Headline News

Prabowo-Sandi Daftar Ke KPU Didampingi AHY
Last Updated on Aug 13 2018

Prabowo-Sandi Daftar Ke KPU Didampingi AHY

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pasangan capres-cawapres periode 2019-2024.          Prabowo-Sandiaga didampingi oleh petinggi partai pendukung seperti Ketua Umum PKS Sohibul Iman, Komandan Satuan Tugas...
Polri Lakukan Mutasi 62 Perwira Tinggi dan Menengah Termasuk Kapolda Papua
Last Updated on Aug 13 2018

Polri Lakukan Mutasi 62 Perwira Tinggi dan Menengah Termasuk Kapolda Papua

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Menyikapi dan upaya peningkatan kinerja Polri, akhirnya Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian kembali melakukan perombakan jabatan di internal kepolisian. Sesuai dan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor 81/ 2014 A/III/KEP./2018 dan ST/ 2015 A/III/KEP./2018, pada...
PSI Dan Perindo Di Coret Jokowo- KH Maruf Daftar Ke KPU
Last Updated on Aug 10 2018

PSI Dan Perindo Di Coret Jokowo- KH Maruf Daftar Ke KPU

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Pasangan Joko Widodo-KH Maruf Amin mendaftar sebagai capres cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Jokowi dan Maruf Amin mendaftar sekitar pukul 10.00 WIB.  Penyerahan perlengkapan dokumen pencalonan dilakukan Jokowi-Maruf langsung kepada Ketua KPU Arief...
Kirab Obor Asian Games di Bandar Lampung di terima Ketua MPR
Last Updated on Aug 10 2018

Kirab Obor Asian Games di Bandar Lampung di terima Ketua MPR

    LAMPUNG(KORANRAKYAT.COM)-Kirab Obor Asian Games ke 18 tahun 2018  terus berjalan di Bandar Lampung. Nampak masyakat antusia disambut oleh 30 ribu pelajar menyambut dijalan dan diamankan oleh  1.629 personil baik dari TNI dan Polri. Obor di terima oleh Ketua MPR RI , Zulkifli ...
Polda lampung Bertekad Kurangi Kejahatan
Last Updated on Aug 10 2018

Polda lampung Bertekad Kurangi Kejahatan

    LAMPUNG, (KORANRAKYAT,COM)  Polda Lampung bersinergi dengan Polsek,Polres serta Polresta, untuk atasi kejahatan. Wakapolda Lampung , Brigjend Pol Angesta Romano Yoyol ketika di temui di Polda Lampung kepada wartawan, Rabu( 8/8)2018 mengatakan ditemukan 24 orang terluka 1 x 24 jam Waka...

World Today

  •  
    PT. INKA Akan Menjadi Operator Kereta Api
     
    DAKAR(KORANRAKYAT.COM) Setelah disepakatinya rencana Senegal membeli 10 Lokomotif Diesel
     
Friday, 06 October 2017 16:10

Dr. dr. ASIH TRI RACHMI NUSWANTARI, MM Kadinkes Waduh PNS (TNI-Polri) Penderita HIV/ AIDS Di Kota Malang Kok Lumayan Tinggi

Written by 
Rate this item
(0 votes)
 Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang  Dr. dr. ASIH TRI RACHMI NUSWANTARI, MM (dil) Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Dr. dr. ASIH TRI RACHMI NUSWANTARI, MM (dil)

MALANG(KORANRAKYAT.COM)  Masyarakat pengidap penyakit  HIV/ AIDS tak perlu harus takut atau malu  untuk berobat.Karena bila terlambat berobat maka ajal yang akan menjemput. Karena penderita penyakit HIV/ AIDS tak ada pelanggaran hukum seperti kasus narkoba.  Hasil  temuan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang  penyakit yang virus ganas itu justru  banyak diidap oleh ibu rumah tangga dan kalangan Pegawai Negeri Sipil ( PNS), baik TNI maupun Polri termasuk lumayan tinggi.”  Kalau bisa kita terdeteksi secara dini akan lebih mudah dipantau dan di obati, “ tandas Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang  Dr. dr. ASIH TRI RACHMI NUSWANTARI, MM pada wartawan koranrakyat Jumat (6/10)

Dikatakan  dr. Asih penyakit  HIV/AIDS bisa seperti gunung es, kalau  suaminya terkena penyakit bisa menular ke anak dan istrinya dan tidak selalu melakukan hubungan sexsual, penularan bisa juga dengan melalui jarum suntik  bagi pecandu narkoba.” Yah kalau penggunaan jarum suntik secara bergantian, maka tak menutup kemungkinan akan tertular.Oleh, karenanya dengan terdeteksi dini maka penderita akan bisa meningkat kualitas hidupnya.

Hingga Juni 2017, tercatat ada 219 penderita HIV/AIDS wajah baru yang ditemukan. Rinciannya, Januari ada 42 kasus, Februari  34 kasus, Maret 34 kasus, April 40 kasus, Mei 42 kasus, dan Juni 27 kasus. Dari jumlah tersebut sebesar 63,9 persen atau 140 orang penderita melakukan pemeriksaan secara sukarela. Sedang 79 orang lainnya melakukan pemeriksaan atas inisiasi petugas Dinkes. Tingginya angka penderita yang terdeteksi itu menempatkan Kota Malang menjadi nomor dua tertinggi di Provinsi Jawa Timur setelah Kota Surabaya.  Data  penderita  HIV/ AIDS  terbaru dari unsur   Ibu Rumah Tangga 236 ,Karyawan Swasta 191, Siswa/Mahasiswa 104, Tenaga Non Profesional/Karyawan 101, Wiraswasta/Usaha Sendiri   90, Anggota TNI/Polri  53, Buruh Kasar 43, Bekerja 42, , WPS 2S sopir/Kernet 25 Narapidana, Petanian/Pertenakan/Pelayaran 21  Pegawai Negeri Sipil 20 Tenaga Profesional Non Media     12

Diungkapkan juga oleh Asih  sebagaimana data dari Dinkes Kota Malang, dari total 3.858 penderita HIV/AIDS di Kota Malang sejak awal 2005 hingga pertengahan 2017, terdapat 3.421 orang yang terjangkit virus HIV/AIDS. Mereka mengemban berbagai profesi, mulai lelaki dan perempuan pekerja swasta, buruh, petani, wiraswasta, pengusaha, PNS atau ASN, TNI/Polri, siswa/mahasiswa, guru, dosen serta pekerja seks komersial (PSK), ibu rumah tangga hingga anak-anak. Yang menyedihkan, jumlah penderita HIV/AIDS warga masyarakat umum justru lebih banyak dari perempuan PSK.

Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), seharusnya para PNS menjadi suri tauladan bagi masyarakat luas agar memerangi virus mematikan HIV/AIDS yang ditularkan melalui hubungan seks, penggunaan jarum suntik (narkoba) secara bergiliran dan transfusi darah yang tidak steril karena terjangkit virus tersebut. Penyebaran penyakit HIV/AIDS yang diidap sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, kini menjadi sorotan. Sesuai data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, jumlah akumulatif  PNS di Pemkot Malang yang terjangkit virus HIV/AIDS mencapai 20 orang. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), seharusnya para PNS menjadi suri tauladan bagi masyarakat luas agar memerangi virus mematikan HIV/AIDS yang ditularkan melalui hubungan seks, penggunaan jarum suntik (narkoba) secara bergiliran dan transfusi darah yang tidak steril karena terjangkit virus tersebut.

“Penyakit itu kan tidak berdampak ke hak-hak ASN sebagai PNS. Jika mereka para pegawai pemerintahan masih dapat menjalankan tugas dan fungsi sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, maka kita tidak boleh melakukan diskriminasi tugas terhadap seluruh ASN,” ujar Drs Wasto SH, MH., Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang menanggapi siaran pers dari Dinkes Kota Malang

            Namun demikian, ia mengaku prihatin karena angka akumulatifnya relatif cukup tinggi. Sebab, jika sekarang ada 20 orang PNS, maka praktis suami atau isterinya juga terjangkit karena melakukan hubungan intim sebagai pasangan suami-isteri (pasutri). Jika si penderita mengumbar nafsu bejatnya dengan orang lain, maka orang lain itu juga dipastikan akan tertular. “Itu masuk teori gunung es. Yang nampak 20 bisa jadi yang mengidap minimal dua kali lipat karena ada pasangannya,” ujar Wasto.

 Ia berjanji secepatnya melakukan koordinasi dengan Dinkes guna melokalisir ancaman virus tersebut. Ini sesuai hasil rapat koordinasi (Rakor) Dinkes pekan lalu dengan Komisi Penanggulangan HIV/AIDS. Pastinya Pemkot Malang konsern terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, termasuk dengan HIV/AIDS, tandasnya.

HIV/Aids selama ini menjadi penyakit yang menjelma seperti busur panah, tak pandang bulu menyasar berbagai kalangan, baik itu masyarakat umum, Pegawai Negeri Sipil (PNS) pegawai swasta, bahkan juga aparat penegak hukum Polri maupun TNI di berbagai daerah, termasuk juga Kota Malang. Di Kota Malang data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang ada 53 anggota Polri dan TNI mengidap penyakit mematikan yang menggerogoti daya ketahanan tubuh tersebut.Angka 53 pengidap dari kalangan aparat penegak hukum ini tak disangka bisa menempati posisi ketiga dari semua profesi yang juga terdapat dalam daftar penderita HIV/Aids.

                Menanggapi hal itu, Kapolres Malang Kota AKBP Dr.Hoirudin Hassibuan.SH.Mh mengatakan, bahwa ia  merasa kaget dengan adanya data tersebut, sebab jajaran anggota polisi di bawahnya termasuk dalam daftar penderita. Selama ini, dijelaskannya, dari Institusi Kepolisian tak pernah lelah selalu menegaskan kepada anggota untuk selalu menjauhi hal-hal yang bisa menyebabkan penyakit mematikan tersebut seperti narkoba, seks bebas."Selama ini, pencegahan setiap waktu, setiap pagi selalu kita berikan imbauan agar para anggota tidak sembarangan dan menjauhi hal-hal tersebut, tidak main-main sama pemicu-pemicu penyakit itu, ngeri itu, bahaya sekali," ungkap Mantan Pamen Densus 88 itu.

Selama karirnya menjadi seorang polisi dan memimpin di satu tempat, perwira polisi pemilik dua melati di pundaknya ini, belum pernah menjumpai dimana terdapat anggotanya mengidap penyakit mematikan tersebut. "Saya juga belum tahu datanya itu, baru tahu ini. Selama ini, pengalaman saya juga belum pernah menjumpai anggota sakit HIV/Aids. Nanti akan kami cek dulu data dari Dinkes," tandasnya.(an)

Read 196 times Last modified on Saturday, 07 October 2017 15:49
Login to post comments

Gaya

Face Book Galleries

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Menyikapi dan upaya peningkatan kinerja Polri, akhirnya Kepala Polri Jenderal Tito...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Pasangan Joko Widodo-KH Maruf Amin mendaftar sebagai capres cawapres di Komisi...
    LAMPUNG(KORANRAKYAT.COM)-Kirab Obor Asian Games ke 18 tahun 2018  terus berjalan di Bandar Lampung. Nampak...
    LAMPUNG, (KORANRAKYAT,COM)  Polda Lampung bersinergi dengan Polsek,Polres serta Polresta, untuk atasi...
      LOMBOK , (KORANRAKYATJCOM)  – Peringatan dari BMKG Munggu pukul 20.25 WIB sudah di akhiri oleh BMKG dan...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM_ Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Wakil Presiden...
  DAKAR(KORANRAKYAT.COM) Setelah disepakatinya rencana Senegal membeli 10 Lokomotif Diesel Elektrik pada...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo pagi ini dikaruniai cucu kedua....
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Wakil Direktur Narkoba  Polda Kalimantan Barat AKBP Hartono  ditangkap  di...