Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

BNN Siapkan Psikolog Untuk Periksa Pelaku Peminum air Rebusan Pembalut Wanita
Last Updated on Nov 15 2018

BNN Siapkan Psikolog Untuk Periksa Pelaku Peminum air Rebusan Pembalut Wanita

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Mengatasi para pelaku yang meminum air rebusan pembalut wanita , Badan Narkotika Nasional ( BNN) sigap memberikan bantuan psikologi agar para pelaku pasalnya air tersebut tidak memiliki kandungan zat adiktif.Badan Narkotika Nasional (BNN) akan mengerahkan para psikolog...
Dua Jaksa Nakal Chuk Suryosumpeno dan Jaksa Ngalimun Ditahan Kejagung
Last Updated on Nov 15 2018

Dua Jaksa Nakal Chuk Suryosumpeno dan Jaksa Ngalimun Ditahan Kejagung

    JAKARTA,(KORANRAKYAT.COM)- Proses Pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Agung terus berlanjut, kini akhirnya berhasil menahan mantan Jaksa bernama Ngalimun dan Chuck Suryosumpeno.          Dari pantauan  yang ada  Ngalimun keluar dari Gedung Bundar Kejaksaan Agung, sebelum Chuck...
Setyo Wasisto Minta Maaf, dan Mohon  Wartawan Dukung Kerja  M. Iqbal Kadiv Humas Yang Baru
Last Updated on Nov 15 2018

Setyo Wasisto Minta Maaf, dan Mohon Wartawan Dukung Kerja M. Iqbal Kadiv Humas Yang Baru

      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Serah terima Kadiv Humas Polri Irjend Pol Setyo Warsito kepada Brigjend Pol Muhammad Iqbal  digelar di Mako Brimob, Rabu(14/11)2018. Setelah menyerahkan jabatan  meminta maaf bila ada kesalahan dan kehilafan. Berharap para teman wartawan...
Polisi Larang Reuni 212 Melibatkan Massa Yang Besar
Last Updated on Nov 15 2018

Polisi Larang Reuni 212 Melibatkan Massa Yang Besar

      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Terkait dengan adanya rencana pelaksanaan reuni alumni 212 diharapkan kegiatan ini dibicarakan terlebih dahulu dengan aparat hukum. Diharapkan dalam reuni  itu tidak melibatkan sejumlah massa yang besar.            ...
Indonesia Bahas Kerja Sama Mitigasi Bencana ASEAN dan Jepang
Last Updated on Nov 14 2018

Indonesia Bahas Kerja Sama Mitigasi Bencana ASEAN dan Jepang

      Koranrakyat, Jakarta  Dalam KTT ke-21 ASEAN-Jepang, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya ASEAN memperkuat kerja sama dengan Jepang dalam hal penanggulangan bencana. Kepala Negara menyebut, bersama negara-negara ASEAN, Jepang sebagai mitra pertama ASEAN diketahui merupakan...

World Today

Redaksi

Redaksi

Wednesday, 07 November 2018 08:22

 

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM – Diduga ada permainan  gula rafinasi di jual di pasaran  bebas ,  padal  seharusnya Gula impor  rafinasi itu diperuntukkan  kepentingan industri makanan dan minuman serta farmasi, polisi menemukan ada penyalagunaan, gula rafinasi dijual untuk masyarakat umum, akhirnya polisi tetapkan tiga tersangka.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri, Selasa(6/11)2018 mengatakan tiga tersangka diduga memanipulasi surat tanda Industri (TDI), sehingga gula rafinasi bisa masuk ke pasaran dan dikonsumsi masyarakat.“Dengan mengubah jumlah penggunaan dari 6.000 ton menjadi 60.000 ton yang terjadi pada bulan Januari 2016 sampai dengan bulan Oktober 2018 di Desa Sukamulya RT 004 RW 001 Kelurahan Sukamukti Kecamatan Pataruman Kota Banjar Jawa Barat,” ujarnya.

          Selanjutnya, Dedi menegaskan tiga tersangka tersebut adalah Khahimah Putri Wahtuti, Tendi, dan Endi Chandra." Perkara tersebut sedang dalam proses pemberkasan dan segera dikirim ke Jaksa Penuntut Umum," tegasnya.

       Untuk itu, Dedi menjelaskan perkara tersebut tercantum dalam Laporan Polisi nomor LP/A/1109/IX/2018/Bareskrim tanggal 12 September 2018. "Pada kasus tersebut telah dilakukan penyelidikan dan penyidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi.Telah dilakukan pemeriksaan terhadap satu orang ahli dari Kementerian Perindustrian RI,” jelasnya.

          Lebih lanjut Dedi menandaskan selain itu, polisi juga telah menyita surat asli tanda daftar industri, 120 sak gula rafinasi, dan dokumen kontrak penjualan gula rafinasi."Pelaku disangkakan telah melanggar Pasal 106 Jo Pasal 24 ayat 1 UU RI No 7 tahun 2014 tentang perdagangan; Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP; Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP," tandasnya( vk)

Tuesday, 06 November 2018 11:49

 

 

MALAYSIA,(KORANRAKYAT.COM) Upaya Valentino Rossi menggapai podium tertinggi di MotoGP Malaysia kandas, Minggu (4/11/2018). Pebalap 39 tahun itu harus kecewa setelah berhasil memimpin dari awal dia harus terjatuh pada putaran ke-15. Rossi yang sedang mengasapi Marc Marquez menuju detik-detik putaran akhir, tergelincir keluar dari lintasan di Tikungan 1. Meski tak mengalami cidera bahkan masih sempat melanjutkan balap, namun insiden tersebut membuatnya depresi. "Mungkin itu momen terburuk, saya hancur karena kecelakaan itu.

         Perasan campur aduk, di satu sisi senang karena itu lomba terbaik, tapi di lain sisi itu sangat memalukan dan saya sangat kecewa atas kesalahan itu," ucap Rossi dikutip dari Crash.net, Minggu (4/11/2018).

             Melakukan start awal dari urutan kedua, Rossi langsung melesat memimpin jalannya balap. Hingga beberapa putaran, Rossi nampak menguasai jalanya balapan. Para pesaingnya yang menempel di belakang pun berlahan mengendur dan sempat kewalahan. Bahkan sang juara dunia, Marc Marquez, baru berhasil melakukan serangan di beberapa putaran akhir. Namun Dewi Fortuna rupanya belum berpihak pada Rossi. Angan-angan untuk naik podium di hadapan pada penggemarnya di Asia harus pupus, The Doctor pun harus puas dan menerima nasib untuk selesai diurutan ke-18.

         "Untuk membuat balap seperti ini dan pulang dengan nol poin membuat saya frustasi. Saya harus mengatakan itu adalah kesalahan pertama saya musim ini, tapi mungkin itu saat terburuk," ucap Rossi.(ar)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Upaya Valentino Rossi menggapai podium tertinggi di MotoGP Malaysia kandas, Minggu (4/11/2018). Pebalap 39 tahun itu harus kecewa setelah berhasil memimpin dari awal dia harus terjatuh pada putaran ke-15. Rossi yang sedang mengasapi Marc Marquez menuju detik-detik putaran akhir, tergelincir keluar dari lintasan di Tikungan 1. Meski tak mengalami cidera bahkan masih sempat melanjutkan balap, namun insiden tersebut membuatnya depresi. "Mungkin itu momen terburuk, saya hancur karena kecelakaan itu.

         Perasan campur aduk, di satu sisi senang karena itu lomba terbaik, tapi di lain sisi itu sangat memalukan dan saya sangat kecewa atas kesalahan itu," ucap Rossi dikutip dari Crash.net, Minggu (4/11/2018).

             Melakukan start awal dari urutan kedua, Rossi langsung melesat memimpin jalannya balap. Hingga beberapa putaran, Rossi nampak menguasai jalanya balapan. Para pesaingnya yang menempel di belakang pun berlahan mengendur dan sempat kewalahan. Bahkan sang juara dunia, Marc Marquez, baru berhasil melakukan serangan di beberapa putaran akhir. Namun Dewi Fortuna rupanya belum berpihak pada Rossi. Angan-angan untuk naik podium di hadapan pada penggemarnya di Asia harus pupus, The Doctor pun harus puas dan menerima nasib untuk selesai diurutan ke-18.

         "Untuk membuat balap seperti ini dan pulang dengan nol poin membuat saya frustasi. Saya harus mengatakan itu adalah kesalahan pertama saya musim ini, tapi mungkin itu saat terburuk," ucap Rossi.(ar)

Tuesday, 06 November 2018 06:25

 

 

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Akibat maraknya penyebaran berita bohong terkait dengan jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.  Polisi tangkap  seorang perempuan yang turut menyebarkan berita bohong atau hoaks.

        Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri, Senin(5/11)2018  mengatakan, Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri mengidentifikasi akun media sosial yang diduga telah menyebarkan berita hoaks atau berita yang berlebihan atau berita yang tidak lengkap."(Penyebaran informasi itu) dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat," ujarnya.

        Selanjutnya, Dedi menegaskan dari beberapa orang yang ditangkap Polri terdapat satu perempuan berinisial A (30 tahun).Polri turut membagikan informasi ini melalui akun resmi Twitter Divisi Humas Polri, @DivHumas_Polri.
Divisi Humas Polri."Polisi Amankan Seorang Wanita Penyebar Hoax Video Jatuhnya Lion Air JT610#PolriPromoter #PolriHumanis @PolriMultimedia 463 orang memperbincangkan tentang ini," tegasnya.

         Untuk itu, Dedi menjelaskan  A ditangkap pada Jumat (2/11/2018) sekitar pukul 21.00 WIB oleh Polres Tasikmalaya, Jawa Barat."Perempuan ini, mengunggah potongan video jatuhnya pesawat Lion Air dengan caption atau keterangan seperti berikut:
turut berdua atas jatuhnya PESAWAT LION AIR JT 610 Tujuan Jakarta Pangkalpinang semoga semua korban cpt ditemukan, Aamiin" jelasnya.

           Lebih lanjut,Dedi menandaskan video yang diunggah tersebut bukan merupakan video pesawat Lion Air JT 610. Ia menambahkan, kasus tersebut sudah ditangani Polri."Polri sangat fokus menangani kasus-kasus hoaks yang meresahkan masyarakat," tandasnya.

          Jadi, Dedi mengungkapkan Pihaknya memberikan imbauan kepada masyarakat untuk cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial."Dengan tidak ikut menyebarkan hoaks, karena hal tersebut merupakan perbuatan melawan hukum," ungkapnya.

          Sesuai perkembangan, Dedi menambahkan selain itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dengan berita atau informasi di media sosial yang sumbernya tidak kredibel.
"Silakan masyarakat untuk melaporkan kepada aparat Polri terdekat apabila menerima info-info tersebut," tambahnya.( vk)

 

 

Tuesday, 06 November 2018 06:11

 

   
   
 
       

 

 

    

JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Proses pemeriksaan terus berlanjut akhirnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Jaksa Chuck Suryosumpeno sebagai tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi penyelesaian barang rampasan dan barang eksekusi.Hasil pemeriksaan diketahui, Chuck Suryosumpeno sebelumnya menjabat Ketua Tim Satgasus Barang Rampasan dan Barang Sita Eksekusi Kejaksaan Agung.

          Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jamidsus) Kejaksaan Agung  Warih Sadono ditemui di Kejagung, Senin (5/11)2018 mengatakan dan membenarkan penetapan tersangka terhadap mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku itu."Memang benar, Pak Chuck (Suryosumpeno) sudah kita tetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

          Selanjutnya, Warih menegaskan tim penyidik Kejaksaan Agung berencana memanggil Chuck Suryosumpeno sebagai tersangka pada Rabu (7/11/2018)."Saya  yakin Chuck akan kooperatif dan memenuhi panggilan tersebut. Apalagi Chuck pernah menjadi Jaksa di Kejaksaan Agung.Kami sudah buat surat panggilan untuk memeriksa dia pada Rabu (7/11/2018) ini. Saya yakin dengan pengalaman beliau, beliau akan hadir,"tegasnya.

Hingga kini seperti diketahui, Tim Satgassus Kejaksaan Agung telah menyita barang rampasan berupa tiga bidang tanah di wilayah Jatinegara, Puri Kembangan dan Cisarua terkait perkara korupsi pengemplang BLBI berkaitan Bank Harapan Sentosa (BHS) dengan nama terpidana Hendra Rahardja.

         Penyitaan yang dilakukan Tim Satgassus Kejaksaan Agung tersebut dinilai tidak sesuai dengan Standar Operational Procedur (SOP).Pasalnya, penyitaan lahan di wilayah Jatinegara yang di atasnya berdiri sejumlah rumah mewah dilakukan tanpa melalui pembentukan tim, bahkan Tim Satgassus langsung melelang aset tersebut tanpa sepengetahuan dari Kejaksaan Agung.

           Kemudian, hasil dari penyitaan aset berupa tanah di wilayah Jatinegara, Cisarua dan Puri Kembangan itu, negara juga tidak mendapatkan pemasukan yang maksimal. Aset di wilayah Jatinegara hanya dijual Rp 25 miliar dan itu pun tidak sesuai ketentuan.

Sesuai prosedur, barang rampasan berupa tanah itu seharusnya disita terlebih dulu, baru kemudian bisa dilelang. Dari uang muka Rp 6 miliar, Tim Satgassus hanya menyetorkan Rp 2 miliar ke Kejaksaan Agung dari hasil penyitaan dan lelang tersebut.Sebelumnya mantan Jaksa bernama Ngalimun bersama Albertus Sugeng Mulyanto selaku pihak swasta dan Zainal Abidin selaku notaris juga telah ditetapkan tersangka pada perkara yang sama.(vk)

Saturday, 03 November 2018 16:54

 

 

MALANG(KORANRAKYAT.COM) Penyidik KPK menahan Bupati Malang Rendra Kresna. Politikus NasDem itu ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan suap pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

Rendra terlihat menyelesaikan pemeriksaan pada sekitar pukul 19.20 WIB, Senin (15/10). Ia tampak sudah mengenakan rompi tahanan KPK yang berwarna oranye.

Penyidik menjerat Rendra sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemkab Malang Tahun Anggaran 2011.

            Rendra diduga menerima suap dari seorang rekanan bernama Ali Murtopo yang kemudian juga ditetapkan sebagai tersangka. Ia diduga menerima uang sejumlah Rp 3,45 miliar dari Ali. Uang itu bahkan diduga digunakan Rendra untuk membayar utang kampanye dia sebelumnya.

         Juru bicara KPK Febri Diansyah membenarkan mengenai penahanan terhadap Rendra. Pihak yang diduga memberi suap kepada Rendra, Ali Murtopo, juga ditahan oleh penyidik.

Rendra ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan, sementara Ali Murtopo akan ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur. "Dilakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap 2 tersangka kasus dugaan suap terkait proyek di Kabupaten Malang," ujar Febri.

           Wakil Ketua KPK Saut Situmorang sebelumnya mengungkapkan, kasus dugaan suap itu bermula saat Rendra melakukan pertemuan bersama dengan tim suksesnya dan Ali Murtopo. Dalam pertemuan itu, membahas dana kampanye yang dibutuhkan Rendra untuk mencalonkan diri sebagai Bupati pada Pilkada Kabupaten Malang pada tahun 2010.

"Rendra bersama sejumlah tim sukses, termasuk Ali Murtopo melakukan pertemuan untuk membahas dana kampanye untuk proses pencalonan sebagai Bupati Malang periode 2010-2015," jelas Saut dalam konferensi pers, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (11/10).

Setelah terpilih menjadi Bupati, kemudian Rendra mengumpulkan fee proyek di Kabupaten Malang untuk kebutuhan pembayaran utang dana kampanye yang sudah dikeluarkan sebelumnya. Tak hanya soal suap, Rendra juga dijerat oleh KPK terkait penerimaan gratifikasi. Rendra diduga menerima gratifikasi bersama-sama dengan seorang swasta bernama Eryk Armando Talla sebesar Rp 3,55 miliar.(fdl)

 

 

Saturday, 03 November 2018 15:51

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Evakuasi bangkai pesawat Lion Air JT-610 di hari keenam menemui sejumlah kendala. Salah satunya yakni tebalnya lumpur di dasar laut, sehingga menutupi puing-puing pesawat nahas ini.

         Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan, sampai malam ini setidaknya beberapa bagian besar pesawat sudah ditemukan. Meliputi roda pesawat bagian depan dan belakang yang telah berhasil diangkat ke permukaan.

Sementara itu, pengangkatan mesin dan bagian besar pesawat lainnya terhambat oleh tebalnya lumpur. Sehingga operasi harus ditunda sementara, mengingat hari sudah malam.

        "Mesin belum terangkat tapi kami sudah liat lewat ROV, kemudian bagian-bagian (pesawat, Red) yang lain juga sudah terlihat," ujar Budi di Dermaga JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11).

Lebih lanjut, Budi menerangkan, untuk pencarian besok, tim SAR gabungan akan difokuskan di titik penemuan bagian besar pesawat ini. Mereka meyakini di lokasi tersebut masih terdapat beberapa bagian besar pesawat JT 610.   "Untuk besok kegiatan akan kami difokuskan lagi di daerah yang tadi kami temukan bagian-bagian besar tersebut. Jadi, kami akan konsentrasi di situ," imbuhnya.

         Sementara itu, tidak dipungkiri jika lumpur menghambat proses evakuasi ini. Di lokasi tersebut ketebalan lumpur mencapai 1,5 meter. "Itu kan bawahnya ada yang lumpur, kedalamannya satu hingga satu setengah meter. Makanya yang tadi saya bilang besok pencarian akan difokuskan lagi di situ," pungkas Budi.(as)

Saturday, 03 November 2018 10:42

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  -Sejumlah biro perjalanan wisata membenarkan adanya penurunan pemesanan tiket pesawat Lion Air yang disebabkan oleh peristiwa jatuhnya JT 610 di Perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.

        "Setelah peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 memang terjadi penurunan pemesanan tiket pesawat. Hal tersebut membuat beberapa pelanggan beralih ke maskapai lain untuk memesan tiket pesawat," kata seorang yang bertugas di bagian layanan pelanggan Biro Perjalanan Wisata Mister Aladin, Kevin Thomas saat ditanya Antara di Jakarta, Sabtu, 3 November 2018.

         Kecelakaan pesawat Lion Air di Karawang sedikit banyak membuat calon penumpang trauma bahkan beberapa diantara sempat dibuat kecewa karena seringnya terjadi keterlambatan keberangkatan sehingga membuat calon penumpang terlantar.

"Kecelakaan pesawat Lion Air memang membuat pemesanan tiket pesawat Lion menjadi menurun, dalam lima hari terakhir ini terdapat beberapa pelanggan yang membatalkan pemesanan tiket pesawat Lion Air," kata Kevin.

         Kevin juga mengatakan untuk sekarang belum ada perubahan harga tiket pesawat dari Lion Air dan kalaupun ada perubahan harga pihak Lion Air akan memberikan informasi terbaru kepada agen yang bekerjasama dengan Lion Air dalam hal penjualan tiket.

Sementara itu Biro Perjalanan Wisata Blue Sky melalui staf bagian tiketnya, Della juga sependapat dengan Kevin, dia mengatakan kalau terjadi penurunan pemesanan tiket pesawat Lion Air. "Pelanggan kami sejak kejadian jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 memang ada beberapa yang beralih ke maskapai lain untuk memesan tiket. Maskapai Citilink dan Garuda Indonesia menjadi pilihan mereka," pungkas Della.

             Della juga mengatakan alasan pelanggan beralih ke maskapai lain karena rasa trauma mereka terhadap kejadian yang dialami oleh jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Tapi sejauh ini memang belum ada perubahan yang sangat signifikan mengenai pemesanan tiket dan penurunan harga.

        Basarnas memastikan bahwa pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang, Bangka Belitung jatuh di perairan sekitar Karawang, Jawa Barat. Pesawat Lion Air rute Jakarta-Pangkal Pinang JT 610 dikabarkan hilang komunikasi Senin pagi, 29 Oktober 2018 pukul 06.33 WIB, setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Banten pada pukul 06.20 WIB.Namun Kevin serta Della tidak bersedia menjelaskan tingkat penurunan pemesanan tiket Lion Air yang dialami oleh biro perjalanan mereka.(as)

 

 

Saturday, 03 November 2018 10:29

 

 

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Jenazah Syahrul Idrus alias Syahrul Anto, 48, relawan penyelam yang gugur saat pencarian korban Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Barat, akhirnya dimakamkan di pemakaman umum Bendul Merisi Utara, Surabaya Sabtu siang (3/11).

Tampak keluarga, tetangga, dan handai taulan korban, sejak Sabtu (3/11) pagi memadati rumah duka. Sekitar pukul 08.30, jenazah tiba di rumah duka, tangis pun pecah.

          Jenazah langsung dibawa ke masjid sekitar tempat tinggal korban untuk disalati. Selepas dhuhur, jenazah lalu dimakamkan di pemakaman umum yang hanya berjarak sekitar 200 meter dari rumah duka di Jalan Bendul Merisi Utara VIII/41.

Lyan Kurniawati, 39, istri korban tak mampu membendung air mata. Dia tampak sesekali mengusap buliran bening yang keluar dari sudut matanya saat melihat jenazah suami tercinta dimasukkan ke liang lahat. Setelah jenazah dimakamkan, doa-doa dipanjatkan oleh keluarga yang hadir. 

         Lyan Kurniawati mengatakan, kematian suminya sungguh tidak diduga. Apalagi, korban sebenarnya tak ada agenda ikut tim relawan pencarian korban Lion Air JT 610.Sebelum pergi ke Tanjung Karawang, suaminya bersama dirinya berada di Yogyakarta karena sedang ada urusan keluarga. "Kami ada urusan di Yogyakarta, kemudian suami ditelepon untuk menggantikan temannya ikut menyelam mencari korban Lion Air," kata perempuan berhijab ini saat ditemui di rumah duka.

        Mendapatkan panggilan tersebut, korban bergegas berangkat ke Jakarta, Rabu (31/10). Saat itu dia sempat mengantarkan suaminya ke Bandara Adi Sucipto Yogyakarta. Kemudian, Syahrul langsung terbang ke Jakarta. Namun, saat itu korban tidak membawa peralatan selam lengkap miliknya, karena ada di Makassar. Di Tanjung Karawang, korban menggunakan peralatan selam milik temannya.

          Korban diketahui menyelam di pagi dan sore hari. Bahkan, terakhir korban sempat mengirim foto saat hendak menyelam bersama rekannya. Namun situasi berubah Jumat malam (2/11). Keluarga mendapatkan kabar yang tidak enak jika korban mengalami masalah saat menyelam. Tak berselang lama kemudian, korban malah dikabarkan sudah meninggal dunia. Begitu mendapatkan kabar tersebut, Lyan langsung terbang ke Jakarta. Entah penyebab meninggalnya korban secara pasti karena apa, keluarga belum mendapat keterangan dari pihak berwenang.

     Namun dari keterangan resmi Basarnas menyebutkan jika korban yang baru saja pulang dari ibadah haji itu meninggal diduga akibat dekompresi.Dekompresi merupakan gangguan yang dialami penyelam berupa pusing dan sesak napas hingga tubuh terasa lemas dan pingsan. Penyebabnya karena perubahan tekanan air atau udara yang terjadi terlalu cepat di dasar air sehingga nitrogen dalam darah menyumbat pembuluh darah dan jaringan organ.

        Syahrul Anto meninggal dalam tugasnya pada Jumat malam sekira pukul 21.30. Saat itu korban ditemukan pingsan saat menyelam ke dasar laut oleh tim Basarnas. Setelah mendapat pertolongan pertama, korban dibawa ke RSUD Jakarta Utara dan dinyatakan meninggal dunia.(fd)

Saturday, 03 November 2018 07:52

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Dessy Ratnasari menanggapi positif banyaknya kalangan artis yang kini mendaftarkan diri sebagai calon legislatif. Desy Ratnasari menilai, selama artis tersebut bisa menunjukkan kinerja yang baik dan berkomitmen atas pencalonannya, tentu tak akan jadi masalah. “Very good, artinya bangsa Indonesia betul-betul mendirikan tonggak demokrasi, yang memberikan kesempatan untuk seluruh masyarakat Indonesia, untuk jadi anggota dewan,” jawab Desy saat ditemui di kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat, Selasa malam (14/8/2018).

 

              Dalam pemilu legislatif 2019 sederet artis diketahui ikut serta, diantaranya Nafa Urbach, Syahrul Gunawan, dan Ahmad Dhani. Baca juga: Desy Ratnasari Beri Isyarat Akan Maju ke Pilgub Jawa Barat Menurut wanita berusia 44 tahun ini, artis memiliki keuntungan tersendiri jika mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Modal sosial berupa popularitas, akan memudahkan para artis saat melakukan kampanye, ketimbang calon legislatif lainnya. Meski demikian,

              Desy mengingatkan agar para artis tak hanya mengandalkan popularitas semata. Menurutnya, meningkatkan faktor elektabilitas saat kampanye juga tak kalah penting. “Tapi ya sama juga, kalau artisnya tidak turun melakukan komunikasi langsung dengan masyarakat, ya sama saja, sulit,” pungkas Desy Ratnasari. Seperti diketahui, Desy Ratnasari akan kembali maju sebagai calon legislatif untuk dapil Sukabumi. Ia akan bersaing di dapil yang sama dengan presenter Olla Ramlan yang baru pertama kali maju sebagai calon legislatif. (as)

Saturday, 03 November 2018 05:42

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagyo, menilai Menteri Perhubungan Budi Karya telah menyalahi kewenangan saat mencopot dan mebekukan lisensi pejabat Lion Air, pascainsiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610."Kalau menteri bisa intervensi begitu, dia bisa menutup mana-mana. Enggak ada regulator memecat private sector," kata Agus dalam diskusi Perspektif Indonesia di Jakarta, Sabtu, 3 November 2018.

         Agus mengatakan, Lion Air merupakan perusahaan swasta. Sehingga, yang paling berkuasa dan menentukan pencopotan jabatan adalah pemegang sahamnya. Adapun menteri, kata Agus, hanya berwenang memberikan saran.

"Misalnya memanggil pemilik, pemegang saham, bilang ini enggak benar kalau ada bukti. Tolong review, suspend dia. Saran, tidak dikerjakan enggak apa-apa karena kuasa penuhnya komisaris perusahaan," ujarnya.

            Lain halnya dengan perusahaan penerbangan yang merupakan BUMN. Agus mencontohkan, jika terjadi masalah pada maskapai Garuda, Menteri BUMN boleh mencopot pejabat yang bersangkutan. Sebab, Menteri BUMN merupakan wakil negara di mana negara merupakan pemegang perusahaan di BUMN itu. "Dia punya hak. Karena rapat pemegang saham lah yang menentukan anggota direksi dipecat atau tidak," katanya.

            Menteri Perhubungan Budi Karya sebelumnya mengumumkan pencopotan Direktur Teknik Lion Air, Muhammad Asif, pada Rabu, 31 Oktober 2018. Sehari kemudian, giliran lisensi tiga personel lainnya dibekukan. Ketiga posisi itu adalah Director of Maintenance and Engineering, Quality Control Manager, Fleet Maintenance Management Manager dan Release Engineer PK-LQP.

         Budi Karya mengatakan, pembekuan lisensi dilakukan agar personel tersebut bertanggung jawab atas musibah jatuhnya Lion Air. "Pembekuan ini baru peringatan bahwa yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan," kata Budi.Menurut Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan M. Pramintohadi Sukarno, tujuan pembebastugasan sementara itu berkaitan dengan pelaksanaan proses investigasi kecelakaan pesawat udara Boeing B737-8 MAX registrasi PK-LQP yang dioperasikan PT. Lion Mentari Airlines.(as)

 

Entertaiment

Face Book Galleries

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Mengatasi para pelaku yang meminum air rebusan pembalut wanita , Badan Narkotika Nasional...
    JAKARTA,(KORANRAKYAT.COM)- Proses Pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Agung terus berlanjut, kini akhirnya...
      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Serah terima Kadiv Humas Polri Irjend Pol Setyo Warsito...
      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Terkait dengan adanya rencana pelaksanaan reuni...
      Koranrakyat, Jakarta  Dalam KTT ke-21 ASEAN-Jepang, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya ASEAN...
    SINGAPURA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyambut baik perkembangan dari proses perdamaian di...
    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610...
    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali naik motor _custom_ miliknya untuk menghadiri acara...
      BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi...
  BENGKULU (KORANRAKYAT.COM)  Selepas ba'da Ashar, Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu mulai dipadati oleh jamaah yang...

Ekonomi News

  •  

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar

     
  •  

     

    BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di

     
  •  

    *Presiden Harap Ajang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Promosikan Produk Unggulan Indonesia*

     

     
  •  

    JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula

     
  •  

Malang Raya

Rendra Bupati Malang Ditahan