Headline News

PLT PSSI jokdri Ditetapkan Tersangka 5 berkas diserahkan kejaksaan
Last Updated on Feb 15 2019

PLT PSSI jokdri Ditetapkan Tersangka 5 berkas diserahkan kejaksaan

JAKARTA,KORANRAKYAT, COM- Terkait dengan penyerahan 5 berkas perkara Satgas Anti Mafia Bola kepada Kejaksaan Agung sudah diterima dan sudah di diteliiti oleh 5 Jaksa satu berkas masing-masing.Semesters Polisi menetapkan ply Kevin PSSi Jokdri  sebagai  tersangka Jaksa Agung, M Prasetyo  kertika...
Jokowi Resmi Buka Tanwir Muhammadiyah ke- 51 di Bumi Rafflesia
Last Updated on Feb 15 2019

Jokowi Resmi Buka Tanwir Muhammadiyah ke- 51 di Bumi Rafflesia

  BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tiba di Bumi Raflesia Bengkulu, Jumat (15/2/2019) pagi, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan. Kedatangan Jokowi dalam rangka membuka Tanwir Muhammadiyah ke- 51. Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraannya mengatakan...
Presiden Jokowidodo Tiba Dibengkulu Buka Tanwir Muhammadiyah
Last Updated on Feb 15 2019

Presiden Jokowidodo Tiba Dibengkulu Buka Tanwir Muhammadiyah

Presiden RI Joko Widodo Tiba di Bengkulu   BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Menggunakan pesawat kepresidenan, Presiden RI Joko Widodo tiba di Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, Jumat, 15/02/2019. Kedatangan Jokowi disambut langsung Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, yang saat ini sudah berada...
Sambutan  Bupati Malang  Pada  Rapat  Paripurna  DPRD Kabupaten  Malang
Last Updated on Feb 14 2019

Sambutan Bupati Malang Pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang

MALANG(KORANRAKYAT.COM)   Berdasarkan skala prioritas pembentukan rancangan Perda”, dimana telah ditindaklanjuti melalui Program Pembentukan Perda Tahun Anggaran 2019, sebagaimana tertuang dalam Keputusan DPRD Kabupaten Malang Nomor: 188.4/46/KPTS/35.07.040/2019 tentang Program Pembentukan...
Sektor Pariwisata Diprediksi Mampu Mendulang Devisa Terbesar
Last Updated on Feb 14 2019

Sektor Pariwisata Diprediksi Mampu Mendulang Devisa Terbesar

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla  dengan  Anggota seluruh menteri dan menko  terkait. Menteri Pariwisata Arif Yahya mengatakan kegiatan pertemuan diadakan    tiga bulan sekali  3 bulan  sekali. sementara  wapres minta  diadakan...

World Today

Redaksi

Redaksi

Monday, 28 January 2019 23:20

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Setelah ditetapkan  dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/188/I/KEP.2019 tertanggal 22 Januari 2019,     Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dan  Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian memimpin upacara kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi sejumlah perwira tinggi di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/1/2019). Kini yang resmi naik pangkat dari bintang dua atau Inspektur Jenderal menjadi bintang tiga atau Komisaris Jenderal. 

           Sebelumnya promosi Idham Azis menjadi Kabareskrim tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/188/I/KEP.2019 tertanggal 22 Januari 2019, yang ditandatangani Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Eko Indra Heri.  Selain Idham, beberapa perwira tinggi (pati) Polri lainnya juga mendapatkan kenaikan pangkat. Mereka adalah Widyaiswara Utama Utama Sespam Lemdiklat Polri Coki Manurung naik dari Brigjen menjadi Irjen. Lalu, Mantan Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irjen Pol Aris Budiman yang kini menjadi Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri. 

 

         Serta Irjen Pol Drs. Basuki yang bertugas di Lemhanas. Sementara, pada kesempatan itu juga dilakukan kenaikan pangkat dari pangkat Kombes ke Brigjen sejumlah 8 orang. Antara lain: 1.Brigjen Pol Rajim Asianto 2.Brigjen Pol Teguh Sarwono, 3.Brigjen Pol Jhonny Siahaan, 4.Brigjen Pol Hotman Simatupang, 5.Brigjen Pol Sri Eko Prianggono 6.Brigjen Pol Reynhard Saut Poltak Silitonga, 7.Brigjen Pol M. Awal Chairuddin, 8. Brigjen Pol Suwarno, S.H. (vk)

Saturday, 26 January 2019 03:48

 

 

MALANG(KORANRAKYAT .COM)Kantor  wilayah DJP Jawa Timur III bekerjasama dengan wartawan untuk mensosialisasikan program pemerintah khususnya terkait dengan  ketentuan pajak. “ Kami sebagai pemungut pajak wartawan juga harus bisa membantu mensosialisasikan serta melakukan pengawasan penggunaan pajaknya , “  Hal itu disampaikan  Rudy Gunawan Bastari Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Timur III saat melakukan Media  Ghatering dengan wartawan  pada Kamis (24/1) di Golden Heritage Coffe  dengan tema Satu suara untuk membangun bangsa.     

            Diungkapkan Rudi  Gunawan saat ini yang lagi  ramai  e-commerce akibat dari semakin semaraknya bisnis online  menjadi peluang  bagi pemerintah   untuk memungut  pajak.  Penjualan dengan sistim online di tanah air cukup gencar, oleh karenanya dengan melalui online marketplace  atau yang kerap disebut dengan kegiatan menyediakan tempat usaha berupa situs berbelanja  berbasis internet yang terdiri dari beberapa toko internet yang dikelola oleh penyelenggara online market place. Kewajiban penyedia platform online market place seperti," tandasnya.  

                Dikatakan  kewajiban  penyedia platform online marketplace  harus memiliki NPWP dan dikukuhkan sebagai PKP , memungut menyetor dan melaporkan PPN  dan PPH terkait penyediaan layanan platform marketplace kepada pedagang/penyedia jasa yang berjualan di online marketplace. Apalabila penyedia online marketplace barang/jasa sendiri yang dijual sendiri melalui platform online marketplace wajib memungut PPN dan PPH  selain itu juga melaporkan rekapitulasi transaksi yang dilakukan oleh pedagang pengguna platform online ,marketplce.

                Masih dikatakan Rudi kewajiban pedagang dan penyedia jasa yang berjualan melalui platform online marketplace memberitahukan NPWP kepada penyedia  platform Online markeplace  memberitahukan NPWP , bila belum memeliki NPWP bisa mengajukan untuk mendaftarkan NPWP atau cukup  menyampaikan NIK  pada penyedia platform online market place. Melaksanakan kewajiban terkait PPH sesuai dengan ketentuan yang berlaku , seperti membayar PPH final 0,5 Prosen  dari omzet dalam hal tidak melebihi Rp.4,8 Milyar dalam setahun.  Serta sebaliknya Selanjutnya dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak dalam hal omzet melebihi  Rp. 4,8 Milliar setahun   dengan kewajiban seperti ketentuan yang berlaku.

Disinggung soal Kanwil DJP III dijelaskan   tahun 2018, penerimaan pajak sebesar 29,54 triliun atau 93,67 persen dari target penerimaan sebesar 31,53 triliun sedangkan  total pertumbuhan penerimaan pajak selama 2018 lanjutnya juga mengalami peningkatan yakni sebesar 13,1 persen. Ini terlihat dari adanya kenaikan jumlah wajib pajak bayar tahun 2018 yang mengalami pertumbuhan sebesar 51,7 persen. "Untuk jumlah pajak terdaftar di tahun 2018 tumbuh sebesar 6,5 persen," tambahnya.

Selain dari sektor tembakau yang mencapai hampir 60 Prosen Pertumbuhan pajak untuk Kanwil DJP Jatim III selama 2018  juga  didorong oleh pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).Menurutnya, selama tahun 2018 UMKM semakin menunjukan perannya dalam pertumbuhan ekonomi negara. "Kontribusi UMKM dalam penerimaan pajak meningkat menjadi 241, 83 miliar," jelasnya

                Secara terpisah Kepala Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Kanwil DJP Jatim III Eko Budihartono yang kerab di panggil Sinyo menyampaikan bahwa  pertemuan rutin dengan wartawan akan ditingkatkan pada tahun 2019, harapanya ada persamaan persepsi  antara media dengan Kanwil DJP III, oleh karenanya dalam Gathering kali ini diambil tema satu suara untuk membangun Bangsa. (an)  

Thursday, 24 January 2019 00:08

 

BENGKULU,(KORANRAKYAT.COM)  – Putra asli Bengkulu, Brigjen Pol Drs Supratman, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Jawa Barat. Mendapat amanat baru dipercaya menjadi Kapolda Bengkulu, yang baru. Supratman menggantikan posisi Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Coki Manurung, yang menjadi widyaswara utama Sespim Lemdiklat Polri.   

Kabid Humas Polda Bengkulu, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sudarno membenarkan penunjukan Brigjen. Pol. Supratman sebagai Kapolda Bengkulu. Ia juga mengatakan, pergeseran tersebut sebagai salah satu penyegaran di tubuh Kepolisian Polda Bengkulu. 

“Ya ada TR 188, beberapa perwira tinggi Polri, termasuk salah satunya Kapolda Bengkulu, yang mendapat amanah sebagai Widyaiswara Utama, dapat job bintang dua juga. Untuk sertijab nanti kita tunggu dari Mabes Polri, kan tr nya baru hari ini,” terang Sudarno, Selasa (22/1/19). Mutasi Kapolda Bengkulu ini berdasarkan surat telegram Kapolri, Nomor : ST/188/l/KEP/2019, tanggal 22/1/2019.Sudarno menambahkan, Supratman marupakan lulusan Akpol 1987. Putra asli Seluma, Bengkulu Selatan, kelahiran 17 Juni 1962 ini, sejak 2017, saat dipercaya sebagai Wakapolda Jawa Barat. Saat itu, Supratman menggantikan Brigjen Pol Bambang Purwanto, yang dimutasi ke Mabes Polri sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Jemen Sahli Kapolri. Sebelum menjadi Wakapolda Jawa Barat, jenderal bintang satu yang berpengalaman dalam bidang intel ini menjabat sebagai Direkonomi Baintelkam Polri.   Tak hanya itu, Supratman juga pernah menjabat sebagai Kapolres Kota Bandung, Wakapolwil Periangan dan berbagai jabatan startegis di Mabes Polri. Berikut Daftar Jenjang Karir Jabatan Brigjen Pol Drs Supratman :

 1. Wakapolda Jawa Barat, 

2. Direkonomi Baintelkam Polri. 

3. Kapolres Kota Bandung 

4. Wakapolwil Periangan 

5. Kaden A Hartib Pusprovos Div Propam Polri 

6. Pamen SDE SDM Polri 

7. Analis Kebijakan Madya bidang 

8. Divpropam Polri 

9. Kabidpropam Polda Jabar 

10. Analis Kebijakan Madya bidang Sespimmen Sespim Polri 

11. Kayanma Polri (2015), 

12. Widyaiswara Madya Sespim Polri (2016). (1nd))

 

 

Wednesday, 23 January 2019 23:58

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -, Satgas anti mafia bola melakukan pengeledahan rumah  anggota komite eksekutif(Exco) PSSI Hidayat. Ini dilakukan untuk memperoleh barang bukti menyangkut masalah terlapor.  

           Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di  Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (23/1)2019 mengatakan Satgas Anti Mafia Bola melakukan penggeledahan di kediaman mantan anggota Komite Eksekutif (exco) PSSI Hidayat." Rumah  Hidayat, berlokasi di Jalan Klakahrejo No 78, Kelurahan Kandangan, Benowo, Surabaya. Hari ini dilakukan penggeledahan untuk  mencari beberapa barang bukti menyangkut masalah terlapor atas nama saudara H,” ujarnya.

          Selanjutnya, Dedi menegaskan Mantan anggota Komite Eksekutif (exco) PSSI Hidayat ini  berstatus saksi terlapor. Namun, tidak menutup kemungkinan statusnya bisa dinaikkan menjadi tersangka bila memenuhi minimal dua alat bukti. “Tidak menutup kemungkinan apabila sudah cukup lengkap dua alat bukti cukup, baru nanti akan ditingkatkan statusnya dari terlapor menjadi tersangka,” tegasnya.

       Lebih lanjut, Dedi menjelaskan, Hidayat diduga berperan dalam mempengaruhi manajer Madura United Januar Hermawan untuk mengatur skor pertandingan antara Madura Fc melawan PSS Sleman Periksa Plt Ketum PSSI Joko Driyono Satgas Antimafia." Ini dilanjutkan dengan akan memeriksa para saksi, dan menganalisis barang bukti dari hasil penyitaan hari ini," jelasnya.. 

 

        Data yang terhimpun namun  dari penggeledahan yang dilakukan oleh tim antimafia bola. Sejauh ini, polisi sudah menetapkan 11 tersangka kasus dugaan pengaturan skor. Diberitakan sebelumnya, polisi sudah memproses 4 dari 73 laporan yang akan ditindaklanjuti. Ke-empat laporan itu terkait pengaturan laga Persibara vs PS Pasuruan, dugaan suap agar PS Mojokerto ke Liga 1, dugaan suap untuk jadi tuan rumah Piala Suratin 2009, dan dugaan pengaturan skor laga Madura FC vs PSS Sleman. (Vk) 

Monday, 21 January 2019 16:36

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Perjalan pemeriksaan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola Polri saat ini fokus menyelesaikan berkas perkara empat tersangka kasus dugaan pengaturan skor dalam sepakbola Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri, Senin(21/1) 209 mengatakan, empat berkas perkara yang tengah diselesaikan adalah untuk tersangka mantan anggota Komite Wasit PSSI Priyanto, beserta anaknya Anik Yuni Sari; anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah Johar Ling Eng, serta anggota Komisi Disiplin PSSI (nonaktif) Dwi Irianto alias Mbah Putih. “Ini targetnya berkas perkara minggu ini sudah bisa dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU),” ujarnya.

Selanjutnya, Dedi menegaskan untuk berkas perkara tersangka oknum wasit Nurul Safarid dan staf Direktur Penugasan Wasit di PSSI Mansyur Lestaluhu masih dilengkapi oleh penyidik Periksa Ketua Komdis PSSI Pada pekan ini, penyidik Satgas Antimafia Bola akan meminta keterangan kepada para tersangka terkait dugaan pengaturan skor pertandingan di Liga 3. “Akan terus dimintai keterangan dalam minggu-minggu ini,” tegasnya.

Untuk itu, Dedi menjelaskan Polisi telah menerima ratusan laporan soal dugaan pengaturan skor. Dari ratusan laporan itu, sebanyak 4 laporan ditindaklanjuti. Empat laporan tersebut adalah: Pertandingan Persibara vs PS Pasuruan Dalam kasus dugaan pengaturan skor pertandingan Persibara vs PS Pasuruan, polisi telah menetapkan 10 orang sebagai tersangka, di antaranya wasit hingga Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah.
"Enam tersangka sudah dithan yaitu Nurul Safarid (oknum wasit); Johar Ling Eng (anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah); Priyanto (mantan anggota Komite Wasit PSSI); Anik Yuni Sari (putri Priyanto); Dwi Irianto alias Mbah Putih (anggota Komisi Disiplin PSSI (nonaktif)), dan (Mansyur Lestaluhu (staf Direktur Penugasan Wasit di PSSI)," jelasnya.

Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan sementara, empat tersangka belum ditahan yaitu Cholid Hariyanto (selaku cadangan wasit pertandingan antara Persibara melawan Kediri); Deni Sugiarto (pengawas pertandingan antara Persibara melawan PS Pasuruan); Purwanto (asisten wasit I), dan Ramdan (asisten wasit II). Dugaan suap loloskan PS Mojokerto ke Liga 1 Laporan kedua yaitu dugaan suap untuk meloloskan PS Mojokerto ke Liga 1." Dua orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni Vigit Waluyo dan Dwi Irianto," ungkapnya
.
Jadi, Dedi memberkan laporan penyelenggaraan Piala Soeratin 2009 Laporan ketiga yakni terkait penyelenggaraan Piala Soeratin 2009. Mantan Manajer Perseba Super Bangkalan, Imron Abdul Fatah, melaporkan petinggi PSSI berinisial IB karena diminta uang Rp 115 juta sebagai syarat menjadi tuan rumah Piala Soeratin. "Setelah disadari pada Desember 2018, ternyata pelapor merasa tertipu. Padahal untuk menjadi tuan rumah tidak perlu mengeluarkan uang. Kasus ini sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Laporan pertandingan Madura FC vs PSS Sleman Laporan keempat yang tengah ditindaklanjuti adalah terkait pertandingan Madura FC melawan PSS Sleman. Polisi menduga ada unsur ancaman yang diterima Manajer Madura FC, Januar Herwanto, dari anggota exco PSSI berinisial H," bebernya. (Vk)

Monday, 21 January 2019 16:30

 

 

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kembali mengungkap inisial nama-nama artis yang diduga terkait kasus esek esek online. Siapa saja mereka?
Sebelumnya, Luki baru mengungkap enam nama yang diduga kuat terlibat dalam jaringan bisnis haram ini. Keenamnya adalah Maulia Lestari, Baby Shu, Fatya Ginanjarsari, Riri Febrianti, Aldira Chena hingga Tiara Permatasari.
"Kemarin sudah ada enam yang sudah kami munculkan ada FA, BS, FG, AC, EP, TP dan RF," kata Luki di Mapolda Jatim, Senin (21/1/2019).Kini Luki memaparkan 21 inisial nama artis lain yang juga diduga terlibat dalam jaringan prostitusi online. Ke-21 inisial tersebut di antaranya BJ, M, AM, UY, PP, TA, SN, WA, RP, M, EFD, AF, G, N, O, V, NZ, T, AKS, B, dan WH.

"Ini sudah kami munculkan dan yang lainnya akan segera kami panggil yaitu BJ, M, AM, UY, PP, TA, SN, WA, RP, M, EFD, AF, G, N, O, V, NZ, T, AKS, B, WH dan seterusnya, banyak sekali," papar Luki.Nama -nama ini rencananya akan dipanggil secara bergantian. Luki menambahkan dalam satu minggu akan memanggil empat hingga lima artis berurutan."Ini akan kami panggil secara berurut-urut kami perintahkan segera sehingga nanti kami beralih kepada kasus yang lain," pungkasnya. (tf)

Monday, 21 January 2019 15:51

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Ditetapkan sampai 29 Januari 2019 untuk  kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora Cs tidak menyerahkan diri, tim gabungan TNI-Polri yang akan melakukan tindakan represif. 

       Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di temui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (21/1)2019 mengatakan Tindakan-tindakan preventif ini secara optimal kita laksanakan sampai batas waktu 29 (jika) tidak ada respon baru subsatgas penegakan hukum gabungan TNI-Polri melakukan upaya-upaya represif. ".Polri hingga kini masih memiliki waktu 8 hari untuk memaksimalkan tugasnya," ujarnya.

            Selanjutnya,Dedi menegaskan  saat ini satgas penegakan hukum Operasi Tinombala sedang melokalisasi titik-titik atau jalur-jalur logistik dan komunikasi dari kelompok Ali Kalora. Hal itu dilakukan untuk mempersempit ruang gerak kelompok Ali Kalora Cs. “Jadi jalur-jalur logistik, kemudian jalur komunikasi, jalur-jalur yang tidak menutup kemungkinan kelompok tersebut akan turun dari hutan ke perbatasan, di desa-desa semua sudah dilokalisir oleh satgas penegakan hukum,” tegasnya. 

        Untuk itu, Dedi menjelaskan Satgas penegakan hukum, kata Dedi, belum melakukan gerakan berupa penangkapan kelompok Ali Kalora.  Alasannya, karena masih menunggu upaya-upaya subsatgas preventif melakukan sosialisasi dan edukasi secara masif ke masyarakat hingga tanggal 29 Januari 2019. 

" Satgas Tinombala juga telah menyebarkan pamflet agar kelompok Ali Kalora menyerahkan diri. “Penyebaran foto, penyebaran DPO (Daftar Pencarian Orang) disebarkan oleh seluruh Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Subsatgas Preventif, baik melalui udara maupun darat,” jelasnya. 

        Dedi katakan Jadi ada anggota dari subsatgas preventif yang langsung bersentuhan dengan keluarga-keluarga kelompok Ali Kalora cs,” sambung Dedi. "Kelompok MIT dipimpin oleh Ali Kalora setelah tewasnya Santoso pada 2016 lalu ketika Operasi Tinombala digelar secara gabungan antara polisi dan tentara. Diketahui ada penambahan empat anggota yang bergabung dengan Kelompok MIT pimpinan Ali Kalora.

         Sehingga total jumlah kelompok ini menjadi 14 anggota.  Empat orang tersebut teridentifikasi berasal dari Banten dan Makassar. Mereka semua telah ditetapkan sebagai buronan (DPO). Keempat orang tersebut adalah Alvin asal Banten, Jaka (Banten), Ramadan (Banten), Alqindi Mutaqien (Banten), serta Andi Muhamad (Makasar)," rincinya. (vk)

 

Monday, 21 January 2019 15:43

 

 

   
   
 
       

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Proses pendalaman  Kasus teror bom di rumah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) penyidik terus berupaya bekerjasama dengan kepolisan Inggris di London dengan cara mengirim 4 rekaman CCTV, Pasalnya indonesia menggunakan camera standar digital.

      Kepala Biro Penerangan Masyarkat, Brigjend  Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri,Senin (21/1)2019 mengatakan untuk kasus teror bom dikediaman  pimpinan KPK  tempatnya pak Agus Rahardjo maupun tempat kediaman Pak Loade untuk  tim yang sedang bekerja melakukan pendalaman analisa terhadap rekaman CCTV yang ada Cidiare  4 rekaman CCTV . "Baik yang di kediaman pak  Ali  kemudian ada beberapa tetangga kita juga mohon bantuan Cidiarenya kemudian waktu dijalan. Cidiare standar di Indonesia itu ada klasifikasi yang diindonesia ada standar digital," ujarnya .

       Selanjutnya,Dedi menegakan  standar digital itu camera itu tingkat resolusi sebelum kejadian di tingkat boleh dikatakan sangat standar. Sedang kita mencoba dianalisa dilaboratorium digital miliknya Puslakbor Polri . "Kita menganalisa   cidiare sampai ke London . Kita  bekerja sama dengan Inafis kepolisan metropolitan di Londen. Dari hasil analisa rekaman CCTV yang kita kirim ke Londen ternyata ada perbedaan menganalisa vidio yang bergerak dan menganalisa yang dalam keadaan tetap diam membutuhkan kecermatan ketelitian mengirimnyang luar biasa," teganya.

        Untuk itu,Dedi menjelaskan  contoh kita sudah mencurigai ada satu kendaran dalam satu bulan ini  mondar  mandir  pada saat mondar mandirnya terlihat cukup jelas ,tetapi ketika mau di zom orang nya jenis kendaraannya." Kita sudah tau ,plat nomornya pada posisi-posisinya  yang cukup sulit pecah oleh karenanya  dari tim analis Inafis ini akan bekerja kembali  mencoba kembali mengirim untuk vidio utuh civiare itu ke London untuk dianalisa agar lebih konpherhensif kembali agar betul-betul  di ketahui  plat nomor tersebut . Plat nomor tersebut nanti akan dilhat plat nomor asli atau palsu ini cukup waktu. butuh ketelitian dan butuh kesababaran dan butuh analisa yang koperhensif ," jelasnya.

       Lebih lanjut, Dedi merinci kendaraan yang bolak balik ada di Pak Agus atau di Pak Laode. di Pak laode, kalau di pak Agus kita hanya mengadalkan dua dan tim analisa mengandalkan dua.   Ini dahulunya  pak Agus dahulu kita sudah mendapatkan 4 Cidiare itu satu-satu harus dianalisa. yang dicari kecocokan terhadap satu sepeda motor dua orang pengatur yang dalam satu bulan kegiatan itu mondar mandir. Sedang terus dilakukan pendalaman mendesak. kemuidian kesabara ."Kemuidan ditempatnya Pak Agus Inafis hanya mengandalkan dua yaitu analisa tenang sidik jari, kita sedang mengalami sedikit kesulitan karean sudah terlalu banyak petugas yang pegang yang kemdian tentang analisa sketsa . Sketsa ini ternyata bila mendapatkan hasilnya sketsa konvensional ini tim ahli yang mendalami saksi tersebut perlu juga ketelatenan, kemudian kesabaran dan juga selalu berulang yang benar-benar memastikan minimal mendekati apa yang digambarkan para saksi ini  sesuai dengan saksi membuat sketsa ," rincinya.

        Seiring dengan itu, Dedi membeberkan apapila saksi pembuat sketsa ini hasilnya sudah matang kalau digabungkan ke dalam  analisa digital ini juga berbagai tindakan-tindakan harus dilakukan yang tidak langsung cocok . Ternyata tidak bisa langsung cocok, begitu langung dicocok kalau digital itu maka akan menimbulkan dari data base kita kerja sama bisa itu sekitar 30 hingga 40 orang-orang yang memiliki tipologi wajah yang hampir sama mata ,hidung telinga mulut itu hampir sama ." Kalau butuh 30 hingga 40 kandidat maka petugas harus menentukan dan menyetir ulang kembali satu persatu sesuai alibi masing-masing ini juga perlu proses waktu yang juga cukup panjang. Jadi analisa terhadap pembuktian secara ilmia  ini perlu waku  yang kita tidak terburuh-buruh tapi kita betul-betul meyakinkan proses pembuktian secara ilmia betul-betul tuntas kalau sudah clier dulu konsep pemeriksaan para saksi itu akan bersandingan alat bukti yang dimiliki oleh tim  mendapatkan hasilnya kalau dilihat dengan kecanggihan yang ada waktuya sih dua hari apa bila proses pengiriman barang bukti betul-betul sempurna," bebernya .

        Sesuai perkembangan, Dedi  mengungkapkan dalam arti kata memang kwalitas gambar yang dikirim tidak ada masalah semua dalam keadaan yang utuh dalam kondisi orisinil dianalisa dua hari sih. Tetapi tindakan-tindakan setelah analisa perlu tindakan-tindakan . Contoh jenis kendaraan ,kendaran ini misalnya Honda New ,misalnya warna hitam ,palt nomernya berapa msialnya B sekian-sekian . "Kalau itu palt nomornya asli sudah dapat langsung diidentifikasi. Pemilik honda Mio misalna B nomor sekian-sekian cepat ketemu orangnya. Tapi kalau hanya diketahui nomr depann saja B sekian-sekian tetapi belakang nya tidak ada motor mio warna hitam perlu dicari seluruh Jakarta, wujudkan lagi Bekasi , ada di Jakarta Selatan itu perlu pendalaman . Kalau diwilayah itu baru identifikasi diprofil kembali dipilih satu persatu masing-masing . Pembuktian ilmia seperti itu  harus kita  membuat satu kesimpulan dan itu kesimpulan yang  tidak terbantahkan lagi. Jadi dalam proses penelitian ilmian ini kita sudah buat satu kesimpulan, kesimpulan itu  masih banyak yang terbantahkan dari celah-celah yang terbantahkan,"  ungkapnya..      

        Ketika ditanya sebenarnya kesulitan dimana , Dedi menadaskan  jadi begini kalau di Inggris diluar negeri itu ada tiga kwalitas camera , di Indonesia cameranya sudah bagus tapi dia masuk dalam stadar digital , kalau di inggiris sudah jafang dipakai . Mereka kurang pakai dua high digital dan  full high digital. Kalau di Indonesia  pakai full high digital sangat bagus artinya malam hari dengan menggunakan camera infrared bisa kita mengzom jelas dengan keterbatsan cahaya ." Kalau di Indonesia ini kita pakai stadar digital dan ini juga pencerahan kepada masyarakat , kalau masyarakat di seluruh kementerian dan lembaga atau  seluruh BUMN apabila memasang CCTV harus betul-betul memilih kwalitas cameranya minimal High digital ,syukur kalau full suatu bisa secara cepat digital," .tandasnya.

       Dedi katakan   Jika terjadi sesuatu   bisa secara cepat dan akurat untuk mengidentifikasi orang  ataupun barang yang dicurigai sesuatu barang yang terjadi. Kalau  kita memakai standar digital laboratorium disana ketika mau mezom itu pecah kemudian ada bayang-bayang,ada  cahaya bayang-bayang ini justru akan menganjadi konvius nantinya. Misalnya angka 3 bisa sadi angka 1.Angka 4 bisa jadi angka 9 nah itu yang tidak bisa dihindari yang dari Full High Digital itu tidak akan seperti itu.ya dia akan lebih sempurna dan dia akan lebih cepat  dan lebih sempurna. itu sudah dikirm pertama boleh dikatakan scemer,motor atau nomor  dinalisa dengan baik . "Mereka tidak berani membuat suatu kesimpulan kalau gambar itu hasil analisa dia ragu-ragu. kemudian ini perlu waktu dua hari lagi  dri Inafis akan mencoba kumpulkan kembali video aslinya yang ada kita kirim kesana ada di puslakbor. Puslakbor juga mengganalisa . Puslakbor digital ini berkoordinasi dengan Inafis. Inafis memiliki teknologi kerjasama dengan dukcapil . Kalau memang wajah bisa dianalisa. kalau motor harus berkoordinasi dengan direktorat Lalu lintas Metro jaya," tambahnya.(vk)

Sunday, 20 January 2019 23:36

 

 

BALI(KORANRAKYAT.COM) Mundurnya Edy Rahmayadi membuat tongkat kepempinan PSSI sementara dipegang Joko Driyono. Jokdri - sapaan akrabnya, sebelumnya merupakan waketum dan kni menjadi plt ketum. Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menyarankan agar dilakukan segera Kongres Luar Biasa (KLB).

       Seperti diberitakan sebelumnya, Edy memutuskan mundur saat pidato dalam Kongres PSSI di Bali Minggu, (20/1). Dia menyerahkan secara simbolis bendera PSSI kepada Jokdri selaku waketum. Ada isu, Jokdri bisa saja memimpin PSSI hingga 2020. Sebab, jabatan Edy Rahyamadi sejatinya tinggal berakhir setahun lagi.

"Harus ada KLB secepatnya. Kalau ini terus-terus enggak benar nanti. Harus ganti pengurus semuanya, kawan-kawan bicara yang punya suara," bilang Umuh.

Ketika ditanya soal penggantinya, Umuh belum bisa banyak komentar. Saat ini nama-namanya akan segera digodok lebih lanjut.

"Belum, belum. Nanti kami bicara sama kawan-kawan dulu. Saya ayo saja demi kebaikan, tapi saya tak punya kepentingan apa-apa," papar Umuh.(ku)

Sunday, 20 January 2019 23:28

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Wakil Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono tak bisa memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Tim Satgas Antimafia Bola di Polda Metro Jaya, Kamis (17/1/2019). Joko akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pengaturan skor. 

          Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo   di  Mabes Polri, Jakarta Selatan mengatakan  Joko Driyono mengonfirmasi ketidakhadirannya karena alasan ada kegiatan lain. “Minta mundur di hari Jumat(18/1/2019) besok sama Papat (exco PSSI Papat Yunisal). Berdua minta mundur,” ujarnya. 

         Selanjutnya, Dedi menegaskan, ada dua poin penting yang akan digali Satgas Antimafia Bola dari hasil pemeriksaan terhadap pejabat struktural PSSI. Pertama, menyangkut regulasi, mekanisme pengaturan jadwal pertandingan, dan penunjukan wasit pertandingan. Kedua, mengenai dugaan penyimpangan anggaran dalam penyelenggaraan liga. “Ada terkait anggaran yang menyangkut penyelenggara liga dengan match mixing terkait masalah di liga, baik liga 3 atau liga 2 yang terindikasi liga 2. Baru minggu depan kalau pemeriksaan sudah tuntas ada upaya paksa,”tegasnya . 

      Untuk itu,Dedi menjelaskan sejauh ini, polisi sudah menetapkan 11 tersangka kasus dugaan pengaturan skor. Diberitakan sebelumnya, polisi sudah memproses 4 dari 73 laporan yang akan ditindaklanjuti. Laporan pertama terkait, terkait pertandingan Persibara vs PS Pasuruan. Enam orang ditetapkan sebagai tersangka, di antaranya wasit hingga Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah." Mereka adalah oknum wasit Nurul Safarid; anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah Johar Ling Eng; mantan anggota Komite Wasit PSSI Priyanto beserta anaknya Anik Yuni Sari; anggota Komisi Disiplin PSSI (nonaktif) Dwi Irianto alias Mbah Putih, serta staf Direktur Penugasan Wasit di PSSI Mansyur Lestaluhu,". jelasnya.

        Lebih jauh, Dedi merinci Satgas Antimafia Bola Satgas juga telah menetapkan empat tersangka terhadap perangkat pertandingan Persibara vs PS Pasuruan. Empat tersangka itu adalah pelaku cadangan wasit pertandingan antara Persibara melawan Kediri Cholid Hariyanto, pengawas pertandingan antara Persibara melawan PS Pasuruan Deni Sugiarto, asisten wasit I Purwanto, dan asisten wasit II Muhammad Ramdan. "Namun, terhadap empat tersangka itu belum ditahan," rincinya.

         Seiring dengan itu, Dedi mengungkapkan laporan kedua Laporan kedua yaitu terkait suap untuk meloloskan PS Mojokerto ke Liga 1. Dua orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni Vigit Waluyo dan Dwi Irianto. Laporan ketiga Laporan ketiga yakni terkait penyelenggaraan Piala Suratin 2009.

         Mantan Manajer Perseba Super Bangkalan, Imron Abdul Fatah, melaporkan petinggi PSSI berinisial IB karena diminta uang Rp 115 juta sebagai syarat menjadi tuan rumah Piala Soeratin." Laporan keempat Laporan keempat yang tengah ditindaklanjuti adalah terkait pertandingan Madura FC melawan PSS Sleman pintu masuk Liga 2. Polisi menduga ada unsur ancaman yang diterima Manajer Madura FC, Januar Herwanto, dari anggota exco PSSI berinisial H,"ungkapnya.(vk)

Entertaiment

Face Book Galleries

JAKARTA,KORANRAKYAT, COM- Terkait dengan penyerahan 5 berkas perkara Satgas Anti Mafia Bola kepada Kejaksaan Agung...
  BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tiba di Bumi Raflesia Bengkulu, Jumat...
Presiden RI Joko Widodo Tiba di Bengkulu   BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Menggunakan pesawat kepresidenan,...
MALANG(KORANRAKYAT.COM)   Berdasarkan skala prioritas pembentukan rancangan Perda”, dimana telah ditindaklanjuti...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla  dengan  Anggota seluruh...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo melantik Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai...
JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga mampu membawa masyarakt akan kesadaran...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dalam acara pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan Tahun...
  JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama...
            JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Tiga hal utama yang harus dimiliki generasi muda sekarang ini adalah...

Ekonomi Makro

  •  



      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla 

     
  •  

Malang Raya

Sambutan Bupati Malang Pada

MALANG(KORANRAKYAT.COM)   Berdasarkan skala prioritas

Read more

Rendra Bupati Malang Ditahan