Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Brigjen Pol Drs Supratman Pulang Kampung Jabat Kapolda Bengkulu
Last Updated on Jan 24 2019

Brigjen Pol Drs Supratman Pulang Kampung Jabat Kapolda Bengkulu

  BENGKULU,(KORANRAKYAT.COM)  – Putra asli Bengkulu, Brigjen Pol Drs Supratman, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Jawa Barat. Mendapat amanat baru dipercaya menjadi Kapolda Bengkulu, yang baru. Supratman menggantikan posisi Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Coki Manurung, yang menjadi...
Satgas Mafia Bola Geledah Rumah Dayat Bekas Exco PSSI Hidayat
Last Updated on Jan 23 2019

Satgas Mafia Bola Geledah Rumah Dayat Bekas Exco PSSI Hidayat

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -, Satgas anti mafia bola melakukan pengeledahan rumah  anggota komite eksekutif(Exco) PSSI Hidayat. Ini dilakukan untuk memperoleh barang bukti menyangkut masalah terlapor.              Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi...
Empat Berkas Perkara Mafia Bola Dalam Pengaturan Skor Segera Dilimpahkan
Last Updated on Jan 21 2019

Empat Berkas Perkara Mafia Bola Dalam Pengaturan Skor Segera Dilimpahkan

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Perjalan pemeriksaan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola Polri saat ini fokus menyelesaikan berkas perkara empat tersangka kasus dugaan pengaturan skor dalam sepakbola Indonesia. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo...
Polda Kembali Bongkar 21 Artis Diduga Terlibat Bisnis Esek Esek
Last Updated on Jan 21 2019

Polda Kembali Bongkar 21 Artis Diduga Terlibat Bisnis Esek Esek

    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kembali mengungkap inisial nama-nama artis yang diduga terkait kasus esek esek online. Siapa saja mereka? Sebelumnya, Luki baru mengungkap enam nama yang diduga kuat terlibat dalam jaringan bisnis haram ini. Keenamnya adalah...
Tim Gabungan Akan Diturunkan Ke Tinombala Bila Ali Kalora Tak Menyerahkan Diri
Last Updated on Jan 21 2019

Tim Gabungan Akan Diturunkan Ke Tinombala Bila Ali Kalora Tak Menyerahkan Diri

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Ditetapkan sampai 29 Januari 2019 untuk  kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora Cs tidak menyerahkan diri, tim gabungan TNI-Polri yang akan melakukan tindakan represif.         Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri...

World Today

Sunday, 18 May 2014 14:57

Poros Tiga Pramono Siap Gandeng Ical

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com - Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo mengaku belum diberi tahu Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terkait wacana pengusungan dirinya sebagi calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam poros ketiga pemilihan presiden 2014.

"Demi Allah saya belum diberi tahu Pak SBY. Saya baru tahu setelah ditanya di sini," ujar Pramono sesaat sebelum memasuki ruangan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Demokrat di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (18/5/2014).

Pramono menampik jika wacana itu disebut karena hubungan kekeluargaan dengan SBY. Adik ipar SBY ini mengklaim sudah ada pembicaraan antara SBY dengan mitra koalisi hingga memunculkan namanya. Ia juga menyatakan siap dipasangkan dengan siapa saja dari Partai Golkar.

"Apapun tugas yang diberikan Partai Demokrat saya siap. Dengan Pak Ical atau siapapun saya tidak punya catatan permusuhan. Jadichemistry bisa dibangun," katanya.

Demokrat dan Golkar membuka wacana koalisi menghadapi Pilpres mendatang. Meski Dahlan Iskan ditetapkan sebagai pemenang Konvensi, Pramono yang diwacanakan maju sebagai cawapres. Namun, keputusan soal koalisi baru akan diputuskan dalam Rapimnas kedua parpol hari ini.(vk)

 

 

 

 

 

Sunday, 18 May 2014 14:57

Poros Tiga Pramono Siap Gandeng Ical

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com - Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo mengaku belum diberi tahu Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terkait wacana pengusungan dirinya sebagi calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam poros ketiga pemilihan presiden 2014.

"Demi Allah saya belum diberi tahu Pak SBY. Saya baru tahu setelah ditanya di sini," ujar Pramono sesaat sebelum memasuki ruangan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Demokrat di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (18/5/2014).

Pramono menampik jika wacana itu disebut karena hubungan kekeluargaan dengan SBY. Adik ipar SBY ini mengklaim sudah ada pembicaraan antara SBY dengan mitra koalisi hingga memunculkan namanya. Ia juga menyatakan siap dipasangkan dengan siapa saja dari Partai Golkar.

"Apapun tugas yang diberikan Partai Demokrat saya siap. Dengan Pak Ical atau siapapun saya tidak punya catatan permusuhan. Jadichemistry bisa dibangun," katanya.

Demokrat dan Golkar membuka wacana koalisi menghadapi Pilpres mendatang. Meski Dahlan Iskan ditetapkan sebagai pemenang Konvensi, Pramono yang diwacanakan maju sebagai cawapres. Namun, keputusan soal koalisi baru akan diputuskan dalam Rapimnas kedua parpol hari ini.(vk)

 

 

 

 

 

Wednesday, 14 May 2014 10:43

Tender Pengadaan Baku Plat Kosong Hemat Rp 92 Miliar

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com-Meskipun pengadaan  bahan baku dan TNKB di Kakorlantas sementara menjadi buah bibir dan sorotan jam, namum  pelasanaan tender  tetap dilakukan secara terbuka . Pasalnya bahan baku plat kosong hitam  untuk tahun ini, harus melewati  evaluasi  admistrasi, evaluasi teknis dan evaluasi harga. akhirnya dengan nilai tender sebesar Rp 398.287.690.270 bisa menghemat sebesar Rp 92.076.487.730.

 

Wakil Kepala Kaorlantas, Kombes Pol  Sam Budi Gusdian ketika ditemui di gedung Humas

di jalan Tronojoyo no 1,

kepada wartawan  mengatakan    selaku Wakakorlantas diperintahkan oleh pimpinan saya

Kakorlantas untuk menyampaikan informasi atau presrilis   berkaitan proses pengadaan bahan

baku dan TNKB di Koorlantas Polri 2014.

 " Mungkin banyak bertanya pernah dimuat  proses KNKP penuh dengan hal-hal yang berbau

negatif  oleh

sebab itu kami ingin menyampaikan porses ini sebagai berikut. Bahwa proses Bahan baku KNKp

Koorlantas tahun 2012, dilaksanakan sesui   prosesudur keppres 70 tentang pengadaan," ujarya

 

Sesuai data ,Sam menegaskan yang diadakan tahun ini adalah bahan bakunya, berupa plat

kosong hitam

dan tahun 2012 plat kosong dengan biaya cetaknya. Kalau yang sekarang hanya bahan bakunya

 "Jadi banyak pertanyaan kenapa koq ikut yang punya corbisnis TNKB . Karena baku TNKB

dibuat oleh semua pabrik Alumunium. Itu makna Keppers 70 supaya terjadi persaingan yang

sehat dan semua bisa mengikuti . Pengadaan bahan baku dilaksanakan dengan sistem melalui

pelayanan secara elektronik secara terbuka, transparan. Dengan metode lelang umum paska kualifikasi

dilaksanakan dengan sistem gugur. Jadi ada tahapannya kalau dia gugur administrasi, tidak bisa ikut

 prose teknik. kalau dia gugur teknik maka dia tidak bisa ikut proses harga. Belum tentu harga yang

paling murah bisa menang kalau dia diawali tadi gugur. Jenis pekerjaannya pengadaan jasa lainnya,

dengan kwantitas sebanyak 22.833.194 pasang. Total HPS yang ditetapkan adalah Rp 431.916.830.025,"

tegasnya..

Untuk itu,Sam menjelaskan dalam kegiatan pengadaan korlantas pokja pengadaan dari awal hingga akhir

melakukan konsultasi dan pendampingan baik dari LKPP, jadi panitya hal ini tidak sendiri didampingi dari LKPP,

 Irwasu Polri, Dithum Polri, Sarhas Polri, tim ahli dari metologi dan material fakultas teknik Universitas indonesia.

akan melibatkan teman-teman akdemisi  dan untuk menilai  membuat bahan baku tersebut.

"Krologis pengadaan bahan baku korlantas 2014 sebagai berikut. pertama ketika umumkan  32 perusahaan

yang mendaftar di LPS Polri. kemudian analising dan penjelasan, dilaksanakan 18 Febuari 2014 on line

melalui online  Polri dan dibuatkan berita acara penjelaskan Koorlantas Polri. kita je;laskan

persoalan-persoalan tentang mekanisme, persyarakatan, administrasi teknis, sampai proses

 yang disyaratkan Penitya Pokja. Kemudian setelah itu kita buka dokument, dokument penawaran

disampaikan 3 maret 2014. Dari 32 perusahaan yang mnedapatkan hanya 4 peserta yang memasukan

dokumen dengan harga penawaran umumnya dibahwah HPS, 4 perusahan ini semua mengajukan

harganya semuanya di bawah HPS. semua bisa memenuhi syarat. ke 4 perusahaan tersebut sebagai

berikut:1.Alfo  Citra Abadi dengan penawaran 328.148.775.000             2.PT San He Asia sebesar

Rp 345.815.087.526.3.PT Indoalumunium Intikarsa Industri Rp 398.287.690.270 4.PT Mitra Alumindo

Selarsa Rp 404.236.384.398

" jelasnya.

 Sesuai prosedur, Sam mengakui dari Evalsu penawaran  3 maret 2014 sampai dengan 21 maret 2014)

Pokja pengadaan  melakaksanakan  evaluasi penawaran terhadap empat peserta  yang memasuki

penawaran tersebut dengan  sitem gugur yang meliputi evaluasi adiminuistrasi  evaluasi teknis dan

evaluasi harga sebagai berikuat. tadi yang dimuka saya jelaskan sistem gugur itu apabila administrasi

gugur maka dia dia bisa tekik, kalau teknik gugur dia tidak bisa mengikuti di  persaingan di  valuasi harga. 

Evaluasi Administrasi, terdapaat dua peserta  yang tidak memenuhi syarat atau dinyatakan  gugur

administrasi terkait jaminan penawarannya dari asurasni. hal ini sesuai dengan persyaratan administrasi

pada dokumen  pengadaan, diisyaratkan dalam dokument jaminian penawaran itu dia gugur dan dikutkan

dengan surat LKPP B-1281/LKPP/D-IV.1/03/2014 tanggal 12 Maret 2014, "  akunya.

Dikatakan   Sam  mericinya  dalam ecaluai teknis ini PT Alfo Citra Abadi dinyatakan tidak memenuhi

syarat teknis sengan penjelasan sebagai berikut : 

 Itu sebabta PT Indoalumunium Intikasrsa Industri dinyatakan memenuhi syarat teknis dan

penjelasan semua dalam diyaratkan dalam evaluasi teknis dokument pengadaan telah sesuai  

memenuhi syarat. dari evaluasi teknis hanya satu perusahaan memnuhi syarat secara teknis itu

pun masih memasuki syarat evaluasi harga. Apakah harga yang ditawarkan masih koridor HPS untuk kita,

" rincinya.. 

Setelah melewati kedua evaluasi, Sam mendaskan evaluasi harga hanya dilakukan kepada calon penyedia yang

telah memnuhi syarat administrasi dan teknis yakni PT Indo alumunium Intikarsa Industri sebagi berikut harga

penawaran  Rp 398.287.690.270 wajar tidak melebihi HOS Rp 431.916.830.025. dengan demikina

PT Indoalumunium Intikarsa Industri dinyatakan  memenuhi syarat dalam evaluasi harga," tandasnya..

Selanjutnya, Sam menambahkan bahwa PT Indoaluminuim Intikarsa Industri memenuhi syarat dan lulus

evaluasi penawaran pada tahap selanjutnya, akan dilaksana evaluasi dan kwalifikasi pembuktian klulifikasi.

"Yang dipertanyakan kenapa yang dimenangkan itu, ini pabrik alumunium sit bahkan tidak memiliki kemampuan

dasar. ini perusahaan besar,dan dia telah memnuhi syratat setelah dilakukan evaluasi teknis dan di lakukan oleh

 panitia gabungan tadi tanggal saya sebutkan. baik dari LKPP, Irwasum, bahkan sedang teman-teman

dari Humas ikut serta disini dalam rangka transparansi.Hasil evalusi penawaran dituangkan  dalam berita

acara  No. BAEP-22?III/2014/Korlantas 21 Maret  2014 diuanggah dalam sistem SPPE

Polri pda tanggal 21 maret 2014," tambahnya. (vk). 

 

 
Tuesday, 06 May 2014 15:14

Dua Oknum Jaksa Di Wamena Jadi Tersangka

Written by

JAKARTA.KORANRAKYAT.com-Jaksa Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan status tersangka terhadap dua jaksanya yakni mantan Kepala Kejaksaan Negeri Wamena, I Putu Suarjana dan mantan bendahara Kejari Wamena, Firman Rahman.

Pusat Penerangan Hukum, Setia Untung Arimuladi ketika ditemui di Kejagung.Selasa (6/5)  mengatakan, Putu dan Firman ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana penyelidikan tahun anggaran 2012 dan 2013. "Keduanya telah dicopot dari jabatannya, "ujarnya

 Seiiring dengan itu, Untung menegaskan Putu dimutasi ke Kejaksaan Agung. "Sedangkan Firman sudah ditahan," tegasnya

 Selama ini, Untung menjelaskan, anggaran penyelidikan kasus di Kejari Wamena untuk tahun anggaran 2013 adalah Rp 3 miliar ditambah sisa anggaran 2012 Rp 1 miliar. Diduga dua tersangka itu telah menyalahgunakan anggaran untuk kepentingan pribadi.

 Kendati demikian, Untung mengakui, jaksa penyidik masih menunggu audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengetahui kerugian negara dalam kasus itu.[vk)

 

 

 

 

 

 

Tuesday, 06 May 2014 15:08

Daerah Cukup Berpotensi Dalam Tindakan Korupsi

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Dugaan  adanya tindak pidana korupsi (Tipikor) berpotensi terjadi di seluruh daerah. Hal itu  lantaran ada benturan peraturan dari pemerintah pusat dan daerah.

Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Vicky Lumentut usai melakukan diskusi di kantor KPK Jakarta, Selasa (6/5) ditemui wartawan mengatakan banyak tindakan pidana korupsi karena benturan peraturan  dari pemerintah daerah dengan daerah." Hal ini yang teruangkap  dalam diskusi dikatakan  " tandasnya.

Selanjutnya, Vicky menjelaskan salah satu contohnya, mengenai peraturan dari menteri yang petunjuk teknis pelaksanaannya turun dengan mendesak atau pengerjaan proyek yang tidak sesuai dan akhirnya dilimpahkan ke pemerintah daerah."Itu membuat kami kesulitan untuk melaksanakan," jelasnya.

Mengakhirinya,Vicky menambahkan, sudah menyampaikan langsung kepada Pimpinan KPK, yang diwakili Adnan Pandu Praja. Tapi, KPK belum memberi rekomendasi."Ini baru, nanti ada tindak lanjut untuk merumuskan langkah-langkah kongkrit bersama KPK untuk tindak lanjutnya ke depan," tandasnya.(vk)

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com,-Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengklaim pembelian pesawat Presiden RI akan menghemat anggaran kepresidenan sebesar Rp 114,2 miliar per tahun. Angka ini lebih efisien dibandingkan dengan biaya menyewa pesawat dari PT Garuda selama lima tahun.

"Kegiatan presiden juga tak akan mengganggu penerbangan maskapai yang kerap harus mengatur ulang jadwal penerbangan jika ada kegiatan presiden," kata Sudi di Base Ops Landasan Udara Halim Perdana Kusuma, Kamis, 10 April 2014.

Sudi menyatakan ini adalah pertama kali Indonesia memiliki pesawat kepresidenan sendiri setelah merdeka 69 tahun. Keputusan pembelian pesawat Boeing 737-800 Business Jet 2 Green ini, menurut Sudi, didasarkan pada perhitungan yang cermat hingga melibatkan sejumlah lembaga negara. Pemerintah bersepakat biaya pembelian lebih efektif dibandingkan penyewaan.

"Sebagai negara besar, kita juga akan lebih bangga kalau presiden menggunakan pesawat sendiri."

Vice President Boeing Internasional dan President Boeing South East Asia Ralph Skip Boyce menyatakan Indonesia telah memilih produk terbaik Boeing untuk sebuah negara yang besar. Pesawat tersebut diklaim memiliki performa yang canggih, jarak yang luas, arsitektur baru, dan ekonomis. "Semoga akan semakin memberikan perjalanan yang nyaman," kata Boyce.

Pesawat ini dibeli dengan harga US$ 89,6 juta atau Rp 847 miliar. Harga ini termasuk proses fabrikasi dan modifikasi selama lima tahun. Pembayaran dilakukam melalui skema kontrak tahun jamak pada 2010-2014.

Spesifikasi pesawat presiden memiliki tangki bahan bakar yang telah ditambah sehingga mampu menempuh jarak 5.000 mil laut atau sekitar 10.000 kilometer.

Pesawat ini akan disimpan di Hanggar TNI Angkatan Udara, Halim Perdanakusuma. Pengoperasian pesawat akan dilakukan TNI AU, sedangkan perawatan berkala oleh PT Garuda Indonesia dengan koordinasi Boeing.

 

Presiden Madagaskar Terjungkal

Boeing 737-800 Business Jet 2 Green, yang menjadi pesawat Kepresidenan RI, memiliki kisah buruk. Presiden Madagaskar Marc Ravalomanana terjungkal pada 2009 gara-gara pembelian pesawat bikinan pabrik di Seattle, Amerika Serikat, itu.

 Ceritanya, pada 2008, negeri pulau di Afrika dekat Mozambik itu memutuskan membeli Jet 2 Green seharga US$ 60 juta padahal keuangan negara sedang cekak. Keinginan Ravalomanana ini ditentang sebagian rakyatnya, salah satunya Andry Rajoelina, Wali Kota Antananarivo. Rajoelina memimpin kelompok oposisi dan membuat gerakan reformasi kala itu. Kelompok Rajoelina pun gencar melakukan demonstrasi menentang pemerintah.

Puncaknya, pada awal 2009, kelompok oposisi berhasil memengaruhi militer. Mereka lalu mengudeta pemerintahan Ravalomanana. Rajoelina lantas menduduki kursi presiden yang dikuasai pendahulunya sejak 2002. Setelah dilantik, Rajoelina menjual Jet 2 Green kepada sebuah perusahaan asal Amerika seharga US$ 24,5 juta.

Memang, hanya dua negara yang menggunakan Jet 2 Green sebagai pesawat kepresidenan, yakni Madagaskar dan Indonesia. Pesawat ini telah mendarat di Halim Perdana Kusuma Kamis, 10 April 2014. Tapi seharusnya, pesawat diterima akhir 2013 lalu. Keterlambatan pengiriman terjadi karena Boeing mengalami kendala ketika uji coba.

Pesawat berkapasitas 50 penumpang itu memiliki fasilitas luks seperti kamar tidur, toilet dengan pancuran, ruang konferensi, ruang makan, dan ruang tamu. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang mengusulkan pembelian ini mengatakan, pesawat kepresidenan yang baru akan menghemat biaya sewa dan bisa dipakai untuk jangka panjang.

Negara mana saja yaag memiliki jet mewah seharga hampir Rp 820 miliar itu:

1. Afrika Selatan, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
2. Argentina, sedang memesan 1 unit untuk Angkatan Udara
3. Australia, punya 2 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
4. Belarusia, punya 1 unit yang digunakan untuk pesawat VVIP pemerintahan
5. Kolombia, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
6. India, punya 3 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
7. Kazakhstan, punya 1 unit yang digunakan untuk pesawat resmi pemerintahan
8. Malaysia, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
9. Maroko, punya 2 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
10. Nigeria, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
11. Tunisia, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
12. Uni Emirat Arab, punya 6 unit yang digunakan untuk perjalanan resmi keluarga kerajaan dan pemerintah.(v)

 

 

 

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Proses pemeriksaan terus berlanjut akhirnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Jaksa Chuck Suryosumpeno sebagai tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi penyelesaian barang rampasan dan barang eksekusi.Hasil pemeriksaan diketahui, Chuck Suryosumpeno sebelumnya menjabat Ketua Tim Satgasus Barang Rampasan dan Barang Sita Eksekusi Kejaksaan Agung.

          Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jamidsus) Kejaksaan Agung  Warih Sadono ditemui di Kejagung, Senin (5/11)2018 mengatakan dan membenarkan penetapan tersangka terhadap mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku itu."Memang benar, Pak Chuck (Suryosumpeno) sudah kita tetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

          Selanjutnya, Warih menegaskan tim penyidik Kejaksaan Agung berencana memanggil Chuck Suryosumpeno sebagai tersangka pada Rabu (7/11/2018)."Saya  yakin Chuck akan kooperatif dan memenuhi panggilan tersebut. Apalagi Chuck pernah menjadi Jaksa di Kejaksaan Agung.Kami sudah buat surat panggilan untuk memeriksa dia pada Rabu (7/11/2018) ini. Saya yakin dengan pengalaman beliau, beliau akan hadir,"tegasnya.

Hingga kini seperti diketahui, Tim Satgassus Kejaksaan Agung telah menyita barang rampasan berupa tiga bidang tanah di wilayah Jatinegara, Puri Kembangan dan Cisarua terkait perkara korupsi pengemplang BLBI berkaitan Bank Harapan Sentosa (BHS) dengan nama terpidana Hendra Rahardja.

         Penyitaan yang dilakukan Tim Satgassus Kejaksaan Agung tersebut dinilai tidak sesuai dengan Standar Operational Procedur (SOP).Pasalnya, penyitaan lahan di wilayah Jatinegara yang di atasnya berdiri sejumlah rumah mewah dilakukan tanpa melalui pembentukan tim, bahkan Tim Satgassus langsung melelang aset tersebut tanpa sepengetahuan dari Kejaksaan Agung.

           Kemudian, hasil dari penyitaan aset berupa tanah di wilayah Jatinegara, Cisarua dan Puri Kembangan itu, negara juga tidak mendapatkan pemasukan yang maksimal. Aset di wilayah Jatinegara hanya dijual Rp 25 miliar dan itu pun tidak sesuai ketentuan.

Sesuai prosedur, barang rampasan berupa tanah itu seharusnya disita terlebih dulu, baru kemudian bisa dilelang. Dari uang muka Rp 6 miliar, Tim Satgassus hanya menyetorkan Rp 2 miliar ke Kejaksaan Agung dari hasil penyitaan dan lelang tersebut.Sebelumnya mantan Jaksa bernama Ngalimun bersama Albertus Sugeng Mulyanto selaku pihak swasta dan Zainal Abidin selaku notaris juga telah ditetapkan tersangka pada perkara yang sama.(vk)

 

Page 24 of 24

Entertaiment

Face Book Galleries

  BENGKULU,(KORANRAKYAT.COM)  – Putra asli Bengkulu, Brigjen Pol Drs Supratman, yang sebelumnya menjabat sebagai...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -, Satgas anti mafia bola melakukan pengeledahan rumah  anggota komite eksekutif(Exco)...
    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Perjalan pemeriksaan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola Polri saat ini fokus...
    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kembali mengungkap inisial nama-nama artis...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Ditetapkan sampai 29 Januari 2019 untuk  kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT)...
...
    BALI(KORANRAKYAT.COM) Mundurnya Edy Rahmayadi membuat tongkat kepempinan PSSI sementara dipegang Joko...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Wakil Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono tak bisa...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -         Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri meringkus seorang...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Penyidik Kejaksaan Negri Cimahi melakukan penyerahan tersangka M. Itoch Tohija...

Ekonomi Makro

  •  

Malang Raya

Rumah Kepala PU Kab Malang

 

MALANG(KORANRAKYAT.COM)- Selain menggarap sejumlah pihak

Read more

Privalensi Stunting Di Kota

 

 

MALANG (KORANRAKYAT.COM) Prevalensi balita stunting

Read more

Rendra Bupati Malang Ditahan