Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Aneh,Roro Duta Anti Narkoba Malah Pesan Narkoba
Last Updated on Feb 16 2018

Aneh,Roro Duta Anti Narkoba Malah Pesan Narkoba

JAKARTA(KORANMRAKYAT,COM) Disayangkan duta anti Narkoba malah terjerat narkoba. Artis Roro Fitria yang masuk dalam daftar selebriti Tanah Air yang diduga terjerat kasus narkoba,padahal Roro dikenal sebagai duta anti Narkoba, kenapa dengan barang haram itu justru tidak dijahui malah didekati....
Onglay Penyelundup Narkoba Ditangkap Disita Rp.2,7 M dan BB 242 Kg Sabu 30 Ribu Ekstasi
Last Updated on Feb 16 2018

Onglay Penyelundup Narkoba Ditangkap Disita Rp.2,7 M dan BB 242 Kg Sabu 30 Ribu Ekstasi

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Aksi kejahatahan  penyeludupan narkoba  yang dilakukan sudah ke enam kali yang didalangi  Lim Toh Hing Alias Onglay dan kali ini berhasil ditangkap  sebanyak  242 kg Sabu , 30 Ribu Ekstasi dan berhasil disita bersama uang sebanyak Rp 2,7 Miliar. Saat itu warga...
Presiden Tegaskan Perlunya Deregulasi dan Debirokratisasi untuk Dukung Perguruan Tinggi
Last Updated on Feb 16 2018

Presiden Tegaskan Perlunya Deregulasi dan Debirokratisasi untuk Dukung Perguruan Tinggi

  MAKASAR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo mengingatkan agar dalam bekerja harus fokus dan memiliki prioritas apa yang ingin dikerjakan. Jangan lagi anggaran dibagi rata ke berbagai kegiatan yang tanpa fokus. “Bertahun-tahun dilakukan, hasilnya tiap tahun  enggak berasa. Kontrolnya secara...
Penangkapan Pejabat Lampung Tengah  Menambah Panjang Pejabat Terkena OTT KPK
Last Updated on Feb 15 2018

Penangkapan Pejabat Lampung Tengah Menambah Panjang Pejabat Terkena OTT KPK

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Penangkapan  Pejabat Lampung Tengah menambah panjang sederetan  sepekan Bupati serta Walikota maupun Gubernur yang terkena OTT (operasi Tangkap  Tangan (OTT) KPK , sebelumnya Gubernur  Jambi Zomi Zola, Bupati Jombang  Nyono Suherli, Bupati Ngada Marianus, ,Bupati...
Presiden Serahkan 4.500 Sertifikat Di Maluku Tengah
Last Updated on Feb 15 2018

Presiden Serahkan 4.500 Sertifikat Di Maluku Tengah

    MALUKU(KORANRAKYAT.COM) Mengakhiri kegiatan kunjungan kerjanya di Provinsi Maluku, Presiden Joko Widodo menyerahkan 4.500 sertifikat hak atas tanah untuk rakyat Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah.Didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Kepala Negara menyerahkan sertifikat tersebut di...

Seputar Dunia

  •  
    Hubungan Baik RI-Kamboja Perlu Ditingkatkan

     

     

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Hubungan baik Idonesia-Kamboja telah terjalin cukup lama hal ini

     
Thursday, 16 November 2017 01:04

Teror KKB Semakin Brutal Anggota Brimob Dan Warga Sipil Tewas Di Tembak

Written by 
Rate this item
(0 votes)
Jenasah anggota Brigadir Firman  tewas di Tembak di  Papua saat akan di makamkam (mty Jenasah anggota Brigadir Firman tewas di Tembak di Papua saat akan di makamkam (mty

PAPUA ( KORANRAKYAT.COM) Korban terus berjatuhan di Papua, setelah warga masyarakat dilaporkan tewas di tembak oleh kelompok Aksi teror yang dinamakan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB)  kini giliran dua anggota Brimob yang jadi sasaran peluru panas kelompok aksi teror, hingga seorang anggota Brimob tewas dan seorang mengalami luka berat. Masihkah aparat melunak,, tanpa memberikan tindakan tegas terhadap kelompok aksi teror yang menyandera 1300 warga di Papua.

Satuan Tugas Operasi Terpadu yang merupakan gabungan antara personel Tentara Nasional Indonesia dan Korps Brigade Mobil Kepolisian RI masih melakukan pengejaran terhadap anggota kelompok bersenjata yang melakukan teror penembakan di sekitar Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua. Seorang anggota Brimob Kepolisian Daerah Papua tewas ditembak kelompok tersebut pada Rabu dinihari, 15 November 2017.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Komisaris Besar Ahmad Musthofa Kamal mengatakan operasi pengejaran kelompok bersenjata ditingkatkan lantaran kelompok tersebut memberikan perlawanan sengit kepada aparat. "Sampai sekarang, kami masih melakukan pengejaran. Mudah-mudahan sesegera mungkin para pelaku dapat kami lumpuhkan dan tangkap, sehingga dapat diketahui apa sesungguhnya maksud dan tujuan mereka," ucapnya, Rabu, 15 November 2017.

Ia berujar, dalam beberapa hari terakhir, kelompok bersenjata itu selalu melakukan penembakan kepada anggota Polri dan TNI serta para karyawan PT Freeport Indonesia dan perusahaan subkontraktornya. Bahkan, tutur dia, kelompok bersenjata melakukan kekerasan kepada masyarakat sipil di Banti dan Kimbeli, Distrik Tembagapura.Rabu sekitar pukul 03.50 WIT tadi, kelompok bersenjata itu terlibat kontak tembak dengan aparat Brimob Detasemen B Polda Papua di sekitar Mile 69, Distrik Tembagapura. Dalam insiden itu, dua anggota Brimob tertembak, satu di antaranya atas nama Brigadir Firman gugur setelah peluru bersarang di punggungnya. Rekan korban, Brigadir Kepala Rumente, menderita luka tembak pada bagian punggung dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Tembagapura.

Kamal menuturkan baku tembak dengan kelompok bersenjata terjadi saat anggota sedang menelusuri jejak para pelaku penembakan terhadap kendaraan PT Freeport di lokasi yang sama. Dalam peristiwa itu, sopir kendaraan tersebut atas nama Raden Totok, karyawan PT Puncak Jaya Power, mengalami luka tembak di bagian paha "Menindaklanjuti kasus penembakan kemarin pagi di Mile 69, langkah-langkah yang dilakukan rekan kami di lapangan setelah melakukan olah TKP dan mendapat perlawanan dari KKB adalah menelusiri jejak-jejak para pelaku. Saat itulah, terjadi kembali kontak tembak, sehingga satu anggota kami gugur," kata Kamal.

Saat ini, jenazah Brigadir Firman dalam proses evakuasi dari Tembagapura menuju Timika, Papua, dengan penerbangan helikopter untuk segera dimakamkan. "Kami sedang berkoordinasi dengan pihak keluarga besar yang ada di Timika, apakah almarhum akan dimakamkan di Timika atau dibawa ke Sulawesi Selatan," ucapnya. Kamal menduga kedua korban tertembak oleh kelompok bersenjata dari posisi samping. Sebab, saat kontak tembak terjadi, dua anggota Brimob tersebut mengenakan rompi antipeluru.

Sementara sebelumnya Kadiv Humas Mabes Polri, Irjend Pol Setyo Wasisto ditemui di Mabes Polri, Selasa (14/11) 2017 mengatakan dari hari kamis itu ada yang dilaporkan  ada keluarganya yang tidak kembali lagi  dan waktu ditelepon dia ada suara tembakan , dia katakan ada di Posisi ini dan kemudian ternyata di cek dia dan meninggal disitu.” Martinus Waker    dari kampung Banti,  . Kita tidak tau siapa yang menembak. Sampai sekarang yang menembak . Karena petugas kebetulan petugas tidak bisa masuk karena jalannya dilubangi pakai teko,” ujarnya.(rb/vk)

 

 

 

 

 

 

 

Read 71 times Last modified on Thursday, 16 November 2017 01:15
Login to post comments

Gaya

Face Book Galleries

JAKARTA(KORANMRAKYAT,COM) Disayangkan duta anti Narkoba malah terjerat narkoba. Artis Roro Fitria yang masuk dalam...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Aksi kejahatahan  penyeludupan narkoba  yang dilakukan sudah ke enam kali yang...
  MAKASAR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo mengingatkan agar dalam bekerja harus fokus dan memiliki prioritas...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Penangkapan  Pejabat Lampung Tengah menambah panjang sederetan  sepekan Bupati serta...
    MALUKU(KORANRAKYAT.COM) Mengakhiri kegiatan kunjungan kerjanya di Provinsi Maluku, Presiden Joko Widodo...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Komitmen Freeport membangun smelter di Gresik belum Direalisasikan . Oleh karena itu,...
SURABAYA(KRJ.COM) Genderang Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Timur mulai memanas, pada saat pengundian nomor di hotel...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -,Kendati dalam rapat ditemukan banyak oknum jaksa yang  menyalagunakan wewenang, seperti...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa mantan Direktur Utama...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Bea Cukai dan Badan Nasional Narkotika (BNN) mengamankan 110,8 kg Sabu dan 18.300  butir...