Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik dan tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Di Duga Serpian Pesawat Sriwijaya Air Yang Jatuh di Pulau  Lancang
Last Updated on Jan 09 2021

Di Duga Serpian Pesawat Sriwijaya Air Yang Jatuh di Pulau Lancang

        KORANRAKYAT,JAKARTA Keberadaan pesawat Sriwijaya Air dengan nomor registrasi SJ-182 terus dipastikan petugas dan pihak terkait. Pesawat itu diketahui hilang kontak di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta, setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu...
Antisipasi Varian Baru Covid-19, Pemerintah Tutup Sementara Perjalanan WNA ke Indonesia
Last Updated on Dec 29 2020

Antisipasi Varian Baru Covid-19, Pemerintah Tutup Sementara Perjalanan WNA ke Indonesia

        JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Adanya informasi ditemukannya _strain_ atau varian baru virus Covid-19, yang menurut berbagai data ilimiah memiliki tingkat penyebaran lebih cepat, Pemerintah memutuskan untuk menutup sementara masuknya warga negara asing ke Indonesia sebagai upaya...
 Vidio Syuur Gisel  Kok Bisa Beredar, Harusnya Disimpan Super Ketat
Last Updated on Dec 29 2020

Vidio Syuur Gisel Kok Bisa Beredar, Harusnya Disimpan Super Ketat

—   JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Gisella Anastasia dan Michael Yukinobu de Fretes kini sudah berstatus sebagai tersangka terkait kasus video porno 19 detik yang viral di media sosial beberapa waktu lalu. Kasus ini sempat mengundang perdebatan mengingat Gisel mengaku membuat video itu untuk...
Presiden Jokowi Reshuffle Menteri Yang Kerjanya Biasa Biasa Aja Dan Terlibat Korupsi
Last Updated on Dec 22 2020

Presiden Jokowi Reshuffle Menteri Yang Kerjanya Biasa Biasa Aja Dan Terlibat Korupsi

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo mengumumkan enam nama yang akan segera bekerja sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju. Bersama dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Kepala Negara memperkenalkan enam figur tersebut kepada publik dari veranda Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa...
Bank Jatim Gelar Public Expose,  Paparkan Kinerja yang Membanggakan
Last Updated on Dec 21 2020

Bank Jatim Gelar Public Expose, Paparkan Kinerja yang Membanggakan

                SURABAYA ,KORANRAKYAT.COM Bank Jatim Gelar Public Expose, Paparkan Kinerja yang MembanggakanSurabaya–17 Desember2020. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau bankjatim melaksanakan Public Exposeguna memaparkan kinerjaperusahaan sebagai bentuk keterbukaan...

World Today

  •  
    Antisipasi Varian Baru Covid-19, Pemerintah

     

     

     

     
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Adanya informasi ditemukannya _strain_ atau varian baru virus
     
Thursday, 19 November 2020 00:08

Presiden: Pengembangan Sektor Pangan Butuh Cara-Cara Baru yang Inovatif

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Kebutuhan yang sangat besar masyarakat dunia terhadap pangan membuka peluang yang amat besar dan akan terus bertumbuh bagi sektor tersebut. Pengembangan sektor pangan dilakukan bukan hanya untuk merespons kemungkinan terjadinya krisis pangan akibat pandemi, tapi juga sejalan dengan melonjaknya populasi penduduk dunia yang berimplikasi pada meningkatnya kebutuhan pangan.
 
Saat membuka Jakarta Food Security Summit (JFSS) ke-5 Tahun 2020 secara virtual, Presiden Joko Widodo mendorong dan mendukung pengembangan sektor pangan tersebut. Namun, menurutnya, pengembangan tersebut membutuhkan cara-cara baru yang inovatif dan berdampak besar bagi kepentingan banyak.
 
"Pengembangan sektor pangan membutuhkan cara-cara baru yang inovatif, yang meningkatkan efisiensi proses produksi, pangan berkualitas dengan harga terjangkau, memperbaiki daya dukung lingkungan, dan yang menyejahterakan para petani," ujarnya Presiden pada Rabu, 18 November 2020.
 
Menurutnya, para pelaku usaha di sektor tersebut sudah seharusnya meninggalkan paradigma lama dan melompat maju dengan cara-cara baru dan skala produksi yang lebih besar. Semua itu dicapai dengan menjadikan korporasi petani sebagai basis pengembangan sektor pangan.
 
Nantinya, pengembangan harus dilakukan dengan mengedepankan nilai tambah di tahap _on-farm_ maupun _off-farm_ serta berbasis teknologi modern yang lebih efisien dan lebih produktif untuk memberikan kesejahteraan yang lebih baik kepada para petani dan sektor-sektor pendukungnya.
 
"Saya berharap para pengusaha yang tergabung di Kadin (Kamar Dagang dan Industri) menjadi bagian dalam cara-cara baru ini," kata Presiden.
 
Secara khusus, Presiden memuji model kerja sama yang digagas Kadin berupa sistem _inclusive closed loop_. Melalui skema tersebut, kemitraan antara para petani dan ekosistem usaha akan dibangun mulai dari hulu hingga hilir sehingga keberlanjutan produksi dapat terjaga dan petani juga lebih sejahtera.
 
"Saya mendukung berbagai inisiatif kolaboratif yang melibatkan petani, koperasi, perbankan, dan _offtaker_. Beberapa inisiatif kolaborasi seperti petani hortikultura di Garut dan industri minyak sawit di berbagai daerah perlu untuk terus diperbaharui agar produktivitas dan nilai tambah bagi petani semakin meningkat dan perlu untuk direplikasi ke daerah-daerah lain," imbuhnya.
 
Selain itu, Kepala Negara juga meminta Kadin untuk terus memberikan pendampingan kepada jutaan petani swadaya agar dapat terwujud kemitraan yang saling menguntungkan bagi para petani dan para pelaku usaha pangan.
 
"Saya yakin Kadin mampu mencapai target ini. Saya sangat berharap model bisnis kolaboratif yang inklusif ini bisa mendongkrak sektor pangan sebagai kekuatan ekonomi baru yang membuka lebih banyak lapangan kerja dan menjadi sumber kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia," tandasnya.(eas)


Read 144 times
Login to post comments

Panggung Koruptor

  •  

    KORANRAKYAT, JAKARTA

     - Kejaksaan Agung telah melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan suap

     
  •