Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

BNN Siapkan Psikolog Untuk Periksa Pelaku Peminum air Rebusan Pembalut Wanita
Last Updated on Nov 15 2018

BNN Siapkan Psikolog Untuk Periksa Pelaku Peminum air Rebusan Pembalut Wanita

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Mengatasi para pelaku yang meminum air rebusan pembalut wanita , Badan Narkotika Nasional ( BNN) sigap memberikan bantuan psikologi agar para pelaku pasalnya air tersebut tidak memiliki kandungan zat adiktif.Badan Narkotika Nasional (BNN) akan mengerahkan para psikolog...
Dua Jaksa Nakal Chuk Suryosumpeno dan Jaksa Ngalimun Ditahan Kejagung
Last Updated on Nov 15 2018

Dua Jaksa Nakal Chuk Suryosumpeno dan Jaksa Ngalimun Ditahan Kejagung

    JAKARTA,(KORANRAKYAT.COM)- Proses Pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Agung terus berlanjut, kini akhirnya berhasil menahan mantan Jaksa bernama Ngalimun dan Chuck Suryosumpeno.          Dari pantauan  yang ada  Ngalimun keluar dari Gedung Bundar Kejaksaan Agung, sebelum Chuck...
Setyo Wasisto Minta Maaf, dan Mohon  Wartawan Dukung Kerja  M. Iqbal Kadiv Humas Yang Baru
Last Updated on Nov 15 2018

Setyo Wasisto Minta Maaf, dan Mohon Wartawan Dukung Kerja M. Iqbal Kadiv Humas Yang Baru

      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Serah terima Kadiv Humas Polri Irjend Pol Setyo Warsito kepada Brigjend Pol Muhammad Iqbal  digelar di Mako Brimob, Rabu(14/11)2018. Setelah menyerahkan jabatan  meminta maaf bila ada kesalahan dan kehilafan. Berharap para teman wartawan...
Polisi Larang Reuni 212 Melibatkan Massa Yang Besar
Last Updated on Nov 15 2018

Polisi Larang Reuni 212 Melibatkan Massa Yang Besar

      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Terkait dengan adanya rencana pelaksanaan reuni alumni 212 diharapkan kegiatan ini dibicarakan terlebih dahulu dengan aparat hukum. Diharapkan dalam reuni  itu tidak melibatkan sejumlah massa yang besar.            ...
Indonesia Bahas Kerja Sama Mitigasi Bencana ASEAN dan Jepang
Last Updated on Nov 14 2018

Indonesia Bahas Kerja Sama Mitigasi Bencana ASEAN dan Jepang

      Koranrakyat, Jakarta  Dalam KTT ke-21 ASEAN-Jepang, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya ASEAN memperkuat kerja sama dengan Jepang dalam hal penanggulangan bencana. Kepala Negara menyebut, bersama negara-negara ASEAN, Jepang sebagai mitra pertama ASEAN diketahui merupakan...

World Today

Saturday, 06 May 2017 03:07

Walikota Bitung Pimpin Upacara Hardiknas

Written by

 Bitung(K,oranrakyat.com)Upacara Hari pendidikan Nasional(Hardijanti)Selasa  2 mei 2017, yang bertempat di lapangan upacara  kantor walikota bitung, Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban, SE, M.Si bersama Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri, mengikuti upacara dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2017.

Yang hadir juga dalam upacara Unsur Forkompimda kota bitung, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan kota bitung, Pimpinan dan anggota DPRD kota bitung, para Kepala UPT DIKBUD danpara pengawas sekolah se kota bitung, para Kepala Sekolah, guru-guru, dan segenap insan pendidikan.

Dalam sambutannya, Walikota Bitung Maximiliaan Lomban , Selasa 2 Mei 2017 mengatakan mengapresiasi kepada semua pihak, pada semua pelaku pendidikan yang telah mengambil peran aktif untuk mencerdaskan saudara sebangsa, dan untuk para pendidik di semua jenjang yang telah bekerja keras membangkitkan potensi peserta didik untuk menjadi manusia berkarakter mulia, yang mampu meraih cita-cita dan menjadi pembelajar sepanjang hidup. "Pendidikan telah membuka mata dan kesadaran mereka untuk membangun sebuah negeri BHINEKA yang modern, sebuah negara yang berakar pada adat budaya bangsa nusantara, dengan beralaskan semangat gotong royong, tetapi tetap mengedepankan dan menumbuhkembangkan prinsip kesejajaran dan kesaruan sebagai sebuah negara modern," ujarnys.

Selanjutnya, Lamban menegaskan dalam momentum memperingati HARDIKNAS ini mari kita bekerja keras untuk membuka lebar-lebar partisipasi masyarakat untuk terlibat aktif dalam pendidikan dengan mengubah perspektif kita bahwa pendidikan . "Bukan hanya urusan pemerintah melainkan juga tanggung jawab kita bersama," tegasnya.(hd/vk)

 

 

 

 

 

 

 

Bitung (Koranrakyat.com)-Upaya untuk mempererat hubungan antara tugas antar agama, terutama memperkuat hubungan dikalangan masyarakat dan profesi, Kantor Kementrian Agama Kota Bitung melaksanakan dialog lintas agama dengan berbagai lapisan masyarakat dan profesi di Kota Bitung.

Dialog ini diselenggarakan mengacu pada Undang-Undang Dasar Tahun 1945 Pasal 29 Ayat 1 dan 2 bahwa setiap warga negara mempunyai hak dan kebebasan dalam memeluk agama dan kepercayaan masing-masing.

Dialog yang diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat dan perwakilan dari berbagai Agama yang ada di Kota Bitung, para Tokoh Agama, Tokoh Budaya dan beberapa perwakilan Organisasi Masyarakat ini secara langsung dibuka oleh Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri yang bertempat di Ruang Sidang Lantai IV Kantor Walikota Bitung Kamis, 4 Mei 2017.

Dalam sambutannya. Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri mengatakan kita sebagai masyarakat yang beragama harus berpikir positif, universal sehingga kita tidak hanya bergantung pada situasi di lingkungan kita. Mulai menyerap segala hal positif yang ada di seluruh dunia tanpa menghilangkan kebiasaan dan budaya asli kita. Dan yang menjadi dasar utama adalah Integritas dan kejujuran sehingga ini menjadi banyak alasan dimana negara-negara maju di dunia. " Dari semua Negara-negara maju di dunia, berdasarkan penelitian bukan karena faktor pendidikan, pendidikan itu hanya faktor penunjang sedangkan faktor utama kemajuan Negara-negara tersebut adalah Kejujuran ". Ujarnya.

Lanjutnya, Mantiri menegaskan kita sebagai masyarakat Kota Bitung perlu untuk lebih meningkatkan kejujuran yang berlaku ditengah-tengah kehidupan keberagaman Budaya dan Agama kita sehingga kehidupan yang rukun, aman, sejahtera dan maju dapat menjadi bagian dari kita masyarakat Kota Bitung." dalam Dialog ini Kepala Polisi Resort Kota Bitung. Philemon Ginting, tegasnya. (hd/vk)

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com-Diminta wartawan pahami UU Pers No.40 Tahun 1999, untuk antisipasi Maraknya berita Hoax yang  bersumber pada media sosial dan   tak adanya konfirmasi.

Ketua Dewan Pers,  Josep Adi Prasetyo ditemui di Mabes Polri disela-sela diskusi integritas Pers, Rabu(5/4)2017 mengatakan cara kita mengatasi berita hoax itu adalah mengembalikan marwah jurnalisme ini , kepada siapa ya kepada teman-teman wartawan kembali kepada kode etik jurnalistik Undang-undang Pers No.40 tahun 1999. "Teman-teman juga  berhati-hati mengunakan sumber media sosial tanpa verifikasi  ,jangan diberitakan, " ujarnya.

Selanjutnya, Josep menegaskan anggap saja itu informasi , potongan-potongan informasi itu harus bisa dijahit dengan proses yang  namanya verifikasi dan recek and receking kembali kepada sumber-sumber yang diberitakan. " Pasalnya berita itu harus jelas sumber dan kebenaran faktanya," tegasnya.

 

Untuk itu, Josep menjelaskan media manstrim harus kembali pada fungsinya untuk melayani  publik  dan jangan melayani kepentingan pemilik, jangan melayani kepentingan partai ." Boleh saja pemiliknya orang partai atau orangnya pendukung salah satu partai  tetapi news room adalah ruang sakral untuk teman-teman wartawan, sangat rawan tolong dijaga news room ini, agar benar-benar independent itu dan itu taruhan bagi setiap  wartawan dan taruhan kepada setiap pemimpin redaksi menjaga netralitas itu namanya ruang redaksi," jelasnya.(vk)  

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.com,-Setelah melakukan kunjungan kenegaraan resmi selama dua hari di Sydney, Australia. Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo melaksanakan agenda terakhirnya sebelum kembali ke Tanah Air yaitu melakukan pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Australia di Darling Harbour Theatre, International Convention Center (ICC), Minggu petang, 26 Februari 2017.

Acara yang dimeriahkan oleh penampilan komedian Sule dan Andre serta penyanyi Rizki Febian tersebut dihadiri tak kurang dari 2500 masyarakat.

Presiden Joko Widodo tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 waktu setempat dan langsung disambut meriah oleh masyarakat yang hadir. Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo didampingi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema beserta istri kemudian menuju panggung utama 

Acara dimulai dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya. Namun di luar agenda, Presiden kembali turun untuk menyapa masyarakat.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan bahwa Indonesia saat ini tengah membangun terutama dalam bidang infrastukruktur. Oleh karena itu, Presiden mengharapkan agar pelajar yang saat ini masih di Australia dapat kembali ke tanah air setelah menyelesaikan studinya.

"Yang belajar di sini segera kembali ke tanah air, yang sudah bekerja di sini, silakan buka bisnis di Tanah Air. Negara membutuhkan SDM yang memiliki kecerdasan, keterampilan, dan integritas yang tinggi, produktivitas tinggi, karena itulah dengan itulah kita nanti bisa bersaing dengan negara-negara lain," kata Presiden Jokowi 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga memaparkan berbagai proyek infrastruktur yang saat ini tengah dibangun di Indonesia. Harapannya adalah dalam beberapa tahun ke depan, indeks daya saing bangsa dapat meningkat dan Indonesia dapat berkompetisi dengan negara lain.

"Kemudian masalah infrastruktur, dalam lima tahun kita ingin fokus membangun infasruktur. Karena ini memang _basic_ dari pembangunan, oleh karena itu anggaran kita naikkan supaya kita fokus di situ," imbuhnya.

Presiden juga menghimbau kepada masyarakat yang hadir untuk selalu optimis terhadap kemajuan bangsa, walaupun saat ini masih banyak tantangan yang dihadapi. Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk tidak mudah mengeluh dan putus asa.

"Kita ini negara besar, Indonesia itu negara besar. Awal-awal sakit tidak apa, tapi lihat ke depan ada sesuatu yang ingin kita capai," ujar Presiden disambut tepuk tangan hadirin.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga sempat memberikan kuis kepada masyarakat yang hadir sebagaimana ia selalu lakukan saat berkunjung ke daerah.

"Saya kalau ke daerah biasa memberikan kuis sepeda, tapi di sini saya mikir bawanya seperti apa. Tapi saya persilakan, saya akan tunjuk satu orang nanti hadiahnya akan saya kirim dari Jakarta," kata Presiden.

Seorang mahasiswa asal Yogyakarta bernama Mika yang ditunjuk langsung oleh Presiden kemudian berhasil menjawab pertanyaan Presiden yang menanyakan 7 suku di Tanah Air.

"Saya akan kirim sepeda nanti," ujar Presiden disambut tawa hadirin.

Di akhir acara, Presiden Jokowi juga sempat menandatangani sertifikat peresmian tiga Balai Bahasa Indonesia di tiga kota di Australia yakni Perth, Melbourne, dan Canberra 

Tampak hadir dalam acara tersebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Sebelum menuju Bandara Internasional Sydney untuk selanjutnya bertolak ke Tanah Air, Presiden Jokowi juga sempat melayani permintaan foto para masyarakat.(eas)

 

 

 

 

 

.
 
JAKARTA,KORANRAKYAT.com,-Selain menerima kunjungan Himpunan Mahasiswa Islam, Senin, 20 Februari 2017, Presiden Joko Widodo juga menerima kunjungan Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah di Istana Merdeka, Jakarta. Turut hadir dari pihak PP Pemuda Muhammadiyah, ketua umum Dahnil Anzar Simanjuntak beserta anggotanya. Sementara Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
 
Usai pertemuan, Dahnil mengungkapkan bahwa PP Pemuda Muhammadiyah berkunjung atas undangan yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan itu, mereka membicarakan soal isu-isu kebangsaan yang menjadi perhatian banyak pihak. Salah satu masalah yang kini dihadapi bangsa Indonesia ialah persoalan mengenai integritas.
 
Indonesia sesungguhnya memiliki banyak orang cerdas di bidangnya masing-masing. Namun, menurut PP Pemuda Muhammadiyah, dari sekian banyak tersebut masih sedikit sekali ditemukan orang yang berintegritas.
 
"Kami menitipkan tentu poin visi antikorupsi yang terus harus dirawat oleh Pak Jokowi," ucapnya.
 
Maka itu, PP Pemuda Muhammadiyah menyampaikan hasil riset Madrasah Antikorupsi Pemuda Muhammadiyah. Hasil riset tersebut mengungkap bahwa praktik rente jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) berpotensi menimbulkan jual beli jabatan dengan jumlah transaksi sebesar Rp44 triliun.
 
"Riset ini dilakukan di sepuluh kabupaten/kota. Kami temukan ada potensi jual beli jabatan ASN mulai dari Rp400 juta sampai dengan Rp1 milyar," Dahnil menjelaskan.
 
Presiden Joko Widodo sendiri secara serius menanggapi hasil riset tersebut. Ia pun berkomitmen untuk terus melawan praktik korupsi dan pungutan liar yang terjadi. 
 
"Jadi kawan-kawan sekalian, pada prinsipnya Pak Jokowi ingin melawan itu," ujarnya.
 
Selain itu, PP Pemuda Muhammadiyah turut mengundang Presiden Joko Widodo untuk hadir dalam agenda yang diselenggarakan olehnya bersama dengan kelompok-kelompok keagamaan lainnya. Agenda tersebut rencananya akan dilakukan dengan menggelar kegiatan bersih-bersih rumah ibadah.
 
"Bersih-bersih rumah ibadah tanggal 28 Februari nanti itu salah satunya di gereja di Jakarta ini. Ini programnya Pemuda Muhammadiyah yang sudah berlangsung selama satu tahun ini," tuturnya mengakhiri.(eas)
 

 

Jakarta,koranrakyat.com,-"Peringatan 88 tahun Hari Sumpah Pemuda kita rayakan malam ini dengan seni dan budaya. Ayo merapat ke Istana," ajak Presiden Joko Widodo melalui akun Twitter-nya menjelang acara.

Sekali lagi pintu Istana dibuka bagi masyarakat umum. Untuk kali pertama, pagelaran seni dan budaya dengan tajuk "Nusantara Berdendang" guna memperingati Hari Sumpah Pemuda digelar di halaman Istana Merdeka pada Jumat malam, 28 Oktober 2016. Tak ayal, beberapa jam sebelum pagelaran dimulai, masyarakat umum telah tampak memenuhi lokasi. Hujan yang sempat turun tak menghalangi antusiasme masyarakat untuk hadir.

Tepat pukul 19.45 WIB, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla serta Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri bersama para menteri anggota Kabinet Kerja keluar dari Istana dan langsung menuju lokasi acara dan berbaur bersama masyarakat yang telah hadir. Lagu Nyiur Melambai mengiringi mereka menuju panggung penonton dan berbaur dengan masyarakat. Acara kemudian resmi dimulai dengan kumandang lagu Indonesia Raya dan pertunjukan tari Pa'jaga Makkunraev yang berasal dari Sulawesi Selatan.

Sejurus kemudian, bangunan Istana Merdeka tampak berubah fungsi menjadi "layar" raksasa penayangan visual tapak tilas Sumpah Pemuda dan perjuangan para pemuda di tahun 1928. Presiden dan seluruh masyarakat yang hadir dibuat terkesima dengan penayangan visual tersebut.

Tak lama setelahnya, peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro, Brazil, dari pasangan ganda campuran bulu tangkis Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir hadir di panggung acara. Keduanya membacakan keputusan Kongres Pemuda dan Pemudi Indonesia yang di kemudian hari dikenal sebagai Sumpah Pemuda. Malam tersebut, keduanya merupakan simbol dari perjuangan pemuda Indonesia yang penuh prestasi.

Rangkaian acara kemudian berlanjut pada pertunjukan budaya tarian daerah. Di tengah pertunjukan, Presiden Joko Widodo sempat beranjak dari tempat duduknya untuk menuju posisi panggung yang lebih tinggi. Tampaknya beliau ingin mendapatkan sudut pandang yang lebih luas di sana sebelum kembali ke tempat duduknya semula. Sontak saja, hal tersebut menimbulkan riuh sejumlah masyarakat yang ada di bagian panggung tersebut.

Pagelaran seni dan budaya Nusantara Berdendang ditutup dengan medley lagu-lagu daerah di mana seluruh penampil tampil dan berkolaborasi dalam satu koreografi. Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Ibu Mufidah Kalla serta Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri turut menyempatkan diri untuk berfoto bersama seluruh pendukung acara setelah pertunjukan selesai.

*Antusiasme dan Apresiasi yang Diberikan Masyarakat*

Beragam tanggapan positif diberikan masyarakat terkait peringatan Hari Sumpah Pemuda di halaman Istana Merdeka malam ini. Kesenian dan budaya Indonesia yang coba diangkat dalam peringatan ini mendapatkan apresiasi tersendiri dari masyarakat yang hadir. Audre dan Alan, pelajar dari SMA 8 yang turut hadir misalnya, mengapresiasi pertunjukan seni dan budaya yang digelar.

"Indonesia justru dikenal dunia karena keberagamannya, budayanya juga banyak. Menurut saya seni dan budaya yang diangkat di acara ini bagus, karena mengangkat citra Indonesia sendiri. Itu yang membuat Indonesia beda dan bisa menunjukkan ciri khas," ujar Audre ketika ditemui tim Biro Pers, Media dan Informasi di lokasi acara.

Terhadap Istana Kepresidenan yang kini semakin terbuka bagi masyarakat umum juga mendapatkan perhatian dari keduanya. Menurut Audre, rakyat juga perlu mengetahui seperti apa Istana Kepresidenan itu. Sebab, biar bagaimanapun juga, masyarakat memiliki rasa keingintahuan yang tinggi terhadap Istana. Acara-acara yang digelar serupa ini merupakan salah satu yang dapat menjadikan masyarakat untuk tidak takut maupun khawatir untuk mendekat ke dalamnya.

"Acara serupa ini ke depannya harus diperbanyak lagi," timpal Alan.

Senada dengan Audre dan Alan, bentuk peringatan Sumpah Pemuda yang berupa pertunjukan seni dan budaya juga didukung penuh oleh Vero, 26 tahun, yang datang dari Jakarta Timur. Baginya yang baru pertama kali ini ke Istana, momentum tersebut bisa membuatnya untuk setidaknya merasa lebih dekat dengan Presiden Joko Widodo.

"Bagus banget, soalnya kalau upacara kan biasanya membosankan ya. Kalau ini pagelaran seni, selain mengenal budaya, kita juga bisa menambah pengetahuan. Semoga setiap tahun bisa diadakan lagi. Karena bisa ngedeketin kita dengan Presiden kita sendiri," ucapnya penuh semangat.

Selain itu, Beti, seorang ibu yang datang dari Petojo Utara mengaku tetap semangat menghadiri acara tersebut meskipun hujan deras sempat mengguyur lokasi. Ia juga berharap agar acara serupa tetap digelar di kemudian hari.

"Baru kali ini diadakan acara Sumpah Pemuda, selama ini kan cuma ada acara ketika 17 Agustus. Walaupun hujan, saya tetap hadir. Harapan ke depannya agar terus digelar yang seperti ini, biar masyarakat itu tahu bahwa Istana ini Istananya rakyat juga," ujarnya.(eas)



Jakarta,koranrakyat.com,-Tak lama lagi, figur lilin seorang Presiden Joko Widodo akan menghiasi Museum Madame Tussauds yang telah dikenal dengan koleksi karya figur lilin para tokoh dunia. Presiden Jokowi sendiri dipastikan akan menjadi presiden kedua Indonesia yang mendapatkan kehormatan untuk diabadikan di sana setelah Presiden Soekarno.

Figur Presiden Joko Widodo nantinya akan menjadi koleksi salah satu Museum Madame Tussauds yang berlokasi di Hong Kong. Pembuatan figur Presiden Jokowi didasari atas tingginya permintaan pengunjung Madame Tussauds Hong Kong mengenai sosok Presiden Joko Widodo sebagai seorang pemimpin dunia yang pantas diabadikan dalam museum tersebut.

"Madame Tussauds secara reguler mengadakan survey dan ketika kami bertanya kepada pengunjung kami, siapakah tokoh yang ingin Anda lihat selanjutnya? Nama Presiden Joko Widodo kemudian muncul di peringkat teratas," terang General Manager Madame Tussauds Hong Kong, Jenny You.

Terhadap hasil tersebut, pihaknya kemudian melakukan penelitian terkait tokoh Presiden dan mereka mempercayai bahwa Presiden Joko Widodo merupakan tokoh yang merakyat dan peduli terhadap masyarakat kecil. Selain itu, Joko Widodo juga sangat menaruh perhatian pada pemberantasan korupsi.

"Kami sangat yakin bahwa Presiden Joko Widodo akan menjadi figur pemimpin terbaik untuk bergabung dengan Madame Tussauds di Hong Kong tahun depan," lanjutnya.

Senada dengan Jenny, Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Hongkong, Tri Tharyat, menambahkan bahwa dalam survey tersebut, Presiden Joko Widodo menempati peringkat pertama dalam survey bila disandingkan dengan pemimpin-pemimpin politik lainnya. Survey tersebut dilakukan Madame Tussauds selama satu tahun terakhir.

"Di antara pemimpin politik lainnya, Presiden Joko Widodo menempati peringkat pertama dalam survey. Survey dilakukan dalam satu tahun terakhir," ujarnya.

Untuk diketahui, dalam survey tersebut, Presiden Joko Widodo menempati peringkat ketiga di bawah Eason Chan dan juga Big Bang. Keduanya datang dari latar belakang artis dan musisi. Sementara itu, tepat di bawah Presiden terdapat nama Lionel Messi yang merupakan pesepakbola terkenal asal Argentina. Dari kalangan politik, Donald Trump dan Hillary Clinton sebagai calon Presiden Amerika Serikat juga secara berturut-turut berada pada peringkat ke-5 dan ke-8 dalam survey tersebut.

Nantinya, figur Jokowi di Madame Tussauds Hong Kong akan bersanding berhadapan dengan sosok Presiden Soekarno yang tinggi gagah dan tampil sempurna dengan senyum penuh wibawa. Selain menjadi presiden kedua Indonesia yang diabadikan dalam museum tersebut, figur Presiden Jokowi sekaligus akan menjadi satu-satunya kepala negara di Asia Tenggara yang masih aktif yang menghiasi museum tersebut.

Menurut keterangan pihak Madame Tussauds Hong Kong, figur lilin pria kelahiran Solo tersebut direncanakan untuk menggantikan posisi figur Presiden Obama dan akan diberikan ruang pamer yang cukup luas. Sebelumnya, figur sejumlah pemimpin dunia telah diabadikan dalam museum tersebut, di antaranya Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Tiongkok Xi Jinping, dan Mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela.

Proses pembuatan figur lilin tersebut diperkirakan akan berlangsung selama sekira enam bulan ke depan dan dibuat secara khusus di London, Inggris. Madame Tussauds Hong Kong sendiri menargetkan untuk dapat memperkenalkan figur lilin Presiden secara resmi jelang musim panas 2017 mendatang.

Tim dari Madame Tussauds sendiri secara khusus bertolak dari Inggris menuju Jakarta guna melakukan pengukuran postur Presiden Joko Widodo. Mereka sendiri mengaku sangat antusias dalam proses pembuatan figur tersebut. Apalagi Presiden Joko Widodo akan menyumbangkan koleksi batiknya yang akan dikenakan di salah satu pose figur lilin tersebut.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menganggap bahwa kesederhanaan seorang Presiden Joko Widodo yang selama ini diperlihatkan mampu menarik perhatian masyarakat internasional. Indonesia pun disebutnya patut berbangga dengan kehadiran figur Presiden di Madame Tussauds.

"Bangsa Indonesia patut berbangga dengan pemasangan figur lilin Presiden kita di Madame Tussauds, Hongkong. Ini menunjukkan betapa pribadi Pak Jokowi yang sederhana dan merakyat juga menarik perhatian masyarakat internasional," ujar Pratikno ketika diminta tanggapannya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Presiden Djumala Darmansyah mengatakan bahwa pembuatan figur tersebut bukan semata-mata hendak mencitrakan seorang Presiden Joko Widodo saja. Namun, dengan adanya figur tersebut, akan terbentuk dengan sendirinya _nation branding_ Indonesia di dunia internasional.

"Figur lilin Jokowi bukan hanya mencitrakan Pak Jokowi, melainkan juga mempromosikan Indonesia," terang Djumala saat mendampingi Presiden di JI-Expo Kemayoran pagi tadi.

Pembuatan figur lilin tersebut diperkirakan menelan biaya sekira HKD 1,8 juta. Namun demikian, pemerintah Indonesia sama sekali tidak mengeluarkan biaya dalam pembuatan figur tersebut. Adalah pihak Madame Tussauds yang memintanya dan menanggung keseluruhan biaya.

"Nol rupiah. Itu karena ketokohan Pak Jokowi. Karena itu dia dipilih," pungkas Djumala.(eas)



Jakarta,koranrakyat.com,- Pemerintah telah mengalokasikan anggaran dalam APBN yang terus meningkat setiap tahunnya untuk pelayanan pendidikan dan kesehatan warganya. Terhadap alokasi anggaran tersebut, Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajaran Kabinet Kerja agar memaksimalkan penggunaan anggaran dan memastikan bahwa penyaluran belanja pendidikan dan kesehatan tersebut benar-benar tepat sasaran.

"Jangan sampai anggaran yang sudah semakin meningkat tapi hasilnya tidak maksimal atau belum maksimal," tegas Presiden saat memimpin rapat terbatas mengenai efektivitas belanja pendidikan dan kesehatan dalam APBN di Kantor Presiden, pada Rabu, 5 Oktober 2016.

Dalam hal pelayanan pendidikan, Presiden menginstruksikan untuk dilakukan perombakan besar-besaran guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Presiden secara khusus menyoroti informasi yang diterimanya mengenai kondisi infrastruktur dan peralatan pendidikan yang disebutnya kurang memadai.

"Saya mendapatkan informasi bahwa dari sekitar 1,8 juta ruang kelas, hanya 466 ribu dalam kondisi yang baik. Dari 212 ribu sekolah, ada 100 ribu sekolah yang belum memiliki peralatan pendidikan. Oleh sebab itu, saya minta dilakukan perombakan besar-besaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.

Selain perbaikan infrastruktur pendidikan seperti sekolah ataupun ruang kelas, Presiden juga meminta kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, untuk terus mengawal dan mendistribusikan Kartu Indonesia Pintar. Presiden berpesan agar distribusi bantuan berupa kartu yang ditujukan bagi para siswa yang kurang mampu tersebut dapat lebih tepat sasaran.

Adapun terkait pelayanan dan penggunaan anggaran untuk kesehatan, Presiden meminta jajarannya untuk selangkah lebih maju. Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden hendak mengubah paradigma program kesehatan yang selama ini tampak berorientasi pada penanganan yang bersifat kuratif atau pengobatan semata.

"Lakukanlah edukasi dan pembudayaan hidup sehat dalam masyarakat kita," pinta Presiden.

Lebih lanjut, Presiden mengapresiasi distribusi Kartu Indonesia Sehat bagi para pasien kurang mampu yang selama ini berjalan. Menurutnya, hampir 95 persen distribusi bantuan tersebut sudah tepat sasaran. Namun demikian, Presiden tidak hendak jemawa. Dirinya terus meminta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Perhatikan hal yang berkaitan dengan kualitas pelayanan kesehatan, baik pelayanan dasar maupun pelayanan kesehatan rujukan, terutama di daerah-daerah terpencil, kawasan perbatasan, dan juga daerah kepulauan," ucapnya.

Di penghujung pengantarnya, Presiden sekali lagi menegaskan kepada jajarannya agar memperbaiki segala kekurangan yang ada sehingga rakyat dapat merasakan langsung kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan yang semakin baik.

"Saya kira dua hal mengenai pendidikan dan kesehatan yang paling penting adalah merombak dan memperbaiki strategi pembiayaan serta anggaran sehingga betul-betul bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat," tutupnya.

Hadir dalam rapat terbatas pada sore hari tersebut di antaranya ialah Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Damin Nasution, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.(eas)


Jakarta,koranrakyat.com,-Penetrasi internet Indonesia yang tidak merata akan ditindaklanjuti dengan pembangunan proyek Palapa Ring yang akan menghubungkan seluruh provinsi di Indonesia

Presiden Joko Widodo meyakini bahwa bangsa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam kemampuannya mengembangkan ekonomi digital dalam beberapa tahun mendatang. Menurutnya, nilai potensi ekonomi digital yang dimiliki Indonesia mencapai 130 miliar dolar AS. Oleh karenanya, saat ini pemerintah sangat serius dalam memperbaiki kondisi yang dapat menghambat perkembangan ekonomi digital Indonesia, yakni keterbatasan akses masyarakat ke sektor digital melalui penetrasi internet. 

"Negara kita ini ada 17 ribu pulau. Bayangkan kalau tidak ada serat optik ini yang menjangkau semua pulau. Konektivitas itu bukan hanya tol laut. Konektivitas itu bukan hanya pelabuhan dan jalan tol. Tol informasi ini juga sangat diperlukan untuk jangkauan ke depan," tegas Presiden usai menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama pemerintah dengan badan usaha dalam proyek Palapa Ring di Istana Negara, Kamis, 29 September 2016.

Presiden menganggap, ketersediaan akses internet ke seluruh pelosok negeri pada akhirnya dapat mempersatukan bangsa Indonesia. Terbukanya akses internet pada masyarakat dan pelaku UMKM misalnya, pada akhirnya dapat menyatukan produk-produk UMKM tersebut menjadi sebuah industri nasional yang sangat besar.

"Inilah nanti yang mempersatukan kita," tambahnya.

Lebih lanjut, Presiden menerangkan bahwa kemudahan yang didapatkan dari akses internet saat ini baru dapat dinikmati oleh masyarakat di kota-kota besar saja. Ke depan, Presiden berharap agar seluruh lapisan masyarakat juga dapat mendapatkan kemudahan tersebut.

"Sekarang sudah kita nikmati di kota-kota besar. Kita pesan martabak saja bisa langsung datang ke rumah. Kita pesan sate kambing di warung saja bisa ke rumah tanpa kita berjalan. Bayangkan jika itu produk petani, produk nelayan, produk di kampung, di desa, dan lain-lain," ujarnya.

Oleh karenanya, Presiden mendorong pembangunan jaringan serat optik nasional yang akan menjangkau seluruh provinsi di Indonesia melalui proyek Palapa Ring. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyepakati kerja sama dengan PT. Palapa Timur Telematika dan PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia untuk pembangunan Paket Timur. Adapun _financial close_ juga telah dilakukan guna pembangunan proyek Palapa Ring Paket Tengah.

"Kenapa ini kita garap dan dorong terus? Saya sampaikan ke Pak Menko, kalau bukan sekarang tidak akan dimulai-dimulai. Harus cepat. Kalau tidak kita tertinggal jauh," ucap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan jajarannya agar tidak meninggalkan dan mengabaikan peran swasta dalam pembangunan. Pihak swasta, menurut Presiden, dapat mendahului jalannya proyek pembangunan untuk dijadikan contoh oleh BUMN.

"Saya sampaikan ke Menteri BUMN, swastanya silakan bergerak. Namun, BUMN juga harus ikut mengejar," tegasnya.

Menutup arahannya, Presiden sekali lagi berharap agar proyek Palapa Ring yang nantinya dapat menghubungkan seluruh masyarakat Indonesia tersebut agar cepat diselesaikan. Presiden pun mengapresiasi telah dicapainya kesepakatan dan tanda tangan kontrak proyek Palapa Ring yang telah dilaksanakan.

"Saya hanya ingin menyampaikan, harus cepat-cepat diselesaikan. Secepat-cepatnya bisa kita gunakan demi bangsa dan rakyat Indonesia," tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Perkenomian Darmin Nasution, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.(eas)

Saturday, 24 September 2016 05:43

Teater Koma Bakal Manggung di Monumen Nasional

Written by

Jakarta,koranrakyat.com,- Dapoerdongeng bersama Museum Nasional Indonesia (MNI) dan Teater Koma mengajak Anda menikmati pertunjukan dongeng interaktif dan penuh muatan sejarah Menyanggul Bumi, Menggelung Samodra. Pertunjukan ini terinspirasi dari Keris Sigunjai koleksi Museum Nasional Indonesia.

 Legenda keris ini muncul dari era konflik antara sisa-sisa Kerajaan Sriwijaya dengan kerajaan Majapahit dengan pangkal sengketa: Urusan pajak! Persis seperti yang kita alami saat ini dengan perkara Tax Amnesty. Rangkayo Hitam si pembangkang tak percaya kerajaan pusat yang main kutip. Tapi kerajaan berkeras ambil pajak untuk berlangsungnya pemerintahan baik, adil, dan untuk memakmurkan rakyat.

 Lakon ini sekaligus menjadi season finale alias pemuncak program Akhir Pekan di Museum tahun ini--yang mengangkat tema besar emporium atau bandar-bandar dagang di nusantara. Tidak seperti lima lakon sebelumnya yang menekankan pada wilayah pesisir, pertunjukan kali ini memberikan perhatian pada wilayah pedalaman dan kearifan mengolah sumber daya alam sebagai kekuatan kerajaan nusantara. Kalau pedalaman menghasilkan beras, rempah, kayu dan sumber tenaga, maka pesisirlah yang bertindak menjadi benteng penjaga. Keseimbangan pengelolaan pedalaman dan pesisir mesti terjaga. Satu telantar, yang lainnya akan ikut telantar.

 AkhirPekan@MuseumNasional telah berhasil mendongkrak 20% kunjungan ke Museum Nasional Indonesia sejak diluncurkan 2013. Dalam lima kali pementasan, pada April, Mei, Juni, Juli, dan Agustus lalu, AkhirPekan@MuseumNasional telah menggaet sekitar 2972 pengunjung, dengan kenaikan jumlah penonton setiap bulannya. Program ini diharapkan bisa menjadi sarana untuk menarik kembali minat anak-anak dan keluarga untuk kembali ke museum dan menjadikan museum ruang pembelajaran bersama dan memahami masa lalu kita. Kami berharap pencapaian bangsa-bangsa nusantara di masa lalu sekaligus hal-hal yang mengakibatkan kemundurannya dapat menjadi bahan pembelajaran di masa kini.

 Kami melakukan inovasi yang melibatkan pemandu museum untuk menciptakan Panduan Museum yang tidak sekedar mendeskripsikan artefak kepada penonton, tapi mengajak mereka seperti berpetualang kembali ke masa lalu melalui permainan “berburu harta karun”, teka-teki artefak, dan Peta Jelajah –yang berisi aneka panduan dan kuis yang mendorong anak-anak dan orangtua menjelajahi museum secara fokus, mengamati koleksi museum dengan lebih saksama, dan mencari informasi tambahan dari berbagai sumber daring yang telah disiapkan. Salah satu sumber daring yang digunakan adalah hstry.countuk membuat garis waktu sejarah. Link garis waktu untuk pentas Menyanggul Bumi, Menggelung Samodra adalah http://bit.ly/sejarahmajapahit-sriwijaya.

 Untuk melihat cuplikan video AkhirPekan@MuseumNasional edisi sebelumnya bisa dilihat di link ini: http://bit.ly/videoakhirpekandimuseumLike juga fan page kami Akhir Pekan di Museum, serta follow Twitter dan Instagram kami @museum_weekend. Melalui email ini kami lampirkan poster acara dan Peta Jelajah edisi bulan ini.(as)

 

 

 

 

 

 

Thursday, 22 September 2016 04:25

Tiga Daerah Potensi Rusuh Dipersiapkan Pengamanan Khusus

Written by

Jakarta, koranrakyat.com- Upaya keamanan menjelang tahapan Pemilu Kepala Daerah terus ditingkatkan. Kini ada 3 daerah yang difokuskan Provinsi Aceh , DKI dan Papua Barat. Untuk DKI disiapkan 100 ribu personil dan lakukan pemetaan.

Juru Bicara Mabes Polri, Kombes Pol Rikwanto ditemui di Mabes Polri, Rabu (21/9)2016 mengatakan Kapolri menyatakan yang dapat perhatian khusus itu aceh kemudian papua barat dan wilayah DKI jadi secara nasional hampir 100 ribu personil yang diturunkan. "Titik rawan sendiri,Dimana saja bisa ada penelitian dari intelijen dan polres masih berlangsung jadi titik peta kerawanan masih berlangsung sehingga nanti akan ada laporan berupa penyampaian dari kasatker perlu bantuan berapa aja dan personil apa aja seperti brimob," ujarnya. 

Untuk Khusus Jakarta,  Irwanto menegaskn hampir 11 ribu gabungan . "Paling rawan spesifik kalau papua barat masih baru banyak tentunya banyak orang baru yang belum faham bernegara dan cara demokrasi itu perlu butuh tuntunan dan banyak suku, tegasnya.

Untuk itu, Irwanto menjelaskan kalau Aceh mantan daerah operasi kemudian ada unsur diduga bisa mengacaukan pilkada. Jakarta sendiri udah panas dari awal mudah-mudahan engga  berlanjut terus.," jelasnya. 

Antisipasi, Riwakto menandaskan Masih pemetaan titik rawan setelah dapat kita kasih antisipasi ,"Sejauh ini atensi menonjol, engga ada," tandasnya.(vk)

 

 

 

 

 

 

 Jakarta,koranrakyat.com,- PDI Perjuangan mengumumkan pasangan calon yang diusung untuk Pilkada 2017 secara serentak. Pengumuman tersebut menegaskan bahwa keseluruhan tahapan pilkada 2017 ditempatkan sebagai satu kesatuan proses kelembagaan kepartaian di dalam menyiapkan pemimpin sebagai salah satu fungsi utama Partai. Sedangkan beberapa hal yang cukup menarik dalam pengumuman Cagub dan Cawagub  DKI  Jakarta terdapat pasangan  Cagub pertahanan  pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Wagub Djarot Saiful Hidayat dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, yang sempat menjadi perdebatan cukup panjang.Tidak kalah menarik juga  satu satunya  Cagub Perempuan  Hana Hasanah Fadel Muhammad yang juga sebagai Wapres Lumbung Informasi Rakyat (Lira)   dan Pasangan  cawagub H. Tony  S Junus  yang akan bertarung sebagai Gubernur  di Provinsi Gorontalo.

            Dikatakan  Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, PDI Perjuangan berkomitmen menyiapkan pemimpin yang siap menjalankan Panca Prasetya dan mewujudkan Trisakti. “Keseluruhan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan memiliki komitmen kuat untuk menampilkan wajah kerakyatan partai yang dilaksanakan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian,” kata Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa malam (20/9/2016). PDI Perjuangan, sambung Hasto, melakukan seluruh tahapan Pilkada 2017 secara terencana dan sistemis, “Dimulai dengan uji kelayakan dan kepatutan, pemetaan politik, psikotes, pelatihan manager kampanye, pelatihan TOT Saksi, dan sekolah para calon kepala daerah.”Hasto mengatakan dalam proses tahapan Pilkada 2017 yang akan di gelar di 7 provinsi, 18 kota, dan 76 kabupaten, PDI Perjuangan sudah memberikan berbagai ruang bagi seluruh kader dan masyarakat untuk menyampaikan gagasannya.“Gagasan itu didengar oleh DPP sehingga saat keputusan diambil, tiba saatnya untuk satukan langkah agar suara rakyat jadi hakim tertinggi untuk dihormati oleh siapapun yang akan ikut dalam Pilkada. Jadikan Pilkada kontestasi gagasan, bukan sebagai pertentangan faktor primordial,” ucap Hasto.Lebih lanjut Sekjen PDI Perjuangan tersebut menegaskan setelah keputusan diambil dan disetujui, maka seluruh kader harus mematuhi keputusan tersebut. “Sebagai partai yang menjunjung tinggi karakter dan disiplin partai, ketika keputusan diambil, maka semuanya menjalankan perintah partai tersebut,” tegas Hasto. Berikut ini daftar nama pasangan calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada 2017 (as)

 1 Papua Barat: Dominggus Mandacan – Muhammad Lakotani

2. Aceh: Irwandi Yusuf – Nova Iriansyah

3. Gorontalo: Hana Hasanah Fadel Muhammad – Tonny S Junus

4. Sulawesi Barat: Muhammad Ali Baal Masdar – Eny Anggraeni Anwar

5. Banten: Rano Karno

6. DKI Jakarta: Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat

7. Calon Bupati Kulon Progo: Hasto Wardoyo

 

.

Jakarta, koran rakyat.com-Pelantikan Komjen Pol Syafruddin dilakukan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Mabes Polri, Sabtu (10/9)2016 Untuk menggantikan Jenderal Pol Budi Gunawan menjadi Badan Intelegensi Negara. Keduanya layak menjadi BIN da Wakil Kapolri.Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia(Kapolri), Jenderal Pol Tito Karnavian dalam acara pelantikan di Mabes Polri, Sabtu(10/9)2016 mengatakan Kepala Badan Intelegensi Negara Jenderal Polisi Budi Gunawan. Komisioner Kompolnas,  Irwasum dan segenap pejabat Utama Mabes Polri . "Pada pagi hari ini dengan keadaan relatif sederhana kita melaksanakan upacara yang sangat penting pelantikan  orang kedua di Jajaran Polri," ujarnya.

Selanjutnya, Tito menegaskan  Polri merupakan salah satu lembaga atau organisasi vertikal yang  terbesar di seluruh Indonesia jumlahnya 340 Ribu yang rentan dari 33 Polda hampir 500 Polres dan 5000 Polsek. "Ini tentu berpengaruh kepada masyarakat  tentang keadaan negara.Oleh karena itu orang kedua dalam jajaran kepolisian Negara Republik Indonesia tentunya punya arti yang sangat penting untuk negara," tegasnya.

Untuk itu, Tito menjelaskan Pemilihan Komjen Pol  Syafruddin menjadi Wakil Kapolri dinilai dari berbagai aspek terutama kompetensi beliau pengalaman beliau bertugas diberbagai tempat di jabatan operasional, komando, jabatan staf dan pendidikan ini tentunya memberikan arti dan penilaian yang utama untuk.menempatkan.beliau ditempat penting." Kan posisi ini sesuai dengan aturan yang ada merupakan dari Kapolri kasih kan kepada  Presiden. Tentunya pimpinan negara mendukung langkah-langkah ini ," jelasnya.

Sesuai perkembangan, Tito merincinya untuk itu kami mengucapkan selamat bapak Wakapolri baru mudah-mudahan dapat melaksanakan tugas untuk bersama-sama membangun Polri , untuk meningkatkan citra Polri dimata publik." Kedua kami mengucapkan selamat kepada senior kami Jenderal Polisi Budi Gunawan yang telah mengemban amanat baru . Mudah-mudahan ditempat yang baru dapat melaksanakan tugas yang sangat penting sebagai pimpinan Intelegent Negara. Kami dari Kepolisian Negara Republik Indonesia  sepenuhnya akan mendukung langkah-langkah akan kebijakan BIN dalam tugas yang baru. " rinciannya.

Lebih lanjut, Tito menandaskan sebaliknya mohon kerjasama Polri dengan BIN semakin meningkat dengan kehadiran bapak  di BIN posisi penting tersebut." Kita semua anggota Polri kita dukung Bapak Jenderal Polisi Budi Gunawan ditempat tugas yang baru sebagai Kepala BIN dan juga kepada Wakapolri kita yang baru ," tandasnya.Sementara itu, Wakil Kapolri , Komjen Pol Syafruddin mengungkapkan seluruh jajaran Polri dan teman-teman media yang sudah memberikan dukungan selama ini."Tugas kedepan dari Kapolri apa, sesuai dengan program kerja dari Kapolri menjadikan Polri yang profesional , moderen dan terpercaya," ungkapnya

Seiring dengan itu, Syafruddin menegaskan   ada 3 faktor , Profesional pemberdayaan manusia Polri pembangunan sumber daya polri, moderen peningkatan teknologi , modernisasi seluruh peralatan terpercaya mendapatkan feedback dari publik  sehingga Polri dapat dipercaya oleh masyarakat "Yaitu Program dari Kapolri yang sedang berjalan 100 hari sekarang. Tahapan pertama," tegasnya.( vk)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 




Jakarta,koranrakyat.com,-Dalam pandangan Presiden Joko Widodo, saat ini tidak ada satu negara pun di dunia yang lolos dari kesulitan tekanan ekonomi global. "Ada yang turun satu persen, dua persen, sampai minus tiga dan mendekati minus tujuh, presiden sampai jatuh. Ada pemerintahan gagal sampai penjarahan. Itulah kesulitan yang ada dan tekanan ekonomi seperti itu juga menekan negara kita, Indonesia," kata Presiden ketika memberikan sambutan pada Penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Kamis malam, 28 Juli 2016.

Dikatakan Presiden kondisi saat ini adalah sebuah keadaan yang tidak normal. Oleh sebab itu harus diselesaikan dengan cara yang tidak biasa. "Tidak mungkin tekanan ekonomi seperti ini kita lakukan dengan cara biasa dengan kerja normal. Tidak akan bisa keluar dari situasi sulit itu," tegas Presiden.

Sekarang, lanjut Presiden, dibutuhkan kecepatan untuk memutuskan perubahan kebijakan yang cepat sehingga di lapangan cepat diantisipasi. Indonesia tidak hanya membutuhkan stabilitas keamanan tapi juga stabilitas politik. "Oleh sebab itu, kondisi stabilitas keamanan sangat dibutuhkan negara kita. Stabilitas politik juga sangat dibutuhkan Indonesia," tutur Presiden.

"Banyak investor, pengusaha yang sekarang ini meyakini memberikan kepercayaan bahwa stabilitas politik kita dianggap sangat baik. Ini patut kita syukuri," ucap Presiden.

 


*Kebijakan Memerlukan Dukungan Politik*

Oleh karenanya, Presiden menggarisbawahi setiap kebijakan yang memerlukan kecepatan untuk diputuskan memerlukan dukungan dari partai sehingga perubahan dapat dilakukan secara cepat. 

Presiden memberikan contoh Undang-Undang Tax Amnesty sebagai suatu kebijakan yang mendapatkan dukungan politis secara cepat, karena bila hingga bulan Juni 2016 belum disetujui maka momentum dari kebijakan ini akan hilang. "Kalau lepas dari Juni momentum kita sudah hilang. Oleh sebab itu saya berikan apresiasi penghargaan, dukungan partai, fraksi di DPR begitu cepat menyelesaikan Undang-Undang Tax Amensty. Kalau momentum lepas, sulit kita mengejar, karena kondisi ekonomi sulit diprediksi," ucap Presiden.

Oleh sebab itu, Presiden meminta agar Partai Golkar betul memiliki konsistensi dalam memberikan dukungan kepada pemerintah. "Kalau pas ada kebijakan-kebijakan pemerintah yang memerlukan kecepatan, meskipun kebijakan itu kadang pahit dan tidak populis, tetapi untuk kepentingan rakyat banyak, kadang kita harus memutuskan keputusan sulit," ujar Presiden.

"Tetapi kalau ada dukungan penuh dari partai-partai, saya disuruh memutuskan yang sulit-sulit  seperti itu, itu memang pekerjaan saya. Saya tidak pernah berpikir yang namanya polularitas. Kalau baik untuk negara, rakyat dan menyebakan kita tidak populer saya tetap putuskan," ujar Presiden. 

Oleh sebab itu konsistensi dukungan diperlukan pemerintah saat ini. "Saya yakin Golkar konsisten mendukung setiap kebijakan yang diambil pemerintah. Perasaan saya begitu," ujar Presiden.

Keyakinan Presiden akan dukungan Partai Golkar kepada pemerintah didasarkan pada beberapa proses kebijakan yang memerlukan dukungan politik. "Kemarin itu saya ikuti apakah Golkar konkrit atau tidak. Saya ikuti ternyata konkrit. Saya contohkan Undang-Undang Tax Amnesty, kemudian saat pemilihan Kapolri. Saat APBN-P, saya ikuti terus. Kalau meleset saya telepon Ketua Umum," kata Presiden.

Presiden memberikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan Partai Golkar kepada pemerintah. "Saya ucapkan terima kasih kepada Golkar sehingga setiap kebijakan pemeritah yang diambil pemerintah betul-betul dalam kondisi sesulit apapun, bisa kita putuskan dengan baik," ucap Presiden.

Hadir pada acara ini, Presiden RI ketiga BJ Habibie, Presiden RI kelima Megawati Sukarnoputri, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPR Ade Komarudin dan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto selaku tuan rumah, serta tokoh-tokoh partai politik baik dari Partai Golkar dan partai politik lainnya..(eas)

Jakarta,koranrakyat.com-  terpilihnya Komjen Tito karnavian punya cerita tersendiri.  Pasalnya nama Komjen Tito Karnavian yang tidak masuk dalam tiga nama yang diajukan Wanjakti ke Presiden Jokowi.

Kepala kepolisian Republik Indonesia(Kapolri), Jenderal Pol Badrodin Haiti ketika di temui  acara Dies Natalis PTIK ke 70 di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan mengatakan  sebelum Wanjakti menyerahkan tiga nama ke Presiden Jokowi, Internal Polri sudah menanyakan ke Tito apakah bersedia menjadi calon kapolri. "Saat itu, Tito yang  itu menjawab pihaknya masih ingin fokus bekerja di BNPT. itu sebabnya namanya tidak dikutkan,: ujarnya.Selanjutnya, Badroidin menegaskan Saya sudah menyampaikan ke Tito makanya beliau tidak diikutkan dalam usulan kita." Memang beliau ‎memilih tetap melakukan pembenahan dalam penanganan terorisme dan tetap di BNPT," tegasnya.

Untuk itu, Badrodin menandaskan itu sebabnya, lantaran Tito ingin fokus di BNPT, maka namanya tidak dimasukkan oleh wanjakti. Namun di luar dugaan, Presiden Jokowi malah memilih Tito."Tapi kalau memang diperintah (oleh presiden) ya pasti sanggup. Namanya prajurit kalau diperintah ya harus siap," katanya.(vk)

Jakarta,koranrakyat.com-  Geliat bursa Calon Kapolri  semakin memanas, kendati ada dugaan tak transparan, Sudah 7 calon yang disodorkan ke Presiden  oleh  Wanjakti  melalui  Komisi Kepolisian Nasional. Hasil pertemuan   diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/6) 2016  diinformasikan ada  7 Nama yang diajukan Kompolnas  ke Presiden.namun nama belum muncul yang akan dibawah ke DPR oleh Presiden.Menyusul masa habisnya Kapolri Jendral Badrodin Haiti pada 28 Juli 2016 bertepatan dengan masa usia pensiun 58 tahun, namun masa keberuntungan  diperkirakan akan kembali karena masa libur lebaran dan reses DPR, mengulang keberuntunganya sebagai Kapolri saat itu  ramainya  Komjen Budi Gunawan yang sempat tersandung masalah dan Jendral Pol Sutarman belum waktunya pensiun dengan Iklas melepaskan jabatanya sebagai Kapolri.  

" Sejumlah nama yang mencuat  Komjen Pol  Dwi Prijanto, ia adalah Lulusan Akademi kepolisaan( Akpol) tahun 1982 kini ia menjabat Inspektorat Pengawasan Polri. Dwi akan pensiun pada tahun 1917. Kedua adalah Komjen Pol Budi Gunawan , ia kini menjabat Wakil Kapolri. Ia Lulusan Akpol 1983  dan ia akan pensiun pada tahun 1917 mendatang,"ujarnya. 

Selanjutnya, Sumber menjelaskan Ketiga. Komjen Pol Budi Waseso Lulusan Akpol tahun 1983 sekarang ia menjabat sebagai kepala Badan Narkotika Nasional. Ia akan pensiun pada 2019 nanti. Ke empat .Komjenp Pol Putut Bayu Seno kin menjabat kepala  Badan Pemeliharaan Keamanan. Komjen Pol Putut lulusan Akpol 1984 dan ia akan peniun pada tahun 2019 mendatang. "Kelima adalah  Komjen Pol Syariffudin  adalah lulusan Akpol 1985 dan sekarng menjabat sebagai Badiklat Kepolisian .Ia akan pensiun tahun 2019," jelasnya.

Lebih lanjut, Sumber menamdaskan Ke enam Ada nama Komjen Pol Suardi Alius ia lulus Akpol 1985  dan saat ini menjabat sekretaris Utama Lemhanas. "Ke Tujuh. Komjen Pol Tito Karnavian sekarang menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Terorisme. Ia lulus Akpol 1987 dan akan pensiun pada tahun 2022,"tandasnya.

sementara itu, Ketua Perhimpunan Magister Hukum Indonesia Fadli Nasution berpendapat bahwa lembaga legislatif tidak perlu dilibatkan di dalam penunjukan Kepala Polri. Hal ini karena proses di parlemen sering kali menyebabkan kegaduhan politik.Jabatan Kapolri ini menjadi polemik karena melibatkan lembaga politik, yakni legislatif," ujarnya.

Untuk itu, Fadili menegaskan jika penunjukan Kapolri diserahkan hanya kepada Presiden sama seperti saat Presiden menunjuk menteri, Fadli yakin tidak akan menimbulkan kegaduhan seperti yang terjadi di masa pemerintahan Joko Widodo."Jadi serahkan saja proses di Wanjakti, lalu ke Kompolnas. Ditelusuri track record-nya untuk diserahkan ke Presiden. Presiden kemudian memutuskan siapa yang menjadi Kapolri. Ya harusnya itu saja," tegasnya..

Lebih lanjut, Fadli menandaskan selain gaduh, penunjukan Kapolri tanaa melalui lembaga legislatif juga diyakini Fadli mempersempit ruang transaksi politik." Saya  menyadari akan sulit untuk mewujudkan hal tersebut. Sebab, hal itu membutuhkan revisi undang-undang dan proses revisi itu terjadi di DPR. Fadli tak yakin DPR rela memangkas kewenangannya sendiri dalam hal penunjukkan Kapolri. Meski ini ide yang cukup baik, tapi saya yakin DPR enggak mau dikurangi wewenangnya. Mereka kan selalu bilang, Polri itu mitra DPR dan sebagainya itulah," tandasnya. 

Karopermas Mabes Polri, Brigjend Pol Agus Rianto mengatakan  ya kita lihat saja, menirukan pernyataan   Kapolri Jendral  Pol Badrodin Haiti sampai saat ini beliau  masih tetap bertugas  di Polri tertentung nanti 1 Agustus 2016. Pengakhiran tugasnya 1 Agustus 2016 sehingga masih punya waktu sekarang kan masih bulan Juni. Lihat nanti saja, pasti ada jalan keluar untuk pelayanan masyarakat yang terbaik. (vk)

Page 2 of 9

Entertaiment

Face Book Galleries

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Mengatasi para pelaku yang meminum air rebusan pembalut wanita , Badan Narkotika Nasional...
    JAKARTA,(KORANRAKYAT.COM)- Proses Pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Agung terus berlanjut, kini akhirnya...
      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Serah terima Kadiv Humas Polri Irjend Pol Setyo Warsito...
      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Terkait dengan adanya rencana pelaksanaan reuni...
      Koranrakyat, Jakarta  Dalam KTT ke-21 ASEAN-Jepang, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya ASEAN...
    SINGAPURA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyambut baik perkembangan dari proses perdamaian di...
    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610...
    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali naik motor _custom_ miliknya untuk menghadiri acara...
      BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi...
  BENGKULU (KORANRAKYAT.COM)  Selepas ba'da Ashar, Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu mulai dipadati oleh jamaah yang...

Ekonomi News

  •  

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar

     
  •  

     

    BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di

     
  •  

    *Presiden Harap Ajang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Promosikan Produk Unggulan Indonesia*

     

     
  •  

    JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula

     
  •  

Malang Raya

Rendra Bupati Malang Ditahan