Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Polri Tegaskan Kami Tunggu Buktinya Siapapun Menyebut Tindakan Teror BOM itu  Rekayasa
Last Updated on May 22 2018

Polri Tegaskan Kami Tunggu Buktinya Siapapun Menyebut Tindakan Teror BOM itu Rekayasa

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Ada tudingan miring terhadap  serangkaian aksi teror di Tanah air ada ledakan bom di Surabaya yang terjadi di tiga lokasi di Gereja menimbulkan prokontra yang menyebutkan ini rekayasa. Oleh karena itu Polri meminta bukti kepada siapapun yang menuduh bahwa...
Lamban Penanganan Kasus Korupsi Mantan Dirut Pertamina, Kejagung Klaim Masih Proses
Last Updated on May 19 2018

Lamban Penanganan Kasus Korupsi Mantan Dirut Pertamina, Kejagung Klaim Masih Proses

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Lambanya penanganan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawa, kejagung klaim  terus berproses setelah ditetapkan tersangka dalam dugaan korupsi investasi perusahaan di Blok Basker Manta Gummy (BGM).  Terus...
Polri Berikan Santunan Bagi Keluarga Enam Anggota Polisi Tewas  Di Mako Brimob
Last Updated on May 19 2018

Polri Berikan Santunan Bagi Keluarga Enam Anggota Polisi Tewas Di Mako Brimob

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) –Polri Memberikan perhatian bagi Keluarga anggota  yang gugur dalam kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua. Sebanyak enam orang perwakilan keluarga menerima bantuan yang secara simbolis diserahkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian....
Presiden Tinjau Langsung Lokasi Ledakan Bom di Surabaya Terakhir 43 Luka Luka 13 Tewas
Last Updated on May 13 2018

Presiden Tinjau Langsung Lokasi Ledakan Bom di Surabaya Terakhir 43 Luka Luka 13 Tewas

   SURABAYA (KORANRAKYAT.COM) Setelah mendapat laporan mengenai aksi teror bom bunuh diri di Surabaya, Presiden memutuskan untuk meninjau langsung lokasi kejadian pada Minggu, 13 Mei 2018.Tepat pukul 14.30 WIB, Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Joko Widodo dan rombongan...
 Bom Surabaya Meledak  Di Tiga Gereja 43 Luka 13  Tewas Di Surabaya
Last Updated on May 13 2018

Bom Surabaya Meledak Di Tiga Gereja 43 Luka 13 Tewas Di Surabaya

 SURABAYA (KORANRAKYAT.COM) Korban sementara  diketahui  Sekitar 43  korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara 13  orang dinyatakan meninggal dunia ,  pasca- ledakan diduga bom  yang terjadi di dua gereja.  .Sementara yang terjadi  di GKI Diponegoro, Surabaya, Jawa Timur Saat ini,...

World Today

  •  
    Dubes Mansyur Serahkan Surat Kepercayaan,
     

     

     

    Bissau (KORANRAKYAT.COM)  - Guinea-Bissau yang terletak di Afrika Barat ingin belajar

     
Thursday, 16 November 2017 01:04

Teror KKB Semakin Brutal Anggota Brimob Dan Warga Sipil Tewas Di Tembak

Written by 
Rate this item
(0 votes)
Jenasah anggota Brigadir Firman  tewas di Tembak di  Papua saat akan di makamkam (mty Jenasah anggota Brigadir Firman tewas di Tembak di Papua saat akan di makamkam (mty

PAPUA ( KORANRAKYAT.COM) Korban terus berjatuhan di Papua, setelah warga masyarakat dilaporkan tewas di tembak oleh kelompok Aksi teror yang dinamakan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB)  kini giliran dua anggota Brimob yang jadi sasaran peluru panas kelompok aksi teror, hingga seorang anggota Brimob tewas dan seorang mengalami luka berat. Masihkah aparat melunak,, tanpa memberikan tindakan tegas terhadap kelompok aksi teror yang menyandera 1300 warga di Papua.

Satuan Tugas Operasi Terpadu yang merupakan gabungan antara personel Tentara Nasional Indonesia dan Korps Brigade Mobil Kepolisian RI masih melakukan pengejaran terhadap anggota kelompok bersenjata yang melakukan teror penembakan di sekitar Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua. Seorang anggota Brimob Kepolisian Daerah Papua tewas ditembak kelompok tersebut pada Rabu dinihari, 15 November 2017.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Komisaris Besar Ahmad Musthofa Kamal mengatakan operasi pengejaran kelompok bersenjata ditingkatkan lantaran kelompok tersebut memberikan perlawanan sengit kepada aparat. "Sampai sekarang, kami masih melakukan pengejaran. Mudah-mudahan sesegera mungkin para pelaku dapat kami lumpuhkan dan tangkap, sehingga dapat diketahui apa sesungguhnya maksud dan tujuan mereka," ucapnya, Rabu, 15 November 2017.

Ia berujar, dalam beberapa hari terakhir, kelompok bersenjata itu selalu melakukan penembakan kepada anggota Polri dan TNI serta para karyawan PT Freeport Indonesia dan perusahaan subkontraktornya. Bahkan, tutur dia, kelompok bersenjata melakukan kekerasan kepada masyarakat sipil di Banti dan Kimbeli, Distrik Tembagapura.Rabu sekitar pukul 03.50 WIT tadi, kelompok bersenjata itu terlibat kontak tembak dengan aparat Brimob Detasemen B Polda Papua di sekitar Mile 69, Distrik Tembagapura. Dalam insiden itu, dua anggota Brimob tertembak, satu di antaranya atas nama Brigadir Firman gugur setelah peluru bersarang di punggungnya. Rekan korban, Brigadir Kepala Rumente, menderita luka tembak pada bagian punggung dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Tembagapura.

Kamal menuturkan baku tembak dengan kelompok bersenjata terjadi saat anggota sedang menelusuri jejak para pelaku penembakan terhadap kendaraan PT Freeport di lokasi yang sama. Dalam peristiwa itu, sopir kendaraan tersebut atas nama Raden Totok, karyawan PT Puncak Jaya Power, mengalami luka tembak di bagian paha "Menindaklanjuti kasus penembakan kemarin pagi di Mile 69, langkah-langkah yang dilakukan rekan kami di lapangan setelah melakukan olah TKP dan mendapat perlawanan dari KKB adalah menelusiri jejak-jejak para pelaku. Saat itulah, terjadi kembali kontak tembak, sehingga satu anggota kami gugur," kata Kamal.

Saat ini, jenazah Brigadir Firman dalam proses evakuasi dari Tembagapura menuju Timika, Papua, dengan penerbangan helikopter untuk segera dimakamkan. "Kami sedang berkoordinasi dengan pihak keluarga besar yang ada di Timika, apakah almarhum akan dimakamkan di Timika atau dibawa ke Sulawesi Selatan," ucapnya. Kamal menduga kedua korban tertembak oleh kelompok bersenjata dari posisi samping. Sebab, saat kontak tembak terjadi, dua anggota Brimob tersebut mengenakan rompi antipeluru.

Sementara sebelumnya Kadiv Humas Mabes Polri, Irjend Pol Setyo Wasisto ditemui di Mabes Polri, Selasa (14/11) 2017 mengatakan dari hari kamis itu ada yang dilaporkan  ada keluarganya yang tidak kembali lagi  dan waktu ditelepon dia ada suara tembakan , dia katakan ada di Posisi ini dan kemudian ternyata di cek dia dan meninggal disitu.” Martinus Waker    dari kampung Banti,  . Kita tidak tau siapa yang menembak. Sampai sekarang yang menembak . Karena petugas kebetulan petugas tidak bisa masuk karena jalannya dilubangi pakai teko,” ujarnya.(rb/vk)

 

 

 

 

 

 

 

Read 143 times Last modified on Thursday, 16 November 2017 01:15
Login to post comments

Gaya

Face Book Galleries

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Ada tudingan miring terhadap  serangkaian aksi teror di Tanah air ada ledakan bom...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Lambanya penanganan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Direktur Utama PT...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) –Polri Memberikan perhatian bagi Keluarga anggota  yang gugur dalam kerusuhan...
   SURABAYA (KORANRAKYAT.COM) Setelah mendapat laporan mengenai aksi teror bom bunuh diri di Surabaya, Presiden...
 SURABAYA (KORANRAKYAT.COM) Korban sementara  diketahui  Sekitar 43  korban luka dilarikan ke Rumah Sakit...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)-Rusuh bentrok di mako brimob 5 anggota brimob tewas, 1 teroris di tembak mati seorang...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Persoalan pungutan liar (pungli) dan tindak premanisme di sepanjang jalur transportasi...
  BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Bhin Bhin, Atung, dan Kaka adalah tiga maskot hasil karya anak bangsa yang diusung...
    Indonesia dan Tiongkok sepakat untuk meningkatkan kerja sama dan kemitraan yang saling menguntungkan bagi kedua...
.   JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Asian Games 2018 merupakan kesempatan emas sekaligus momentum terbaik bagi kita untuk...