Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik dan tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Bank Jatim Permudah Layanan Transaksi OPOP Jawa TImur
Last Updated on Apr 06 2021

Bank Jatim Permudah Layanan Transaksi OPOP Jawa TImur

   Surabaya (KORANRAKYAT.COM)– PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau bankjatim  melalui bankjatim syariah terus melakukan inovasi untuk mempermudahlayanan transaksi keuangan khususnya bagi Masyarakat lingkungan Pondok Pesantren.  tersebut dituangkan melalui penandatanganan...
Bank Jatim Serahkan CSR untuk Pemerintah Kota Mojokerto
Last Updated on Apr 06 2021

Bank Jatim Serahkan CSR untuk Pemerintah Kota Mojokerto

  .   SURABAYA (KORANRAKYAT.COM) Sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Perusahaan kepada masyarakat,  PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (bankjatim) menyerahkan Corporate Social Responsibility (CSR) bankjatim peduli dalam bentuk Penataan Taman Benteng Pancasila tahap 1 kepada...
Membangun Motivasi Karyawan, Bank Jatim Gelar Refreshment Perbankan
Last Updated on Mar 16 2021

Membangun Motivasi Karyawan, Bank Jatim Gelar Refreshment Perbankan

        SURABAYA(KORANRAKYAT.COM)PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) menggelar kegiatan seminar Refreshment Perbankan dengan tema "Visions Towards Sustainability Banking in 2021" di Ruang Bromo, Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya (10/03). Kegiatan tersebut dihadiri oleh...
Makin Mudah Bayar Uji Kir Pakai Bank Jatim Mobile
Last Updated on Mar 08 2021

Makin Mudah Bayar Uji Kir Pakai Bank Jatim Mobile

    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (bankjatim) terus mengembangkan inovasi, khususnya di bidang layanan digital perbankan. Kali ini bankjatim bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten Tuban dalam mempermudah pembayaran uji kelayakan...
Mafud MD : Kritis Pada Pemerintah Bukan Berarti Radikal
Last Updated on Feb 13 2021

Mafud MD : Kritis Pada Pemerintah Bukan Berarti Radikal

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD tak sepakat bila Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Din Syamsuddin memiliki pola pikir radikal. Menurut Mahfud, sikap kritis Din terhadap pemerintah bukan berarti dia...

World Today

  •  
    Antisipasi Varian Baru Covid-19, Pemerintah

     

     

     

     
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Adanya informasi ditemukannya _strain_ atau varian baru virus
     
Tuesday, 08 September 2020 13:06

Kejagung Lakukan Gelar Perkara Pinangki Dengan Instansi Lain

Written by 
Rate this item
(0 votes)

KORANRAKYAT, JAKARTA

 - Kejaksaan Agung telah melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan suap Jaksa Pinangki Sirna Malasari pada Selasa (8/9/2020). Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus Kejagung Ali Mukartono ditemui di Kejaksaan Agung,di Jalan Hasanuddin No. 1 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan,Selasa(8/9)2020 mengatakan gelar perkara tersebut dipimpin oleh Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi dan telah mendapat izin Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin. "Kegiatan itu juga dihadiri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bareskrim Polri, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, serta Komisi Kejaksaan," ujarnya. 

Selanjutnya, Ali Mukartono menegaskan gelar perkara tersebut menunjukkan pihaknya tidak menutup-nutupi penanganan perkara. “Dengan adanya gelar perkara ini maka membuktikan bahwa kejaksaan tidak pernah menutup-nutupi penanganan perkara ini,” tegasnya.

Untuk itu, Ali Mukartono menjelaskan  gelar tersebut dilakukan saat ini karena kelengkapan materi sudah mencapai sekitar 80-90 persen.  Materi untuk digelar akan terbatas apabila dilakukan di awal penanganan perkara. “Karena sekarang lah bahkan untuk digelar itu sudah mencapai 80 sampai 90 persen. Kalau di awal, kalau kita lakukan gelar, ya kita tidak bisa gelar apa materinya,” jelasnya. 

Kejagung pun memastikan sudah menyampaikan materi perkara secara terbuka di hadapan instansi lain yang hadir.

Seiring dengan itu, kata Ali Mukartono menandaskan  pihaknya meminta masukan atas kekurangan yang ada." Kejagung pun mengucapkan terima kasih atas masukan yang diterima," tandasnya.

Namun, Ali Mukartono menuturkan  ini   tidak membeberkan materi dalam gelar perkara karena akan terbuka ke publik saat proses persidangan nantinya. “Saya tidak menyampaikan materi, apa yang diekspose dan sebagainya. Nanti itu akan bermuara ke pengadilan,” tuturnya. 

Secara keseluruhan, Kejagung telah menetapkan tiga orang tersangka terkait perkara ini yaitu, Pinangki, Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra, dan Andi Irfan Jaya. Pinangki diduga menerima suap dari Djoko Tjandra. 

Sementara, Andi diduga menjadi perantara yang memberikan uang tersebut kepada Pinangki. Pinangki diduga menerima uang suap sebesar 500.000 dollar Amerika Serikat atau jika dirupiahkan sebesar Rp 7,4 miliar. 

 

Kejagung menduga ada pemufakatan jahat terkait kepengurusan fatwa dari Mahkamah Agung (MA). Fatwa tersebut diurus agar Djoko Tjandra tidak dieksekusi dalam kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali yang menjeratnya. Namun, temuan Kejagung mengungkapkan, pengurusan fatwa tersebut tidak berhasil.(vk)

Read 267 times
Login to post comments

Panggung Koruptor

  •  

    KORANRAKYAT, JAKARTA

     - Kejaksaan Agung telah melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan suap

     
  •