Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik dan tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Kapolri : Penangkapan Djoko Tjandra Atas Perintah Jokowi
Last Updated on Aug 02 2020

Kapolri : Penangkapan Djoko Tjandra Atas Perintah Jokowi

      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (30/7/2020). Penangkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri membantu pemerintah menangkap sejumlah buronan kakap.   Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis  ditemui di Mabes...
Bareskrim Tegaskan Periksa Djoko Tjandra Terkait Surat Jalan hingga Aliran Dana
Last Updated on Aug 01 2020

Bareskrim Tegaskan Periksa Djoko Tjandra Terkait Surat Jalan hingga Aliran Dana

  JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Pemeriksaan terhadap  terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, terkait penerbitan surat jalan dan rekomendasi. Selain itu, Bareskrim juga akan mendalami dugaan aliran dana ke pihak-pihak yang membantu pelarian Djoko...
  Pendapat Akhir Bupati Malang  Pada  Rapat Paripurna   DPRD Tentang  Pertanggung  Jawaban  Pelaksanaan  Anggaran  Pendapatan  Dan Belanja  Derah Tahun  Anggaran  2019
Last Updated on Aug 01 2020

Pendapat Akhir Bupati Malang Pada Rapat Paripurna DPRD Tentang Pertanggung Jawaban ...

Malang,Koranrakyat.com  Pada kesempatan yang berbahagia ini perkenankanlah saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, utamanya para anggota Panitia Khusus Raperda dan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Malang, yang telah bekerja keras bersama Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Malang dalam...
Kinerja Triwulan II 2020, Bank Jatim Raup Laba Bersih Rp. 770,15 Milyar
Last Updated on Aug 01 2020

Kinerja Triwulan II 2020, Bank Jatim Raup Laba Bersih Rp. 770,15 Milyar

SURABAYA,KORANRAKYAT.COM Dalam rangka memberikan keterbukaan informasi, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau bankjatim melaksanakan analyst meeting dan press conference guna memaparkan kinerja keuangan Triwulan II2020 melalui media elektronik bertempat diSurabaya (29/07).   D;alam...
RUPS Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur  Tbk  Terpilih Busrul Iman Sebagai Dirut Bank Jatim
Last Updated on Jul 23 2020

RUPS Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk Terpilih Busrul Iman Sebagai Dirut Bank...

        SURABAYA,KORANRAKYAT.COM| PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2020 di Ruang Bromo, bankjatim Kantor Pusat lantai 5, Surabaya (23/07). Agenda utama pada          RUPSLB kali ini adalah...

World Today

  •  
    Trump Kirim Ribuan Tentara Bersenjata



    WASHINGTON DC, KORANRAKYAT.COM - Presiden AS Donald Trump menyatakan, dia mengerahkan "ribuan

     
Redaksi

Redaksi

Sunday, 02 August 2020 13:12

 

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (30/7/2020). Penangkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri membantu pemerintah menangkap sejumlah buronan kakap.

 

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis  ditemui di Mabes Polri, Jumat (31/7) 2020 mengatakan  bagaimana proses penangkapan Djoko Tjandra.  Dua pekan lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahnya untuk mencari sekaligus menangkap Djoko Tjandra.Dengan sigap dan cepat, perintah itu langsung dilaksanakan dengan membuat tim kecil yang dipimpin Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo.“Perintah itu kemudian kami laksanakan. Kita bentuk tim kecil karena infonya yang bersangkutan berada di Malaysia,” ujarnya.

 

Selanjutnya, Idham menegaskan segera tim terbentuk, pihaknya langsung mengirimkan surat kepada kepolisian Malaysia. Surat tersebut berisi permintaan kerja sama antara police to police untuk menangkap Djoko Tjandra yang ketika itu terdeteksi berada di Kuala Lumpur, Malaysia. "Proses kerjasama dan kerja keras tim membuah hasil. Sampai akhirnya keberedaan Djoko Tjandra diketahui," tegasnya. 

 

Untuk itu, Idham menjelaskan kemudian pada hari Kamis (30/7/2020), Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo berangkat ke Malaysia untuk memimpin proses penangkapan. Turut mendampingi Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ignatius Sigit Pramono.“Djoko Tjandra ini memang licik dan sangat pandai. Dia kerap berpindah-pindah tempat. Tapi, alhamdulillah berkat kesabaran dan kerja keras tim Djoko Tjandra berhasil diamankan,” jelasnya.

 

Lebih lanjut,  Idham membeberkan  penangkapan Djoko Tjandra merupakan komitmen Polri untuk menjawab keraguan publik bahwa Polri bisa menangkap yang bersangkutan. Proses hukum Djoko Tjandra akan terus dikawal. Terbuka dan transparan serta tidak akan ditutup-tutupi. Artinya siapapun yang terlibat dalam pelarian Djoko akan disikat dan proses hukum. Ini juga sebagai upaya bersih-bersih Polri terhadap oknum nakal.“Sekali lagi ini bentuk komitmen kami. Kami akan transparan, objektif, untuk usut tuntas apa yang terjadi,” bebernya.

 

Seiring dengan itu,  Idham mengungkapkan  Djoko Tjandra akan menjalani proses hukum di kepolisian. Seharusnya Djoko dieksekusi untuk menjalani hukumannya sesuai putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Oleh sebab itu pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung.“Proses untuk Djoko Tjandra sendiri, tentunya ada proses di Kejaksaan yang tentunya akan ditindaklanjuti. Kami juga akan berkoodinasi dengan KPK,” ungkapnya. (vk)

 

Saturday, 01 August 2020 17:24

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Pemeriksaan terhadap  terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, terkait penerbitan surat jalan dan rekomendasi. Selain itu, Bareskrim juga akan mendalami dugaan aliran dana ke pihak-pihak yang membantu pelarian Djoko Tjandra.  

Kepala Badan Reserse Kriminal ( Kabareskrim) Komjen (Pol) Listyo Sigit Prabowo di Bareskrim Jumat (31/7/2020) malam.mengatakan, pihaknya akan memeriksa  terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, terkait penerbitan surat jalan dan rekomendasi. "Selain itu, Bareskrim juga akan mendalami dugaan aliran dana ke pihak-pihak yang membantu pelarian Djoko Tjandra. Oleh sebab itu, setelah diserahkan ke Kejaksaan Agung, Djoko Tjandra akan ditempatkan sementara di Rutan Cabang Salemba Mabes Polri.  "Tentunya setelah ini yang bersangkutan akan ditempatkan di Rutan Cabang Salemba Bareskrim Polri. Kemudian kita akan lanjutkan dengan pemeriksaan-pemeriksaan," ujarnya.

Selanjutnya, Listyo menegaskan antara lain terkait dengan kasus yang terkait dengan surat jalan, rekomendasi dan juga kemungkinan yang pernah saya sampaikan, lidik terkait dengan adanya aliran dana,." Selain itu, Bareskrim juga tengah menyelidiki keterlibatan pihak-pihak lain di luar institusi Polri dalam kasus pelarian Djoko Tjandra," tegasnya. 

Untuk itu, Listyo menandaskan dan namun, Listyo enggan membeberkan lebih lanjut siapa saja pihak-pihak yang akan dimintai keterangan. Untuk mendalami dugaan tindak pidana dalam kasus ini, ia telah membentuk tim khusus beranggotakan tiga direktorat di Bareskrim dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri," tandasnya. 

Terkait pelarian Djoko Tjandra, Polri telah menetapkan Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo sebagai tersangka karena diduga membantu pelarian dengan menerbitkan surat jalan dan turut berperan dalam penerbitan surat kesehatan. Dugaan tersebut dikuatkan dengan barang bukti berupa dua surat jalan, dua surat keterangan pemeriksaan Covid-19, serta surat rekomendasi kesehatan. (vk)

Saturday, 01 August 2020 17:16

Malang,Koranrakyat.com  Pada kesempatan yang berbahagia ini perkenankanlah saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, utamanya para anggota Panitia Khusus Raperda dan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Malang, yang telah bekerja keras bersama Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Malang dalam melakukan pembahasan-pembahasan demi kesempurnaan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Malang tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2019 ini,    

             Dan alhamdulillah dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta pada prinsipnya sependapat dan disepakati dengan berita acara persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah untuk diterima menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Malang tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2019. Hal itu disampaikan Sanusi Bupati Malang dalam pendapat  akhir Bupati Malang Pada Rapat Paripurna  DPRD Persetujuan Bersama antara Pemerintah Kab Malang dengan DPRD Kab Malang terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kab Malang tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kab Malang Tahun Anggaran 2019 pada Sidang Paripura DPRD Kab Malang pada 28 Juli 2020

Dikatakan Sanusi Setelah melalui proses pembahasan serta penyelarasan dengan hasil pemeriksaan BPK-RI, sehingga konstruksi RealisasiAnggaran Tahun Anggaran 2019, adalah sebagai berikut :

Ø  Pendapatan Daerah sebesar Rp 4.105.659.149.084,41

Ø  Belanja dan Transfer sebesarRp 4.089.403.665.362,18

Ø  Pembiayaan Netto sebesar Rp 392.178.561.916,84

Ø  Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp.408.434.045.639,7

Selanjutnya untuk memenuhi ketentuan Peraturan Perundangan, Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Malangtentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2019 hasil persetujuan bersama ini secepatnya akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 322 ayat (1) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.Dimana hasil evaluasi selanjutnya akan dipergunakan sebagai dasar penetapan Peraturan Daerah Kabupaten Malang tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2019.

Sebagaimana diketahubersama bahwa hasil penilaian  dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atas pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2019 adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)untuk ke enam kalinya.Hal ini merupakan wujud peningkatan kinerja kita bersama dalam pengelolaan keuangan daerah yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel.

Semogapencapaian ini dapat terus kita pertahankan sertamenjadi penyemangat dan pendorong bagikita untuk bekerja lebih baik lagidengan memberikan pelayanan dan pengabdian yang baik bagi masyarakat Kabupaten Malang.

Oleh karena itudengan semangat kebersamaan, kegotongroyongan dan saling mengingatkanmarikita bertekad untukbekerja lebih keras lagi dalam rangka meningkatkan kinerja pembangunan, InsyaAllah secara bertahap masyarakat akan semakin merasakan adanya hasil kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.(adv/dil)

Saturday, 01 August 2020 14:54

SURABAYA,KORANRAKYAT.COM Dalam rangka memberikan keterbukaan informasi, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau bankjatim melaksanakan analyst meeting dan press conference guna memaparkan kinerja keuangan Triwulan II2020 melalui media elektronik bertempat diSurabaya (29/07).

  D;alam realese Bank Jatim Kinerja keuangan bankjatimtriwulan II 2020 menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year on Year / YoY). Berdasarkan kinerja triwulan II, aset bankjatim tercatat Rp. 75,24 triliun atau tumbuh 9,12 % (YoY), Dana Pihak Ketiga (DPK) bankjatimmencatatkan pertumbuhan 10,49 % (YoY) yaitu sebesar Rp.64,01 triliun. Di tengah pandemi seperti ini, bankjatim tetap mampu mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar Rp. 39,18 triliun atau tumbuh 12,69 % (YoY). Kredit di sektor korporasi menjadi penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp. 9,38 triliun atau tumbuh 17,96 % (YoY) diikuti dengan pertumbuhan kredit UMKM yang cukup signifikan yaitu sebesar 6,33 triliun atau tumbuh 16,12%

          Komposisi rasio keuangan bankjatim periode Juni 2020antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 19,41 %, Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,79 %, dan Return On Asset (ROA)2,73 %. SedangkanBiaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 68,96 %. Dari keseluruhan kinerja positif tersebut, bankjatim berhasil mencatatkan laba sebesar Rp. 770,15 Miliar.

Banyak berbagai tantangan yang dihadapi Pemerintah, pelaku usaha, tidak terkecuali industri perbankan. Pandemi Covid-19 (Corona) menjadi salah satu tantangan terberat yang dihadapi setiap elemen masyarakat.Bankjatim bersyukur masih mampu memberikan kinerja yang positif khususnya untuk mendorong perekonomian Jawa Timur.

         Tantangan bankjatim selama Triwulan II 2020 masih berlanjut  mengingat pandemi COVID-19 yang masih melanda Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, bankjatim terus menunjukkan pelayanan yang optimal terutama menyambut tatanan normal baru yang digalakkan oleh Pemerintah. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa beberapa waktu lalu yang menetapkan Busrul Iman menjadi Direktur Utama bankjatim diharapkan mampu menjawab tantangan ke depan dan membawa bankjatim ke arah yang lebih baik.

       Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) melalui bankjatim Syariah bersama Badan Wakaf Indonesia Melaunching program Wakaf Peduli Indonesia (KALISA). Bankjatim memiliki peran sebagai penghimpun dana wakaf dari Masyarakat  yang selanjutnya akan dikelola oleh Badan Wakaf Indonesia.

          Dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional  (PEN), bankjatim bersama Jamkrindo dan Askrindo melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Tentang Penjaminan Kredit/ Pinjaman Program  PEN. Bersama dengan beberapa bank BUMN lainnya, PKS ini diharapkan mampu menghidupkan dan menggerakkan kembali perekonomian Indonesia di tengah Pandemi dengan memberikan kredit modal kerja kepada UMKM.

            Sebagai Bank Umum Milik Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bankjatim juga mendukung program-program Pemprov Jatim dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya di tengah pandemi saat ini. Beberapa waktu yang lalu, bankjatim bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan kepada 20 Kabupaten/ Kota di Jawa Timur berupa mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Dengan adanya mesin ini, masyarakat akan lebih mudah dalam proses administrasi dokumen kependudukan tanpa harus tatap muka secara langsung, sehingga membantu mencegah proses penularan Covid-19.

Selama pandemi corona melanda, nasabah atau masyarakat yang sedang berada di rumah dalam rangka mendukung pencegahan penyebaran virus corona, dapat memanfaatkan layanan e-channel bankjatim untuk melakukan transaksi perbankan. Melalui fasilitas mobile banking, sms banking dan internet banking, nasabah dapat dengan mudah melakukan transaksi perbankan atau pembayaran dengan cepat, mudah, dan aman tanpa harus keluar rumah.

           Kemudahan juga diberikan bankjatim untuk nasabah dalam pengajuan kredit atau pembiayaan. Sejak pertengahan tahun 2019, bankjatim telah meluncurkan e-form kredit yang memudahkan nasabah dalam pengajuan kredit di bankjatim. Calon nasabah cukup dengan melakukan registrasi melalui portal e-form kredit, kemudian bankjatim akan mengirimkan notifikasi melalu sms.

             Selain itu Bankjatim kini telah memiliki fasilitas kredit multiguna elektronik (e-kmg) yang dapat dimanfaatkan nasabah. Fasilitas ini merupakan pengembangan kredit multiguna yang sudah ada sebelumnya. Kali ini e-kmg menyajikan kemudahan dalam mengajukan permohonan kredit baik para Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif maupun para pensiunan. Beberapa keunggulan dari e-kmg antara lain kemudahan dalam pengajuan kredit melalui mobile application. Selain itu nasabah cukup memiliki rekening dan payroll gaji yang terdaftar di bankjatim (ard)

Thursday, 23 July 2020 12:53

 

 

 

 

SURABAYA,KORANRAKYAT.COM| PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2020 di Ruang Bromo, bankjatim Kantor Pusat lantai 5, Surabaya (23/07). Agenda utama pada

         RUPSLB kali ini adalah pengangkatan Direktur Utama bankjatim atas 2 (dua) calon yang diajukan untuk dipilih dengan suara terbanyak pada RUPSLB, yaitu  Busrul Iman (posisi jabatan terakhir adalah Direktur Komersial dan Korporasi bankjatim) dan  dan  Erdianto Sigit Cahyono (posisi jabatan terakhir adalah Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko bankjatim)

         Mengingat keduanya telah memperoleh persetujuan menjadi Direktur Utama bankjatim dari hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan. Pelaksanaan RUPSLB bankjatim tersebut berjalan dengan lancar yang ditandai dengan terpilihnya   Busrul Iman sebagai Direktur Utama bankjatim. Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama baru bankjatim Busrul Iman mengucapkan terimakasih kepada para Pemegang Saham atas kepercayaan yang telah diberikan. "Semoga saya bisa menjalankan amanah dalam membawa bankjatim ke arah yang lebih baik ucap Busrul Iman usai resmi terpilih menjadi Direktur Utama bankjatim.

        Dengan adanya pengangkatan Direktur Utama secara definitif tersebut diharapkan dapat membawa bankjatim lebih baik dimasa yang akan datang serta mampu meningkatkan kinerja bankjatim dimana hingga bulan Mei 2020 tercatat asetbankjatim sebesar Rp. 72,36 Triliun atau tumbuh 9,69 % (YoY). Dari segi bisnis, kredit bankjatim mengalami pertumbuhan 12,07 % (YoY) atau sebesar Rp. 38,96 Triliun, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) bankjatim mengalami pertumbuhan 10,76 % (YoY) atau sebesar Rp. 61,36 Triliun Pertumbuhan performa kinerja keuangan bankjatim yang cukup bagus tersebut, mampu menjaga rasio keuangan bankjatim posisi Mei 2020 di tingkat yang wajar, tercatat Return on Equity (ROE) sebesar 18,25% menunjukkan rasio profitabilitas bankjatim masih cukup bagus.

Dikatakan  Dari sisi ketahanan modal, rasio CAR sebesar 21,61 % menggambarkan kecukupan modal bankjatim cukup bagus, diikuti dengan Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,88 %, ROA sebesar 2,60% serta tingkat efisiensi bankjatim yang cukup bagus dilihat dari rasio BOPO sebesar 70,71%. Dengan catatan kinerja tersebut, bankjatim mampu mencatatkan laba bersih sebesar 608,22 Miliar.

Diungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah, pelaku usaha, tidak terkecuali industry perbankan. Pandemi Covid-19 (Corona) menjadi salah satu tantangan terberat yang dihadapi setiap elemen masyarakat. Di tengah-tengah pandemi, bankjatim bersyukur masih mampu memberikan kinerja yang positif khususnya untuk mendorong.

        Diungkapkan juga perekonomian Jawa Timur. Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) menyalurkan bantuan dengan total akumulatif sebesar Rp. 4,4 Milyar yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Selama pandemi corona melanda, nasabah atau masyarakat yang sedang berada dirumah dalam rangka mendukung pencegahan penyebaran virus corona, dapatmemanfaatkan layanan e-channel bankjatim untuk melakukan transaksi perbankan.

 Dikatakan juga melalui fasilitas mobile banking, sms banking dan internet banking, nasabah dapat dengan mudah melakukan transaksi perbankan atau pembayaran dengan cepat, mudah, dan aman tanpa harus keluar rumah. Kemudahan juga diberikan bankjatim untuk nasabah dalam pengajuan kredit atau pembiayaan. Selama ini bankjatim telah memiliki e-form kredit yang memudahkan nasabah dalam pengajuan kredit di bankjatim. Calon nasabah cukup dengan melakukan registrasi melalui portal e-form kredit, kemudian bankjatim akan mengirimkan notifikasi melalui sms.

          Diungkapkan juga Selain itu bankjatim juga telah memiliki fasilitas kredit multiguna elektronik (e-kmg) yang dapat dimanfaatkan nasabah. Fasilitas ini merupakan pengembangan kredit multiguna yang sudah ada sebelumnya. Kali ini e-kmg menyajikan kemudahan dalam mengajukan permohonan kredit baik para Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif maupun para pensiunan. Beberapa keunggulan dari e-kmg antara lain kemudahan dalam pengajuan kredit melalui mobile application. Selain itu nasabah, (ard)

Thursday, 23 July 2020 11:31

 

 

JEMBER, KORANRAKYAT.COM  Rapat sidang paripurna HMP di DPRD Jember, Rabu (22/7/2020). Dalam sidang ini, DPRD Jember sepakat bakal memakzulkan Bupati Jember, Faida.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur ikut memantau masalah pemakzulan Bupati Jember, Faida oleh DPRD setempat. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyebut Pemprov tak terburu-buru dalam mengambil sikap terkait pemakzulan bupati Jember tersebut."Kami akan mencermati tata laksana dan prosedur, termasuk instansi terkait di tingkat pusat. Utamanya, mengenai proses selanjutnya setelah kejadian kemarin (Rapat Paripurna soal pemakzulan)," kata Emil Dardak ditemui di Surabaya, Kamis (23/7/2020). "Ini tidak bisa kita sikapi terburu-buru namun harus dicermati secara utuh," terangnya.

Lantas, apakah artinya Pemprov menunggu keputusan dari Mahkamah Agung? "Sekali lagi, kami belum bisa berkomentar. Ini hal yang tidak terjadi setiap tahun. Sehingga, harus cermat betul untuk menyikapi masalah ini," katanya. Senyampang belum adanya putusan apapun dari lembaga terkait, Emil menjelaskan bahwa Faida masih bisa menjalankan tugasnya sebagai Bupati Jember. "Kami mengutip pernyataan DPRD, secara administratif beliau masih menjalankan tugas," kata Emil.

Untuk diketahui, DPRD Jember sepakat memberhentikan Faida dari jabatan bupati Jember, Rabu (22/7/2020). Pemberhentian ini bermula saat DPRD Jember menggelar rapat paripurna dengan agenda Usul Hak Menyatakan Pendapat (HMP) DPRD Jember terhadap Bupati Jember mulai pukul 11.00 WIB.

Pendapat yang diusulkan oleh para pengusul HMP adalah, menyatakan bupati Jember diduga melanggar sumpah janji jabatan dan melanggar peraturan perundangan, yang termasuk dalam kategori berat. Pendapat tersebut akan dimohonkan kepada Mahkamah Agung untuk diuji. Seluruh fraksi di DPRD Jember menyetujui dipakainya Hak Menyatakan Pendapat, dan pendapat yang dihasilkan menjadi keputusan DPRD Jember. Tujuh fraksi sepakat berpendapat meminta Mendagri memberhentikan bupati Jember dari jabatan.

Pasca putusan paripurna tersebut, Bupati Faida mengatakan dirinya akan merespon jika nantinya DPRD Jember mengirimkan keputusan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) itu dikirimkan ke Mahkamah Agung."Kami tunggu, apa dewan melaksanakan mengirim ke MA, baru nanti kami siapkan respon kami," ujar Faida melalui pesan percakapan kepada wartawan , Kamis (23/7/2020).(sl)




Thursday, 23 July 2020 11:08

 

 

SURABAYA,KORANRAKYAT.COM Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah melantik Busrul Iman sebagai Direktur Utama PT Bank Pembangunan Jawa Timur Tbk (Bank Jatim).

Pelantikan pejabat tertinggi di Bank Jatim tersebut dilakukan di Gedung Negara Grahadi, Kamis (23/7/2020) siang.

Khofifah mengatakan pelatikan ini menjadi momen penting karena setelah hampir setahun kini Bank Jatim telah resmi memiliki nahkoda yang definitif.

Untuk itu pada Dirut Bank Jatim yang baru dirinya berpesan agar Bank Jatim ke depan bisa lebih memperhatikan UMKM dan mampu berperan sebagai pendorong sektor ekonomi kecil.

“Kami berharap kehadiran Pak Busrul Iman menahkodai BPD Jatim akan mampu meningkatkan sinergitas dengan seluruh jaringan yang kita miliki. Hari ini PR kita adalah bagaimana menjalankan pesan Pak Presiden untuk mengubah channel kita dari ordinary menjadi extraordinary,” kata Khofifah.

Khofifah juga berharap agar Bank Jatim bisa menjadi motor pendorong UMKM di Jatim sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi dari bawah.

“Di Jatim ini ada 9,78 pelaku UMKM yang akan jadi bagian penting dari PR kita bersama agar mereka bisa mendapatkan dorongan untuk bisa terus survive dan tumbuh,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Khofifah juga menyinggung masalah pinjaman daerah yang digulirkan oleh Kementerian Keuangan.

Secara khusus ia meminta agar hanya sesuatu yang produktif dan bisa dihitung BEP-nya saja yang akan dilakukan inventarisasi, filterisasi, verifikasi sampai opsi untuk dilanjutkan ataukah tidak.

“Per hari ini baru ada Jawa Barat dan DKI Jakarta saja yang sudah memanfaatkan pinjaman daerah. Tapi saya sudah sampaikan di tim di pemprov bahwa hanya yang produktif dan yang terukur BEP-nya saja yang kita identifikasi dan verifikasi untuk dilanjutkan atau tidak,” tegas Khofifah.

Dirut Bank Jatim yang baru saja dilantik, Busrul Iman mengaku siap menjalankan amanah dan pesan-pesan yang diamanahkan oleh gubernur.

Khususnya di era pandemi semacam ini memang dibutuhkan adanya strategi yang tepat agar ekonomi perbankan di Jatim bisa berjalan sesuai target.

“Bank jatim di era pandemi sampai dengan bulan Mei bahkan bulan Juni, di indikator utama kinerja perusahaan, baik di bidang dana maupun pinjaman tetap terus tumbuh. Dan ini ditopang portofolio kita yang dominan di sektor konsumtif. Untuk pandemi ini kita perlu upaya strategi mitigasi resiko dan sektor ekonomi harus tetap tumbuh,” katanya.(ard)




Wednesday, 22 July 2020 15:28
 
 
 
JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Pemeriksaan terhadap Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo dilanjutkan. Pemeriksaan sempat terhambat karena Prasetijo dirawat di rumah sakit akibat tekanan darah tinggi. 
 
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono ditemui di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Rabu (22/7)2020 mengatakan Prasetijo sudah diperiksa penyidik Bareskrim, Selasa (22/7/2020), atas persetujuan dokter. “Kemarin dokter sudah memberikan asistensi untuk bisa diperiksa, ya diperiksa,”  ujarnya.. 
 
Selanjutnya, Argo menegaskan selama pemeriksaan, penyidik Bareskrim tetap berkoordinasi dengan dokter yang memantau kondisi kesehatan Prasetijo. Selain itu, penyidik juga berkoordinasi dengan Biro Provost Divisi Propam Mabes Polri yang menangani kasus dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik Prasetijo. “Provost yang mengawasi, karena itu tahanan Provost dan dokter yang mengetahui kondisi kesehatannya,” tegasnya. 
 
Untuk itu, Argo menandaskan  pemeriksaan terhadap Prasetijo belum selesai. " Namun ia belum mengungkapkan kapan Prasetijo akan diperiksa kembali," tandasnya . 
 
Diketahui, Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo menerbitkan surat jalan untuk Djoko Tjandra. Hal itu menjadi awal karut-marut pelarian Djoko Tjandra yang menyeret Polri. Prasetijo telah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri untuk keperluan pemeriksaan. 
 
Berkas kasus dugaan pelanggaran disiplin Prasetijo telah rampung. Apabila berkas dinyatakan lengkap, Prasetijo akan menjalani sidang disiplin. Kasus dugaan tindak pidana oleh Prasetijo juga telah ditingkatkan ke penyidikan, Senin (20/7/2020). Namun, Bareskrim belum menetapkan tersangka. 
 
Dalam kasus ini, dua jenderal Polri lainnya telah dimutasi karena diduga melanggar kode etik perihal polemik red notice untuk Djoko Tjandra. Keduanya yaitu, Kepala Divisi Hubungan International Polri Irjen Napoleon Bonaparte dan Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen (Pol) Nugroho Slamet Wibowo. (VK)


Wednesday, 22 July 2020 15:20

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Tersangka kasus pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri selama 8,5 jam atau pukul 10.30-19.00 WIB pada Selasa (22/7/2020) kemarin. 

      Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono  ditemui di lapangan Tembak , Jakarta, Rabu( 22/7)2020 mengatakan penyidik menanyakan 27 pertanyaan kepada Maria. “Tersangka MPL diberikan 27 pertanyaan, karena dalam pemeriksaan kita juga mengacu pada hak-hak daripada tersangka, misalnya untuk sembayang kita kasihkan, waktu untuk makan,” ujarnya. 

       Selanjutnya,  Argo menegaskan penyidik menanyakan perihal identitas serta riwayat keluarga Maria. Kemudian, penyidik menanyakan surat atau dokumen yang pernah dibuat oleh Maria. “Kedua, berkaitan dengan beberapa perusahaan yang merupakan debitur dari BNI yang diajukan permohonan kredit L/C (letter of credit), itu kita tanyakan juga,” tegasnya.

         untuk itu, Argo menjelaskan penyidik turut menanyakan hubungan Maria dengan saksi lainnya. Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 14 saksi untuk mendalami peran Maria." Para saksi yang diperiksa termasuk mereka yang pernah dipidana dalam kasus ini. Pemeriksaan Maria sempat terhenti karena ia meminta pendampingan hukum dari Kedutaan Besar Belanda," jelasnya. 

        Dari data yang dihimpun, Maria telah tercatat sebagai warga negara Belanda sejak tahun 1979. Pihak Kedubes Belanda kemudian menyatakan tidak memberi pendampingan hukum, tetapi menyodorkan sejumlah nama pengacara yang dapat ditunjuk Maria. Maria pun telah menunjuk pengacara dari daftar yang disodorkan pihak kedutaan tersebut. Maka dari itu, pemeriksaan dapat dilanjutkan.

Maria merupakan salah satu tersangka pelaku pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru senilai Rp 1,7 triliun lewat letter of credit (L/C) fiktif. Kasusnya berawal pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003.  Ketika itu Bank BNI mengucurkan pinjaman senilai 136 juta dolar AS dan 56 juta Euro atau sama dengan Rp 1,7 triliun dengan kurs saat itu kepada PT Gramarindo Group yang dimiliki Maria Pauline Lumowa dan Adrian Waworuntu.

Aksi PT Gramarindo Group diduga mendapat bantuan dari "orang dalam" karena BNI tetap menyetujui jaminan L/C dari Dubai Bank Kenya Ltd, Rosbank Switzerland, Middle East Bank Kenya Ltd, dan The Wall Street Banking Corp yang bukan merupakan bank korespondensi Bank BNI. Pada Juni 2003, pihak BNI yang curiga dengan transaksi keuangan PT Gramarindo Group mulai melakukan penyelidikan dan mendapati perusahaan tersebut tak pernah melakukan ekspor. Dugaan L/C fiktif ini kemudian dilaporkan ke Mabes Polri.

Namun, Maria Pauline Lumowa sudah lebih dahulu terbang ke Singapura pada September 2003, sebulan sebelum ditetapkan sebagai tersangka oleh tim khusus yang dibentuk Mabes Polri. Hingga akhirnya pada Juli 2020, Maria diekstradisi ke Indonesia dari Serbia. Ekstradisi tersebut tak lepas dari asas timbal balik resiprositas karena sebelumnya Indonesia mengabulkan permintaan Serbia untuk memulangkan pelaku pencurian data nasabah Nikolo Iliev pada 2015. 

Hasilnya, Maria dapat menjalani proses hukum di Indonesia meskipun kedua negara tidak memiliki perjanjian ekstradisi. Adapun Maria tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, pada pukul 10.40 WIB, Kamis (9/7/2020).(VK)

Friday, 05 June 2020 22:37

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Upaya pemberantasan narkoba terus dilakukan, hingga  sejak Januari 2020, Polri  sita 6,9 Ton.Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis mengungkapkan, jajarannya telah menyita 6,9 ton narkoba sejak awal Januari 2020 hingga saat ini. "Selama enam bulan, total 6,9 ton narkotika yang digagalkan. Itu artinya sudah 27 juta masyarakat yang berhasil diselamatkan Polri dari bahaya narkoba," ungkap Idham melalui keterangan tertulis, Kamis (4/6/2020). 

Selanjutnya, Idham menjelaskan  sabu sebanyak 3,52 ton, ganja sebanyak 3,35 ton, tembakau gorila sebanyak 55,26 kilogram, dan 552.427 butir pil XTC." Total, terdapat 19.468 kasus yang telah diungkap dengan 25.526 tersangka," jelasnya.

 Kapolri  mengapreasi kinerja anggotanya dan sekaligus menegaskan, pihaknya terus berkomitmen dalam memberantas peredaran narkoba. "Sesuai perintah presiden, untuk mewujudkan Indonesia negeri bebas narkoba," rincinya.

 Idham  menegaskan agar  anggotanya  tidak segan bertindak tegas terhadap bandar narkoba yang melawan petugas. Belum lama ini, Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Merah Putih Polri meringkus dua tersangka kasus narkotika dengan barang bukti sabu seberat 821 kilogram, pada Jumat (22/5/2020)." Kedua tersangka merupakan warga negara asing, yakni BA asal Pakistan dan AS asal Yaman," tegasnya.

 Jadi, Idham membeberkan penangkapan dilakukan di sebuah ruko yang berlokasi di Jalan Takari, Taktakan, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten. "Ruko itu menjadi tempat dua pelaku menyembunyikan ratusan kilogram sabu. Kemudian, setelah dikembangkan, Satgassus menyita 402 kilogram sabu dari enam tersangka, Rabu (3/6/2020)," ujarnya 

  Idham katakana  Sabu  tersebut dibungkus dengan plastik wrapping dan terbagi ke dalam 341 bungkusan. Sebanyak dua bungkus di antaranya ditemukan di Pelabuhan Ratu, Sukabumi. "Diketahui, kapal yang membawa sabu tersebut masuk melalui pelabuhan itu. Kemudian, 339 bungkus lainnya ditemukan di sebuah rumah kosong di Sukaraja, Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi tempat penyimpanan," tambahnya. (vk).

 

 

 

 

 

 

 

 

Panggung Koruptor

  •  

     

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Pemeriksaan terhadap  terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie)

     
  •  
     
     
     
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Pemeriksaan terhadap Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo dilanjutkan.
     
  •