warga
Negara Indonesia (WNI) yang berada di Yaman untuk kembali ke tanah air. Pelaksanaan tugas ini  Kapolri  atas permintaan Kementerian luar negeri dan perintah presiden.
 
Ketua Tim Satgas Evakuasi, Kombes Pol Krishna Murti ditemui di Mabes Polri, Jumat (24/4) 2015 mengatakan atas kegiatan dilaksanakan oleh Satgas Polri selama bergabung dangan tim pemerintah dalam rangka percepatan evakuasi terhadap warga negara Indonesia  yang berada di Yaman. " Kami sampaikan secara kronologis bahwa Kapolri atas permintaan Kementerian Luar negeri (Kemenlu) yang juga  atas perintah Presiden telah mengirim 7 orang anggota Polri dalam rangka kegiatan evakuasi dan kegiatan tersebut dilaksanakan selama 20 hari dengan hasil yang signifikan, "ujarnya.. 
 
Selanjutnya, Krishna menegaskan kami bergabung dengan Kemenlu ,TNI AU,  masuk kedalam ke dalam jantung konflik Yaman dan dua titik menjadi konflik are wilayah timur  dan wilayah Barat. " Di wilayah Tikura ,masuk dari negara Taring, Oman, kebanyakan siswa dan sisa  mereka yang digulingkan. Tim Satgas dipimpin oleh saya masuk ke wilayah Yaman Barat berkombes di Al Hudaydah dan di larikan ke Arab saudi, serta dievakuasi adalah warga negara Indonesia. Rata-rata tinggal disana para diplomat serta para tenaga kerja wanita dan pelajar," tegasnya. 
 
Sesuai data,  Krishna mengakui dari hasil kerjasama operasi tersebut, alhamdulilah Pemerintah Indonesia telah mengevakuasi sekitar warga negara Indonesia  dalam proses yang sangat efisien dan kerjasama  ini dapat terselenggara dengan baik ."  Kerena pola operasi yang dikembangkan oleh dalam hal ini kementerian luar negeri. Dan kami Polri yang bertugas dimana anggota Polri punya peran masing-masing dan kemudian disinkronsisasi oleh Pemerintah menjadi dalam evakuasi WNI dilakukan oleh Indonesia," " akunya.
 
Untuk itu, Krishna menjelaskan alhamdulilah, sampai saat ini seluruh  WNI yang berhasil dievakuasi disana dalam kondisi selamat."Tidak ada yang menjadi korban, baik luka ringan akibat di Ibukota Sana'a sempat  terjadi ledakan bukan mengarah ke KBRI , tetapi mengarah kepada dua kilo meter Markas Al Houti. Dampaknya melibatkan perpecahan gedung KBRI," akunya..
 
Jadi, Krishna menambahkan masalah WNI yang awal tidak tahu , bagaimana keluar dari Yaman, karena ada tim yang dibentuk oleh pemerintah ." Beliau dalam waktu cepat keluar dari Yaman. Ini proses yang efektiftif dan efesien," tambahnya.
 
Salah warga negara Indonesia yang dievakuasi,Ibu Zaenab FausiIbu Zaenab Fuazi mengataka sebelum saya berterima kasih kepada Bapak-bapak Polri semua dan negara indonesia telah bertanggung jawab berkaitan dengan pemulanga WNI."Kami merasa Kemenlu yang tidak kurang-kurang melidungi kami sampai, dari Yaman Sampai ke rumah masing-masing," ungkapnya.
 
Menyingung kepulangannya, Zaenab Fauzi mengakui  kami semua di biayai oleh negara Indonesia. Kita sampai kesini mendarat ke Indonesia  juga ditanggung oleh Indonesia sampai turun. " Kita ditanggung makan dan kita pulang diantar sampai  ke tempat. 
Tuesday, 28 April 2015 07:45

 

Jakarta,koranrakyat.com - Proses pemeriksan mantan Wakil menteri Hukum HAM  Denny Indrayana terus berlanjut. Terdapat  delapan laporan yang masuk Itu sebabnya sesuai laporan itu nanti akan diproses satu persatu. 

Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso  ditemui di Mabes Polri,Jumat (24/4) 2015  mengatakan ada delapan laporan Polisi yang masuk ke Polisi di mana Denny Indrayana menjadi terlapor. Pria yang akrab disapa Buwas itu mengatakan akan memprosesnya satu per satu"Dari delapan laporan, dua kita nilai tak cukup ditindaklanjuti. Enam perkara sisanya dapat ditingkatkan ke penyidikan," ujarnya 

Selanjutnya, Budi Waseso mengakui  apa saja delapan perkara tersebut, tapi ia tak merincinya. " Namun hanya gambaran yang diberikan dimana kasus kasus itu seputar tindak pidana korupsi, penyalahgunaan wewenang dan penganiayaan. Sering dengan itu tak merinci siapa saja pelapor perkara itu."Ada pelapornya. Tidak bisa kita cegah dong. Namanya orang kanlapornya macam-macam," akunya. 

 Budi Waseso menegaskan  dari delapan perkara itu, baru satu yang ditindak lanjuti penyidik, yakni dugaan tindak pidana korupsi melalui sistem pembayaran pembuatan paspor via elektronik atau 'payment gateway'. Dalam perkara ini, Denny telah ditetapkan sebagai tersangka."Kenapa yang ini yang ditindaklanjuti? Karena ini sudah bulat. Sudah ada audit dan saksi-saksi yang mendukung," tegasnya.

Lebih lanjut, Budi  Waseso menjelaskan ia berjanji akan terus menyampaikan perkembangan pengusutan sejumlah perkara mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM tersebut kepada masyarakat. "  nanti akan di  jelaskan  lebih terang lagi,"  tandasnya(vk)

Tuesday, 28 April 2015 07:37

 

Jakarta,koranrakyat.com -  Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri,  berhasil meringkus  terduga teroris, Jumat (24/4) 2015 inisial MB alias B di Jalan Pajaiang, Kelurahan Manuruki, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Agus Rianto di Mabes Polri, Jumat (24/4) 2015 mengatakan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri. Itu dilakukan dengan  berhasil meringkus terdoga teroris inisial MB alias B di Jalan Pajaang, Kelurahan Manuruki, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan."Hari ini pukul 09.00 WITA ditangkap Densus 88,""Hari ini pukul 09.00 WITA ditangkap Densus 88," ujarnya.

Sesuai data, Agus menegaskan berdasarkan catatan kepolisian, MB terlibat dalam sejumlah aksi teror di wilayah Sulawesi. Pertama, MB mengetahui perencanaan pelemparan bom ke kantor gubernur Sulawesi Selatan.

"Tapi peran yang paling dominan MB adalah memfasilitasi pemberangkatan warga negara Indonesia ke Suriah bergabung ISIS," tegasnya.

Jadi, Agus mengakui perannya  MB  adalah menampung sejumlah terduga teroris yang sudah masuk ke dalam daftar pencarian orang.  Namun enggan menyebutkan siapa-siapa saja yang masuk ke dalam DPO tersebut," akunya.

Dari perkembangan, seperti pada berita sebelumnya, salah seorang saksi bernama Ahmad Sanusi mengatakan bahwa MB pergi berbelanja sayur di kompleks BTN Hartaco. Usai berbelanja, Densus 88 langsung menghadangnya.

"Langsung ditangkap dan dibawa naik mobil lalu pergi ke Jalan Pajaiang. Tak lama setelah itu santri Pondok Pesantren Tanfizul Al Quran datang menanyakan keberadaan pimpinan mereka," ujar Ahmad. (vk)

Monday, 27 April 2015 09:06

 

Surabaya,koranrakyat,com. 

Program Layanan Tanpa Kantor dalam rangka Keuangan Inklusif alias Laku Pandai yang diresmikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi kesempatan kerjasama dengan bank untuk merekrut agen sebagai perpanjangan tangan.

 

“Secara nasional saat ini ada 17 bank yang mengajukan perizinan menyelenggarakan program Laku Pandai. Dan Akhir Mei, sudah ada 2 bank lagi yang mendapatkan izin memberikan layanan laku pandai ,”kata Kepala OJK Malang, Indra Krisna di sela Edukasi Wartawan Ekonomi dan Bisnis di Taman Dayu Pandaan, Pasuruan, Sabtu (25/04/2015).

Dari jumlah tersebut, Kata Indra  saat ini sudah empat bank yang memperoleh izin dari OJK menjadi bank penyelenggara laku pandai yakni BRI, BTPN, Bank Mandiri, dan BCA.

Lebih lanjut kata Indra , Laku Pandai merupakan layanan transaksi keuangan tanpa harus ke lokasi kantor bank, melainkan cukup mengunjungi lokasi agen laku pandai yang tedekat. Agen Laku Pandai bisa perorangan seperti pensiunan, guru, pedagang dan lainnya. Sedang  jika Badan Hukum diperuntukkan bagi mereka yang memiliki kegiatan usaha di lokasi.

“Masyarakat bisa memanfaatkan keberadaan agen Laku Pandai untuk menabung dengan karakeristik Basic Saving Account (BSA) yakni tanpa batas minimum setoran, tanpa batas maksimum saldo rekening, bebas biaya administrasi bulanan dan transaksi tertentu, biaya transaksi keuangan lebih murah dari tabungan reguler, dapat bunga/bagi hasil, saldo dan transaksi debet rekening sejumlah tertentu. Selain itu disediakan Kredit atau pembiayaan kepada Nasabah Mikro dan membeli beragam produk pasar modal seperti reksadana tanpa dikenakan biaya administrasi. ,” papar Indra.

Sementara itu agen Laku Pandai dapat dikenali dengan melihat papan nama atau spanduk Laku Pandai dan juga surat penunjukan dari bank.

Di  Indonesia, jumlah agen laku pandai diperkirakan mencapai 350 ribu orang.
Angka tersebut diprediksi mampu mencakup 75 persen di berbagai wilayah secara nasional termasuk Jawa Timur.

Indra menambahkan Program Laku Pandai ini diharapkan dapat mendukung program keuangan inklusif sesuai dengan tujuan Pemerintah Indonesia yang dicanangkan dalam Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) pada Juni 2012. (md)

Saturday, 25 April 2015 02:12

Bandung,koranrakyat.com,- Semarak 60 Tahun peringatan Konferensi Asia Afrika atau yang juga disebut Konferensi Bandung. Giliran masyarakat berbondong bondong ke lokasi kawasan Gedung Merdeka yang beberapa hari kemarin sempat ditutup untuk umum.Tidak terkecuali, tua muda, anak – anak mereka melakukan foto di Musium Konferensi Asia Afrika Sabtu (25/4) kemarin.

Kegiatan Karnaval ini mengundang warga untuk berpartisipasi guna merayakan peristiwa yang sangat penting kala itu dimana Indonesia bersama negara-negara Asia Afrika yang kebanyakan baru merdeka mendeklarasikan sebuah gerakan non blok. Saat itu di tahun 1955, dunia terbagi atas dua blok, yaitu blok barat dan blok timur. Oleh karena itu, untuk lebih memperkuat persatuan serta menjaga perdamaian, digelarlah konferensi ini.

Karnaval Asia Afrika ini akan mempertontonkan eratnya persatuan dan solidaritas negara-negara Asia Afrika yang tersirat dalam keberagaman seni dan budaya masing-masing negara. Karnaval ini akan diikuti oleh lebih dari 70 negara dan 1000-an peserta yang akan berpawai di sepanjang jalan bersejarah terkait peristiwa KAA ini, terutama Jalan Asia Afrika. Di sepanjang jalan itu, masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan kemeriahan dan kegembiraan Karnaval Asia Afrika yang diwarnai oleh musik tetabuhan dan kostum spektakuler dari berbagai negara. Tidak ketinggalan para duta besar dan para undangan dari negara sahabat pun akan hadir menyaksikan. Selain carnival, acara lain yang tak kalah meriahnya juga digelar mulai tanggal 22 hingga 26 April 2015 .(as)-

Friday, 24 April 2015 13:28
Jakarta, koranrakyat.com- Tim Satgas Polri yang bergabung dengan tim Kementerian Luar negeri di Yaman,  selama 20 hari kerja akhirnya berhasil melaksanakan tugas dengan baik  mengevakuasi 2.000  Warga
Negara Indonesia (WNI) yang berada di Yaman untuk kembali ke tanah air. Pelaksanaan tugas ini  Kapolri  atas permintaan Kementerian luar negeri dan perintah presiden.
 
Ketua Tim Satgas Evakuasi, Kombes Pol Krishna Murti ditemui di Mabes Polri, Jumat (24/4) 2015 mengatakan atas kegiatan dilaksanakan oleh Satgas Polri selama bergabung dangan tim pemerintah dalam rangka percepatan evakuasi terhadap warga negara Indonesia  yang berada di Yaman. " Kami sampaikan secara kronologis bahwa Kapolri atas permintaan Kementerian Luar negeri (Kemenlu) yang juga  atas perintah Presiden telah mengirim 7 orang anggota Polri dalam rangka kegiatan evakuasi dan kegiatan tersebut dilaksanakan selama 20 hari dengan hasil yang signifikan, "ujarnya.. 
 
Selanjutnya, Krishna menegaskan kami bergabung dengan Kemenlu ,TNI AU,  masuk kedalam ke dalam jantung konflik Yaman dan dua titik menjadi konflik are wilayah timur  dan wilayah Barat. " Di wilayah Tikura ,masuk dari negara Taring, Oman, kebanyakan siswa dan sisa  mereka yang digulingkan. Tim Satgas dipimpin oleh saya masuk ke wilayah Yaman Barat berkombes di Al Hudaydah dan di larikan ke Arab saudi, serta dievakuasi adalah warga negara Indonesia. Rata-rata tinggal disana para diplomat serta para tenaga kerja wanita dan pelajar," tegasnya. 
 
Sesuai data,  Krishna mengakui dari hasil kerjasama operasi tersebut, alhamdulilah Pemerintah Indonesia telah mengevakuasi sekitar warga negara Indonesia  dalam proses yang sangat efisien dan kerjasama  ini dapat terselenggara dengan baik ."  Kerena pola operasi yang dikembangkan oleh dalam hal ini kementerian luar negeri. Dan kami Polri yang bertugas dimana anggota Polri punya peran masing-masing dan kemudian disinkronsisasi oleh Pemerintah menjadi dalam evakuasi WNI dilakukan oleh Indonesia," " akunya.
 
Untuk itu, Krishna menjelaskan alhamdulilah, sampai saat ini seluruh  WNI yang berhasil dievakuasi disana dalam kondisi selamat."Tidak ada yang menjadi korban, baik luka ringan akibat di Ibukota Sana'a sempat  terjadi ledakan bukan mengarah ke KBRI , tetapi mengarah kepada dua kilo meter Markas Al Houti. Dampaknya melibatkan perpecahan gedung KBRI," akunya..
 
Jadi, Krishna menambahkan masalah WNI yang awal tidak tahu , bagaimana keluar dari Yaman, karena ada tim yang dibentuk oleh pemerintah ." Beliau dalam waktu cepat keluar dari Yaman. Ini proses yang efektiftif dan efesien," tambahnya.
 
Salah warga negara Indonesia yang dievakuasi,Ibu Zaenab FausiIbu Zaenab Fuazi mengataka sebelum saya berterima kasih kepada Bapak-bapak Polri semua dan negara indonesia telah bertanggung jawab berkaitan dengan pemulanga WNI."Kami merasa Kemenlu yang tidak kurang-kurang melidungi kami sampai, dari Yaman Sampai ke rumah masing-masing," ungkapnya.
 
Menyingung kepulangannya, Zaenab Fauzi mengakui  kami semua di biayai oleh negara Indonesia. Kita sampai kesini mendarat ke Indonesia  juga ditanggung oleh Indonesia sampai turun. " Kita ditanggung makan dan kita pulang diantar sampai  ke tempat. Saya bersyukur kalau saya sebagaI  sebagai anak negara indonesia," akunya. (Vk)
Friday, 24 April 2015 07:09

                             

Bandung,koranrakyat comThe Bandung Historical Walk.The Peak of A,CCC  2015  sebuah kegiatan menapaktilasi  kegiatan para pendahulu, yakni mantan presiden Soekarno dan Hatta  dengan  beberapa tetangga di asia tenggara dalam memecahkan persoalan.  Seluruh peserta Konferensi Asia Afrika baik Kepala Negara maupun Delegasi datang ke Bandung, dengan berjalan kaki menuju  Gedung Merdeka. “Disini di Gedung Merdeka ini, dahulu  para pendahulu kita berkumpul, Mantan Presiden  Soekarno, Bung  Hatta, mereka berkumpul mencari inspirasi. Mereka mempunyai semangat gelora perjuangan yang begitu tinggi sehingga muncul ide-ide yang begitu membakar semangat.”Kata Presiden Joko Widodo, saat pidato di Ged. Merdeka, JL. Asia Afrika, Bandung Jum’at (24/04). 

Spirit Bandung menggelora bagi seluruh Kepala Negara dan Delegasi Asia Afrika yang hadir. Bandung kini semangat nya tidak akan luntur dimakan waktu, meski Bandung dulu hanya dihadiri 3 Negara dan kini di hadiri 91 Negara. Disinilah semangat Para Kepala Negara dan Para Delegasi terus berkobar demi menciptakan Kemerdekaan Negaranya.

Rombongan Kepala Negara dan Delegasi Konferensi Asia Afrika ke-60 ini, berjalan menuju Ged. Merdeka diiringi Drumband dan di jaga oleh para aparat dari Passpampres, TNI, dan Kepolisian. Dan setiba di Ged. Merdeka mereka pun disambut dengan Angklung Mang Udjo dengan lantunan lagu Halo-Halo Bandung.

Presiden Joko Widodo, dalam pidatonya, dengan semangat yang tinggi sebagaimana semangat yang dikobarkan para pendahulu Indonesia, mengatakan, “Di Bandung, di ruangan  ini api semangat perlawanan berkobar, memperjuangkan kemerdekaan. Di ruangan ini cita-cita suci terasa menggema. India hanyalah sebuah cita-cita, Miyanmar hanya sebuah cita-cita, Indonesia hanyalah sebuah cita-cita. Namun bagaimana kita bisa mewujudkannya adalah cita-cita yang harus diraih. Disinilah para pendahulu kita memperjuangkan cita-cita.”

Semangat Bandung terus berkobar, kini dalam Konferensi Asia Afrika ke-60 adalah suatu pertemuan para Kepala Negara dan Delegasi dimana kini mereka memperjuangkan Pesan Bandung, Melakukan Kemitraan Kerjasama Promosi dan Ekonomi dan Kemerdekaan Palestina.

Selain itu dalam Konferensi Asia Afrika di Bandung Presiden Joko Widodo menandatangani 3 dokumen bersama Perwakilan Asia dan Perwakilan Afrika. Dan ditutup denga Angklung Mang Udjo dengan lantunan lagu Bandung Selatan di Waktu Malam.(as) 

Thursday, 23 April 2015 13:46
Jakarta, koranrakyat.com- Meskipun berkas kasus Mantan wakil Ketua KPK terus berproses dan tidak ditahan. Hal ini dibenarkan karana adanya laporan tentang intimidasi dilakukan terhadap 8 orang saksi dalam penyelesaian kasus ini. Sampai sekarang sudah ada 4 orang yang melaporak ke LPSK dan ini akan menjdai perhatian Mabes Polri untuk diusut.  
 
Kepala Badan Reserses dan Kriminal( Bareskrim) Mabes Polri,Komjen Pol Budi Waseso  ditemui di Mabes Polri, Kamis (23/4) 2015 mengatakan  terkaitan tidak ditahannya Bambang Widjajanto, tidak ada intervensi. "Kalau pemeriksan itu wajib periksa kesehatan,di dalam rangka pemeriksaan kesehatan. Ini dilakukan apa sehat dan nanti kalau sakit kita juga," ujarnya . 
 
Menyinggung  kesehatan, Budi Waseso  mengakui itu tidak , itu tidak awal saja. Tidak harus, tetapi kan memang kesehatan yang diperiksa harus menjadi pemahaman dari penyidik. "Nanti jangan sampai . Apakah ini ingin buat gaduh. Jangan gaduh yang buat gaduh juga wartawan.  kita ikuti proses saja. saya bilang begini, saya bilang jangan kalau selalu diperiksa pasti ditahan," akunya..
 
Apakah menunggu dari LPSK, Budi Waseso menegaskan oh enggak, saksi-saksi merasa terancam. "Mereka minta perlindungan.Silakan saja anti juga, mereka melaporkan kita tangani juga," tegasnya.Dengan bukti-bukti pengcancaman,seperti apa dan ini dari siapa,Budi Waseso menjelaskan ini yang sedang ditangai penyidik yang melaporkan."Ya,ada sih dan inisialnya sudah dilaporkan kepada kita. Ada yang ada 4 orang. 
 
,Budi Waseso mengatakan  ada 4 orang yang minta . nanti kalau  supaya penyidiknya segera memprosesnya.Hingga kini Kapolri  tidak tahu."Beliau kosentrasi pada pengamanan  KTT Asia Afrika.Masalah begini dia serahakan saja.Kalau penyidik saya serahkan kepada Penyidik dan saya tidak boleh mengintervensi. jangan di intervensi penyidik. independent dan tidak boleh dipengarui  oleh siapapun," rincinya. (vk)
Thursday, 23 April 2015 13:38

Jakarta,koranrakyat.com- Setelah berkas Bambang Widjayanto dilengkapi dianggap komplit . Akhirnya berkas selesai  dan setelah 

berkas perkara dugaan tindak pidana menyuruh saksi memberikan keterangan palsu yang menjerat Bambang Widjojanto dan seorang rekannya bernama Zulfahmi sebagai tersangka. Berkas kasus ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung itu dikirim ke Kejakasan.  Direktur Tindak Pidan Ekonomi Khusus, Brigjen Pol Victor E di Simanjuntak  di  Mabes Polri, Kamis (23/4)2015 mengatakan penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri menyelesaikan berkas perkara dugaan tindak pidana menyuruh saksi memberikan keterangan palsu yang menjerat Bambang Widjojanto dan seorang rekannya bernama Zulfahmi sebagai tersangka. Berkas kasus ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.
"ya, begitu pemeriksaan terhadap BW selesai, langsung dimasukkan ke dalam berkas dan hari ini juga dikirim ke kejaksaan," ujarnya. 

Selanjutnya,Victor mengatakan  pemeriksaan terhadap Bambang yang telah dilakukan sebanyak tiga kali, mengajukan 51 butir pertanyaan. Jawaban Bambang atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan menjadi keterangan tambahan dari berkas pemeriksaan sebelumnya. "Ada yang kurang-kurang, akhirnya tadi sudah dijawab semua. Sudah lengkap. Sudah laik untuk dikirimkan ke penuntut umum," akunya. 

Kasus Bambang berawal dari laporan Sugianto Sabran pada 19 Januari 2015 ke Bareskrim Polri. Sugianto melaporkan Bambang atas tuduhan menyuruh saksi memberikan keterangan palsu di sidang Mahkamah Konstitusi (MK), 2010 lalu. Saat itu, Bambang adalah kuasa hukum Ujang Iskandar. Sedangkan Ujang bersengketa kasus Pilkada Kotawaringin Barat dengan Sugianto. Putusan hakim, yang salah satunya mantan Ketua MK, Akil Mochtar, memenangkan Ujang Iskandar, klien Bambang sebagai pemenang Pilkada.

Dalam laporannya kepada Bareskrim Polri, Sugianto juga menyebutkan bahwa Bambang dan Akil sempat semobil sewaktu perkara itu masuk persidangan. Ia menduga Bambang memengaruhi Akil untuk memenangkan kliennya. Laporan yang masuk 19 Januari 2015 itu diproses cepat. Satu hari setelahnya, penyidik meningkatkan status perkara Bambang dari penyelidikan menjadi penyidikan. Bambang ditangkap pada 23 Januari 2015 seusai mengantarkan anaknya ke sekolah di bilangan Depok, Jawa Barat. 

Selain Bambang, polisi juga menahan rekannya, Zulfahmi. Ia berperan mencari saksi hingga ke kampung-kampung, membantu Bambang menginstruksikan saksi memberi keterangan di luar fakta. Zulfahmi juga berperan membagi-bagian uang kepada saksi yang telah berbohong di persidangan. 

Keduanya dikenakan pasal yang sama, yakni Pasal 242 ayat (1) KUHP tentang sumpah palsu dan keterangan palsu juncto Pasal 55 ayat (1) ke satu KUHP juncto Pasal 55 ayat (2) ke dua KUHP tentang penyertaan dalam tindak pidana juncto Pasal 56 KUHP tentang dipidana sebagai pembantu kejahatan. Saat ini, Polisi masih memburu tiga rekan Bambang lainnya.(vk)
Thursday, 23 April 2015 13:24
Jakarta,koranrakyat.com- Proses pemeriksaan mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjijanto yang sempat tertunda  selama dua bulan akhirnya kembali.kendati  diproses .  santer infonya akan  ditahan di Markas Komanda Brimob. Karena  berkasnya dianggap sudah rampung, tapi ada kendala  masih menunggu LPSK, hingga  Bambang Widjajanto tidak ditahan meskipun sudah menandatanginya semua administrasi dan segera  dilimpahkan   ke Kejaksaan.
 
Direktur Tindak Pidana  Ekonomi Khusus, Brigjend Pol Victor Edi Simanjuntak  ditemui di Mabes Polri, Kamis (23/4) 2015 mengatakan  meskipun  sudah  menandatanganii surat atau berita acara pemeriksaan. "Ya, dari hasil pemeriksan pada sore hari ini kita menyimpulkan bahwa pemeriksaan sudah selesai. kemudain untuk Bambang Widjajanto belum ditahan hari ini. Jadi BW belum ditahan, karena pemeriksan sudah selesai,"ujarnya.
 
Saat ditanya kenapa Bambang Widjajanto belum keluar,Victor menegaskan karena Bambang Widjanjanto (BW, Red) masih masih berbicara dengan penyidiknya."Surat pemeriksaan sudah selesai.  Beritanya, kalau ia  tidak koperatif itu ditahan.Ini kan masih  koperatif sehingga tidak ditahan" tegasnya.
 
Seiring dengan itu ditanya nanti akan ada pemeriksan selanjutnya, Victor memngakui  pemeriksaan selanjutnya . Kalau masih ada informasi ada 8 orang yang kemarin melaporkan ke lembaga Perlindungan Saksi dan Korban( LPSK) " Saksi ini melapor  bahwa mereka di intimidasi oleh pihak-pihak , dimana intimidasinya supaya mencabut laporan tentang Budi Widjajanto. LPSK, kemrain datang ke  kita 3 orang apakah nama yang 8 orang ini apakah saksi. kita katakan ya, mereka saksi,AS,: akunya.
 
Menyinggung Intimidasi, Victor menjelaskan pada hari ini LPSK pergi ke pangkalanbun untuk mengecek kebenaran dari 8 orang ini." Yang melihat keadaan mereka setelah dipangkalan Bun akan berkoordinasi lagi dengan penyidik di Bareskirm apa yang telah mereka  temui di pangkalan Bun. kita juga tidak mengetahui ada 8 saksi yang diintimidasi," jelasnya. 
 
Sesuai perkembangan. Victor merincinya bentuk intimidasinya kita tidak tahu, LPSK pergi ke pangkalan Bun untuk melihat apa yang mereka alami dan intimidasi apa yang kita terima. "Itu akan berkoordiansi dengan Polri. Kalau intimidsi, itu perbuatan tindak Pidana. apakah polisi akan melakukan penyelidikan. Kita menunggu apa keterangan dari LPSK.
 
Kemuidan, Vitor menasakan siapa yang melakukan intimidasi selama ini, ya kita lihat  keterangan dari LPSK. "Koq ada perubahan yang sanagt cepat kita terima. Ini tidak ditahan disini dan karena disini ada Fahmi. Tapi kenyata bapak katakan tidak jadi ditahan. karan keteanhgan sudah diberikan oleh yang bersangkutan," tandasnya
 
Itu  sebabnya, Victor menambahkan ini terjadi karena sudah diancam  akan ditahan begitu.  Tidak diancam, nama  oarng besar begitu diancam. siapa berani ditahan. "Ya, kita menungu dari LPSK. Keterangan apa  yang merubah keputusan untuk ditahan. Itu merupakan keterangan dari. Itu nanti saja. Nanti kita lihat dan koordinasi denga LPSK. Berkasi pak BW segera maju dan sore ini. dilimpahkan kemana dan itu ke Kejaksaan Sore ini tambahnya. (vk)

Entertaiment

Face Book Galleries

JAKARTA,KORANRAKYAT, COM- Terkait dengan penyerahan 5 berkas perkara Satgas Anti Mafia Bola kepada Kejaksaan Agung...
  BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tiba di Bumi Raflesia Bengkulu, Jumat...
Presiden RI Joko Widodo Tiba di Bengkulu   BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Menggunakan pesawat kepresidenan,...
MALANG(KORANRAKYAT.COM)   Berdasarkan skala prioritas pembentukan rancangan Perda”, dimana telah ditindaklanjuti...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla  dengan  Anggota seluruh...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo melantik Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai...
JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga mampu membawa masyarakt akan kesadaran...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dalam acara pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan Tahun...
  JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama...
            JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Tiga hal utama yang harus dimiliki generasi muda sekarang ini adalah...

Ekonomi Makro

  •  



      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla 

     
  •  

Malang Raya

Rumah Kepala PU Kab Malang

 

MALANG(KORANRAKYAT.COM)- Selain menggarap sejumlah pihak

Read more

Privalensi Stunting Di Kota

 

 

MALANG (KORANRAKYAT.COM) Prevalensi balita stunting

Read more

Sambutan Bupati Malang Pada

MALANG(KORANRAKYAT.COM)   Berdasarkan skala prioritas

Read more

Rendra Bupati Malang Ditahan