Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Situasi Pilpres Serentak Cukup Kondusif
Last Updated on Apr 21 2019

Situasi Pilpres Serentak Cukup Kondusif

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Pelaksanaan Pemilihan umum Presiden, Pemilihan Legislatif, Pemilihan DPD dan DPRD yang berlangsung dari pagi diseluruh indonesia berlngsung secara umum  kondusif, namum ada beberapa daerah sempat menghadapi kendala menyangkut  penundaan Pemilu di Papua dan Kabupaten...
Menjaga Pemungutan Suara 9 Anggota Polisi Tewas
Last Updated on Apr 21 2019

Menjaga Pemungutan Suara 9 Anggota Polisi Tewas

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Sebanyak 9 anggota Polri tewas  saat melaksanakan tugas menjaga keamanan pemungutan suara Pemilu 2019.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo  ditemui di Mabes Polri, Jalan Tronojoyo No. 3, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat...
Bareskrim Polri Ungkap 4 Jaringan Perdagangan Orang
Last Updated on Apr 14 2019

Bareskrim Polri Ungkap 4 Jaringan Perdagangan Orang

      JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri mengungkap 4 jaringan besar dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan orang di  Maroko, Suriah, Turki dan di Arab Saudi. Para sidikat jaringan mampu meraup uang Rp 600 Juta hingga 1,5 Miliar berhasil menjual pekerja...
Rugi Rp, 2,5 Milyar Indomaret Di Bobol Karyawannya
Last Updated on Apr 14 2019

Rugi Rp, 2,5 Milyar Indomaret Di Bobol Karyawannya

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Aksi kejahatan legal akses atau legal hacking  yang merusak  server terjadi, kali ini di  PT Indomaret yang dilakukan oleh 4 orang yaitu  EG, IT, LW dan BP. Dimana  mantan karyawan  EG dan ITE dengan modus operandi untuk membeli voucer game online UNIPIN dan...
Tiba di Riyadh, Presiden Jokowi Akan Bertemu Raja Salman dan Pangeran Muhammad bin Salman
Last Updated on Apr 14 2019

Tiba di Riyadh, Presiden Jokowi Akan Bertemu Raja Salman dan Pangeran Muhammad bin Salman

Riyadh ( KORANRAKYAT.COM) Tiba di Riyadh, Presiden Jokowi  akan Bertemu Raja Salman dan Pangeran Muhammad bin Salman Cuaca cerah menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi pada Minggu 14 April 2019 pukul...

World Today

  •  
    Tiba di Riyadh, Presiden Jokowi Akan Bertemu

    Riyadh ( KORANRAKYAT.COM) Tiba di Riyadh, Presiden Jokowi  akan Bertemu Raja Salman dan Pangeran

     
Jakarta,koranrakyat.com-  Keinginan pemerintah membuat pertanian baru dengan membebaskan lahan 9 juta HA bagi 4,5 juta petani tentunya mendapat suport sebagai tindakan terpuji untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para petani. Agar berjalan baik, perlu ada analisa dampak lingkungan(Amdal) dan sosial. untuk itu perlu ada transparansi data yang menjadi hak publik dan masyarakat.
 
Komunitas Thamrin School, Togu Manurung ketika ditemui di Sarina dalam diskusi.Kamis ( 12/3) 2015 mengatakan untuk menrealisasikan pembangunan 9 juta HA yang baru harus dimulai kajian dampak lingkungan dan Sosial. "Didalam hal ini juga sekaligus kami merekomedasikan dan mendorong dan sekaligus mendesak transparansi data. Jadi adalah hak publik  adalah hak Masyarakat,semua pemuka kepentingan untuk mengetahui mengenai segala macam bentuk data hubungan dengan pembagunan tetapnya 9 juta HA termasuk. dimana lokasinya dan apa status lahan," ujarnya
 

Selanjutnya, Togu menegaskan nanti kepada siapa lahan itu diberikan. Karena tujuannya akan diberikan kepada petani marginal. "Didefinisikan petani gurem itu memberikan lahan  2 HA lahan. Data ini yang harus dibuat transparan kepada Publik sehingga Publik bisa cek sekaligus menjadi kontrol terhadap pelaksanaan ini. Termasuk kondisi lahannya tadi,"tegasnya. 
 
Untuk itu, Togu menjelaskan maksudnya agar ini tidak serampangan , harus memperhatikan peta kesesuai lahan kan, ada peta kesesuai lahan pertanian untuk dilakukan dan tidak disemua lahan bisa dilakukan kegiatan pertanian. " Pasalnya , kalau serampangan nanti membutuhkan biaya yang sangat mahal sekali. Sudah ada peta keseusia lahan, misalnya pada tahun 1980 sudah ada salah satunya. Ini menjadi sangat penting. Kemudian, penting juga untuk dicatat bahwa dalam rangka membangun 9 juta HA ini, tadi dalam pertanyaan dimana lokasinya," jelanya.
 
Jadi Togu mengakui yang diberitakan dalam koran atau media itu dilokasi areal besar, diareal APL areal yang sudah dikeluarkan kawasan hutan negara untuk berbagai keperluan bentuk pemakaian lahan. " Kemudain ada juga dari dalam areal hutan, kawasan hutan. Kami merekomedasikan agar pemerintah memastikan bagunan lahan pertanian baru ini tidak ada lagi menjadi kesempatan kedok, seperti masa lalu justru untuk membabat hutan yang masih ada. Jadi areal lahan baik kawasan hutan maupun diluar masih ada tutupan hutan , masih mempunyai nilai konverfasi high consevation value forest itu jangan justru itu yang di tuju karena tujuannya bisa mendapatkan keuntungan besar panen kayu hasil lantiring ini. Itu praktek-praktek yang sudah terajdi pada masa lalu," akunya.
 
Lebih lajut, Togu  merincinya jangan menempatkankeuntungan besar kayu untuk pengusaha tertentu. juga berkaitan dengan birokrat pemerintah. "Secara khusus merekomendasikan agar pembauatn lahan pertanian baru 9 juta Ha hindari terjadi didaerah perbatasan  Indonesia -Malaysia dimana ada tutupan hutan yang masih baik nilai konvervasi tinggi Special Bornoe value Forst itu msuk dalam areal sebagai jantung heart of Borneo didaerah perbatasan Indonesia-Malaysia itu. Ini harus dihindari untuk dibuka, justru dipertahankan karena ekosistem hutan tropis, ini mempunyai jasa lingkungan keanekaan ragam hayati yang nilai masuk didalam didalam metigrasi perbuahan iklim," rincinya.
 
Seiring dengan itu, Togu menambahkan karena ekonsistem hutan bisa menyimpan dan karbon. Mengatasi perubahan yang menjadi ancaman bersama umat manusia dan sampai saat ini dan masa depan. "Ini menjadi catatan. Ini cukup penting, bahwa menurut data dari kementerian lingkungan Hidup dan kehutanan ini semuanya sudah tersedia lahan terlantar tidak perlu dalam bentuk alang-alang di dalam hutan sekalipun dan diluar  kawasan hutan juga sudah ada. kenapa ia menjadi prioritas pertama untuk dimanfaatkan dalam rangka mencetak lahan pertanian baru 9 Juta HA. Jadi  bukan menghancur hutan tropis yang tersisa dimana permasalahan pengurangan tutupan hutan yang sudah vortasi sangat tinggi," tambahnya.(vk)
Jakarta,koranrakyat.com- Terkait hilangnya 16 warga negara Indonesia hilang di Turki menjadi Perhatian Polri,  Waka Polri memerintahkan Divisi hubungan Internal berkoordinasi dan terus mencari tahu keberadaannya. Selain itu itu juga berkoordinasi dengan interpol Kepolisian Turki agar  lebih jelas beradaan ke 16 Warga negara Indonesia yang terpisah dari Group Tournya.  
 
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie  ditemui di Mabes Polri ,Senin (9/3) 2015 mengatakan  sejak infonya berkembangnya adanya 16 Warga Negara Indonesia yang hilang di Turki yang berpsiah dari Group yang berpisah dari sebuah Tour dinegara Turki maka Bapak Wakapolri memerintahkan dan kepala Devisi hubungan International Polri untuk melakukan koordinasi dengan kementerian luar negeri Republik Indonesia dan Interpol itu."Sekretaris Interpol Indonesia Brigjenl Pol Setyo Wasisto telah melakukan dengan kementerian luar negeri Republik Indonesia juga dengan interpol kepolisian Turki. Dalam rangka mencari, menyelidiki dan bisa menemukan 16 warga negara Indonesia yang sampai saat belum ditemukan oleh Group perjalanan melalui sebuah tour di Timur Tengah," ujarnya.
 
Selanjutnya, Ronny menegaskan sampai saat ini sudah berupaya untuk bekerja sama jaringan intelegent dalam negeri juga pemerintah daerah baik Walikota, Bupati atau Gubernur asal pemberangkatan untuk mengetahui latar belakang masing-masing 16 orang warga negara Indonesia yang sampai saat ini belum kembali.'Gunanya untuk mencocokan dan mengetahui kemungkinan mereka di Turki yaitu melakukan kegiatan apa dan setelah melakukan perjalanan, atau kah mereka mengalami sebuah perbuatan pidana di negeri orang," tegasnya
 
 Ronny menjelaskan sampai saat ini kita belum mendapatkan informasi apakah bergabung sebuah organisai International dinegeri arang atau mereka  mengalami pidana , misal penculikan dan belum tahu melalui kerjasama Interpol mendapat informasi dan bantuan."Selama ini memang sudah terjadi kerjasama yang sangat intens antara jaringan Interpol di Seluruh Dunia. Atau pun Kepolisan yang menjadi jaringan interpol dunia , wajib membantu kepolisian," jelasnya
 
Salah satu keluarga Abu Jandal Di Suriyah mengancanm TNI Polri, Ronny mengakui semua informasi yang diterima itu menjadi bagian yang harus diteriam untuk kita membantu mengambil kesimpulan."Sampai saat ini kita belum mengambil keseimpulan, atau adakah Intelegent informasi yang diperoleh disemua jaringa, baik jaringan intelegent maupun pemerintah darah atau stiqholder yang lain. Itu yang saya sampaikan terutama interpol Indonesia dibawah koordinas Devisi hubungan international masih memperlajari karrena Kabareskrim Polri, Densus 88 terus berupaya
 mengumpul semua informasi agar bisa menyampaikan kepada masyarakat," akunya.
 
Jadi, Ronny merincinya kita melihat perkembangan dari hasil kerja sama interpol di Turki. Apakah bisa kita lanjutkan lagi, tentunya sangat bergantung kepda hasil penyelidikan kepolisian Turki melalui jaringan interpol. "Itu yang tadi saya sampaikan , Polri terus berupaya memaksimalkan semua pencarian penyelidikan dengan bekerjasama dan ketika informasi bisa kita dapat , kita akan sampaikan semua kepada kawan-kawan," rincinya
 
Lebih jauh, Ronny menambahkan  Tim yang diterjunkan kita dibantu Polda Setempat, karena Polda punya Polres, ada 30 Polres lebih yang bisa membantu. Dari Mabes Polri ada juga yang diterjukan, banyak jumlahnya dan kami tidak menjelaskan karena nanti akan mengurangi justru menghambat."Jumlah tentunya siqnifikan  dengan yang harus diselediki, latar belakang. 
Caranya mengetahui latar belakang mereka? ya, tentunya kalau berbicara penyeldikan  bisa dengan wawancara, mendarfi dokument-dokumet, kita bisa juga melakukan observasi ditempat 
asal mereka untuk mendapatkan sifatnya data-data sekunder, bisa kita dapatkan," tambahnya.(vk)

 

 

Madiun,Koranrakyat.com -Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Madiun, Kamis (5/3/2015), menggelar unjuk rasa menolak kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Ponorogo dan Madiun, Jawa Timur, pada 6-7 Maret 2015.

Koordinator aksi, Husain Fatta Mizani mengatakan, dalam aksi tersebut mereka memiliki lima tuntutan penting. Tuntutan itu di antaranya normalisasi harga beras, stabilisasi harga elpiji, kembalikan subsidi BBM, perbaiki distributor pupuk, dan kembalikan aset-aset bangsa Indonesia yang sudah dikontrakkan ke pihak asing.

"Kami menolak kedatangan Jokowi ke Madiun. Kondisi negara yang semakin sulit ini semua tanggung jawab pemerintah, jangan membuat masyarakat semakin galau," ujar Husain.

Menurut dia, lima poin yang menjadi tuntutan mahasiswa itu merupakan aspirasi masyarakat. Sebab, dengan penerapan kebijakan yang berubah-ubah, menimbulkan keresahan semua elemen masyarakat.

Ia menjelaskan, baru-baru ini masyarakat dibingungkan dengan sikap pemerintah yang kembali menerapkan kebijakan baru untuk menaikkan harga BBM. Seiring dengan hal itu, sebelumnya masyarakat juga diresahkan dengan mafia pupuk maupun tidak stabilnya harga beras di pasaran.

Mahasiswa berharap, pemerintah tidak mengikuti harga pasar yang berpedoman pada nilai dolar terhadap rupiah. Sebab, hal itu akan semakin mempersulit keadaan masyarakat, terlebih rakyat kecil.

Dalam aksi tersebut, selain berorasi, mahasiswa juga melakukan aksi teatrikal sambil menabur bunga ke salah satu demostrans yang dibungkus kain putih.

Sementara, itu rencana kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Ponorogo pada Jumat(6/3) adalah untuk panen raya padi di Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo dan dilanjutkan dengan panen raya jagung di kawasan Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Sukun di Desa Sukun, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

Sedangkan rencana di Madiun pada Sabtu (7/3),  berkunjung ke PT Industri Kereta Api (PT INKA) dan sejumlah lokasi di Mlilir, Dolopo, Kabupaten Madiun.akhirnya jadwalnya di rubah, Jokowi menyelesaikan lawatanya pada Jumar sore, sehingga para pengunjuk rasa gagal temui Jokowi(jk)

Saturday, 07 March 2015 04:19

Irjen Pol Ronny Frengky Sompie Kapolda Bali

Written by
Jakarta, Koranrakyat.com- Setelah adanya konflik antara KPK dengan Polri dan untuk meningkatkan kinerjanya dilakukan rotasi besar-besarn ada 62 Pewira tinggi dan menengah yang berpindah tempat tugas. Dari rotasi  itu ada yang dipromosi mendapat tugas yang baru Kapolda Bali dipegang Irjen Pol Ronny Frengky Sompie dan ada yang memasuki masa pensiun.  
 
Kepala Bagian Penerangan umum, Kombes Pol Rikwanto mengatakan ada tiga Polda yang diganti, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol RonnY F Sompie kini mendapatkan tempat tugas baru sebagai Kapolda Bali mengantikan Irjen Pol Albertus Julius Benny Mokalu dipercayakan sebagai Sahli Sosbud Kapolri. Untuk Kadiv Humas Mabes Polri kini dipegang oleh Dr Anton  Charlian yang sebelum bertugas sebagai Karobinklat Lemdikpol,"ujarnya
 
Selanjutnya, Rikwanto menegaskan untuk Kapolda Sulut dijabat oleh Brigjend Pol Wilmar Marpaung mengantikan Brigjend Pol Jimmy Palmer Sinaga yang memasuki masa pensiun." Untuk Jabatan karobinops Bareskirm Polri dipegang Oleh Brigjen Pol Yohanes Bernandus Gebana Prastyawan dulu menjabat  Waket Bippitk STIK Lemdikpol. (vk)
Jakarta,koranrakyat.com-  Upaya penyelidikan yang di lakukan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri akhirnya berbuah hasil berhasil meringkus  8 tersangka diberbagai lokasi. Penangkap terhadap Sindikat Narkoba China  jaringan Internasional  juga berhasil disita 3 pucuk senjata api  dari tangan pemiliknya.  Dari pra tersangka berhasil disita 8,1 kg  narkotiak jenis Shabu dan peralatan lainnya.     
 
Direktur Tindak Pidana Narkorba, Brigjen Pol Anjan Pramuka Putra SH, M.Hum  ketika ditemui di Direktorat Tindak Pidana Narkoba ,Jumat (20/2) 2015 kepada wartawan mengatakan pengungkapan sidikat International jenis shabu ini didasarkan pada penyelidikan selama 1 bulan secara terus menerus oleh Ditipidana Narkoba Bareskrim Polri." Selanjutnya pada tanggal 8 Januari 2015 pukul 20.00 di Basement Hotel Asean Jalan H Adam malik, Medan Sumatera utara, telah ditangkap tersangka  atas nama Heriyanto dengan menyita barang bukti seberat 2,2 kg narkotaka jenis Shabu yang diduga berasal dari China," ujarnya. 
 
 Anjan menegaskan selanjutnya  ditangkap tersangka Stevy Harto Alias Yohanes dan Enos Simbolon di kamar 535 Hotel Asean Medan yang merupakan penyandang dana atau pemilik dari barang  bukti narkotika jenis shabu . Dari hasil pengembangan pemeriksan terhadap tersangka tersebut diketahui ada sindikat lain yang mengedarkan narkotika jenis shabu. "Selanjutnya pada tanggal 16 Januari 2015 pukul 17.00 Wib di Jalan Ahmad yani bekasi depan Mega Bekasi Hypermall ditangak seaorng tersangka atas nama Sandi Purwani dengan barang  bukti yang disita 2,1 kg narkotika jenis Shabu yang disamarkan ke dalam 14 cardrige Printer Merk HP Laser Jet didalam karsua Printer warna coklat," tegasnya. 
 
Untuk itu, Anjan mengakui kemudian dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka Sandia Purwani diketahui bahwa Narkotika shabu tersebut adalah milik Nilo Purwani yang selanjutnya tim Dittipidnarkoba Baresekirm Polri melakukan penangkapan terhadap tersangka Nilo Purwani di bekasi. "Tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri berupaya mengembangkan kasus keseluruh sindikatnya. Pada tanggal 12 Januari 2015 sekitar pukul 16.00 Wib tim melakukan penangkapan terhadap seorng WNA Nigeria atas nama CHukwudubem Shedrack Nwabueze di Apartemen Gading Nias Residence Tower Dahlia Lt 15 NL, Jalan penggangsaan 2 RT 002 RW 03  Kelurahan Kelapa Gading Kecamatan kelapa Gading, Jakarta utara dengan barang bukti 285 gram narkotika jenis Shabu," Akunya.
 
Lebih jauh, Anjan menjelaskan dari hasil pengakapan tersebut selanjutnya dikembangkan lagi dan pada tanggal 28 Januari 2015 diketahui sindikatnya mengirim narkotika jenis shabu ke seseorang bernama Edward Mawardi  alias Edo dengan alamat Kampung Ciseeng RT 003 RW 001 Kelurahan bojong Sempu, Kecamatan parung, Bogor, Jawa Barat. Kemduian oleh tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dilakukan controlled delivery terhadap barng kiriman tersebut yang merupakan mesin Diesel Mini bersama perugas paket. "Setelah barang pengiriman tersebut samapai ke tersangka Edward Mawardi alasi Edo diakui bahawa benar barang tersebut adalah miliknya yang selanjutnya dilakukan pengungkapan dan dibuka paket tersebut adalah medin diesel mini yang didalamnya berisi narkotika jenis shabu seberat  2,15 kg," jelasnya.
 
Kemudian, Anjan  merincinya dari keterangan Edward Mawardi alis Edo bahwa dia hanya sebagai suruhan atas perintan Ong Liong Cuan Alias Cuan yang selanjutnya tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan penagkapan terhdap Ong Lion Acuan alias Cuan yang beralamat di Sekitar UKI cawang Jakarta Timur. "Selanjutnya tim Dittipid narkorba bareskrim baresmkrim Polri masih terus berupaya melakukan pengembangan dan pada tanggal 29 januari 2015 sekitar pukul 16.45 Wib telah dilakukan penagkapan terhadap seorang laki-laki bernama Bernard S Sandehang tetapt di Apartement Wisma Gading Permai Tower B jalan Raya Boulevard Lt 11 No. 1807 Kelapa gading, Jakart utara denganbarang bukti 560 gram narkotika jenis shabu," rincinya.
 
Meskipun begitu, Anjan mendaskan dari Pengembangan tersanka selanjutnya tanggal 2 Febuari 2015 tepatnya di kampung kebantenan RT 001 RW 009 kelurahan Jati Asih , Kecamatan Jati Asih ,Bekasi,Jawa Barat. " Akhirnya ditangkap seseorang bernama Fadlan alasi Agam dan Al Rohaeti alias Metha dengan barabg bukti yang disita 60 gram narkotika jenis shabu berikut 3 buah senjata api dan 17 buitir peluru," tandasnya..
 
 
Jadi, Anjan menyatakan modus operandi dimana narkotika jenis Shabu dari China ke Indoensai memalui pengiriman jasa paket yang disamarkan dengan disembunyikan dalam cardtrige Printer Merek HP Laser Jet Mesin Diesel mini yang selanjutnya akan diedarkan di Indoensia."Sejumlah seluruh barang bukti yang disitia sebanyak 8,1 kg narkotika jenis Shabu. 3 buah senjata api berbagai jenis. 14 cardtige Printer mereka HP Laser jet. 2 Buah mesin Diesel Mini. Tindak Pidana Narkotika sebagaimana dimaksud pasal 114 ayat 2 jo pasa 132 ayat 1 subsider  pasal 112 ayat 1 jo pasal 132 Udnang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," ungkapnya.
 
Untuk itu, Anjan menambahkan ancaman  seperti pidana Mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 Miliar. "Barang bukti yang disita dari pda terdsangka apabila dikonversikan dengan nilai rupiha bernilai Rp 14,5 Miliar. Jumlah korban yang bisa terselamatkan dari barng bukti yang tersita diperkirakan  8.100 jiwa terselamatkan," tambahnya. (vk).
Wednesday, 11 June 2014 02:06

LSM Jaam Endus Ada Dugaan Penyimpangan Penas XIV KTNA

Written by

Malang,Koranrakyat.com

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaring Advokasi Anggaran Malang Raya (JAAM) Mengendus ada dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan  Pekan Nasional Petani Nelayan Andalan (PENAS) XIV di Kabupaten Malang, yang menggunakan dana Negara hampir Puluhan Milliar Rupiah,yang terdiri dari APBD Kab Malang Rp.6 Milliar, APBD Provinsi Jatim sekitar 20 Milliar dan APBN Hampir Rp. 40 Milliar Rupiah, JAM pertanyakan, kemanaka anggaran itu, sementara ada keluhan pungutan setiap daerah masih dikenakan pungutan Rp.2 Juta per orang, kalau kirim 10 orang daerah harus keluar Rp. 20 Juta, Oleh karenanya perlu ada tim audit independen yang harus turun. 

HM.  Zuhdy  Achmady   yang kerap dipanggil Didik Ketua Badan Pekerja Jaring Advokasi Anggaran Malang  mengatakan bahwa  banyak keluhan beberapa daerah dipungut biaya  per orang dikenakan  Rp. 2 Juta sebagai peserta padahal, Negara sudah mengeluarkan dana Puluhan Milliar Rupiah, oleh karenanya perlu ada audit dari tim independen, termasuk soal pondokan yang kurang  memadai, sehingga para peserta kurang nyaman. Tentunya, panitia harus bisa menjelaskan dana pungutan itu untuk apa, padahal Negara sudah siapkan dana cukup besar  puluhan Milliar,’tandasnya. 

  Setiap daerah dikenakan 2 Juta per orang pada setiap daerah di Jatim, kan sudah ada anggaran kenapa kami dari utusan daerah masih dikenakan biaya mas,”  tandas salah seorang peserta utusan daerah pada Koran Rakyat yang namanya keberatan dikorankan ,dikatakan dari anggaran itu baju maupun souvenir tasnya juga kurang memadai,”ujarnya.

 Sementara arus lalu Lintas dikawasan Kanjuruan juga tidak teratur secara rapih , sehngga kerap terjadi kemacetan, tidak ada panitia yang mengarahkan.Ujarnya Bukan hanya anggaran saja yang dipertanyakan tapi juga .mengeluhkan mahalnya makanan di sekitar lokasi acara. Mereka menilai pedagang sengaja mencari untung di ajang empat tahunan ini. Seperti diungkapkan peserta dari Papua Barat, Yan Victor, Selasa (10/6/2014). Satu porsi nasi dengan lauk ayam harganya Rp 27.000. Harga ini tergolong mahal, sebab menurut Yan, porsi makanan yang dihidangkan sangat sedikit. "Untuk ukuran saya porsinya sangat sedikit.  Dimakan pun tidak kenyang," ucapnya.

Lanjut Yan, mahalnya harga makan ini hanya berlaku di area kuliner Stadion Kanjuruhan, tidak jauh dari lokasi pameran.  Sebab saat dirinya dan rombongan mencari makan di luar area stadion, harganya masih normal. Satu porsi pangsit masih dijual Rp 5.000.Namun mencari makan di luar area pameran dianggap tidak efektif. "Saya beli makanan di sekitar pasar (Kepanjen) harganya masih normal. Tapi kan jauh. Jadi tak ada pilihan, meski mahal tetap saja makan di area pameran," katanya.


Yan juga mengungkapkan, ada rombongannya yang ditipu tukang ojek. Kebetulan lokasi penginapan rombongannya berada di sekitar Karangkates. Seorang rekannya dikenakan tarif Rp 600.000. "Kami sudah laporkan itu ke panitia, katanya pelaku sudah dicari sama polisi," tambahnya.

            Sementara Ketua KTNA Winarno Tohir mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui soal anggaran termasuk pungutan  Rp. 2 Juta yang dikenakan pada setiap anggota  yang dikirim oleh daerah. “ Kalau anggaran sebaiknya Tanya menteri pertanian soal anggaran APBN  atau Gubernur serta Bupati yang mengeluarkan anggaran dari APBD,”tandasnya.(kp) 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sunday, 01 June 2014 07:19

Nyaris Masuk Jurang Kereta Api Parahyangan Anjlok

Written by
  1. Jakarta, Koranrakyat.com —  Malang benar, nasib yang dialami Kereta Api Argo Parahyangan rute Jakarta-Bandung anjlok tepat di mulut jembatan Cisomang, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (30/5/2014) malam. Sebelum berhenti, gerbong-gerbong kereta sempat miring ke arah jurang.

    Sementara, Anang salah satu penumpang ketika dihubungi koranrakyat.com mengatakan loko sempat miring dan untung belum melewati Jembatan Sioamgn dan sungai  yang terjal dalam."Tolong dicek kenapa kreta berhenti dan tidak bisa melanjutkan perjalanan," ujarnya.   

    Begitu juga dialami, Benny Nugraha, salah satu penumpang kereta, saat dihubungi  "Ngeri sekali tadi. Sampai gerbong ketiga dari loko sempat miring, dengan kecepatan cukup tinggi," tutur Benny Nugraha, salah satu penumpang kereta, saat dihubungi . 

    Jembatan Cisomang merupakan jembatan kereta terpanjang di Pulau Jawa, yang berada pada lintasan panjang berkelok di punggung perbukitan Purwakarta dan Padalarang. Jalur kereta tersebut sejajar dengan jalan Tol Cipularang, berada pada sisi kiri jalan tol jika perjalanan dari arah Jakarta.

    "Maju sedikit lagi, tidak tahu deh (apa jadinya) karena dalam sekali (dasar ceruk di bawah jembatan)," imbuh Benny. Selain bersyukur karena kereta dapat berhenti tepat sebelum masuk jembatan di area meliuk-liuk jalur rel kawasan itu, dia bersyukur pula bahwa lokasi kecelakaan tidak sedang diguyur hujan.

    Benny mengatakan, di dalam kereta ada banyak anak dan orang berusia lanjut. Dia menambahkan, kereta pada rute ini pun sebagaimana perjalanan pada akhir pekan, yang dipadati oleh penumpang. "Kalau yang terbentur, pasti ada. Tapi belum ada informasi apakah ada yang sampai pingsan, misalnya."

    Pertolongan

    Benny mengatakan, saat ini sudah ada aparat kepolisian dan TNI di lokasi anjloknya kereta. Menurut dia, para penumpang yang semuanya sudah keluar dari kereta kini berada di balai desa Depok.

    "Pakai angkutan desa dan ojek, kami mau dibawa ke Stasiun Cisomang," tutur Benny. Dia mengatakan, penumpang, aparat, dan warga sedang berkoordinasi untuk mengatur pemindahan tersebut.

    Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP Slamet Hariyadimengatakan, para penumpang rencananya akan dibawa ke Bandung menggunakan bus. "Rencananya begitu, berangkat dari stasiun," ujar dia saat dihubungi menjelang tengah malam. 

    Beredar informasi, akan ada kereta lain yang didatangkan dari Bandung untuk mengangkut para penumpang menuju Bandung. Namun, belum dapat dipastikan apakah rencana penggunaan kereta ini dapat dilakukan. (vk)

Thursday, 29 May 2014 10:45

Kejagung Mutasi 28 Pejabat Termasuk 13 Kajati

Written by

Jakarta, Koranrakyat.com-

 Sekitar  28 pejabat di mutasi ,  pergantian  ada 13  Kejati dan pejabat teras di Kejaksaan Agung. Hal itu  dilakukan untuk pengisihan jabatan yang kosong dan memberikan promosi bagi yang berprestasi dan mampu meningkatkan kinerjanya. Wakil Jaksa Agung, Andi Nirwanto di Kejagung, Rabu (28/5) kepada wartawan mengatakan " Sebagaimana kita ketahui bersama, baru saja  dilaksanakan pelatikan  dan pengambilan sumpah pelantikan dan serah terima jabatan eselon 2 Kejaksaan Republik Indonesia , baik eselon 2 yang ada di Pusat maupun  yang didaerah . "Selengkapnya ada yang dilantik ada 28 pejabat eselon dua terdiri dari 4  Sekretaris Jaksa Agung Muda , 11 Pejabat  eselon dua di  Kejaksaan Agung dan 13 kepala Kejaksaan Tinggi . Jadi jumlah nya ada 28 orang," ujarnya. 

Menyikapi hal itu,  Andi menegaskan Alhamdulilah dari 13 Kejaksaa tinggi yang dilantik itu ada 2 orang pejabat dari perempuan . " Jadi di Kejaksaan kita ini telah memperhatikan unsur gender juga. Jadi 13 Kejaksaan juga ada dua kajati perempuan. Dilaksanakannya  pelantikan di kejaksaan telah merupakan rangkaian pengisihan  jabatan yang kosong  termasuk juga  promosi bagi para pejabat yang dianggap memenuhi persyaratan baik dari kopetensinya, integritasnya dan kinerjanya selama ini," tegasnya . 

Dikatakan  Andi mengakui  telah dilantik dan diambil  sumpahnya para pejabat Kejaksaan Republik Indonesia ini. "Organisasi Kejaksaan Republik indonesia tambah solid dan juga kinerjanya dapat meningkat dan pada akhirnya harapan kita bersama agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan lebih meningkat laig," akunya.

Pergantian Kepala Jaksa Tinggi, misalnya Kajati  Riau adalah Setya Untung Ari Muladi,  Kejati banten dikomdani M Suardi, Kejati Jabar dimotori, Ferry Wibisono, Kejati Sumut Moch Yusni, Kejati Bali Adytia Wardana, Kejati Lampung   Sri haryadi.(vk)
Sunday, 18 May 2014 14:57

Poros Tiga Pramono Siap Gandeng Ical

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com - Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo mengaku belum diberi tahu Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terkait wacana pengusungan dirinya sebagi calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam poros ketiga pemilihan presiden 2014.

"Demi Allah saya belum diberi tahu Pak SBY. Saya baru tahu setelah ditanya di sini," ujar Pramono sesaat sebelum memasuki ruangan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Demokrat di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (18/5/2014).

Pramono menampik jika wacana itu disebut karena hubungan kekeluargaan dengan SBY. Adik ipar SBY ini mengklaim sudah ada pembicaraan antara SBY dengan mitra koalisi hingga memunculkan namanya. Ia juga menyatakan siap dipasangkan dengan siapa saja dari Partai Golkar.

"Apapun tugas yang diberikan Partai Demokrat saya siap. Dengan Pak Ical atau siapapun saya tidak punya catatan permusuhan. Jadichemistry bisa dibangun," katanya.

Demokrat dan Golkar membuka wacana koalisi menghadapi Pilpres mendatang. Meski Dahlan Iskan ditetapkan sebagai pemenang Konvensi, Pramono yang diwacanakan maju sebagai cawapres. Namun, keputusan soal koalisi baru akan diputuskan dalam Rapimnas kedua parpol hari ini.(vk)

 

 

 

 

 

Sunday, 18 May 2014 14:57

Poros Tiga Pramono Siap Gandeng Ical

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com - Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo mengaku belum diberi tahu Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terkait wacana pengusungan dirinya sebagi calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam poros ketiga pemilihan presiden 2014.

"Demi Allah saya belum diberi tahu Pak SBY. Saya baru tahu setelah ditanya di sini," ujar Pramono sesaat sebelum memasuki ruangan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Demokrat di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (18/5/2014).

Pramono menampik jika wacana itu disebut karena hubungan kekeluargaan dengan SBY. Adik ipar SBY ini mengklaim sudah ada pembicaraan antara SBY dengan mitra koalisi hingga memunculkan namanya. Ia juga menyatakan siap dipasangkan dengan siapa saja dari Partai Golkar.

"Apapun tugas yang diberikan Partai Demokrat saya siap. Dengan Pak Ical atau siapapun saya tidak punya catatan permusuhan. Jadichemistry bisa dibangun," katanya.

Demokrat dan Golkar membuka wacana koalisi menghadapi Pilpres mendatang. Meski Dahlan Iskan ditetapkan sebagai pemenang Konvensi, Pramono yang diwacanakan maju sebagai cawapres. Namun, keputusan soal koalisi baru akan diputuskan dalam Rapimnas kedua parpol hari ini.(vk)

 

 

 

 

 

Wednesday, 14 May 2014 10:43

Tender Pengadaan Baku Plat Kosong Hemat Rp 92 Miliar

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com-Meskipun pengadaan  bahan baku dan TNKB di Kakorlantas sementara menjadi buah bibir dan sorotan jam, namum  pelasanaan tender  tetap dilakukan secara terbuka . Pasalnya bahan baku plat kosong hitam  untuk tahun ini, harus melewati  evaluasi  admistrasi, evaluasi teknis dan evaluasi harga. akhirnya dengan nilai tender sebesar Rp 398.287.690.270 bisa menghemat sebesar Rp 92.076.487.730.

 

Wakil Kepala Kaorlantas, Kombes Pol  Sam Budi Gusdian ketika ditemui di gedung Humas

di jalan Tronojoyo no 1,

kepada wartawan  mengatakan    selaku Wakakorlantas diperintahkan oleh pimpinan saya

Kakorlantas untuk menyampaikan informasi atau presrilis   berkaitan proses pengadaan bahan

baku dan TNKB di Koorlantas Polri 2014.

 " Mungkin banyak bertanya pernah dimuat  proses KNKP penuh dengan hal-hal yang berbau

negatif  oleh

sebab itu kami ingin menyampaikan porses ini sebagai berikut. Bahwa proses Bahan baku KNKp

Koorlantas tahun 2012, dilaksanakan sesui   prosesudur keppres 70 tentang pengadaan," ujarya

 

Sesuai data ,Sam menegaskan yang diadakan tahun ini adalah bahan bakunya, berupa plat

kosong hitam

dan tahun 2012 plat kosong dengan biaya cetaknya. Kalau yang sekarang hanya bahan bakunya

 "Jadi banyak pertanyaan kenapa koq ikut yang punya corbisnis TNKB . Karena baku TNKB

dibuat oleh semua pabrik Alumunium. Itu makna Keppers 70 supaya terjadi persaingan yang

sehat dan semua bisa mengikuti . Pengadaan bahan baku dilaksanakan dengan sistem melalui

pelayanan secara elektronik secara terbuka, transparan. Dengan metode lelang umum paska kualifikasi

dilaksanakan dengan sistem gugur. Jadi ada tahapannya kalau dia gugur administrasi, tidak bisa ikut

 prose teknik. kalau dia gugur teknik maka dia tidak bisa ikut proses harga. Belum tentu harga yang

paling murah bisa menang kalau dia diawali tadi gugur. Jenis pekerjaannya pengadaan jasa lainnya,

dengan kwantitas sebanyak 22.833.194 pasang. Total HPS yang ditetapkan adalah Rp 431.916.830.025,"

tegasnya..

Untuk itu,Sam menjelaskan dalam kegiatan pengadaan korlantas pokja pengadaan dari awal hingga akhir

melakukan konsultasi dan pendampingan baik dari LKPP, jadi panitya hal ini tidak sendiri didampingi dari LKPP,

 Irwasu Polri, Dithum Polri, Sarhas Polri, tim ahli dari metologi dan material fakultas teknik Universitas indonesia.

akan melibatkan teman-teman akdemisi  dan untuk menilai  membuat bahan baku tersebut.

"Krologis pengadaan bahan baku korlantas 2014 sebagai berikut. pertama ketika umumkan  32 perusahaan

yang mendaftar di LPS Polri. kemudian analising dan penjelasan, dilaksanakan 18 Febuari 2014 on line

melalui online  Polri dan dibuatkan berita acara penjelaskan Koorlantas Polri. kita je;laskan

persoalan-persoalan tentang mekanisme, persyarakatan, administrasi teknis, sampai proses

 yang disyaratkan Penitya Pokja. Kemudian setelah itu kita buka dokument, dokument penawaran

disampaikan 3 maret 2014. Dari 32 perusahaan yang mnedapatkan hanya 4 peserta yang memasukan

dokumen dengan harga penawaran umumnya dibahwah HPS, 4 perusahan ini semua mengajukan

harganya semuanya di bawah HPS. semua bisa memenuhi syarat. ke 4 perusahaan tersebut sebagai

berikut:1.Alfo  Citra Abadi dengan penawaran 328.148.775.000             2.PT San He Asia sebesar

Rp 345.815.087.526.3.PT Indoalumunium Intikarsa Industri Rp 398.287.690.270 4.PT Mitra Alumindo

Selarsa Rp 404.236.384.398

" jelasnya.

 Sesuai prosedur, Sam mengakui dari Evalsu penawaran  3 maret 2014 sampai dengan 21 maret 2014)

Pokja pengadaan  melakaksanakan  evaluasi penawaran terhadap empat peserta  yang memasuki

penawaran tersebut dengan  sitem gugur yang meliputi evaluasi adiminuistrasi  evaluasi teknis dan

evaluasi harga sebagai berikuat. tadi yang dimuka saya jelaskan sistem gugur itu apabila administrasi

gugur maka dia dia bisa tekik, kalau teknik gugur dia tidak bisa mengikuti di  persaingan di  valuasi harga. 

Evaluasi Administrasi, terdapaat dua peserta  yang tidak memenuhi syarat atau dinyatakan  gugur

administrasi terkait jaminan penawarannya dari asurasni. hal ini sesuai dengan persyaratan administrasi

pada dokumen  pengadaan, diisyaratkan dalam dokument jaminian penawaran itu dia gugur dan dikutkan

dengan surat LKPP B-1281/LKPP/D-IV.1/03/2014 tanggal 12 Maret 2014, "  akunya.

Dikatakan   Sam  mericinya  dalam ecaluai teknis ini PT Alfo Citra Abadi dinyatakan tidak memenuhi

syarat teknis sengan penjelasan sebagai berikut : 

 Itu sebabta PT Indoalumunium Intikasrsa Industri dinyatakan memenuhi syarat teknis dan

penjelasan semua dalam diyaratkan dalam evaluasi teknis dokument pengadaan telah sesuai  

memenuhi syarat. dari evaluasi teknis hanya satu perusahaan memnuhi syarat secara teknis itu

pun masih memasuki syarat evaluasi harga. Apakah harga yang ditawarkan masih koridor HPS untuk kita,

" rincinya.. 

Setelah melewati kedua evaluasi, Sam mendaskan evaluasi harga hanya dilakukan kepada calon penyedia yang

telah memnuhi syarat administrasi dan teknis yakni PT Indo alumunium Intikarsa Industri sebagi berikut harga

penawaran  Rp 398.287.690.270 wajar tidak melebihi HOS Rp 431.916.830.025. dengan demikina

PT Indoalumunium Intikarsa Industri dinyatakan  memenuhi syarat dalam evaluasi harga," tandasnya..

Selanjutnya, Sam menambahkan bahwa PT Indoaluminuim Intikarsa Industri memenuhi syarat dan lulus

evaluasi penawaran pada tahap selanjutnya, akan dilaksana evaluasi dan kwalifikasi pembuktian klulifikasi.

"Yang dipertanyakan kenapa yang dimenangkan itu, ini pabrik alumunium sit bahkan tidak memiliki kemampuan

dasar. ini perusahaan besar,dan dia telah memnuhi syratat setelah dilakukan evaluasi teknis dan di lakukan oleh

 panitia gabungan tadi tanggal saya sebutkan. baik dari LKPP, Irwasum, bahkan sedang teman-teman

dari Humas ikut serta disini dalam rangka transparansi.Hasil evalusi penawaran dituangkan  dalam berita

acara  No. BAEP-22?III/2014/Korlantas 21 Maret  2014 diuanggah dalam sistem SPPE

Polri pda tanggal 21 maret 2014," tambahnya. (vk). 

 

 
Tuesday, 06 May 2014 15:14

Dua Oknum Jaksa Di Wamena Jadi Tersangka

Written by

JAKARTA.KORANRAKYAT.com-Jaksa Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan status tersangka terhadap dua jaksanya yakni mantan Kepala Kejaksaan Negeri Wamena, I Putu Suarjana dan mantan bendahara Kejari Wamena, Firman Rahman.

Pusat Penerangan Hukum, Setia Untung Arimuladi ketika ditemui di Kejagung.Selasa (6/5)  mengatakan, Putu dan Firman ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana penyelidikan tahun anggaran 2012 dan 2013. "Keduanya telah dicopot dari jabatannya, "ujarnya

 Seiiring dengan itu, Untung menegaskan Putu dimutasi ke Kejaksaan Agung. "Sedangkan Firman sudah ditahan," tegasnya

 Selama ini, Untung menjelaskan, anggaran penyelidikan kasus di Kejari Wamena untuk tahun anggaran 2013 adalah Rp 3 miliar ditambah sisa anggaran 2012 Rp 1 miliar. Diduga dua tersangka itu telah menyalahgunakan anggaran untuk kepentingan pribadi.

 Kendati demikian, Untung mengakui, jaksa penyidik masih menunggu audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengetahui kerugian negara dalam kasus itu.[vk)

 

 

 

 

 

 

Tuesday, 06 May 2014 15:08

Daerah Cukup Berpotensi Dalam Tindakan Korupsi

Written by

JAKARTA,KORANRAKYAT.com- Dugaan  adanya tindak pidana korupsi (Tipikor) berpotensi terjadi di seluruh daerah. Hal itu  lantaran ada benturan peraturan dari pemerintah pusat dan daerah.

Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Vicky Lumentut usai melakukan diskusi di kantor KPK Jakarta, Selasa (6/5) ditemui wartawan mengatakan banyak tindakan pidana korupsi karena benturan peraturan  dari pemerintah daerah dengan daerah." Hal ini yang teruangkap  dalam diskusi dikatakan  " tandasnya.

Selanjutnya, Vicky menjelaskan salah satu contohnya, mengenai peraturan dari menteri yang petunjuk teknis pelaksanaannya turun dengan mendesak atau pengerjaan proyek yang tidak sesuai dan akhirnya dilimpahkan ke pemerintah daerah."Itu membuat kami kesulitan untuk melaksanakan," jelasnya.

Mengakhirinya,Vicky menambahkan, sudah menyampaikan langsung kepada Pimpinan KPK, yang diwakili Adnan Pandu Praja. Tapi, KPK belum memberi rekomendasi."Ini baru, nanti ada tindak lanjut untuk merumuskan langkah-langkah kongkrit bersama KPK untuk tindak lanjutnya ke depan," tandasnya.(vk)

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com,-Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengklaim pembelian pesawat Presiden RI akan menghemat anggaran kepresidenan sebesar Rp 114,2 miliar per tahun. Angka ini lebih efisien dibandingkan dengan biaya menyewa pesawat dari PT Garuda selama lima tahun.

"Kegiatan presiden juga tak akan mengganggu penerbangan maskapai yang kerap harus mengatur ulang jadwal penerbangan jika ada kegiatan presiden," kata Sudi di Base Ops Landasan Udara Halim Perdana Kusuma, Kamis, 10 April 2014.

Sudi menyatakan ini adalah pertama kali Indonesia memiliki pesawat kepresidenan sendiri setelah merdeka 69 tahun. Keputusan pembelian pesawat Boeing 737-800 Business Jet 2 Green ini, menurut Sudi, didasarkan pada perhitungan yang cermat hingga melibatkan sejumlah lembaga negara. Pemerintah bersepakat biaya pembelian lebih efektif dibandingkan penyewaan.

"Sebagai negara besar, kita juga akan lebih bangga kalau presiden menggunakan pesawat sendiri."

Vice President Boeing Internasional dan President Boeing South East Asia Ralph Skip Boyce menyatakan Indonesia telah memilih produk terbaik Boeing untuk sebuah negara yang besar. Pesawat tersebut diklaim memiliki performa yang canggih, jarak yang luas, arsitektur baru, dan ekonomis. "Semoga akan semakin memberikan perjalanan yang nyaman," kata Boyce.

Pesawat ini dibeli dengan harga US$ 89,6 juta atau Rp 847 miliar. Harga ini termasuk proses fabrikasi dan modifikasi selama lima tahun. Pembayaran dilakukam melalui skema kontrak tahun jamak pada 2010-2014.

Spesifikasi pesawat presiden memiliki tangki bahan bakar yang telah ditambah sehingga mampu menempuh jarak 5.000 mil laut atau sekitar 10.000 kilometer.

Pesawat ini akan disimpan di Hanggar TNI Angkatan Udara, Halim Perdanakusuma. Pengoperasian pesawat akan dilakukan TNI AU, sedangkan perawatan berkala oleh PT Garuda Indonesia dengan koordinasi Boeing.

 

Presiden Madagaskar Terjungkal

Boeing 737-800 Business Jet 2 Green, yang menjadi pesawat Kepresidenan RI, memiliki kisah buruk. Presiden Madagaskar Marc Ravalomanana terjungkal pada 2009 gara-gara pembelian pesawat bikinan pabrik di Seattle, Amerika Serikat, itu.

 Ceritanya, pada 2008, negeri pulau di Afrika dekat Mozambik itu memutuskan membeli Jet 2 Green seharga US$ 60 juta padahal keuangan negara sedang cekak. Keinginan Ravalomanana ini ditentang sebagian rakyatnya, salah satunya Andry Rajoelina, Wali Kota Antananarivo. Rajoelina memimpin kelompok oposisi dan membuat gerakan reformasi kala itu. Kelompok Rajoelina pun gencar melakukan demonstrasi menentang pemerintah.

Puncaknya, pada awal 2009, kelompok oposisi berhasil memengaruhi militer. Mereka lalu mengudeta pemerintahan Ravalomanana. Rajoelina lantas menduduki kursi presiden yang dikuasai pendahulunya sejak 2002. Setelah dilantik, Rajoelina menjual Jet 2 Green kepada sebuah perusahaan asal Amerika seharga US$ 24,5 juta.

Memang, hanya dua negara yang menggunakan Jet 2 Green sebagai pesawat kepresidenan, yakni Madagaskar dan Indonesia. Pesawat ini telah mendarat di Halim Perdana Kusuma Kamis, 10 April 2014. Tapi seharusnya, pesawat diterima akhir 2013 lalu. Keterlambatan pengiriman terjadi karena Boeing mengalami kendala ketika uji coba.

Pesawat berkapasitas 50 penumpang itu memiliki fasilitas luks seperti kamar tidur, toilet dengan pancuran, ruang konferensi, ruang makan, dan ruang tamu. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang mengusulkan pembelian ini mengatakan, pesawat kepresidenan yang baru akan menghemat biaya sewa dan bisa dipakai untuk jangka panjang.

Negara mana saja yaag memiliki jet mewah seharga hampir Rp 820 miliar itu:

1. Afrika Selatan, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
2. Argentina, sedang memesan 1 unit untuk Angkatan Udara
3. Australia, punya 2 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
4. Belarusia, punya 1 unit yang digunakan untuk pesawat VVIP pemerintahan
5. Kolombia, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
6. India, punya 3 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
7. Kazakhstan, punya 1 unit yang digunakan untuk pesawat resmi pemerintahan
8. Malaysia, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
9. Maroko, punya 2 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
10. Nigeria, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
11. Tunisia, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
12. Uni Emirat Arab, punya 6 unit yang digunakan untuk perjalanan resmi keluarga kerajaan dan pemerintah.(v)

 

 

 

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Proses pemeriksaan terus berlanjut akhirnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Jaksa Chuck Suryosumpeno sebagai tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi penyelesaian barang rampasan dan barang eksekusi.Hasil pemeriksaan diketahui, Chuck Suryosumpeno sebelumnya menjabat Ketua Tim Satgasus Barang Rampasan dan Barang Sita Eksekusi Kejaksaan Agung.

          Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jamidsus) Kejaksaan Agung  Warih Sadono ditemui di Kejagung, Senin (5/11)2018 mengatakan dan membenarkan penetapan tersangka terhadap mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku itu."Memang benar, Pak Chuck (Suryosumpeno) sudah kita tetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

          Selanjutnya, Warih menegaskan tim penyidik Kejaksaan Agung berencana memanggil Chuck Suryosumpeno sebagai tersangka pada Rabu (7/11/2018)."Saya  yakin Chuck akan kooperatif dan memenuhi panggilan tersebut. Apalagi Chuck pernah menjadi Jaksa di Kejaksaan Agung.Kami sudah buat surat panggilan untuk memeriksa dia pada Rabu (7/11/2018) ini. Saya yakin dengan pengalaman beliau, beliau akan hadir,"tegasnya.

Hingga kini seperti diketahui, Tim Satgassus Kejaksaan Agung telah menyita barang rampasan berupa tiga bidang tanah di wilayah Jatinegara, Puri Kembangan dan Cisarua terkait perkara korupsi pengemplang BLBI berkaitan Bank Harapan Sentosa (BHS) dengan nama terpidana Hendra Rahardja.

         Penyitaan yang dilakukan Tim Satgassus Kejaksaan Agung tersebut dinilai tidak sesuai dengan Standar Operational Procedur (SOP).Pasalnya, penyitaan lahan di wilayah Jatinegara yang di atasnya berdiri sejumlah rumah mewah dilakukan tanpa melalui pembentukan tim, bahkan Tim Satgassus langsung melelang aset tersebut tanpa sepengetahuan dari Kejaksaan Agung.

           Kemudian, hasil dari penyitaan aset berupa tanah di wilayah Jatinegara, Cisarua dan Puri Kembangan itu, negara juga tidak mendapatkan pemasukan yang maksimal. Aset di wilayah Jatinegara hanya dijual Rp 25 miliar dan itu pun tidak sesuai ketentuan.

Sesuai prosedur, barang rampasan berupa tanah itu seharusnya disita terlebih dulu, baru kemudian bisa dilelang. Dari uang muka Rp 6 miliar, Tim Satgassus hanya menyetorkan Rp 2 miliar ke Kejaksaan Agung dari hasil penyitaan dan lelang tersebut.Sebelumnya mantan Jaksa bernama Ngalimun bersama Albertus Sugeng Mulyanto selaku pihak swasta dan Zainal Abidin selaku notaris juga telah ditetapkan tersangka pada perkara yang sama.(vk)

 

Page 24 of 24

Ekonomi Makro

  •  

     

     

    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Maskapai penerbangan Garuda Indonesia telah menghentikan

     
  •  

     

     

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo hari ini, Selasa, 12 Maret 2019, membuka Rapat

     
  •  



      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla 

     
  •  

Malang Raya

Privalensi Stunting Di Kota

 

 

MALANG (KORANRAKYAT.COM) Prevalensi balita stunting

Read more

Wabub Sanusi Sampaikan LKPJ

 

 

 

 

MALANG(KORANRAKYAT.COM)   Wakil  Bupati Malang

Read more

Rumah Kepala PU Kab Malang

 

MALANG(KORANRAKYAT.COM)- Selain menggarap sejumlah pihak

Read more

Rendra Bupati Malang Ditahan