Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

PLT PSSI jokdri Ditetapkan Tersangka 5 berkas diserahkan kejaksaan
Last Updated on Feb 15 2019

PLT PSSI jokdri Ditetapkan Tersangka 5 berkas diserahkan kejaksaan

JAKARTA,KORANRAKYAT, COM- Terkait dengan penyerahan 5 berkas perkara Satgas Anti Mafia Bola kepada Kejaksaan Agung sudah diterima dan sudah di diteliiti oleh 5 Jaksa satu berkas masing-masing.Semesters Polisi menetapkan ply Kevin PSSi Jokdri  sebagai  tersangka Jaksa Agung, M Prasetyo  kertika...
Jokowi Resmi Buka Tanwir Muhammadiyah ke- 51 di Bumi Rafflesia
Last Updated on Feb 15 2019

Jokowi Resmi Buka Tanwir Muhammadiyah ke- 51 di Bumi Rafflesia

  BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tiba di Bumi Raflesia Bengkulu, Jumat (15/2/2019) pagi, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan. Kedatangan Jokowi dalam rangka membuka Tanwir Muhammadiyah ke- 51. Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraannya mengatakan...
Presiden Jokowidodo Tiba Dibengkulu Buka Tanwir Muhammadiyah
Last Updated on Feb 15 2019

Presiden Jokowidodo Tiba Dibengkulu Buka Tanwir Muhammadiyah

Presiden RI Joko Widodo Tiba di Bengkulu   BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Menggunakan pesawat kepresidenan, Presiden RI Joko Widodo tiba di Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, Jumat, 15/02/2019. Kedatangan Jokowi disambut langsung Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, yang saat ini sudah berada...
Sambutan  Bupati Malang  Pada  Rapat  Paripurna  DPRD Kabupaten  Malang
Last Updated on Feb 14 2019

Sambutan Bupati Malang Pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang

MALANG(KORANRAKYAT.COM)   Berdasarkan skala prioritas pembentukan rancangan Perda”, dimana telah ditindaklanjuti melalui Program Pembentukan Perda Tahun Anggaran 2019, sebagaimana tertuang dalam Keputusan DPRD Kabupaten Malang Nomor: 188.4/46/KPTS/35.07.040/2019 tentang Program Pembentukan...
Sektor Pariwisata Diprediksi Mampu Mendulang Devisa Terbesar
Last Updated on Feb 14 2019

Sektor Pariwisata Diprediksi Mampu Mendulang Devisa Terbesar

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla  dengan  Anggota seluruh menteri dan menko  terkait. Menteri Pariwisata Arif Yahya mengatakan kegiatan pertemuan diadakan    tiga bulan sekali  3 bulan  sekali. sementara  wapres minta  diadakan...

World Today

Friday, 16 February 2018 06:07

Aneh,Roro Duta Anti Narkoba Malah Pesan Narkoba

Written by 
Rate this item
(0 votes)

JAKARTA(KORANMRAKYAT,COM) Disayangkan duta anti Narkoba malah terjerat narkoba. Artis Roro Fitria yang masuk dalam daftar selebriti Tanah Air yang diduga terjerat kasus narkoba,padahal Roro dikenal sebagai duta anti Narkoba, kenapa dengan barang haram itu justru tidak dijahui malah didekati. Sebelumnya   

Artis Fachri Albar ditangkap, Bak tersambar petir , lagi-lagi kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di kalangan artis kembali menyita perhatian publik.

Sebelumnya juga menimpa , Ammar Zoni, Jennifer Dunn, Tio Pakusadewo, hingga Fachri Albar, tersandung narkoba satu tahun terakhir ini.

Artis Roro Fitria sendiri ditangkap Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya terkait dugaan kepemilikan narkobajenis sabu seberat 2,4 gram, Rabu (14/2/2018).

         Roro Fitria ditangkap oleh pihak kepolisian di kediamannya di Pattio Residence Jalan Durian raya No. 23 D, Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar minggu, Jakarta Selatan. Dibalik penangkapan Roro Fitria ini, terungkap sebuah fakta yang menarik.Bagaimana tidak? Kini terjerat narkoba, Roro Fitria ternyata pernah menjadi duta anti narkoba. Setelah sebelumnya menjadi duta bela negara, pada tahun 2016 lalu Roro Fitria didaulat sebagai duta Baladhika Karya.

Menurut Ketua Baladhika Karya DKI Jakarta M. Ichsan Erwin, pemilihan pemain sinetron Islam KTP ini sebagai duta karena prestasi sebelumnya yang telah menjadi duta bela negara.     

        "Jadi sinkron dengan benang merah Baladhika Karya yang bertekad menegakkan Pancasila. Apalagi Mbak Roro juga bisa memberi semangat nasionalisme di Ormas ini. Terutama kaum muda," jelasnya.

Mendapatkan gelar sebagai duta anti narkoba tersebut, kala itu Roro mengaku senang dengan amanah yang diberikan kepadanya.

"Alhamdulillah diberi kepercayaan jadi duta. Semoga bisa menjalankan amanah dan memajukan organiasi ini agar bermanfaat bagi Indonesia," kata Roro Fitria saat pelantikan di Wisma Menpora, Minggu (30/5) malam.

        Sebagai duta antinarkoba, Roro Fitria juga terlihat kerap menghadiri kegiatan sosialisasi antinarkoba serta memberi penyuluhan. Mirisnya, ini bukan kali pertama seorang artis yang aktif perangi narkoba justru terperangkap oleh barang haram itu sendiri. Berikut deretan artis yang alami hal serupa:

 

Roy Marten

Ayah Gading Marten ini mengalami nasib naas pada 2 Februari 2006 lalu.3 gram sabu-sabu membuatnya harus merasakan dinginnya hotel prodeo.Rupanya vonis tiga bulan penjara ini tak menjadi kasus narkoba terakhir yang dialami aktor kawakan itu.

13 November 2007 kemudian, Roy kembali ditangkap di Hotel Novotel Surabaya.

Ironisnya, di saat penangkapan, Roy sebenarnya baru saja selesai memberikan testimoni di acara yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) di Surabaya.

Dari hasil penangkapannya, polisi menemukan barang bukti, 1 gram dan 1 ons sabu di kamar 364 dan seperangkat alat hisap (bong) dan sisa di aluminium foil di kamar 465 Hotel Novotel, Surabaya.

Akhirnya vonis yang dijatuhkan pun jadi tak sebentar pula.

Tiga tahun kurungan dan denda 10 juta rupiah, lebih ringan enam bulan dari tuntutan jaksa penuntut umum.

 

Pretty Asmara

Pretty Asmara ditangkap oleh jajaran kepolisian Polda Metro Jaya karena sabu dan ekstasi, pada pertengahan tahun lalu tepatnya pada tanggal 16 Juli , pukul 01.00 WIB di lobi Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ia ditangkap bersama rekannya bernama Dani dan tujuh rekannya yang juga sesama artis.

Hal ini menimbulkan ironi mengingat kala itu Pretty Asmaramerupakan ketua SANI (Selebriti Anti Narkoba Indonesia).

Sosoknya bahkan kerap terlihat dalam acara anti narkoba bersama Kepala BNN, Komjen Budi Waseso.

Kedekatannya dengan Kepala BNN bahkan makin menguat kala beredar viral sebuah foto selfie Kepala BNN Budi Waseso dengan artis Pretty Asmara kala itu.

Terkait hal ini, BNN menegaskan tidak pernah mengangkat artis Pretty Asmarasebagai duta antinarkoba. Pretty saat ini terjerat kasus narkoba.

"Pretty Asmara tidak pernah jadi duta BNN," ujar Humas BNNKombes Sulistiyandriatmoko kepada Kompas.com, Sabtu (22/7/2017).

Sulis mengakui bahwa Pretty pernah menghadiri kegiatan penyuluhan narkoba ke kalangan artis yang diadakan oleh BNN.

Namun, dalam kesempatan itu BNN tidak pernah mengangkat Pretty sebagai duta antinarkoba.

 

Tio Pakusadewo

Tak hanya Roy Marten, aktor senior Tio Pakusodewo juga mengaku bahwa dirinya dahulu pernah mengonsumsi narkoba selama 15 tahun.

Hal ini ia ucapkan saat menghadiri acara pemusnahan minuman keras (miras) di Mapolres Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tahun 2017 lalu.

Tio mengaku telah berhenti memakai narkoba sejak satu tahun yang lalu setelah menjalani rehabilitasi.

Dalam acara tersebut Tio juga bertutur bahwa ia akan membantu polisi memberantas narkoba.

"Saya tegak dan mengatakan tidak kepada narkoba. Ini akan saya teruskan kepada masyarakat Indonesia untuk mendukung program polisi, untuk memerangi kejahatan narkoba," ujarnya dalam acara tersebut.

Namun apa daya, janji tinggallah janji. 

Tio Pakusadewo ditangkap di rumahnya di Jalan Ampera I nomor 38, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Selasa malam, 19 Desember 2017, pukul 23.30 WIB.

Tio telah diintai dan diselidiki sejak lama oleh kepolisian setelah adanya informasi dari masyarakat.

Saat digerebek, Tio baru saja selesai mengisap sabu di kamarnya.

Dari lokasi, polisi menemukan barang bukti tiga bungkus plastik klip berisi kristal metamfetamine atau sabu dengan total berat 1,06 gram.

Kini, Tio hanya bisa menyesali perbuatannya mengonsumsi narkoba hingga membuatnya masuk ke dalam sel Rutan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Hal itu disampaikan Tio Pakusadewo saat pihak kepolisian merilis pengungkapan kasus narkoba di kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/12/2017).

"Saya salah dan saya menyesali apa yang sudah terjadi," ucap Tio yang tampil dengan mengenakan kaos hitam berbalut baju tahanan narkoba warna oranye di hadapan puluhan awak media. Dalam kesempatan bicara itu, Tio mengajak para pengguna narkoba untuk berhenti mengonsumsi barang haram tersebut agar tidak menyesal di kemudian hari."Saya adalah contoh yang tidak mau diikuti dan tidak perlu diulangi lagi," kata Tio dengan kelopak mata tampak membengkak.(as)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read 975 times
Login to post comments

Entertaiment

Face Book Galleries

JAKARTA,KORANRAKYAT, COM- Terkait dengan penyerahan 5 berkas perkara Satgas Anti Mafia Bola kepada Kejaksaan Agung...
  BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tiba di Bumi Raflesia Bengkulu, Jumat...
Presiden RI Joko Widodo Tiba di Bengkulu   BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Menggunakan pesawat kepresidenan,...
MALANG(KORANRAKYAT.COM)   Berdasarkan skala prioritas pembentukan rancangan Perda”, dimana telah ditindaklanjuti...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla  dengan  Anggota seluruh...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo melantik Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai...
JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga mampu membawa masyarakt akan kesadaran...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dalam acara pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan Tahun...
  JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama...
            JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Tiga hal utama yang harus dimiliki generasi muda sekarang ini adalah...

Ekonomi Makro

  •  



      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla 

     
  •  

Malang Raya

Privalensi Stunting Di Kota

 

 

MALANG (KORANRAKYAT.COM) Prevalensi balita stunting

Read more

Rendra Bupati Malang Ditahan