Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Cegah Anies Dampingi Presiden, Paspampres Hanya Mengikuti Daftar Nama dari Panitia
Last Updated on Feb 18 2018

Cegah Anies Dampingi Presiden, Paspampres Hanya Mengikuti Daftar Nama dari Panitia

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM  Tragedi memprihatinkan saat Persija Juara berhasil menaklukkan Bali United dengan skor 3-0, Saat Gubernur DKI Jakarta yang merupakan Tuan Rumah yang juga bapaknya Persija dihalangi Paspampres tidak boleh mendampingi Presiden Joko Widodo yang akan  menyalami pemain...
Produser Chan Parwez : Angkat Potensi Lokal Dengan
Last Updated on Feb 18 2018

Produser Chan Parwez : Angkat Potensi Lokal Dengan " Film Yowis Ben"

SURABAYA( KORANRAKYAT.COM)  Keragaman budaya yang harus dirasakan  memang ada serta  mengangkat potensi lokal  dalam pariwisata salah satu pesan yang bisa  diambil  dalam film “ yowis ben “ apalagi menggunakan bahasa Jawa Timuran  yang cukup kental , baik Malang  maupun  Surabaya...
Aneh,Roro Duta Anti Narkoba Malah Pesan Narkoba
Last Updated on Feb 16 2018

Aneh,Roro Duta Anti Narkoba Malah Pesan Narkoba

JAKARTA(KORANMRAKYAT,COM) Disayangkan duta anti Narkoba malah terjerat narkoba. Artis Roro Fitria yang masuk dalam daftar selebriti Tanah Air yang diduga terjerat kasus narkoba,padahal Roro dikenal sebagai duta anti Narkoba, kenapa dengan barang haram itu justru tidak dijahui malah didekati....
Onglay Penyelundup Narkoba Ditangkap Disita Rp.2,7 M dan BB 242 Kg Sabu 30 Ribu Ekstasi
Last Updated on Feb 16 2018

Onglay Penyelundup Narkoba Ditangkap Disita Rp.2,7 M dan BB 242 Kg Sabu 30 Ribu Ekstasi

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Aksi kejahatahan  penyeludupan narkoba  yang dilakukan sudah ke enam kali yang didalangi  Lim Toh Hing Alias Onglay dan kali ini berhasil ditangkap  sebanyak  242 kg Sabu , 30 Ribu Ekstasi dan berhasil disita bersama uang sebanyak Rp 2,7 Miliar. Saat itu warga...
Presiden Tegaskan Perlunya Deregulasi dan Debirokratisasi untuk Dukung Perguruan Tinggi
Last Updated on Feb 16 2018

Presiden Tegaskan Perlunya Deregulasi dan Debirokratisasi untuk Dukung Perguruan Tinggi

  MAKASAR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo mengingatkan agar dalam bekerja harus fokus dan memiliki prioritas apa yang ingin dikerjakan. Jangan lagi anggaran dibagi rata ke berbagai kegiatan yang tanpa fokus. “Bertahun-tahun dilakukan, hasilnya tiap tahun  enggak berasa. Kontrolnya secara...

Seputar Dunia

  •  
    Hubungan Baik RI-Kamboja Perlu Ditingkatkan

     

     

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Hubungan baik Idonesia-Kamboja telah terjalin cukup lama hal ini

     
Thursday, 09 July 2015 16:58

Aneh, Gubernur Bengkulu Setelah Jadi Tersangka Selang Beberapa hari Berubah Jadi Saksi

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Jakarta, koranrakyat.com-Terkait dengan dugaan korupsi , akhirnya
Penyidik Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri menjadwalkan pemeriksaan Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah, Rabu (8/7)2015. Meski begitu, belum dapat dipastikan apakah Junaidi akan memenuhi panggilan tersebut.

Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Ahmad Wiyagus ditemui di Mabes Polri, Rabu (8/7)2015 mengatakan Polri menjadwalkan Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah hari ini diperiksa."Betul, hari ini kita  menjadwalkan memeriksa gubernur Bengkulu," ujarnya.

Selanjutnya, Ahmad Wiyagus menegaskan kami belum mengetahui apakah Junaidi bakal memenuhi panggilan atau tidak." Namun dia berharap Junaidi datang dan memberikan keterangan agar perkara dengan kerugian negara Rp 5,4 milyar itu terang benderang." tegasnya.

Sesuai perkembangan, Ahmad Wiyagus. Menandaskan kemungkinan keterlibatan Junaidi dalam perkara tersebut, Wiyagus juga belum mau mengungkapkannya. Ia meminta publik untuk bersabar menunggu keputusan penyidiknya," tandasnya.

Sesuai data, Perkara ini muncul saat Junaidi menerbitkan SK Gubernur Nomor Z. 17 XXXVIII Tahun 2011 tentang Tim Pembina Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah dr M Yunus (RSMY). Akibat SK itu, negara diperkirakan merugi sebesar Rp 5,4 miliar.

SK itu bertentangan dengan Permendagri Nomor 61 Tahun 2007 mengenai Dewan Pengawas. Berdasarkan Permendagri tersebut, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tidak mengenal tim pembina.

Pertengahan Mei 2015 lalu, Kepala Subdirektorat V Tipikor Bareskrim Polri Kombes Muhammad Ikram sempat menyebut Junaidi telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia disangka Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Namun, sehari kemudian Wiyagus meralatnya dengan menyebutkan Junaidi masih berstatus saksi.(vk)

 

Read 726 times
Login to post comments

Gaya

Face Book Galleries

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM  Tragedi memprihatinkan saat Persija Juara berhasil menaklukkan Bali United dengan...
SURABAYA( KORANRAKYAT.COM)  Keragaman budaya yang harus dirasakan  memang ada serta  mengangkat potensi lokal...
JAKARTA(KORANMRAKYAT,COM) Disayangkan duta anti Narkoba malah terjerat narkoba. Artis Roro Fitria yang masuk dalam...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Aksi kejahatahan  penyeludupan narkoba  yang dilakukan sudah ke enam kali yang...
  MAKASAR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo mengingatkan agar dalam bekerja harus fokus dan memiliki prioritas...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Penangkapan  Pejabat Lampung Tengah menambah panjang sederetan  sepekan Bupati serta...
    MALUKU(KORANRAKYAT.COM) Mengakhiri kegiatan kunjungan kerjanya di Provinsi Maluku, Presiden Joko Widodo...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Komitmen Freeport membangun smelter di Gresik belum Direalisasikan . Oleh karena itu,...
SURABAYA(KRJ.COM) Genderang Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Timur mulai memanas, pada saat pengundian nomor di hotel...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -,Kendati dalam rapat ditemukan banyak oknum jaksa yang  menyalagunakan wewenang, seperti...