Headline News

Sembilan Orang Ditangkap Buntut Suami Istri  Gagal  Serang  Polres Indramayu
Last Updated on Jul 17 2018

Sembilan Orang Ditangkap Buntut Suami Istri Gagal Serang Polres Indramayu

    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap 9 orang buntu peristiwa perlawanan sepasang suami istri yang gagal meledakan bom di Markas Kepolisian Resor Indramayu. Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian di Mako Brimob Depok, Jawa Barat, Senin (16/7)2018 mengatakan...
Suami Istri Bersepeda Teror Mapolres Indramayu
Last Updated on Jul 17 2018

Suami Istri Bersepeda Teror Mapolres Indramayu

      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  -  Mapolres Indramayu mendapatkan kado teror bom oleh seorang keluarga pengendara  sepeda motor. Akhirnya polisi  tangkap NH, seorang perempuan berusia 26 tahun di Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.              ...
Skor 4-2 Perancis Juara Piala Dunia 2018, Perjuangan Kroasia Jadi Inspirasi  Dunia
Last Updated on Jul 15 2018

Skor 4-2 Perancis Juara Piala Dunia 2018, Perjuangan Kroasia Jadi Inspirasi Dunia

      RUSIA(KORANRAKYAT.COM) Timnas Prancis berhasil menjadi juara Piala Dunia 2018 setelah meraih kemenangan 4-2 atas Kroasia pada laga final di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7/2018). Meski sempat tertekan oleh permainan Kroasia, Prancis mampu memperlihatkan kelas dan menjadi juara dunia...
Belgia Juara 3 Setelah Tumbangkan Inggris 2-0
Last Updated on Jul 15 2018

Belgia Juara 3 Setelah Tumbangkan Inggris 2-0

      RUSIA(KRJ.COM) Timnas Belgia berhasil meraih juara ketiga pada Piala Dunia 2018. Keberhasilan tim Eden Hazard ini usai menumbangkan Inggris dengan skor 2-0 di Stadion St Petersrburg, Rusia, Sabtu (14/7/18).      Pembuka gol Belgia, lahir dari kaki Thomas Meunier pada menit ke-4 babak...
KPK Geledah Rumah Dirut PLN  Sofyan Basyir
Last Updated on Jul 15 2018

KPK Geledah Rumah Dirut PLN Sofyan Basyir

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Hanya berselang sehari pasca politikus Golkar  ditetapkan tersangka, KPK langsung menggeledah rumah pribadi Dirut PLN Sofyan Basir di Jalan Taman Bendungan Jatiluhur, Minggu (15/7/2018). Saat ini, proses penggeledahan sementara berlangsung."Iya. Rumah pribadi,"...

World Today

  •  
    Indonesia dan Malaysia Bahas Perlindungan
     
     
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri
     
Saturday, 13 January 2018 13:26

Polisi Petakan Kerawanan & Awasi Money Politik Bentuk Satgas OTT Dalam Pilkada

Written by 
Rate this item
(0 votes)
Kapolri, Jenderal Tito Karnavian ditemui di Mabes Polri, Jumat(12/1)2018 mengatakan Usai Pendaftaran Pascalon, segera dipetahkan potensi kerawanan jelang tahapan Pilkada.( Vecky Ngelo) Kapolri, Jenderal Tito Karnavian ditemui di Mabes Polri, Jumat(12/1)2018 mengatakan Usai Pendaftaran Pascalon, segera dipetahkan potensi kerawanan jelang tahapan Pilkada.( Vecky Ngelo)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)-  Setelah penutupan pendaftaran  calon Gubernur maupun Bupati serta Walikota di KPU,  Polri terus mulai memetahkan  potensi kerawanan disetiap derah mempersiapkan kekuatan bersama aparat hukum  dengan beberapa strategi.

 Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian di temui di Mabes Polri,Jumat (12/1)2018 mengatakan dengan adannya pasangan calon yang sudah mendaftar pada tanggal 8 januari sampai 10 Januari 2018  maka minggu ini kami sudah bisa memetahkan  potensi kerawanannya , dari latar belakang politiknya  pasangan calon dan latar belakang yang lainnya  maka tentu yang kami waspadai betul adalah  isu-isu yang kira-kira sensitif dan masalah sara yang kita jaga betul.” Kalau dinamika pilihan dan polarisasi , pilihan-pilihan masyarakat kepada pasangan calon itu biasa dan itu arti demokrasi yang diiberikan kepada masyarakat untuk memilih calon pimpinannya yang terbaik,” ujarnya.

Selanjutnya,  Tito menegaskan Kemudian para pimpinan dan calon pimpinan kepala daerah lain ini tentu mereka juga berusaha semaksimal mungkin mensosialisasikan diri mengkampanyekan program mereka untuk mendapatkan dukungan masyarakat. Yang perlu kita jaga jangan sampai kemudian terjadi mobilisasi yang membawa isu-isu yang bisa berkonflik ,itu yang kita jaga. “Ini bisa terbaca dari sekali lagi pasangan calon pendukung kemudian dari latar belakang dari para  pendukung, untuk itu minggu ini kami segera dan saya perintahkan kepada Jajaran  semua tingkat di tingkat Mabes Polri dipimpin oleh Kepala BIK ditingkat Polda, Polres masing-masing memberikan laporan kepada Mabes Polri untuk menjelaskan potensi daerah yang dianggap rawan konflik kemudian sangat rawan ,rawan dan kurang kerawanan,” tegasnya.

Untuk itu, Tito menjelaskan  Kurang rawan misalnya contoh pasangan calon itu otomastis mungkin ada tetap kerawanan kecil sekali . Saya perintahkan selesaikan peta kerawanan ini paling lambat sampai minggu dan hari ini hari kamis sampai hari mingg 4 hari lagi.  “Setelah itu senen kita sudah membuat rencana yang lebih akurat . Itu operasi bersama Intelejen oleh Polda-Polda dan Polres mereka membuat operasi masing-masing didaerahnya yang memiliki Komplektasi dan itu harus dikirim ke Mabes Polri dan mereka bisa membuat tabel, daerah mana yang rawan seusai fungtuasi  upaya mendinginkan suasana kita hadirkan langkah-langkah proaktif sekaligus juga mengantisipasi kekuatan Pasukan Polri, TNI dan Linmas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tito merincinya  Kemudian didaerah yang kita kira kurang itu kita gunakan selain pengamanan  dan kita persiapkan tambal pasukan sangat rawan sambil pasukan di Polda ada yang stand by. Oleh karena itu saya minta Polda, Polres dengan pasukan jumlah pasukan disesuaikan dengan tingkat kerawanan setelah pendaftaran berakhir tanggal 10 Januari kemarin. “Kedua  yang paling penting adalah kegiatan-kegiatan proaktif untuk mengaktifkan poling system ,system pendingian yaitu tokoh-tokoh masyarakat atau tokoh agama yang peduli , kelompok elemen masyarakat yang peduli untuk Pilkada damai nah ini bersuara agar mereka berkampannye untuk mendinginkan suasana. Ini bukan dalam rangka  dan ini dipastikan akan sangat hangat dan mendinginkan,” rincinya.

 

Menyinggung Money Politik, Tito menandaskan  tanya detailnya kepada kabareskrim dan saya memerintahkan Kabareskrim  membuat Satgas ini target utamanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) . “Target  utamanya OTT misalnya kalau ada yang bayar ke KPU, bayar ke Panwaslu dan kemudian pejabat-pejabat yang masih menjawab misalnya pegawai negeri tetapi dia melakukan sawer kesana-sini ini akan kita selediki  sumber keuangannya. Satgas ini kan kordinasi sekali lagi kalau sudah terbentuk dan nanti kita akan kumpulkan diberikan arahan juga kita akan undang dari KPK untuk bersama-sama karena KPK kan melakukan pengawasan juga. Ada kriteria penyelenggara Negara yang bisa dilakukan tindakan oleh KPK , ada juga yang tidak.  Nah ini  kita bisa kerjasama ada kan kekosongan-kekosongan ini kita bisa saling isi,” tandasnya. (vk)

Read 160 times Last modified on Saturday, 13 January 2018 14:03
Login to post comments

Gaya

Face Book Galleries

    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap 9 orang buntu peristiwa perlawanan...
      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  -  Mapolres Indramayu mendapatkan kado teror bom oleh seorang keluarga...
      RUSIA(KORANRAKYAT.COM) Timnas Prancis berhasil menjadi juara Piala Dunia 2018 setelah meraih kemenangan...
      RUSIA(KRJ.COM) Timnas Belgia berhasil meraih juara ketiga pada Piala Dunia 2018. Keberhasilan tim Eden...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Hanya berselang sehari pasca politikus Golkar  ditetapkan tersangka, KPK langsung...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Perayaan Hari Ulang Tahun Polri ke 72 biasa dikenal Hari Bhayangkara di gelar di...
    JAKARTA(KORANRAKYAT,COM) - Hadiri perayaan Hari Ulang Tahun Polri ke 72 di Istora Senayan ,Rabu(11/7) 2018...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Akibat viralnya kelakuan  pemukulan yang dilakukan AKBP M Yusuf  di tokonya dan...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Peledakan bom di Bangil, Pasuruan Jawa Timur, Anwardi sebagai pemiliknya pribadi...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Pada acara rembuk Nasional digelar di Kemayoran oleh aktivis 98 , usulan para korban tragis...