Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Presiden Jokowi: Keliru, Orang Besarnya itu Zohri
Last Updated on Jul 18 2018

Presiden Jokowi: Keliru, Orang Besarnya itu Zohri

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Lalu Muhammad Zohri, juara dunia atletik di bawah usia 20 tahun kelahiran Nusa Tenggara Barat, siang ini bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Presiden Joko Widodo menerima langsung kedatangannya sekira pukul 14.00 WIB di Ruang...
Pakde Karwo Lantik Jumadi Sebagai Pj. Sekdaprov Jatim
Last Updated on Jul 18 2018

Pakde Karwo Lantik Jumadi Sebagai Pj. Sekdaprov Jatim

              SURABAYA (KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo melantik Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jatim, Dr. Ir. Jumadi, M.MT sebagai Penjabat (Pj) Sekdaprov Jatim. Pelantikan yang didasarkan SK Gubernur Jatim nomor 821.2/1066/204/2018...
Sembilan Orang Ditangkap Buntut Suami Istri  Gagal  Serang  Polres Indramayu
Last Updated on Jul 17 2018

Sembilan Orang Ditangkap Buntut Suami Istri Gagal Serang Polres Indramayu

    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap 9 orang buntu peristiwa perlawanan sepasang suami istri yang gagal meledakan bom di Markas Kepolisian Resor Indramayu. Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian di Mako Brimob Depok, Jawa Barat, Senin (16/7)2018 mengatakan...
Suami Istri Bersepeda Teror Mapolres Indramayu
Last Updated on Jul 17 2018

Suami Istri Bersepeda Teror Mapolres Indramayu

      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  -  Mapolres Indramayu mendapatkan kado teror bom oleh seorang keluarga pengendara  sepeda motor. Akhirnya polisi  tangkap NH, seorang perempuan berusia 26 tahun di Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.              ...
Skor 4-2 Perancis Juara Piala Dunia 2018, Perjuangan Kroasia Jadi Inspirasi  Dunia
Last Updated on Jul 15 2018

Skor 4-2 Perancis Juara Piala Dunia 2018, Perjuangan Kroasia Jadi Inspirasi Dunia

      RUSIA(KORANRAKYAT.COM) Timnas Prancis berhasil menjadi juara Piala Dunia 2018 setelah meraih kemenangan 4-2 atas Kroasia pada laga final di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7/2018). Meski sempat tertekan oleh permainan Kroasia, Prancis mampu memperlihatkan kelas dan menjadi juara dunia...

World Today

  •  
    Indonesia dan Malaysia Bahas Perlindungan
     
     
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri
     
Redaksi

Redaksi

Wednesday, 11 July 2018 09:05

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Peledakan bom di Bangil, Pasuruan Jawa Timur, Anwardi sebagai pemiliknya pribadi pengecut. Ia memilih kabur dan meninggalkan anaknya menjadi korban. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ditemui di Mabes Polri, Senin(9/7)2018 mengatakan terduga pemilik bom yang meledak di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur yakni Anwardi sebagai pribadi pengecut."Alasannya, Anwardi lebih memilih kabur dan meninggalkan anaknya yang menjadi korban ledakan tersebut," ujarnya.

        Salanjutnya,Tito menegaskan Anaknya luka,anaknya masuk rumah sakit. "Bapaknya enggak tanggung jawab, pengecut, lari," tegasnya. Untuk itu, Tito menjelaskan seharusnya sebagai orangtua, Anwardi bertanggungjawab terhadap anaknya dan bukan malah sebaliknya."Harusnya tanggung jawab kepada anaknya," jelasnya. Seiring dengan itu Tito menandaskan saat ini anak dari Anwardi tersebut tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit karena luka-lukanya akibat ledakan bom."Anaknya kita selamatkan di rumah sakit. Kita sudah tahu pelakunya, satu teman sudah kita tangkap, kaitannya dengan A. Satu orang ditangkap, akan kita kembangkan," tandasnya.

       Lebih lanjut, Tito merincinya sebelumnya, pada Kamis (5/7/2018) siang sekitar Pukul 11.20 WIB, warga RT 01 RW 01 Pogar Bangil, Pasuruan, Jawa Timur terkejut mendengar ledakan. "Ledakan yang terjadi tersebut diketahui berasal dari bom di rumah kontrakan yang ditempati oleh Anwardi," rincinya. Jadi, Tito menambahkan Anwardi merupakan terduga pemilik bom tersebut, ia diketahui tergabung dalam Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Pasuruan." di TKP kemudian terjadi satu kali ledakan sedang. Lalu, berselang waktu 5 menit terjadi ledakan kecil lagi di dalam rumah tersebut.Akibat ledakan itu, seorang anak berusia 6 tahun yang diduga anak dari pemilik bom itu terluka dan kini tengah dirawat di rumah sakit," tambahnya.( vk)

Wednesday, 11 July 2018 08:45

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Pada acara rembuk Nasional digelar di Kemayoran oleh aktivis 98 , usulan para korban tragis kasus Trisaksti dan Semanggi segera ditindak lanjuti dan disampaikan untuk di Kaji. Begitu juga calon Cawapres sudah ada nanti akan disampaikan.

            Presiden Jokowi ditemui usai rembuk Nasional di Kemayoran, Sabtu(7/7)2018 mengatakan ya itu masih proses itu bukan sebuah persoalan yang tak gampang dan tadi saya sudah sampaikan kepada kepala Staf kepresidenan ,    Menkopolhukam dan Kejaksa Agung supaya segera diselesaikan  ." Tadi usulan personil atau mungkin pemberian bintang jasa segera kita tindak lanjuti dan sudah saya sampaikan kepada seluruh aktivis 98," ujarnya .

       Selanjutnya, Jokowi menegaskan Pada aktivis 98 sebagai penanda  telah dibuka ruang yang sebesar -besarnya untuk  kebebasan berekspresi dan masyarakat lebih demokratis, kebebasan pers itu lah kita harus memiliki sebuah penanda kita harus  itu adalah dimulainya era keterbukaan , era kebebasan dinegara kita ini. "Kita harapkan dalam jangka panjang memberikan  kontribusi pada negara,bangsa dan rakyat kita," tegasnya.

Ketika ditanya dukungan kan terus bertambah, pendaftaran semakin dekat  siapa nih cawapres, Jokowi menandaskan tanya sama aktivis 98. "Semakin banyak pilihan-pilihan yang disodorkan kepada masyarakat itu saya kira itu sangat bagus ,siapapun sangat bagus," tandasnya. Disinggung, Pilihan bapak sendiri untuk Cawapres, Jokowi menjelaskan pada saat yang tepat nanti kita umumkan. "Tunggu berapa hari koq engga sabar. Sudah ada tinggal diumumkan,"(vk)

Thursday, 05 July 2018 13:46

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Gelar Rembuk Nasional yang dilaksanakan Aktivis 98 yang dilaksankan di Monas, Sabtu(7/7)2018 akan dihadiri 50 Ribu aktivis 98 diseluruh indonesia sebagai siqnal rezim yang berkuasa harus tegas menjawab ada persoalan bangsa ini menjadi hutang bangsa harus segera dibayar dan ditindak tegas.

Aktivis 98, Benny Ramdhani,aktivis dari Sulut yang juga inisiator ditemui di Sekretariat 98 di Kemang Utara 22, Jakarta Selatan, Rabu(4/7)2018 mengatakan untuk teman-teman Pers penting di ingatkan bahwa pada 7 Juli 2018 secara kuantitas aktivis yang akan hadir kurang lebih  50 Ribu ." Sebagai signal dan sebagai tanda rezim yang berkuasa pada hari ini ,bahwa ada persoalan bangsa kami katakan sebagai hutang sejarah," ujarnya .

Selanjutnya, Benny menegaskan tadi saya ngobrol dengan keluarga korban , saya 3 periode menjadi anggota DPRD Provinsi, Periode terakhir saya menjadi senator Sulawesi Utara . Ada 4 hal yang membuat saya merasa menggunakan fasilitas kekuasan secara sumultan termasuk dengan gaji yang diterima dan gaji dinikmati oleh anak istri dan keluarga. "Buat saya jika Satu , saya melaksanakan tugas politik kenegaraan yang tidak berhianat kepada nilai-nilai agama yang saya yakini," tegasnya.

Untuk itu, Benny menjelaskan  Kedua, ketika saya berhianat atas politik rakyat yang diberikan kepada saya untuk menjadi anggota parlemen. Ketiga , jika saya gagal mengusung citacita reformasi yang diusung oleh aktivis 98 di tahun  2008  yang sukses menggulingkan razim ototarian Presiden yang ditaktor pada saat itu Soharto. "Ke empat, jika kami gagal untuk memperjuangkan kalau kawan kami sudah menjadi martil bagi demokrasi bagi reformasi yang telah menyerahkan jiwa raganya menjadi korban di tahun 1998 kami memperjuangkannya mereka menjadi pahlawan reformasi. "Harap semua fasilitas dan kekuasaan yang kami terima . Saya perlu diisi oleh kawan-kawan yang hadir berada dan kami sering menyatakan kami generasi yang perlu istirahat dan perlu menyerahkan tongkat untuk mengawal reformasi kepada kawan-kawan kami dan kita kawan-kawan yang sedang menuntut studi di kampus-kampus. Istirahat bukan berhenti tidak ada kata pensiun bagi para kativis," jelasnya .

Lebih jauh, Benny merinci Ada teman-teman kami yang studi di luar negeri sampai hari ini nyaman punya kuarga mungkin sampai ini untuk menguris rumah.tangga kami, istri, anak dan mengurus ekonomi kami. Tetapi situasi ini memaksa kami untuk kembali ke Jakarta bergabung dengan semua kekuatan." Ada masalah bangsa ini kita menghadapi ancaman intoleransi, ada ancaman terorisme, ini kekuatan yang high eksposit heboh yang memiliki kekuatan daya hancur , daya rusa tidak bagi demokrasi bukqn eksensi negara tidak pancasila itu ideologi yang disepakati oleh Fanding Father dan tidak peradaban masa depan anak cucu-cucu kita,"rincinya.

Oleh karena itu, Benny mengakui  Ini berbahaya. Dan acara tanggal 7 Juli kita juga kemudian masukan. Satu agenda hutang sejarah kita , meminta kepada Presiden negara untuk menetapkan gerakan reformasi yang telah menjadi martil gerakan.reformasi untuk di jadikan sebagai pahlawan reformasi. "Keluarga tidak pernah meminta itu tapi kami lah yang menganggap berhutang untuk memperjuangkan itu. 20 tahun itu dilakukan semua elemen.dan semua kekuatan elemen dan semua kekuatan  tetapi negara belum mengambil sikap apapun . Kepada Jokowi kami memiliki harapan itu," akunya.

Sesuai perkembangan, Benny menandaskan terkahir teman-teman bertanya kenapa mereka ditetapkan sebagai pahlawan reformasi . Keluarga memberikan kesaksian dan anggapan diluar apakah ini karena pemahaman Sumber Daya Manusia(SDM) dan apakah sengaja desain kekuasaan orde baru, kami tidak ingin jika menjadi korban martil reformasi dianggap sebagai perusuh , dianggap orang-orang yang layak ditembak kwrena memiliki kekuasaan yang sah melawan kekuasaan yang sah. "Tidak kami mengatakan pahlawan reformasi adalah benteng siapapun yang kekuatan rezim berikut di negara enak dinegara ini maka mereka tidak boleh menggunakan kekuasaan untuk membunuh anak bangsa yang sedang menyatakan menyampaikan.pesan perubahan
Kondisi daerah," tandasnya

Jadi, Benny menambahkan kepada yang menguasai hak di republik ini sadar lah kalian yang kalian  menikmati jadi kuat karena reformasi. Kehidupan politik yang semakin demokratif . Dengan demokrasi yang semakin demokratif ini kuat reformasi . "Kami bisa mengatakan siapapun menikmati kekuasaan dan situasi kondisi politik yang semakin  demokratif ..ini ada di sistem kekuasaan sebagqi buah  reformasi pernah berjuang untuk tidak setuju korban reformasi sebagai pahlawan mereka adalah penghianat reformasi yang tidak layak kekuasaab sebagai hasil kekuasaan hasil reformasi kondisi politik yang semakin demokratif yang hal ini ada di sistem kukuasaan sebagai buah reformasi tidak pernah berjuang agenda-agenda reformasi dan tidak setuju menjadi tuntutan para korban menjadi pahlawan mereka adalah pelaku penghianat kaum biadab yang tidak  layak menerima  kekuasaan sebagai arti kekuasaan,"tambahnya. (vk)

 

Thursday, 05 July 2018 02:12

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Kasus tenggelamnya  kapal akhir-akhir ini sebenar menjadi domain Menteri Perhubungan namun Porli siap membantu dalam penyelikan dan penyidikan.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyatakan ditemui diusai menghadiri Dies Natalis dan Wisuda STIK-PTIK di Jakarta, Rabu (4/7)2018 mengatakan kasus tenggelamnya kapal akhir-akhir ini lebih banyak merupakan domain Kementerian Perhubungan selaku regulator dan pengawas."Adapun tugas Polri hanya membantu dalam hal penegakan hukum. Kendati demikian, pihaknya siap membantu dalam hal penyelidikan dan penyidikan," ujarnya.

Selanjutnya, Tito menegaskan  terkait hal ini, imbuh Tito, telah dilakukan rapat lintas sektor. Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Wiranto pun akan membentuk desk atau tim khusus untuk menanganinya."Untuk rapat lintas sektoral ini perlu banyak kerja sama, dari Kemenhub, Polri, Pemda, ini semua harus dikumpulkan," tegasnya.

Sesuai perkembangan, Tito menjelaskan disamping itu, pemilik dan agen perjalanan kapal pun dikumpulkan di tingkat daerah. Dinas perhubungan (Dishub) seluruh Indonesia juga akan diundang. "Juga telah memerintahkan Polisi Perairan (Polair) untuk membantu dalam hal penegakan hukum.Ini dilakukan bukan hanya ketika terjadi kecelakaan, namun juga terkait penegakan aturan keselamatan perjalanan moda transportasi penyeberangan dan laut.Ketika sudah ada korban tewas, maka kasus sudah masuk ke ranah penyidikan dan penyelidikan. Ia memastikan Polri akan melakukan kedua hal tersebut."Bagi operator lain (yang) punya kapal tidak bisa sembarangan. Ada undang-undang pelayaran juga pasal KUHP, sambil membantu evakuasi,"  Jelasnya.

KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada 18 Juni 2018 lalu. Sebanyak 21 orang selamat dan tiga orang meninggal dunia, sedangkan 164 orang dinyatakan hilang.

Kemudian, KM Ramos Risma Marisi juga mengalami insiden yang sama pada 22 Juni 2018. Karena kapal tidak berlampu, kapal tersebut menabrak bambu yang berada di tengah Danau Toba, kapal tenggelam dan menyebabkan satu orang hilang.

Kemudian, kecelakaan antara dua speedboat terjadi di perairan Sei Nyamuk, perbatasan RI-Tawan, Malaysia, 29 Juni 2018. Insiden itu menewaskan lima orang, sedangkan dua orang mengalami luka-luka.

Selain itu, sebuah kapal yang mengangkut 44 Tenaga Kerja Indonesia karam di perairan Tanjung Balau, Kota Tinggi, Johor, Malaysia pada 2 Juli 2018 akibat cuaca buruk dan kelebihan muatan. Akibat insiden itu, 18 orang dilaporkan hilang, dan satu orang telah ditemukan dalam kondisi tewas.

Terakhir, KM Maju Lestari tenggelam di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kapal tersebut tenggelam diduga akibat lambung kapal yang bocor.( vk)

 

Tuesday, 03 July 2018 01:16

JAKARTA(KORANRAKYAT.,COM)Sekretariat bersama aktivis 98 akan menggelar rembuk nasional di Monas. Pertemuan ini sudah mendapat respon presiden RI Joko Widodo bersedia hadir. Dalam rembuk ada 5 substansi , salah satunya yaitu pemberian gelar pahlawan reformasi yang gugur dalam aksi tragedi korban Trisakti dan Semanggi 1 dan 2.

Dalam pertemuan, Aktivis 98 siap menggelar rembuk Nasional di Monas , Sabtu (7/7)2018 Hengky Iriawan ketika ditemui disekretariat , Kamis (28/6)2018 mengatakan Kami dari sekretariat bersama rembuk nasional aktivis 98 bersama rakyat untuk menolak melawan intoleransi,radikalisme dan terorisme di Indonesia. "Khususnya hari ini kami ditemani bersama-sama orang tua korban tragedi Semanggi dan tragedi Trisakti  ingat ya 12 Mei 1998 dan 13 November  1998 dan Semanggi II 23 September 2003," ujarnya.

Selanjutnya, Hengky menegaskan Saya perkenalkan sdr Hendro beliau dulu Ketua Senat Trisakti ( Presiden Mahasiswa), Sdr Iwan Sekjend Senat Universitas Trisakti. Ibu Wendri orang tua, adik dari Elang .
Dari Teddy Mardhani , Ibu Maria. Salah satu perwakilan yang tewas pada Semanggi I." Beliau Abdul Wahab adalah Jenderal lapangan memimpin aksi 13 November 1998 Semanggi 1 Abdul Wahab,  Azmi Abu Bakar adalah salah satu simpul aktivis mahasiswa. Dibelakang adalah teman-teman aktivis 98 yang juga mewakili kampus Fendi Mugni dari UKI ,saudara Abdullah Abu Bakar,  Benny Ramdhani dari Kampus Unstrat Manado, Salomo dari ISTN, saudara Pahala kampus Atmajaya," tegasnya.

Untuk  itu, Hengky menjelaskan sebelumnya saya mau menyampaikan bahwa pada tanggal 26 Juni 2018 lalu, Panitia bersama Sudah diterima di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo  disana kami menyampaikan rembuk nasional ini tanggapan beliau sangat baik dimana Beliau Presiden Joko Widodo bersedia untuk hadir pada rembuk nasional aktivis 98 pada pukul.08.00 di Monas 7 Juli 2018 nanti ." Oleh karena itu kami menghimbau rekan-rekan aktivis 98 seluruh indonesia  untum turut hadir menyuarakan agenda-agenda reformasi yang sampai sejauh ini belum berhasil dilaksanakan. Dan hari ini juga kita akan mendengarkan tuntutan bersama dari pada orang tua korban berkenaan dengan penyelesaian kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia(HAM) yang sudah sejauh ini kita perjuangkan dan nanti akan ada tuntutan dari kami supaya sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo ingin menyelasaikan kasus ini dan kita harapkan akan mulai nampak bergulir ke depan," jelasnya.

Sementara itu, salah satu Ibu korban Trisakti  Teddy Mardani, Ibu Maria mengatakan  sudah cukup jenuh saya meninggu 20 tahun tidak ada kepastian. Alhamdulilah sekarang katakan dari almarhum, anak-anak ku sekalian semoga  bisa membangkitkan kembali kasus-kasus 98 ini bisa terungkap dan jangqn.dipandang begitu saja." Begitu saja apa dan kenapa kita tidak tahu dan kemudian ketahuannya ditembak-ditembak sampai -sampai waduh dan saya mohon aktivis 98 ini kita bergabung sama-sama dan sampai salah paham  biar semuanya bisa terungkap," ujarnya.

Sesuai perkembangan, Maria menegaskan masalahnya kalau tidak ada aktivis 98 seperti sekarang ini kita bebas berbicara, macam-macam, bisa bebas segala-galanya, tapi tidak diperhatikan begitu. Dari relawan 98  mohon bergabunglah supaya bisa terungkap. "Kita semua bergabung supaya terungkap dan pemerintan pun sama-sama mengakui bahwa 98 ini adalah  reformasi . Kami mohon jangan tercerai- berai lagi pada fungsi dan matang. Kami mohon.alhamdulilah sudah bergabung. Bukan kami minta macam-macam tetapi kami minta kepastian dari pemerintah," tegasnya.

Oleh karena itu, Maria menandaskan dan berharap Perjuang kita aktivis 98 tidak sia-sia tetapi ada buktinya ada reformasi kita bebas menyampaikan bebas berbicara, bebas macam-macam tetapi tidak dihargai korban-korbannya,  tidak dihargai loh. Kami mohon.kepada saudara sekalian alumni 98 semoga bisa bangkit kembali memperjuangkan hak-hak kita apa yang mestinya ada kepastian.
"Itulah kita akan membantu penyelesaian kasus hak asasi manusia kasus Tragedi Samanggi 1 dan Semqnggi 2, Kasus Tragedi Trisakti dan Tragedi Semanggi 2 untuk mendapatkan kepastian hukum mendapatkan kepastian dari negara telah terjadi kepastian pelanggaran berat pada saat itu dan teman-teman kami tewas pada saat itu," tandasnya.

Hasil pertemuan  Presiden Joko Widodo .

Hengky mengungkapkan Panitia Rembuk Nadional aktivis 98 kamis 28 Juni 2018 gerak bersama aktivis 98 selaku panitia rembuk nasional 50 Ribu aktivis 98 tidak henti-hentinya berkonsulidasi." Hari ini hitung hari sampaikan sudah H-9 kurang 9 hari lagi panitia rembuk nasional membawa kabar baik dari audensi dengan Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo  Selasa 26 Juni 2018 tepatnya 2018 Kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Kami sampaikan beberapa substansi -substansi yang akan dibahas rembuk nasional ," ungkapnya.

Lebih lanjut, Hengky merincinya Thema tentang lawan intoleransi ,Radikalisme dan Terorisme. 2. Tenrang Pentingnya peresmian Bhenika Tunggal Ika pada tanggal 7 Juli 2018 sebagai hari nasional karena sudah ada 3 pilar.yang lain dijadikan hari nasional ada hari kostitusi, memperingati hari undang-undanga dasar 45, ada hari 17 Agustus sebagai hari lahir NKRI . "Kita juga mengenal 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila . Yang belum ada hari lahir Bhenika Tunggal Ika. Maka komunitas bangsa di wakili aktivis 98 meminta harus ada keberagaman nasional  Bhenika Tunggal Ika. Ke 3 penguatan pemberantasan Korupsi di Republik Indonesia.memperkuat perekonomian rakyat berdikari secara ekonomi." 5. Pemberian gelar pahlawan reformasi untuk kawan-kawan aktivis mahasiswa korban tragedi Trisakti,Semanggi 1 dan Semanggi 2. Serta mengungkap kejahatan lainnya di seluruh indonesia," rincinya.

Seiring dengan itu, Hengky menandaskan setelah mendengar substansi hal tersebut Bapak Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo menjawab kesedian beliau untuk menghadiri rembuk Nasional pada tanggal 7 Juli 2018 di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat. Atas kesedian Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo dalam rembuk nasional pantia ucapkanpuji Syukur kepada Tuhah yang maha kuasa. Ucapkan  rasa syukur adalah wujud  dari tahap demu tahap pada rembuk nasional . "Atas kerja keras seluruh panitia baikbditingkat pusat dan di tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota di seuruh indonesia dapat masuk dalam pendaftara on line sudah mencapai 50 Ribu ke ikut sertaan untuk hadir. Ini belum termasuk dalam aplikasi panitia. Kita membuat pendaftara on.line. Jumlah pendaftaran.on.line panitia kamis siang.ini adalah ada 7.664. Total peserta sudah mencapai 57.664 peserta," tandasnya.

Lebih lanjut, Hengky menambahkan sebagai yang tergambar sari tim acara bukan hanya siap ikut rembuk nasional tetapi juga akan berprestasi dalam penyelenggaraan seni yang menggambarkan.bersatu Bhenika Tunggal Ika. Tidak berlebihan kemudian rembuk nasonal bukan hanya ajang merumuskan strategi melawan intoleransi, radikalisme dan Terorisme. Serta membuat semua rekomendasi yang telah disampaika kepada Presiden Republik Indonesia rembuk nasional juga ajang untk mengawasi  ke indonesiaan. "Melihat petugas animo masyarakat terus bertambah apalagi hasil tersisa 9 hari lagi maka jumlah konsumsi yang harus di sediakan untuk peserta juga bertambah maka mulai hari ini melakukan pengumuman pembukaan poskoh logistik di Kemang Utara No.22 yang dialamatkan sekretariat bersama. Kami menerima bantuan logistik bahan makanan, logistik minuman, dan masyarakat luas demi partisipasi masyarakat bersama dengan rembuk Nasional mahasiwa berserta rakyat toleransi, radikalisme dan terorisme di indonesia. Ini.membuktikan perjuanhan kawan-kawan semua tidak perna menjadi alat politik dan kelompok manapun ini adalah perjuangan mandiri murni, gotong royong bersama elemen rakyat yang bahu membahu betsatu melawn.isu-isu bersama," tambahnya.( vk)

 

Saturday, 30 June 2018 08:05
 
 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat 29 Juni 2018. Kunjungan PM Mahathir ini merupakan kunjungan resmi pertama ke negara ASEAN setelah dirinya terpilih sebagai perdana menteri, Mei lalu.
 
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan PM Mahathir membahas berbagai hal, baik yang terkait urusan bilateral kedua negara maupun isu regional dan internasional. Kedua negara juga memiliki komitmen yang sama mengenai _good governance_, pemberantasan korupsi, isu pentingnya konektivitas dan penyelesaian yang berkaitan dengan perbatasan.
 
"Satu persatu akan mulai kita bahas di forum-forum di tingkat menteri. Kita juga berbicara untuk bekerjasama, bersama-sama di perbatasan sehingga keuntungan didapat oleh Malaysia maupun Indonesia," ucap Presiden saat pernyataan pers bersama di Ruang Teratai, Istana Kepresidenan Bogor.
 
Selain itu, keduanya juga membahas mengenai perlindungan bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Presiden menitipkan warga negara dan tenaga kerja Indonesia yang tinggal dan bekerja di Malaysia, termasuk pendidikan bagi anak mereka. 
 
Isu lain yang dibahas adalah kerjasama kedua negara untuk melawan diskriminasi kelapa sawit. Sebagai dua negara produsen kelapa sawit terbesar di dunia, kerja sama kedua negara sangat penting untuk melawan segala bentuk diskriminasi terhadap sawit. 
 
Di tempat berbeda, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa Indonesia dan Malaysia akan berjuang bersama melawan diskriminasi terhadap sawit.
 
"Indonesia dan Malaysia kalau dilihat dari produksinya lebih dari 80 persen. Sejauh ini kita bersama dengan Malaysia untuk berjuang bersama untuk masalah sawit. Ini disampaikan kembali oleh Presiden supaya kita dengan Malaysia bergandeng tangan untuk melawan diskriminasi terhadap kelapa sawit kita," ujar Menlu.
 
Sementara itu, untuk isu internasional, Presiden Jokowi dan PM Mahathir membahas mengenai isu Laut Cina Selatan. Keduanya bersepakat untuk mengedepankan dialog dengan menghormati hukum internasional. 
 
"Kita memiliki komitmen yang sama bahwa penyelesaian lewat dialog yang berbasis pada hukum-hukum internsional akan kita kedepankan," imbuh Presiden Jokowi.(eas)
Saturday, 30 June 2018 07:57

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  – Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) menyatakan bahwa Indonesia sudah siap untuk menyelenggarakan Asian Games Ke-18. Persiapan Asian Games 2018 yang telah dilakukan sejak 2016 ini telah mencapai lebih dari 95% dan dipastikan dapat tuntas pada Juli 2018.

Genap 50 hari menuju Asian Games, dengan yakin saya tegaskan bahwa saat ini Indonesia sudah siap selenggarakan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Bangsa Indonesia sudah sepatutnya berbangga karena mampu mempersiapkan Asian Games yang lebih besar dari sebelumnya hanya dalam waktu dua tahun saja. Lebih membanggakan lagi, persiapan event terbesar Asia ini lebih dari 95% dilakukan oleh anak bangsa,” ujar Ketua INASGOC, Erick Thohir, saat konferensi pers di Senayan Jumat (29/06)  di , Jakarta. 

Persiapan hingga penyelenggaraan Asian Games 2018 yang pada awalnya diperkirakan akan memakan biaya Rp8,7 triliun oleh Panitia Pelaksana dapat dipangkas menjadi Rp6,8 triliun tanpa mengurangi kualitasnya.Kami menyadari biaya pelaksanaan Asian Games ini menggunakan APBN yang notabene adalah uang rakyat, maka dari itu, kami berupaya keras untuk melakukan penghematan di berbagai sektor, namun tetap memerhatikan kualitasnya,” jelas Erick.Sehubungan dengan itu, hasil hitungan Bappenas memperkirakan total dampak ekonomi langsung penyelenggaraan Asian Games 2018, baik dari sisi pengeluaran pengunjung, investasi infrastruktur pendukung, dan operasionalisasi acara adalah sebesar Rp45,1 triliun, terhitung sejak 2015 hingga 2018, yaitu sejak persiapan sampai acara berlangsung. Sebagai tambahan, Panitia Pelaksana juga memberdayakan UMKM nasional untuk mengelola merchandise resmi Asian Games 2018.(as)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Saturday, 30 June 2018 07:40
 
 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Menjelang 50 hari penyelenggaraan Asian Games 2018 digelar, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla pagi ini melakukan peninjauan sejumlah pelatnas dan infrastruktur cabang olah raga di DKI Jakarta, Jum'at, 29/6. Menggunakan kendaraan Bus, Wapres berangkat pada pk.08.00 Wib dari rumah dinasnya Jl.Diponegoro No.2. Jakarta menuju kawasan Pulomas untuk peninjauan Pelatnas BMX. Kedatangan Wapres langsung disambut oleh Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari dan sejumlah atlet saat tiba pada 08.25.
 
Di tempat ini Wapres menerima penjelasan Raja Sapta sekaligus berkesempatan menyapa para atlet yang sedang berlatih, serta mencoba menaiki sebuah sepeda BMX yang sedang digunakan berlatih para atlet.Langkah Wapres mencoba BMX  tersebut diikuti oleh CdM Komjen Polisi Syafruddin, Gubernur DKI Anis Baswedan serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Selain BMX ikut pula dicoba sepeda bicycle moto-cross, untuk atraksi.  “Untuk Cabor ini targetnya satu medali emas di nomor putra," tutur Raja Sapta.
 
        Dua puluh menit kemudian, Wapres menuju ke Pelatnas Hockey di Komplek Gelora Bung Karno  Senayan. Di tempat ini sekitar 20 menit,  Wapres menerima penjelasan langsung dari Ketua Umum Federasi Hoki Indonesia (PP FHI) Brigjen TNI Yus Aldi Kamrullah, bahwa Cabor yang dibinanya  ini akan diikutkan dalam 2 nomor pertandingan yaitu Putra dan Putri. Sementara penjelasan mengenai penyelenggaraannya secara rinci disampaikan oleh  Direktur Venue Inasgoc Arlan Lukman. Pada kesempatan tersebut, Wapres  menyempatkan meninjau masuk lapangan Hoki dan foto bersama dengan para atlet.Kegiatan Wapres meninjau di kawasan GBK ini dilanjutkan ke pelatnas tenis lapangan di area yang sama, yang disambut oleh Ketua Umum PP Pelti Rildho Ananda Anwar dan para atlet Pelti. Wapres menerima penjelasan Rildo seputar latihan dan nomor-nomor yang akan diikuti oleh atlet binaannya dan sempat berdialog dengan pelatih asing Frank dari Belanda.
 
        Berikutnya Wapres meninjau IT Laboratorium INASGOC di Gedung Kerucut yang masih di wilayah GBK. Di tempat ini, Wapres menerima laporan dari Ketua INASGOC Erick Thohir dan Direktur IT INASGOC Panji Choesien  tentang fungsi Laboratorium IT INASGOC yang merupakan Unit IT penting di INASGOC yang akan mendukung peyelenggaraan Asian Games secara digital.
Menutup rangkaian peninjauan, Wapres menggelar rapat koordinasi kesiapan Asian Games di kantor INASGOC.
 
Tampak hadir dalam rombongan Bus, Menpora Imam Nahrawi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kominfo Rudiantara, Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, Ketua INASGOC Erick Thohir,  Chef de Mission Komjen Polisi  Syafruddin, dan Pj. Gubernur Jawa Barat Komjen Polisi Mochamad Iriawan,  serta Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman.
 
Turut mendampingi Wapres, Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Sulistiantoro Dewa Broto,  Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Bambang Widianto, Deputi Bidang Administrasi Guntur Iman Nefianto, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo, Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Nyoman Suida, Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi dan  Wijayanto Samirin. (as)
Thursday, 28 June 2018 13:18
 
 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan Presiden Timor Leste, Francisco Guterres Lú Olo, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis 28 Juni 2018. Kunjungan Presiden Lú Olo ke Indonesia, yang baru saja ditetapkan sebagai Presiden Timor Leste pada tahun lalu, merupakan kunjungannya yang pertama usai menjabat.
 
Presiden Lú Olo yang datang bersama Ibu Negara Timor Leste, Cidália Lopes Nobre Mouzinho Guterres, tiba sekira pukul 10.08 WIB di mana para pelajar yang mengenakan pakaian adat Nusantara turut menyambut kedatangan mereka. Presiden Joko Widodo dan Presiden Lú Olo tampak menyapa para pelajar dari Kota Bogor yang membawa bendera kedua negara.
 
Usai prosesi penyambutan dan pengisian buku tamu kenegaraan, Presiden Jokowi mengajak Presiden Lú Olo menuju halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor.
 
Selanjutnya, Presiden Jokowi mengajak Presiden Lú Olo untuk melakukan penanaman pohon bersama. Sementara Ibu Negara Iriana Joko Widodo dengan Ibu Cidália Lopes bersiap untuk mengikuti acara pendamping tamu negara. Dalam kegiatan ini, keduanya menanam pohon dengan nama latin _Barringtonia asiatica_ atau yang dikenal dengan pohon keben.
 
Di Indonesia, pohon keben ini memperoleh predikat sebagai pohon perdamaian sejak tahun 1986 silam. Penanaman pohon tersebut oleh keduanya menandakan semangat untuk terus menjaga perdamaian di antara kedua negara dan di dunia.
 
Rangkaian kenegaraan tersebut dilanjutkan dengan pertemuan tête-à-tête antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Lú Olo serta pertemuan bilateral yang diikuti oleh delegasi masing-masing negara.
Wednesday, 27 June 2018 16:24

 

 

MEDAN(KORANRAKYAT.COM) Dirjend Dirjend Perlindungan Konsumen Serahkan  kepada Bareskrim ada dugaan penyimpangan import ilegal bawang Bombay dari India oleh karenanya kasusnya akan diproses .

Wakil Direktur Tindak Pidana  Ekonomi Khusus  Bareskrim Polri,  Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga ditemui di Medan, Senin (25/6)2018 mengatakan rekan-rekan wartawan   Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Negara Kemendag . "Hari kita sudah melihat penyerahan secara resmi untuk penyidikan kasus importasi secara ilegal bawang dari India, boleh dikatakan masa seharusnya yang dikeluarkan ijin import bawang bombay dengan ukuran 5 cm keatas,"ujarnya.

      Selanjutnya, Daniel menandaskan tapi rekan-rekan sekalian menyaksikan didepan kita contoh-contoh bawang yang kita temukan atau pun yang kita bandingkan disini ada bawang yang diameter 5 cm ke bawah." Nah secara kasat mata agak sulit membuktikan kita bahwa bawang yang produksi lokal atau produksi lokal dengan hasil import. Kemudian kita cek secara nyata perbedaan itu ada kalau kita lakukan secara mendalam kalau kita lakukan pemotongan. Lapisan-lapisan bawang lokal dan lapisan-lapisan bawang import ini dari India berbeda hampir mirip sama.  Sulit membedakan dan ukurannya sama keganjilan dan   kekurangan-kekurangan yang kita temukan dalam importasi yang dilakukan  oleh 3 PT ini," tegasnya.

     Untuk itu, Daniel menjelaskan   setelah kita lakukan penyerahan dan kita lakukan penyidikan hukum kami sudah melihat yang dilakukan penyimpangan ijin importasi . Ijin Importasi yang seharusnya 5 cm ke atas tapi kenyataannya kita temukan dilapangan bahwa bawang import ini ada yang ukurannya 5 cm kebawah. "Nah  dapat saya contohkan bagaimana membuktikan dan membedakan mana yang lokal dan mana yang import . Nah rekan-rekan dapat saya contohkan untuk barang lokal ini biasa mempunyai irisan dan dia memiliki umbi lebih dari satu.

    Ini lokal tetapi kalau kita temukan import yang hampir mirip sama besarnya maka umbinya lebih dari satu. Jadi satu putaran saja sementara yang lokal sama yang fur ada sebelah kanan. Nah yang sangat siqnifikan bisa kita lihat jadi sangat jarang kita temukan umbinya lebih dari satu import. Hampir mirip sama merah tetapi jenisnya berbeda," jelasnya.

    Lebih jauh, Daniel katakan yang memiliki satu atau lebih dari satu lingkaran umbi lebih dari satu. Sedangkan kalau kita sayat bawang import ini  biasanya dia hanya satu. Ini rekan-rekan bisa luta lihat secara kasat mata hasil yang kita lakukan." Ya rekan-rekan semenjak hari ini  bahwa kita lakukan penyelidikan kita sudah kumpulkan informasi-informasi  yang diterapkan dan saya lihat dari Bareskrim sudah melakukan pengumpulan informasi dan kita akan lakukan penyidikan sementara kita segel tempat penyimpanan bawang import yang berukuran 5 cm yang kebawah," ujarnya.

Ditempat yang sama,Dirjend Perlindungan Konsumen danTertib Niaga Kementerian Perdagangan. Veri Anggrijono mengatalan 
sebenarnya kasus ini sudah berproses selama dari bulan Mei, kita lakukan dari daerah Dumai , informasi dari Dumai dengan Domisi Perusahaan dari Industri Bahan bawang goreng.; Kita uji kita berikan bahan . Ini kita telusuri dari Dumai dan Pekan Baru . Dari hasil pengawasan kita ini di edarkan di bawa kedaerah Sumatera Utara sehingga patut diduga dari barang yang semestinya sebagai bahan baku di jual sebagai bawang merah konsumsi kita dapati di Medan 3 Perusahaan inisial ada PT SMM, CV LH, UD AL," ujarnya.

Sesuai data, ada  3 Perusahaan, kita dalami di Medan kita temukan 670 Ton yang disampaikan Pak Daniel sepertinya bawang merah dan kalau kita lihat secara kasat mata agak sulit kalau kita sudah lakukan memotong ada perbedaan bawang bombay dengan bawang merah. "Nah kalau ditanyakan kenapa di musnakan ini peraturan Kementerian Perdagangan, ini  dalam pemberlakuan selain sanksi pidana dan ini di aturan kita ada saksi administrasi dan ada sanksi Pidana," tegasnya.(vk)

Gaya

Face Book Galleries

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Lalu Muhammad Zohri, juara dunia atletik di bawah usia 20 tahun kelahiran Nusa Tenggara Barat,...
              SURABAYA (KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo melantik Kepala Badan Pengelola...
    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap 9 orang buntu peristiwa perlawanan...
      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  -  Mapolres Indramayu mendapatkan kado teror bom oleh seorang keluarga...
      RUSIA(KORANRAKYAT.COM) Timnas Prancis berhasil menjadi juara Piala Dunia 2018 setelah meraih kemenangan...
      RUSIA(KRJ.COM) Timnas Belgia berhasil meraih juara ketiga pada Piala Dunia 2018. Keberhasilan tim Eden...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Hanya berselang sehari pasca politikus Golkar  ditetapkan tersangka, KPK langsung...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Perayaan Hari Ulang Tahun Polri ke 72 biasa dikenal Hari Bhayangkara di gelar di...
    JAKARTA(KORANRAKYAT,COM) - Hadiri perayaan Hari Ulang Tahun Polri ke 72 di Istora Senayan ,Rabu(11/7) 2018...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Akibat viralnya kelakuan  pemukulan yang dilakukan AKBP M Yusuf  di tokonya dan...