Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Sekitar 177 Ribu Petugas Dari TNI Dan Polri Dikerahkan Untuk Pengamanan Lebaran
Last Updated on Jun 08 2018

Sekitar 177 Ribu Petugas Dari TNI Dan Polri Dikerahkan Untuk Pengamanan Lebaran

  JAKARTA(KORANRAKYAT) Digelar operasi ketupat yang akan mengawal pengamanan arus mudik dan balik hari ini,Kamis(7/6) 2018  mulai dilakukan yang dilaksanakan 177 Ribu gabungan baik Polri, TNI dan instansi terkait baik ada dipusat dan diderah .Ini dilakukan dengan focus apda 10 Titik...
Presiden Buka Puasa Bersama Personel TNI dan Polri di Cilangkap
Last Updated on Jun 06 2018

Presiden Buka Puasa Bersama Personel TNI dan Polri di Cilangkap

      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo hadir dalam acara buka puasa bersama dengan keluarga besar TNI, Polri, dan masyarakat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, pada Selasa, 5 Juni 2018. Presiden hadir bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Selain itu tampak hadir juga Wakil...
Kapolri Siap Amankan Lebaran
Last Updated on Jun 06 2018

Kapolri Siap Amankan Lebaran

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Rapat koordinasi melalui vidio confrensi dengan pemerintah daerah TNI Polri sudah ditagetkan 4 pengamanan Operasi ketupat 2018 juga mengamankan mudik hingga pemberantasan terorisme. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ketika memimpin apel pasukan Operasi Ketupat...
Presiden Jokowi Pesankan Kenaikan Pendapatan Operasional Babinsa 771 Persen
Last Updated on Jun 06 2018

Presiden Jokowi Pesankan Kenaikan Pendapatan Operasional Babinsa 771 Persen

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Presiden menghadiri acara buka puasa bersama di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/6/2018). Acara tersebut sekaligus silaturahim Jokowi dengan prajurit TNI, masyarakat, serta Polri. Tampak Presiden Joko Widodo memberikan pesan ada kenaikan...
TNI Bantu Polri Siapkan Personel dan Alutista untuk Pengamanan Lebaran
Last Updated on Jun 06 2018

TNI Bantu Polri Siapkan Personel dan Alutista untuk Pengamanan Lebaran

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Antisipasi keamanan selama arus mudik,  TNI ikut menurunkan  sejumlah personil yang akan dikerahkan selama  dibutuhkan  membantu kelancaran baik di Bandara, Pelabuhan dan terminal Bus. Ini dilakukan TNI Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ditemui di Monas,...

World Today

Wednesday, 06 June 2018 07:40

Kapolri Siap Amankan Lebaran

Written by

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Rapat koordinasi melalui vidio confrensi dengan pemerintah daerah TNI Polri sudah ditagetkan 4 pengamanan Operasi ketupat 2018 juga mengamankan mudik hingga pemberantasan terorisme. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ketika memimpin apel pasukan Operasi Ketupat 2018 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Senin (6/6/2018) pagi,  Saat memberikan arahan menyatakan bahwa Operasi Ketupat 2019 mencanangkan beberapa target dengan tujuan utamanya, yakni menciptakan kondisi Hari Raya Fitri yang aman dan nyaman bagi masyarakat. "Operasi Ketupat 2018 dalam rangka pengamanan Idul Fitri yang akan berlangsung 18 hari dari 7 juni sampe 24 Juni 2018," ujarnya.

 

Selanjutnya, Tito menegaskan seiring dengan itu menegaskan untuk beraksi memberikan  target pertama Operasi Ketupat 2018 adalah pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. Diprediksi pada Jumat 8 Juni 2018, arus mudik akan dimulai. “Selama ini, banyak perbaikan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah, “ tegasnya.

 

Untuk itu, Tito menjelaskan.oleh karena itu, ia meminta jajarannya kerja keras urai kemacetan dan tekan kecelakaan. “Kedua, target stabilitas harga pangan jelang Lebaran. Menurut Kapolri, berdasarkan penyataan Menteri Pertanian, Mentari Perdagangan dan Dirut Bulog, stok pangan Lebaran aman. "Problem hanya tinggal masalah distribusi jangan sampai ada penimbunan, mafia yang main," jelasnya.

 

Lebih lanjut, Titio mengakui Ketiga, pengamanan masyarakat dari kejahatan konvensional yang kerap marak jelang Lebaran. Kejahatan tersebut seperti copet, jambret, hipnotis, sehingga pembiusan masyarakat. “Target keempat, yakni mengamankan masyarakat dari ancaman terorisme,” akunya

 

Jadi,Tito menambahkan dan memastikan, jajarannya akan tidak akan berhenti untuk menumpas terorisme meski jelang Lebaran. “Kapolri berharap, segenap jajaran polisi yang dibantu oleh TNI, dan jajaran lembaga lainnya bekerja sungguh-sungguh, tulus dalam melayani masyarakat hingga tujuan utama Operasi Ketupat 2018 bisa tercapai,” tambahnya.(vk)

Thursday, 03 May 2018 01:36

Ada ISU BOM Di Kabin Pesawat Lion Delay 2 Jam

Written by

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Adanya keterlambatan keberangkatan Pesawat Lion Air rute Jakarta-Belitung tertahan hampir 2 jam di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (2/5/2018). Ini terjadi, kali ini keterlambatan (delay) karena  ada informasi ada bom di kabin pesawat yang kemudian tak terbukti.

       Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro, ketika mengirim lewat keterangan pers, Rabu (2/5) 2018 menyebutkan  adanya keterlambatan pesawat Lion Rute Jakarta -belitung hamper dua jam adanya penyebabnya."Kejadian bermula dari adanya informasi dari salah satu penumpang berinisial FW bahwa ada bom di pesawat tersebut," ujarya,

     Selanjutnya, Danang menegaskan Pesawat dimaksud adalah Boeing 737-800NG dengan nomor registrasi PK-LJY. “Berdasarkan jadwal semula, pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 09.25 WIB, dengan tujuan pendaratan di Bandara HAS Hanandjoeddin di Tanjung Pandan, Belitung,” tegasnya.

      Untuk itu, Danang menjelaskan Pimpinan awak kabin kemudian berkoordinasi dengan seluruh kru yang bertugas untuk menjalankan tindakan sesuai prosedur operasional. "Dalam menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan dan kru, pilot sebagai PIC memutuskan untuk menurunkan kembali (penumpang),"jelasnya.

      Lebih lanjut, Danang merincinya Sebagai bagian dari prosedur, 174 penumpang yang sudah berada di pesawat diturunkan kembali. Sesudah itu, kru melakukan pengecekan menyeluruh di pesawat tersebut"Dengan kerja sama yang baik antara kru pesawat, petugas layanan di darat (ground handling) dan petugas keamanan bandar udara, proses pemeriksaan diselesaikan secara tepat dan benar," rincinya.

      Namun, Danang mengakui ternyata, tidak ditemukan bom di pesawat tersebut. Namun, proses pengamanan dan pemeriksaan menyeluruh mengakibatkan pesawat tertunda terbang selama hampir 2 jam. "Lion Air telah menerbangkan (pesawat itu) dengan jadwal keberangkatan terbaru menuju Tanjung Pandan pada pukul 11.15 WIB," akuya,

      Seiiring dengan itu, Danang membeberkan adapun penumpang yang memberikan informasi terkait bom itu masih menjalani pemeriksaan lanjutan. Lion Air, lanjut Danang, telah menyerahkan FW ke petugas keamanan bandara (avsec) dan aparat kepolisian di bandara. "Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul agar rute penerbangan lainnya tidak terganggu," bebernya..

      Jadi, Danang menandaskan siapa pun termasuk penumpang pesawat jangan pernah sekali-sekali bergurau mengenai bom. Kabar bohong soal bom terkait penerbangan juga terancam sanksi pidana Pasal 437 UU Penerbangan. "Semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib," tandasnya. (vk)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wednesday, 11 April 2018 23:20

Saat Presiden Belanja di Pasar Mama Mama Papua

Written by
 
 
PAPUA ( KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyempatkan berbelanja di Pasar Mama Mama, Kota Jayapura, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Papua, Rabu petang, 11 April 2018.
 
Sesampainya di pasar, Presiden yang mengenakan kemeja putih langsung disambut oleh para penjual yang telah menunggu kedatangannya. Para mama Papua juga tampak antusias melihat kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini.
 
Sambil bersalaman dan berbincang dengan para mama Papua, Presiden pun langsung berbelanja di pasar itu, diantaranya dengan membeli jambu. 
 
Selanjutnya Presiden membeli beberapa sayuran seperti tomat, cabe, dan keladi. Presiden juga membeli sebotol madu. Terakhir, Presiden membeli sekitar ubi jalar.
 
Selesai berbelanja Presiden dan Ibu Iriana langsung pulang menuju hotel tempatnya menginap yang letaknya tidak jauh dari pasar ini.(eas(
Tuesday, 03 April 2018 04:28

Dirjen Imigrasi Membuka Kantor di Kepulauan Nias

Written by

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Upaya memberikan pelayanan  bagi masyarakat yang tingga di Kepulauan Nias Imigrasi Gunung Sitoli, Sumatera Utara akhirnya menbangun kantor yang baru Unit Kerja Kator yang dikenal UKK. Ini dilakukan sehingga masyarakat mendapat kesempatan baik agar dapat mengurus paspor dan lain nya dapat dilakukan dengan baik.

      Direktur Jenderal Imigrasi DR Ronny F Sompie SH, MH ketika ditemui Koranrakayat, Senin (1/4) 2018 mengatakan mewakili Menteri Hukum dan HAM  Yasonna H, Laoly saya meresmikan Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Gunung Sitoli, Sumatera Utara pada Sabtu(31/3)2018. “ Kantor imigrasi ini akan membuka pelayanan keimigrasian bagi masyarakat yang tinggal di Kepulauan Nias,” ujarnya.

         Selanjutnya, Ronny  menegaskan bahwa saat ini pelayanan keimigrasian haruslah memenuhi unsur kepastian hukum yang jelas, waktu yang cepat, pengurusan yang transparan dan akuntabel.” Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memberikan pelayanan prima,” tegasnya.

        Untuk itu, Ronny menjelaskan melalui kehadiran UKK Imigrasi Gunung Sitoli di Pulau Nias maka pelayanan keimigrasian terhadap seluruh lapisan masyarakat khususnya yang berada di Pulau Nias dapat dipenuhi dengan lebih baik lagi.“Masyarakat yang tinggal di Pulau Nias tidak perlu pergi ke Sibolga atau Medan untuk mendapatkan pelayanan keimigrasian karena mereka dapat dilayani di daerahnya sendiri,” jelasnya.

        Lebih jauh, Ronny merincinya Pemkot telah menyiapkan sebidang tanah untuk dijadikan sebagai kantor imigrasi di Kepulauan Nias sehingga kami berharap ke depan bisa menjadi kantor imigrasi. “Sejak diujicobakan pada 2 Februari 2018, UKK Imigrasi Gunung Sitoli telah melayani 193 penerbitan paspor. Di samping pelayanan paspor, UKK Imigrasi juga akan membuka layanan izin tinggal bagi orang asing dan menjalankan fungsi pengawasan keimigrasian dalam wadah Tim Pengawasan Orang Asing,” rincinya. 

Nampak dalam peresmian gedung yang baruturut, hadir pada peresmian UKK Imigrasi, antara lain Kakanwil Kemenkumham Sumut Liberty Sitinjak, Direktur Kerjasama Keimigrasian Efendy B. Peranginangin, dan Unsur Muspida Kota Gunung Sitoli.

Kantor UKK Imigrasi Gunung Sitoli berada di Wilayah Kerja Kantor Imigrasi Kelas II Sibolga. Letak Pulau Nias yang cukup jauh dari Sibolga menjadi alasan pendirian UKK Imigrasi Gunung Sitoli tersebut. (VK)

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Persekutuan Gereja-gereja di Kabupaten Jayapura (PGGJ) menuntut pembongkaran menara Masjid Al-Aqsha Sentani karena lebih tinggi dari bangunan gereja yang sudah banyak berdiri di daerah itu. Hal ini menuai respons dari sejumlah pihak.

        Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap agar masalah ini bisa diselesaikan dengan musyawarah. Menag juga mendukung rencana tokoh agama untuk menggelar dialog yang produktif dengan para pihak terkait.“Selesaikan dengan musyawarah. Kami mendukung penuh langkah-langkah pemuka agama, tokoh masyarakat, dan Pemda yang akan melakukan musyawarah antar mereka,” kata Menag di Jakarta, Minggu (18/03).

     “Saya telah berkomunikasi dengan para tokoh Islam Papua, juga Ketua Umum PGI Pusat dan Ketua FKUB Papua untuk ikut menyelesaikan masalah tersebut," sambungnya.Menag juga mengingatkan agar ketentuan regulasi sebagai hukum positif dan hukum adat beserta nilai-nilai lokal yang berlaku haruslah menjadi acuan bersama. Selain itu, Menag meminta masing-masing pihak mengedepankan sikap saling menghormati dan menghargai, serta tidak memaksakan kehendak dan pandangan masing-masing. Menurutnya, kerukunan antar umat serta persatuan dan kesatuan bangsa harus ditempatkan pada tujuan tertinggi dalam menyelesaikan masalah.

        “Kedepankan suasana kedamaian dan kerukunan antarumat beragama di Papua yang telah dicontohkan dan diwariskan para pendahulu kepada kita semua,” ujarnya. Menag juga telah memerintahkan jajarannya di Kanwil Kemenag Provinsi Papua dan Kakankemenag Jayapura untuk proaktif dalam ikut menyelesaikan persoalan ini. Kakanwil dan Kakankemenag diminta bertindak konkret dengan memfasilitasi proses dialog dan musyawarah yang akan digelar dengan baik.“Saya minta Kakanwil dan Kakankemenag proaktif dan terus melaporkan progress penyelesaian masalah di sana,” tuturnya.

          Diinformasikan bahwa PGGJ menuntut  agar pembangunan menara Masjid Al-Aqsha Sentani dihentikan dan dibongkar. PGGJ meminta agar tinggi gedung masjid tersebut diturunkan sehingga sejajar dengan tinggi bangunan gedung gereja yang ada di sekitarnya. PGGJ beralasan menara Masjid Al-Aqsha saat ini lebih tinggi dari bangunan gereja yang sudah banyak berdiri di Sentani.

       Ketua Umum PGGJ, Pendeta Robbi Depondoye meminta agar pembongkaran dilakukan selambatnya 31 Maret 2018, atau 14 hari sejak tuntutan resmi diumumkan hari ini. PGGJ juga sudah menyurati unsur pemerintah setempat untuk pertama-tama menyelesaikan masalah sesuai aturan serta cara-cara persuasif.(eas)

Monday, 12 March 2018 02:23

Presiden Jokowi Apresiasi Penangkar Burung

Written by

.

 
BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo mengapresiasi banyaknya penangkaran burung di berbagai daerah. Selain memberikan ruang bagi penggemar burung, penangkaran juga bisa menjaga spesies burung dari kepunahan.Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam acara Festival dan Pameran Burung Berkicau Piala Presiden Jokowi tahun 2018 yang dihelat di Kebun Raya Bogor, Minggu, 11 Maret 2018.“Tadi ada penangkaran murai, ada penangkaran kolibri, jalak. Contoh jalak bali, dulu akan punah. Sekarang setelah ditangkarkan jumlahnya banyak sekali,” ujar Presiden.
 
             Presiden menambahkan Indonesia memiliki keanekaragaman burung yang sangat tinggi di dunia. Berdasarkan data Burung Indonesia (2017), jumlah jenis burung di Indonesia tercatat 1.769 jenis. Tercatat 531 jenis burung yang statusnya dilindungi, antara lain jenis elang, jalak bali, rangkong gading, kasuari, gelatik jawa, cucak rawa, dan lain-lain. Selain itu Indonesia juga memiliki jumlah burung endemik tertinggi di dunia. Di Indonesia tercatat lebih dari 372 jenis burung endemik, yaitu jenis burung yang tidak dapat ditemukan di negara lain di dunia“Ini merupakan sebuah kekayaan besar yang diberikan Allah kepada kita. Oleh karena itu, saya sangat menghargai banyaknya penangkaran burung yang ada di banyak daerah sekarang ini,” katanya.
 
          Selain dari segi lingkungan hidup, Presiden mengatakan penangkaran burung dan kontes peraga dan kicau burung ini merupakan hal yang positif sebagai bagian dari budaya masyarakat dan sebagai aktivitas yang juga bernilai ekonomi. “Dengan penangkaran ini roda ekonomi kerakyatan tumbuh. Ada pembuatan sangkar burung, pakan burung, obat-obatan, semuanya semakin tumbuh. Sekarang perputarannya Rp1,7 triliun per tahun,” lanjutnya.Jenis-jenis burung yang tengah ditangkarkan di Indonesia sendiri tercatat sejumlah 51 jenis. Untuk burung kicau, baru sekitar 9 jenis yang sudah ditangkarkan yaitu: anis merah _(Zoothera citrina),_ lovebird _(Agapornis sp.),_ cucak rawa _(Pycnonotus zeylanicus),_ murai batu _(Copsychus malabaricus),_ kacer/murai _(Copsychus saularis),_ ciblek _(Prinia familiaris),_ cucak hijau _(Chloropsis sonneratii),_ cica hijau _(Chloropsis sonnerati),_ dan kenari _(Canarium xp)._
 
Seluruh jumlah penangkar satwa di Indonesia ada 1.018 unit  dan di antaranya penangkar burung sebanyak 428 unit penangkaran. Adapun dalam syarat izin penangkaran disebutkan 10 persen hasil penangkaran harus dilepaskan ke alam liar. Pada festival kali ini, Presiden Joko Widodo juga ikut ambil bagian. Burung murai batu milik Presiden mendapat nomor 36 dalam kontes ini. Sayangnya burung yang ia ikutkan harus kalah dari peserta lain. Festival ini sendiri diikuti oleh sekitar 4.000 ekor burung dari 700 pemilik. Ada 18 jenis burung yang dilombakan seperti murai batu, cucak rawa, madu pengantin (kolibri ninja), ciblek, dan sebagainya.“Kalah. Gimana lagi? Berarti jurinya jujur. Juara pertama mau saya beli, tapi pemiliknya bilang nggak dijual,” lanjutnya.Presiden juga mengatakan bahwa sebenarnya yang lebih senang pelihara burung adalah Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Kahiyang Ayu.“Saya cuma penikmat. Tapi yang paling saya ingat sekarang ini di Kebun Raya, di istana, burung semakin banyak. Sekarang ada kutilang, jalak suren, kemudian burung lain. Apalagi yang kecil-kecil. Ada prenjak kalau pagi sering kelihatan,” pungkasnya.(eas)
 
 
 
MALANG(KORANRAKYAT.COM) Sampai saat ini, proses pembentukan dan pengorganisasian Markas Komando Pasmar 3 Korps Marinir yang berlokasi di Kabupaten Biak, Sorong, masih tahap proses dan terus berjalan untuk segera diajukan kepada Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melalui Kementerian Pertahanan RI dan Sekretaris Kabinet..Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dihadapan awak media usai dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir ke-37 TNI AL, bertempat di Pantai Nganteb, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (22/2/2018).
 
“Pembentukan Markas Komando Pasmar 3 Korps Marinir TNI AL di Sorong, Papua Barat, tentunya akan kita dukung juga dengan dokumen-dokumen pendukung lainnya agar segera terealisasi,” ujar Panglima TNI. .Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menuturkan bahwa rencana pembangunan yang diperuntukan untuk Pangkalan TNI di wilayah Indonesia timur tersebut, sudah masuk dalam Rencana Strategis (Renstra) kedua TNI dalam rangka memenuhi Minimum Essential Force (MEF). “Dalam Renstra kedua ini, TNI sedang dan terus mendorong untuk pembentukan Markas Komando Pasmar 3 Korps Marinir TNI AL yang  akan ditempatkan di Sorong,” katanya.
 
Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, saat ini pembangunan infrastruktur sudah selesai, tinggal pengisian untuk personel-personel pengawak Pasmar 3 yang ada di Sorong. “Disamping penambahan personel, juga akan dilengkapi dengan tambahan kelengkapan untuk satuan tersebut,” ucapnya.
 
“Semoga pembangunan tersebut dapat terealiasi secepatnya, sehingga akan menambah kekuatan TNI dalam mengawal dan menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di Provinsi Papua dan Papua Barat,” tutur Panglima TNII. Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan rasa bangga atas dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL. “Ada pesan moral yang harus saya lakukan, yang pertama adalah saya harus turut andil  dalam pembangunan  kekuatan Korps Marinir,” katanya.
 
Terkait makin maraknya penyelundupan Narkoba, Panglima TNI menjelaskan bahwa saat ini penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu ke wilayah Indonesia makin marak, seperti penangkapan Kapal Sunrise Glory di Selat Philips, wilayah perairan Batam, Kepulauan Riau beberapa waktu lalu, berikut barang bukti 1 (satu) ton sabu ,“Narkoba adalah ancaman nyata yang harus kita hadapi bersama. Untuk itu, TNI berperan aktif untuk memberikan dukungan serta bekerjasama dengan BNN, Polri dan Bea Cukai, untuk bertindak tegas terhadap setiap bentuk penyelundupan,” tegas Panglima TNI.(eas)

 

JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) -- Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham memastikan Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk dan campak di Agats, Papua tertangani dengan baik dan harus tuntas. "Yang perlu diperhatikan satu bulan sejak pertama ditangani, perawatan anak-anak ini harus tuntas. Sebab kalau tidak dikawatirkan akan kembali terulang," kata Idrus, usai mengunjungi lokasi, Sabtu (20/1).

Melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Mensos yang mengecek ke lapangan mengatakan, tim terpadu yang di antaranya para dokter dan tenaga kesehatan, sudah bekerja dengan baik. Selain itu, Kementerian Sosial juga memberikan bantuan beras, sebanyak 3 ton."Ini bisa pastikan, bantuan ini sudah terdistribusi dengan baik," katanya.Selain itu, Kementerian Sosial juga menyalurkan makanan tambahan, termasuk untuk anak-anak sebanyak 25 ribu paket.

Bantuan ini terkoordinasi melalui posko bantuan yang sudah didirikan dan bekerja dengan baik. Agar identifikasi bencana sosial serupa cepat terpantau, Mensos juga akan memperkuat koordinasi dengan kementerian lain, dalam hal ini dengan Kementerian Dalam Negeri. Meski diakui Mensos, pemda setempat sudah cukup baik dalam penanganan kesehatan warga. misalnya dengan memberikan bantuan kesehatan dan kecukupan gizi ibu hamil.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat menyatakan, Kemensos akan membantu Kabupaten Agats dengan memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat. Kemensos akan meningkatkan kepesertaan Program Keluarga Harapan (PKH) dari 391 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dikembangkan menjadi 13.000 keluarga.

 "Untuk PKH nantinya tidak hanya dalam bantuan uang namun juga menerjunkan pendamping PKH. Saat ini baru ada 10 pendamping dari yang dibutuhkan sebanyak 56 dengan rasio satu pendamping terhadap 300 keluarga," kata Harry.Kemensos juga akan memperkuat pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB). Harry memastikan akan membentuk beberapa KSB dengan bersinergi dengan Tagana. Sementara korban Gizi buruk di Asmat  Papua hingga saat ini sudah mencapai  69 anak  dan dua meninggal dunia (eas)

Sunday, 31 December 2017 12:17

Jalan -Jalan Di Jogjakarta Jokowi Naik Andong

Written by

JOGJAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Jalan-Jalan di Yogyakarta, Presiden Beli Tas Batik* dan naik andong  Presiden Joko Widodo kembali memilih kawasan Malioboro, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk menikmati Minggu terakhir di penghujung tahun 2017.Ditemani putra bungsunya Kaesang Pangarep, Presiden berjalan kaki di sepanjang kawasan Malioboro pagi ini, 31 Desember 2017.

Presiden yang mengenakan kaos putih dipadu celana panjang berwarna hitam keluar dari Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta sekira pukul 09.40 WIB. Tak lupa Presiden terlebih dahulu menyapa warga sekitar dengan ramah.“Selamat pagi, selamat pagi,” ucap Presiden.

Warga yang tengah menikmati suasana hari libur di kawasan Malioboro pun terkejut dan langsung mendekati Presiden untuk mengajak bersalaman.Tak hanya bersalaman, banyak pula warga yang meminta berfoto bersama.Tak terasa hampir dua jam Presiden berjalan kaki di kawasan Malioboro sepanjang satu kilometer. Waktu tersebut ditempuh Presiden karena tingginya antusiasme masyarakat yang ingin melihat langsung Presiden secara dekat.Bahkan, di sepanjang jalan selalu terdengar teriakan warga yang memanggil-manggil Kepala Negara."Pak Jokowi... Pak Jokowi... Pak Jokowi," teriak warga dengan antusias.

Saat berjalan kaki, Presiden juga sempat membeli enam buah tas batik seharga Rp20 ribu untuk setiap tasnya. Perjalanan Presiden berhenti tepat di depan Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta.Presiden pun duduk santai di kursi papan sambil istirahat sejenak. Beberapa saat kemudian, Presiden kembali ke Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta dengan menggunakan mobil Kepresidenan.Dalam perjalanan pulang, Presiden kembali menyapa masyarakat sambil membagikan buku tulis dan beberapa bingkisan suvenir.(eas)

 

 

Saturday, 09 December 2017 01:38

Di Banjar Polisi Urusi Pertanian

Written by

 

BANJAR,(KORANRAKYAT.COM)- .Babinkamtibmas  membuka lahan dengan menanam tanaman Hilikultura  Cabe, Semangka  diawali dengan setengah hektar hingga 8 Hektar dengan modal awal gaji sendiri selama 3 bulan. Kini sudah ada 5 Kelompok tani yang anggota 120 orang.

          Kapolres Banjar, AKBP  Takdir Mattanete  ditemui di lokasi pertanian, Selasa (28/11)2017 mengatakan kita berada di lokasi Kelompok Tani Bhayangkara Maju bersama,disini salah satu lokasi anggotanya ada 30 orang ada kelompok Petani maju bersama sudah ada 5 Kelompok Tani  sudah ada 120 anggotanya di Pimopin Babinkantibmas             Brigadir Kusin . “Ini awalnya ada adalah lahan yang suka jadi kebakaaran kemudian lahan ini dikelolah oleh kelompok Tani menjadi produktif dan alhamdulilah sampai saat ini ditanamin cabe, semangka dan holtikultura sangat bermanfaat bagi yang lain dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

 

          Selanjutnya, Takdir menegaskan Ini juga berkat dukungan dari Pemda Kabupaten Banjar yang sudah membantu beberapa fasilitas. Ini kita kembangkan dan mudah-mudahan semakin hari semakin maju. Awalnya hanya setengah hektar dan sampai sekarang sudah sampai 8 Hektar dikelolah oleh Brigadir Kusni bersama kelompok Tani.        “Hasilnya sudah dinikmati oleh Masyaraka, hasilnya ini sudah panen yang ke 3 kali dan rekan-rekan sudah melihat sudah panen ke 3 dan hasilnya untuk kesejahteraan untuk menambah biaya seharian untuk petani yang ada disekitar sini,” tegasnya.

 

             Ketika ditanya kenapa dipilih budi daya Cabe, Takdir menjelaskan Karena disini lahannya yang cocok dengan budidaya Holikultura, karena kalau untuk tanaman yang lain ini lebih subur seperti untuk tumbuh-tumbuhan cabe, semangka lebih besar dan kemarin kita melihat sendiri hasilnya sampai berton-ton sangat maksimal.” Modal awal dari mana, awalnya dari Brigadir Kusnin dari gajinya sendiri bahkan sampai beberapa kali menggadai gajinya supaya mendapatkan modal. Dan sekarang-sekarang kami bantu dari Polres , Pemda, dalam hal ini juga dapat bantuan Bupati  jadi pak Kusnin tidak berdiri sendiri yang artinya kita juga mensuport.  Hasil panennya dijual tidak hanya di Kalimantan Selatan bahkan dari Kalimatan Tengah mereka datang sendiri kesini mereka para pengepul membeli kesini,” jelasnya. 

 

            Ditempat yang sama, Babinkantibmas Desa Tungkaran, Polsek Martapura Kota, Polres Banjar, Brigadir Pol Kusnin  mengatakan  pasti berat tetapi kita kan bekerja sama-sama alhamdulilah hal yang berat laun menjadi ringan dan kita semua bahu membahu mengejakan serta pembuka lahan. “Ini kami selalu disibukan  pemadaman kebakaran makanya kami bekerja bersama-sama alhamduliah lahan yang jadi tempat Kebakaran alhamdulilah kita jadikan tempat pertanian,” ujarnya.

 

           Disinggung awalnya berapa luas yang dikelolah bapak, Kusnin menegaskan  awal lahan yang ada setengah Hektar, dimana lahan itu kita buka 1 Hektar dan baru kami merasakan hasilnya kemudian masyarakat tambah semangat lagi kemudian bergairah mengerjakan kita buka terus menerus sambal kita menjaga kebakaran dan sambal kita buka terus  sekarang sudah mencapai 8 Hektar dikelolah.“Modal Pribadi pada awalnya modal itu kami cari secara mumet juga ya kita ambil dari gaji kita karena masyarakat kan kita kerja anak istri di rumah memerlukan materi untuk menghidupkan keluarga. Bagaimana pun kita harus memenuhi kebutuhan mereka.  Dari Situlah kita berbicara kepada unsur pimpinan kami jadi dari situ selain dari gaji kami alhamdulilah para pimoinan antusias dan memperhatikan kepada kami yang akhirnya dibantu oleh para pimpinan dan terus terang daria Pak Kapolres Ikut membantu dan Pak Muspika alhamdulilah dari Pemda membantu dari Bibit sehingga akhirnya pembuka lahan dan penggarapan lahan ini sudah 8 Hektar,” tegasnya

 

 

              Ketika ditanya sudah berjalan berapa tahun, Kusnin menjelaskan pembukaannya sudah 1 setengah tahun Alasan awal membuka lahan ini ,alasan awal karena  kita sosialisasi lahan Kahutla kalau disibukan pemadaman api disini tanahnya agak ke gambut-gambutan akhirnya  rumput yang kering tidak ada artinya bisa terbakar sendiri . “Pemerintah kita yang sekarang yang digencar dari aparat kepolisian pemerintah daerah untuk mengsosialisasikan kepada masyarakat jangan membuka lahan dengan   mmbakar ataupun secara kebakaran yang murni bisa kita minimalisir,”jelasnya. Saat ditanya dari gaji yang kemarin dipakai itu berapa lama, Kusnin menandaskan gaji Yang kita gunakan penuh 3 bulan dan setelah kita menanam  tanaman Holtikultura ini umurnya dua bulan sampai 3 bulan, setelah itu kita dapatkan hasil . “Setelah 3 bukan yang pertama itu akhirnya tidak mengambil dari gaji kita. Gaji itu bisa hampir 90 persen lebih,” tandasnya. (vk)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)-  Tim  TNI-Polri melakukan evakuasi para pedatang daerah Bikini, dan Kymbeli ternyata dikuti oleh pada masyarakat asli Papua. Nampak mereka juga minta dievakuasi atau direkolasi karena minimnya pelayanan kesehatan ternasuk keamanan. Hingga kini  800 an yang sudah berhasil dievakuasi.

    Kepala Biro Penerangan Maasyarakat, Brigjend Pol Rikwanto  ditemui di kompleks Mabes Polri, Selasa (21/11)2017 mengatakan  di Papua  berhasil dievakuasi penduduk pendatang yang ada Bikini, Longsoran dan Kymbeli . Semua merupakan masyarakat pendatang sudah di evakausi,namun masyarakat asli Papua masih bertahan disana. Dalam perkembangannya diantara mereka akhirnya ada yang minta dievakuasi atau direkolasi paling karena  disana minim pelayanan kesehatan termasuk juga makanan , dan keamanan,”ujarnya.

Rikwanto katakan  dialog antar TNI- Polri dengan pemuka setempat dibantu tokoh adat , Pastur  akhirnya mereka  berkenan untuk dievakuasi dan terakhir sekitar 800an lebih masyarakat asli papua yang ada dikampung tersebut sudah bisa di evakuasi.” Diatara mereka juga terdapat anak-anak , sementara mereka digeser  ke Tembagapura  dari Tembagapura kita geser di Mimika . Di Mimika ini akan ditampung di gedung tertentu dan disitu akan diperlakukan dengan baik oleh Kabupaten Mimika, dibantu oleh Kemeterian Sosial,” tegasnya.

  Dikatakan Rikwanto  tahap awal evakuasi dari kampung tersebut untuk Bekini atau pun Longsoran untuk ditampung di Mimika dan selanjutnya dirapatkan lagi mereka akan ditaruh dimana. Itu yang pertama adalah pelayanan kesehatan dan makanan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat pada saat pertama  ini. “Setelah evakuasi apa akan dilanjutkan pengejaran, memang dibagi kegiatan oleh TNI Polri disana, disatu sisi tetapkan melakukan evakuasi terdepan antara ini dan yang satu Satgas lagi melakukan pengejaran terhadap KKB yang mendahului melarikan diri sebelumnya dan yang menyandera mereka. Jadi satgas-satgas ada yang membidangi pembebasan  sandera  ada yang  melakukan pengejaran terhadap KKB ini. Pengejaran masih berlangsung dan tidak ada batas waktu yang penting tidak ada penyanderaan dan situasi keamanan tetap dijaga dan kondusif bagi masyarakat di Mimika juga bagi masyarakat disekitar Tembagapura ini tetap dijaga sampai saat ini,”jelasnya.  

 

         Menyinggung keamanan apakah masih tetap dilakukan, Rikwanto  merincinya masih tetap dengan jumlah kekuatan yang ada sambil kita liha tsituasi nya bagaimana yang menngejar dan bagaimana yang menjaga situasi ditempat , bagaimana  keamanan evakuasi.” Prosesnya masih kita terus nilai. Tentang perubahan-perubahan mekanisme pengamanan itu dinamis sekali disana,” rincinya.

 

        Ketika di sikapi tentang Sinergi TNI – Polri disana, Rikwanto menandaskan Ya, bapak presiden sudah memberikan apresiasi TNI Polri disana dan mereka dikatakan sejak awal kekompakan TNI – Polri  ini disana solid sekali sehingga yang menjadi ancaman di Papua apapun bentuknya bisa kita netralisir untuk Kelompok Kriminal Bersenjata(KKB), kita jauhkan dan kita usir juga kita masih kejar untuk sandera masih kita evakuasi. “Kita terus dan yang penting TNI-Polri tetap solid  dan dengan kesolidan ini ganguan kemanan tengah bisa kita netralisir,”tandasnya.  

 

      Disikapi mereka di rekolasi sampai kapan,Riwanto mengungkapkan  Kita pendataan dulu ya , pendataan dan kemudian akan dibahas masalah pekerjaan dan warga  yang dianggap layak.  Untungnya diharapkan tidak kembali kesana ya itua rawan bisa-bisa jadi akan kembali kesana ada penyandreraan lagi. “Kan ada yang mau dievakuasi ada beberapa dan masih tinggal disana, bukan hanya beberapa dan sudah 800an dan sudah banyak. Ini dilakukan  bertahap bsa jadi nanti seluruh karena memang tadinya tidak mau tetap disana karena selanjutnya ada masalah kesehatan masalah pangan ,masalah keamanan akhirnya mereka mengajukan d,iri untuk ikut di evakuasi. Ada 800an lebih , kita harapkan semuanya  dalam evakuasi ini,” ungkapnya.

 Dalam Evakuasi ini akan  ada di sini, Rikwanto menambahkan Ya , semua harusnya kita back up yang sudah dievakuasi mampu yang belum dan yang masihn bertahan disana.” Kita harapkan semua bisa dievakuasi,” tambahnya.(vk)

 

 

 

 

 

 

Sumbar(koranrakyat.com) Polisi tembak dua orang mencurigakan yang diduga membakar Polres Dharmasraya, Sumatera Barat, yang terbakar. Dua orang tersebut diketahui membawa busur panah saat petugas tengah memadamkan kobaran api."Dua orang tersebut melakukan perlawanan dengan melepaskan beberapa busur (anak) panah ke arah petugas," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto saat dikonfirmasi, Minggu (12/11/2017) Petugas kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, kedua orang mencurigakan itu masih melakukan perlawanan.

Rikwanto mengatakan, polisi kemudian melakukan tindakan tegas dan mengarahkan tembakan kepada kedua orang tersebut. "Sehingga mengakibatkan kedua orang tersebut meninggal dunia," kata Rikwanto Dari keduanya, polisi mengamankan busur panah, delapan anak panah, dua buah sangkur, sebilah pisau kecil, sarung tangan hitam, dan selembar kertas yang berisikan pesan Jihad dari "Saudara Kalian ABU 'AZzam Al Khorbily 21 Safar 1439 H di Bumi Allah".

Namun, belum dapat dipastikan apakah kedua orang itu terlibat dalam terjadinya kebakaran di markas Polres Dharmasraya. "Sedang didalami apakah ada hubungan antara kebakaran dan teroris yang tertembak," kata Rikwanto.Kebakaran tersebut diketahui petugas piket Polres Dharmasraya pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.45. Mereka mencoba memadamkan api sambil berteriak mencari pertolongan. Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran datang dan berupaya memadamkan api. Saat itulah salah satu petugas melihat ada dua orang mencurigakan yang membawa busur panah. (as/vk) 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tuesday, 07 November 2017 13:38

Banyak Jalan Macet Joko Widodo Minta Maaf Warga Surakarta

Written by

 

 

SOLO(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo beserta keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Surakarta apabila merasa terganggu akibat perhelatan acara pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution. Hal tersebut ia sampaikan kepada jurnalis setelah meninjau pelaksanaan gladi bersih di Gedung Graha Saba Buana, Surakarta, Selasa, 7 November 2017.

“Kami sekeluarga juga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat terutama tetangga disini,” kata Presiden.Menurut Presiden, lokasi gedung resepsi yang bersebelahan dengan jalan raya kemungkinan membuat arus lalu lintas terganggu sehingga akan dilakukan rekayasa jalur lalu lintas, terutama esok hari ;

KPK Monotoring Pernikahan

Putri Joko Widodo

         Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut memonitor resepsi pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, yang akan berlangsung di Gedung Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah, Rabu, 8 November 2017. Sedikitnya ada 8.000 tamu undangan, baik dari kalangan pejabat negara dan lembaga, pengusaha, hingga kerabat pengantin, yang akan hadir pada pernikahan anak orang nomor satu di Indonesia itu.

KPK mengimbau agar tamu undangan yang hadir ke pernikahan Kahiyang dan Bobby Nasution cukup memberikan bunga. Hal itu dilakukan agar Jokowi tidak repot melaporkan hadiah pernikahan kepada Direktorat Gratifikasi KPK.

"Agar tidak buat sibuk Presiden lapor-lapor ke KPK pascapesta ini, ya kasih bunga saja lah cukup buat Bobby dan Kahiyang," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat dikonfirmasi awak media, Selasa, 7 November 2017.

Meski begitu, Saut menyebut, bila hadiah itu diterima dari teman Kahiyang dan Bobby, baik sahabat, teman sekolah atau kuliah, itu bisa jadi merupakan tanda persahabatan. Meski, kata dia, harus tetap dilihat apakah teman mereka berdua sudah menjadi pengusaha atau masih pelajar.

Oleh karena itu, Saut mengatakan, seluruh hadiah yang diterima Kahiyang dan Bobby supaya dilaporkan kepada KPK, mengingat Jokowi adalah penyelenggara negara.

"Apakah itu nanti jadi milik negara atau milik penerima (akan dikaji), karena akan ada penilaian sisi nilai berapa harganya," kata Saut.

Saut melanjutkan, pemberian hadiah di pernikahan putri Jokowi, dikhawatirkan menimbulkan konflik kepentingan. Apalagi, yang memberikan hadiah kepada Kahiyang dan Bobby, tidak menutup kemungkinan dari seorang pejabat negara.

"Jadi menolak apa pun pemberian ketika seseorang yang sudah menjabat itu yang direkomendasikan KPK," kata Saut.

Saut menekankan, lebih baik menolak atau mencegah daripada menjadi masalah di kemudian hari. "Jadi lebih baik ditolak segala bentuk pemberian, karena akan ada potensi ketergantungan," kata Saut.(as)

 

 

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo telah menyerahkan surat keputusan (SK) pemanfaatan hutan dan SK pengakuan dan perlindungan kemitraan kehutanan kepada warga Teluk Jambe di Kabupaten Karawang dan warga Muara Gembong di Kabupaten Bekasi. Penyerahan itu dilaksanakan pada acara Perhutanan Sosial untuk Pemerataan Ekonomi di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat pada Rabu 1 November 2017.Di kawasan Muara Gembong, terdapat sekira 11.000 hektare. Namun yang dibagikan baru 80 hektare untuk 38 Kepala Keluarga (KK). Setelah itu akan diberikan lagi 890 hektare dan meningkat lagi menjadi 2.600 hektare.“Tapi ini saya sampaikan khusus untuk petani tambak bukan untuk yang lain-lain. Hati-hati jangan ada yang _gede-gede_ pegang seperti ini. Ini hanya untuk rakyat,” kata Presiden. 

Oleh karenanya Presiden mengingatkan kepala daerah, baik gubernur, bupati maupun walikota bahwa pemanfaatan hutan dan pengakuan dan perlindungan kemitraan kehutanan hanya untuk rakyat.“Ini adalah bisnis model yang akan kita pakai nanti di daerah daerah lain, bukan hanya di Muara Gembong, bukan hanya di Teluk Jambe. Tapi di provinsi yang lain, di kabupaten, kota akan kita lakukan hal yang sama,” tutur Presiden. Dari 80,9 hektare di Muara Gembong,  50 persen ditanami mangrove  dan 50 persen areal untuk usaha udang Vaname dan bandeng dan sebagai offtaker direncanakan BUMN Perikanan Indonesia (Perindo). Pendampingan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Perhutani, Kementerian BUMN, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kantor Staf Kepresidenan, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Bank Mandiri sudah dilakukan sejak awal.  “Ada yang dampingi dari bank, ada yang mendampingi dari Perindo. Jadi udangnya jelas ada yang membeli, udangnya jelas ada yang menerima,” kata Presiden.Dalam kesempatan itu, Presiden mengingatkan bahwa hutan mangrove di Indonesia adalah hutan mangrove terluas di dunia dengan luas 2,42 juta hektare. “Kita punya hutan bakau dan hutan mangrove terluas sedunia. Oleh karena itu saya titip tambak yang ada di Muara Gembong dirawat yang namanya hutan mangrove, hutan bakau kita. Jangan semua dipakai untuk tambak tapi sebagian lagi dipakai untuk lahan hijau, hutan mangrove kita,” ujarnya.

Setelah menghadiri acara Perhutanan Sosial untuk Pemerataan Ekonomi, Presiden menuju lokasi tambak udang dengan mengendarai sepeda motor trail. Di lokasi ini, Presiden menanam bibit pohon mangrove dan menebar benih udang vaname.Ketika mengendarai sepeda motor, Presiden harus melewati jembatan gantung yang hanya bisa dilewati sebuah motor sehingga wartawan menanyakan apakah mengalami kesulitan saat melintasi jembatan tersebut. _“Enggaklah_ biasa. Biasa _kok_ naik sepeda motor,” ucap Presiden. Presiden juga menjelaskan bahwa sepeda motor trail yang digunakan bukanlah sepeda motor baru. “Yang dulu ya dipakai lagi, nanti punya (motor) baru lagi malah belajar lagi, yang lama-lah dipakai,” tutur Presiden.Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Teten (eas)

 

 
 
CILEGON(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widido akan menghadiri Upacara Peringatan ke-72 Hari TNI Tahun 2017 yang diselenggarakan di dermaga yang berada di Kota Cilegon, Provinsi Banten pada hari Kamis, 5 Oktober 2017.
 
Namun saat hampir tiba di lokasi upacara, rangkaian kendaraan Presiden tidak bergerak selama hampir 30 menit. Saat itu jarak dari kendaraan yang ditumpangi Presiden ke lokasi upacara kurang lebih 2 km.
 
Melihat situasi seperti ini, Presiden memutuskan untuk berjalan kaki. “Presiden tadi di dalam mobil memutuskan berjalan kaki,” ucap Ajudan Presiden Kolonel Mar Ili Dasili.
 
Semula Presiden berjalan kaki hanya didampingi perangkat Kepresidenan. Tak lama setelah berjalan kaki, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang juga terjebak dalam kemacetan turut mendampingi Presiden. 
 
Saat berjalan kaki, Presiden tampak melambaikan tangan kepada masyarakat. “Pak Jokowi.. Pak Jokowi,” ucap masyarakat yang menyaksikan Presiden berjalan kaki.
 
Tiga ratus meter menjelang lokasi upacara, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi dan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Hadi Tjahjanto menyambut kedatangan Presiden dan berjalan kaki bersama menuju lokasi upacara.
 
Dalam upacara tersebut, Presiden bertindak selaku Inspektur Upacara. Selain itu, Presiden menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia yakni Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Jalasena Nararya dan Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya. 
 
Setelah memberikan amanat, Presiden menyaksikan demonstrasi ketangkasan prajurit.
 
Siang hari nanti, Presiden akan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Provinsi Banten.
 
Sore harinya, Presiden akan menuju Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten untuk menghadiri _groundbreaking_ PLTU IPP Jawa 7. 
 
Dari kunjungan kerja ke Provinsi Banten, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.(eas)
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  Next 
  •  End 
Page 1 of 5

Gaya

Face Book Galleries

  JAKARTA(KORANRAKYAT) Digelar operasi ketupat yang akan mengawal pengamanan arus mudik dan balik hari...
      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo hadir dalam acara buka puasa bersama dengan keluarga besar...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Rapat koordinasi melalui vidio confrensi dengan pemerintah daerah TNI Polri sudah...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Presiden menghadiri acara buka puasa bersama di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap,...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Antisipasi keamanan selama arus mudik,  TNI ikut menurunkan  sejumlah personil...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri membongkar kasus...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Kunjungan resmi Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia menghasilkan...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri India Narendra Modi bermain layangan...